G · One Shoot · Romance · Song Fic

The Answer


answer

The Answer

Author : @minariFini / Tittle : The Answer /Cast : Bae Suzy (MISS A) and Yoong Junhyung (B2ST)/ Genre : SongFict, Romance / Leght: OneShoot/ Rating : G

 

Disclaimer: Hanya sebuah fiksi antara Bae Suzy dan Yoong Junhyung. FF ini terinspirasi dari sebuah lagi yang berjudul “After This Moment by Junghyung Feat Davi”

 

AN: Hai Author minariFini kembali dengan satu FF pendek, semoga suka. Jangan lupa meninggalkan jejak ya untuk menambah motivasi penulis seperti saya ini. Enjoy ~

 

Story :

 

‘When you miss me, listen to this song’

 

Manusia hidup memiliki dua pillihan. Misalnya saja ‘iya’ atau ‘tidak’; atau bahkan memilih untuk melanjutkan atau berhenti. Seperti halnya kisah ini, seseorang di sana telah memutuskan untuk berhenti. Menutup kisah ini dalam lembaran kenangan yang usang. Kisah cinta pendek yang cepat berubah dan tak terduga ini sanggup mengalahkan ratusan film melodrama. Kisah ini harus berakhir.

 

Menjadi seseorang yang harus dihapus dan terlupakan begitu saja sungguh sakit rasanya.

 

Kini Bae Suzy sedang beristirahat, ia menyandarkan punggunnya pada bantalan kursi di salah satu ruang syuting drama terbarunya. Ia memejamkan matanya sambil mendengarkan sebuah lagu dari mp3 player classic-nya. Sudah hampir beberapa bulan ini, benda kecil yang disebut mp3 player itu menjadi teman Suzy. Kemana pun ia pergi, Ia selalu membawa benda itu dan ketika ada waktu kosong ia selalu mendengar lagu dari dalamnya. Perasaannya selalu bekecambuk saat mendengarkan lagu itu.

 

Jawaban yang ia cari selama ini telah ia temukan. Pria itu memutuskan untuk menghapusnya. Menghapus segala kenangan tentang dirinya.  Suzy masih ingat pertemuan terkahir mereka. Saat itu pria itu mengajaknya makan seperti biasa, mengantarnya ke sana ke mari. Mendengarkannya berceloteh ini dan itu. Dan tujuan akhir mereka adalah duduk di tepi sungai Han sambil memandangi kota Seol di malam hari. Angin musim semi menerpa wajah Suzy. Duduk bersama pria itu membuat hatinya tenang. Namun siapa yang sangka, bahwa malam itu adalah pertemuan terkahir dengannya.

 

Pria itu kini menghilang. Nomor ponselnya tidak aktif. Hari-hari Suzy semakin kosong tanpanya. Rasanya ada yang hilang. Entah kemana pria itu pergi. Lama sekali Suzy menunggunya. Ia ingin menghabiskan waktu dengannya lagi. Dan pada saat ulang tahunya yang ke 22, Suzy menemukan sebuah kotak kecil terbungkus dengan kertas kado merah jambu polos. Ia menemukan kotak itu di dalam tumpukan kado dari para fansnya. Suzy mengamati kotak kecil itu, tidak ada nama pengirimnya. Tanpa pikir panjang lagi Suzy membukanya, ia sedikit terhenyak mengetahui isinya. Kotak itu berisi sebuah mp3 player berbentuk klasik.

 

Perlahan Suzy berjalan menuju kamarnya. Ia penasaran sekali. Tidak ada nama pengirim, tidak pula surat ucapan selamat. Ia pun duduk di tepi ranjangnya. Suzy memasang headset pada telinganya dan kemudian ia menyalakan mp3 player itu. Hanya ada satu lagu di dalamnya berjudul ‘After This Moment’ .

 

Ketika Suzy mendengarkannya, dentingan gitar mengalun lembut pada intro lagu. Suzy terdiam mendengarkannya. Pikirannya berfikir liar. Ia seperti mengenal jenis lagu ini. ‘Junghyung Oppa’ tidak salah lagi. Ini lah lagu Junhyung Oppa-nya. Suzy merindukan pria itu- Junhyung Oppa-nya.  Seulas senyum nampak pada wajahnya. Ia senang menerima hadiah ini, karena setiap lagu yang ditulis Junhyung Oppa-nya selalu bagus dan enak didengar. Junghyung Oppa-nya seakan memiliki khas tersendiri dalam bermusik.  Pada detik 0:09 Suara Junhyung Oppa-nya terdengar.

 

This is the last time I’m gonna write a song about you girl
There’s gonna be no more hurting while reminiscing about you
I won’t go in front of your house even if I end work early
I won’t pour a drink when I hear something about you that I didn’t wanna know

 

Perlahan senyum ceria Suzy pudar ketika ia menangkap lirik Junhyung Oppa-nya. Kali ini inti lagunya berbeda. Suzy mencari-cari maksud dari lagu ini. Ia seakan tidak percaya bahwa Junhyung Oppa-nya akan menulis lirik seperti itu. Hatinya terasa perih, ini masih bait pertama. Apakah benar Junhyung Oppa-nya akan berhenti menulis lagu atau puisi untuknya?

 

Yeah, I’m sorry baby, let me apologize first
For the sin of having our story in every song
I can’t help it though, all of my memories have you in them
Though it hurts, there’s only stories of us, damn
Our short romance was more dynamic
Than the hundreds and thousands of melodramatic movies
Maybe that’s why I still haven’t gotten over you
But it’s time to say goodbye

 

Suzy mengigit bibirnya gugup. Jarinya segera menekan tombol pause. Jari-jarinya mulai bergetar. Bagaimana bisa Junhyung Oppa-nya mengucapkan kalimat perpisahan itu dengan begitu mudah? Selama ini dia menghilang, selama ini dia abai dengan dirinya dan kini, pria itu ingin pergi darinya. Apakah ini arti dari keabsenan Junhyung Oppa-nya selama ini? Suzy menarik nafasnya lalu ia menghembuskannya perlahan. Ia seakan ragu untuk mendengarkan lanjutan lagu Junhyung Oppa-nya. Suzy menenangkan dirinya sejenak. Butuh beberapa menit baginya untuk berfikir. Suzy pun menekan kembali tanda play pada detik 0;51 lagu itu berlanjut pada bagian reff.

 

When this song is over, I’ll erase you completely
I’ll empty out all of you who has been in me
When this song is over, I won’t ever look for you again
But still, will you remember me sometimes?

 

Perih. Itu hal yang Suzy rasakan, ketika mendengar bagian reff  pada lagu itu.  Suzy menutup matanya, membiarkan lagu itu mengalun, mungkin ia akan mengetahui alasan Junhyung Oppa yang menghilang begitu saja.

 

This is unfair but I hoped that you’d listen to my songs
And feel bad and come back to me
I had so much to say but I was too scared
So this was the only thing I could do
But I realize, there’s no use
Looks like you erased me, looks like you’re living a good life
There is no expression to compare you with
So I keep writing about you in my lyrics as I am in pain, oh no

 

Perlahan Suzy membuka kembali matanya, Junhyung Oppa-nya seakan sedang berbicara padanya. Inilah alasan utama pria itu mundur. Junhyung Oppa-nya melepaskan dirinya. Ia berhenti menjadi banyangannya. Hati Suzy berkecambuk, ia mengigit bibirnya. Ia ingin bertemu dengan Junhyung Oppa-nya untuk menjelaskan segalanya, namun apalah dayanya. Ia tidak tahu kemana Junhyung pergi. Ia menghilang. Alunan lagu itu masih terus berlanjut, masih terdengar jelas di telinga Suzy.

 

Selama ini Suzy selalu bertanya pada dirinya sendiri, entah bagaimana kisah mereka akan berakhir. Akankah Junhyung Oppa-nya selalu berada di sisinya? Akankah Junhyung Oppa-nya tetap meminjamkan bahunya untuk bersandar? Akankah mereka bersatu? Dan kini ia mendapatkan segala jawabannya.

 

My damn imagination is uselessly good
Thoughts about you standing next to someone else
They’re engraved in my head with needles sharper than what was used to tattoo my body
I yelled at myself to stop this vicious cycle
But I couldn’t lift her out
It took way too long
But I’ll let you go now

 

Untaian kisah mereka menggeliat ke dalam benak Suzy, hatinya perih mengenang kisahnya dengan Junhyung Oppa. Suzy baru menyadari seberapa berharganya Junhyung Oppa-nya.  Junhyung Oppa yang selalu ada untuk dirinya. Junhyung Oppa yang  tidak penah berkata ‘tidak’ padanya.  Junhyung Oppa yang selalu meminjamkan bahu untuk bersandar. Junhyung Oppa yang selalu menggodanya. Junhyung Oppa yang selalu memperlakukannya dengan baik. Dan Junhyung Oppa yang segalanya untuknya. Sungguh kini ia kehilang sosok pria itu- Junhyung Oppa-nya pergi. Berhenti menjadi bayangannya dan melepaskan dirinya.

 

Mungkin ini salahnya yang menutup mata terhadap perasaan pria itu atau mungkin mereka bertemu disaat yang tidak tepat. Junhyung Oppa-nya bukanlah seorang pria yang mudah mengungkapkan perasaannya. Pria itu cenderung menunjukkan perasaannya melalui puisi dan beberapa lagu. Beberapa lagu, liriknya ditunjukkan untuk dirinya. Masih belum jelas. Suzy masih bergeming. Ia masih membisu. Ia hanya mengatakan pada Junhyung Oppa-nya ‘lagunya bagus. Aku suka liriknya. Terimakasih.’ Hanya itu. Keadaan semakin bergerak cepat ketika, Junhyung Oppa-nya mengatakan perasaanya. Bukan hanya sekali tapi berulang kali- hanya untuk meyakinkan Suzy. Pria itu benar-benar mencintainya. Tapi apa yang dilakukan Suzy? Sungguh saat itu Suzy tidak sanggup menerima perasaan pria itu. Apapun yang dilakukan Junhyung Oppa kepada dirinya. Suzy tetap berkata ‘maaf’. Ia masih mencintai pria lain. Meski pria itu tidak sebaik Junhyung Oppa-nya tetapi tetap saja Suzy mencintai Pria itu. Meski pria itu brengsek, kasar dan tidak peduli dengannya, Suzy tetap mencintai kekasihnya.

 

Suzy tertunduk. Mendekap dirinya sendiri berusaha menahan air matanya. Bibirnya menggumam “Oppa” ketika lagu itu masuk pada reff kedua. Suzy mengigit bibirnya dan membiarkan lagu itu mengalir.

 

When this song is over, I’ll erase you completely
I’ll empty out all of you who has been in me
When this song is over, I won’t ever look for you again
But still, will you remember me sometimes?

 

Bait terakhir yang membuat hati Suzy diliputi dengan rasa penyesalan. Bait terkahir itu diucapkan Junhyung Oppa-nya patah-patah seakan menyakinkan dirinya untuk berhenti menjadi bayangannya. Berhenti untuk menulis puisi untuk dirinya. Berhenti menuangkan soju ketika ia menghadapi hari yang berat. Berhenti dari rasa sakit yang selama ini Junhyung Oppa rasakan dan menyerahkan pada Suzy, menyerahkan segala memorinya. Pria itu seakan tidak ingin mengingat kembali perasaan sakit ketika mencintainya. Pria itu ingin melepaskan diri rasa sakitnya. Selain itu di bait terakhir terselip sebuah permohonan yang sampai saat ini ia lakukan ketika ia merindukan Junhyung Oppa-nya.

 

But i’m so glad that

our memories will live forever in this song

When you miss me, listen to this song

Listen to how happy i was and how much pain i was in

 

This is the last time i’m gonna write a song about you girl.

There is gonna be no more hurting while reminiscing about you.

I won’t go in front of your house even if i end work early.

I won’t pour a drink when i hear something about you that i didn’t  wanna know.

 

Menit 2:53 , seseorang menguncang tubuh Suzy. Perlahan matanya terbuka. Ia melihat manajernya berdiri di sampingnya. “Tunggu sedikit lagi, hmm. “

 

“Baiklah.” Sahut manajernya. “ Lima menit lagi, okay?” imbuh manajernya sebelum pergi. Suzy hanya bisa menangguk dan mengumbar senyum lemahnya.

 

Suzy masih ingin berlama-lama. Ia masih ingin mendengarkan lagu Junhyung Oppa-nya. Suzy selalu merindukan Junhyung Oppa-nya. Ia tidak peduli berapa kali ia mendengarkan lagu itu. Entah sudah berapa kali Suzy mendengarkan lagu itu dalam satu hari.  Entah itu puluhan kali atau bahkan lebih. Meski kisah mereka sudah berhenti, Suzy tidak akan menyesal untuk mengenang kisah mereka. Ia berjanji akan selalu mengingat tentang dirinya dan kisah mereka. Biarlah rasa sakit Junhyung Oppa-nya tergantikan oleh dirinya yang mengenang kisah mereka seorang diri. Suzy ingin menghapus rasa sakit Junhyung Oppa-nya.

 

‘Terima kasih oppa.”

 

 

 

 

 

 

Advertisements

12 thoughts on “The Answer

    1. Hi Athena Baezy ^^
      makasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca FF-ku ini ^^
      iya ceritanya agak sedih heheh, sayang sekali kalau series kayaknya enggak ada chinggu, itulah kisah mereka. Udah selesai ^^
      okay makasih semangatnya ya, oh iya di wp ini ada beberapa FF suzy loh, coba di cek di library sapa tau kamu suka ^^

      Like

  1. betapa menyakitkannya yg suzy eonni rasakan,dia sangat menyesal karena baru menyadari betapa berharganya junhyung oppa baginya setelah ia kehilangnya
    Penyesalan memang selalu berada diakhir.
    Kita slalu menyadari perasaan yg sesungguhnya setelah kita merasa kehilangan.
    Rasanya hal itu adalah suatu ketentuan yg tak bisa dienyahkan.

    Liked by 1 person

    1. Hi elistya ^^
      Nah bener banget, penyesalan itu selalu ada di akhir. Kau udah hilang/ pergi barulah menyadari betapa pentingnya orang itu.
      Makasih ya sudah menyempatkan waktu untuk membaca FF ini dan terimakasih atas komentarnya, aku suka sekali dengan komentarmu yang ini “Kita slalu menyadari perasaan yg sesungguhnya setelah kita merasa kehilangan.
      Rasanya hal itu adalah suatu ketentuan yg tak bisa dienyahkan”
      Salam kenal juga ya chinggu, jangan bosen2 baca FF di wp ini ^^

      Like

  2. kak, ada typo kak.

    KAAAAAKKK FINIIII GILAK GATAU KENAPA AKU NGEFEEL BANGEET TVT DAN TAU GAK AKU LANGSUNG BUKA YUTUB BUAT TAU LAGUNYA KEK GIMANA, TERUS AKU PUTER SAMBIL BACA FIC INIIII.
    AAAAH YOU GOT ME! YAMPUN SI JOKER BIKIN GALAU BANGET DISINI TAPI CINTAK SAMA SUARANYA LAH, PANTES AJA SUZY GA BISA MOVE ON ❤
    DUUHH SUKAK POKOKNYA. INI CAPSLOCK SENGAJA, SETELAH LAMA GA BACA FF INI YANG PERTAMA AKU BACA DAN NGENA BANGET.
    LOVE IT LOVE IT.
    DITUNGGU SONGFIC YANG LAIN KAK!

    Like

    1. -.- iya aku tahu pasti ada yg Typo

      HIIIII RIZUKI KAMU AKHIRNYA KEMBALI, YOUR COMMENTS MAKE MY DAY TAU…
      AKU NGAKAK BACA KOMENMU YANG PAKE CAPLOK SEMUA HAHAHAH
      MAKASIH YA UDAH MENYEMPATKAN WAKTU UNTUK MEMBACA DAN MEMBERIKAN KOMENTAR HEHEHE ❤ ❤ ❤

      Like

      1. Ur fic also made my day kok kak, suara abang junhyung jadi terngiang2 juga.
        Yyee aku akhirnya kembali setelah dua bulan ditelan skripsi 😂

        Like

      2. Huwaaaa jangan ungkit2 masalah skripsi dong risuki 😂 aku lagi melepas penat sehabis nyusun skrispi beberapa bulan ini. Dan inilah FF kedua yg aku publish setelah nyusun skripsi kkkk masa nunggu jadwal sidang. Mohon doanya ya 😊

        Like

  3. Asdfghjklllalaldhdhjd!!!!

    ini ngena serius :’) ini ceritanya si junhyung itu suka kan sm Suzy trs suzy nya enggak kan? Heol. Suzy bersabarlah. Hahaha I’m listening to ‘After This Moment’ these days. Saya kira artinya ga sengena gini :’)) ternyata it has deep meaning orz. Welcome! 😉 baru balik hiatus ya buk? Pembukaan yang sangat apik setelah miss taxi! Can I ship suzy-junhyung? 😉 hahaha agak absurd sih, but yes! serius ini ngena banget. Sedihnya dapet asli. Mungkin lebih bagus dirimu buat the story before? lmao! it would be great tho 😉 anyway nice story! next story juseyooo :*

    Like

  4. Huhuuuu aku jadi suka lagunya, junhyung nadanadanya mengena di hati. Bagus. Suzy juga galaunya lemes gimana gitu bayanginnya tapi ngena. Hehe

    Like

  5. Pain!!!
    Huhuhu… Suzy ga peka sih… Kena ngeeets fini. Duhhh…
    Mewek mewek bombay.
    Typo fini tapi ga ngaruh sih, ceritanya sdh menohok.
    Keep writting fini!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s