Ficlet · Genre · Length · PG · Rating · Romance

My Heart Always in You


Author  : vizkylee
Title      : My Heart Always in You
Cast      : Jung Heo Seok /Jhope BTS
Shim Eun Kyung OC
Genre   : Romance
Length  : Ficlet
Rating  : PG
 

Tidak ada yang berubah dari tahun ke tahun.

Hati ini masih menyimpan semua rasaku untukmu.

by neys

 

 

Heo Seok memperhatikan gadis itu , dia sedari tadi hanya bisa memperhatikan , karena gadis itu tidak memerlukan bantuan padahal Heo Seok dengan senang hati akan membantunya. Dia sebagai seorang pria merasa tidak berguna apalagi dihadapan seseorang yang dia cintai , dia ingin menunjukkan kekuatannya dan menunjukkan sisi serius pada dirinya. Teman-teman Heo Seok sudah membentuk imagenya sebagai seorang yang ceria yang selalu berlaku konyol dihadapan teman-temannya , dan dia ingin dihadapan gadis yang dia cintai bersikap serius , tetapi tetap saja gadis yang dia cintai tidak pernah memandang sedikitpun padanya.

 

Apa yang harus aku lakukan?

 

Kenapa dia yang mengangkat benda-benda berat itu?

 

Heo Seokpun mendekati Eun Kyung yang sedang mengangkat meja setengah jadi yang akan dilakukan pengecatan diluar rumah tersebut. “Biarkan aku yang membawanya” pinta Heo Seok , Eun Kyung berhenti berjalan, namun dia hanya melirik Heo Seok sebentar lalu berjalan kembali dengan membawa beban berat tersebut.

 

Kenapa kamu tidak butuh bantuanku?

 

Apa kau membenciku?

 

Heo Seok benar-benar frustasi , cara apalagi yang harus dia lakukan untuk mendekati Eun Kyung. Ini adalah tahun kelimanya memendam rasa , bisa dibilang Heo Seok sudah mencintai Eun Kyung mulai tahun pertama mereka di perguruan tinggi. Heo Seok berspekulasi bahwa mereka berjodoh , karena mereka dipertemukan kembali diluar masa sekolah mereka. Dulu Heo Seok hanya bisa memandang dari jauh saat mereka berada pada satu kelas di mata kuliah umum, ya mereka berada pada jurusan yang berbeda, Eun Kyung masuk dalam desain Interior sementara Heo Seok desain Exterior. Walaupun mereka berada pada satu perusahaan dan juga satu team , Heo Seok masih saja tidak pernah berbicara dengan Eun Kyung, bukan tidak pernah hanya saja Eun Kyung seperti tidak tertarik saja berbicara padanya dan itu juga terjadi pada teman-teman laki-laki diperusahaan mereka bekerja.

Eun Kyung memang gadis pendiam dan irit sekali dalam berbicara , dengan teman team lainnya juga begitu , namun tidak dengan klien-kliennya . Dia bak seorang pembawa berita yang selalu mejelaskan dengan detail bagaimana kinerja perusahaanya , dan detail desain yang mereka sarankan. Heo Seok bersyukur dia selalu mendapatkan pekerjaan berkat Eun Kyung , dan juga dia bisa melihat gadis pujaannya itu setiap hari. Bahkan teman sekantornya mengetahui mengenai perasaannya dengan Eun Kyung dan ada temannya yang berbeda divisi memilih mundur untuk mendekati Eun Kyung demi Heo Seok yang sudah mencintai Eun Kyung selama lima tahun.

Teman-temanku berfikir mencintai selama lima tahun itu sesuatu yang indah , tetapi bagiku adalah sesuatu yang melelahkan dan penuh emosi. Aku berkata lelah bukan karena aku menyerah mengejar cintanya , bukan itu hanya saja aku lelah dengan orang tuaku yang selalu menanyakan ‘kapan kau akan membawa calon istrimu’ ‘kau sudah matang , dan sekarang kau membutuhkan seorang pendamping’ , hal itulah yang membuat diriku tidak lagi tinggal bersama dengan orang tuaku. Aku tidak ingin emosi karena pertanyaan yang selalu diulang-ulang layaknya kaset rusak , satu lagi yang membuatku emosi banyak sekali laki-laki yang mendekati Eun Kyung. Namun aku bersyukur karena dia tidak pernah menanggapinya , tetapi tetap saja aku tidak suka dan membuatku sebal.

‘Apakah wanita serumit itu untuk menerima seseorang yang mencintainya dengan tulus?’ ‘Apakah wanita ketakutan jika karirnya hancur karena menikah?’. Hal hal itulah yang aku fikirkan , dengan melihat tingkah laku Eun Kyung. Dia gadis yang punya semangat kerja tinggi , bahkan dia di Seoul tinggal seorang diri, dia gadis mandiri yang cerdas . Dan tentu saja dia akan memikirkan karirnya ketimbang memikirkan hal aneh yang disebut cinta, dan aku berfikir jika Eun Kyung menerima diriku sebagai kekasihnya ‘Apakah dia mau menikah dengannya dan meninggalkan pekerjaannya?’

Alasannya karena ibuku menginginkan pendampingku adalah seorang ibu rumah tangga yang memasak untuk suaminya , yang selalu berada dirumah dan mengurus suami dan anak-anaknya. ‘Apakah Eun Kyung mau?’ Sesuatu menghantamku , aku dan dia saja tidak pernah berbicara ‘Bagaimana bisa aku melamarnya sebagai istri?’ Bahkan aku saja belum pernah mengutarakan perasaanku padanya. Memang sial benar nasibku , tetapi aku akan tetap berjuang sampai dia membuka hatinya untukku.

Semangat Jung Heo Seok!!

Teriak Heo Seok dan hal itu membuat para pekerja menatapnya aneh , dan juga Eun Kyung yang berada dihadapannya.

“Apa yang kau lakukan?” Heo Seok membulatkan matanya tidak percaya , gadis pujaannya ada dihadapannya.

“Maafkan aku” Heo Seok merutuki dirinya sendiri , bukan kata-kata itu yang ingin dia ucapkan.

“Kenapa minta maaf? Aneh sekali” nyali Heo Seok semakin mengecil saat Eun Kyung mengatainya ‘Aneh’.

“Tolong belikan ice Americano , kamu tidak keberatan bukan?” Heo Seok refleks menggelengkan kepalanya, dia bahkan mau disuruh apapun asalkan Eun Kyung yang menyuruhnya.

“Baiklah akan aku belikan” saat Eun Kyung mencari-cari kartu yang diberikan perusahaannya , Heo Seok sudah pergi dari hadapan Eun Kyung.

“Pakai…, astaga akukan belum selesai memberitaunya” Eun Kyung mengambil ponselnya dan mendial nomer Heo Seok.

Heo Seok berhenti sejenak dari aktivitas jalannya , dia terkejut mendapati nomer Eun Kyung di panggilan masuk ponselnya.”Ya , ada apa kyungie?”tanya Heo Seok dengan senyum sumingrah.

“Aku belum memberi taumu berapa coffee yang harus kau pesan? Tolong beli 20 coffee dan 20 sandwich , apa kau membawa dompetmu?” Heo Seok semakin tersenyum lebar , Eun Kyung berbicara padanya dan dia sepertinya mengkhawatirkannya.

“Tentu saja aku membawa dompetku , kau tidak perlu khawatir jika kartuku tidak ada isinya , kartuku bahkan bisa membeli lebih dari 20 coffee dan sandwich

“Hehehe sombong sekali , jangan lama-lama membelinya , aku tutup dulu” Heo Seok masih tidak percaya Eun Kyung tertawa akan perkataannya , dia segera pergi menuju coffee shop yang tidak jauh dari tempatnya tadi.

 

Aku bahkan tidak keberatan untuk disuruh mengangkat beban yang lebih berat dari 20 coffee dan 20 sandwich ini , tetapi tidak apa-apa ini permulaan yang baik. Akupun membawanya dengan perlahan , dan bodohnya kenapa aku tidak membawa mobil saja itu akan lebih mudah membawa 20 coffee dan 20 sandwich ini , ya walaupun dekat tetapi tetap saja yang aku bawa 20 cup coffee . Karena aku terlalu senang menyebabkan otakku tidak berfungsi dengan baik , tidak apa-apa yang terpenting aku membantunya , gadisku.

 

Eun Kyung yang memang berada diluar lokasi langsung membantu Heo Seok yang tampak kesusahan dengan bawaanya.”Kenapa tidak membawa mobil saja?” Heo Seok hanya bisa menunjukkan deretan giginya.

Struck pembeliannya mana , biar aku berikan pada divisi keuangan untuk menggantinya” Heo Seok bahkan tidak bisa bicara dihadapannya.

Semua bersorak gembira akhirnya mereka telah menyelesaikan rumah sekaligus interior , Eun Kyung tampak lelah tetapi dia tetap memberikan senyum pada pekerja yang sudah membantunya.

“Bagaimana kalau kita merayakannya dengan minum?” Heo Seok langsung menoleh pada Eun Kyung , asal kalian tau Eun Kyung selalu menolak ajakan untuk ikut berpesta , walaupun hanya untuk makan malam saja.

Eun Kyung balik menatap Heo Seok , entah apa yang membuatnya berani , Heo Seok menganggukkan kepalanya . Memberitau agar Eun Kyung menerima ajakan mereka untuk minum.

“Baiklah , mari kita minum” para pekerja bersorak ria , Heo Seok menampakkan senyumnya.

“Jangan menelfon mereka untuk menggantikanmu” entah keberanian dari mana Heo Seok menahan tangan Eun Kyung yang akan melakukan panggilan.

“Tidak aku hanya akan memberitau sajangnim jika kita memberikan bonus pada mereka” Heo Seok menatap tidak percaya , lalu Eun Kyung memperlihatkan ponselnya. Dan benar saja Eun Kyung akan memberitau bosnya mengenai keinginan para pekerjanya melalui pesan singkat.

Heo Seok menatap Eun Kyung yang sama sekali tidak menyentuh gelas berisikan soju itu , dia lebih tertarik pada obrolan para pekerja itu.

“Kalian berdua sangat cocok” ujar Ahjuma pemilik kedai .

“Benar sekali , mereka sangat hebat dalam membuat desain dan kerja tim mereka sangat bagus” timpal salah satu pekerja.

“Ya kami berdua memang mempunyai kerja tim yang bagus , dan saya sangat beruntung bisa satu tim dengan Heo Seok ssi” jelas Eun Kyung . Dan membuat seluruh wajah Heo Seok menjadi merah, tetapi hatinya serasa di cubit dengan kenyataan yang diucapkan oleh Eun Kyung yang hanya menganggap Heo Seok sebagai partner kerjanya saja.

“Lihatlah tuan Jung memerah wajahnya , sepertinya dia menyukai nona Shim” Eun Kyung tersenyum pada Heo Seok lalu meminum gelas dihadapannya , dan Heo Seok mengipasi dirinya dengan tangannya untuk meredakan panas tubuhnya.

Setelah itu para pekerja itu membicarakan hal lain dan beberapa sudah pamit untuk pulang . Heo Seok sudah kembali normal lagi , setelah merasakan panas akibat gurauan yang kenyataannya memang benar akan hatinya yang menyukai Eun Kyung. Dilihatnya wanita dihadapannya sudah mulai mabuk , dia masih minum dua gelas saja.

“Apa kau tidak ingin pulang? Kau sudah mabuk”

“Aku tau aku sudah mabuk , tetapi aku tidak enak dengan mereka jika pulang sekarang” Heo Seok tau sifat Eun Kyung yang menghargai akan sesuatu hal , tentu saja mabuk adalah bentuk dia menghargai pekerjanya tersebut.

Eun Kyung mengangkat kepalanya yang sedari tadi menunduk , lalu menatap Heo Seok tepat di manik matanya. “Apa kau masih mencintaiku sampai saat ini?” Jantung Heo Seok berhenti sejenak , Heo Seok tidak menyangka Eun Kyung akan membicarakan hal itu.

“Bagaimana kau tau aku mencintaimu?”tanpa menjawab pertanyaan Eun Kyung , Heo Seok balik bertanya padanya.

“Aku punya telinga , orang sekantor membicarakanmu yang mencintaiku sudah lima tahun lamanya, apakah itu benar?”

“Kenapa kau bisa mencintai gadis sepertiku ini? Aku bukan gadis yang menarik , aku suka menyendiri bahkan aku tidak mempunyai teman dekat satupun” jelas Eun Kyung , Heo Seok bahkan tidak pernah berfikir hal itu.

“Tidak ada alasan untuk mencintai seseorang , memang benar aku sudah mencintaimu lima tahun lamanya. Bahkan aku tidak tertarik pada gadis lain , aku mencintaimu tanpa alasan , apa itu tidak cukup sebagai bukti?”jelas Heo Seok serius, inilah saatnya.

“Pasti kau akan bosan sebentar lagi karena tidak mendapat balasan dariku, para lelaki hanya ingin di perhatikan saja tanpa memperhatikan balik pasangannya, aku pernah merasakannya” Eun Kyung diam sejenak untuk meminum soju dari gelas ketiganya.

“Aku berpacaran mulai smp dan putus saat akan masuk ke perguruan tinggi , alasan kami putus hanya karena aku gadis yang membosankan. Aku memang irit saat berbicara , tetapi aku masih bisa berbicara dengan berbagai topik. Menurutmu aku gadis seperti apa?”

“Kau gadis pendiam yang irit bicara , tetapi kau gadis yang hebat bisa membuat klien memberikan kepercayaan pada kita, dan hal itu membuktikan bahwa kau bukanlah gadis yang membosankan mereka menyukaimu dan senang bekerja sama denganmu” jelas Heo Seok.

“Dan aku sudah tau kau akan mejadi gadis yang hebat sejak kuliah dulu , kau suka menolong orang-orang yang kesusahan bahkan tanpa diminta kau mau membantu mereka. Aku menemukan kelebihanmu tanpa diketahui oleh laki-laki lain yang hanya melihat parasmu saja. Aku memang mengatakan jika aku mencintaimu tanpa alasan , tetapi kata-kataku tadi adalah awal dimana aku mulai mencintaimu”

“Dan alasan aku tidak bosan sampai sekarang menunggu hatimu menerima cintaku , cintaku selalu kamu sampai kapanpun, aku akan menunggumu siap untuk menerimaku” Heo Seok membulatkan matanya terkejut , mendapati Eun Kyung yang tertidur dengan dirinya yang secara tidak langsung menyatakan cinta pada gadis yang tertidur dihadapannya. Heo Seok tersenyum memandang gadis yang tertidur dihadapannya , dengan sendiri tangannya terulur untuk mengelus kepala Eun Kyung.

Kau memang si gadis iri bicara , tetapi itu tidak penting

Yang terpenting adalah kebaikanmu , dan aku akan berjuang mendapatkan kebaikan hatimu seperti klien-klien kita.

Dan cintaku tidak akan pernah pudar, sampai kau benar-benar menerimaku seutuhnya.

5 tahun , 7 tahun bahkan sampai 1 abad , My Heart Always in You.

Tidak ada yang berubah dari tahun ke tahun.

My Heart Always in You

END

 

 

Advertisements

7 thoughts on “My Heart Always in You

  1. Karena aku pernah mengalami yg dialami Ho Seok disini membuatku sangat mengerti cerita ini. (*maaf sdkit curcol). Intinya, aku suka thor! Good Story lah 🙂

    Like

  2. Haiiii author vizkyleee aku udh baca ffmunyg di wp jukebox tp aku bakaln kirim komentar di sini aja hahaha xD
    ini ceritanya greget bgt hahahah bayangin ada cowok yg sudah suka kita sejak lama dan tak kenal lelah untuk menunggu kita itu sesuatu bgt >< aku jd berharap suatu saat ini bakalan ada orng yg mencitai kita ai dari kekurangan kita hingga kelebihan kita

    Like

    1. Haiii juga author minariFini terima kasih sudah meninggalkan jejak anda di FF saya 😀
      Ini namanya pria sejati ya , kalau aja memang benar ada pria kayak gitu , itu langkah.
      Yang banyak kebalikannya cewek pasti gitu hehe

      Like

      1. Hahahaha iya vin, sama2 kkkk
        Iya pasti adalah vin , cuma belum nemu aja heheh. Well iya kalau di kenyataan kadang ada cwek yg gitu u.u nunggu sampe orng itu suka sama dia. Dan hal itu tentu melelahkan ><

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s