fluff · One Shoot · Romance

Loving You [Project Jin’s Birthday]


Loving You poster

Author: @SandraChoii (Twitter, Instagram)

Blog : mnjfanfiction.wordpress.com

Cast:   Kim Seok Jin as Jin

Choi Ji Hyun as Jihyun (OC)

Other Cast: Jeon Jung kook, Kim Tae Hyung etc..

Title: Loving You (Project Jin’s Birthday)

Genre: Romance, Fluff

Lenght: Oneshoot 4433 words

Rating: PG-15

Disclaimer: Cerita ini terispirasi dari sebuah lagu Soyou & Junggigo ‘Some’ tetapi tidak sepenuhnya karena author menuliskannya murni dengan seluruh ide author, seluruh cerita milik author kecuali cast ^^

Author Notes: Annyeong readers! Saengil cukkae Kim Seok Jin! Maaf sekali ff ini sangat terlambat karena author sedang dalam mood yang sangat buruk sehingga imajinasi author sangat kacau, dengan beberapa kali mengganti cerita akhirnya ff ini selesai juga, jujur ff ini author kerjakan dalam waktu satu hari, jadi jika banyak typo dan jalan cerita yang tidak jelas mohon di maafkan ya 😀

Untuk project urban legend yang bertanya kapan kelanjutannya, mohon sabar author akan segera posting dua versi yang belum, Jhope dan Rapmon kan? Tetap menunggu ya readers.. Saranghae ^^

 

Story:

 

Beberapa hari lalu kau besikap seperti kau adalah kekasihku, di hari selanjutnya kau bersikap seperti seseorang yang sangat mencintaiku, di hari ini kau bersikap seolah kita hanyalah seorang teman, tapi aku benar-benar tidak dapat tenang tanpa membaca pesan darimu, aku tidak bisa tertidur di malam hari sebelum mendengar suaramu saat menelponku dan mengucapkan selamat malam.. karena dirimu aku tahu betapa berharganya menunggu telpon dari seseorang..

 

*Author POV*

 

04-12-2014

Sebuah tanggal pengingat tertera pada sebuah notes kecil berwarna pink, sesekali seorang yeoja tersenyum menatapnya. Seminggu lagi adalah hari ulang tahun Kim Seok Jin,

“Dugun..dugun..dugun…” Suara seseorang yang menirukan suara degup jantungnya membuat yeoja itu terganggu, di tolehnya malas seseorang itu.

“Jeon Jung Kook!! Apa kau mencibir perasaanku?” Amuknya pada seorang namja yang baru menginjak remaja, adik sepupunya Jeon Jung Kook

“Hahaha ya! Nunna.. Kau selalu berpikir seperti itu, sudah maju 2 langkah tapi mundur 10 langkah. Tidakkah kau bosan dengan permainanmu itu? Aku sudah sangat bosan..” Gumam Jungkook dengan senyum terkutuknya,

Yeoja itu menghela nafas panjang, benar apa yang Jungkook katakan. Entahlah ini membingungkan untuknya, dia dan Seokjin terkadang terlihat seperti seseorang yang saling menyukai tapi di satu sisi mereka terlihat acuh satu sama lain.

“Ya! Nunna, kalian sudah sangat dekat Jin hyung juga sering menghubungimu melalu pesan yang dia kirimkan kau juga selalu membalasnya. Jangan dikira aku tidak tau jika kau sering tidak bisa tidur jika sehari saja Jin hyung tidak menghubungimu dan membalas pesanmu. Aku sangat yakin dia juga menyukaimu sudahlah katakan saja jika kau menyukainya..” Jungkook mendekatkan wajahnya, mencoba memahami ekspresi Yeoja yang di sebutnya nunna.

“Jika dia menyukaiku, kenapa dia tidak pernah mengatakannya padaku?? Haruskah aku yang mengatakan terlebih dahulu? Itu memalukan..” Gumamnya dengan sedikit putus asa.

“Lalu apa gunanya semua ini? Kalian sudah melebihi sepasang kekasih, setiap Jin hyung akan pergi dengan teman-temannya bukankah dia selalu meminta ijin padamu, kau juga melakukan hal yang sama sepertinya. Tidak ada hubungan apapun di antara kalian? Apakah kalian berdua sama-sama orang yang sudah dewasa tetapi bodoh?”

“Diamlah.. kau membuatku bingung!”

Jungkook terdiam sejenak, sedangkan yeoja itu hanya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

“Ya! Choi Ji Hyun nunna jika kau menyukainya katakan saja..” Lirihnya berusaha sedikit menghindar jika saja sewaktu-waktu kakak sepupunya itu marah dan menggetok kepalanya.

Yeoja itu masih menenggelamkan wajanya dalam lipatan tangan yang bersandar pada meja belajarnya, sesaat setelahnya tangannya terangkat menunjukkan tanda bahwa dia baik-baik saja.

“Apakah hari ini dia belum menghubungimu? Lalu hal itu yang membuatmu kesal?” Tanya Jungkook putus asa, sedangkan yeoja itu masih dalam posisi yang sama dengan mengibaskan tangannya mengisyaratkan agar Jungkook segera keluar dari kamarnya.

***

 

*Choi Ji Hyun POV*

 

Aku memandangi kembali ponselku, membaca entah untuk keberapa kalinya pesan antara aku dan Jin akhir-akhir ini. Seokjin selalu mengirimkan pesan kepadaku jika dia tidak mengirimkan pesan aku hanya menunggunya setiap hari selalu seperti itu. Bahkan aku tertidur dengan sebuah ponsel di tanganku hanya untuk menunggu pesannya. Tapi hingga pagi ini dia tidak membalasnya?? Mati kau Kim Seok Jin.. kau menyebalkan.

“Ya! Jihyun apa yang kau lakukan disini? Kelasmu sedang jam kosong?” Kim Seok Jin membuatku sedikit gelagapan, nafasku terasa terhenti saat Jin berjalan mendekat ke arahku dengan tersenyum dan duduk di meja yang sama, cafe ice cream milik changmin oppa kakak sepupu Jin yang letaknya di seberang jalan universitas kami.

“Oh.. iya, kelasku sudah berakhir satu jam yang lalu kau kenapa ada disini?” Tanyaku sedikit menunjukkan ekspresi kesalku karena dia tidak membalas pesan terakhirku yang sukses membuatku tidak dapat tidur karenanya, jantungku seperti terus berdetak dan tiba-tiba terdengar seolah suara Jungkook mencibirku dengan kata ‘Dugun..dugun..’ Sial!

“Aku hari ini tidak ada kelas.. aku kesini untuk…” Jin tidak melanjutkan kalimatnya, kalimatnya terasa menggantung.

Sejujurnya aku ingin sekali menanyakan padanya kenapa kemarin hingga tadi dia tidak menghubungiku?

“Seokjin-ah!!” Panggilan seseorang membuat Jin dapat mengalihkan perhatiannya dariku, aku segera menghela nafas lega saat Jin tidak menatapku. Saat Jin menatapku saat itu juga aku merasa ragaku mati setengah badan, nafasku tidak berhembus secara normal sedangkan jantungku akan berpacu lebih cepat.

“Park Hyun Hee..” Sapa Seokjin pada yeoja yang baru saja datang, tanpa ada rasa canggung antara mereka yeoja itu memeluk Jin dan tidak ada perlawanan bahkan Jin juga membalas pelukannya.

“Oh, jadi dia alasannya yang membuat Seokjin berada disini? Atau alasan itu juga yang membuatnya tidak membalas pesanku kemarin malam?” Aku memaksakan tersenyum sebelum bangkit dari tepat dudukku.

“Jihyun-ah.. kau akan pulang?” Panggil Seokjin saat mengetahui aku membuka pintu keluar,

Aku berhenti dari langkahku mengubah ekspresiku untuk berusaha tersenyum kali ini sebelum aku menoleh ke arah Jin yang sedang bersama yeoja itu,

“Iya, sebentar lagi Jungkook pulang aku sudah berjanji padanya akan membuatkannya Alchigae”

“Taehyung juga akan kesana Jungkook mengatakan akan mengajaknya makan Alchigae buatan Nunna-nya”

“Oh Taehyung juga?” Tanyaku, Kim Tae Hyung adik dari Kim Seok Jin adalah sahabat dekat Jungkook, aku harap mereka tidak berbicara macam-macam nanti,

Jin tersenyum saat menjawab pertanyaannya,

“Baiklah, aku harus segera pergi sebelum mereka datang..” Jawabku kesal, Kau menyebalkan Kim Seok Jin!

***

“Nunna.. kau tidak ingin menitipkan Alchigae pada Taehyung untuk Jin hyung?” Tanya Jungkook membuat seketika Taehyung sedikit tersedak dan terbatuk,

Aku menatap tajam pada Jungkook, ingin sekali aku menendang kakinya.

“Uhuuk..uhuk.. Ya! Sejak kapan kau sangat perduli pada hyungku?”

“Sejak Hyung-mu menjadi sangat dekat dengan Nunna-ku..”

“Mwo??” Taehyung membulatkan matanya

“Ya! Jaga bicaramu..”

“Nunna, sepertinya kau dan Jin hyung sangat dekat. apa kalian berpacaran?” Taehyung berbisik lirih

-dduk-

Seketika aku menggetok kepala Taehyung dengan sendok makan

“Makanlah, jangan dengarkan ucapan Jungkook.”

“Ya! Kau menyakitiku nunna..” Taehyung mengelus kepalanya miris

“Aku yakin Jin hyung tadi berharap jika kau mengajaknya kemari juga untuk makan bersama dengan kita..” Sahut Jungkook

“Tau apa kau? Aku yakin sekarang dia sudah makan siang dengan seseorang..”

Aku membuang nafasku berat saat sedang memperhatiaan Jungkook dan Taehyung yang makan dengan sesekali saling mencibir di antara mereka. sekali lagi aku memikirkan seseorang yang bersama dengan Kim Seok Jin siang tadi,

“Apakah itu teman dekatnya juga? Apa Seokjin selalu mengirimkan pesan padaku juga pada yeoja itu? Kenapa aku jadi merasa seperti di selingkuhi oleh kekasihku sendiri??” Gumamku

“Nunna kau bicara dengan siapa?” Sahut Taehyung

“Oh.. anniya, ehm Taehyungie kau tau apakah Seokjin sudah memiliki kekasih?”

“Mwo??”

“Ah bukan seperti itu, aku tadi bertemu dengannya di cafe Changmin oppa dan dia bertemu dengan seorang yeoja sepertinya mereka sangat dekat..”

“Oh, mungkin itu temannya.. Jin hyung tidak pernah membicakan mengenai kekasihnya padaku nunna, jika kau mau aku akan tanyakan padanya..”

“Anniya, kau tidak perlu tanyakan.. Lalu apakah dia pernah membicarakanku denganmu?”

Taehyung seperti sedang menertawakanku saat aku menanyakannya, sial kenapa juga aku menanyakan hal itu padanya,

“Tidak, Jin hyung tidak pernah mengatakan apapun padaku..”

Taehyung tersenyum melihat ekspresi kesalku,

“Nunna, bukankah selama ini kau yang dekat dengannya? Walau Jin hyung tidak menceritakan apapun padaku tapi sikap kalian sangat terlihat bukan hanya aku, aku yakin banyak orang yang sudah mengetahuinya.”

“Molla…”

***

 

 

Drtt..drtt…

Aku berlari ke arah ponselku, hari ini aku seperti orang gila yang selalu mengecek ponselku yang tidak berdering tapi kali ini ponselku bergetar, sebuah pesan masuk. Aku tersenyum saat membukanya berharap itu adalah pesan yang sedari tadi aku tunggu, pesan dari Kim Seok Jin.

Saat aku berhasil membuka pesan pada ponselku, aku menatapnya kesal dan kecewa. Itu bukanlah pesan dari Seokjin tapi pesan dari teman kelasku jika besok akan ada ujian pagi hari. Aku membuang ponselku malas,

-drrttt..drtt..-

Sekali lagi ponselku bergatar, sungguh aku bosan meraihnya karena semua pesan yang aku terima sedari tadi bukanlah dari Seokjin.

‘Jihyun-ah.. apakah besok kau ada waktu? Besok adalah hari ulang tahunku, aku ingin merayakannya denganmu~^^’

“Mwo??” Mataku terbelalak saat membacanya, itu pesan dari Seokjin??

Aku berpikir sejenak, sepertinya rasa cintaku untuknya sudah tertutupi oleh rasa dendamku padanya, dari kemarin hingga seharian ini dia tidak menghubungiku sama sekali lalu sekarang tiba-tiba dia menghubungiku untuk mengatakan hal itu? Menyebalkan!!”

*Kim Seok Jin POV*

 

Aku beberapa kali memandangi ponselku, berharap Jihyun segera membalasnya..

“Kajja.. Jihyun katakan kau mau merayakan ulang tahunku..” Gumamku dengan menggenggam erat ponsel pada tangaku

Drrt..drrt…

Aku meraih ponselku untuk membuka pesan masuk,

‘Maaf, aku tidak bisa..’

“Mwo???”

Aku melemparkan ponselku di sofa kamarku, bagaimana bisa dia menjawab pesanku dengan sesadis itu? Jika hanya menjawabnya sesingkat itu apa butuh waktu yang lama sehingga membuatku menunggu??

*Choi Ji hyun POV*

 

Aku merutuki diriku sendiri saat aku baru saja mengirim balasan pesan Seokjin padaku, aku sangat kesal padanya. Bagaimana bisa aku mengirimkan balasan seperti itu untuknya?

Aku tadi sempat menuliskan

‘Jinjja?? Tentu saja.. aku juga sangat ingin merayakan ulang tahunmu besok, kau menyebalkan kenapa kau dari kemarin sama sekali tidak menghubungiku? Apa yeoja itu yang membuatmu melupakanku?(><*)’

Aku memejamkan mataku sejenak saat akan menekan tombol send, tapi aku tiba-tiba menghapusnya, dan menuliskan

‘Maaf, aku tidak bisa..’

Dan berhasil aku kirim untuknya, sungguh aku beberapa kali memukul kepalaku sendiri karena kebodohanku baru saja.

Aku kembali meraih ponselku untuk mengirimkan pesan ralat pada Seokjin, memperbaiki semua yang sudah terlanjur aku lakukan,

‘Maaf, aku rasa mungkin aku bisa pergi denganmu.. aku tadi sedang memikirkannya ulang karena besok kelasku ada ujian’

Aku kembali membacanya, apakah aku harus mengirimkannya? Tidak.. biarkan Seokjin membalas pesanku dulu, jika dia memang ingin aku pergi dengannya pasti dia sedar kenapa aku membalasnya seperti itu? Apakah dia tidak tau jika kemarin hingga seharian ini aku menunggunya untuk menghubungiku??

Dengan satu kali sentuhan pada screen ponselku, semua pesan yang aku ketik tadi berhasil terhapus.

*Kim Seok Jin POV*

 

Aku memandangi ponselku yang tergeletak di sofa, aku berulang kali menghampirinya berharap Jihyun akan kembali menghubungiku untuk mengatakan jika dirinya tadi sedang bermain-main dan bersedia pergi denganku besok,

Drrt…drrt…

Aku tersenyum saat ponselku bergetar, Jihyun membalas pesanku?

‘Seokjin-ah, besok adalah ulang tahunmu.. bagaimana jika kita merayakannya bersama?”

Aku membaca ulang sebuah pesan yang masuk padaku baru saja, itu bukan pesan dari Jihyun tapi sebuah pesan dari Park Hyun Hee? Aku menghembuskan nafasku kesal, sedikit kecewa kiranya saat Jihyun sama sekali tidak meresponnya.

Aku merasa beberapa waktu ini Jihyun adalah milikku, tapi beberapa waktu lalu aku adalah miliknya, hingga saat ini aku baru menyadari bahwa sesungguhnya dia bukanlah milikku dan aku bukanlah miliknya.

‘Oh Hyunhee-ah, maafkan aku saat itu aku sudah membuat janji pada seseorang, kita bisa pergi di hari selanjutnya saja..’

Aku membalas pesan Hyunhee, bagaimana bisa aku mengatakan jika aku telah memiliki janji pada seseorang sedangkan Jihyun menolak untuk pergi?

Aku kembali mengetikkan balasan pada Jihyun, sepertinya dia marah padaku? Apa karena seharian kemarin aku tidak menghubunginya? Padahal seharian kemarin aku hanya menunggu dia dengan beberapa kali menatap layar ponselku berharap dia aku menghubungiku terlebih dahulu saat aku tidak menghubunginya.

‘Kajja Jihyun-ah, ini adalah hari ulang tahunku.. aku tidak berulang tahun setiap hari kenapa kau masih tega untuk menolak ajakanku?(T_T*)’

Aku tidak berpikir panjang untuk menekan tombol send, jika aku kembali berpikir lagi pasti aku akan kembali menghapusnya.

*Choi Ji Hyun POV*

 

Drrt..drrtt..

Aku membuka ponselku cepat, aku tersenyum saat membacanya. Benar Seokjin memang menginginkan aku ikut dengannya untuk merayakan ulang tahunnya besama. Jinjja? Tapi kenapa dia tidak meminta maaf karena seharian kemarin tidak menghubungiku?

‘Besok pagi kelasku ada ujian jadi aku bisa pergi saat selesai ujian..’

Sebelum aku mengirimnya, aku beberapa kali berniat untuk menghapusnya tapi aku harus mengirimnya. Jika aku menolaknya kembali pasti Jin akan mengatakan ‘Baiklah’ dan sungguh aku tidak ingin jika Seokjin akan pergi dengan yeoja itu.

*Author POV*

 

Drtt..drtt…

Jin meraih ponsel di mejanya sedangkan dirinya sedang berbaring pada ranjangnya dengan menunggu balasan pesan dari Jihyun.

Jin Bangkit dari duduknya saat membaca balasan pesan jika Jihyun akan pergi dengannya, dengan cekatan namja itu menekan tombol reply,

‘Baiklah, aku akan mengajakmu pergi sore hari.. lebih baik saat ini kau belajar untuk ujianmu besok pagi ^-^’

 

Drrtt…drrt…

Jihyun membuka pesan dari Jin, yeoja itu tersenyum senang dengan melompat-lompat kecil seperti seorang yeoja yang akan pergi kencan dengan kekasihnya,

Drrtt..drrtt…

Beberapa saat ponselnya kembali bergetar, sebuah pesan masuk dari Seokjin kembali, yeoja itu menatap layar ponselnya sekali lagi sebelum menunjukkan wajah kesal miliknya,

‘aku tau kau merasa sangat kesal saat seharian kemarin aku tidak menghubungimu, maafkan aku..’

“Baboo.. kau menyebalkan kau mengerjaiku Kim Seok Jin???”

***

*Choi Ji Hyun POV*

Hari ini ujian berakhir, aku keluar kelasku dengan beberapa kali tersenyum membayangkan bagaimana kencanku dengan Seokjin nanti malam? Apakah aku dapat mengotrol detak jantungku saat nanti aku bersamanya

Aku mengeluarkan ponsel dari sakuku saat aku berlajan keluar universitas untuk menuju halte, aku akan segera pulang untuk mempersiapkan baju apa yang harus aku kenakan nanti, sungguh aku seperti akan menghadiri pesta penting mungkin karena aku sangat menginginkan berkencan dengan Jin? karena kado untuk Jin sudah aku siapkan sebelumnya jadi aku rasa aku tidak perlu terlalu memikirkannya.

Sebuah pesan dari Seokjin, menjadi semangatku tersendiri walau aku baru membacanya yang sedikit terlambat, setidaknya ujian tadi aku sudah semangat karena memikirkanya.

‘Semangat untuk ujian hari ini! ^_^)9’

Aku menghentikan langkahku sejenak saat membacanya, aku berniat akan menekan tombol reply tapi seseorang menarik perhatianku.

Kim Seok Jin dengan yeoja itu?? Bahkan aku melihatnya menggandeng tangan yeoja itu, yeoja yang sama seperti yang di temuinya saat itu di cafe milik Changmin oppa.

Aku menatapnya kesal, aku melangkahkan kakiku cepat. Kenapa akhir-akhir ini Jin telihat lebih menyebalkan dari sebelumnya?

“Ya! Choi Ji Hyun!!”

Sial, Jin melihatku dan memanggiku saat aku akan keluar dari gerbang universitas. Aku menoleh kearahnya kesal lalu melanjutkan langkahku untuk pergi.

“ Jihyun-ah..” Panggilnya sekali lagi kini tangannya berhasil menghentikanku dengan genggaman erat pada pergelangan tanganku.

“Wae??” Sahutku dengan menghempaskan genggaman tangannya agar terlepas dari pergelangan tanganku.

Jin menatapku sedikit takut, namun sekali lagi dia tersenyum.

“Kenapa kau berpura-pura tidak mendengarku?” Tanyanya kini,

Apakah dia bodoh? Kenapa dia bertanya seperti itu? Apakah dia tidak tau jika aku tidak suka dia bersama dengan yeoja itu?

“Kenapa kau berpura-pura tidak tau kenapa aku bersikap seperti ini?” Sahutku dengan nada lebih tinggi dari sebelumnya.

“Apa yang harus aku tau?”

“Baboya!!” Sahutku kesal lalu berjalan pergi.

“Ya!! Kenapa kau bersikap seperti ini lagi padaku??” Jin sedikit berteriak, ekspresinya terlihat kesal dengan sebuah genggaman tangan yang siap menonjok siapapun orang yang berani menggangunya. Bodoh!!

***

 

*Author POV*

-ddrtt..drrtt..-

Ponsel Jihyun kembali bergetar, waktu menujukkan tepat pukul 19.00 KST dia yakin jika seseorang yang mengirimkan pesan padanya adalah Seokjin.

“Lupakan saja keinginanmu untuk pergi denganku!!” Gumamya kesal dengan menendang sebuah boneka super mario, boneka yang sengaja di belinya karena super mario adalah sebuah character favorit Jin.

Beberapa menit Jihyun mendiamkan ponselnya, tapi sesekali yeoja itu menengok ponsel yang tergeletak di atas ranjangnya. Ya.. kali ini yeoja itu menyerah, perasaan sukanya pada Jin tidak akan terkalahkan oleh amarahnya saat ini, terlebih hari ini adalah hari ulang tahun Jin.

Diraihnya ponsel miliknya lalu membuka sebuah pesan masuk,

‘Jihyun-ah.. apakah kau sudah bersiap untuk pergi bersamaku?’

Yeoja itu mengerutkan keningnya,

“Berani dia menanyakan hal itu? Bahkan dia tidak meminta maaf padaku terlebih dahulu?”

Seokjin beberapa kali menggenggam ponselnya dengan sesekali berdoa, berharap Jihyun tidak akan marah dan mau memaafkannya, sungguh sejujurnya Jin tau kenapa Jihyun marah padanya. Tentu Jihyun cemburu pada Hyunhee.

“Ayolah Jihyun, maafkan aku dan segera balas pesanku..” Gumamnya, sesekali Jin mengumpat dirinya sendiri saat secara tidak sengaja dia menjadi sangat menyakiti perasaan Jihyun. Walau secara lisan tidak ada sebuah ungkapan cinta dari keduanya tetapi secara naluri dan sikap, sangat terlihat jika mereka saling mencintai dan membutuhkan satu sama lain.

-Drtt…drrtt…-

Jin tersenyum memandangi ponselnya yang bergetar dalam genggamannya, sebuah pesan terbuka yang seketika membuatnya semakin kesal,

‘Lupakan keinginanmu untuk itu, pergi rayakan ulang tahunmu dengan wanitamu itu..aku sibuk, jangan menggangguku!’

“Mwo?? Bagaimana dia bisa berpikiran seperti itu padaku??” Jin menendang-nendang benda apapun itu yang berada dalam kamarnya, bahkan kali ini dia sudah berdandan rapi dan siap untuk pergi.

Jihyun membuka matanya saat setelah menekan tombol send, entah hari ini dirinya merasa sangat marah pada Jin, merasa di hianati tetapi siapa dia? Bahkan Jin hanyalah teman bukan kekasihnya??

“Menyebalkan!! Aku baru sadar jika Jin bukanlah kekasihku, kenapa aku marah ketika dia dekat dengan yeoja itu?”

-ddrrtt..dddrtt..-

Jihyun membuka kembali pesan masuk padanya, Jin kembali membalas pesannya,

‘Apakah kau sedang cemburu? Aku tidak ada hubungan apapun dengannya..’

Jihyun membacanya sekilas, dengan cepat dia kembali menekan tombol reply dan menuliskan,

Untuk apa aku cemburu? Bukankah kita juga tidak ada hubungan apapun?’

Jin menghela nafas panjang saat setelah membaca sebuah pesan dari Jihyun, benar memang tapi sikap mereka akhir-akhir ini sudah melebihi sebatas teman, apakah Jihyun sama sekali tidak menyadarinya?

Sebuah pesan berhasil Jin tulis kembali untuknya,

‘Ya! Aku tau ternyata kita juga tidak ada hubungan apapun..’

Jin membuang nafasnya berat, lalu kembali melemparkan ponselnya di meja dekat ranjangnya.

Jihyun sedikit tercekat saat sebuah pesan yang dia kirimkan setidaknya memiliki dampak buruk bagi hubungannya dengan Jin, dia sangat yakin saat ini jika Jin juga marah padanya, sebuah kencan yang dia tunggu-tungga kacau hanya karena yeoja itu??

Sungguh Jihyun ingin menendang yeoja, mencakar, hingga menjambak rambutnya. Perkataannya terdengar kasar pada Jin karena dia sedang kesal, sesungguhnya bukan hal itu yang ingin dia katakan.

-Tok..tok..-

“Nunna? Kau belum pergi?” Jungkook memandangi Jihyun yang masih berada di kamarnya dengan sebuah ponsel yang dia genggam, bahkan sedari tadi yeoja itu sudah selesai berdandan tetapi dengan terang terangan menolak ajakan Jin?

Yeoja itu menatap Jungkook dengan tersenyum, dia tidak ingin Jungkook kembali menceramahinya karena sikap bodohnya kali ini,

“Iya aku akan pergi sekarang..” sahutnya lalu bangkit dari duduknya,

“Ya! Nunna.. kau meninggalkan kadomu?” Jungkook mendekat dan memberikan sebuah kado yang telah Jihyun siapkan untuk Jin.

“Ah, iya.. gomawo Jungkook-ah..” Sahutnya dengan tersenyum dan memasukkan kado itu dalam tas miliknya sebelum akhirnya berjalan keluar kamarnya.

***

Taehyung memandangi Jin yang sedikit kesal, sebuah ponsel masih di genggamnya tapi kenapa hingga hampir pukul 19.30 KST hyung-nya belum juga beranjak untuk berangkat?

“Wow.. Seokjin hyung kau tampan sekali, pasti Jihyun nunna tidak akan berkedip saat melihatmu..” Gumamnya dengan mengacungkan dua jempol kearah Jin, namja itu hanya tersenyum ringan dengan pujian yang di berikan oleh Taehyung

“Jinjja?”

“Tentu saja, lalu kenapa sampai saat ini kau belum juga pergi? Kajja.. kau bisa terlambat..” Sahut Taehyung, bahkan namja itu menarik tangan Jin untuk bangkit dari duduknya dan mendorong Jin untuk berjalan pergi.

Hal ini tentu membuat Jin tidak bisa mengatakan apapun, jika saja mengatakan bahwa Jihyun marah padanya pasti Taehyung akan mengatakan dirinya bodoh padahal dia sangat tau Taehyung lebih bodoh darinya.

Jin hanya mengikuti perintah Taehyung hingga namja itu mendorong Jin keluar rumah,

“Saengil chukkae hyung, semoga kencanmu dengan Jihyun nunna berhasil.. kau kali ini boleh pulang malam bahkan jika kau tidak pulang aku juga tidak masalah..” Godanya yang berhasil membuat Jin menjitak kepalanya

“Baiklah aku pergi..”

“Nde hati-hati hyung!”

Jin melangkahkan kakinya keluar, sesekali dia memandangi ponselnya lalu menyimpannya kembali dalam saku miliknya. Tidak habis pikir kenapa Jihyun bisa bersikap sesadis itu padanya?

Jin berjalan keluar dari pertigaan depan rumahnya, dari arah yang tidak terlalu jauh Jin melihat Jihyun berjalan keluar dari pertigaan arah rumahnya yang memang cukup dekat, yeoja itu terlihat kesal dengan beberapa kali memandangi ponselnya,

Jin tersenyum sekilas lalu kembali mengambil ponsel dalam sakunya dan mengetikkan sesuatu.

‘Jika kita hari ini di takdirkan untuk kencan, sekalipun kau menolaknya kita akan tetap kencan’

Jihyun menghentikan langkahnya saat sebuah pesan masuk, bahkan dari jarak ini Jin dapat melihat ekspresi terkejutnya saat yeoja itu selesai membaca pesan yang Jin kirimkan untuknya.

“Mwo?” Gumam yeoja itu,

Seketika sebuah tangan menggenggam pergelangan tangannya yang berhasil membuatnya menoleh ke arah seseorang itu,

Jin tersenyum saat Jihyun menatapnya,

“Kau?? Kenapa kau ada disini?” Gumamnya dengan berusaha melepaskan tangan Jin dari pergelangan tangannya tapi gagal, Jin menggenggamnya terlalu erat tetapi sama sekali tidak membuat tangannya sakit.

“Bukankah aku sudah menuliskannya di pesan yang aku kirim barusan? Itu artinya hari ini kita di takdirkan untuk pergi kencan..” Sahunya tanpa merasa bersalah dan menuntun Jihyun untuk mengikuti langkahnya.

Sebuah cafe milik Changmin sepupu dari Jin adalah tujuan mereka, dengan langkah pasti Jin masih menuntun yeoja itu untuk memasukinya walau beberapa kali ada perlawanan darinya tapi Jin hanya tersenyum seolah sebuah ekspresi permohonan agar yeoja itu mau menurtinya.

“Ya! Jin, Jihyun.. aku kira kalian tidak akan datang..” Sambut Changmin pada mereka,

“Kami pasti akan datang hyung, apakah hyung sudah mempersiapkan semuanya?” Tanya Jin kembali,

“Tentu..”

Dinner cukup romantis untuk mereka berdua di ruang VIP yang di khususkan untuk couple, bahkan Jihyun tidak habis pikir jika Jin akan melakukan semua ini untuknya, sekali lagi pikirannya melayang. Lalu yeoja itu? Kenapa Jin sangat dekat dengannya?

“Jika posisi yeoja itu sama sepertiku pasti dia akan merasa sangat sedih saat tau Jin lebih memilih untuk pergi denganku” pikiran itu selalu saja berputar pada otaknya,

“Jihyun-ah.. kenapa kau hanya diam? Kau masih marah padaku?” Tanya Jin dengan menatapnya tajam, sekali lagi jantungnya tidak bisa di ajak kompromi. Ketika Jin sudah menatapnya seperti itu jantungnya akan berpacu lebih cepat.

“Ti..tidak..” Sahutnya singkat

Jin hanya tersenyum saat mendengarnya,

“Kau masih marah tentang hal itu? Dia hanya temanku saat aku masih di bangku sekolah..” Gumnya dengan menjulurkan tangannya dan mencubit hidung Jihyun,

Sesaat Jihyun menepis tangan Jin,

“Kau menyebalkan..” Sahut Jihyun dengan wajah kesalnya yang sedari tadi dia tutupi,

Jin menertawakanya kali ini, bahkan dia baru menyadari jika yeoja itu sangat lucu ketika marah seperti ini.

“Jihyun-ah.. aku tidak ingin mengucapkan selamat ulang tahun untukku? Dan memberiku sebuah kado?”

Jihyun memandangnya sejenak lalu mengulurkan tangannya, saat Jin menyambut dan menjabat tangannya Jihyun mengatakan,

“Saengil chukkae.. maaf aku tidak memiliki kado untukmu..” Bohongnya, padahal dia membawa kado untuk Jin. Entah apa yang membuatnya tiba-tiba mengurungkan niat untuk memberikannya pada Jin.

“Gwanchana.. ehm, sebenarnya aku ingin membicarakan sesuatu padamu mengenai yeoja itu..” Ekspresi Jin berubah serius kali ini,

“Mwo?”

“Sebenarnya, Park Hyun Hee itu adalah..”

Flashback

 

“Jika kau menyukainya, harusnya kau katakan.. jika kau hanya bersikap seolah kau adalah kasihnya seorang yeoja butuh kepastian..” Hyunhee beberapa kali menasehati Jin, Hyunhee adalah sepupunya yang juga adik sepupu dari changmin hanya saja dulu Jin dan dirnya berada di sekolah yang sama, yeoja itu sedikit geram saat mengetahui Jin tidak berani untuk mengatakan cintanya sendiri.

“Tapi sikapnya selalu berubah, terkadang dia mengikutiku bersikap seperti seorang kekasih tetapi kadang dia mengacuhkanku seakan aku adalah seorang teman untuknya. Aku takut jika saja dia tidak menyukaiku itu akan merusak hubungan baikku dengannya.

“Kau tau kenapa dia sesekali bersikap hanya sebatas teman denganmu? Itu karena memang dia merasa kau dan dia tidak ada hubungan apapun, kau tidak memberi kejelasan padanya..”

 

“Aku ingin melihatnya, apakah dia nanti akan ke cafe Changmin oppa?”

 

“Dia juga menyukaimu, sepertinya dia tadi sangat kesal saat melihat kedekatan kita.. dia cemburu terhadapmu, peka-lah Kim Seok Jin kau terlalu bodoh..”

 

Flashback end

 

Jihyun tersenyum saat Jin menceritakannya, sesekali yeoja itu menutup wajahnya malu saat dengan terang-terangan dia bersikap cemburu padanya.

“Maafkan aku..” Sahutnya

“Apa? Hanya maaf?” Gumam Jin kali ini,

“lalu?”

“Katakan apa kau juga menyukaiku?”

“Aku tidak meyukaimu Kim Seok Jin..” Sahutnya lalu mengeluarkan sebuah kado dari dalam tas miliknya,

“Ini untukmu..”

“Bukankah kau tadi mengatakan tidak memiliki kado untukku?”

Jihyun menarik kembali kadonya saat Jin mengucapkan kalimat itu,

“Kalau kau tidak mau ya sudah…”

“Ya!! Kau sudah memberikannya jangan mengambilnya kembali..” Jin bangkit dari tempat duduknya lalu meraih kado itu dari tangan Jihyun.

“Apa ini sisnya?” Jin menyeringai lalu membukanya,

“Album?”

“He’em..” Jihyun tersenyum singkat.

Jin membuka pada halaman depan, sedikit terkejut saat mendapati beberapa foto dirinya dalam album itu. Jadi benar selama ini Jihyun juga menyukainya??

“Saat itu aku merasa jika hanya aku yang berjuang sendiri untuk bisa bersamamu, aku menyimpan semua fotomu dan menempelkannya disana karena saat itu aku tidak tau bagaimana caranya untuk mengungkapkan perasaan padamu, saat kau beberapa hari tidak mengirimkan pesan aku bahkan selalu menunggumu. Aku tertidur dengan sebuah ponsel di tanganku berharap saat aku terbangun di pagi hari kau sudah membalasnya”

Jin hanya terdiam mendengarnya, bahkan apa yang Jihyun rasakan sama dengan apa yang dia alami selama ini. dia juga merasa saat itu hanya dirinya yang berjuang sendiri untuk bisa bersama dengan yeoja itu tapi saat ini dia baru mengetahui kenyataan bahwa sebenernya tanpa sengaja mereka berjuang bersama-sama.

***

Jin menggenggam erat tangan Jihyun saat mereka keluar dari cafe milik Changmin, sebuah genggaman erat itu sesekali mengusik pikiran Jihyun untuk melingkarkan tangannya pada pinggang Jin saat berjalan bersama.

“Jika kau ingin melingkarkan tanganmu pada pinggangku lakukan saja, tidak perlu berpura-pura malu seperti itu..” Gumam Jin dengan menoleh ke arah lain dan sesekali menahan tawanya,

“Ya! Kau menyebalkan..” Jihyun menendang kakinya kesal

Jin menghetikan langkahnya saat mereka sudah sampai di taman tidak jauh dari rumah mereka, Jin menghadapkan yeoja itu padanya dan tersenyum.

“Mungkin aku terlalu lama membuatmu menunggu, maafkan aku..” Gumamnya, Jantung yeoja itu semakin berpacu saat Jin mengatakaj hal itu dengan menatap matanya dalam-dalam, saat Jin semakin mendekatkan wajah ke arahnya dengan refleks matanya terpejam.

Jin tersenyum melihat yeoja di dapannya kini, dalam hitungan detik Jin mendaratkan ciuman singkat di bibir yeoja itu, saat yeoja itu membuka matanya Jin tersenyum dan menuntunya pergi.

“Kajja..” Gumam namja itu dengan menyembunyika perasaan malunya,

“Mwo? Apa tadi yang kau lakukan?” Goda yeoja itu dengan menhan senyumnya,

“Kenapa kau menanyakannya? Bukankah kau sudah tau?”

“Tidak, aku tidak merasakan apapun…” Jihyun memalingka wajahnya dari hadapan Jin

“Jinjja?”

Yeoja itu mengangguk cepat lalu menghentikan langkahnya,

“Bisa kau ulangi sekali lagi?” Godanya lalu di akhir kalimatnya dia tertawa,

“Babo.. bicara saja jika kau menginginkannya lagi..” Jin menjitak kepalanya pelan

“Ya! Memang kau kira aku apa?” Belanya saat Jin dengan terang-terangan menertawakannya.

Yeoja itu mendekat pada Jin, sangat terlihat jika namja itu sedikit bingung. Sama seperti apa yang Jin lakukan, dalam hitungan detik yeoja itu mencium bibir Jin singkat. Setelahnya yeoja itu berjalan mendahuluin Jin.

“Ya! Apa yang kau lakukan barusan?” Teriak Jin dengan mengikuti langkahnya,

“Kenapa kau menanyakannya? Bukankah kau sudah tau?” Godanya dengan menggunkan kalimat yang sama seperti apa yang Jin katakan baru saja padanya.

Jin menahan tawanya, lengannya telah melingkar sempurna di pundak yeoja itu untuk berjalan bersama,

“Aku tidak merasakan apapun, bisakah kau mengulanginya sekali lagi?” Jin tertawa setelahnya, yeoja itu hanya menatap tajam lalu mencubit pinggang Jin.

Jin menghentikan langkah mereka, lalu memeluk yeoja itu sekali lagi,

“Terimakasih, kau adalah kado ulang tahun terindah untukku…”

*THE END* ^^

Advertisements

89 thoughts on “Loving You [Project Jin’s Birthday]

  1. kyaaaa ada project ultah jinn *-*
    wakss thor ini luchuuu, serius cm sehari?
    aku geregetaaan liat mreka,
    saling cnta tp bdooh, thor kl ada squel seru kali.hahaahahaa

    Like

    1. Annyeong KSJ, hahaha iya project ultah jin yang sedikit berantakan karena author nulisnya dadakan.
      Yup cuma sehari pasti banyak typo ya? hahaha iya susah tau ngomong cinta(?) wah gk ada squel dear soalnya ini endingnya sudah jelas kan #Bbuingbbuing hahaha gomawo sudah baca..
      Saranghae..

      Like

  2. ini bnr2 bday jin brkesan buat dy hahahaa serius aku snyum” bca wkt mreka sms’an gpcarn mlah saling gelisah kl g dapat sms.

    taetae jg kookie… unyu sumpah, ngga ada mreka jin & jhyun ngga bkal kencan..
    kyaaa…

    Like

    1. Annyeong Baek Yubin.
      Hahaha hayo jangan senyum senyum sendiri nanti ada yg ngira…. #tiiit hahaha
      iya namanya orang jatuh cinta pasti kelakunnya aneh XD
      iya Taehyung juga Jungkook adik yang unyu dan baik, dia yang melancarkan kencan kakak kakaknya XD gomawo sudah baca..
      Saranghae :*

      Like

  3. saengil chukkae jin oppa kekekee
    thor biarpun telat tapi g apa aku jg g nyngka ada project cz g ada pmberiatauan,
    wah pcaran mereka lucu thor, dsar aku juga prnh kek mreka cuma g sberuntung mreka..
    greatjob, shari itu singkat bnget buat nulis macam ini thor :))

    Like

  4. ini lucu thoor..
    mreka sama2 suka cuma g bsa ngomong,endingnya sukaaa,
    bgus thor.. ff urban legendnya lnjuut.. yg greatest love kpn next squelnyaa?
    g sabar bca couple jinjihyun lgi ><

    Like

    1. Annyeong sweetpink, hahaha malu mereka buat ngomong.
      Jinjja? Hahaha gomawo ya sudah baca, ff urban legend segera.. untuk squel yg greatest love setelah semua ff project selesai dear.. ini kan couple jinjihyun 😉
      Saranghae :*

      Like

  5. Diawal cerita serius aku pikir jin itu g cinta soalnya kyak part cwe lbh nunjukkan prasaan pda jin,
    ternyata dpertengahan pas mreka saling bls psan jin jg sukaa, wwaaaahhh ini lucu thor serius.. suka apalagi endingnya akhirnya mreka pcaran real,
    ga ngira hyunhee itu spupu jin, hahaa

    Like

    1. Annyeong Taniaaa, hahaha iya aku perbanyak part di yeojanya biar readers bisa dapat feel di sana,
      mereka saling cinta cuma gk ada yg berani ngungkapin.. iya hyunhee sepupunya jin hahaha gomawo sudah baca..
      Saranghae :*

      Like

  6. Kyaaaaaaaaaaa….. Sweet Sweet Sweet Sweet!!! Ini ff manisnya ngalahin manisnya abang Suga *ehh kkkk~~ Chingu kamu sukses bikin aku senyum2 gaje.kekekek.. apalagi pas Ending…bikin senyum2.heheh.. Tae dan Kookie disini ngebantu bgt deh…adik2 yg baik.kkkkk~

    Like

    1. Annyeong chingu!! Hahaha goameo sudah baca.. wah abang suga kalah manis XD
      iya tae sama kookie pada unyu disini biar terlihat kayak bocah penurut hahaha, akhirnya Lisa chingu senyum senyum sendiri XD
      Saranghae :*

      Like

  7. Sweeeettt…. kak sandraaaa aku suka smua ff mu yg genre” romence ky gini ini sosweet pasti mlayang kalo jin oppa kya gituu
    seru kali sms’an sama jin oppaaaaa><
    saengil chukkae oppaaa hahaa sehari ceritanya ky gini?? Daebaaak sumpah…

    Like

    1. Annyeong Soomin.. hahaha gomawo ya sudah baca, jinjja? Hayo jangan kebayang bayang..
      Squel? Wah kalo ada squel nanti hampir mirip sama ff Cheesy love tales, sweetes of love juga greatest love dong, cast couplenya sama coba di cek deh dear..
      tapi beda cerita juga dengan ini..
      Saranghae :*

      Like

  8. Kyyyaaaaaaa….
    serius ini maniiisssss sangat thor,
    konflik mreka ringan tp pdabheboh sndiri, dasarnya saling cnta cuma g ada yg brtindak lbih.. aigooo..sukaaa thor!!

    Like

  9. Jin paboo bnget, aku kira dia g cinta sama jihyun… thor aku terkecoh.. keren ini

    serius aku kiraa jin php’in jihyun jg hyunhee teernyataaaaa…
    keep writing! ceritaaa ini unyuuuk sekalii <3<3

    Like

  10. Project b’day seokjin oppaaa??
    g nyngka jin oppa pemalu masa ngomong cinta aja sgitu susahnya…
    yupz thoorr setujuuuu yeoja butuh kpastian..ㅋㅋㅋ

    Like

  11. Akuuu kiraaaa kncan mereka gagal gegara jihyun bls sms gtu, ternyata krn taetae&kookie mreka jd pergi kencaann. suka sekali dgn endingnya thor..

    Like

  12. thoor aku ngakaak wkt bca part jin sms jihyun
    ‘Jika kita hari ini di takdirkan untuk
    kencan, sekalipun kau menolaknya kita
    akan tetap kencan’

    kyyyaaaa andaikan pesan itu buat akuuu… aaahhh~ melting>,<

    Like

  13. Waaah ini fluff’nya dapet thor.. jd inget ff cheesy love tales, ff itu fav q termasuk sluruh squelnyaaa dan skrg author brhasil nulis fluff yg g klah manis dr itu semuaaa..
    JO-AH!!!♡

    Like

    1. Annyeong Keyla Putri, jinjja? Kayaknya masih kurang nampol lagi ini fluffnya, iya ini satu genre sama CLT wah jinjja fav ff itu? hahaha gomawo..gomawo..gomawo.. yup nanti author nulis yg manis manis lagi awas diabetes(?) XD
      Saranghae :*

      Like

  14. Sweeett… taetae bntu hyungnya bgt.. kookie bntu noonanya bgt.. daebakk
    kookie jg taetae manisss bgt/ *salah*
    hahahaahaaha ff ini bikin mood ku membaik thor..

    Like

  15. Mereka ini sama2 bodoh atau apaaa? geregetan pke bangeet>><<
    bilang cintaaa gt apa susahnyaaa?
    endingnya lucu thor sosweet kya abang syugaaaa *-*

    Like

  16. Endingnya jjang!
    terharuu pas bca mreka mngira berjuang sndiri untk bersama tapi knyataannya tnpa sngaja mereka berjuang bersama-samaaa
    sweeet thor ini ff sweet bgt fluff’nya dapaat.. >< hhyyaa aq jg mau seperti itu sama taetae :33

    Like

  17. ikutan baca y thor..
    awalnya lihat ada project birthday jin oppa tiba2 bca.
    ini sweet banget thor, great job mndekati kisah nyata, hahahaaa aku yakin di luar sana ada banyak org yg bernasib seperti ini..
    keren 😀

    Like

    1. Annyeong Deladeline, silahkan baca.. iya itu project dadakan dear hahaha gomawo ya sudah baca, iya ini di ambil dari lagu soyou&junggigo plus tambahan imajinasi author juga sedikit kisah nyata sedikit tidak banyak XD
      Saranghae :*

      Like

  18. Birthday jin oppaaaa… kyyyaaaaaaaaa author ff ini serrruuu aku boleh teriak??
    real life q hampir mirip..
    thor neomu joah..

    beneran bgus ❤ *_*)/♥

    Like

  19. Tae sama kook bneran jd anak manis disini kalo nggak ada mereka pasti jin jg jihyun gagal kencan..
    wkekekeke thor dr awal uda buat senyum, part akhir apalagii ({})

    Like

  20. Kyyyyaaaaa~kyaaaaaaaa
    manis bget merekaa thooorr aku melayang bcaaya sungguh bikin irii..
    prjuangan cinta yg ternyta saling cinta cuma malu ngungkapin,
    happyending~\(^,^)/

    Like

  21. yeeee..yeeee
    happy ending!
    thor aku readersbaru, salken yaa
    suka sekali.. ff ini imuuut cm alurnya kcepetan.. mgkin krn fluff y?
    hyunhee cm spupu jin aigo jihyun pdhl sudah cmburu parah..
    jjang my bias taekook ngebantu banget!
    tau mungkin noona jg hyung nya pda bodooh stngh mampus buat ngaku cinta kkkkk daebak *^o^*

    Like

    1. Annyeong Jjkkth..
      Salam kenal juga sering mampir ya.. hahaha jinjja? Iya bener fluff kan memang ceritanya gk terlalu panjang XD salah tanggal pasti malu maluin deh cemburu salah sasaran hahaha
      Astaga bodoh setengah mampus(?) XD gomawo sudah baca..
      Saranghae :*

      Like

  22. Authoorr..authorr.. kngen dechh wkekekekekee istri jhope come/?
    aku baru tau ada ff bday jin oppa nie, thor jd inget yg CLT bda cerita cuma samasama manis kya abang syuga(r) XD

    Like

    1. Annyeing Jhoppiee.. wah istri jhope sombong jarang main di wp ini(?)
      Hahaha kangen juga.. iya sejenis juga memang sama sama fluff.. wah abang suga kasian di bilang klah manis XD gomawo sudah baca..
      Saranghae :*

      Like

  23. astaga sumpah aku ngakak unn aku tau sendiri cerita ini gimana dan aku harap fanfict yang kamu tulis ini jadi kenyataan yang benar-benar membuatmu bahagia hehehe #aduhjadibuka-bukaan mian hehehe. walau unn nulisnya hanya beberap jam saja , ffmu selalu bagus unn gak mengecewakan ^^.

    Like

    1. Annyeong Author Vizkylee, hahaha iya XD ini imajinasi banget.. gomawo buat doany dan juga sudah baca ff ini.
      Ini memang ngeburmt banget, syukurlah kalo gk mengecewakan ya padahal sudah gk yakin banget sana ini ff XD

      Like

  24. Yaaa Sandra eonni!!! Sebelum aku muji2 eonni gara2 ffnya DAEBAK DAEBAK DAEBAK, aku mau protes dulu!! Kenapa itu noona mukul2 kepalanya taehyungku. Aku sebagai istrinya ga trima! Trus kenapa Jin oppa ngatai taehyungku bodo padahal taehyung cuma sedikit alien. Trus lagi, KENAPA FFnya DAEBAK eonni???? Aku smpk uring2an sendiri, ngakak sendiri pdhl masih ada dosen ceramah di kelas, ckck.. Sandra eonni 짱 !!!

    Like

    1. Annyeong L Istiqomah, Hahaha maaf maaf taehyung kan adek yg unyu jadinya gemes bawaannya pengen lihat dia di getok(?) XD
      Mungkin jin khilaf maafkan ya sebagai istri jin maaf atak ke khilafam suamiku hahaha.. sekali lagi gomawo sudah baca.. yaampun uring uringan sama ngakak waktu dosen ngajar? Dosennya gk lihatin itu? Kyaaa gomawo..
      Sarangae…

      Like

  25. Author-Niim.sekian lama aku tidak membuka WP iniiiii XD.kangeeem :D.ff yg dibikin Eonni ini emg selalu bagus,sweeet,bikin senyum2 sendiri bacanyaaa.

    Like

  26. Unnie ff mu kenapa SELALU DAEBAAAKKK??? SERIUS INI SWEET..
    andaikan endingnya gni pasti bhagia =”>
    pngn baca karyamu tp angst/ #kedipkedip

    Like

  27. Ini ff seokjin yg paling sweet thoorr
    sungguh aku sukaaaa buuaangeett..
    jo-ah! Author-nim JJANG!
    aku kayak orgil baca sambil ngakak2
    hahahahaa GOKIIL!

    Like

  28. Hahaha ini jin pea bgt, jihyun juga. Mereka berdua uda kyk pcaran juga, masa gatau kalo mreka punya prasaan satu sama lain. Aku suka sewaktu jihyun mau bls sms jin haha. aku suka crta dan alurnya. Daebak. Jin oppa, saengil chukjae, mski terlambat haha

    Like

  29. Heol!! daebakk aq gak bisa tidur setelah ini,
    keren ffnya kak hbs bca angst dpt fluff..
    real life byk cerita gini kak jd bacanya natural bgt bisa ngerasain ky jd main cast yeoja kakaaka
    lucu wkt mrka sms-an, jihyun jaim binggo pdhl ngarep beut, jin jg lemot!!
    untung mrka py adek kek tae ama kookie, urusan kelar sudah.
    aaarrrgghh ini knp aq bru baca? knp g di post di bts ff jg?? jd telat baca 😥

    Like

    1. Annyeong Nue_ wah baca ff ku yg ini juga ya? Hahaha yaampun iya maaf gk post di bts ff karena ini project ultah jin dan kalo di post disana nunggu antrian publish pasti telat ffnya gk sesuai tanggal hahaha iya gomawo ya sudah baca^^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s