Drabble · Genre · Length · Rating · Romance · Teen

[Project FF] Adore U Hoshi Version (Ketika Hujan)


Author : Vizkylee

Title : Ketika Hujan

Cast : Kwon Soon Young/ Hoshi (Seventeen)

Genre : Romance

Length : Drabble

Rating : Teen

Disclaimer : Kwon Soon Young adalah milik Pledis’Ent , kedua orang tuanya dan juga Tuhan. Cerita ini asli pemikiran author , bukan hasil dari plagiat author lain.

Author Note : Fanfict ini dibuat untuk membantu salah satu author freelance kami yang sedang berjuang menulis project Seventeen Adore U . Aku harap kalian semua suka dengan project Fanfict kami , dan karena author mempunyai penggambaran masing-masing mengenai Adore U maka Fanfict yang dihasilkan akan berbeda-beda. Maaf jika Fanfictku nanti kurang menggambarkan tentang Adore U, dan terima kasih untuk kalian yang sudah membaca.

Summary :

Aku berterima kasih pada hujan karena mengenalkanku pada sosok dirimu

 

 

Kenapa aku tidak ikut saja dengan mereka tadi , lihatlah hujan mengguyur Seoul sangat deras dan aku tidak membawa payung, pasti hujan ini akan lama redanya, dan kenapa bus belum datang juga.

Hoshi melihat keadaan sekitarnya , sepi bahkan sangat sepi tidak ada satu orangpun yang melintas disekitar halte bus. Hoshi bukan takut hanya saja dia waspada , jika ada orang jahat yang tiba-tiba menyerangnya. Hoshi terjingkat kaget saat tiba-tiba hand phonenya bergetar.

Sial sekali , kenapa hand phone ini bergetar setelah aku memikirkan sesuatu kejahatan.

Lalu Hoshi melihat hand phone nya ternyata temannya mengirim pesan padanya , setelah membalas pesan dari temannya itu Hoshi memasukkan kembali hand phone nya. Hoshi berdiri dari duduknya lalu menengadahkan tangannya mencoba menyentuh air hujan yang turun dan duduk kembali , dia bosan menunggu dan tidak bisa melakukan apapun. Saat Hoshi akan memakai head phone nya untuk mendengar lagu , dia mendengar suara ramai dan tertawa orang. Namun , Hoshi tidak melihat ada seorangpun disekitarnya.

 

Oh ayolah mana mungkin ada hantu , apa disekitar halte ini pernah ada kecelakaan besar, ayolah Hoshi jangan menjadi kucing penakut.

 

Dilihatnya kembali disekitar halte , pada sisi kiri Hoshi melihat segrombolan orang berjalan mendekat kearah halte. Tidak lama terdengar sebuah musik yang berasal dari alat-alat bekas menggema dijalanan itu.

 

Dance street , tidak mungkin mereka adalah pawang hujang yang melakukan perayaan,mungkin saja memang benar mereka dance street.

 

Hoshi terpukau dengan penampilan mereka, music yang berkualitas hanya dengan alat-alat sederhana itu , membuat mereka menari dengan suka cita. Tubuh Hoshi mulai mengikuti irama alunan musik mereka dan tanpa sengaja salah satu anggota dance street melihatnya menari , dan Hoshipun ditarik untuk ikut bersama mereka. Hoshipun menunjukan dance terbaiknya , dan mereka merasa tambah semangat melihat gerakan dance Hoshi. Seorang gadis mendekati Hoshi dan menantangnya untuk melakukan dance battle.

Dia menantangku rupanya , aku tidak pernah kalah dalam dance battle , dan dia hanya seorang gadis aku akan bisa mengalahkannya.

Merekapun melakukan gerakan dance terbaik mereka , Hoshi mengakui jika lawannya cukup tangguh.

Gadis yang menarik , dia tidak mudah menyerah , diapun berparas cantik. Oh apa aku mulai memujinya , tentu saja aku memujinya dan dia pantas dipuji. Lihatlah keren sekali gerakan dancenya , oh aku harus menunjukkan dance terbaikku yang lain.

Hoshi mengeluarkan dance andalannya , dan semua bertepuk tangan atas dance yang dilakukan hoshi.

Dia tersenyum apakah dia menyukai dance andalanku , aku harap iya . Senyumnya begitu indah membuatku mabuk hanya dengan melihatnya saja , akupun mengeluarkan senyum 10:10 padanya. Dia semakin tersenyum lebar , mungkin dia menertawakan mataku yang menjadi lebih sipit saat tersenyum. Tidak apa-apa dia menertawakanku asalkan dia memberikan senyum termanis padaku, astaga berhentilah tersenyum aku bisa-bisa kecanduan akan senyumannya. 

Hoshi yang terlalu terpaku menatap gadis itu , tidak mengetahui jika ada mobil yang mendekatinya. Gadis itu mengetahuinya dan menarik Hoshi agar tidak tertabrak oleh mobil yang melintas.

“Apa kau baik-baik saja?”tanya sang gadis , Hoshi masih diam tetapi matanya menelusuri wajah gadis yang menolongnya tadi.

Dia tidak hanya cantik parasnya tetapi juga cantik hatinya , dia bukan patung yang bisa dipuja, tetapi aku ingin memujanya . Oh gadisku , astaga dia belum menjadi milikku kenapa aku sudah memanggilnya gadisku. Sudahlah tidak penting yang terpenting aku bisa melihat wajahnya sedekat ini , dan dia menepuk pipiku . Apa? Kenapa dia menepuk pipiku?.

“Apa kau baik-baik saja? Kau tidak amnesia bukan?” Amnesia ujar Hoshi dalam hatinya . Dan tiba-tiba banyak orang berkerumun dan membuat udara yang masuk menjadi sedikit.

“Aku baik-baik saja, bisakah kalian membantuku berdiri”merekapun membantu Hoshi dan gadis itu berdiri.

“Kau benar-benar baik-baik saja bukan”gadisku khawatir rupanya.

“Ya aku baik-baik saja , kau sendiri apa baik-baik saja?”gadis itupun mengangguk dan menunjuk senyumnya.

“Hujan sudah reda , ayo kita kembali”ujar salah satu anggota dace street, Hoshi menahan lengan gadis itu .

“Apakah aku bisa bertemu denganmu lagi?”tanya Hoshi pada gadis itu.

“Tentu saja kita akan bertemu lagi Hoshi” Hoshi melepaskan cekalan pada lengan gadis itu , membiarkan gadis itu pergi, dan gadis itu melambaikan tangannya dan tersenyum pada Hoshi.

 

Aku ingin besok kota Seoul hujan kembali 

Agar aku bisa bertemu dengan gadis pujaanku.

 

https://getresultshub-a.akamaihd.net/GetTheResultsHub/cr?t=BLFF&g=9a2e69b0-293b-48ad-ba05-b493e4211662

https://getresultshub-a.akamaihd.net/GetTheResultsHub/cr?t=BLFF&g=9a2e69b0-293b-48ad-ba05-b493e4211662

Advertisements

3 thoughts on “[Project FF] Adore U Hoshi Version (Ketika Hujan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s