Family · Genre · PG · Rating · Romance · Vignette

Because …


FF Because jinhwan

 

 

Author : VizkyLee

Title : Because…

Cast : Kim Jin Hwan (iKON)
Kim Jin Woo (Winner)
Kim Eun Kyung (older sister or you )
Shin Ji Min (AOA)

Genre: Romance , Family

Length: Vignette

Rating : PG

 

A/N : sebenarnya gak niat bikin ini fanfict , tiba-tiba idenya muncul gara-gara dapat berita skandalnya jinhwan sama jimin (aoa) . agak gak setuju sebenarnya , tapi kalau mereka bahagia ya otomatis kita harus ikut bahagia. Maaf kalau ceritanya aneh bin ajaib , lagi-lagi ide ini tiba-tiba muncul dan langsung ditulis. Dan ini fanfict kelanjutan dari fanfict eodiga , eodiseo tentang kakak beradik yang terlalu menyayangi satu sama lain. Mungkin dialog disini lebih banyak jinwoo dan eunkyung , karena di fanfict eodiga, eodiseo dialog mereka hanya sedikit.

Permohonan maaf : pasti banyak yang nunggu kelanjutan MCLL chapter 4 dan My Fat Girl . untuk MCLL chapter 4 masih belum ada ide mau seperti apa kehidupan setelah anak-anak mereka lahir . sedangkan untuk My Fat Girl masih dalam proses pengetikan , maunya masukin setengah-setengah tapi tidak bisa jadi author masukin ke wattpad(yang bisa masukin setengah-setengah). yang mau baca banget My Fat Girl bisa masuk ke wattpad cari nama author ya vizkylee terus klik work , nanti kalian bakal nemuin fanfict yang author publish disana. Sekali lagi mohon maaf untuk keterlambatan fanfict MCLL dan My Fat Girl.

 

 

 

 

Sister Complex  –  Brother Complex 

 

 

“kenapa kamu senyum-senyum sama handphone?”  tanya kakak perempuan jinhwan

“mau tau aja , seperti noona tidak  pernah saja” jawab jinhwan tanpa mengalihkan pandangannya dari handphone.

Eunkyung berjalan mendekati jinhwan yang sedang tiduran di sofa ruang televisi.

“jimin, siapa jimin?” tanya eunkyung penasaran

“noona kau! seenaknya melihat handphoneku” ucap jinhwan langsung menegakkan tubuhnya untuk duduk.

“jawab aku siapa jimin? , kamu berani menyembunyikan sesuatu dari noonamu ini” ucap eunkyung tegas sambil memberika pelototan maut .

“noonaku sayang , aku tidak memiliki rahasia yang aku sembunyikan darimu” jelas jinhwan bohong lalu dia beranjak dari sofa.

“kau mau kemana jinhwan! Kamu belum selesai menjelaskannya , siapa jimin? kau menyembunyikan sesuatu aku bisa mencium kebohonganmu jinhwan” teriak eunkyung karena sekarang jinhwan berada di dalam kamar , bersiap-siap untuk bertemu dengan seseorang.

“noona kau membuatku kaget , kenapa berdiri di depan pintu?” jinhwan terkejut mendapati noonanya berdiri dengan kedua tangannya bersilang didada tepat di depan pintu kamarnya.

“kamu mau pergi kemana?”tanya eunkyung yang melihat penampilan jinhwan yang rapi.

“aku ingin bertemu dengan temanku sebentar di caffe” jelas jinhwan , dia tidak akan berbohong pada kakak perempuannya ini.

“apa teman yang akan kamu temui bernama jimin?” tanya eunkyung , membuat jinhwan menghentikan kegiatan mengikat sepatunya.

“iya , temanku bernama jimin” jawab jinhwan singkat , tidak ada pertanyaan lagi dari eunkyung dia hanya dia memandang namsaengnya.

“noona aku pergi ” ucap jinhwan , dan hanya dijawab dengan anggukan kepala oleh eunkyung.

Di dalam sebuah caffe terlihat seorang yeoja sedang duduk sambil meminum caramel macchiato, sesekali dia melihat kearah jendela tepat disampingnya untuk melihat orang-orang yang berlalu lalang.

“maafkan aku ” ucap jinhwan sambil mengatur nafasnya.

“minumlah! ” pinta yeoja itu memberikan gelas berisi caramel macchiato.

“apa kau sudah lama menunggu? maafkan aku tadi noona sedikit mengintrogasiku” ucap jinhwan pada yeoja itu dan terdengar tawa ringan dari yeoja itu.

“tidak terlalu lama , apa noonamu tau tentang hubungan kita?” tanya yeoja itu sambil mengaduk minumannya .

“belum , aku bingung harus memberitaunya dengan cara seperti apa?” jawab jinhwan dengan wajah bingung.

“jangan membicarakannya lagi” ucap jinhwan lalu memegang tangan yeoja yang bernama jimin itu.

“aku merindukanmu ji ” ucap jinhwan dengan menatap jimin penuh cinta

“tadi pagi kita sudah video call , dan kamu masih merindukanku hwan” ucap jimin dengan senyum indahnya.

“itu yang membuatku selalu merindukanmu ji , senyummu” ucap jinhwan sambil menyentuh pipi kurus jimin.

“jinhwan…” panggil seseorang . Namun jinhwan masih menikmati paras cantik didepannya , saat sebuah tangan menyentuh pundaknya barulah jinhwan sadar.

“hyung! kau dengan siapa kemari?”ucap jinhwan sambil melihat kearah belakang, dia takut jika noonanya bersama dengan jinwoo.

“aku sendiri , siapa dia?”tanya jinwoo sambil menatap yeoja yang duduk dihadapan jinhwan.

“shin jimin imnida” jimin memperkenalkan dirinya pada jinwoo.

” jinwoo imnida , kekasih eunkyung” balas jinwoo , jimin hanya tersenyum mendengar perkenalan jinwoo.

“apa hyung disuruh noona untuk memata-mataiku?” tanya jinhwan menyelidik, dan jinwoo memasang wajah bingung.

“hwan … jangan bertanya seperti itu” ujar jimin sambil menggenggam tangan jinhwan.

“maaf kalau aku menggangu kalian, sampai berjumpa kembali jimin” pamit jinwoo pada jimin dan menepuk pundak jinhwan.

 

Jinhwan melihat jinwoo sedang memesan minum dan beberapa cake, dia curiga jika noonanya menyuruh jinwoo untuk memata-matai dirinya.

“hwan kamu takut jika kekasih noonamu itu benar-benar memata-mataimu” ucap jimin , dan ditanggapi dengan anggukan oleh jinhwan. Dia masih terus menatap jinwoo yang menunggu pesanannya.

Jimin menarik wajah jinhwan dengan kedua tangannya untuk menghadap padanya.

“jangan melihatnya terus , aku rasa jinwoo tidak mengetahui apa-apa . Itu terlihat jelas dari raut wajahnya yang bingung hwan” jelas jimin yang merasa jika jinhwan masih beranggapan noonanya menyuruh kekasihnya untuk memata-matainya.

“jangan membelanya , kamu masih bertemu dengan jinwoo hyung satu kali dan belum bertemu dengan noona. Mereka pasangan yang tidak bisa ditebak , mereka seperti aktor dan aktris handal tidak terlihat mana acting atau kenyataan” jelas jinhwan panjang lebar

“kalau begitu kenalkan aku pada noona kamu hwan , agar aku tau apa yang kamu katakan benar atau tidak?”jinhwan masih berfikir , dia belum mau mengenalkan jimin pada noonanya.

“ayo kita berbelanja ! bukannya kamu ingin membeli sesuatu ” tanpa mendengar balasan dari jimin , jinhwan langsung menarik tangan jimin untuk keluar dari caffe itu. Jinwoo yang melihat jinhwan menarik jimin keluar , hanya bisa menggelengkan kepalanya.

Handphone yang berada di saku celana jinwoo berdering , saat melihat nama yang menelfon langsung tercipta senyum dibibirnya

“kenapa lama ? Apa kamu sedang mengobrol dengan yeoja sehingga membuatmu lama di caffe?” tanya eunkyung sebal , jinwoo hanya bisa tertawa senang mendengar ocehan kekasihnya.

“ya aku tadi mengobrol dengan seorang yeoja yang sangat cantik , jadi aku lupa jika ada seseorang yang menunggu” jinwoo mengerjai kekasihnya itu.

“aku tidak peduli . Yang terpenting pesananku sudah kau beli” ucap eunkyung langsung memutuskan sambungannya , membuat jinwoo makin tersenyum lebar.

 

Terlihat seorang yeoja sedang bersantai sambil menonton acara televisi running man , dia tidak menghiraukan panggilan ditelfonnya yang sudah beberapa kali terputus akibat tidak diterima.

Eunkyung berjalan malas menuju pintu rumahnya , sudah empat kali orang itu menekan bel dan eunkyung tau siapa orang itu.

Setelah membukanya eunkyung langsung mengambil bawaan jinwoo dan berjalan terlebih dahulu menuju dapur.

“apa kamu marah kyungie? aku tadi hanya bercanda. Sebenarnya aku tadi bertemu dengan jinhwan dan berbicara dengannya sebentar” eunkyung menatap jinwoo sekilas lalu melanjutkan meletakkan cake dipiring .

“aku tidak marah hanya sebal , kamu telat datang oppa” ujar eunkyung meletakkan cake itu dimeja beserta minuman yang dibeli jinwoo.

“aku tidak akan bercanda padamu. aku tidak mau kau marah padaku kyungie” ucap jinwoo sambil memeluk tubuh eunkyung dari samping , dan seulas senyum tampak dari wajah eunkyung.

 

Eunkyung menyandarkan kepalanya didada jinwoo , inilah hari hari mereka berpacaran . Menonton acara televisi favorit eunkyung dan memakan cake kesukaan mereka berdua.

“kyungie apa kau tau yeoja bernama jimin?” jinwoo penasaran bukan penasaran pada jimin , tetapi dengan apa yang dituduhkan jinhwan padanya.

“oh jadi jimin itu yeoja . Aku kira park jimin member bts itu” jinwoo mengerutkan dahinya , bingung dengan tanggapan eunkyung tentang jimin.

“apa jinhwan tidak menceritakannya jimin padamu?” jinwoo merasakan kepala eunkyung menggeleng didadanya.

Jinwoo tau eunkyung tidak ingin membahasnya lebih dalam lama , diapun mengakhiri percakapan tentang jimin. Mereka hanyut dalam perbincangan yang intim sambil saling menyuap cake kesukaan mereka.

 

Eunkyung dan jinwoo saling bertatapan saat mendengr seseorang sedang menekan pasword untuk membuka pintu. Dan benar saja eunkyung dan jinwoo langsung melihat jinhwan yang memegang tangan seorang yeoja , mendekati sofa yang mereka duduki.

 

“kau sudah pulang jinhwan . Hai jimin kita bertemu lagi” jinwoo berusaha membuat suasana agar tidak canggung.

“kalian pasti belum makan , aku akan siapkan makanan untuk makan siang” ucap eunkyung berdiri dari sofa yang dia duduki , saat jimin akan mengikutinya masuk dapur eunkyung membalikkan badannya. ” kamu tamu jadi duduk saja, biar aku sendiri yang menyiapkan makan siang” jinhwan tau jika noonanya sedang marah , tetapi dia menutupi sifat brutalnya saat marah.

“noona kamu baik hwan” puji jimin dan jinhwan hanya memutar matanya tidak percaya , jinwoo hanya tersenyum menanggapinya.

“jinwoo ssi kamu beruntung jinhwan noona bisa memasak dan kau mendapatkan makanan yang enak dan bergizi” ujar jimin sekali lagi memuji eunkyung.

“bisa tidak , kamu tidak memujinya terus” jimin bingung dengan jinhwan yang tidak suka jika dirinya memuji noonanya.

“makan sudah siap” ucap eunkyung dari arah meja makan , jinwoo langsung melangkahkan kakinya menuju ruang makan diikuti dengan jimin dan jinhwan.

“silahkan dimakan, maaf hanya menyediakan sedikit makanan. Jinhwan tidak bilang jika akan ada tamu“ ucap eunkyung pada mereka , lalu dia mengambilkan beberapa lauk pada jinwoo.

Jimin merasa senang melihat perlakuan eunkyung pada jinwoo , mereka seperti pasangan yang sudah menikah. Lain jimin , lain jinhwa dia tidak menyukai kemesraan yang diperlihatkan noonanya dan kekasihnya. Dan yang menjadi tontonan tidak terusik sama sekali dengan tatapan 2 pasang mata itu.

 

“kenapa tidak makan ? apa makanannya tidak enak? “ tanya jinwoo pada jimin yang masih senang menatap kemesraan jinwoo dan eunkyung .

“makanannya sangat enak , tetapi memandang kemesraan kalian membuat aku senang” ucap jimin membuat jinwoo dan eunkyung tersenyum , tidak dengan jinhwan yang terlihat semakin masam wajahnya.

“jangan acting noona , perlihatkan aslimu” ucap jinhwan dan langsung mendapatkan cubitan dari jimin.

Eunkyung tidak memperdulikan perkataan namsaengnya , dia tidak tau jalan fikiran jinhwan bisa-bisanya dia begitu dihadapan kekasihnya.

 

“ehmm maaf aku menanyakan hal ini , berapa umur kamu jimin ssi?” tanya jinwoo membuat jinhwan membulatkan matanya , dan eunkyung meneruskan makannya tidak ingin tau.

Eunkyung tau betul seperti apa kekasihnya ini , jadi dia sudah terbiasa mendengar jinwoo bertanya dengan seseorang yang baru saja dia temui termasuk umur pastinya . Dia senang jika mempunyai teman yang seumuran. #samakayakauthor

 

“aku 91 line “ saat mengetahui jawaban jimin , jinwoo sangat senang . eunkyung kaget sampai menghentikan makannya dan jinhwan hanya diam sambil menatap noonanya.

“kalau begitu kita tidak perlu formal jimin” ucap jinwoo senang . Namun tiba-tiba terdengar seseorang memundurkan kursinya , jinwoo menahan pergelangan tangan eunkyung.

“kamu mau kemana kyungie?” dengan perlahan eunkyung melepas tangan jinwoo

“aku ingin ke kamar mandi sebentar “ jawab eunkyung lalu pergi melangkahkan kakinya kedalam kamarnya yang mempunyai kamar mandi dalam.

 

“apa noona kamu marah hwan? Maaf aku tidak seharusnya …” ucapan jimin terpotong karena jinhwan menyuruhnya tidak meneruskan ucapannya.

“aku tidak tau dia marah atau tidak , itu bukan salah kamu ji jadi jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri” ucap jinhwan sambil menggengam tangan jimin erat.

“sepertinya aku lebih baik menyusul eunkyung” ucap jinwoo langsung pergi menuju kamar eunkyung.

Jinwoo masuk kedalam eunkyung dengar perlahan , dia melihat eunkyung sedang merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur sambil menatap langit-langit kamarnya. Jinwoo mendudukkan dirinya disamping tempat tidur sambil mengelus lembut rambut eunkyung.

“apa kamu marah kyungie? Aku tidak bermaksud membuatmu marah” eunkyung langsung memposisikan dirinya duduk dan menghadap kearah jinwoo.

“entahlah aku marah atau tidak mengetahui kekasih jinhwan lebih tua darinya”

“dan dia juga lebih tua dariku , aku harus memanggilnya apa ? eonni?” jinwoo tertawa kecil mendengar perkataan eunkyung.

“kenapa kau menertawakanku?” tanya eunkyung , lalu jinwoo mengelus lembut rambut eunkyung.

“aku kira kamu marah dengan jinhwan karena dia berpacaran. Ternyata kamu hanya bingung akan memanggil kekasih jinhwan yang lebih tua darimu kyungie” eunkyung hanya menggangukkan kepalanya.

“apa kamu mengira aku brother complex ? kamu salah besar , aku tidak mempermasalahkan jinhwan memiliki seorang kekasih. Yang aku permasalahkan kenapa dia menutupinya dariku? Apa karena umur kekasihnya yang lebih tua dariku?” eunkyung bertanya-tanya atas jinhwan yang membunyikan tentang hubungannya dengan seorang yeoja bernama jimin.

“mungkin saja benar , jinhwan takut jika kamu mengetahuinya kamu akan menyuruhnya mengakhiri hubungan mereka” jelas jinwoo bijak.

“apa semua namja menyukai yeoja yang lebih tua? Sekarang memang sedang nge trend berpacaran dengan yeoja yang lebih tua” ujar eunkyung sambil menatap jinwoo dengan tatapan bertanya-tanya.

“ya akhir-akhir ini banyak namja yang menyukai yeoja yang lebih tua dari dirinya” jinwoo tidak sadar mengatakannya

“apa termasuk dirimu oppa?” pertanyaan eunkyung membuat jinwoo sadar bahwa dia salah berbicara.

“tentu saja aku tidak kyungie , aku hanya mencintaimu seorang” ucap jinwoo langsung memeluk tubuh eunkyung erat.

“tetapi oppa pernah berpacaran dengan seorang yeoja yang lebih tua bukan” jinwoo tidak menjawab dia semakin mempererat pelukannya pada tubuh eunkyung dan mencium pipi eunkyung. Jinwoo tidak iongin membahas mantan-mantannya lagi , bisa-bisa eunkyung tidak akan membalas pesan dan telfonnya bahkan mengacuhkannya karena marah.

 

“apa yang kalian berdua lakukan?” teriak jinhwan yang berada didepan pintu kamar eunkyung , jinhwan sudah berada didepan pintu itu sejak jinwoo mencium pipi noonanya.

“kau tidak sopan jinhwan seharunya kau mengetuk pintu terlebih dulu” ucap eunkyung sebal , dengan langkah besar jinhwan berjalan menuju tempat tidur dan melepaskan tangan jinwoo yang memeluk tubuh noonanya.

“kau tidak bisa melihat seseorang sedang bermesraan” jinwoo ikut sebal , dia tau jinhwanlah yang terlalu over protective dengan noonanya.

“maaf membuatmu tidak nyaman, jinhwan memang seperti itu jadi kamu tidak perlu cemburu karena aku sudah mempunyai jinwoo dan tidak akan menggangu hubungan kalian” jimin tersenyum mendengar perkataan eunkyung , dia merasa lega karena eunkyung menerimanya.

“aku akan mengantar ji pulang , kalian berdua jangan melakukan hal yang tidak diinginkan” ucap jinhwan lalu menyeret jimin untuk keluar dari rumahnya.

“jika kau tidak sibuk mainlah kerumah jangan bilang dengan jinhwan” teriak eunkyung sambil menggelengkan kepalanya.

“kenapa mereka tidak membereskannya?” ucap eunkyung sebal melihat piring sisa makanan masih terlihat diatas meja.

“kamu harus menghabiskan makananmu kyungie” ucap jinwoo yang sudah berada dibelakang eunkyung

“kalau begitu oppa yang mencuci piringnya , aku sedang malas “ jinwoo tersenyum melihat tingkah eunkyung yang merajuk padanya.

“aku akan melakukan apapun untukmu kyungie , silahkan duduk” ucap jinwoo sambil menarik kursi untuk eunkyung. Dan menemani eunkyung menghabiskan makanannya.

 

“kau tidak sopan jinhwan , aku tidak enak belum pamit pada noonamu” jinhwan melepaskan genggangam tangannya

“noona pasti mengerti . ini sudah sore aku tidak enak dengan keluargamu membawa anak gadisnya terlalu lama” ucap jinhwan sambil tersenyum hangat, dan mereka berjalan kembali menuju halte bus .

“aku melihat noonamu sangat menyayangimu dan dia baik , aku mengira dia akan membenciku” ucap jimin

“ya dia baik dan sayang padaku , akupun juga . aku sempat berfikir seperti itu , ternyata noonaku menerimamu ji . aku sangat senang “ ucap jinhwa lalu menggengam tangan jimin erat dan mereka berdua masuk kedalam bus dengan senyum yang masih bertengger dibibir mereka berdua.

 

 

THE END

 

Advertisements

5 thoughts on “Because …

  1. kkkkk g bisa bayangin punya saudara kyk jinhwan hahah jinhwan aneh XD tpi lucu heheh, pssh jinhwan selera cweknya noona noona kkkk lucu author nim ^^
    ceritanya ringan dan lucu khas author vizkylee ^^
    keep writing

    Like

    1. hahaha asik kalo punya saudara kayak jinhwan ma. hehehehe mungkin kebawa suasana jadi ada dialog gitu , jangan marah ya . hehehehe iya gomawo udah nyempetin baca

      Like

  2. hahaha lucu ya, jinhwan takut kalau kakanya bakal protektif sama dia, dan takut ga ngrestuin hubungannya dia sm jimin padahal yg protektif itu jinhwannya hahaha.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s