Chaptered · Genre · Hurt · Kekerasan · Length · NC -17 · Rating · Romance

I Need U Chapter 1


Yoon Gi masih berusaha untuk keluar dari mobil Yoon Ji , tetapi Yoon Ji yang memiliki tubuh sedikit besar membuat Yoon Gi sulit untuk melepaskan cengkraman wanita disampingnya itu.

 

“ayo turun!” perintah Yoon Ji dari luar mobil , Yoon Gi tidak menyadari jika mobil yang dia tumpangi sudah berhenti dan berhasil terparkir sempurna di halaman parkir Rumah Sakit.

“aku tidak mau turun! Aku tidak gila Yoon Ji!” sekarang Yoon Gil ah yang tidak ingin keluar dari mobil , dia bahkan sedikit ketakutan melihat gedung yang ada disampingnya. Dia benar-benar marah dengan wanita yang seenaknya membawa dirinya kerumah sakit yang penuh dengan orang gila.

“kamu tidak mau turun , baiklah jika dengan cara halus kamu tidak bisa aku akan menggunakan cara kasar agar kamu keluar dari mobil” Yoon Ji meninggalkan mobilnya dan pergi untuk mencari bantuan , Yoon Gi terlihat sedikit lega karena Yoon Ji sudah tidak ada didekatnya .

 

Namun kelegaan Yoon Gi tidak berlangsung lama dia melihat dari kaca spion Yoon Ji berjalan dengan empat orang pria , dua orang pria memakai baju putih dan dua orang pria lainnya memakai baju keamanan . Tanpa persiapan pintu kemudi sudah terbuka dengan seorang pria berbaju putih , dengan cepat pria itu memegang pergelangan tangan Yoon Gi lalu pintunya juga terbuka dan seorang pria berbaju putih ikut memegang pergelangan tangannya.

 

“apa yang kalian lakukan? Aku tidak gila, jangan memperlakukanku seperti orang gila” Yoon Gi meronta saat menyadari bahwa kedua pria itu akan membawanya masuk kedalam rumah sakit.

Yoon Gi masih meronta bahkan semakin hebat dan kedua pria lainnya membantu pria berbaju putih untuk membawanya masuk kedalam rumah sakit, sementara itu Yoon Ji berjalan dibelakang mereka.

 

“Yoon Ji kau gila apa memasukkanku kerumah sakit jiwa ? aku bilang aku tidak gila! Lepaskan aku brengsek!” bentak Yoon Gi pada keempat pria itu

“percepat jalan kalian , aku tidak mau dia kabur” Yoon Ji akhirnya bersuarah , dia tau jika Yoon Gi tidak gila tetapi dia memang memerlukan sedikit terapi untuk mengendalikan emosinya dan perbuatannya yang ingin selalu membunuh dirinya sendiri

“dokter Park” panggil seorang suster

“apa sudah kamu siapkan?” suster itu mengangguk dan memberi tau dimana kamar yang akan ditempati oleh Yoon Gi

“kenapa aku harus diikat? Yoon Ji awas kau!” Yoon Ji tersenyum licik pada Yoon Gi , dia tau Yoon Gi tidak akan berani padannya.

“pegang tangannya“ Yoon Ji sudah siap dengan sebuah jarum suntik yang berisikan cairan didalam tabungnya

“Hya! Apa yang akan kamu lakukan Yoon Ji?!” bentak Yoon Gi dan dia menggerakkan seluruh tubuhnya agar bisa terlepas dari ikatan pada tangan dan kakinya

“awas kau Yoon Ji!” berulang kali Yoon Gi mengucapkan hal itu sampai akhirnya dia terlelap akibat obat penenang yang disuntukan oleh Yoon Ji

“kenapa dokter membawanya kemari?” tanya suster yang bernama Hyun Mi setelah ke empat pria tadi keluar dari kamar pasien.

“apa yang dilakukan seorang dokter pada pasiennya? Kau pasti tau apa jawabannya suster Lee” ya Hyun Mi sangat tau itu karena didalam buku diktat tercatat dengan jelas , dan Hyun Mi pun tau alasan lain Yoon Ji membawa Yoon Gi ke rumah sakit .

“bagaimana keadaan Heo Seok ssi ? kenapa kamu bisa bersamanya?” Hyun Mi terkejut mendengar pertanyaan terakhir Yoon Ji , jika diingat-ingat Hyun Mi tidak mengatakan jika dia bersamaa dengan Heo Seok.

“kamu bilang Heo Seok ssi hampir saja tertabrak bukan , dan itu artinya kamu berada tidak jauh darinya” Hyun Mi hanya tersenyum mendengar penjelasan Yoon Ji

“sepertinya obat yang dokter berikan tidak bereaksi padanya , dia tadi mengalami ketakutan dan memanggil nama wanita itu lagi saat dia nyaris tertabrak oleh mobil” Yoon Ji menghembuskan nafas berat , dia sudah memberikan dosis yang cukup tinggi tetapi pasiennya tidak mengalami kemajuan.

“kalau begitu saya pergi keruangan saya dulu , kalau salah satu dari mereka sudah siuman beritau saya” Hyun Mi hanya mengangguk dan membiarkan Yoon Ji pergi dari kamar rawat itu.

 

Yoon Ji termenung di dalam ruangannya , dia benar-benar lelah bagaimana tidak Yoon Gi susah sekali untuk diajak melakukan terapi dan sekarang pasiennya tidak mengalami perubahan sama sekali. Dia merasa menjadi dokter yang tidak berguna sama sekali , saat Yoon Ji masih melamun tiba-tiba pintu ruangannya dibuka dengan keras .

 

“eonni bantu aku “ Eun Byul langsung saja masuk kesebuah ruangan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu

“oh Eun Byul ah , kenapa kamu ada disini ? apa yang kamu lakukan ?” tanya Yoon Ji bertubi-tubi, tanpa membalas perkataan Yoon Ji dia langsung menarik tangan Yoon Ji keluar dari ruangan.

“rawat dia eonni” Yoon Ji bingung harus menanggapi bagaimana

“dia kedinginan kenapa kamu membawanya kemari ? seharusnya kamu membawanya kerumah sakit umum bukan kerumah sakit jiwa “ jelas Yoon Ji sedikit kesal pada sepupunya itu

“oh ayolah eonni , aku tidak tau harus membawanya kerumah sakit mana? Yang aku tau hanya dirimu yang seorang dokter”

“dengarkan aku Eun Byul , aku memang dokter dan aku dokter spesialis kejiwaan bukan dokter yang menangani sakit seperti temanmu itu” ucap Yoon Ji kesal , dia tidak habis fikir dengan jalan pikiran sepupunya itu

“dia tidak hanya kedinginan , ada penyebab lain yang membuatnya kedinginan seperti itu . Ayolah biarkan dia mendapatkan penanganan darimu eonni , nanti akan aku jelaskan penyebab dia seperti itu” ucap Eun Byul dengan memasang tampang puppy eyes

“suster Lee tolong masukkan dia ke kamar yang sama dengan Heo Seok ssi dan Yoon Gi “ suster itu langsung membawa Jimin masuk kedalam ruang rawat

“aku tau eonni pasti membantuku , gomawo eonni aku akan menemui Jimin dulu setelah itu aku akan menemuimu lagi nanti” ucap Eun Byul meninggalkan Yoon Ji yang benar-benar dibuat heran dengan sepupu kecilnya itu.

 

Eun Byul menunggu dari balik tirai yang membatasi tempat tidur Jimin , seorang suster masih membantu Jimin untuk mengganti pakainnya. Dan memberikan obat pada Jimin agar suhu tubuhnya menurun .

“khamsahamnida suster Lee” ucap Eun Byul setelah Jimin tertidur

“namjachingu yang tampan kalian serasi” ucap suster Lee sambil membereskan peralatan

“dia hanya teman suster Lee bukan namjachingu” Eun Byul menyangkal ucapan suster Lee

“tapi kamu mengkhawatirkannya sampai memohon pada dokter Park , jangan-jangan kamu menyukainya tetapi dia tidak menyukaimu “ Eun Byul terdiam memang benar perkataan suster Lee

“haus…”

“aku tinggal dulu , kalu memerlukan sesuatu panggil aku saja Eun Byul ah “ ucap suster Lee lalu meninggalkan Eun Byul bersama Jimin.

 

Lee Hyun Mi atau biasanya dipanggil dengan suster lee membantu Heo Seok untuk duduk , dan memberikan segelas air padanya

“apa kamu ingin aku memanggilkan dokter Park , Heo Seok ssi?” saat Hyun Mi akan pergi memanggil dokter Park sebuah tangan menahan lengannya

“tidak , lebih baik kamu temani saya saja” ucap Heo Seok , entah apa yang membuatnya harus menahan Hyun Mi . Apakah dia mulai nyaman dengan seorang wanita ? setelah disakiti oleh jalang itu.

 

Advertisements

4 thoughts on “I Need U Chapter 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s