Bromance · Friendship · G · Genre · Length · Rating · Romance · Vignette

[FF Project My Fat Girl] Don’t Leave Me! Sequel


1449881416763

 

Cerita Sebelumnya ( Stories)

Tangan kanan sooah mengelus puncak kepala suga agar dia cepat tertidur dan tangan kirinya dipegang erat oleh suga sejak tadi , benar-benar seperti anak kecil saat suga tertidur nyenyak.

”sooah ya tetaplah disisiku walaupun aku sudah terlelap ” ucap suga dalam tidurnya

”kau tau aku diam-diam menyimpan rasa padamu , aku memukul namja itu karena aku cemburu dan marah karena memendam perasaan ini begitu lama” sooah merasa bahagia mendengarkan ungkapan suga padanya

“jadi tetaplah disini disisiku , dan jangan pernah tinggalkan aku ”

Aku tertegun mendengar permohonannya dia benar-benar demam sehingga mengigau seperti ini dalam tidurnya  , setelah dia benar-benar terlelap aku melepas tangannya perlahan lalu beranjak dari tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya dengan perlahan

”sooah ya gomawo , kau memang orang yang tepat untukku mintai tolong” ucap jin yang sangat senang melihat suga membaik

”tidak perlu sungkan oppa , yoongi sudah membaik dan sekarang dia tidur jadi aku akan pulang sekarang”

”tetapi jika suga bangun dan melihatmu tidak ada disampingnya , dia pasti akan mencari-carimu sooah ya tinggallah disini hingga besok ” jin benar-benar memohon untuk kesembuhan sepupunya itu

”tenanglah oppa , yoongi tidak akan mencariku percayalah” sooah berusaha meyakinkan jin

”baiklah oppa percaya padamu , akan aku antar kau pulang ”

”tidak perlu oppa aku dijemput , dia sudah menungguku diluar” jelas sooah dan jin mengantarnya hingga sooah masuk kedalam mobil yang menjemputnya itu. Jin masuk kedalam rumah setelah mobil berwarna biru itu sudah tidak terlihat lagi.

Mobil biru itu berhenti tepat didepan rumah sooah

“gomawo kau sudah mau menjemput dan mengantarku pulang jihoon ah”

“tidak masalah sooah ya , masuklah pasti noona sudah menunggumu”

Sooah menunggu didepan rumah hingga mobil jihoon tak terlihat .

 

A/N : sengaja sequelnya aku publish sekarang , awalnyakan mau nanti setelah semua selesai . Karena author tidak tau kapan bisa menyelesaikan Series ini dan Cast Suga akan masuk kedalam cerita My fat Girl Jin Vers dan Taehyung Version. Jadi aku harus mempublish ini terlebih dahulu sebelum mempublish kelanjutan dari cerita MFG Jin Vers dan taehyung Vers. 

 

 

Jin mendengar suga memanggil nama seseorang lalu dia berlari ke kamar Suga”syukurlah demammu sudah turun Yoongie ah” tergambar jelas kelegaan djwajah jin saat mengetahui suga sudah tidak demam lagi.

“Sooah dimana?” Jin tersenyum mendengar pertanyaan itu

“dia sudah pulang , apa kau sudah kangen dengannya?” Jin menjawabnya tidak terlalu serius

“pulang? Pulang dengan siapa? Apa hyung mengantar Sooah pulang?” Suga mulai mengkhawatirkan sooah

“tenangkan dirimu Suga , Sooah pasti sedang tidur sekarang . Aku tadi sudah menewarinya , tetapi dia dijemput seorang namja sehingga aku tidak jadi mengantarnya pulang” jelas Jin dan Suga menatap Jin dengan mengerutkan dahinya.

“apa mobil yang menjemputnya berwarna biru?” Jin menganggukkan kepalanya

“apa kau kenal dengan namja yang menjemput Sooah?” Jin penasaran dengan perubahan wajah Suga

“aku tidak kenal , hyung aku ingin istirahat kembali jadi bisakah kau keluar dari kamarku”Jin merasa diusir oleh suga tapi apa boleh buat Suga memang harus banyak istirahat.

Suga merasa telah dibohongi oleh Sooah , jelas-jelas suga tadi memohon kepadanya untuk berada disisinya tetapi sooah pergi meninggalkannya bersama namja lain .

Suga baru saja keluar dari tempat sidang skripsinyanya beberapa temannya memberikan selamat pada dirinya , untung saja dia bisa menyelesaikannya tepat waktu walapun harus sedikit menderita akibat tidak ada Sooah yang selalu menyemangatinya dan menemaninya seperti dulu.

Saat Suga akan menuju kantin bersama teman-temannya Jihoon menghadang jalannya”kau mau apa Jihoon ah ? Aku harap kau tidak ingin mengajak berkelahi lagi” ucap salah satu teman suga

“tenang saja aku kali ini tidak ingin berkelahi , tetapi aku ingin berbicara sesuatu dengan Suga ” Jihoon menghadang suga hanya untuk mengungkapkan sesuatu padanya.

“kau ingin berbicara tentang apa?” Tanya Suga pada Jihoon

“aku ingin bicara empat mata saja denganmu” dan Jihoon mengajak suga berbicara ditempat dimana suga dan sooah selalu berdua.

“sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan Jihoon ssi?” Suga mulai menaikkan nada bicaranya

“aku ingin membicarakan tentang Sooah” ucap Jihoon hati-hati

“ah… kau ingin berbicara denganku, karena ingin memberikan undangan pernikahan kalian dan sooah tidak berani menemuiku sendiri dan sebagai gantinya kau yang memberikannya ?” Entah setan apa yang telah merasuki Suga sehingga dia berkata seperti itu.

“kau berfikiran seperti itu Yoongi ssi, aku harap kau tidak berkata demikian tentang sooah”

“apa kau melindunginya ? Ah.. aku lupa kalian memang harus saling melindungi”Jihoon ingin sekali memukul wajah Suga , bisa-bisanya dia langsung mengambil keputusan seperti itu.

“aku harap kau dengarkan baik-baik perkataanku . Aku dan Sooah tidak ada hubungan apa-apa dan buang jauh-jauh fikiranmu tentang aku dan Sooah yang menikah” suga merasa seperti orang bodoh setelah mendengarkan kebenaran tentang Sooah dan Jihoon.

“jadi kau dan sooah tidak ada hubungan apa-apa?” Tetapi waktu itu kenapa kau menjemput Sooah dirumahku kalo kalian tidak mempunyai hubungan apa-apa?” Pertanyaan bodoh keluar lagi dari mulut Suga.

“waktu itu …”

 

“Jihoon ah kenapa kau mau menjemputku? Apa kau menginginkan jawaban dariku sekarang?” Jihoon memberhentikan mobilnya mendadak padahal tinggal 1 belokan saja rumah Sooah terlihat .

 “kau berfikir seperti itu Sooah ya ” Jihoon langsung menatap mata sooah

 ”Jihoon ah aku sudah mengenalmu lama dan aku tau sikapmu seperti apa ? jika kau menginginkan jawaban sekarang aku akan mengatakannya” ucap Sooah lalu menatap mata Jihoon.

 “kau tidak perlu menjawabnya, aku sudah tau jawaban apa yang akan kau berikan Sooah ya ”

 ”jika kau tau jawabannya , kenapa kau masih menungguku dan selalu berbuat baik padaku? Seharusnya kau percaya pada teman-temanmu jika aku yeoja yang tidak baik ” Sooah masih teringat dengan perkataan teman-teman Jihoon yang menjelek-jelekkannya dan membuat dirinya dan Jihoon memutuskan hubungan mereka.

”Sooah ya aku benar-benar minta maaf atas perkataan teman-temanku , dan ini terakhir kalinya aku memintamu untuk kembali denganmu . aku hanya ingin kita tetap berteman Sooah ya hanya itu ” ucap Jihoon dia sudah merasa jika tidak ada harapan lagi untuknya karena dia tau jika Sooah menyukai orang lain , lalu Sooah tersenyum setelah mendengarkan ucapan Jihoon.

 

”satu lagi pasti kau tidak tau jika fans kamu meneror Sooah dengan tulisan-tulisan  , jika kau benar-benar mencintai Sooah dan memang mata dan hatimu hanya ada Sooah kau harus melindunginya Suga ”jelas Jihoon panjang lebar .

Suga terdiam mendengarkan semua penjelasan dari Jihoon , jadi sebenarnya selama ini dirinyalah yang membuat Sooah menderita

”apa kau tau Sooah ada dimana sekarang?” Suga ingin sekali bertemu dengan Sooah sekarang

”kau kerumahnya saja , pasti dia ada disana ” jelas Jihoon

”apa kau bisa memberitauku dimana rumah Sooah” Jihoon tampak kaget mendengarnya

”kau tidak tau rumah Sooah , kalian sudah berteman sejak lama dan kau tidak mengetahui rumah Sooah” Suga menganggukkan kepalanya pelan lalu Jihoon memberitau alamat rumah Sooah

”jika kau lebih awal selesai sidang pasti kau akan bertemu dengan Sooah , apa kalian memang tidak ditakdirkan untuk bersama?” ucapan Jihoon membuat Suga sedikit sebal

”kau sebenarnya ingin membantuku atau memanas-manasiku lagi” ucap Suga geram lalu Jihoon membalasnya dengan tertawa.

”itu motivasi chingu , jadi kau harus bertemu dengannya dulu sebelum dia bertemu dengan namja yang lain , ingat itu ” ucap Jihoon

”baiklah apa kau bisa membantuku chingu?” Jihoon bingung kenapa Suga meminta bantuannya.

Pukul 19:00 KST

Suga sedang merapikan pakaiannya sebelum mengetuk pintu yang ada dihadapannya , ya sekarang dia sedang berada di depan rumah Sooah tepatnya didepan pintu rumahnya . Suga mengikuti saran yang diberikan oleh Jihoon tadi , dan sekarang dia sudah mempunyai tekat untuk mengatakan perasan yang sebenarnya pada Sooah.

Pintu itu terbuka , tetapi tidak terlihat senyum manis yang selalu dia berikan saat bersama dengan Sooah.

”apa kau Suga?” tanya wanita yang masih muda tetapi lebih tua dari Sooah

”ne , Suga imnida . apa Sooah ada?” tanya Suga berusaha bertanya dengan nada yang sopan

”masuklah! Aku akan memanggil Sooah untuk turun” Suga langsung duduk disofa ruang tamu . dia mengedarkan pandangannya pada sekeliling ruangan . dia tersenyum melihat sebuah bingkai foto besar memperlihatkan Sooah yang tersenyum dengan kedua orang tuannya dan kakak perempuannya.

”Suga … ada apa kau kerumahku?” tanya Sooah saat menuruni tangga, Wajahnya merasa bingung melihat Suga duduk manis di sofa.

”oremanida … ” ucap Suga memberikan senyum termanisnya

”eoh … oremanida” balas Sooah dan duduk disofa depan suga

”apa yang kau lakukan dirumahku? Tidak biasanya . Bukannya kau tidak tau alamat rumahku dan kau sudah sampai disini” ucap Sooah bingung melihat Suga berada dirumahnya. Fakta kalau Suga memang tidak pernah berkunjung kerumah Sooah dan malam ini adalah kali pertama dia menginjakkan kakinya dirumah Sooah.

”aku ingin bertemu denganmu dan membicarakan sesuatu ” ucap Suga singkat lalu menarik tangan Sooah untuk ikut dengannya.

”kau mau membawaku kemana” cegah Sooah sebelum suga membuka pintu rumah.

”aku ingin berbicara sesuatu padamu , tetapi tidak disini . Kamu maukan ikut denganku sebentar, hanya sebentar” ucap Suga dengan nada memohon . Sooah menuruti perkataan suga lalu berjalan menuju tempat yang Sooah tau jika jalanan yang sedang dia lewati adalah jalan menuju taman kompleks rumahnya.

”kamu mengajakku ke taman . sebenarnya apa yang akan kamu katakan ?” Suga hanya menatapnya lalu tersenyum tanpa mengeluarkan sepatah katapun dan melanjutkan langkah menuju taman.

Saat Sooah melihat taman itu gelap dia menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya untuk bertanya pada Suga . Namun , Suga tidak berada dibelakangnya dan Sooah semakin bingung. Akhirnya diapun melanjutkan jalan menuju tengah taman itu . beberapa detik kemudian taman itu dihiasi oleh lampu-lampu yang indah. Sooah tidak bisa menutupi kekagumannya pada lampu-lampu yang terlihat indah dan seorang namja yang berdiri membelakanginya.

”Suga… apa itu kamu?” tanya Sooah , lalu namja itu membalikkan badannya dan berjalan mendekati sooah. Suga tersenyum pada Sooah dan menyerahkan sebuket bungan mawar putih . Sooah menerimanya dengan senang hati , dan Suga langsung memposisikan dirinya berlutut dihadapan sooah.

”Sooah aku mohon dengarkan semua apa yang akan aku katakan tanpa memotong perkataanku” Sooah menggangguk , Suga memegang tangan kanan Sooah.

”maafkan aku karena aku tidak peka sebagai seorang namja dan juga sebagai sahabat aku tidak mengenal dirimu dengan baik. Mungkin kamu akan menertawakanku karena menyatakan hal ini ” Suga terdiam sejenak memikirkan rangkaian kata yang akan dia ucapkan

”aku menyukaimu bukan sebagai sahabat , aku mencintaimu sebagai seorang namja , aku tidak tau sejak kapan aku mempunyai perasaan terhadapmu . Mungkin aku tidak peka dengan perasaanmu , apa kamu juga mempunyai perasaan yang sama denganku Sooah?” Sooah sendiri tertegun , dia bingung harus menjawab apa.

Sooah memang sudah menyukai bahkan mencintai sosok Suga sejak pertama mereka bertemu dan jantungnya merasa berdegup kencang jika mereka berdekatan , bahkan Sooah sudah mengetes jantungnya pada Jihoon yang tidak lain adalah mantan pacarnya. Dia sudah bisa melupakan Jihoon jauh sebelum Sooah bertemu dengan Suga , dan Suga adalah sosok pengganti Jihoon yang lebih sempurna menurut Sooah .

”tapi aku tidak seperti yeoja lain yang cantik dan mempunyai tubuh yang indah . Apa kamu tidak malu berjalan denganku bukan sebagai sahabat ?”

”kamu cantik Sooah walaupun kamu tidak mempunyai bentuk tubuh yang proporsional, kamu tetap cantik tanpa makeup yang tebal seperti mereka . Aku menyukai kesederhanaan dirimu , kenaturalan dirimu dan aku tidak akan pernah malu berjalan denganmu” jawab Suga cepat , dia memang tidak pernah melihat sosok yeoja berdasarkan bentuk tubuh dan kecantikan . Walaupun Suga tidak memungkiri jika dia menyukai wanita cantik , tetapi cantik hanya nilai tambah saja toh kita bakal tua dan kecantikan akan menghilang .

”maukah kamu menjadi pendamping hidupku sampai ajal menjemput kita berdua?” ucap Suga lantang , dia tidak berfikir untuk berpacaran dengan Sooah . Suga ingin memiliki Sooah seutuhnya , hanya miliknya seorang tidak ada orang lain yang berani mengambil Sooah dari dirinya.

”kamu bercanda Min Yoon Gi !” Suga tau jika Sooah sudah memanggil nama aslinya berarti dia marah

”tidak aku tidak bercanda , aku tulus ingin menjadikanmu pendamping hidupku . Aku mencintaimu sungguh-sungguh mencintaimu , terimalah aku Sooah aku berjanji akan melindungi dan menjadi seorang pria yang peka tidak seperti dulu ” ucap Suga memohon

Sooah tau jika Suga memang tulus , tetapi ini terlalu cepat untuknya dan dia meragukan dirinya sendiri untuk menerima lamaran Suga.

”aku akan mengatakannya sekali lagi dan aku mohon jawablah Sooah” Suga menegakkan badannya lalu kembali berlutut  dihadapan Sooah dan tangan kanannya menyerahkan sebuah kotak berbahan bludru .

”Yoon Soo Ah bersediakah kamu menjadi pendamping Min Yoon Gi dan menjadi ibu bagi anak-anakku kelak” ucap Suga tegas

Tangan Sooah sudah tidak berada disamping tubuhnya , dia masih menimbang sekali lagi lamaran Suga . Sooah senang cintanya terbalaskan , dan tidak menyangka Suga akan melamarnya menjadi seorang istri bukan sebagai kekasihnya.

”aku bersedia menjadi istri dan ibu bagi anak-anak kita ” ucap Sooah dengan tersenyum tulus , Suga langsung memeluknya dengan erat

”ini bukan mimpikan Sooah , kamu benar-benar menerimaku bukan ?” Suga masih tidak percaya dengan jawaban Sooah

”kamu tidak bermimpi Suga ” ucap Sooah , lalu Suga melepaskan pelukannya dan mencengkram bahu Sooah menatap kedalam matanya tidak ada kebohongan disana.

Tangan Suga berpindah pada pipi chubby Sooah , menatap seluruh wajah Sooah dan mata indah miliknya yang seakan bisa menghipnotis Suga . Dan bibir merah milik Sooah yang selalu menggoda untuk Suga cicipin , Suga mencium biibir merah itu hanya mencium merasakan bibirnya menempel pada bibir Sooah. Saat akan memperdalam ciumannya tiba-tiba lampu taman mati dan membuat melepaskan pagutan mereka.

”mian mian , aku tidak sengaja menarik kabelnya ” ucap Jihoon merasa bersalah dan mendapatkan tatapan tajam dari Suga

”selamat tuan putri ” ucap Jihoon seraya mencium punggung tangan Sooah , dan Suga langsung menariknya cepat

”jangan pegang-pegang milikku , kamu hanya masa lalu ingat itu ” ucap Suga mematenkan kepemilikan Sooah hanya untuk dirinya seorang , dia memeluk tubuh Sooah dengan erat. Dan mereka pun tertawa bersama , Jihoon memang masa lalu bagi Sooah tetapi mereka masih tetap berteman baik bahkan dialah penyatu hubungan antara Sooah dan Suga.

Advertisements

2 thoughts on “[FF Project My Fat Girl] Don’t Leave Me! Sequel

  1. Please, itu Jihoon diakhir minta dikeplang x. Jd gx jd ciuman kan si Sooah sama Suganya.kkkk~

    tp asli lamaran Suga bikin klepek2…dohhhh…

    btw, sblm baca ini aku dh baca yg Tae Ver duluan
    disama Suga sama Sooah dh nikah….cieeeeeee
    jd gini toh asal mulanya.kkkk~

    okeee.. aku mau lanjut baca yg ver Jin. bacanya nyicil nie…. huhuhu

    Like

    1. Jangan di kemplang donk kan kasihan 😣
      Tapi menurutku masih biasa scene yg itu kurang greget aku bikinnya
      Iya di Taehyung vers udah nikah , dan lanjutan dari suga vers ini ada di Jin vers sblm nikah.
      Iya gak papa bacanya nyicil , terima kasih ya sudah mau baca 😊

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s