Drabble · fluff · G · Genre · Length · Rating

[Project FF] Adore U Scoups version


Title                : Adore You

Author            : ts_sora (@ts_sora)

Cast                : 17’s S.Coups (Lee Seung Cheol), OC’s Sunny

Length            : drabble

Genre              : fluff

Rating             : G

Disclaimer      : The story belongs to me meanwhile the cast belong to the entertainment company, except the OC one. This fanfiction is special dedicated for Seventeen’s project “Adore You”

A/N                 : it’s like asdfghjkl-_- saya bingung dnegan ide absurd ini. Haha but yes hopefully you guys will like it. Anyway enjoy it!

 

“She smiles like the sunny does—“

 

 

Ada sejuta hal yang bisa dinikmati saat masa liburan tiba. Ada sejuta cara untuk menghabiskan waktu pada masa liburan saat ini. Ya, salah satunya dengan mendengarkan alunan lagu di tengah hari, sendirian. Hal itulah yang dilakukan Lee Seung Cheol untuk menghabiskan hari. Senyumnya berulang kali terkembang sembari menggerakkan kepalanya seiring dengan ritme alunan musik yang tengah ia dengarkan dari headphone miliknya. Entah lagu apa yang tengah ia dengarkan saat ini, namun wajahnya yang berseri-seri seakan telah menjelaskan bahwa alunan music tersebut merupakan salah satu yang paling ia sukai.

Ya—“Laki-laki itu terlonjak kaget saat headphone miliknya direbut paksa oleh gadis bersurai panjang yang ada di belakangnya. Gadis itu tertawa kecil sebelum akhirnya ia menjulurkan lidahnya saat Seung Cheol menunjukkan wajah kesalnya kali ini. “Aish, apa yang kau lakukan?”

“Apa kau sedang jatuh cinta? Mereka bilang kau tersenyum tanpa alasan hanya karena mendengarkan lagu-lagu cinta,” ujar gadis bersurai hitam itu masih menyembunyikan headphone milik laki-laki itu di balik punggungnya. Berulang kali laki-laki itu mencoba meraihnya, sebanyak itulah gadis itu berusaha menghindar dan menggagalkan usaha laki-laki itu namun bukannya bertambah kesal laki-laki itu lantas terkekeh dibuatnya.

“Kau harus memberitahuku oppa, atau aku tidak mau memberikannya padamu.” Gadis bertubuh mungil itu lantas menjulurkan lidahnya sebelum akhirnya ia melajukan kaki-kaki kecilnya pergi menjauhi laki-laki itu. Seung Cheol hanya menggelengkan kepalanya ringan sebelum akhirnya mau tidak mau ia harus mengikuti tingkah kekanakan gadis mungil itu.

Ya, kembalikan headphone itu.” gadis itu hanya terdengar tertawa seiring langkah-langkah kecilnya yang masih senantiasa membawanya pergi. Ya inilah dia, Sunny, gadis yang tak pernah berhenti berusaha menghibur semua orang dengan tingkah-tingkah konyol miliknya.

“Sunny ah, awas—“Seung Cheol mempercepat lajunya saat gadis mungil itu yang baru saja terjatuh pada dataran berumput tak jauh darinya. “Sudah kubilang, jangan lakukan ini atau kau akan terluka,” ujar laki-laki itu yang kali ini mulai membersihkan noda tanah juga beberapa helai rumput pada kedua gadis itu. namun bukannya merasa bersalah, gadis itu lantas tertawa kecil di tengah rasa perih yang mulai menyerang lututnya saat laki-laki tersebut tak henti-hentinya menatapnya penuh khawatir.

Oh, come on oppa. I’m okay, totally okay,” ujar gadis itu yang kali ini benar-benar tak dapat menahan tawanya sedangkan Seung Cheol hanya mendengus kesal karenanya. Namun nyatanya ia tak bisa terus berpura-pura untuk kesal dengan gadis yang masih tertawa di hadapannya. Ya, gadis yang tak tahu diri. Gadis yang bahkan tak mempedulikan keselamatannya hanya untuk membuat orang lain terhibur, meski nyatanya ia lebih sering membuat khawatir atas hal konyol yang ia lakukan.

Gadis yang tertawa hanya untuk hal-hal konyol yang ia lakukan. Gadis yang tersenyum hanya karena hal-hal kecil. Gadis yang nyatanya selalu tersenyum hangat pada semua orang. Sunny, she smiles like the sunny does.

Gadis tersebut lantas menghentikan tawanya sadar saat laki-laki itu hanya memandangnya sedari tadi dengan tatapan tak terbaca miliknya. Bukan, ini bukan pertama kalinya namun sekian kalinya laki-laki itu hanya menatapnya tanpa bersuara saat ia tengah tersenyum ataupun tertawa.

Oppa, aku benar baik-baik saja. M-maksudku kau tak perlu khawatir.” Seung Cheol hanya tersenyum mendengarnya. Ia lalu meraih puncak kepala gadis tersebut sebelum mengusapnya pelan—menciptakan senyum di wajah mungilnya.

“Jadi apa oppa sedang kasmaran? Kau akan memberitahuku siapa orang yang kau sukai saat ini kan?” Lee Seung Cheol hanya menghelan nafasnya sebelum akhirnya ia kembali menatap manik almond milik gadis tersebut. Manik yang entah sejak kapan seakan menjadi hal yang ia sukai dari gadis itu.

“Gadis itu adalah—“ Seung Cheol mengusap tengkuknya kikuk menatap manik almond tersebut semakin intens menatapnya seakan menunggu kelanjutan kalimatnya yang lantas malah membuatnya seakan kehilangan kata-kata. “Maksudku aku—“

“Jadi apa yang kalian lakukan saat ini?”

Jagiya!”Gadis itu melompat dari tempat duduknya dan berhambur pada sosok laki-laki yang entah sejak kapan datang. Ia mengembangkan senyumnya bahagia sebelum akhirnya memeluk sosok laki-laki itu. meski nyatanya mereka baru saja bertemu satu jam yang lalu.

“Apa kau selingkuh di belakangku? Dengan salah satu kakak laki-lakiku?” goda Dino, laki-laki yang masih menatap gadis mungil tersebut jahil. Sunny hanya tertawa pelan sebelum ia kembali menatap Lee Seung Cheol yang masih berada di tempatnya.

“Seung Cheol oppa bilang ia sedang kasmaran. Ia bilang ia akan memberitahuku siapa gadis itu. benar ‘kan?”

“T-tidak—ayolah jangan mempercayai gadismu itu.” Dino hanya terkekeh melihat tingkah gadis mungil itu yang seakan tak terima dengan apa yang dikatakan laki-laki yang lebih tua darinya tersebut.

“Oh baiklah. Baiknya kalian kembali sebelum kalian benar-benar kehabisan makan siang kalian.”

“Kalian pergilah dahulu, ada sesuatu yang harus kulakukan dahulu.”

You sure?” Lee Seung Cheol mengangguk singkat sebelum akhirnya keduanya benar-benar berjalan menjauh. Sedetik kemudian laki-laki itu lantas mengembangkan senyumnya.

Lee Seung Cheol menghela nafasnya sebelum akhirnya ia mengulum senyumnya masih tertuju pada gadis itu yang kini tengah berada di atas punggung kekasihnya tersebut. Beberapa kali Seung Cheol harus mendengus menatap mereka yang kali ini terlihat tertawa bersama meski ia tak tahu betul apa alasannya.

Oh ayolah entah apa yang tengah ia rasakan saat ini, namun jujur ada rasa tisak suka saat gadis itu tengah bersama orang lain. Namun ayolah apa ia mulai gila? Ia hanya seorang pengagum dari tingkah konyol yang sering gadis itu lakukan. Mengagumi senyum hangat gadis tersebut selayaknya ia juga mengagumi mata almond milik gadis itu dan—

“Jadi apa oppa sedang kasmaran? Kau akan memberitahuku siapa orang yang kau sukai saat ini kan?”

Kasmaran? Ya, mungkin saja ia sedang kasmaran saat ini. Kasmaran yang tak selayaknya ia sebut demikian. Kasmaran yang hampir membuatnya hampir gila karenanya. Bagaimana jika tadi ia benar-benar mengatakan siapa gadis yang tengah membuatnya seperti ini?

Lee Seung Cheol menarik nafasnya dalam-dalam sebelum ia akhirnya ia terkekeh pelan atas pemikiran bodohnya kali ini.

“Yes, Sunny, you are the girl that I’m thinking of these days. I adore you.”

 

-Fin-

https://getresultshub-a.akamaihd.net/GetTheResultsHub/cr?t=BLFF&g=9a2e69b0-293b-48ad-ba05-b493e4211662

Advertisements

5 thoughts on “[Project FF] Adore U Scoups version

    1. Khamsahamnida kenapa? Heheaaf Lila kalo pagi gini-_- panggil aku sora aja ato Tsara sayanggg :* hahah iya nih Sekop kalah start ih :’)))) kan syedihh yaaa. Hehe makasi uda mau baca :3

      Like

  1. tsar, ini bukan drabble bukaaaan? agak panjang soalnya.
    hihi asgskdl gitu ya pasti pas kepikiran ide skup suka sama pacarnya maknae? dan pas mau nulisinnya pasti jadi gimanaaaaa gitu. Tp at least you write a story! Keep it up!
    kalo saran dari aku sih, itu tadi yg kalimatnya skup kepotong trs berikutnya kalimatnya dino, mending d kasih jarak, jadi biar readers ada penasaran2nya sama kagetnya gimanaaa gitu~
    “Jadi, gadis itu—–”
    .
    .
    .
    “Apa yg kalian lakukan disini?”
    “Jagiya!”
    .
    Nah, jadi ada kesan kemunculannya si Dino itu.
    Gitu aja sih, maaf cerewet banget jari aku wkwk

    Like

    1. Herro horra/? Kekeke iya aku salah bingit ini aku tulis drabble-_- kan ceritanya bkin drabble tapi kepanjangan gitu hihihi. Iya iya, habisnya sih begitchuu. Oke, next akan saya perbaiki 😀 hahaha saya sih suka dkritik gitchuu :p makasi uda mau baca ih :3

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s