Chaptered · Genre · Length · Married Life · PG · Rating

[Kyu Hyun Stories] Man She Was Married Chapter 3


1443315811999

Part Sebelumnya 

Siwon sudah mengetahui jika Eun Kyung resign dari perusahaan Cho , karena tadi siang dia sengaja mengunjungi Eun Kyung untuk mengajaknya makan siang bersama. Namun sesampainya Siwon di kantor Eun Kyung , dia diberitahu jika Eun Kyung resign dan dia dengan cepat melajukan mobilnya menuju rumah.  Lagi-lagi dia terkejut tidak ada Eun Kyung disana dan hand phone milik Eun Kyung pun mati tidak bisa dihubungi.  

“Eomma pasti tau kemana Eun Kyung pergi,  ayolah eomma katakan padaku” rajuk Siwon memohon pada ibunya

“kau tidak perlu khawatir , Eun Kyung akan baik-baik disana biarkan dia menenangkan dirinya . Kau harus mengerti Siwon” ucap Aboejinya bijak dan Siwon tidak bertanya kembali soal Eun Kyung , jika memang demi kebaikan adik perempuannya dia akan mendukung.

Chapter 2 

 

Eun Kyung terbangun pagi sekali , sekarang pun dia sudah bersiap-siap jalan-jalan di Jepang . Sekali lagi Eun Kyung mengecek destinasi yang akan dia kunjungi hari ini , dia benar-benar akan memanfaatkan liburannya dengan baik . Namun terlihat sedikit kekhawatiran dari raut wajah Eun Kyung , tampak dia menarik nafas berat lalu menghembuskannya kasar lalu tanpa menunggu lama dia mengambil tas miliknya dan berjalan keluar dari penginapan. Lain Eun Kyung lain Kyu Hyun hari ini pria itu tampak sekali tidak bersemangat , terlihat dari tubuhnya yang masih berada diatas tempat tidur . Pria itu menatap langit-langit kamarnya entah apa yang dia pikirkan sehingga tidak mengetahui jika kakak perempuannya sedang memanggil-manggil dirinya.

 

“Oh adikku yang paling tampan jangan melamun terus , jika kamu seperti ini terus tidak akan bisa mengembalikan Eun Kyung” teriak kakak perempuan Kyu Hyun .Namun , Kyu Hyun tidak bergeming sama sekali dia semakin menaikan selimutnya hingga menutupi wajahnya.

“Noona tidak mengerti bagaimana perasaanku sekarang? Noona tidak pernah merasakan kehilangan untuk kedua kalinya , tidak pernah” Ahra tertegun mendengarkan perkataan adiknya dan itu membuatnya emosi , dengan kasar Ahra membuka selimut yang menutupi tubuh Kyu Hyun bahkan membuang selimut itu.

“Noona aku ingin sendiri” teriak Kyu Hyun dan bersamaan terdengar suara tamparan keras

“Kau seorang pria Kyu Hyun bersikaplah dewasa! Aku memang belum pernah merasakan kehilangan 2 kali , tetapi apakah kamu hanya diam saja seperti pengecut? Jika Eun Mi pergi meninggalkanmu karena itu keinginannya sendiri dan dia tidak mencintaimu tetapi hartamu Kyu Hyun dan Eun Kyung pergi karena kebodohanmu . Jangan salahkan Eun Kyung jika dia tidak ingin melanjutkan hubungan kalian , dia adalah gadis yang tulus mencintaimu Kyu . Apa karena Eun Mi kamu tidak bisa melihat ketulusan cinta dari gadis lain? Eun Kyung mencintaimu tanpa syarat , walaupun dia tau kau masih tidak bisa melupakan Eun Mi , tetapi dia tetap berada disampingmu”

“Dan jika kamu tidak ingin kehilangannya , temukan dia walaupun sampai keunjung dunia. Kamu harus menemukan adik iparku , SEGERA!” setelah mengatakan hal itu Ahra langsung keluar dari kamar Kyu Hyun dengan nafas yang tersenggal-senggal.

 

Kyu Hyun menyandarkan tubuhnya pada sandaran tempat tidur , dia berusaha mencerna perkataan kakak perempuannya. Dia mencoba mengintropeksi dirinya , Apa selama ini dia tidak baik memperlakukan Eun Kyung? Apa benar dia masih mengingat Eun Mi sampai saat ini? Apa dia ingin kehilangan Eun Kyung ?

 

“Tentu Saja Tidak!” Teriak Kyu Hyun membuat dirinya bangkit dari tempat tidurnya dan dengan cepat menuju kamar mandi.

 

Ahra yang sedari tadi masih didepan kamar Kyu Hyun tersentak kaget mendengar teriakan Kyu Hyun dan dentuman pintu kamar mandi Kyu Hyun , seulas senyum tampak di wajah cantik Ahra dia berharap adik lelakinya berubah pikiran.

 

Eun Kyung bukanlah seperti gadis biasanya yang menjaga makan mereka , bahkan cara berpakaian dirinya tidak menunjukkan bahwa dia berasal dari keluarga Chaebol. Dan sekarang pun dia tidak menghiraukan seberapa banyak makanan yang sudah dia makan , inilah yang dia sukai jika berlibur seorang diri bebas memakan makanan yang dia sukai dan bebas melakukan apa saja. Mata Eun Kyung berhenti pada sepasang kekasih yang sedang serius memilih pakaian dalam , dia terlihat senang melihat kedua pasangan tersebut dan segera mengabadikan dengan kameranya. Eun Kyung tertawa melihat isi kameranya yang penuh dengan foto pasangan kekasih yang dia lihat sepanjang perjalanannya , raut wajah Eun Kyung berubah ketika dia melihat hasil foto yang sepasang kekasih yang saling memeluk dan tersenyum di bawah pohon sakura. Betapa romantisnya , hal yang sesedarhana itulah yang diinginkan Eun Kyung tetapi dia sama sekali tidak bisa merasakan hal itu bersama dengan Kyu Hyun.

 

“Kenapa aku harus mengingatnya?” Eun Kyung memasukkan kamera milikknya kedalam tas punggungnya lalu melanjutkan perjalanannya.

 

Kedua pasangan yang awalnya sedang menikmati makan malam mereka dengan tenang , tiba-tiba menjadi mencekam karena kehadiran sosok pria yang tidak pernah menampakkan dirinya jika sang kekasih mengajaknya berkumpul bersama teman-temannya.

 

“Kenapa tidak melanjutkan makan malam kalian? Lanjutkan saja jangan pedulikan aku” mereka berdua benar-benar tidak habis fikir , bagaimana bisa mereka makan dengan tenang sementara mata Kyu Hyun menatap mereka dengan tajam.

“Kami sudah kenyang sajangnim , Apa sajangnim ingin membicarakan soal pekerjaan?” akhirnya Yoon Gi memberanikan diri untuk bertanya , tetapi Kyu Hyun diam tidak memberikan jawaban atas pertanyaan Yoon Gi.

 

Jae In berbicara dalam diam menyuruh Yoon Gi untuk segera memberikan apa yang di inginkan Kyu Hyun , dia tidak nyaman jika ditatap terus dengan orang asing.

 

“Mari kita berteman Yoon Gi ah” Yoon Gi dan Jae In tidak percaya dengan ajakan Kyu Hyun

“Maaf tuan Cho jika anda hanya ingin menanyakan tentang Eun Kyung eonni langsung katakan saja tidak perlu berbelit seperti ini” Kyu Hyun hanya tersenyum mendengar perkataan Jae In

“Baiklah sesuai keinganan anda aku akan bertanya langsung pada kekasihmu nona, pasti kau tau bukan dimana Eun Kyung sekarang? Jangan mengelak aku sudah tau isi percakapan kalian berdua” Kyu Hyun berbicara dengan notasi yang mengintimidasi

“Jika sajangnim sudah mengetahui percakapan kami , pasti sudah mengetahui jika Eun Kyung tidak mengatakan dia ada dimana?”

“Kaukan sahabatnya pasti tau dimana Eun Kyung sering berlibur” Yoon Gi tersenyum mengejek mendengar perkataan Kyu Hyun

“Sedangkan anda kekasihnya sajangnim , seharusnya anda yang lebih tau” Kyu Hyn menahan emosi dengan tetap memasang wajah datarnya.

“Jika anda ingin marah jangan ditahan tuan Cho , kami siap menerima kemarahan anda” ucapan Jae In membuat Yoon Gi dan Kyu Hyun tidak percaya

“Seharusnya anda mencari tau dimana Eun Kyung eonni sekarang bukannya menyesali perilaku anda yang membuat Eun Kyung eonni pergi , cobalah memahami keinginannya dan cobalah mencintainya lupakan masa lalu yang sudah lewat” Kyu Hyun sadar dia memang tidak memperlakukan Eun Kyung selayaknya kekasih.

“Terima kasih atas nasehatmu noona , maaf telaah menggangu makan malam kalian” Kyu Hyun berdiri dari duduknya dan memberikan salam lalu pergi dari hadapan mereka.

“Han Jae In kau membuatku jantungan”

“Kau berlebihan tuan Min , mari kita lanjutkan makan malam kita”

 

Mobil Kyu Hyun sudah terparkir di halaman rumah keluarga Choi , dia sudah mendapatkan jawaban bahwa dia memilih Eun Kyung sebagai istrinya dan ibu bagi anak-anaknya kelak. Kyu Hyun mengetuk pintu rumah keluarga Choi dan tak lama pintu itu terbuka.

 

“Oh Kyu Hyun ah , masuklah” ajak Si Won

“Aboenim dan Eommonim ada dimana?”

“Mereka sudah tidur , kamu ingin bertemu dengan mereka?” Kyu Hyun menggelengkan kepalanya

“Apa aku boleh menginap disini?” Si Won menunjukkan wajah terkejutnya, sampai dia tidak menjawab pertanyaan Kyu Hyun.

“Jika hyung mengizinkan aku akan tidur dikamar Eun Kyung”

“Apa??”

“Kenapa kau tiba-tiba ingin menginap disini? Dan ingin tidur dikamar Eun Kyung”

“Aku merindukannya hyung” Si Won tidak bisa berkata apalagi , dia langsung menyuruh Kyu Hyun untuk pergi ke kamar Eun Kyung.

“Masuklah , aku akan mengambil banju ganti dan juga handuk untukmu” Kyu Hyun mengucapkan terima kasih tanpa suara.

 

Terdengar debaran jantung Kyu Hyun saat memasuki kamar Eun Kyung , ini adalah pertama kalinya Kyu Hyun memasuki kamar perempuan selain kamar kakak perempuannya. Kamar Eun Kyung tidak terkesan seperti kamar-kamar perempuan biasanya , disana hanya terdapat tempat tidur , meja rias , kaca besar dan sofa didekat jendela. Kyu Hyun baru tau jika Eun Kyung adalah perempuan yang sederhana.

Kyu Hyun meletakkan jaketnya pada sofa setelah membuka kain putih penutup sofa tersebut , lalu melakukan hal yang sama pada tempat tidur , kaca dan meja rias.

“Ini pakailah , Eun Kyung aneh sekali dia menutupi semuanya dengan kain putih seperti tidak akan kembali lagi ke kamar ini” ucap Si Won dengan nada sedih

“Pasti dia kembali hyung , dia bukan anak kecil lagi” ucap Kyu Hyun bijak

“Kamu berusaha membujukku untuk menyetujui keinginanmu , aku rasa kamu belum benar-benar mengerti keinginan adik aku Kyu”

“Aku tidak sedang membujukmu hyung , aku hanya ingin mengenal lebih dalam calon istriku”

“Calon istri?? Bukannya Eun Kyung sudah memutuskanmu Kyu , aku tidak suka jika kau memaksa adikku Kyu. Bahkan aku merasa menjadi kakak yang tidak baik karena tidak mengetahui jika adikku menyimpan sakit yang begitu dalam akibatmu Kyu”

“Bukan hyung yang salah , tetapi semuanya adalah kesalahanku. Aku tau aku hanya menjadikannya pelarian saja , tetapi aku sadar saat dia menghilang aku benar-benar kehilangannya. Walaupun aku terlambat tetapi aku tidak akan melepaskannya aku akan meminta dirinya untuk menjadi istriku apapun persyaratan yang dia berikan nanti”

“Terserah kau saja Kyu , asal kau jangan membuatnya menangis lagi” setelah mengucapkan hal itu Si Won langsung keluar dari kamar Eun Kyung.

Setelah Si Won keluar Kyu Hyun langsung masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan dirinya , hanya butuh 10menit untuk membersihkan dirinya. Kyu Hyun langsung merebahkan dirinya diatas tempat tidur Eun Kyung dengan salah satu tangannya memegang hand phone miliknya dan menekan angka 1 pada layar sentuh hand phonenya.

Kyu Hyun menampakkan wajah senang saat terdengar telfonnya tersambung pada Eun Kyung , dia berharap Eun Kyung akan mengangkatnya. Sementara itu Eun Kyung sedang sibuk memakan makanan khas jepang dan tidak menghiraukan panggilan pada hand phonenya. Terdengar helaan nafas panjang dari Kyu Hyun , apa yang diharapkan tidak terjadi. Namun seulas senyum tiba-tiba tercetak pada bibirnya , dia mengirimkan voice note pada Eun Kyung.

Tidak hanya satu voice note saja yang dia kirimkan tetapi hampir 10 voice note yang dia kirimkan dan tidak tertinggal foto dirinya yang sedang berbaring di tempat tidur Eun Kyung. Setelah mengirimkannya Kyu Hyun pun terlelap dengan memeluk guling yang masih menyimpan bau tubuh Eun Kyung.

Eun Kyung benar-benar terganggu akan voice massage yang dikirimkan oleh Kyu Hyun , dia memang sudah menghidupkan hand phonenya tetapi sama sekali Eun Kyung tidak berniat untuk mengangkat telfon dan juga membalas pesan yang masuk.Voice massage yang dikirim Kyu Hyun pun tidak dia buka , dia tidak ingin acara berliburnya terganggu.

 

Keesokan Paginya Kyu Hyun terbangun dengan perasaan yang lebih baik , namun saat dia melihat handphone mendung menyelimutinya kembali tetapi dia tetap yakin bahwa Eun Kyung akan segera pulang ke Seoul . Dan saat itulah Kyu Hyun tidak akan pernah melepaskan Eun Kyung dan menyia-yiakan seorang gadis yang sangat mencintainya dan dia cintai.

“Aku kira kamu belum bangun” ucap Si Won sambil meletakkan kemeja beserta celana kain dan juga jas diatas tempat tidur

“Mandilah dan ikut sarapan bersama , eomma dan aboeji menunggumu dibawah” ucap Si Won setelah membawakan pakaian kantor untuk Kyu Hyun

“Dan satu lagi besok adikku satu-satunya akan pulang” Kyu Hyun masih mencerna perkataan Si Won yang terakhir

“Hyung kau tidak bohong bukan” Si Won menggelengkan kepalanya sambil tersenyum penuh makna. Kyu Hyun turun dari ranjang milik Eun Kyung dan segera masuk kedalam kamar mandi dengan senyum mengembang .

Seorang gadis keluar dari pintu kedatangan dengan membawa tas koper miliknya , dia berhenti sebentar mencari seseorang yang akan menjemputnya. Gadis itu langsung melambaikan tangannya saat terlihat seorang lelaki tampan dengan senyum menawannya menunggu dengan membawa kertas bertuliskan #Choi Eun Kyung Welcom to JeJu#

“Aku merindukanmu oppa”ucap Eun Kyung dan langsung memeluk tubuh atletis milik lelaki yang menunggunya.

“Aku juga love , benar-benar merindukanmu” balas lelaki itu

“Wonho oppa , aku lapar” diacaknya rambut Eun Kyung lalu mengambil koper dan memegang tangan Eun Kyung untuk menuju mobilnya.

“Aku akan memasakan makanan special untukmu”

“Apa Siwon hyung tidak akan marah kamu membohonginya?”

“Jangan menanyakan hal itu lagi!”ucap Eun Kyung sebal

“Aku tau kamu mau menghindari Kyu Hyun ssi , tetapi dengan rencana mengelabui seperti ini apa mereka tidak akan marah”ucap Won Ho

“Aku tau mereka akan marah , tetapi setidaknya tidak hanya aku yang kena marah tetapi kamu juga” ucap Eun Kyung dengan smirk jahil

“Inilah alasan aku tidak menerima telfon darimu , selalu saja aku yang kamu jadikan tameng”

“Jadi menyesal!”ucap Eun Kyung dengan membuang mukanya

“Jangan marah , aku hanya tidak ingin keluargamu khawatir. Aku rela menjadi tamengmu, tetapi jangan membuat mereka khawatir”jelas Won Ho sambil mengelus tangan Eun Kyung , mencoba untuk menenangkannya.

Eun Kyung hanya diam tanpa membalas perkataan Won Ho , dia tau rencananya ini akan membuat kedua orang tuanya khawatir begitupun dengan kakak laki-lakinya.

“Ayolah katakan sesuatu love , aku minta maaf atas perkataanku tadi , jangan diamkan aku seperti ini” Won Ho tidak suka jika keadaan sepi seperti ini , apalagi Eun Kyung yang biasanya akan bercerita apapun padanya sekarang diam karena perkataannya tadi.

Advertisements

One thought on “[Kyu Hyun Stories] Man She Was Married Chapter 3

  1. Ini berhenti smpai chapter 3 aja kah? :”))) eun kyung bohong sma si won gitu? Dan siapa wonho? Temennya? Duh, aku penasaran jagiya. Cepet bikin next chapter juseyo ;3

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s