Drama · February Project · FF Project · Ficlet · Romance · Teen

[Season Of Love Project] A Precious Five Minutes


cover A Precious 5 minutes

A PRECIOUS FIVE MINUTES

 

A Ficlet by Haruhi about Unspoken Confession  | Casts: Jung Yunho (TVXQ), Jung Eunmi (OC) | Rating: Teen | © Haruhi 2016 – All Rights Reserved

.

.

 

“Kau diberi kesempatan untuk bertemu dengan satu orang yang kau pilih, hanya selama lima menit.”

.

*

 

Menanti pergantian rambu pejalan kaki tidak pernah terasa begini menjengkelkan bagi Jung Yunho, setidaknya untuk saat ini. Saat gadis ‘istimewa’ dari dunia maya itu menunggunya. Ya, jika semua berjalan sesuai rencana, hari ini, akan menjadi pertemuan pertama Yunho dengan Jung Eunmi. Seorang gadis yang ia kenal melalui sosial media dua minggu lalu. Teman dunia maya yang belakangan ini lebih sering mengisi pikiran bahkan mengusik kesehariannya di dunia nyata. Maka tak jarang, beberapa gagasan untuk melepaskan belenggu gelisah itu terbesit dalam benaknya. Yeah, Yunho ingin mengakhiri segala gejolak yang menggebu, melepaskannya dalam sebuah pengakuan, dan –oh, ia sungguh berharap- dapat menjadikan gadis itu sebagai kekasihnya di dunia nyata.

 

Yunho mengetuk-ngetukkan ujung sepatunya, menggoyangkan kerah bajunya –merapikan kemeja yang sebenarnya masih terlalu rapi- lantas memeriksa arlojinya hingga lebih dari sekali.

 

Dan, lampu berganti hijau, mempersilakan pejalan kaki menyeberangi persimpangan besar di kawasan Suwon.

 

*

 

Bertopang dagu, Jung Eunmi memutar-mutar ponselnya di atas meja, bosan. Ia hampir meniup poni tirai di dahinya untuk yang ke sekian kali kala sepasang tangan menghalangi pandangannya.

 

“Kejutan!”

 

Tak mampu menahan letupan bahagia, tanpa sadar kedua sudut bibir gadis itu tertarik, menciptakan sepasang lesung pipi yang kian kentara. “Oppa….?” Eunmi menarik kedua tangan itu dan menemukan Yunho telah berada di belakangnya.

 

“Kau telat tiga puluh menit.” Eunmi memukul lengan Yunho yang menarik kursi di sebelahnya. Ah, tentu saja ia tak benar-benar memprotes Yunho atas keterlambatan lelaki itu. Sejujurnya, ia terlalu sibuk memikirkan bagaimana harus mengalihkan rasa gugup di hadapan pria yang satu marga dengannya itu.

 

Mianhe…” Yunho merapikan posisi duduk seraya menipiskan senyum.

 

Tak disangka, Yunho lelaki yang bertubuh tinggi dan… Eunmi tak dapat menampik bahwa… uhm… Yunho jauh lebih tampan dari foto yang kerap diunggahnya di media sosial.

 

“… Eunmi-ya…”

 

Eunmi tersentak. “Nde?!” Tak siap ketika Yunho tiba-tiba menyentuh tangannya. Sungguh, ia kesal setengah mati pada dirinya yang sulit menahan suara untuk tak  berteriak. Beruntung, Yunho terlihat sama sekali tak peduli.

 

“Aku…” Yunho memejamkan mata. Tertunduk dalam, kemudian terdiam, tampak serius menyiapkan rangkaian kata.

 

Oh! Inikah saatnya? Ya Tuhan! Secepat ini?

 

“Aku…”

 

Oke, tenanglah Jung Eunmi. Cukup jawab “Iya, aku mau jadi pacarmu.”

 

Yunho menengadahkan wajah, menatap lurus ke dalam sepasang manik milik Eunmi, lantas berucap tenang, “Aku… ingin kau tetap meneruskan tekadmu untuk menjadi penari profesional dunia.”

 

Eunmi tak mengeluarkan sepatah pun kata.

 

“Aku ingin kau juga tetap menjadi dirimu yang ceria, dan…”

Oppa… apa yang—”

 

Yunho merapatkan jari telunjuknya ke bibir Eunmi, “Sssstt… kau ingat? Kita sama-sama memiliki impian untuk menjadi penari terkenal. Tapi, aku berhenti di sini. Dan aku menyerahkan impianku padamu.”

 

Eunmi menggeleng, kian keras. Lantas ditepisnya tangan Yunho. “Aku tidak mengerti dengan sikapmu. Apa kau benar-benar Jung Yunho?”

 

“Dan… aku ingin kau tahu bahwa…”

 

*

 

“Dan… aku ingin kau tahu bahwa…”

 

Aku mencintaimu.

 

Alih-alih meloloskan kalimat itu, Yunho memalingkan wajah, mendesah berat. Ia terlihat begitu gusar, sejenak sebelum pandangannya kembali lurus ke arah Eunmi.

 

“… Ini untuk yang terakhir.” Tepat kala Yunho mengatupkan bibirnya, sebuah ciuman panjang mendarat di bibir Eunmi.

 

Eunmi yang tak mengerti mencoba melawan, hingga emosinya seketika padam kala mendapati tatapan sendu Jung Yunho. “Kita tak perlu bertemu lagi. Selamat tinggal.”

 

Dalam kedipan matanya yang memerah, Yunho berbalik. Menyisakan pedih dan luka yang menyayat batinnya sendiri. Dan meninggalkan seorang Jung Eunmi dalam kegelisahan yang menyiksa.

 

*

 

Jung Eunmi menghempaskan tubuhnya ke kursi café . Matanya bergerak turun dengan kaku. Sekuat mungkin ia menahan hadirnya genangan air di pelupuk mata. Hatinya hancur, pecah menjadi serpihan kecil. Kenyataan yang terjadi berbeda seratus delapan puluh derajat dari harapan yang terus terngiang di pikirannya sejak malam.

 

Seharusnya, ini menjadi pertemuan yang manis. Ketika dirinya menghabiskan canda tawa dengan Jung Yunho. Persis seperti yang sering mereka lakukan lewat panggilan video. Mengobrol seru, bertukar cerita, dan juga hal yang paling ditunggunya: berfoto bersama. Entahlah… Ia tidak mengerti maksud Jung Yunho.

 

Mungkin setelah suasana hatinya membaik, ia akan kembali menghubungi lelaki itu.

 

*

 

Para pejalan kaki yang berlalu lalang berkumpul di sekitar persimpangan.

 

Seorang lelaki tergeletak di tepi jalan. Kepala dan tubuhnya dikelilingi cairan merah. Tanpa seorang pun tahu, sesosok malaikat tengah berdiri di sisinya. Hendak menjemput jiwanya seraya berkata,

 

“Jung Yunho, kau mendapat kemuliaan karena telah menyelamatkan seorang bocah lelaki dari terjangan mobil. Sebagai hadiah, kau diberi kesempatan istimewa untuk bertemu dengan satu orang yang kau pilih, hanya selama lima menit.”

 

 

-fin-

 

 

Selamat Ulang Tahuun Abang Yunho ^0^

Moga lancar wamilnya hehe…

Anyway mind to review?

Advertisements

11 thoughts on “[Season Of Love Project] A Precious Five Minutes

  1. Yunho meninggal?

    Hiks banget…

    Jadi yg nemuin si cwe itu Arwah Yunho? Bener gk sih? Makanya dy gak ungkapin perasaannya yg sbnernya ke si cwek.

    Asli nyesek.

    Ok ini cerita yg bagus, dikemas scra apik.

    Keep writing, authornim!

    Liked by 1 person

  2. OH gitu, iya aku ngerti kenapa pada akhirnya ceritanya malah begitu, bukannya ‘happy ending’ seperti yang keduanya bayangkan. nice fic! bikin mikir dulu ‘kenapa kenapa kenapa’ gitu dan kalimat penutupnya si malaikat kayak ngejelasin dan meloloskan kata ‘oh’ juga rada nyesek tapi bikin senyum karena u-know nya baik. keep writing iin!

    Liked by 1 person

    1. Haaaiii riris~ ini riris kan? 😀
      riris yang di FJ?
      aaahh jadi malu ketemu disniii (.///.)

      iyaa seperti itu ceritanyaa hiihi ^^
      makasiii yaa udah mampir~ ❤ semangat menulis juga buat riris~ XD
      p.s : maaf kalo aku salah mengenali kamu XD (*gubrak!)

      Like

  3. jadi ceritanya yunho dikasih kesempatan sama malaikat untuk bertemu selama menit? gitu kan? sad gitu ya ;’) juga ikut ngerasa deg degan pas nunggu yunho ngelanjutin kata-katanya dan deg banget pas ternyata yunho minta untuk tidak bertemu lagi ;’) nice fic anyway!

    Liked by 1 person

  4. annyeong author nim ^^
    aduh ini ceritanya bagus huwaaa dikasih waktu cuma lima menit untuk mengungkapkan perasaan ><
    okay itu saja, keep writing dan jangan bosan mengirimkan ceritamu di wp kami. terimakasih ^^

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s