Drabble · fluff · G · Genre · Length · Rating

[FF My Type Series] The Truth is…


Title: The Truth is (My Type: Jun Hoe Version)

Author: ts_sora

Cast: iKon’s Ju-ne, You as The Girl

Genre: fluff

Length: Drabble

Disclaimer:They belong to YG entertainment, meanwhile the story belongs to me. The story is inspired by iKon – My Type. no plagiarism. Welcome to My Type series with Ju-ne version!

Summary:

“You’re my type.”

 

—————————————————————————————————————————

Kau memacu kakimu secepat yang kau bisa saat ini. Tak peduli bagaimana ramainya jalanan, tak peduli berapa banyak orang yang memakimu karena kau secara sengaja atau tidak berulang kali menabrak mereka. Kau tak peduli.

Jun Hoe ada di sana. Laki-laki itu ada di sana. Laki-laki itu berencana akan mengutarakan perasaannya pada salah seorang teman kalian, Nate. Gadis blasteran Eropa yang angkuh, yang selalu menjadi tipe laki-laki itu. Jangan kaget, Jun Hoe juga merupakan laki-laki yang memiliki arogansi yang cukup kuat. Ia tak mudah untuk menurunkan arogansinya untuk seorang perempuan.

Berulang kali kau telah memperingatkan laki-laki itu akan gadis angkuh itu. Namun seberapa kalipun kau mengingatkannya, sebanyak itu pula laki-laki itu akan membela Nate dan mengatakan kau salah menilai. Kau tahu bagaimana laki-laki itu berkorban, melakukan semuanya bahkan mengorbankan pridenya hanya untuk seorang perempuan.

Dan kini, sebuah kabar burung yang paling kau benci, Nate telah bertunangan. Kau tak bisa membiarkan laki-laki itu mengorbankan harga dirinya lebih jauh lagi hanya untuk gadis itu. Entah ini gila, namun kau begitu memikirkan perasaan laki-laki itu.

“Go Jun Hoe,” ucapmu lemas saat kau melihat laki-laki yang tengah mengenakan tuxedo itu duduk di trotoar jalan. Wajah lelahnya mulai menatapmu sebelum akhirnya ia tersenyum miring padamu. Kau bisa melihat sebuah bouquet mawar merah yang terkesan diletakkan begitu sana di sampingnya. Atau mungkin ia memang sengaja membuangnya.

“Bodoh. Sampai kapan kau mematikan ponselmu?” Laki-laki itu mulai beranjak dari tempatnya masih menatapmu dengan pandangan tak terbaca. Dan pada sat itu pula kau menghambur demi memeluknya erat. Ini gila. Kau begitu menghawatirkan laki-laki itu.

Kau tahu laki-laki itu telah menyiapkan sebuah makan malam mahal untuk mengutarakan perasaannya. Dan apa yang bisa kau lakukan saat kau telah mengetahui bahwa Nate telah memiliki seorang tunangan?

“Kenapa kau tidak mengangkat panggilanku? Kau bodoh,” ujarmu yang kali ini dengan tangismu yang tumpah. Kau tahu apa saja yang telah laki-laki itu lakukan dan bagaimana kau bisa menganggap semua baik-baik saja. Laki-laki itu terluka.

Kau melepaskan pelukan sepihakmu dan memandang laki-laki yang masih tak bergerak di tempatnya. Kau tahu ini pasti berat untuknya. “Kita pergi. Tak ada artinya kita berada di sini.” Kau menarik pergelangan tangan laki-laki itu untuk beranjak pergi namun laki-laki itu menolak.

“Semua berakhir. Kau tak bisa melakukan ini lagi. Kau tak bisa membuang harga dirimu lebih jauh lagi.” Kau menggigit bibir bawahmu. Tak mampu menatap laki-laki itu yang terluka saat ini. “Nate sudah bertunangan dengan orang lain,” ujarmu berat hati. Dan entah kini kau masih saja menangis.

“Aku tahu,” ucap laki-laki itu pada akhirnya dan membuatmu tersentak. Wajahnya berubah dan kali ini senyum miringnya kembali terlihat. Ia mengusap airmatamu pelan.

“Aku tahu Nate tak akan datang. Memang awalnya ia yang kutunggu, namun saat aku tahu fakta yang sebenarnya, entah aku tak merasa sedih ataupun menyesal,” ujarnya begitu santai sangat berbeda dengan dirimu. Ia mengembangkan senyumnya sebelum ia meraih bouquet bunga yang tadi berada di sampingnya.

Kau mengerjapkan matamu tak percaya. Dan saat itu pula itu terlihat menyeringai. Seringaian yang entah memiliki kharisma tersendiri. Seringaian yang menampakkan keangkuhan sang empunya. Seringaian milik Go Jun Hoe.

“Bukan Nate lagi yang kini kukejar. Aku tahu tak akan gunanya mengejar gadis angkuh tak tahu diri itu. Tapi kau. Dan aku tahu kau akan datang padaku dengan begitu panik seperti saat ini karena kau juga memiliki perasaan yang sama.”

Go Jun Hoe mengusap tengkuknya camggung seraya mengulurkan bouquet bunga yang ia genggam padamu dengan penuh keangkuhan. Masih dengan senyum miringnya yang sarat akan kharisma. “You’re my type. Can you take this for me?”

 

-Fin-

 

tumblr_nuohr9Z3Lj1u8t5k8o8_r1_400

 

Advertisements

One thought on “[FF My Type Series] The Truth is…

  1. Saeng ini aku si bawel fans mu hahaha..
    Ya tuhan..ini ff nya ngena di hati banget
    Singkat tapi bkin hati aku ngerasa gimana gitu..kebayang gmn june ngmgnya..apalagi senyum khas nyebelin nya itu..aaaaaa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s