Action · Angst · Chaptered · Freelance · Length · PG 17+ · Rating · Romance · Thriller

[FF Freelance] Decision Chapter 4


catsy

 

Author: elva / @elvarestim

Title: decision

Main Cast: kim taehyung (bts) – park jae hoo

Genre: angst,thriller,action,romance.

Rating: pg17

Lenght: chapt 4

Yang lanjutan ff ini siapa? /pasti ga ada T^T
Maaf bgt ya aku telat lagi . laptopku bermasalah .___. *curhat*
Langsung aja cawwww

Typo bertebaran teman teman !!!

 

 

1 | 2 | 3 |…

 

 

Author pov

 

Taehyung mengambil beberapa foto disana , ia berniat menunjukan foto itu kepada bibi kim . tiba tiba saja terdengar suara dari belakangnya.

“apa yang kau lakukan dokter kim?”

Taehyung sangat kaget ketika mendengar suara jae hoo sudah ada di belakangnya . dengan cepat ia memasukan handphonenya dan menutup album foto itu kembali . ia menyimpan album itu asal . ia membalikan badanya dan tersenyum kepada jae hoo seolah tak ada apapun .

“ah tidak, aku hanya melihat beberapa buku.” Ucapnya .

Mata jae hoo tertuju kepada beberapa buku yang tersimpan di atas rak dibelakang taehyung .

“apa ada buku yang menarik untuk kau baca? Kau bisa meminjamnya dokter kim.” Ucapnya sambil memberikan segelas teh hangat.

“ah ya..aku tertarik dengan salah satu buku . aku..aku..aku..ingin meminjam buku ini.” ucap taehyung dengan menunjuk salah satu buku dengan asal.

“ambilah.kau dapat mengembalikan buku itu kapan saja.” Ucap jae hoo . taehyung pun tersenyum dan meminum teh yang ia pegang . tetapi matanya terus saja memperhatikan jae hoo seolah olah ada sebuah rahasia yang disimpan oleh wanita yang ada didepannya itu .

Taehyung melihat jam tangannya . ia kemudian menyimpan gelasnya diatas meja yang ada disana.

“emm..jae hoo sepertinya aku harus pergi . barusan aku mendapatkan telephone dari rumah sakit. Ternyata aku memiliki jadwal operasi.” Ucap taehyung

“benarkah?aku pikir kau tak memiliki jadwal hari ini?” ucap jae hoo

“ahh..yaa..emm aku pikir begitu.ternyata dokter yang harusnya melakukan operasi ternyata tidak masuk, jadi aku yang harus menggantikan dia.” ucapnya kembali.

“ohh.kalau begitu aku akan mengantarmu sampai depan.” Tawarnya

“tak usah. Aku bisa sendiri. Kalau begitu aku pergi dulu.”

 

Setelah pamit ia pun pergi meninggalkan jae hoo . ia terlihat berjalan keluar dan masuk kedalam mobil . sampai akhirnya mobil itu pun pergi.

 

Jae hoo pov

 

“tak usah. Aku bisa sendiri. Kalau begitu aku pergi dulu.”

Aku melihatnya berjalan pergi meninggalkanku . setelah ia pergi aku baru sadar jika ia tidak membawa buku yang dipinjamnya dariku . aku berjalan menuju rak buku dan mengambil buku yang akan dipinjam oleh taehyung . tapi saat aku lihat buku buku itu , aku menemukan sebuah kejanggalan didalamnya . mengapa album foto ini berada disini? Aku tak pernah menyimpan album dibagian atas rak . apakah ada yang membukanya?atau jangan jangan dokter kim yang membuka ini?

Aku mencoba mengingat kejadian beberapa menit yang lalu. Aku ingat ketika taehyung memasukan handphone kedalam saku celannya setelah ia membuka buku sesuatu . sebenarnya apa yang ia lakukan . aku kemudian membuka tiap halaman di album itu . ketika aku sampai di halaman terakhir . aku sangat kaget dengan apa yang aku lihat.

“apa dia mengambil sebuah foto? Apa dia mengambil foto orang ini? apakah dia sudah tau semuanya?apa yang harus aku lakukan?” ucapku dalam hati . aku kemudian mencoba menghubungi taehyung dan akan mencoba menjelaskan semuanya . tetapi nomernya tak bisa dihubungi.

 

Taehyung pov

 

Aku masuk kedalam mobil dan pergi kembali ke seoul . sepanjang jalan aku terus saja memikirkan foto yang aku temukan disana . sebuah rahasia limabelas tahun yang lalu . sebuah rahasia yang belum terpecahkan .

“wajahnya terlihat sama .Sebenarnya apa hubungan jae hoo dan laki laki itu?”

Tiba tiba saja terlintas kejadian beberapa tahun yang lalu saat aku pulang dari rumah bibi kim . suara tembakan itu , wajah itu , dan kejadian itu kini merasuk kedalam pikiranku lagi . aku memberhentikan mobilku secara mendadak . kemudian aku mulai menangis didalamnya.

 

Author pov

 

Beberapa hari kemudian…

 

Sebuah mobil terlihat beberapa meter dari rumah jae hoo . sejak satu jam mobil yang ditumpangi taehyung belum pindah dari tempatnya . hari ini ia berniat untuk mengawasi jae hoo . namun niatnya harus ia urungkan setelah melihat beberapa orang pria keluar dari rumah itu . taehyung sangat kaget setelah melihat salah satu dari orang itu . ia memiliki tanda luka di wajahnya . tanda luka itu sama persis dengan laki laki yang keluar dari rumahnya lima belas tahun yang lalu . kemudian taehyung mengambil foto dengan menggunakan handphonenya . setelah mengambil fotonya kemudian taehyung melihat foto foto itu kembali . ternyata taehyung menemukan sebuah kesamaan . foto yang diambil dari album foto itu ternyata sama persis dengan wajah lelaki yang baru saja ia foto . ia pun semakin penasaran dengan pria ini .

Taehyung kembali melihat pria itu . ia terlihat masuk kedalam sebuah mobil bersama orang lainnya . ketika mobil itu maju taehyung mengikutinya dari belakang dan dengan jarak yang cukup jauh agar tak ada yang mencurigainnya .

Sekarang mobil itu berhenti disebuah tempat yang cukup asing bagi taehyung . tempat yang sangat gelap seperti sebuah tahanan . taehyung terus memperhatikan aktifitas orang orang itu dari dalam mobil . mereka terlihat keluar dari mobil . namun ada satu orang yang melihat kearah mobil taehyung tapi dengan cepat , taehyung membungkukan badanya agar tak ada yang melihatnya. Setelah itu pria yang melihat taehyung pun masuk kedalam sebuah rumah .

Setelah aman taehyung kembali memutarkan mobilnya dan pergi meninggalkan tempat itu .

 

Taehyung pov

 

aku melihat jae hoo sedang bersujud didepan pria dengan bekas luka itu . badanya terlihat sangat lemas dan juga terlihat beberapa luka dibagian wajahnya.

“kim taehyung menyerahlah atau kau akan mendapatkan apa yang tak kau inginkan.” Ucap pria itu .

“sebenarnya apa yang kau inginkan?” ucapku. Aku melihat jae hoo dengan sangat ketakutan . aku sangat takut jika terjadi sesuatu padanya.

“bekerjalah untuk pemerintah atau wanita ini akan mati ditanganku.” Sekarang aku bisa melihat sebuah pistol menempel dikepala jae hoo . ia pun mulai menangis ketakutan.

“ja..ngan.. ta..taehyung..” aku bisa mendengarnya . ya aku bisa mendengar perkataan jae hoo.

“diam kau. Aku hanya bertanya pada taehyung.” Ucapnya sambil menarik rambut jae hoo.

Sekarang aku sangat bingung . jika aku mengatakan iya, maka aku akan berhianat kepada orang tuaku dan juga orang orang tak berdosa itu tapi jika aku bilang tidak , wanita di depanku akan mati karena kesalahanku.

“hentikan.jika kau melepaskannya. Aku akan melakukan apa pun untukmu.” Ucapku dengan sangat takut .

“bagus. Sekarang kemarilah kim taehyung.bawa wanita menyedihkan ini bersamamu.” Ucapnya kembali.

Aku berjalan perlahan mencoba menghampiri jae hoo . aku bisa melihatnya melarangku untuk menemuinya . tiba tiba saja terdengar sebuah tembakan. Aku melihat langsung saat peluru itu ditembakan kearah jae hoo . aku berteriak tapi tembakan itu kini terdengar berkali kali . dan jae hoo pun tersenyum kearahku.

“aku mencintaimu kim taehyung.”

“jae hooo…..”

 

Tett..tett…tett..

 

Suara alarm pagi membangunkanku . beberapa cahaya masuk melalui celah celah jendela . aku terbangun dengan keringat yang sangat banyak . badanku terasa sangat panas .

“oh Tuhan mungkin ini hanya mimpi.” Ucapku pelan . aku turun dari kasurku dan berjalan menuju kamar mandi . aku pun kemudian membersihkan tubuhku.

 

Sekarang aku berada di depan rumah jae hoo . aku menunggu seseorang keluar dari sana . tak lama kemudian keluarlah jae hoo sendirian . ia pergi menggunakan taksi . taehyung mencoba mengikutinya . dan ketika taksi itu berhenti disebuah tempat . taehyung sangat kaget , ternyata jae hoo berhenti disebuah gedung pemerintah . dari jauh taehyung bisa melihat jika orang yang sedang berjaga disana tersenyum ramah kepada jae hoo , begitu pula sebaliknya.

“sebenarnya siapa dirimu jae hoo. Apa kau benar benar bekerja untuk pemerintah?” ucapku . aku pun kemudian pergi meninggalkan daerah tersebut.

 

Author pov

 

Handphone jae hoo berdering . ia melihat sebuah panggilan masuk dari taehyung . jae hoo yang sedang berbicara dengan salah satu pekerja disana kemudian izin untuk mengangkat panggilan itu.

 

“hallo dokter kim ada apa?” kini suaranya terdengar sangat pelan . agar tak ada orang yang mendengarnya.

“kau dimana? aku pergi ketempatmu tapi kau tak ada disini.” Ucapnya.

“ah..itu..aku sedang tak ada jadwal hari ini . aku..aku..aku sedang pergi berbelanja.” Ucap jae hoo gugup.

“kau dimana? aku akan menjemputmu.”

“ahh tak usah. Aku hampir selesai . tunggulah . aku yang akan mendatangimu.” Ucap jae hoo. Kemudian ia pun mengakhiri percakapanya dengan taehyung .

Jae hoo terlihat sangat takut . ia pun kini keluar dari tempat itu dan memberhentikan sebuah taksi . ia mengeluarkan handphonenya . ia mengetikan sesuatu disana.

 

Kau dimana? aku akan ketempatmu.

 

Tak lama sebuah balasan ia terima

 

Aku di rumah sakit . aku akan menunggumu

 

“antarkan aku ke rumah sakit seoul.” ucap jae hoo kepada supir taksi tersebut

 

***

 

Jae hoo berjalan terus menaiki anak tangga menuju lantai paling atas rumah sakit . bukan lantai tapi tepatnya sebuah atap . ia melihat taehyung dengan jas dokternya sudah berdiri disana . jae hoo pun berjalan menghampiri taehyung

“dokter kim?”

Taehyung menoleh kebelakang dan melihat jae hoo dengan tatapanya yang tak biasa.

“sebenarnya siapa kau?”

“apa maksudmu? Aku tak mengerti.” Ucap jae hoo kebingungan.

Taehyung berjalan satu langkah menghampiri jae hoo.

“jelaskan padaku semuanya? Apa kau bekerja untuk pemerintah?”

Jae hoo menatap taehyung dengan ketakutan . ia mencoba menelan ludahnya sendiri.

“ya. Aku memang bekerja untuk pemerintah . lalu apa? apa itu semua masalah untukmu?”

Taehyung hanya melihat jae hoo tak percaya .

“kenapa? Kenapa kau bekerja untuk pemerintah?”

Jae hoo kembali terdiam . ia tak mungkin menceritakan apa yang sebenarnya terjadi . ia takut jika ia bercerita semuanya maka taehyung akan menjauhi dia .

“karena aku membutuhkan uang.”

“itu kah alasanmu? Apa kau mencoba berbohong padaku dokter jae hoo?”

“tidak, aku tidak berbohong.“

Jae hoo melihat jam tangannya . ia pun kembali berbicara.

“sebaiknya aku pergi . aku masih punya urusan yang lebih penting.”

Jae hoo pun berjalan meninggalkan taehyung sendirian disana . tapi setelah beberapa langkah ia menghentikan langkahnya .

“aku ingin bertanya padamu dokter kim. mengapa kau tau jika aku bekerja untuk pemerintah? Apa kau mengikutiku?”

Sekarang taehyung yang terdiam tak bicara. ia memang mengikuti jae hoo sebelumnya.

“kau tak bisa menjawab dokter kim? Mulai sekarang berhenti mengikutiku . aku pun tak akan datang lagi padamu.”

Jae hoo pun kini benar benar berjalan pergi meninggalkan taehyung sendiri.

 

Jae hoo pov

 

“kau tak bisa menjawab dokter kim? Mulai sekarang berhenti mengikutiku . aku pun tak akan datang lagi padamu.” Ucapku padanya

Tak terdengar suara apa pun darinya .aku pikir dia memang sudah mengetahuinya . aku pun pergi meninggalkan dia sendirian.

Tapi langkahku tertahan kembali saat seseorang memegang dan menahan tanganku . ya dia adalah kim taehyung . aku membalikan badanku . sekarang aku benar benar melihatnya , wajah kami sangat dekat pada saat itu.

“ya aku memang mengikutimu.” Ucapnya .

“mengapa?”

“karena aku menyukaimu.”

Sebuah kata yang membuat jantungku berjalan tidak seperti biasanya . apa dia benar benar menyukaiku atau kah itu hanya sebuah alasan.

“apa?”

“karena aku menyukaimu jae hoo. Aku tak ingin melihat orang yang aku suka bekerja untuk pemerintah . berhentilah bekerja untuk pemerintah.”

“apa kau bodoh? Aku membutuhkan uang dan aku tak bisa berhenti hanya karena kau menyukaiku.” Ucapku .

Aku melihat wajahnya kini memerah menahan sebuah emosi yang tak bisa dikeluarkan.

“apa kau tak menyukaiku jae hoo?”

Kini tanganya memegang kedua tanganku dengan erat.

“tentu saja tidak. sekarang lepaskan . aku harus pergi.” Ucapku . ketika aku akan melepaskan tanganya . ia kemudian memelukku . aku tak bisa melepaskan pelukannya karena ia terlalu kuat.

“lepaskan aku dokter kim.”

Taehyung hanya dia tak bicara.

“aku bilang lepaskan.”

“kau tau , aku bisa merasakan detak jantungmu . apa kau bisa merasakan detak jantungku?”

Wajahku kini terasa panas karena mendengar perkataan taehyung . aku benar benar merasakan detak jantungnya.

“tentu saja tidak.”

“benarkah? Jika mulut bisa berbohong , tapi hati ini tidak . jantungmu mengatakan jika kau menyukaiku juga.” Ucapnya .

Sekarang aku tak berdaya dengan semua ucapannya . sepertinya aku memang menyukainya. Menyukai pria yang kini memeluku.

“berhentilah bekerja untukku . aku mohon.”

Aku pun hanya diam tak menjawab perkataannya.

 

bersambung

 

 

ceritanya pasti ga rame huhu . maaf bgt kalau ada bagian yang kurang enak atau ga nyambung atau sebagainya . tapi mohon untuk kritik sama sarannya ditunggu ya ^^

Advertisements

2 thoughts on “[FF Freelance] Decision Chapter 4

  1. Huaaaaa… Taehyung beneran Ehem Ehem sama Jae Hoo.kekekek.. Tp apa Jae Hoo jg suka sama TaeTae?? Okelah….Next yaa Elva…ditunggu…Fighting >_<

    Like

  2. penasaran ini jaehoo itu siapa? dan ini pemerintahan dimana? korut kah? aku pernah lihat drakor doctor stranger ceritanya hampir mirip . ayo lanjutin thor penasaran ini kelanjutan jaehoo sama taehyung gimana

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s