Comfort · Friendship · Genre · Length · One Shoot · PG · Rating · Romance · sad · Uncategorized

[A December To Remember] She is Already Married


16-12-05-10-27-18-013_deco

Vizkylee

She is Already Married

Leaving Love is Harder than Falling in Love

Gary Leesang | Song Ji Hyo | Running Man Member

Sad | Romance | Comfort | Friendship

One Shoot

PG (Parental Guide)

Disclaimer : cerita ini asli hasil pemikiran author, cast dalam cerita ini milik tuhan kedua orang tua dan juga agensi mereka masing-masing. Don’t Plagiat Juseyo!!!!

A/N : cerita ini hanya untuk project dan kesenangan semata jadi jangan baper hehehe ^_^ semoga kalian suka dengan cerita abal-abalku ini.

salam kenal untuk kalian semuanya

.

.

Gary meletakkan sepeda hitamnya di sudut ruang kerjanya, sore yang selalu dia lewati dengan bersepeda, sekarang menjadi rutinitas dan sebagai alasan untuk melupakan seseorang yang sangat susah untuk dia lupakan. Pria itu menatap keadaan luar melalui jendela ruang kerjanya, matahari masih diatas pelupuk, tetapi Gary sudah ingin merasakan empuknya kasur miliknya.

 

Dia lelah, lelah segalanya.

Dia ingin meninggalkan pekerjaannya sejenak, namun hal itu sangat mustahil.

Dia tidak ingin membuat fansnya kecewa, terlebih orang-orang terdekatnya.

Termasuk wanita yang sudah selama 6 tahun bersandar dihatinya.

Wanita yang tiba-tiba memutuskannya secara sepihak, dan tiba-tiba memberitaunya bahwa dia akan menikah dengan pria pilihan keluarganya.

 

Gary tidak bisa menghilangkan kejadian itu dengan seketika, bayangannya akan kebahagian dirinya bersama wanitanya, masih tercetak jelas di otaknya. Namun Gary tidak bisa melakukan apapun, wanita itu sudah menikah, dan Gary hanya dapat memberinya selamat dengan senyum bahagia ala dirinya.

Leaving Love is Harder than Falling in Love

2016-11-16-12-49-31

Gary baru menyadari perkataan mantan kekasihnya yang waktu itu hanya dia anggap sebagai lelucon, kekasihnya berkata jika dirinya mudah sekali jatuh cinta pada seorang wanita, walaupun disaat itu dia sudah mempunyai kekasih. Karena kekasihnya sangat kesal padanya, dia menyumpahi Gary bahwa dia tidak akan bisa melupakan kekasihnya tersebut walaupun banyak wanita yang singgah dihatinya. Dan benar saja Gary tidak bisa melupakan mantan kekasihnya itu, tidak ada satupun wanita yang bisa merubah hidupnya seperti mantan kekasihnya yang sudah menikah dengan orang lain itu.

Gary memijat tengkuknya yang terasa kaku akibat terlalu lama berada didepan komputer untuk mengedit lagu-lagunya, lalu dia juga memijat bahunya yang sama terasa kakunya, dia mengingat satu hal yang selalu kekasihnya lakukan. Memijat pundak dan tengkuknya saat kekasihnya itu melihat dirinya yang sedang menggerakkan tangannya di tengkuk atau pundaknya. Dan sekarang hanya ada alat pijat hadiah dari Ji Hyo kekasihnya yang menemaninya saat dirinya merasa lelah dibagian tengkuk.

Gary mencoba memejamkan matanya merasakan pijatan dari alat pijat itu, disaat dirinya akan terlelap sebuah deringan terdengar dari ponselnya, mau tidak mau dia mengangkatnya. Dalam layar ponselnya tertera nama Kwang Soo, dia menghela nafasnya sebelum mengangkat panggilan tersebut.

‘Wae??’

 ‘Hyung, Eodiseo??’

 ‘Jib’

Hyung, apa kau lupa jika hari ini kita makan-makan di restaurant Haha Hyung?’

Gary lupa, benar-benar lupa akan janji yang ada.

‘Baiklah aku akan segera pergi kesana. Apa dia…?’

‘Sudahlah, jangan memulainya sebelum aku datang’

‘Ne, Hyung!’

Gary sebenarnya ingin sekali menanyakan apakah Ji Hyo akan datang, tetapi Gary menahan karena pertanyaannya itu akan terdengar aneh. Diapun segera bersiap-siap untuk berkumpul dengan teman-temannya.

 

buzz_1403716958_celeb16

 

Gary sudah sampai di Hongdae dimana restaurant Haha berada, didalam ruangan restaurant terlihat teman-temannya sudah berkumpul kecuali Ji Hyo. Semua menyapa Gary dengan gembira dan begitupun dengan Gary, mereka sudah lama tidak bertemu, terakhir bertemu saat Ji Hyo menikah.

“Apa Ji Hyo tidak datang?” Akhirnya Gary menanyakannya juga.

“Kau merindukannya Gary” Ujar Seok Jin.

“Ehh Hyung, bukan begitu” Gary berusaha untuk mengelaknya.

Ara… Ara, kita semua tau kau masih tidak bisa melupakannya Gary-ah” Ucap Jae Seok.

Gary hanya diam saja dengan wajah ditekut sambil memakan daging yang masih terlihat panas itu.

“Lihatlah Hyung ada Seol Hyun!” Ucap Kwang Soo, dan Gary langsung mengangkat wajahnya untuk melihat apakah benar ada Seol Hyun seperti yang dikatakan oleh Kwang Soo.

Benar saja Seol Hyun berada tidak jauh dari mejanya, mereka semua langsung menyapa Seol Hyun ketika gadis itu tidak sengaja melihat kearah mereka. Gary tersenyum lebar saat mendapati senyum dari gadis yang dia sukai itu, teman-temannya tertawa melihat Gary yang masih tersenyum kearah Seol Hyun, padahal gadis itu sudah tidak melihat kearah mereka lagi.

“Gary-ah mood-mu benar-benar cepat berubahnya, hanya karena melihat Seol Hyun” Ujar Jung Kook

“Lihat… Lihat… siapa yang baru saja datang” Ucap Haha saat melihat Ji Hyo berjalan kearah meja mereka bersama dengan suaminya.

Seketika senyuman Gary hilang seiringan dengan kedatangan Ji Hyo bersama dengan suaminya hingga kedua pasangan itu duduk dikursi yang kosong dan dihadapan Gary.

Mian… Mian...” Ucap Ji Hyo sambil tersenyum.

“Maafkan kami membuat kalian menunggu, tadi kami mampir sebentar ke rumah sakit” Ucap suami Ji Hyo dengan senyum mengembang, dan membuat Ji Hyo memukul bahu suaminya.

Noona hamil?” Tanya Kwang Soo dan diikuti anggukan kepala oleh suami Ji Hyo. Dan yang lainnya langsung menggoda kedua pasangan tersebut, juga memberi selamat atas kehamilannya.

Berbeda dengan kelima pria yang bersorak senang, Gary hanya diam dan tampak tidak mampu melihat Ji Hyo dan suaminya yang sedang tersenyum memberikan kabar bahagia tersebut.

Hyung, Ji Hyo Noona hamil!” Ujar Kwang Soo lalu mendapat pukulan dari samping dan depan.

“Selamat untuk kalian berdua” Ucapnya lalu memaksa tersenyum pada Ji Hyo juga suaminya.

Gomawo Oppa” Ucapnya dan tidak lupa dengan senyum khasnya.

Leaving Love is Harder than Falling in Love

Gary teringat akan perkataan Ji Hyo kembali, dia hanya bisa terdiam sambil memandangi satu-persatu teman-temannya yang saling berbicara dengan sesekali tertawa. Tidak disangka mata Gary dan mata suami Ji Hyo bertemu, suami Ji Hyo memberi seulas senyum pada Gary dan dirinya hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa membalas senyuman itu. Setelah itu dia menatap Ji Hyo yang sedang menanggapi ucapan aneh dari Kwang Soo.

 Andai saja waktu dapat terulang kembali dan aku tau jika masa depan menjadi seperti ini, aku akan dengan segera melamarmu untuk menjadi istri dan ibu bagi anak-anakku.

Ji Hyo menatap Gary dan hal itu dimanfaatkan Gary untuk memberitau jika dirinya ingin berbicara empat mata.

“Apa aku boleh berbicara berdua saja dengan Ji Hyo?” Tanya Gary pada suami Ji Hyo.

“Tentu saja. Silahkan” Ucap Suami Ji Hyo memberi izin pada Gary.

Gary berhenti sejenak saat sebuah tangan menahan lengannya.

“Jaga dia” Gary terkejut, namun setelah itu dia paham dengan maksud suami Ji Hyo. Dan Gary menanggapinya dengan tersenyum.

Gary mempersilahkan Ji Hyo untuk duduk terlebih dahulu dengan menarik sebuah kursi untuknya, setelah itu dia ikut duduk dihadapan Ji Hyo, dan Gary hanya bisa melihat wajah cantik Ji Hyo yang berseri senang.

“Apa kau bahagia dengannya?” Tanya Gary dengan menatap tepat dimatanya.

Ne Oppa, aku bahagia dengannya. Dia pria yang baik” Ujar Ji Hyo dengan nada tidak enak.

“Ya, dia terlihat seperti pria baik-baik. Aku senang jika kamu bahagia bersamanya, apalagi kalian akan segera mempunyai seorang anak” Jelas Gary lalu tersenyum setelah mengatakan hal tersebut.

“Bagaimana kabar Oppa?”

“Aku baik sekaligus tidak baik” Ujarnya setelah itu menundukkan kepalanya, dia ingin sekali meneriakkan kata rindu pada wanita yang duduk dihadapannya ini.

Ji Hyo tau jika Gary masih tidak merelakannya untuk menikah dengan pria lain, dia tau Gary hanya berusaha untuk menutupi rasa sedihnya, dia tau jika Gary merindukannya. Ji Hyopun begitu, dia merindukan pria dihadapannya ini, pria muka datar yang selalu membuatnya tersenyum dengan tingkah anehnya.

“Aku juga merindukan Oppa, aku akan selalu merindukan Oppa” Ujar Ji Hyo dengan menggenggam tangan Gary. Ji Hyo tau jika pria dihadapannya ini ingin mengucapkannya sedari tadi, hal itu terlihat jelas di wajahnya. Namun Gary menahannya, entah mengapa?.

“Aku juga merindukanmu Ji Hyo. Sangat… sangat merindukanmu” Akhirnya Gary bisa mengungkapkan rasa rindunya pada Ji Hyo.

“Aku harap Oppa tetap menjadi Gary Oppa yang aku kenal, dan aku harap Oppa segera menemukan wanita yang akan menjadi istrimu kelak” Gary menatap Ji Hyo tidak percaya, manta kekasihnya itu bisa mengucapkan kata-kata tersebut dengan sangat lancar tanpa ada beban.

“Jujur aku belum bisa mencari wanita lain, aku masih belum bisa melupakanmu, walaupun aku sempat terlena dengan adanya Seol Hyun tadi. Tetapi kamu masih tetap dihatiku dan fikiranku, kamu benar-benar tidak tergantikan Ji Hyo-ah” Gary menatapnya dengan air muka sedih.

Oppa kamu tidak bisa seperti ini terus, aku ingin kamu bahagia karena aku sekarang bahagia. Kita putus dengan baik-baik, dan Oppa sudah  merestuiku menikah dengan orang lain, jika seperti ini aku merasa bersalah. Benar-benar bersalah pada Oppa” Sebulir air mata jatuh dipipi Ji Hyo.

Gary menghapus air mata itu, lalu menggenggam  tangan Ji Hyo.

edit

“Maafkan aku… maafkan aku. Semua ini salahku, aku lebih memilih karirku daripada dirimu Ji Hyo-ah, seharusnya aku tau resiko yang akan aku dapatkan ketika melepasmu”

“Tidak Oppa, kau sangat tepat memilih karirmu. Tetapi aku harap kau tidak menyesal dan bersedih terus seperti ini, kau masih bisa mencari wanita yang lebih baik, namun kau akan susah jika akan membangun karirmu dari nol” Jelas Ji Hyo, sebenarnya dia tidak sanggup untuk mengatakan hal tersebut, sungguh terdengar menyakitkan. Namun inilah satu-satunya cara yang akan membuat Gary mengerti akan pilihannya.

“Kita tetap berteman Oppa, kau boleh menemuiku hanya untuk mengobrol, aku tidak akan menutup diriku darimu Oppa. Aku hanya ingin kamu bisa kembali menjadi Gary yang dulu tanpa Ji Hyo” Ya, Ji Hyo menginginkan Gary kembali menjadi Gary yang dulu, sebelum mereka berdua bertemu.

“Susah, tetapi aku akan berusaha” Ucap Gary.

“Aku tau Gary adalah orang yang pekerja keras, yang bisa berusaha dengan keras, aku sangat yakin Oppa akan bisa” Gary menganggukkan kepalanya lalu tersenyum bersama Ji Hyo.

“Apa aku boleh memelukmu?”

“Tentu saja” Mereka berdua bankit dari kursi masing-masing, dan Ji Hyo sudah berada dipelukan Gary.

 

Dia sudah menikah

Namun hatiku masih terpatri padanya

Tetapi aku sudah berjanji untuk bahagia

Karena dia sudah bahagia

Sehingga tidak ada pilihan lain untuk diriku, aku harus bahagia karena dia bahagia.

 

“Kita harus kembali sekarang, jika tidak suami kamu akan membunuhku” Ucapnya mencairkan suasana, dan hal itu berhasil membuat Ji Hyo tertawa sekaligus Gary mendapatkan pukulan tepat dibahunya.

“Apa kalian berdua sudah menyelesaikan hal yang belum sempat kalian selesaikan?” Tanya Jae Seok, dan mereka berdua sama-sama mengganggukkan kepalanya.

“Akhirnya Gary Hyung bisa melupakan Ji Hyo Noona untuk selamanya” Ujar Kwang Soo dengan senang, tidak lama dia mendapatkan pukulan tepat dikepalanya dari Gary.

Hyung…! Sakit!” Gary tidak memperdulikannya dan semua orang tertawa akan reaksi Kwang Soo.

“Terima kasih sudah menjaganya”

“Tidak masalah” balas Gary dengan membalas senyuman suami Ji Hyo.

“Yah.. Ji Hyo memerah. Dia sekarang seorang wanita” Ujar Seok Jin setelah melihat perubahan wajah Ji Hyo yang memerah.

“Wow aku tidak pernah melihatnya seperti itu” Ujar Jung Kook dan Haha bersama-sama.

Ji Hyo sebenarnya ingin memarahi mereka satu-persatu tetapi dia sedang dalam keadaan baik, jadi dia mengurungkan niatnya tersebut.

“Mari bersulang” Ajak Gary pada teman-temannya, dan merekapun bersulang bersama.

 “Semoga kita masih bisa berkumpul seperti ini terus, selanjutnya mungkin kita bisa berkumpul saat Ji Hyo melahirkan” Ujar Gary.Semua menggangguk pasti, walaupun mereka sudah tidak bekerja bersama, tetapi mereka masih bertemu dilain tempat. Dan mereka melanjutkan makan-makan kecil itu sambil mengobrol bahkan mem-bully  Kwang Soo.

[The End]

 

Goodbye Running Man

Aku buat FF ini selain karena project, karena Gary Oppa yang tiba-tiba saja keluar dari Running Man, dan saat aku mau menyelesaikan FF ini kabar gak enak menyebar. Jung Kook Oppa sama Ji Hyo Eonni dikeluarin dari Running Man, dan gak lama kabar sedih datang Running Man bakal berakhir dibulan Februari 2017. Benar-benar bikin mood down banget, tapi ini keputusan yang baik menurutku lebih baik mereka semua keluar dari pada harus ganti member.

Aku harap kalian yang suka sama member Running Man, tetep dukung mereka ya baik itu dikarir musiknya, karir actres/actor dan karir variety/reality show mereka.

Dan terima kasih buat kalian yang sudah membaca FFku ini ^_^

Advertisements

3 thoughts on “[A December To Remember] She is Already Married

  1. Hi jagiya!!! Astaga aku jadi sedih diingetin kalo running man akan diberhentikan February nanti. Berita dimana Gary, Jung kook dan ji hyo keluar dari running man. And well, I ship Monday couple hard! I’m gonna miss them 😦 kasian Gary nya ya? Di saat jihyo uda nikah Dan dia lebih memilih karir, semangat bang Gary!! You’ll find your true love soon! But I hope this couple will be a real couple in the future, who knows lmao

    Liked by 1 person

  2. Huhuhuuuu ka vinka, annyeong running man 😢
    Bisa bgt bayangin monday couple dan jd inget dramanya jihyo yg emergency couple kan dia nikah sm yg lain jg biarpun gary cameo ㅋㅋㅋ
    Daaaaan selama ini aku bayangin real couple jihyo adl jo insung tp liat poster ff ini sama chef ajussi alhamdulillah bisa bayangin ☺
    Daan bye gary oppa too, himnaera. Huhu. Nice kak!

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s