Drabble · fluff · Friendship · G

AWAITING


“AWAITING”

Author : nodat_riseuki || Cast: Seventeen’s Seungkwan & OC’s Wish ||

 Genre: Friendship | Fluff  || Duration : Drabble

.

She cried, but she smiles—over again.

.

.

.

PS : CERITANYA PASARAN MAAFIN AJA

            Sejatinya, perempuan itu punya wajah yang selalu dihiasi senyum, dan eyesmilenya pun kadang sungguh mematikan, hanya saja hari ini senyum itu sama sekali tidak bisa ditemukan jejak rekamnya dari wajah itu seperti halnya harta karun yang tak pernah terkubur sebelum diberi label X merah besar.

Ini memang bukan pertamakalinya terjadi, sudah dua, tiga atau bahkan ratusan kali bilasaja ada yang menghitung, dan sialnya—ini terjadi lagi sekarang!

Dan jika ada yang ingin tahu alasannya, Wish akan mengatakan hal yang sama setiap saat, karena alasannya tidak berubah sedikit pun—dan, benar deh, setiap membuat janji dengan manusia satu itu, kenapa sih dia selalu terlambat? Sangat terlambat! Super terlambat!

Melirik jam berwarna hijau cerah yang dipajang di belakang konter café itu, Wish sudah menunggu selama dua jam. DUA JAM. Perempuan itu—Wish, sebenarnya sangat sadar dan tahu bahwa hal kesekian yang tidak ia suka adalah menunggu—oh,baiklah, Wish membencinya, Wish benci menunggu.

And two hours was such a waste of time for just an awaiting, right?

Tapi, apa yang bisa Wish harapkan untuk berubah? Terutama jika seseorang yang ia nantikan itu adalah Seungkwan. Biarpun Wish selalu saja hampir menangis setiap kali mereka membuat janji—karena tahu hal ini akan terulang, lagi—namun lagi-lagi bak seorang ibu yang mengharapkan kepulangan anak lelaki tersayangnya sebelum subuh menjelang, Wish can really relate to that feeling in time like this.

            Dan akhirnya disanalah lelaki itu, menunjukkan gigi-giginya sembari meringis lebar, tidak terlihat bersalah atau pun malu—karena terlambat—sama sekali. Lelaki itu bahkan masih bisa berteriak dengan riang. “Wishie, I’m here!”

            Perempuan itu bangkit dari duduknya dan menghampiri si lelaki, mereka berhadapan, Wish mengunci mata Seungkwan yang berpencar setelah menyadari keterlambatannya dan dia—menangis.

“Wishie, mianhae, okay?”

            Tentu saja Wish mengangguk. Senyumnya sudah kembali—ups, berbarengan dengan sebuah tinju yang melayang dengan lumayan menyakitkan.

 

Fin.

 

Advertisements

4 thoughts on “AWAITING

  1. Seungkwan mah suka gitu yee :”) kasian wishie nya nunggu lama banget. Yak benar wishie pkul perutnya wkwkwkw. And the awesome thing is you did it in 5minutes and in English like really!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s