Chaptered · Genre · Length · Married Life · PG · Rating · Romance · sad

[Kyu Hyun Stories] Man She Was Married Chapter 2


Part Sebelumnya

Min Yoon Gi menatap Kyu Hyun dengan prihatin dan senang , bukan senang melihat bossnya menjadi terpuruk dan lemah . Dengan Kyu Hyun yang terlihat kehilangan berarti Kyu Hyun memang benar-benar mencintai Eun Kyung , ini hal langkah menurut Yoon Gi . Min Yoon Gi benar-benar harus bercerita pada Eun Kyung , tetapi akses dirinya untuk menelfon Eun Kyungpun ditutup. 

Chapter 1 

Tidak terasa mereka telah sampai di depan rumah Kyu Hyun , dengan langkah cepat Yoon Gi membuka pintu Kyu Hyun dan membantunya berdiri.  Kyu Hyun Eomma yang berada di halamanpun langsung menghampiri mobil itu

“Omo!  Kyu kau kenapa?  Anak muda apa yang terjadi dengan Kyu Hyun? ”

“maaf lebih baik saya antar sajangnim ke kamarnya terlebih dahulu” Kyu Hyun Eomma langsung menunjukkan kamar Kyu Hyun dan Yoon Gi menidurkan tubuh Kyu Hyun dengan perlahan

“tunggulah diruang tamu , aku saja yang melepaskan sepatu dan dasinya” ucap Kyu Hyun Eomma saat melihat Yoon Gi yang akan melepas sepatu Kyu Hyun

“silahkan diminum anak muda” ucap Kyu Hyun Eomma dengan memberikan secangkir orange juice

“tolong jelaskan apa yang terjadi dengan Kyu Hyun ? Dia tidak pernah seperti itu sebelumnya”

“Maaf anak muda ini siapanya Kyu Hyun”

“saya Min Yoon Gi karyawan di perusahaan Cho , bawahan Kyu Hyun sajangnim” Yoon Gi memperkenalkan dirinya

“terima kasih kamu telah membantu mengantar Kyu Hyun pulang , tolong jelaskan dengan rinci kenapa Kyu Hyun bisa seperti itu”

Yoon Gi menceritakan dengan rinci dari mulai Kyu Hyun yang menghampirinya diruangan divisnya lalu obrolan mereka mengenai Eun Kyung hingga Yoon Gi yang menawarkan diri untuk mengantarkan Kyu Hyun.

“kamu ada hubungan apa dengan Eun Kyung? ” tanya Kyu Hyun eomma curiga

“saya sahabatnya ya walaupun saya juga mencintainya , tetapi Eun Kyung hanya mencintai Kyu Hyun sajangnim” jelas Yoon Gi

“apa Eun Kyung selalu menceritakan tentang Kyu Hyun padamu nak? ”

“iya Eun Kyung selalu menceritakannya , tetapi soal pengunduran dirinya dia tidak menceritakan sama sekali. Maaf kalau saya lancang apa anda mencium sesuatu yang aneh pada sajangnim” Yoon Gi memberanikan diri bertanya pada Kyu Hyun Eomma

“anak muda panggil saja imo jangan seformal itu padaku” Yoon Gi menganggukkan kepalanya dan tersenyum

“kemarin malam Kyu Hyun pulang dari rumah Eun Kyung biasa-biasa saja tidak terlihat sedih atau frustasi bahkan lemah seperti saat ini” Yoon Gi mencerna perkataan Kyu Hyun Eomma dengan baik

Saat Yoon Gi akan membalas perkataan Kyu Hyun eomma telfon bunyi dan dia terbelalak melihat ID Caller di Handphonenya

“maaf imo sepertinya saya harus kembali ke kantor ” pamit Yoon Gi dengan tergesa,  tetapi dia tidak memperlihatkan gerak gerik tergesanya

Sebelum melajukan mobilnya Yoon Gi memasang hand free bluetooth pada telinganya dan menelfon kembali ID Caller tadi.

“Hya!  Kau gila apa pergi tidak bilang-bilang? ” bentak Yoon Gi setelah sambungan telfon terangkat

“Hya!  Bisa bisa telingaku tuli dengan suara lantangmu itu tuan Min” terdengar suara wanita membentak Yoon Gi

“biar saja kau anggap aku apa kyungie?  Aku itu sahabatmu , dan kau tidak menceritakan apapun padaku . Jahat sekali,kau ada dimana sekarang? ” Yoon Gi benar-benar marah pada Eun Kyung , ya yang menelfon Yoon Gi adalah Eun Kyung

“untung aku menelfonmu , ya sudah aku tutup saja telfonnya”

“jangan… jangan…  , maaf aku membentakmu”

“tutup dulu kau ada dijalan bukan , aku tidak mau mendengar berita pagi yang menayangkan seorang pria tampan dan imut mati karena tidak konsentrasi saat menyetir”

“ara ara , nanti akan aku telfon kembali dan awas saja kalau kau tidak mengangkat telfon dariku” Yoon Gi langsung memutuskan sambung dan melajukan mobilnya kembali ke kantor

Eun Kyung menatap jendela yang memperlihatkan keindahan bunga sakura yang bermekaran , dia masih enggan untuk berjalan-jalan keliling kota . Bukan karena jetlag , dia masih ingin menikmati penginapan bergaya tradisional ini. Setelah menelfon Yoon Gi sahabatnya , dia sedikit lega walaupun belum sempat Eun Kyung bercerita . Tidak begitu lama hand phone Eun Kyung bunyi dengan ringtone yang sengaja dia pilih untuk sahabatnya

 

“apa kau sudah duduk nyaman sahabatku?” tanya Eun Kyung langsung tanpa menyapaya terlebih dahulu

“bisakah kau menyapaku terlebih dahulu , kau membuatku kerepotan hari ini” kesal Yoon Gi

“siapa suruh kau repot , aku tidak menyuruhmu ingat itu “ jawab Eun Kyung tegas

“menyebalkan ! untung saja kau tidak ada disampingku , jika iya aku akan menutup mulut pedasmu itu dengan buah yang kau tidak sukai” jelas Yoon Gi

“kalau kau telfon hanya untuk marah padaku , jangan pernah menelfonku . aku akan memutuskan sambungan telfonmu sekarang “ saat Eun Kyung akan menekan tombol merah Yoon Gi berteriak sangat kencang

“hya!! Baiklah aku tidak marah , sekarang aku hanya ingin mendengar penjelasan darimu”

“penjelasan apa? aku rasa tidak ada yang perlu dijelaskan” ucap Eun Kyung pura-pura lupa

“hya! Kau membuat sajangnim pingsan , seharusnya kamu tau dia mencintaimu Kyungie.  Apa yang membuatmu kabur seperti ini? ”

“jangan membelanya!  Kau sahabatku atau dia , Kau tau bukan aku ingin menenangkan diriku Yoon Gi” jawab Eun Kyung kesal , mereka sudah berjanji tidak akan bertengkar tetapi Yoon Gi membuatnya marah.

“aku tidak membelanya karena dia kekasihmu, tetapi aku membelanya sebagai sesama pria.  Aku tau dari awal dia melakukan kesalahan yang fatal dengan memintamu menjadi kekasihnya padahal dia belum melupakan kekasihnya itu. Tetapi kau juga salah karena terlalu mencintainya dan sangat senang saat dia menyatakan cinta padamu , ingat itu kyungie” jelaa Yoon Gi panjang lebar

“iya aku juga salah kenapa aku harus menerimanya waktu itu dan tidak menerimamu bukan begitu Min Yoon Gi”

Bukannya merasa tenang Eun Kyung semakin terbebani dengan perkataan Yoon Gi , dia tau dia bodoh menerima pernyataan Kyu Hyun waktu itu. Dan saat Kyu Hyun mulai mencintainya dia meragukan cintanya.

“dengarkan aku, bukan seperti itu maksudku,  kau harus tau hanya kamu yang benar-benar mengerti Kyu Hyun jika kamu pergi meninggalkannya sama saja kau dengan wanita itu.  Seharusnya kamu ceritakan pada Kyu Hyun yang sebenarnya terjadi waktu itu , tidak merahasiakan hal ini ” Eun Kyung masih terdiam , lembaran masa lalu tiba-tiba muncul menghampirinya

“oppa mereka akan pergi ke busan jam 3 , ayo kita ikutin mereka berdua” ucap Eun Kyung mengebu-gebu

“aku tidak mau dan jangan pernah menjelekkannya , dia tidak selingkuh Eun Kyung” balas Kyu Hyun tanpa menatap lawan bicaranya

“oppa aku tidak menjelekkannya ini sungguhan , dia mempunyai kekasih lain percayalah padaku” ucap Eun Kyung memohon

“diam!  Berhentilah menggangguku , apapun usaha yang kamu lakukan untuk membuatku memutuskannya kau harus tau aku tidak akan menjadikanmu pengganti dirinya ingat itu” Kyu Hyun benar-benar marah kali ini.

Beberapa kali Eun Kyung juga melaporkan pada Kyu Hyun jika kekasihnya sedang jalan bersama pria lain , bahkan Eun Kyung pernah memergokinya langsung tetapi wanita itu tetap saja tidak peduli. 

Dengan tekad yang kuat Eun Kyung benar-benar pergi kebusan untuk mengetahui kebenaran bahwa kekasih Kyu Hyun berselingkuh.  Eun Kyung mengikuti mereka berdua dari apartemen kekasih Kyu Hyun .

Eun Kyung mengikuti mereka tanpa membuat curiga , namun saat mereka singgah pada rest area barulah gelagat Eun Kyung ketahuan.  Saat itulah terjadi kejar-kejaran antara mobil Eun Kyung dengan mobil yang ditumpangi kekasih Kyu Hyun. 

Mereka seperti pembalap profesional yang melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal , namun naas mobil kekasih Kyu Hyun tidak melihat jika ada sebuah truck yang sedang berhenti dijalanan karena tertimpa sebuah tiang listrik. Merekapun menabrak truck itu membuat tubuh mereka terhimpit didalam mobil , sementara Eun Kyung berhasil menghindari mobil didepannya namun dia sedikit menabrak tiang listrik yang tumbang. 

 

“hya! hya!  Kenapa kamu diam saja kyungie? ”

“maafkan aku” ucap Eun Kyung tersadar dari lamunannya.

“jadi kamu akan menceritakannya atau tidak”

“ya aku akan menceritakannya nanti saat aku bertemu dengannya. Aku rasa cukup menceritakannya padamu , lebih baik kamu kembali bekerja”

“aku malas melanjutkan perkerjaan lagi pula sajangnim tidak ada ditempat,  jadi aku tidak perlu melanjutkan pekerjaanku nyonya Cho ” ucap Yoon Gi tenang

“dasar pegawai malas akan aku laporkan biar kau dipecat,  dan jangan panggil aku nyonya Cho aku masih muda” bentak Eun Kyung marah dan dia langsung memutuskan sambungan telfonnya.

 

Terdengar suara kaki berlari dengan kencang , dan dengan kasar membuka pintu yang ada dihadapannya.

“bagaimana keadaan Kyu Hyun? , eomma” tanya Ahra yang baru mengetahui tentang keadaan adik laki-lakinya

“dia masih belum sadar , dia sedikit demam tetapi sekarang sudah turun panasnya”jelas Kyu Hyun eomma

“kenapa Kyu Hyun bisa seperti ini?  Tadi pagi dia baik-baik saja bukan? ” ucap Ahra khawatir

“Eun Kyung … Eun Kyung…  kau dimana? ” Kyu Hyung bicara dalam tidurnya

“Kyu bangun… bangun… “ucap Ahra mengguncang tubuh Kyu Hyun

Perlahan mata Kyu Hyun terbuka dan melihat satu persatu orang yang ada di dekatnya

“Eomma… Noona… ” ucap Kyu Hyun lemah

“iya sayang ini eomma , kau mau minum” Kyu Hyun mengangguk lemah

“kau kenapa Kyu ? Mana yang sakit? ” tanya Ahra khawatir

“aku hanya pusing noona , aku baik-baik saja”

“siapa yang membawaku kerumah?, eomma” tanya Kyu Hyun pada Eommanya

“Min Yoon Gi , pegawaimu yang mengantarmu pulang Kyu” jawab Kyu Hyun eomma

“apa dia masih disini? ”

“tidak dia sudah kembali ke kantor”,”kamu ingin makan sesuatu , eomma akan membuatkan untukmu”

“apa saja makanan yang eomma buat pasti akan aku makan” ucap Kyu Hyun dengan tersenyum pada ibunya

Setelah eomma mereka keluar dari kamar Ahra langsung duduk disebelah tubuh Kyu Hyun.

“Kau kenapa adikku yang tampan,  kau seperti baru saja kehilangan seseorang. Kau tampak depresi kyu” Kyu Hyun terkejut dengan ucapan noonanya .

Apa benar dia merasa kehilangan ?
Apa benar Eun Kyung yang pergi membuatnya merasa kehilangan?
Apa benar dia terlihat kacau saat ini?

“Ceritakan padaku Kyu , sebenarnya apa yang sedang terjadi? ”

“Eun Kyung memutuskanku tadi malam dan hari ini dia resign dari kantor” Ahra tampak terkejut , dia tidak habis fikir hal ini akan terjadi.

“Kau itu bagaimana bisa tidak menjaganya dengan baik kyu ? Kau benar-benar melepaskan adik ipar kesayanganku , Kau tega kyu . Apa yang kau lakukan padanya sehingga membuatnya memutuskan dirimu? ” Kyu Hyun tidak habis fikir dengan ucapan kakak perempuanya.

Ahra bukan mengasihani Kyu Hyun malah sebaliknya , dia memarahi Kyu Hyun karena membuat Eun Kyung pergi.

“Cho Kyu Hyun jelaskan padaku , apa yang membuatnya memutuskan dirimu?  Aku tau pasti Eun Kyung tidak akan meminta putus darimu jika kau tidak berbuat macam-macam.  Jelaskan sekarang Kyu Hyun! ”

Kyu Hyun masih terdiam bukan dia tidak ingin menceritakannya , tetapi dia tidak tau harus darimana menceritakannya.  Banyak kesalahan yang dia lakukan pada Eun Kyung , dia tidak tau harus melakukan apa saat ini.

“Noona aku akan menceritakannya , tetapi tidak sekarang . Aku mohon” Ahra mengerti diapun diam dan tidak bertanya kembali tentang Eun Kyung.

 

Siwon dan Kedua orang tuanya sedang duduk dimeja makan untuk makan malam, mereka sama-sama diam tetapi dibenak mereka banyak pertanyaan yang ingin dilontarkan. 

“Eomma Aboeji Kenapa kalian berdua diam saja?  Katakan sesuatu kemana Eun Kyung pergi” kedua orang tua itu masih diam dan tidak menatap sama sekali anak lelakinya. 

Siwon sudah mengetahui jika Eun Kyung resign dari perusahaan Cho , karena tadi siang dia sengaja mengunjungi Eun Kyung untuk mengajaknya makan siang bersama. Namun sesampainya Siwon di kantor Eun Kyung , dia diberitahu jika Eun Kyung resign dan dia dengan cepat melajukan mobilnya menuju rumah.  Lagi-lagi dia terkejut tidak ada Eun Kyung disana dan hand phone milik Eun Kyung pun mati tidak bisa dihubungi.  

“Eomma pasti tau kemana Eun Kyung pergi,  ayolah eomma katakan padaku” rajuk Siwon memohon pada ibunya

“kau tidak perlu khawatir , Eun Kyung akan baik-baik disana biarkan dia menenangkan dirinya . Kau harus mengerti Siwon” ucap Aboejinya bijak dan Siwon tidak bertanya kembali soal Eun Kyung , jika memang demi kebaikan adik perempuannya dia akan mendukung.

Advertisements

2 thoughts on “[Kyu Hyun Stories] Man She Was Married Chapter 2

  1. Aku baru baca yg chapter 2 nih jagiya, maafkan saya yg kurang ajar ini-___- eun kyung bneran kabur ya? Hm seperti nya kyuhyun sudah bneran depresi krn kehilangan eun kyung tapi gamau ngaku-_- bagus jagiya, going to the next chapter kekeke

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s