February Project · FF Project · Ficlet · G · Romance · sad

[Season Of Love Project] Menunggumu


oyu

Author : Aishira || Title : Menunggu || Tema : Never Ending Love || Cast : Sistar’s Soyu || Genre : romance, sad || Lenght: Ficlet|| Rating : general

Disclaimer : I own the plot not the cast!

 

“Aku merindukanmu….”

 

==000==

 

“Sudah kuduga kau di sini, Soyu-ah,” sosok perempuan manis bersuara khas menghampiri seorang gadis tengah berdiri di bawah pohon pada sebuah bukit terkenal di Seoul, membawa sebuah tas besar. Perempuan yang dipanggilnya Soyu itu menoleh ke arah sumber suara.

“Hyorin-ah, ada apa?” tanya Soyu kepada sang sahabat.

“Aku mencarimu, Soyu-ah. Kami khawatir, karena kamu tidak kembali ke apartement,” jawab gadis bernama Hyorin itu.

Soyu, Dasom, Hyorin dan Bora menjalin hubungan persahabatan sejak kecil hingga saat ini.

“Aku masih menunggunya,” Soyu pun mengalihkan pandangannya ke langit.

“Sampai kapan Soyu-ah? Ini sudah 8 tahun berlalu dan apa? ‘Dia’ bahkan belum datang untuk menemuimu?” Kata Hyorin.

Soyu terdiam menunduk.

“Aku akan terus menunggunya, Hyorin. Selalu,” balas Soyu yang membuat Hyorin tidak tahu akan berbicara apalagi.

Ya ini sudah 8 tahun, Soyu menunggu laki-laki itu. Laki-laki yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama. Laki-laki yang meninggalkannya saat kelas 2 SMA, dan memilih melanjutkan sekolah di luar negeri. Yang berjanji akan menemuinya di sini setelah 3 tahun. Tapi, sampai saat ini dirinya tidak mendapat kabar darinya. Sahabat-sahabatnya sudah menyuruhnya berhenti, tetapi Soyu tidak mau berhenti, menunggu laki-laki itu. Ia akan menunggu laki-laki itu sampai dirinya tidak sanggup menunggu.

Keterdiaman mereka berakhir kala ponsel salah satu dari mereka berbunyi. “Milikku, dari Jooyoung,” kata Hyorin menerima panggilan dari Jooyoung. “Yeoboseo.. ne.. ne.. ne,” Hyorin mematikan ponselnya. “Jooyoung menyuruhku menjemputnya,” beritahu Hyorin. Soyu terdiam. “Baiklah, aku pergi dulu,” kata Hyorin. Setelahnya Hyorin berjalan pergi meninggalkan Soyu sendirian.

Soyu memandang kepergian sahabatnya dengan sendu, dan setelahnya dia memandang langit.

Oppa, bogoshippo,” gumamnya dan tanpa sadar air matanya mengalir keluar.

.

.

.

Sementara itu di bandara, seorang pria dengan pakaian santai, tubuh tinggi berjalan keluar dari pesawat dengan senyum manisnya.

Hyung!” sapa laki-laki yang lebih muda darinya. Laki-laki yang merupakan kekasih Hyorin.

“Jooyoung!” sapa laki-laki itu memeluk laki-laki yang menyapanya.

Hyung membuat Soyu noona menunggu lama,” keluh Jooyoung kepada laki-laki yang hanya tersenyum.

“Jooyoung chagi, kenapa lama?” protes Hyorin menghampiri keduanya.

“Siapa yang sebenarnya kau jemput?” tambahnya menggerutu sebal.

Setelah menemui Soyu, ia segera ke bandara atas permintaan kekasihnya itu. Hyorin membulatkan mata, melihat siapa laki-laki yang sedang bersama kekasihnya.

Annyeong, Hyorin-ah. Lama tidak bertemu,” ucap laki-laki itu.

Yak! laki-laki tidak tahu diri! Kau membuat Soyu menangis, pabbo!” teriak Hyorin memukul laki-laki itu dengan tangan.

Appo.. appo! Hyorin-ah!” kata laki-laki itu kesakitan.

“Aku butuh bantuanmu” tambahnya.

“Apa?” Hyorin masih memandang tajam laki-laki itu dan berhenti memukul laki-laki tersebut.

“Aku ingin… ”

***

Soyu duduk sendirian, di sofa apartement yang dihuni dirinya dan ketiga sahabatnya dengan tidak semangat. Pasalnya, ketiga sahabatnya mendadak hilang entah kemana. Ia memandang jam dinding yang hampir menunjukan pukul 12 malam.

“Sudah berjam-jam mereka keluar, menyebalkan sekali!” gerutunya.

Tring

Sebuah pesan masuk membuat Soyu tersentak.

“Soyu-ya, aku tunggu di tempat biasa kamu menunggunya.

Begitulah isi pesan yang diterimanya.

Ia masuk ke kamar dan memakai pakaian tebal, setelahnya dia berjalan keluar. Di depan Apartemen meenunggu laki-laki yang di kenalnya bernama K Will.

Kajja, Soyu-ya, mereka menunggumu,” kata K Will dengan senyum manis.

K Will membuka pintu mobil untuk Soyu. Gadis itu masuk ke dalam mobil diikuti K Will. Laki-laki itu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dan tidak perlu waktu lama untuk mereka sampai di bukit yang dimaksud. Ia terus berjalan, dan mendadak terdengar suara alunan piano. Dengan rasa penasaran, ia berjalan mendekat dan di sana ketiga sahabat bersama teman-temannya berdiri memegang bunga, sedangkan Hyorin memegang kue.

Saengil chukae hamnida, saengil chukae hamnida, saengil chukae hamnida,” lagu ulang tahun terus bersenandung dari bibir mereka. Soyu semakin mendekat dan menangis terharus.

Sangeil chukae hamnida, Soyu-ya,” ucap Hyorin dengan senyum manisnya.

Gomawo, ” kata Soyu menangis terharu.

“Masih ada kejutan untukmu, Soyu-ya,” beritahu Bora.

Soyu memandang bingung saat mereka menyingkir dan memperlihatkan sosok laki-laki yang mendekati Soyu.

Oppa!” Soyu menutup mulutnya terkejut, ia ingin menangis bahagia karena penantiannya sama sekali tidak percuma.

Saeingil Chukae Hamnida, chagi. Terima kasih karena setia menungguku dan…”

Laki-laki itu berlutut dan memperlihatkan sebuah cincin.

Will you marry me, chagiya?” tanya laki-laki itu.

Soyu mengangguk dan memeluk laki-laki itu erat. Tangisan bahagia pun akhirnya pecah dari mulut Soyu, teman-temannya pun juga menangis terharu.

Saranghae Soyu-ya,” bisik laki-laki itu.

Nado Saranghae oppa.”

 

-END-

 

Advertisements

6 thoughts on “[Season Of Love Project] Menunggumu

  1. Ehem.. Ini kisah yg manis. Tapi aku blm bisa dapet Hurt saat Soyu ‘menunggu’. Mungkin jika sedikit di perpanjang dan di jelaskan betapa lama dan galaunya Soyu, mungkin lebih apik lagi.

    Maaf ya sblmnya atas komentar ini. Keep writing, Authornim! 🙂

    Like

  2. Mungkin kalau agak panjang jadinya bisa lebih jelas menceritakan gimana sosok pria itu menurut Sooyou, jadi selama menunggu dia mengingat-ingat gitu kebersamaannya.
    Tapi semuanya bagus kok , good job keep writing 😀👍

    Like

  3. kesannya masih kayak draft story gitu yang eksekusinya belum selesai, hehe. mungkin kalau narasi nya ditambah bakal jadi lebih bagus, dan masa menunggunya soyu jadi berkesan kayak hachiko pas baca /maafin adek mbak soy/
    aku juga jd nerka2 itu ‘oppa’ siapa, anak starship juga? wkwkwkwk. keep writing ya!

    Like

  4. Hiii author nim ^^
    Maaf terlambat memberikan komentar
    Sweet story, jd sekian lama menunggu akhirnya si oppa dateng tepat ulang tahunnya mbak soyu xD
    Trus dilamar xD pasti itu hadia terindah
    Oke keep writing ya author nim fighting

    Like

  5. Oke, ini ceritanya penungguan soyou yang setia banget. Meskipun ga pasti laki-lakinya itu bakal dateng ato kaga. Well, aku suka ide ceritanya hehe, kasian bgt baper si soyou nya disini. Aku juga sama, aku jadi mikir ini cowoknya bakal siapa ya. Hehe. Mungkin length nya kependekan, jadi kita masih belum bisa terlalu merasakan seberapa bapernya mbak soyou menunggu seseorang yang belum tentu dateng. Kalau diceritain sekilas bagaimana perjuangan soyou selamat ini buat nunggu cowoknya, mgkin bakal kerasa bapernya. Trs bagian akhirnya, cowoknya akhirnya dateng dan ngelamar soyou, it’s the sweet part haha. Tapi mnrtku lucu kali ya kalau soyou disitu agak kesel ato gmn sama cowoknya. But overall sudah Bagus kok. Sekali lagi ini cuma saran sih hehe, kita sama2 belajar disini anyway, salam kenal, sora is here 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s