Ficlet · Genre · Length · PG 17+ · Rating · Romance

Dia Kekasihku


Author : vizkylee/vinka1006

Tittle    : Dia Kekasihku

Cast      : Yoon Jung Han / Seventeen

Genre   : Romance

Length  : Ficlet (2.587kata)

Rating   : PG17+

Disclaimer : Yoon Jung Han adalah milik Pledis’ent dan kedua orang tuanya , cerita ini hanya fiksi belaka hasil pemikiran author dan tentunya bukan hasil plagiat author lain. Jika ada kesamaan dalam cerita ini mohon dimaafkan dan silahkan langsung tegur saya.

Summary :

Pria berwajah cantik itu adalah…

 

 

Aku melewati kelasnya tanpa berhenti sama sekali , sejak semua orang tau aku mempunyai hubungan kekasih dengannya semua membicarakanku. Aku yang jeleklah, aku yang tidak cantiklah, aku yang sombonglah pokoknya semua sifat jelek ada padaku dan semua orang memujinya dengan sifat yang baik. Teman-temanku bahkan bilang jika dia lebih cantik dari diriku untuk hal itu memang betul , dia mempunyai paras yang tampan sekaligus cantik melebihi seorang wanita. Bahkan semua wanita iri pada wajah cantiknya begitupun diriku , tetapi asalkan kalian tau dia pria yang romantis baik dan sangat perhatian dan dia tidak suka menggombal.

“Noona melamun lagi , kenapa?” Dia datang dan sekarang duduk di sampingku

“Kenapa kau kemari? Kalau ada dosen bagaimana?” Aku tidak suka jika dia menghampiriku di kelas , bagaimana tidak semua mata tertuju pada kami berdua sekarang aku tidak suka menjadi pusat perhatian.

“Lebih baik kau keluar sekarang sebentar lagi dosenku akan masuk” Aku mengusir dan dia hanya tersenyum menanggapi perkataanku

“Baiklah noona, nanti noona harus makan siang denganku” ucapnya lalu mengusap kepalaku dan memberikan senyum pada teman sekelasku

“Wow pagi-pagi sudah disuguhi adegan romantis” ucap teman sekelasku , aku tidak memperdulikan perkataan mereka semua.

Kelas selesai pasti semua langsung ramai , tetapi ini mereka ramai-ramai karena melihat Jung Han ada di depan menunggu diriku.

“Lihat kekasihmu sudah menunggu di depan” teriak salah satu temanku dari arah pintu masuk, akupun langsung berjalan malas menuju pintu.

“Noona kajja” ucapnya sambil menggandeng tanganku

“Noona mau makan apa? Aku akan memesankan untukmu” dia mendudukkan tubuhku pada salah satu bangku di kantin, dan semua mata menatap pada kami , aku benci hal itu .

“Terserah kau saja” ucapku asal , aku bukan marah tetapi jengah melihat semua orang menatap kami.

“Noona aku memesankanmu kimbab telur dan ice green tea favoritmu”aku hanya mengangguk tanpa mengalihkan pandanganku pada handphone milikku.

“Noona nanti malam bagaimana kita berdua nonton di bisokop, ada film baru yang akan tayang” dia mengambil handphone yang ada di genggamanku

“Bisa tidak kau jangan ambil sembarangan handphoneku” aku sebal padanya enak saja merusak kesenanganku saat bermain

“Habis noona aku ajak bicara tidak menghadap padaku jadi ya aku ambil saja handphone ini” jelasnya lalu mengembalikan handphone milikku

“Kau tau aku banyak tugas dan tidak mempunyai waktu luang untuk bersantai ingat itu Jung Han” ucapku sedikit kencang dan aku mendengar desas-desus dari belakang dan samping kiri-kananku.

‘Dia kenapa seperti itu pada Jung Han, dasar perempuan tidak tau diri’

‘Dia tidak pantas membentak Jung Han seperti itu , dasar perempuan tidak tau diri’

‘Dia beruntung mendapatkan pria sebaik dan setampan Jung Han , benar-benar perempuan tidak tau diri’

Akupun langsung beranjak dari kursi dan meninggalkan kantin sesegera mungkin , aku tidak menghiraukan panggilannya, dari pada aku mengamuk pada mereka dan tentunya pada Jung Han aku memilih untuk pergi dari kantin dan mendinginkan pikiranku.

Aku memutuskan untuk masuk ke toilet wanita karena Jung Han tidak mungkin masuk kedalamnya , ya walaupun dia mempunyai paras seperti seorang perempuan tetapi tetap saja tubuhnya adalah pria sejati.

Aku mendudukkan diriku diatas closet lalu menutup mataku , aku benar-benar bodoh menerima Jung Han sebagai kekasihku dan hal ini sudah aku duga jauh-jauh hari bahkan sebelum aku menjalin hubungan dengannya. Aku awalnya terpaksa menerimanya karena dia sudah lama mengejarku mulai di bangku SMA bayangkan saja dia mengikuti kemanapun aku pergi dan mengirimiku sebuah surat setiap harinya.Dan aku lega ketika aku sudah keluar dari sekolah menengah karena tidak akan bertemu dengannya lagi , tetapi ternyata tidak lama dia mengambil kuliah di Universitas yang sama denganku . Dia mulai melancarkan aksinya dan itu sama dengan saat di sekolah menengah waktu itu.

Jung Han mendapatkan banyak dukungan saat mendekatiku , ya banyak yang menyetujui hubunganku dengannya tetapi hanya angkatanku dan angakatan atasku saja .Dan angkatannya serta angkatan dibawahnya tidak setuju dengan hubungan kami , tentu saja aku menjadi bahan cemooan untukku bahkan teman sekelasku mulai mengikuti mencemoohku.

Aku mendengar suara langkah kaki masuk kedalam kamar mandi , mereka terdengar tertawa kencang aku tidak tau apa yang mereka tertawakan sampai salah satu dari mereka berbicara.

“Kapan mereka akan putus? Perawan tua itu masih terus bergelayutan pada Jung Han , seharusnya dia mencari lelaki yang seumuran dengannya atau lebih tua hahaha” apa dia bilang perawan tua enaka saja ? Jarak umur kita hanya 2 tahun saja dan mereka bilang apa perawan tua? Apa segitu tidak pantasnya aku bersanding dengan Jung Han , dia yang menginginkanku untuk menjadi kekasihnya jadi jangan salahkan aku.Aku masih bertahan di dalam bilik kamar mandi dan mendengarkan kelanjutan obrolan mereka

“Kau tau tadi perawan tua itu memarahi Jung Han , astaga dia berani sekali memarahi my angel” ucap seorang perempuan dengan nada centil. Lalu terdengar sahutan dari temannya yang lain “dia my angel enak saja kamu mengklaim dirinya” dan terjadilah pertengkaran akibat My Angel , mereka kekanank-kanakan sekali.

Mungkin kalian bingung kenapa mereka memanggil Jung Han dengan Angel , awalnya aku tidak tau kenapa di dijulukin sebagai angel . Kalian yang tidak mengenal Jung Han pasti akan mengira dirinya adalah perwujudan seorang gadis cantik dari khayangan , tetapi dia adalah seorang lelaki dengan paras cantik rupawan dan aku kalah cantik dengannya. Aku saja minder saat berjalan dengannya bukan karena dia lebih tinggi dariku tetapi dia lebih cantik dariku , aku perempuan dan dia lelaki bagaimana bisa dia lebih cantik dariku. Tetapi asal kalian tau banyak perempuan yang menyukainya , dan teman lelakinya juga tidak pernah mencela dia yang mempunyai wajah cantik.

Beruntung? Tidak juga Jung Han pernah bercerita jika dia ingin sekali merubah wajahnya agar lebih maskulin , tetapi aku memberitaunya jika dia juga mempunyai wajah yang maskulin sekaligus cantik . Ya itu menurutku ada saat dimana dia terlihat  cantik dan maskulin . Dia sekarang sudah tidak memperdulikan hal itu lagi dan julukan angel semakin melekat padanya tidak hanya karena parasnya saja tetapi kebaikannya. Mereka benar aku tidak pantas menjadi kekasih seorang angel , aku juga sudah mulai meragukan diriku sendiri apa aku masih mencintainya atau cinta itu sudah pupus.

Akupun memutuskan untuk keluar dari salah satu bilik kamar mandi , aku sudah memprediksi bahwa mereka akan terkejut, tetapi aku tidak peduli terserah mereka menatapku seperti apa. Betapa terkejutnya ketika keluar dari kamar mandi mendapati Jung Han yang bersandar pada dinding dekat pintu masuk kamar mandi wanita.

“Noona kau sudah selesai , ayo kita pulang, aku dengar dosenmu tidak masuk untuk jam terakhir” Aku sedikit tidak sadar saat Jung Han sudah menarikku sampai tempat parkir dan mendorongku masuk kedalam mobilnya.

Jung Han tersenyum padaku , entah apa yang membuatnya tersenyum saat melihatku. Dia mendekat padaku, wajah cantiknya sangat dekat dengan wajahku, Jung Han lagi-lagi tersenyum lalu dia mengambil seatbelt yang berada di samping tempat duduk. Aku masih terdiam, lelaki cantik dihadapanku seperti menyihirku untuk tidak berkata apa-apa dan selalu menatapnya. Padahal tadi saat di kantin aku tidak peduli padanya dan tidak merasakan getaran-getaran aneh saat dia berada di dekatku.

Sekarang aku menatap keseluruhan dari wajahnya hingga leher jenjang miliknya , hidung yang mancung , bibir yang tipis , dagu yang lancip sehingga membentuk v line . Dan satu lagi adam apple miliknya astaga terlihat sexy dimataku , apa semua adam apple milik lelaki itu sexy?aku belum pernah mengamati sedetail ini mengenai adam apple milik seorang lelaki. Aku beri tau adam apple milik kekasihku ini , astaga apa yang barusan aku katakan ‘kekasih’ aku tidak pernah menyebut dia kekasihku dengan mulutku sendiri. Kembali ke adam apple , aku hanya tau adam apple (jakun) ada yang terlihat dan tidak , miliknya benar-benar tampak menonjol pada lehernya, dan itu tampak sexy saat dia sedang menggerakkannya. So damn sexy , dan apa yang aku lihat sekarang setetes air jatuh melewati jakunnya, hanya melihatnya saja aku sudah sesak nafas apalagi melihat sesuatu di antara paha dalamnya. Aku segera menggelengkan kepalaku menghilangkan pikiran kotor yang tiba-tiba terlintas di otakku.

“Apa noona tidak ingin minum?”Aku kembali keduniaku setelah berkelana dengan pikiranku sendiri. Aku langsung mengambil botol air mineral yang dia sodorkan padaku, dan langsung meminumnya hingga tandas tak tersisa.

“Sepertinya noona haus , apa noona ingin tambah”Aku langsung menggelengkan kepalaku saat Jung Han akan menyodorkan kembali sebuah botol.

Tiba-tiba ide liarku muncul , tetapi dua sisiku berselisih paham , apakah harus atau tidak harus dilakukan?.

“Jung Han…” aku hanya memanggil namanya dan dia langsung melihatku , untung saja mobil sedang berhenti pada traffic light.

“Ada apa noona?”aku masih mempertimbangkan apa yang akan aku katakan pada Jung Han.

“Kau ingin keluar denganku nanti malam , tadi kau mengajakku bukan?” Jung Han langsung tersenyum mendengar perkataanku tadi , ayolah hanya ajakan daja dan dia sudah senang.

“Noona ingin keluar bersamaku nanti malam” ucapannya terdengar seperti pertanyaan bagiku

“Iya tetapi kita tidak akan menonton”ucapku dingin.

“Baiklah , noona ingin pergi kemana nanti malam?”

“Club , kamu tau club di daerah gangnam yang terkenal itu , kita kesana”aku menatap Jung Han diam-diam , wajahnya mengeras menahan emosi.

“Apa noona yakin akan kesana?”aku menganggukkan kepalaku , aku benar-benar ingin kesana.

“Baiklah , aku jemput jam 7 malam noona” ucapnya lalu aku keluar dari mobilnya.

Aku segera masuk kedalam rumah , hari ini kedua orang tuaku sedang tugas luar kota sampai 3 hari kedepan sedangkan adik laki-lakiku sedang pergi camping. Aku segera membuka lemari pakaianku lebar-lebar mencari pakaian yang cocok untuk digunakan , dan untuk menarik Jung Han tentunya. Aku mengajaknya pergi ke club untuk mengetahui apakah dia bisa menghilangkan sebutan angel pada dirinya. Aku mendapatkan sebuah dress yang aku ingin gunakan untuk menggoda Jung Han. Dan tanpa menunggu lama aku segera mempersiapkan diriku untuk nanti malam , aku akan berendam dengan aroma terapi agar tubuhku harum.

Aku melihat jam yang terpasang di dinding dekat kaca menunjukkan pukul 05.00 KST, akupun langsung bersiap diri. Memoles makeup pada wajahku , tidak terlalu berat tetapi terlihat berbeda dari diriku biasanya. Setelah aku rasa cukup , akupun memakai dress berwarna coklat tua yang sudah aku siapkan tadi. Mataku membulat saat diriku menatap cermin yang menunjukkan seorang perempuan dengan tubuh sexy dibalut dress coklat tua, mungkin efek aku tidak pernah menggunakan dress , sehingga membuatku terperanga sendiri .

Aku memilih alas kaki yang cocok untuk kugunakan dengan dressku saat ini , pilihanku jatuh pada high heels berwarna coklat muda dengan heels 5cm. Ya aku tidak terlalu suka dengan heels yang tinggi dan juga asal kalian tau aku tidak terlalu pendek , dan hanya dengan heels 5cm aku bisa sejajar dengan tubuh tinggi Jung Han. Ujung atas hingga bawah sudah sempurna , tinggal lipstick yang belum aku poleskan dibibirku. Dark Red Lipstick menjadi pilihanku untuk malam ini , dia laki-laki beruntung yang akan melihatku dari sisi berbeda. Ya mungkin malam ini aku akan seperti pelacur , tetapi tidak apa-apa untuk hari ini saja.

Tok… Tok…

Aku mendengar seseorang mengetuk pintu rumahku , aku langsung mengambil cluchku dan memasukkan lipstick serta ponselku. Jung Han terkejut melihat penampilanku, tentu saja semua yang mengenalku pasti akan terkejut.

“Noona apa kau ingin mencari perhatian lelaki lain dengan pakaian seperti itu?”tentu saja tidak , aku saja jijik mendengar perkataanku.

Akupun mulai menggodanya dengan memundurkan tubuh bagian belakangku saat akan menutup pintu rumahku , aku memang sengaja melakukan hal itu karena Jung Han berada tidak jauh dariku. Dan tubuh kami bersentuhan secara tidak langsung , aku merasakan kejantanannya semakin membesar.

“Noo…nahh..” astaga dia mendesah , akupun membalik badanku dan langsung menariknya untuk segera masuk kedalam mobil tanpa berbicara apapun.

Tubuhku memanas tentu saja mungkin Jung Han juga , ayolah ini pengalaman pertamaku menggoda seorang lelaki. Aku melihat sesuatu diantara pahanya memang membesar , apakah sebesar itu pengaruhnya?. Apa yang akan terjadi selanjutnya saat aku melakukan lebih , ah… bodoh sekali. Aku tersenyum kaku saat Jung Han memergokiku melihatnya secara diam-diam.

“Noona apa kau yakin akan masuk kedalam club itu?”

“Tentu saja , jika kau takut aku digoda lelaki brengsek di dalam , kan ada kamu yang harus melindungi karena kamu kekasihku” jelasku , ya ya Jung Han adalah kekasihku.

Benar saja saat menginjakkan kaki pertama di club itu para lelaki hidung belang memandangku lapar , jika bukan karena aku ingin menguji Jung Han aku tidak akan memakai dress pendek ini. Namun aku melihat Jung Han melindungiku dan wajahnya berubah menjadi garang , oh rupanya dia sudah melepas topeng malaikatnya.

“Noona pakai jaket ini” Jung Han menyerahkan jaket berbahan bludru itu padaku, tetapi aku menggembalikannya.

“Aku tidak apa-apa selama kamu terus disampingku” aku tidak mau menerima jaketnya karena tubuhku panas dan butuh hawa dingin , bagaimana tidak tubuh Jung Han menempel padaku dan aku bisa merasakan kejantanannya menggesek pantatku. Aku bisa kehilangan kendali.

Kami berdua segera duduk tidak jauh dari bar yang menyediakan minuman beralkohol, aku ingin merasakan minuman beralkohol , sekali saja dan hari ini. Jung Han memanggil seorang pelayan , aku mendengar dia memesan orang juice.

“Aku tidak mau orange juice , aku ingin minuman yang sama dengan punyamu” bilang saja aku gadis keras kepala dan mempunyai keingintahuan yang tinggi.

“Aku memesankan noona minuman yang kadar alkoholnya rendah, aku tidak ingin noona mabuk”

“Jadi kau sudah pernah ke club sebelumnya”

“Sudah dan aku pelangan disini” jelasnya. Aku kira dia tidak pernah pergi ketempat hiburan malam seperti ini.

“Tetapi hanya sekedar minum tanpa memakai wanita-wanita yang ada disini” ucapnya lalu mengambil tanganku dan diciumnya.

“Karena seluruh tubuhku hanya bereaksi pada noona , aku pernah melihat wanita telanjang disini , tetapi kejantananku tidak pernah berdiri” astaga dia berkata vulgar , mana ponsel … mana ponsel , biar aku rekam sebagai bukti bahwa dia bukan angel.

“Aku ingin sekali memasuki noona saat ini, tetapi aku tidak mau melakukannya jika noona tidak memberi izin padaku” mataku membulat sempurna dan mulutku sedikit terbuka , jadi dia mau melakukan hubungan intim denganku, aku bisa-bisa pingsan.

Minuman kamipun datang , dan aku segera mencicipi minuman yang dipesankan oleh Jung Han. Aku merasakan tenggorokanku terbakar dan pahit , apa ini alkohol berkadar rendah.

“Apakah kau bisa pesankan air mineral dingin atau ice?”

“Sudah aku bilang lebih baik tidak minum alkohol” Jung Han memarahiku , ayolah aku hanya ingin mencicipinya bukannya ingin mabuk. Dia masih menggoyangkan minumannya sedari tadi.

Aku tersenyum pada pelayan yang mengantar air mineral dingin untukku , aku sempat melihat nama pelayan imut tadi , kalau tidak salah Hoshi ya benar Hoshi. Sebelum aku sempat mengambil gelas itu , Jung Han sudah mengambilnya terlebih dahulu dan meminumnya. Setelah itu dengan gerakan cepat Jung Han memasukkan air mineral dingin kedalam mulutku melalui mulutnya. Kami berciuman , ya berciuman , astaga apa yang dia lakukan.

“Apa noona ingin tambah?”refleks aku menganggukkan kepalaku , aku rekam gerak gerik Jung Han mulai dari meminum air dari gelas itu dan memasukkannya kedalam mulutku.

Dan sisi liarku bangkit , aku menggigit bibir bawah Jung Han lalu memasukkan lidahku kedalam mulutnya. Jung Han tidak mau kalah dia sekarang yang menciumku dengan dalam , bahkan tubuhku sudah ada dipanggkuannya dan dadaku menempel pada dadanya yang ternyata bidang. Dia rajin olahraga sepertinya , aku kekasih yang payah tidak mengetahui hal seperti itu.

Aku merasakan tangan Jung Han meremas pantatku seraya memajukan tubuhku pada tubuhnya , kejantanannya semakin membesar , tidak tidak ini harus berhenti sekarang.

“Maafkan aku noona , aku terlalu terbuai dengan bibirmu” ucapnya sambil menghapus lipstickku yang berantakan, dan aku hanya diam tidak tau harus menanggapi seperti apa.

“Ayo noona kita pulang” ajaknya dengan meletakkan beberapa lembar won diatas meja , lalu menuntunku untuk keluar dari club itu.

Mobil Jung Han masih terparkir di halaman club itu , entah apa yang dia fikirkan sekarang sehingga membuatnya tidak ingin melajukan mobilnya.

“Noona kau ingin pulang atau kehotel” devil dibalik topeng angel , ternyata dia laki-laki sejati.

“Tentu saja pulang , jangan harap ada kelanjutan dari ciuman tadi” ucapku kejam, lalu Jung Han menghidupkan mesin mobilnya dan kami membelah kota Seoul di keheningan malam.

 

Advertisements

5 thoughts on “Dia Kekasihku

  1. Vinkaaaaa seperti biasanha kamu kalau buat ff pinter bikin plot twist hahah aku g nyangka si junghan bisa loar gitu heheh awalnha aku cuma mikir kalau dia tipe cowok yg cute dan perhatian sama cweknya, eh ternyata aku salah hahaha
    Dia punya sisi lain ternyata xD
    Well cerita ini sangat menghibur dan aku suka sifat cweknya hahah berani dan cuek sama omongan orang lain xD
    Keep writing ya xD

    Like

  2. Astaga aku baru beberapa hari memperhatiin anak2 seventeen dan gak nyangka klo Junghan punya kenakalan yang terpendam seperti itu. Author keren banget! Good Job 🙂

    Like

  3. TIDAAAAAKKK AKU ABIS BACA NC VULGAR INI TIDAAAAKK JUNG HAN YAMPUN KA VIN INI APA *NANGIS* 😂😂
    hufth. Ga mau ngebayangin ah, anak sepentin kan masih ecil ecil unyu gitu /? 😂
    ini ff pertama kk yg aku baca ya? dan aku shock! apa aku ga baca rating yah? haha, salah sendiri 😂
    Di awal sih ‘oh iya tipe tipe cerita begini’ tapi makin turun dari bagian jakun itu yampun twist banget 😂
    Saran aja mungkin katakata bhs korea sama inggrisnya di italic kak biar lebih enak diliat/? ppyong! *ga balik lagi, menyelamatkan otak jung han*

    Like

  4. It’s asdfghjkl!!!!!! junghan Adek Adek unyu itu? Yang cantik itu? Trnyata…trnyata…dia normal?! #yaiyalahbego-_- hahaha astaga serius ak mlihat junghan slalu sebagai sosok perempuan #maapkeun ‘-‘v tapi disini kamu menceritakan sisi lain junghan dan tadaaa~ dia menggoda :3 hahaha. Seperti biasa kamu adalah orang yang berani dalam pembawaan cerita ber-rating ini. Daebak! 😀 cuman mungkin kurang panjang? /? Hehehe nice fanfiction author-nim 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s