Ficlet · fluff · G · Length · Rating · Romance

Nyanyian Tentang Hujan


Title                : Nyanyian tentang Hujan

Author            : ts_sora (@ts_sora)

Cast                : iKon’s Kim Han Bin (B.I), YG’s Lee Ha Yi (Lee Hi)

Length            : Ficlet

Genre              : Romance, Fluff

Rating             : G

Disclaimer      : The story belongs to me and the casts belong to YG entertainment and their parents of course. No plagiarism.

A/N                 : Cerita yang tiba-tiba saja datang saat author kehujanan. Haha. Anyway just enjoy the story everyone.

Summary       :

“Bisakah kau bersenandung lagi untukku?”

————————————————————————————————————-

“Aku benci hujan,” ucap seorang gadis yang melipat kedua tangannya sembari kedua matanya yang memandang kesal ke arah depan. Hari ini ia tengah berada di sebuah halte pemberhentian bus di tengah hujan lebat. Ia terjebak. Ralat, mereka terjebak.

Ia menatap laki-laki yang masih memandangnya dengan gemas sembari tersenyum tipis seakan ia tengah bersekutu dengan hujan saat ini. Dan Lee Ha Yi tak menyukai hal itu.

“Kau aneh, kenapa kau masih bisa terlihat santai padahal kita sedang terjebak hujan?” tanyanya terdengar begitu sarkastis namun tetap saja laki-laki itu, Kim Han Bin hanya memandangnya gemas dengan sebuah senyum yang masih senantiasa ia tunjukkan.

Hari ini seharusnya mereka berdua menghabiskan waktu bersama dengan pergi ke sebuah taman hiburan. Lee Ha Yi yakin, bahkan sangat yakin, bahwa langit tadi pagi begitu cerah dan saat mereka akan menaiki bus, hujan sekiranya tak mengamini rencana yang bahkan mereka susun jauh-jauh hari. Dan di sinilah mereka, terjebak di tengah hujan dengan keadaan yang basah kuyup, Yakinlah mungkin kali ini hanya ada mereka berdua. Jalanan nampak begitu sepi, seakan memang semua orang memilih untuk tinggal di rumah mereka masing-masing.

Lee Ha Yi menjerit ketakutan saat sebuah petir baru saja membelah langit. Ia lantas beringsur menuju laki-laki yang masih senantiasa berdiri di tempatnya tanpa bersuara. Laki-laki itu sekali lagi hanya tersenyum tipis saat Lee Ha Yi mendekatinya dengan wajah ketakutannya bahkan ia yakin gadis itu hampir menangis saat ini. Satu hal yang begitu ia hafal dari gadisnya itu, Lee Ha Yi benci petir.

Kim Han Bin menggiring gadis itu menuju bangku besi yang tak jauh dari mereka dan memintanya untuk duduk. Gadis itu hanya menurut saja dengan masih bersembunyi di balik punggungnya saat petir kini berlomba memecah hujan hari ini.

Kim Han Bin menarik nafasnya dalam sebelum ia memandang gadis mungil tersebut yang sedari tadi memegangi lengannya. Dan saat itu pula ia terdengar tertawa pelan. Melihat respon kekasihnya yang sedikit keterlaluan, Lee Ha Yi lantas merengut kesal.

“Kau tahu aku juga sangat membenci hujan,” ujar laki-laki itu pada akhirnya namun Lee Ha Yi berusaha tak mendengarkannya.

“Hujan akan membuatmu basah kuyup. Hujan akan membuatmu tak bisa kemana-mana dan bahkan hujanlah yang akan membuatmu sakit,” tambah laki-laki itu yang kali ini berhasil mencuri perhatian gadis tersebut.

“Aku juga sangat membenci petir. Bahkan saat aku kecil aku sering menangis ketakutan karenanya.”

“Lalu kenapa kau kini menyukainya?” Laki-laki itu mengembangkan senyumnya saat kini Lee Ha Yi menatapnya dengan penuh penasaran.

“Hujan tak seburuk yang kau pikirkan. Maksudku hujan memang menyebalkan, namun bayangkan jika tak ada hujan. Bahkan tak ada yang bisa hidup tanpa hujan. Dan kau hanya akan menemukan pelangi saat hujan reda.” Lee Ha Yi menghelan nafasnya. Kiranya ia masih belum sepaham dengan laki-laki tersebut.

“Mudah kau katakan itu, tapi kau tahu, tak ada yang bisa kau lakukan saat hujan tiba.” Kim Han Bin mengembangkan senyumnya. Ia lalu menarik gadis itu lebih dekat dengannya hingga membuat gadis itu salah tingkah dibuatnya.

“Ibuku selalu menyanyikanku sebuah lagu. Mungkin lebih mirip dengan bersenandung. Meski ia bukanlah seorang penyanyi yang baik, namun hanya mendengarnya saja, aku merasa lebih tenang. Mau mendengarnya?”

Lee Ha Yi terlihat berpikir sejenak sebelum akhirnya terlihat mengangguk antusias. Dan hal itu yang lantas emmbuat Kim Han Bin tertawa pelan. Kim Han Bin mengeratkan lengannya pada pundak gadis itu, menghilangkan jarak antar keduanya. Laki-laki itu terlihat menarik nafasnya dalam sebelum ia akhirnya mulai bersenandung.

Perlahan namun pasti, Kim Han Bin mengikuti irama hujan yang seakan menjadi satuan ritme indah pengiring senandungnya. Sesekali ia tersenyum seraya menepuk-nepuk lembut sisi punggung gadis itu dan berharap membuatnya merasa lebih tenang. Lee Ha Yi sempat menutup kedua matanya. Mendengarkan tamat-tamat senandung yang begitu asing baginya tersebut namun seakan menjadi candu baginya.

Sesekali ia tersenyum sembari ikut bersenandung mengkuti irama yang Kim Han Bin senandungkan. Kim Han Bin bukanlah seorang penyanyi yang baik, ia tahu itu. Namun kiranya hujan tengah bersekutu dengannya hingga senandung milik laki-laki itu terdengar begitu indah.

Lee Ha Yi kembali membuka matanya saat suara hujan perlahan namun pasti mereda. Dan benar saja, hujan benar-benar telah bersekutu dengan laki-laki itu, hingga ia dengan senang hati berhenti hanya karena senandungnya. Ia menatap Kim Han Bin yang mulai perlahan menghentikan senandungnya.

Ia lalu mengembangkan senyumnya saat dengan samar ia dapat melihat beberapa garis bewarna cerah menyatu dengan indah pada salah satu sisi langit. Benar, sebuah pelangi

“Sudah kubilang, hujan tak selamanya buruk,” ujarnya yang membuat Ha Yi mengikuti arah pandangnya dan ikut hanyut dalam pesonanya.

Kim Han Bin menghelan nafasnya lega sebelum ia kembali menatap gadis mungil yang masih berada di sampingnya tersebut. “Kau ingin pulang sekarang?” ujar laki-laki itu kali ini. Kim Han Bin lalu terlhat membenahi hoodie yang tengah ia kenakan sebelum akhirnya beranjak dari tempatnya. Namun ia mengurungkan niatnya saat Lee Ha Yi dengan sengaja meraih lengannya saat ini seakan tak rela lakii-laki itu pergi.

Dengan wajah malu-malunya, gadis itu terlihat tersenyum penuh harap.

“Bisakah kau bersenandung untukku sekali lagi, Kim Han Bin?

 

-Fin-

 

Advertisements

2 thoughts on “Nyanyian Tentang Hujan

  1. kirain hanbin bakal bilang “tapi sekarang aku suka karena dia menjebakku untuk bisa bersamamu” wkwkwkwk /apa
    suka sih idenya, disenanduingin gitu pas ujan apalagi kalo langit bener-bener ngebantu kayak gini hehe
    saran aja sih, mungkin ga perlu ditulis Lee Ha Yi atau Kim Han Bin terus-terusan karena kesannya formal banget, Ha Yi sama Han Bin gitu aja kan lebih enak dibacanya, kalau buat aku sih. Saran aja.
    Well, kalau kehujanan dan dinyanyiin hanbin aku juga gapapa pulangnya nanti-nanti kayak Ha Yi. Nice shot!

    Like

    1. Hahaha iya sbnernya mgkin kalo ngoming gt, gombalnya lebih kerasa ya :p hehe sora’s here 🙂 terima kasih sudah mau membaca cerita abal saya. Diterima sarannya hehe. Iya kedengaran aneh ya? Oke, next fanfiction sya akan memperbaikinya :3 anyway thanks a lot~

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s