Comedy · Uncategorized

Touchdown!


Touchdown!

SJ’s Kim Heechul | Twice’s Momo

by ts_sora

Comedy

One shoot

.

.

“But don’t worry—the most magnificent thing is in your eyes. I got it already.”

.

.

“He almost made us lost some bucks yesterday.”

“At least, I haven’t made you guys like dogs yet.”

Kim Heechul menyeringai penuh kemenangan saat kedua temannya, Shindong dan Park Jungsoo terlihat begitu menyedihkan. Keduanya mengumpat yang lantas membuat Kim Heechul terbahak.

Benar saja, Kim Heechul benar-benar sinting dengan melakukan sebuah taruhan yang tak masuk akal. Ya, merayu seorang gadis. Harusnya mereka tahu, dibalik wajah cantik pria ituia tak lebih dari buaya sama seperti mereka. Bahkan mereka harus mengaku kalah, saat popularitas pria itu lebih unggul dibanding mereka.

“Jika Mr. Kang tidak meminta kita untuk menemuinya, aku yakin aku benar-benar kehilangan won terakhirku bulan ini,” ujar Shindong yang tengah menggunakan kesepuluh jarinya menghitung won terakhir miliknya.

Park Jungsoo mengangguk singkat mengiyakannya. Bagaimana tidak, mereka masing-masing berjanji akan memberikan 50.000 won jika pria cantik itu berhasil mendapatkan nomor ponsel gadis yang ia rayu kemarin. Namun sayang, ia hanya mendapatkan setengah dari perjanjian yang telah ia buat.

Mungkin saja, jika pria tua itu tak mengganggunya kemaringadis itu akan memberikan nomor ponselnya padanya, meski ia tak memintanya. Mungkin saja, ia akan mendapatkan 100.000 won jika ia berhasil memenangkan taruhan tersebut. Mungkin saja

Mata Kim Heechul membulat sempurna saat sosok gadis yang begitu familiar baru saja memasuki cafe dimana ia berada saat ini. Matanya bahkan tak lepas saat gadis itu melangkahkan kaki rampingnya dan membuang tubuhnya pada salah satu bangku. Dan saat itulah sebuah ide muncul di kepala Heechul kali inimenciptakan seringaian lain di wajahnya.

“Kau tahu kukira aku bisa mendapatkan uangku secara penuh hari ini,” ujar Kim Heechul bersemangat sambil menaikkan alisnya dan mengarahkan pandangan kedua temannya pada seorang gadis yang tengah bermain dengan ponselnya.

“No way!” protes Jungsu yang sudah membayangkan dirinya kehilangan uang terakhir bulan ini. Kim Heechul sekali lagi hanya menyeringai penuh kemenangan sebelum ia beranjak dari bangkunya dan berjalan menuju gadis yang tengah duduk sendirian pada ujung cafe.

.

.

“So hi. We meet again.”

Gadis bermata bulat itu lantas meletakkan ponselnya saat seorang pria berseragam kini tengah berdiri di hadapannyatersenyum. Pria bermarga Kim tersebut lantas menarik bangku di hadapannya begitu sajaseakan gadis itu yang memintanya.

“Wellsorry I left you yesterday. You know, duty called,” ujarnya kembali membuka bibirnya sebelum kembali menarik kedua ujung bibirnya penuh arti.

“So, did you sleep well last night?”

Gadis bermata bulat itu terlihat bingung sebelum ia lantas mengangguk singkat. Kim Heechul merenggangkan kedua tangannya.

“I even couldn’t sleep for a second. Do you know why?” ujarnya kali ini meletakkan kedua tangannya di atas meja, menopang dagu. Di saat itulah kedua matanya menatap mata bulat di hadapannya dengan intense.

“Because I was busy counting every second that I spent to thinking about you.”

.

.

and Bingo!

She giggled shyly.

.

.

Kim Heechul menyeringai penuh kemenangan sebelum ia menatap kedua pria yang kini berdoa ia tak akan menghabiskan won terakhir mereka. Hal yang ia sukai adalah gadis itu selalu tersenyum malu mendengar rayuannya, meski tak mengucapkan apapun.

“Did you see two guys over there?” ujarnya yang lantas menamgayunkan jari telunjuknya tepat dimana kini dua pria itu seakan tak mengenal pria cantik itu. Gadis bermata bulat di hadapannya tersebut lantas mengangguk pelan.

“Mereka temanku. Dan hari ini mereka ingin melihat sebuah keajaiban, katanya.”

Gadis bermata bulat itu mengangkat alisnya bingung, namun pria di hadapannya tersebut masih menatapnya dengan senyum yang sama.

“Would you like to give me your hand?”

Gadis bermata bulat itu menatap telapak tangan pria cantik di hadapannya dengan bingung sebelum ia akhirnya meletakkan salah satu tangannya di atas sana.

“Don’t you see this, guys? I was touched by an angel,” ujar Heechul pada kedua temannya, seraya menggangkat genggaman tangannya ke udara dengan banggamembuat keduanya mengumpat.

Kim Heechul sekali lagi hanya menyeringai penuh kemenangan sebelum ia meletakkan tangan gadis di hadapannya di atas mejamenciptakan rona kemerahan pada kedua pipi gadis tersebut.

Dilihatnya kembali kedua temannya di belakang sanasekali lagi ingin meneriakkan kemenangannya namun nyatanya kedua pria itu telah pergi entah kemana.

Baiklah, mereka kabur, batinnya. Bahkan sebelum ia berhasil mendapatkan nomor ponsel gadis bermata bulat di hadapannya. Oh bukan, namanya sajaia tak tahu pasti telah mendengarnya langsung dari gadis itu.

“They have no jam,” ujarnya bosan. Gadis bermata bulat di hadapannya meletakkan teh hijau di atas mejanya sebelum ia terlihat menautkan alisnya bingung.

Yup. Sama seperti atasan kami, Mr. Kang. Yang selalu merusak kesenangan kami. Pria tua yang hanya bisa memanggil kami untuk melakukan sesuatu.”

Gadis bermata bulat tersebut menopang dagu, beberapa kali ia terlihat menautkan alisnya sebelum akhirnya ia terlihat tersenyum miring. Dan Heechul tahu, mungkin gadis itu kini tertarik akan dirinya.

“Yeah. I heard he has a step daughter who is Japanese. It’s his wife’s daughter from her previous marriage. I heard that she’s magnificentbut I’ve never met her before, so yeahHeechul menggantung kalimatnya saat gadis bermata bulat tersebut lantas memiringkan kepalanya menunggu kelanjutkan ceritanya.

“But don’t worrythe most magnificent thing is in your eyes. I got it already.”

Gadis bermata bulat tersebut lantas terkikik geli mendengar kalimatnya. Dan Heechul yakin, gadis tersebut menyukainya.

.

.

.

“And that girlwho’s sitting in front of you, is my daughter.”

gulps.

.

.

Heechul menatap telapak tangan yang kini menyentuh pundaknya. Dengan berat hari ia menatap pria berbadan besar yang tengah mengenakan seragam sama seperti dirinyatepat di belakangnya. Nyali Heechul menciut begitu saja sebelum akhirnya ia berdiri dengan sigap dan memberikan hormat dengan posisi sempurna.

“Apa yang kau lakukan di sini, sedangkan teman-temanmu yang lainnya tengah bertugas?”

“Dad, he just treated me some tea.” Gadis bermata bulat itu akhirnya berbicara sebelum ia lantas memberikan senyumnya pada Heechul.

“Aku akan pergi dahulu, Dad,” ujarnya mengecup salah satu pipi pria berbadan besar tersebut sebelum akhirnya ia melenggang pergi melewati Kim Heechulyang ia begitu yakin, gadis itu sempat meletakkan sesuatu pada kantung celananya.

Dengan cepat Heechul merogoh sakunya, wajahnya berubah sumringah saat ia melihat liapatan tissue dengan sebuah kombinasi nomor di sana.

.

.

‘Call me anytime.

Momo. XO’

.

.

“Touchdown, baby!” Soalnya seraya melayangkan tinju ke udara dengan begitu bahagia, sedangkan pria berbadan besar itu berdehem kerasyang lantas membuat Kim Heechul kembali pada posisinya semula.

“Kim Heechul ssi, should we talk more about your hair which grows taller? Let me make it bald once again.”

.

.

.

Bald Heechul. Poor him.

.

.

-Fin

Hi guys! Finally I made it!

So it was the third time I made Heechul as my cast lmao.

And I hope it works this time karena ff pertama dengan cast Heechul tidak begitu berhasil.

Anyway i hope you guys will like it lmao. Failed comedy? I guess so.

salty meme sangat ditunggu haha

Dan limmy, challenge-nya jgn lupa!

XO,

ts_sora

Advertisements

6 thoughts on “Touchdown!

  1. Hiii tsaraaaaaa
    Wkwkkwk akhirnya loh baca FFnya Heechul xD
    Ya kalau di realita si Heechul paling g bisa sama Momo hahaha tp skrng ini malah bruuuuh kek om om genit 😂 untung castnya bukan irene ya hahahah
    Ceritanya oke lucu wkwkwk suka sama heechul yg rada playboy gini wkwkwk
    Ya sih bikin comedy itu susah2 gampang 😂 menurutku masih kurang aja rasa comedynya heheh tp gpp xD ceritanya oke kok xD bahasa bagus ^^

    Keep writing ya ~~

    Like

    1. lmao for dropping by! anyway aku bingung ini genre apaa—hahaha tadi rada bngung, should I write it as comedy, fluff, romance kan g nyambung. Because I ship momo-heechul ahjusii for no reason jadilah momo. Hahaha. This idea just popped in flash, jadi aku harap ga mengecewakan. P.s mas salty meme ditunggu!

      Like

  2. Huhu di awal aku pengen nangis (?) gegara baca nama Park Jongsu, ku mengingat jaman ajussi ajussi ini melanglang jadi cast FF 😂😂 ku jadi kangen syuju oppa buat comeback (iya aku manggilnya oppa, gausah nanya umur, aku fangirl generasi pertama 😂😂))

    lol pas bapaknya dateng, dan di awal udh disebutin cast sama momo tapi aku lupa jadi ga kebayang muka momo wk but gwenchana.

    Ada 3 typo ra-ya, cek dat.

    Grow taller? Shouldnt it be grow longer???

    Bald wkwkwkwk
    Harusnya kamu kasih foto pasti lebih klimaks 😂😂 yeay challenge done!

    Like

    1. Hahaha iya nih, jeinget jaman2 bkin ff mas eeteuk dkk nih /.\ gwencahana, saya juga veteran yg suja sama suju waks. Hahaha iya nih, typo di bahasa inggris bikin mayuuu /.\ anyway thanks dropping by. Tinggal nunggu ff challenge berikutnya!

      Like

    1. Lmao I called this failed one! Okay really. Hey! Thanks for dropping by! Aku juga suka ceritanya sayang! Nnti aku drop comment disana ya! Anyway makasi banget uda mampir hihi

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s