Genre · Length · PG · Rating · Romance · Vignette

[Project Man In Love] My Pride


IMG_20151008_123610

Author : VizkyLee

Title : My Pride

Cast :

Lee Ho Won / Hoya Infinite

Lee Hae Mi as you or girl

Genre : Romance

Length : Vignette

Rating : PG

 

 

Seorang pria akan menurunkan harga dirinya demi wanita yang dia cintai.

Begitupun dengan hoya , dia akan melakukan apapun untuk seorang yeoja yang dia cintai. Bahkan dia akan melakukan apapun untuk wanita itu, agar bisa selalu dekat dengannya setiap hari.

Saat seorang pria jatuh cinta , dia akan mengejarnya sampai mendapatkan wanita pujaannya. Bukan karena penasaran akan wanita yang dikejarnya, tetapi cinta yang ingin dia berikan pada wanita itu.

 

Setir itu digenggamnya erat , ya hoya sedang frustasi karena jalanan sedang macet. Sementara dia sedang terburu-buru untuk membeli sesuatu yang diinginkan oleh seorang yeoja yang sangat dia cintai. Hoya mengusap wajahnya kasar dia gusar , tidak tahan dengan kondisi jalanan yang macet akibat terjadinya kecelakaan hebat .

Hoya membunyikan klakson berulang kali saat mobilnya akan masuk kawasan perbelanjaan, didepan tampak mobil yang sangat lamban saat menjalankan mobilnya. Membuat Hoya semakin emosi karena kesialan yang dia alami terus menerus. Hoya segera menuju butik dimana baju yang di inginkan Haemi berada, dia berlari sampai menabrak pengunjung mall lainnya.

Dengan nafas yang terputus-putus hoya memberhentikan langkahnya saat dirinya sudah berada didepan butik itu. Setelah nafasnya kembali teratur hoya memasuki butik itu , melihat dress yang tertata rapi digantungan rak . Tidak berapa lama seorang pelayan menghampirinya.

“ada yang bisa saya bantu tuan” ucap pelayan itu , dan hoya masih mengedarkan pandangannya keseluruh butik itu.

“saya mencari dress keluaran terbaru dari desainer xxx berwarna coklat muda” ucap hoya dengan jelas , dan pelayan itu menampakkan wajah minta maafnya.

“dress yang anda cari sudah sold out tuan , apa anda menginginkan dress dari desainer lain yang setara dengan dress yang sedang tuan cari?” ucap pelayan itu , memberikan rekomendasi lain.

“aku tidak ingin yang lain , apa kau tidak mempunyai stock digudang barangkali masih ada satu dress lagi?” ucap Hoya , dia tidak ingin dress yang lain karena Haemi menyuruhnya untuk membeli dress itu .

“tapi tuan dress itu sudah sold out kami sudah mengeceknya dan di butik lainpun begitu . Jika tuan ingin membelinya , tuan langsung saja pergi ke negara dimana desainer itu berada” ucap pelayan itu dengan nada sopan.

“apa kau mempunyai dress yang mirip dengan desainer yang berbeda?” tanya hoya , dia benar-benar tidak tau menau tentang dress pakaian wanita .

“maaf tuan setiap desainer mempunyai desain masing-masing dan tidak mungkin sama , jika ada kesamaan berarti desainer itu memplagiat desainer lain. Kami mempunyai warna dress coklat muda dan berbagai model dress” jelas pelayan itu

“aku akan bertanya terlebih dahulu “ Hoya langsung men dial nomor Haemi , dan dalam detik ketiga Haemi mengangkat telfon dari Hoya.

“apa kau sudah menemukan dress yang aku inginkan?” tanya Haemi langsung tanpa mengucapkan salam.

“dress yang kamu inginkan sudah terjual habis. Apa kau mau dress yang lain? aku harap kau menginginkan dress yang lain” ucap Hoya tanpa berfikir panjang dan terkesan memaksa.

“apa yang kau katakan? Dress lain . Aku hanya menginginkan dress itu , hanya dress itu Hoya!” ucap Haemi dengan intonasi tinggi , dan dia bersikeras dengan apa yang diinginkannya.

“tapi dress yang kamu inginkan sudah sold out sayang” ucap Hoya dengan tersenyum mendengar dirinya yang memanggil Haemi dengan ‘Sayang’.

“jangan panggil aku dengan sebutan itu! aku belum menerima dirimu tuan Howon yang terhormat. Aku tidak peduli kau harus mendapatkan dress itu , bagaimanapun caranya” jawab haemi dengan nada kesal .

“baiklah sayang aku akan mencari dress itu hingga dapat , dan jika aku mendapatkannya kau tidak akan bisa menolakku untuk menjadi kekasihku. Ah tidak tidak , menjadi calon istriku , tidak ada kata penolakkan lagi sayang” setelah mengucapkan kalimat itu , hoya langsung memutuskan sambungan telfonnya terlebih dahulu . Dan pergi dari butik itu , dengan tangannya yang masih memegang handphone miliknya .

 

“siapkan keberangkatanku ke paris besok pagi” perintah hoya pada seseorang yang baru saja dia telfon.

 

Sementara itu Haemi tertegun mengetahui Hoya memutuskan sambungan telfonnya terlebih dahulu, biasanya Haemilah yang akan memutuskan sambungan telfon terlebih dahulu. Hal lain yang membuat haemi terkejut adalah perkataan Hoya tadi , jika dia menemukan dress yang diinginkan oleh Haemi maka hoya akan menjadikannya istri.

“akhhh andwae …” teriak Haemi keras, dia merasa masuk keperangkapnya sendiri.

“Haemi ini sudah malam kenapa kamu teriak-teriak?” tanya teman Haemi yang mendengar teriakan dari kamar haemi.

“pria itu , pria itu masih saja mengejarku. Bagaimana ini ?” ucap Haemi sambil memeluk temannya itu.

“terima saja dia , kau sudah memberinya persyaratan yang berat padanya . Apa kamu tidak bisa melihat keseriusan dimatanya? Dia bukan sembarang pria , dia bisa saja mendapatkan wanita manapun tanpa dirinya menaklukan wanita itu. Tetapi kamu berbeda Haemi , dia ingin serius denganmu dan tidak akan mempermainkanmu seperti wanita lain” jelas temannya itu , tetapi Haemi masih belum bisa menerima Hoya entah mengapa.

“kau itu temanku atau temannya selalu saja membelanya , sekali playboy tetap playboy . aku tidak suka predikat itu “ ucap Haemi dengan intonasi tinggi .

“buatlah predikat itu hilang pada dirinya, seorang namja akan berubah saat menemukan seorang yeoja yang tepat untuk menjadi pendamping hidupnya hingga mati” jelas teman Haemi lagi, Haemi dibuat terkejut lagi mendengar perkataan temannya itu.

“lebih baik kamu tidur , pikirkan lagi besok” ucap temannya dan langsung meninggalkan kamar Haemi.

Tidak biasanya Haemi melamun di kelasnya , apalagi sekarang dosen favoritnya sedang mengajar dan Haemi hanya melamun memikirkan sesuatu hingga kelas selesai.

Haemi merasakan sesuatu yang berbeda, hari ini tidak ada yang menggangunya. Ya Hoya tidak menggangunya seperti biasa , Haemi mencarinya tentu tidak hanya saja hidupnya hari ini merasa tidak ada gangguan.

Namun, saat Haemi asik melamun di taman kampus. Beberapa yeoja menghampirinya dengan tatapan marah dan mengejek.

“Lee Haemi ! Akhirnya kau sendiri” ucap wanita yang menggunakan dress ketat berwarna merah.

“maksud kamu apa?” Tanya haemi , dia sudah tidak melamun lagi.

“tsk , kau itu pintar tapi tidak mengerti apa maksud aku” ucap yeoja lainnya yang mengenakan dress hitam ketat.

“aku benar-benar tidak mengerti” Haemi memang tidak mengerti dan tidak mau berurusan dengan wanita-wanita seperti mereka. Haemi pun berencana untuk bangkit dari duduknya, tetapi ditahan oleh wanita berdress merah itu.

“aku sudah pernah bilang jauhi Hoya, apa yang kamu berikan padanya sampai dia selalu ada disampingmu?” ucap wanita itu lagi.

“aku sudah menyuruhnya untuk menjauhiku , tetapi dia tidak pernah mendengarnya. Salahkan dia , dan bilang padanya agar tidak berdekatan denganku” ucap haemi dengan intonasi tinggi , lalu pergi meninggalkan wanita-wanita Hoya.

Haemi tidak menyangka ternyata hidupnya hari ini sama saja menyebalkan , tidak hoya tidak wanita-wanitanya sama-sama menggangunya.

 

Haemi mengikuti kelas selanjutnya dengan mood yang tidak baik, sebenarnya dia ingin pulang tapi dia tidak bisa meninggalkan mata kuliah ini. Melamun itulah yang dilakukan haemi sekarang, dia yang biasanya duduk di bangku paling depan sekarang duduk dibangku paling belakang . Dia menatap pintu ruang kelasnya , Haemi teringat sesuatu dimana pertama kali dia bertatapan dengan Hoya.

 

Saat itu kelas telah usai sebagian mahasiswa sudah keluar dari kelas , dan tinggal beberapa mahasiswa yang masih mempunyai urusan dengan dosen mereka. Karena urusan haemi sudah selesai terlebih dahulu dia pamit untuk pulang , tetapi saat dia akan membuka knop pintu tiba-tiba pintu itu terbuka sendirinya. Haemi terjatuh dilantai akibat dorongan pada pintu lagi , tidak hanya itu seorang pria juga ikut terjatuh menindih tubuh Haemi. Hoya mendarat tepat diperut mulus Haemi , dengan cepat Haemi mendorong tubuh Hoya agar menjauh dari tubuhnya.

“maafkan aku” dengan senyum yang akan membuat semua wanita meleleh , tetapi tidak dengan Haemi. Setelah dia mendorong Hoya , Haemi langsung pergi meninggalkan ruang kelas dia malu sekaligus marah.

Hoya tidak percaya dengan wanita yang baru saja dia temui, kebanyakan wanita yang melihat dirinya pasti akan terpana dan ingin bekenalan dengannya tetapi ini berbeda. Hoya mengikuti langkah kemana Haemi berjalan ,

“kenapa kamu mengikutiku?” Haemi membalikkan badannya dan berkaca pinggang pada Hoya

“aku ingin minta maaf padamu , itu saja” jawab Hoya dengan senyum manisnya

“aku sudah memaafkanmu” Haemi membalikkan badannya kembali , tetapi sebuah tangan menahannya

“aku Lee Ho Won , kamu bisa memanggilku Hoya “ tangan Hoya sudah terulur untuk menerima jabatan tangan Haemi , dia boleh bermimpi karena Haemi tidak membalas uluran tangannya.

“Lee Hae Mi” setelah itu Haemi hilang dari pandangan Hoya , dia tidak tertarik sama sekali berkenalan dengan Hoya . Sementara Hoya sendiri tersenyum penuh arti sepertinya dia akan menjadikan haemi sebagai mainan selanjutnya.

 

 

Lihat Lee Hae Mi aku akan mendapatkanmu , gadis yang menarik

 

Kejadian itu sangat diingat benar oleh Haemi , dari kejadian itu hidupnya tidak pernah bebas selalu saja ada yang menggangunya . Tidak hanya Hoya yang menggangu tetapi juga wanita-wanita yang mengejar-ngejar Hoya. Didekat Hoya maupun tidak didekatnya kehidupan Haemi tidak bisa tenang , apalagi saat dia sudah saha menjadi Nyonya Lee nantinya. Hemi menggelengkan kepalanya menghapus pemikiran yang ada dikepalanya

 

Nyonya Lee hahaha , kenapa aku bisa berfikir seperti itu

 

 

“Hya Nyonya Lee!” Haemi bergidik ngeri mendengar orang lain menyebutnay sebagai Nyonya Lee

“Aishh jangan memanggilku seperti itu” ucap Haemi lalu memukul temannya yang tertawa melihat tingkah tidak suka Haemi

“Sudahlah terima saja panggilan itu , jika dia membawakan dress yang kamu inginkan bukankah dia akan melamarmu . Pasti paman dan bibi senang mendengar anak perempuan satu-satunya menikah , ayolah Haemi yah berbahagialah” ucap temannya sekaligus sepupunya.

 

Terdengar derap langkah kaki yang berlarian , Haemi dan sepupunya terlihat bingung dengan mahasiswa dan mahasiswi yang berlari didepan mereka.

“Kenapa mereka semua lari kearah taman tengah? Memangnya ada apa?”

“Ayo kita lihat Haemi! Aku penasaran ada apa sebenarnya disana” Haemi tidak berniat untu melihatnya karena memang dia tidak suka dengan keramaian , tetapi karena tangannya sudah ditarik oleh sepupunya maka dia ikuti saja.

Belum sampai taman tengah beberapa mahasiswa sudah kembali dari taman tengah , Haemipun menyetop salah satu teman pria yang dikenalnya.

“Di taman tengah ada apa? Kenapa semuanya pergi kesana?”

“Kekasihmu datang dan dia membuat heboh karena mendaratkan helikopter di taman tengah kampus kita” Haemi sangat terkejut mendengarnya , tanpa mengucapkan terima kasih Haemi sudah ditarik lagi oleh sepupunya menuju taman tengah.

Sesampainya di taman tengah banyak wanita yang mengerubungi tempat itu , mereka masih berdecak kagum pada kehadiran Hoya.

“Haemi ayo majulah! Lihat dia dikerubungin para wanita” Haemipun terdorong kedepan dan langsung mendarat di pelukan Hoya

“Sayang akhirnya kamu datang juga” ucap Hoya dengan mencium puncak kepala Haemi , dia masih tidak bergeming sama sekali.

Saat Hoya akan mencium bibirnya barulah Haemi sadar

“Apa yang akan kau lakukan?”teriaknya dan mendapatkan teriakan balik dari para fans Hoya

“Aku ingin menciummu sayang , I’m Back sweetheart” ucap Hoya sambil memeluk erat tubuh Haemi

“Lepaskan kau membuatku tidak bisa bernafas” banyak cacian yang diberikan oleh fans Hoya pada perilaku Haemi.

“Aku kembali membawakan dress yang kamu inginkan sayang” ucap Hoya memberikan sebuah kotak putih besar dengan nama branded terkenal ditengahnya.

Beberapa wanita berdecak kagum dengan apa yang dilakukan Hoya , seluruh penjuru Universitas tau apa yang diminta Haemi dan Hoya pun dengan bersusah payah mencarikan keinginan Haemi yang menurut para pria akan sulit mereka dapatkan tetapi terlalu mudah untuk Hoya. Koneksi dimana-mana yang membuat Hoya mudah mendapatkan apa yang dia inginkan , mungkin dress ini yang sedikit rumit karena Hoya tidak mempunyai koneksi banyak di bidang konveksi terutama baju wanita.

Perlahan Haemi membuka kotak putih tersebut , dia terkejut melihat dress berwarna coklat yang sudah lama dia inginkan . Bukan Haemi tidak bisa membelinya , bahkan dia bisa membeli dress brand manapun sesukanya tetapi dia bukan gadis yang suka menghambur-hamburkan uang orang tuanya demi memenuhi keinginannya.

“Terharu sayang” ucap Hoya tepat ditelinga Haemi “aku juga membelikan tas , sepatu dan aksesoris yang sepadan dengan dress ini” lanjut Hoya lalu menarik tangan Haemi untuk berjalan menuju luar Universitas.

Haemi hanya bisa diam dan memandangi sepupunya yang tersenyum lebar melihatnya , sementara beberapa wanita terlihat cemberut melihat kedua pasangan yang berjalan melewati mereka.

“Kau akan membawaku kemana tuan Lee” Haemi berteriak tepat di hadapan Hoya

“Ketempat dimana aku akan mengikrarkan janji suci padamu” Haemi terbelalak mengetahui maksud perkataan Hoya

“Hentikan mobilnya! Aku ingin turun!” Hoya mendekatkan tubuhnya dan menyudutkan Haemi pada dinding pintu mobil , membuat haemi bisa mencium parfum milik Hoya dan juga detak jantungnya

“Tidak akan pernah istriku” Hoya menangkup pipi Haemi dan segera melumat bibir cherry milik Haemi.

 

Hoya memanglah seorang bad boy dan playboy tetapi dia tidak pernah membuat seorang wanita menangis

 

 

“Apa yang sedang kamu lakukan sampai tidak mendengarkan panggilanku?” Haemi kaget saat merasakan sebuah tangan hangat memeluknya dari belakang

“Lihatlah “ Haemi menunjukkan sebuah dress berwarna coklat miliknya

“Aku kira dress ini sudah kamu buang” dengan keras Haemi melepas tangan Hoya yang berada diperutnya

“Ini benda sejarah tidak mungkin aku buang” dengan hati-hati dress coklat itu dimasukkan oleh Haemi kedalam koper khusus yang berisikan benda-benda sejarah perjalanan cinta mereka berdua.

“Terima kasih masih menyimpan benda-benda pemberianku dan terima kasih telah menjadi istri dan ibu bagi anak-anakku” ucap Hoya seraya memeluk kembali istrinya Haemi dan mengelus lembut perut buncit sang istri.

 

 

 

 

 

Advertisements

One thought on “[Project Man In Love] My Pride

  1. Hahah ngakak playboy nya hoya disini. A man in love, jadi ngebayangin hoya yg playboy trs berusaha memenuhi permintaan haemi. Good job thor 🙂 aku suka sama ceritanya. Meski ringan, tapi berkesan bgt. Jadi ngebayangin hoya nurunin helicopter di tengah taman kampus 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s