Chaptered · Comedy · Fantasy · Freelance · Horor · PG -15

[FF Freelance] Eye Patch Girl Chapter 2


[Poster] Eye Patch Girl chap. 2

 

Author : xksjk||Rating : PG-15||Length : Chaptered||Genre : Fantasy,Horror,a bit Comedy,bisa berubah kapanpun||Main Character : Eunyoung(OC),Suga/Min Yoongi (BTS)||Additional Character : other BTS member, Jaeri (OC/BTS’s Manager), Hadaelgea (OC/God Of Death/Eunyoung’s Boss)Disclaimer : BTS milik Bighit,milik tuhan,milik orang tuanya. FF ini terinsirasi dari drama korea “Master Sun” dan beberapa cerita horror yang pernah author baca. Namun, ff ini murni karya author||A/N : sorry if you still got some typo in this ff.||[!!]Warning : bisa flashback mendadak.

Poster by JEJIN ARTWORK

 

 

 

“lihat wajahmu. Membiru”

“to…..tolong…”

“aku akan menolongmu. Tapi dengan satu syarat. Apa kau mau? Tapi aku akan memberitahukannya padamu setelah kau setuju. Atau kau akan menunggu hingga keadaanmu semakin memburuk?”

“la…lakukan saja!!”

“hihi…senang bekerja sama denganmu”

 

 

Agustus 2014
Eunyoung membuka matanya dan mulai mengatur nafasnya yang berantakan. Keringat dingin mulai keluar dari keningnya. Eunyoung kembali menutup matanya mencoba menenangkan dirinya.

“kau ingin tidur lagi? Pemalas”

Celotehan itu membuat Eunyoung membuka matanya dan menoleh ke asal suara itu. Eunyoung terkejut dan langsung terduduk di kasurnya.

“hoi hoi. Biasakan dirimu. Kita bahkan sudah bertemu 2 kali semalam” ucap orang…tidak. Makhluk itu. Yang sedang duduk di kursi. Makhluk? Tentu tidak ada manusia normal yang memiliki sayap berwarna hitam di punggungnya.

“tidak sopan menatap majikanmu dengan tatapan seram begitu lho.” Ucap makhluk itu lagi dan terkekeh pelan.

“berhenti membuatku terkejut” gerutu Eunyoung yang merilekskan tubuhnya dan duduk menghadap makhluk itu.

“jangan membuat majikanmu kesal. Eunyoung~ssi” ucapnya dan membuat Eunyoung mengkerutkan keningnya kesal.

Makhluk itu benar. Sejak kemarin, Makhluk itu menjadi majikan Eunyoung. Konyol. Tapi itulah kenyataannya. Jangan bayangkan hubungan majikan dan budak ini seperti di film-film romantis. Tujuan hubungan mereka itu sangatlah tidak masuk akal. Sangat-sangat tidak masuk akal.

 

 

Flashback On

 

“sekarang saya akan buka perbannya” kata perawat yang lalu membuka perban mata kanan Eunyoung.

Eunyoung mengedip-ngedipkan mata kanannya dan dia sedikit tersenyum dapat melihat dengan normal kembali. Tiba-tiba senyum diwajah Eunyoung menghilang digantikan dengan wajah terkejut dengan mata yang membulat sempurna. Jaeri menatap Eunyoung heran. Begitu pula member BTS dan perawat yang ada di samping Eunyoung.

Sesuatu terlihat dimata Eunyoung. Sesuatu itu tertawa kecil. Perlahan tawanya itu semakin memenuhi ruangan. Eunyoung bergidik ngeri melihat sesuatu itu entah bagaimana sudah berada dihadapannya. Sesuatu itu mulai mencekik leher Eunyoung. Eunyoung terkejut dan mencoba melepaskan cekikan itu. Tapi, cekikan itu justru semakin kuat. Wajah eunyoung membiru dan orang-orang didekat Eunyoung mencoba melepaskan cekikan itu tapi gagal.

“wajahmu terlihat menyedihkan”

Suara itu membuat Eunyoung menatapnya. Mahluk itu mengeluarkan senyum liciknya.

“kau ingin aku menolongmu? Keadaanmu semakin gawat”

“lihat wajahmu. Membiru” kata makhluk itu dan terkekeh pelan melihat Eunyoung.

“to…tolong” ucap Eunyoung lirih meminta pertolongan makhuk itu tanpa memperdulikan sosoknya yang aneh itu.

“aku akan menolongmu. Tapi dengan satu syarat. Apa kau mau? Tapi aku akan memberitahukannya padamu setelah kau setuju. Atau kau akan menunggu hingga keadaanmu semakin memburuk?” tanya makhluk itu santai.

“la…lakukan saja!!” ucap Eunyoung lagi dengan susah payah.

“hihi..senang bekerja sama denganmu” ucap makhluk itu kembali terkekeh. Dan sekejab mata kanan Eunyoung mengeluarkan darah dan berubah menjadi warna merah. Makhluk itu berjalan kearah orang yang ada di dekatnya dan menepuk pundak orang itu.

“YAA! Kalian bantu aku” teriak yang lainnya lalu membuat orang yang ada di dekat makhluk itu tadi berlari dan menghampiri Eunyoung. Lalu menarik tangan Eunyoung dan dengan mudahnya tangan Eunyoung terlepas dari leher Eunyoung.

“a…apa yang sebenarnya terjadi”

 

 

 

“namaku Hadaelgea. Aku Dewa Kematian. Karena aku sudah menolongmu tentu kau harus membalasnya. Kau bahkan setuju” ucap makhuk bernama Hadaelgea itu tersenyum licik.

“sebagai imbalannya..aku ingin kau menjadi bawahanku” kata Hadaelgea lagi dan membuat Eunyoung mengkerutkan keningnya.

“lalu…apa yang akan aku lakukan?” tanya Eunyoung ragu.

“membunuh” jawab Hadaelgea dan membuat Eunyoung terkejut.

“mem..membunuh? jangan bercanda! Aku tidak mau! A…akhh..ma..mataku” bantah Eunyoung yang tidak terima.namun, tiba-tiba mata kanan Eunyoung terasa nyeri. Eunyoung menekan matanya yang nyeri itu dengan teriakannya.

“dengar. Kita sudah membuat kontrak. Mata itu buktinya. Aku sudah menolongmu,dan kau harus memberikan imbalannya. Tapi, jika kau membantah ucapanku aku tidak akan segan menghukummu. Aku bisa membunuhmu kapanpun. Mengerti?” ucap Hadaelgea mengancam Eunyoung. Eunyoung pun menurut. Perlahan rasa nyeri di mata Eunyoung pun menghilang.

“kau bukan akan membunuh manusia. Tapi yang akan kau bunuh adalah roh” jelas Hadaelga lagi.

“roh?”

“benar. Roh dari orang yang sudah meninggal tetapi rohnya belum tenang dan masih tertahan didunia ini. Dan sekarang itu tugasmu. Untuk membunuh mereka dan membuat mereka benar-benar tenang.” Kata Hadaelgea lalu mengakhiri penjelasannya.

“bagaimana aku bisa? Aku memang bisa melihat mereka. Tapi aku tidak melawan mereka. Seperti tadi pagi saat kau menolongku” kata Eunyoung lagi dan membuat Hadaelgea terkekeh.

“apa kau bodoh? Tentu saja aku akan memberikanmu kekuatan agar kau bisa melawan. Ambil itu” kata Hadaelga lalu melempar sebuah tongkat pada Eunyoung.

“apa ini?” tanya Eunyoung heran.

“turun dari kasurmu itu lalu berdiri” perintah Hadaelga lalu Eunyoung menurut.

“mwoya..kau sedang bercanda? Hanya tongkat begini?” kata Eunyoung lagi yang emosi.

“konsentrasi saja dasar berisik”

Eunyoung berdecak kesal lalu memegang tongkat itu dan mulai berkonsentrasi.

“hu..huwaaa…a…apa ini…” kata Eunyoung yang sangat terkejut karena tongkat itu mulai berubah menjadi sebuah pedang besar *pedang macem pedang Suga di manhwa We On,bagi yang baca manhwanya pasti tau.*

“itu sabit kematian. kau akan memburu roh-roh itu dengan alat itu”

“baiklah. Kurasa sampai disini dulu. Besok aku akan menemuimu lagi” kata Hadaelgea yang beranjak dari duduknya.

“tu…tunggu…bagaimana cara mengembalikan ini?” tanya Eunyoung panik sambil menunjuk pedangnya.

“kau budak yang merepotkan. Pakai otakmu. Pedang ini sudah menyatu denganmu jadi cukup konsentrasi dan perintah dia untuk kembali” omel Hadaelgea yang menunjuk-nunjuk kepala Eunyoung.

Eunyoung kembali berdecak kesal dan diam agar mengembalikan pedang itu. Dan pedang itu lalu kembali menjadi tongkat.

“aku akan kembali besok. Kita akan coba memburu satu roh” kata Hadaelgea yang lalu menghilang dan meninggalkan bulu berwarna hitam yang melayang di depan wajah Eunyoung.

“ini gila”

Flashback Off

 

 

 

“aku ingin bertanya padamu, Hadaelgea”

“baiklah. Apa yang ingin kau tanyakan?” tanya Hadaelgea yang lalu berpindah tempat jadi di hadapan Eunyoung.

“kenapa kau memintaku menjadi pesuruhmu?” tanya Eunyoung dan hanya membuat Hadaelgea terkekeh.

“entahlah” jawab Hadaelgea santai.

“apa karena saat itu aku memintamu untuk menolongku?” tanya Eunyoung lagi dan Hadaelgea menggelengkan kepalanya.

“jangan bercanda” kata Eunyoung mulai emosi.

“aku serius” jawab Hadaelgea yang terkekeh. Eunyoung lalu terdiam.

“sekarang aku yang bicara. Dengar, matamu itu bukan matamu yang dulunya normal. Mata merahmu itu peka akan roh-roh. Jadi jangan terkejut jika kau bertemu lagi dengan roh-roh itu.”

“kau boleh menutupnya, tetapi jika kau sudah terlanjur melihat sebelum kau menutupnya. Roh itu akan tetap terlihat meskipun kau sudah menutup matamu itu. Dan ingat, ada beberapa roh yang biar kau tutup matamu itu akan tetap terlihat. Biasanya itu tipe roh yang tinggi dan harus segera kau musnahkan” jelas Hadaelgea panjang lebar dan membuat Eunyoung bergidik ngeri.

“tapi,aku memberimu sedikit hadiah. Dan akan kau sadari cepat atau lambat. Tergantung cara otakmu ini bekerja” ucap Hadaelgea yang lalu memukul kepala Eunyoung.

“tapi….apa….aku akan begini selamanya?” tanya Eunyoung dengan nada pelan.

Hadaelgea terdiam dan menghembuskan nafas beratnya.

“tidak. Tugasmu ini akan berakhir jika kau..mungkin aku juga. Berhasil memusnahkan roh itu” jawab Hadaelgea yang menatap kearah jendela rumah sakit.

“roh itu?”

“roh yang kemarin berusaha membunuhmu. Dia roh kuat. dia memburumu. Tentu dia tidak akan melepaskanmu sebelum dia dapat membunuhmu jadi aku minta bantuanmu sampai aku bisa memusnahkan roh itu.” jawab Hadaelgea santai.

“a…apa maksudmu? Kenapa harus aku?” tanya Eunyoung tidak terima dan terbawa emosi.

“ah. Wajar jika kau tidak tau. Akan kuberi tau. Kau special di mata para roh. Hahaha. Di mata mereka kau itu bersinar terang dan hangat. Jadi, roh-roh itu ingin mendekatimu dan mendapatkan terang dan hangat dirimu. Tentu mereka akan berusaha mengambilnya. Bagi mereka, kau itu makanan yang lezat.” jawab Hadaelgea lagi. Sedangkan Eunyoung hanya terdiam di dalam dirinya merasa takut tapi juga tidak percaya.

“me….mengerikan..a…aku tidak bisa” kata Eunyoung gemetar saat sedang berhadapan dengan roh bersama Hadaelga.

Roh itu tersenyum licik. Dengan tubuhnya yang sudah berubah bentuk seperti laba-laba itu dengan cepat merayap kearah Eunyoung dan bersiap menerka Eunyoung

“a…akhhhh” teriak Eunyoung yang sangat ketakutan dan menutup kedua matanya. Eunyoung terdiam lalu membuka matanya dan menatap tubuhnya yag masih utuh. Dan melihat kedepan. Hadaelgea menghalangi roh itu dengan sebuah perisai dari energy.

“budak sialan gunakan pedangmu. Perisai ini tidak akan tahan lama” omel Hadaelgea yang mulai merasa perisainya melemah.

“a…aku tidak bisa…aku tidak bisa” jawab Eunyoung yang ketakutan disertai tangisan kecilnya.

“kau!! Akh..” Hadaelgea terpental ke kanan ketika roh itu menghantam Hadaelgea dari samping. Roh itu lalu mencengkram leher Eunyoung.

“KAU TERLIHAT LEZAT NONA. AKU HARUS MAKAN DARIMANA YA..JANGAN TAKUT NONA. AKU AKAN MEMBUAT KEMATIANMU TIDAK SIA-SIA. KAU AKAN MATI DENGAN DAMAI,NONA” ucap roh itu dengan senyumannya yang mengerikan. Eunyoung terdiam dan mempererat pegangan tangannya pada tongkatnya itu

“aku…tidak ingin mati. Terlebih dimakan oleh makhluk sepertimu. Masih banyak yang ingin aku lakukan. Aku tidak akan mati!!” teriak Eunyoung yang lalu tongkat miliknya berubah menjadi pedang dan dengan sigap memotong tangan roh itu.

“AKHH..SIALAN!! RAWRR!!” teriak roh itu juga lalu kembali merayap kearah Eunyoung.

Eunyoung memasang kuda-kudanya. Bersiap menghadapi roh itu.

“AKH!!” teriak Eunyoung lalu menebaskan pedangnya kearah roh itu hingga mati terbelah dua.

Eunyoung mengatur nafasnya. Dan melihat sekelilingnya sambil menghela nafas lega. Tiba-tiba muncul banyak layar-layar yang seperti layar televisi melayang di sekitar Eunyoung dan Hadaelgea.

“apa ini?” tanya Eunyoung saat melihat layar-layar itu.

“ini rekaman kehidupan roh itu. Jangan dipikirkan ini hanya untuk melengkapi laporanku” ucap Hadaelgea yang sibuk dengan buku-bukunya.

Eunyoung terdiam menatap sebuah layar dan berjalan mendekati layar itu.

“dia seorang ayah” gumam Eunyoung yang menatap layar itu.

“memang. Dia memiliki dua anak. Dia meninggal 2 tahun yang lalu. Sebelum meninggal dia menyaksikan seluruh keluarganya dibunuh dihadapannya. Baru setelah itu dia dibunuh” jelas Hadaelgea.

“oh ya..aku terkejut melihat kuda-kuda saat kau akan melawannya tadi” ujar Hadaelgea lagi.

“ohh. Aku pemain kendo. Di jepang aku di latih memperdalam kendo”

“ah, Hadaelgea. Apa semua roh orang yang meninggal akan begini?” lanjut Eunyoung dan langsung mendapat tatapan tajam dari Hadaelgea.

“Oi! Sudah kubilang pakai otakmu. Jika meninggal tanpa beban mana mungkin masih disini” ucap Hadaelgea yang memukul kepala Eunyoung.

“mana kutau ! aishh” omel Eunyoung yang merasa sakit dikepalanya.

“sebaiknya kita kembali kerumah sakit. Sebelum mereka mencarimu” kata Hadaelgea dan Eunyoung pun menurut.

 

 

November 2014
“sudah semua kan? Aku baru pulang sekolah tau!” omel Eunyoung daan langsung mendapat tatapan tajam dari Hadaelgea.

“rupanya kau tidak bosan ya mata kananmu itu terus-terusan nyeri karena tingkah menyebalkanmu itu” kata Hadaelgea yang memukul kepala Eunyoung.

“aishh. Selesaikan laporanmu itu. Aku ingin pulang” kata Eunyoung lagi dan Hadaelgea pun melanjutkan urusannya dengan laporannya itu.

“sudah 4 bulan…aku masih belum terbiasa dengan wujud mereka. Mereka selalu menyeramkan. Terlebih jika sudah berubah seperti ini.” gumam Eunyoung yang melihat kearah roh yang baru saja dikalahkannya itu.

Eunyoung melihat layar di depannya dan memperhatikan rekam kehidupan dilayar itu berjalan.

“yosh! Aku selesai. Aku pergi dulu” kata Hadaelgea yang lalu menghilang bersamaan dengan layar-layar itu dan roh tadi juga menghilang.

Langit mulai mendung. Rintik hujan mulai turun dan perlahan menjadi hujan besar. Eunyoung kaget dan dengan segera membuka tas nya mencari payung.

“akh kenapa bisa tertinggal disekolah?! Astaga” gerutu Eunyoung yang lalu dengan cepat berlari pulang. Di tengah perjalanan pulang Eunyoung terdiam melihat seekor anak anjing yang berteduh di bawah kotak kardus yang mulai basah.

“anak anjing di rekaman tadi. Ternyata setelah tuanmu meninggal kau disini ya” kata Eunyoung yang mengelus leher anak anjing itu. Eunyoung lalu menggendong anak anjing itu dan berlari untuk mencari tempat teduh yang cocok untuk anak anjing itu.

Eunyoung berhenti berlari ketika melihat sebuah rumah pohon. Eunyoung lalu menaruh anak anjing itu ke dalam rumah pohon itu.

“aku harap kau tetap disini sampai aku kembali. Aku akan mengurusmu” kata Eunyoung lagi yang mengelus tubuh anak anjing itu. Eunyoung megeluarkan kotak bekalnya dan saputangan yang lalu dipakaikan ketubuh anak anjing itu sebagai selimut.

“aku pergi dulu. Sampai bertemu lagi nanti ya”

 

***

 

“Eunyoung air hangatnya ?” tanya Jimin pada Eunyoung yang terdiam kaku di depan Taehyung.

“Eunyoung. Kau kenapa?” tanya Jungkook yang bingung dan menghampiri Eunyoung.

“a…ahjumma…berhenti. Jangan dekati Taehyung” ucap Eunyoung gemetar.

“ahjumma? apa maksudmu?” tanya Hoseok yang baru tiba.

“Eunyoung. Apa maksudmu?” kali ini Yoongi yang bertanya dan menatap dingin Eunyoung yang saat itu gemetar dan keringat dingin keluar dari keningnya.

“ahjumma itu…menempel…pada Taehyung” kata Eunyoung lagi yang terus memperhatikan Taehyung dengan wajah takutnya.

“tidak ada ahjumma disini. Disini hanya ada kita. Atau..ja…jangan-jangann….” kata Jungkook yang lalu membuat Jimin dan Hoseok bergidik ngeri.

“ja…jangan menakutiku. Ma…mana mungkin ada hantu” ucap Hoseok yang mulai ketakutan.

“Hoseok hyung benar. Berhenti bercanda Eunyoung~ahh” kata Jimin yang ikut-ikutan takut.

‘Hadaelgea. Dimana dia? Aku harus bagaimana? Tongkatku di kamar. Terlebih apakah harus…dihadapan mereka?’ batin Eunyoung yang sangat bingung.

“Hyung!! Taehyung hyung!! Kau kenapa?? Hyung!!” teriak Jungkook yang mendadak berteriak panik sambil menepuk-nepuk pipi Taehyung di karenakan Taehyung kejang-kejang.

“kau!! jangan melamun!!” kata Yoongi lalu merebut air hangat dari tangan Eunyoung dan dengan cepat menempelkan handuk hangat di kening Taehyung.

“kenapa jadi begini? Tadi semuanya baik-baik saja” kata Jimin yang akan menangis.

“cepat ambil obat demam” perintah Yoongi lalu dengan segera Hoseok mengambilkan obat.

“mu…mustahil..”

“apa maksudmu??” tanya Yoongi emosi pada Eunyoung yang terdiam kaku di hadapan Taehyung.

Eunyoung hanya diam sambil menggigit bibir bawahnya dan mengepalkan tangannya. Eunyoung lalu berlari kekamarnya lalu berlari keluar rumah.

“HOI!! Kemana kau?? Aish apa-apaan anak itu? Mana obatnya ??”

 

 

 

“Hadaelgea. Dimana kau??” teriak Eunyoung yang terus berlari mengejar roh ahjumma yang keluar dari dorm BTS.

Eunyoung masuk kesebuah gudang tua dan terlihatlah roh ahjumma itu bergelantungan di atas. Eunyoung mengeluarkan tongkatnya yang lalu berubah menjadi sebuah pedang.

“ada apa?” tanya Hadaelga yang muncul tiba-tiba di samping Eunyoung.

“roh itu ada berapa tipe sih?? Roh ini….baru kali ini aku menghadapinya. Yang tipe tinggi pun tidak pernah aku lihat seperi dia” ujar Eunyoung pada Hadaelgea.

“ANAKKU SAYANG. IBU AKAN MELINDUNGIMU DARI ORANG-ORANG YANG MELUKAIMU. IBU AKAN SELALU DI SISIMU. IBU AKAN SELALU BERSAMAMU. DIMANA PUN KAU, IBU AKAN SELALU BERSAMAMU ANAKKU. HIHIHIHI” ucap roh ahjumma itu yang tertawa keras dan berhasil membuat Eunyoung merinding hebat.

“ah tipe ini. Dia tipe lemah. Namun berbahaya. Tipe…..pemakan roh manusia yang masih hidup” jelas Hadaelgea.

“ahjumma itu….membawa roh temanku. Sialan, aku pikir dia hanya menakut-nakutiku. Sialan” kata Eunyoung geram ketika kembali teringat bagaimana roh ahjumma itu masih menempel di tubuh Taehyung dan dengan mudahnya menarik Roh Taehyung keluar. Karena itulah Taehyung menjadi kejang-kejang. Ahjumma itu lalu membawanya pergi keluar dari dorm BTS.

“kau harus cepat lho. Nanti temanmu mati” kata Hadaelgea yang terkekeh.

“aku tau itu. Tidak akan ku biarkan dia membunuh temanku”

 

-To Be Continue-

 

 

Halo again readers. Author back lagi dengan ff ini. Gimana ff nya?? Author sangat menghargai banget sama yang udah komen kemarin dan juga yang udah baca. Makasih juga lho dukungannya -^^- mohon kritik dan sarannya ya -^^- Don’t Be Silent Readers please…gomawo ^3^)/

Advertisements

30 thoughts on “[FF Freelance] Eye Patch Girl Chapter 2

  1. Kyaaaaaaa…. Daebak😁…
    eunyoung jadi sinigami, kerennnn😁… Penasaran cerita selanjutnya, roh TaeTae bisa kembali ketubuh’nya lagi gk…. Bisa ya.. Ya.,. Ya,,,. 😁 .. Gk mau TaeTae mati… Huaaaa 😭…

    Btw, dimana baca We On… Aku belum baca… penasaran 😣
    ..
    Keren.. Lanjut author-nim…
    Cpht slnjut’nya ditunggu loh…
    Oke, fighting author..😁

    Like

  2. lagi asik-asik mau ngebasmi roh ahjuma itu malah ending kasihan taehyung , dia seh suka ngelamunin aku #ditamparFansnyaV . Wah disini jimin sama hoseok bener-bener penakut memang aslinya gitu hehehehe . Wah ini lebih seru dari pada webtoon mereka , enak banget eunyoung punya kekuatan kayak yoongi . Lanjut ya thor ditunggu jangan lama-lama bener2 dibawa masuk kecerita ini

    Like

    1. Hehehe biar greget xD taehyung korban pertama di bts *digeplak* ehemm taehyung trllu memikirkan vizky onn rupa nya hoho…jd keinget reaksi jhope sama jimin d vdeo muster wkwk bner2 tkut…gomawo udah baca :* next chap mdhan bsa cepet 😀

      Like

      1. Ehhhh berarti roh2 itu bakal ganggu member bts ya ampun , hahaha . Iya itu jhope bener2 takut ya sampai kakinya ngejeduk kursi atau meja seh . Iya aku tunggu chapter selanjutnya ^^

        Like

  3. Annyeong!!! Mianhae baru sempet baca thor… mood sedang memburuk.. hahaha
    inj semakin seru, sebenernya Hadaelgea itu siapa? Ap hubungannya sama mata donor itu? Wah wah ini fantasy ya? pokoknya jangan bikin papa tae mati ya(?) Wkwkwk
    Joha.. Eunyoung harus menang ngelawan semua roh roh itu demi taehyung juga ini! XD

    Like

    1. Gapapa 😀 klo itu ntar di jelasin di next chap ya *ga tau chap brp* pkok nya ya ntar ada penjelasannya kok…bakal full fantasy…mkanya tkut absurd ff nya 😦 papa tae akan always idup >_< hehee makasih udah baca 😀

      Like

  4. anyeong im new reader 😀 salam kenal ^^

    waahhhh ceritanya keren gw penasaran apakah eunyoung berhasil membunuh roh yg menepel.pd taehyung itu…?.aaaarrrggghhhh taehyung jgan mati dulu T.T

    wuuuiiihhhhh pedang nya bang Agus terkenal euyyyy hahaha XD

    next thor 😀

    Like

    1. Salam kenal atika 😀 hayooo apakaj berhasil? Hehehe….
      pedang abang yoongeh kece sih XD wkwk….mksih ya udah baca ff ku 🙂 tnggu next chap nya ya 😉

      Like

  5. Oh gituu!! Ceritanya, matanya eunyong bsa kyk gtu

    Seremm jdi eunyong ngliat roh2 bgtuan tiap hari hiii…
    Nexttt!!! Taehyung jan smpe mati ya~
    Fighting!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s