Genre · Length · One Shoot · PG 17+ · Rating · Romance

Pepero Days (One Shoot)


Peperoday

Author: @Sandrachoii (Instagram, Twitter)

Title: Pepero Days

Main Cast: Kim Taehyung (V BTS)
Song Eun Bi OC

Other Cast: Byun Baek Hyun (Baekhyun EXO)
Park Jimin (Jimin BTS)

Genre: Romance

Rating: PG-17

Lenght: Oneshoot 2484 words

Disclaimer: Seluruh cerita dan OC milik author, Kim Taehyung miliki kita bersama(?) semua ide cerita milik author yang menggambarkan beberapa kebiasaan warga negara korea (Remaja) dalam menrayakan hari pepero 11-november

Author Notes: Annyeong readers!! Happy pepero days 11-11-14 maaf sekali telat fanficnya karena hari ini sudah memasuki tanggal 12 november, telat satu hari harap di maklumi ya karena ff ini sangat mendadak dan ide awal di hapus semua.. terutama Author masih dalam mood yang sangat buruk jadi ff ini berjalans sesuai dengan perasaan author ketika menulis hasilnya seperti ini, semoga menghibur ^^

(NB: Diharapkan readers untuk meninggalkan komentar agar seluruh author disini dapat memeperbaiki karya mereka) Saranghae ^^

 

Story:
“Ya! Kim Taehyung…..!” Panggilan yeoja manis dengan tubuh mungil dan rambut pendek sebahu itu menyadarkan lamunanku beberapa saat ini di sebuah bangku taman,

Aku mengedarkan pandanganku dan tersenyum manis ke arahnya, dialah yeoja yang sebenarnya sangat aku sukai. Teman masa SMA ku lalu, Song Eunbi. Entahlah kenapa tiba-tiba aku menyukainya padahal awal pertemuanku dan dia sangat memalukan,

Dia yeoja yang menyebalkan saat itu, dengan terang-terangan menyiram macchiato di mukaku hanya karena aku meyerobot antrian tiket di lotteworld bersama Jimin, hahaha sungguh hal itu sedikit memalukan untukku dan bodohnya sejak aku sering bertemu dengannya dan menjadi teman dekatnya perasaan itu muncul dengan sendirinya.

“Kau seperti memikirkan sesuatu?” Sapanya dengan senyumnya yang sungguh sangat aku sukai, dia memiliki wajah yang sangat manis dan sedikit kekanakan walaupun dia selalu benci jika aku menyebutnya dengan kata bayi, bagiku pesona dari Eunbi adalah sikapnya yang sedikit kekanakan tetapi di saat tertentu dia bisa memiliki sikap dewasa dan bijak.

 

Aku tersenyum menatapnya kini, tentu saja bukan tanpa alasan aku berada disini saat ini karena aku sudah membuat janji pada Eunbi jika aku menunggunya disini.

“Duduklah..” Sahutku dengan menepuk bangku sebelahku agar dia duduk di sampingku,

“Apakah kau sudah lama menungguku Kim Taehyung?”

“Tidak, bagaimana rencanamu selanjutnya?” Gumaku pelan saat Eunbi sudah duduk dengan jarak yang cukup dekat di sampingku.

 

Sebuah hembusan nafas cukup berat dia lakukan, sangat lucu.. bahkan aku menyukai segala hal yang ada pada yeoja ini.

“Apalagi yang harus aku lakukan agar Baekhyun oppa mau menatapku? Taehyung-ah kau kan namja pasti kau tau kan apa kekuranganku dimata seorang namja?”

Aku bahkan menertawakan hal itu, dia mengucapkannya dengan nada kesal dan sedikit manja, sangat lucu.

Sekali lagi aku harus benar-benar membantunya untuk membuat Baekhyun menyukainya, namja yang di sukai Eunbi sejak saat itu hanyalah Baekhyun dan Baekhyun, bahkan hal itulah yang membuatku sejak saat itu tidak memiliki kesempatan sama sekali untuk mengakui perasaanku padanya.

 

“Kau tidak memiliki kekurangan..”

“Hyaa! Kenapa kau mengatakan hal itu? Berkatalah jujur padaku?”

“Dimataku kau tidak memiliki kekurangan dan di mata Baekhyun.. entahlah aku bukan dia lebih baik kau bertanya saja padanya..”

Aku bangkit dari tempat dudukku, berjalan beberapa langkah menjauh darinya, aku tau seharusnya aku tidak melakukan hal ini yang membuat Eunbi curiga padaku tetapi sungguh sedikit menyakitkan jika aku terus menerus mendengar perkataan bahwa dia sangat menyukai Baekhyun dan harus bersamanya.

 

“Kim Taehyung!! Bodoh.. kenapa kau meninggalkanku?” Sahutnya yang saat itu sudah mengaitkan lengannya pada lengan kananku.
***

 

Hari ini tepat sudah 2 tahun lalu Song Eunbi menyiram mukaku dengan macchiato, entah kenapa aku menuliskan itu pada kalender ponselku sebagai tanda pengingat. Bukankah ini gila karena aku memperingati hari memalukan dalam hidupku?

Aku memesan satu cup macchiato dan kembali duduk pada taman tempat aku dan Song Eunbi menghabiskan waktu, aku masih ingat tiga hari lalu aku berada di tempat ini bersama Eunbi yang masih saja merengak agar aku membantnya untuk dekat dengan Baekhyun.

 

Pemandangan lain mengalihkan perhatianku, aku melihat Eunbi disini tapi dia bersama namja itu. Apakah Eunbi sudah berhasil membuat Baekhyun menyukainya? Baguslah jika memang seperti itu karena aku rasa hal itulah yang sangat Eunbi harapkan walau sesungguhnya sangat menyakitkan untukku.

 

“Apakah kau mau macchiato?” tawar namja tinggi itu pada Eunbi, seulas senyuman gembira terlukis di wajah manisnya. Sungguh aku belum pernah melihat Eunbi sebahagia itu selama ini tetapi Baekhyun satu-satunya orang yang dapat membuatnya tersenyum seperti itu.

Beberapa menit setelahnya Baekhyun kembali dengan dua cup macchiato di tangannya, dan salah satunya dia berikan pada Eunbi.

Aku memperhatikan mereka yang sesungguhnya bukan berada di jarak yang jauh, bahkan saat ini aku masih dapat mendengarkan pecakapan mereka.

“Apa kau sangat menyukai macchiato?” Tanya Namja bernama Baekhyun,

“Iya, aku suka dengan kopi terutama macchiato.. oppa apa yang sesungguhnya ingin kau katakan sampai kau mengajakku ke tempat ini”

 

Aku berpikir sejenak, apakah saat ini waktunya? Apakah Baekhyun saat ini akan mengatakan jika dirinya ingin menjadi kekasih Song Eunbi?

Aku bangkit dari tempat dudukku dan berjalan pergi menjauh dari mereka, sudah cukup aku mendengarkan obrolan mereka yang nantinya akan semakin memperburuk keadaanku, jika memang Eunbi akan menjadi kekasih Baekhyun tentu saja aku tidak perlu tau bagaimana ungkapan cinta Baekhyun untuknya.
“Ya! Kim Taehyung.. apa yang kau lakukan disini?”

Park Jimin berjalan ke arahku, aku hanya tersenyum sekilas ke arahnya lalu menyerahkan satu cup macchiato milikku padanya,

Jimin menatap cup macchiato dengan sedikit berpikir, tapi aku yakin Jimin sudah sangat mengetahui jawaban dari macchiato itu,

“Song Eunbi?” Tanya namja yang seusia denganku itu dengan ekspresi polos miliknya, anehnya kenapa dia selalu menyamakan Song Eunbi dengan satu cup macchiato??

Aku kembali tersenyum, entahlah biasanya aku selalu tertawa kencang saat dia menyebut macchiato adalah Eunbi.

“Taehyung-ah.. kau dari sana??” Sebuah pertanyaan lain terucap di bibirmya dengan tangan yang menunjuk ke arah Baekhyun dan Eunbi yang sudah berjarak cukup jauh.

“Kajja..” Tanpa jawaban apapun aku hanya menuntun Jimin untuk pergi secepatnya sebelum Eunbi menyadari keberadaan kami disini.

 

***

 

“Jika kau menyukainya lebih baik kau katakan.. aku yakin dirimu tidak baik-baik saja saat melihat Eunbi dan Baekhyun sunbae di tempat itu..” Gumamnya,

Ya, Baekhyun adalah namja yang lebih tua dari kami dia adalah sunbaeku dan Eunbi saat SMA lalu.

“Apakah dengan mengatakan aku mencintainya itu dapat membuatku baik-baik saja? Apa kau yakin jika Eunbi tidak menolakku? Bukankah kau sudah tau dia sangat menyukai Baekhyun dan dengan terang-terangan dia selalu mengatkan padaku jika dia sangat menyukai Baekhyun”

“Jika kau belum mencoba maka kau tidak akan tau bagaimana jawaban Eunbi, apakah kau berencana mengatakan perasaanmu pada Eunbi semata-mata agar dia membalas perasaanmu dan bersedia menjadi kekasihmu? Kim Taehyung.. katakan saja jika kau menyukainya dan tidak menuntut agar dia menjadi kekasihmu, setidaknya dengan itu dia akan enggan untuk membicarakan banyak hal tentang Baekhyun sunbae padamu.”

“Tidak.. jika aku mengatakan itu Eunbi tidak akan pernah mau berteman bahkan bertemu denganku.”

 

***
Beberapa hari ini ponselku selalu berdering, Song Eunbi berpuluh kali menelponku tapi tidak ada satupun panggilan yang aku jawab. Aku tau mungkin dirinya beberapa hari ini ingin menelponku untuk mengatakan mengenai kebahagiaannya bersama Baekhyun? Sudah cukuplah Kim Taehyung berpura-pura bahagia untuknya.

Aku tersenyum masam dengan memandangi cup macchiato miliku yang sekiranya sudah tinggal setengah, sekali lagi memikirkan jika saat ini aku sedang menikmati macchiato bersamanya,

Sebuah pesan masuk, aku kembali menatap layar ponselku dan tersenyum.. yeoja itu masih saja berusaha menghubungiku. Aku kembali tersenyum singkat saat membaca sebuah pesan yang dia kirim untukku.

“Kim Taehyung!! Matilah kau… tidak ada satupun panggilanku yang kau jawab?? Aku benar-benar membencimu..”

 

Baiklah, apa bedanya saat ini dengan saat itu? Jika saat ini dia menjadi benar-benar membenciku saat dulu dia juga sama sekali tidak pernah mencintaiku?

 

Aku menyusuri beberapa jalan dekat area pertokoan yang cukup ramai, aku melupakan sesuatu jika dua hari lagi adalah hari pepero. Beberapa pernah pernik pepero sudah tertata rapi di depan toko jika semua akan meyambut hari pepero maka aku lebih ingin mengikuti black day dengan semangkuk jjajangmyeon.

 

“Kim Taehyung!!” Teriakkan seseorang itu menghentikan langkahku, aku berbalik untuk menatapnya dan seketika itu pula seseorang itu berlari kearahku dengan memeluku cukup erat dan menangis, Song Eunbi

 

“Wae.. kau kenapa menangis?” Tanyaku sedikit khawatir dan menepuk pundaknya beberapa kali

“Aku membencimu Kim Taehyung..” Gumamnya di sela tangisannya
Aku merindukannya, bahkan ketika dia bersamaku dan dalam pelukanku aku masih saja merindukannya. Aku mengeratkan pelukanku padanya beberapa kali dan menghapus air mataku agar Eunbi tidak melihatnya.

 

“Eunbi-ah.. untuk apa kau mennagis?”
Eunbi melepaskan pelukannya saat tiba-tiba pertanyaan itu terucapkan begitu saja,

“Baekhyun sunbae….”

 

*Flashback*

 

Author POV-

“Apa kau sangat menyukai macchiato?”

“Iya, aku suka dengan kopi terutama macchiato.. oppa apa yang sesungguhnya ingin kau katakan sampai kau mengajakku ke tempat ini”

 

Baekhyun tersenyum dan mengelus pucuk kepala Eunbi,

“Apakah benar jika kau menyukaiku?”

Eunbi menatap tidak mengerti, sedikit tersentak saat tiba-tiba pertanyaan itu Baekhyun ucapkan padanya.

Eunbi diam untuk beberapa saat, sebelum akhirnya senyuman itu mengembang di bibirnya,

“Apakah oppa merasa terganggu dengan hal itu?”

“Anni…maaf jika selama ini aku tidak mengetahui jika kau menyukaiku, tapi..”
“Wae?”

“Eunbi-ah.. bulan depan aku akan menikah dengan seseorang yang sangat aku cintai, aku…” Perkataan Baekhyung terputus saat melihat Eunbi beberapa kali berusaha untuk menghapus air matanya.

“Mwo? Oppa akan menikah?” Eunbi mencoba tersenyum gagal di hadapannya.

“he’em.. maaf jika mungkin sedikit menyakitimu tapi aku harus tetap mengatkan hal ini bukan?” Baekhyun tersenyum singkat lalu bangkit dari tempat duduknya, Eunbi mencoba menghentikan Baekhyung dengan gerakan refleks menggenggam pergelangan tangan Baekhyun

“Oppa.. katakan jika kau sedang berbohong padaku?”

Tidak ada jawaban apapun dari namja itu, dia berbalik dan menghadap pada Eunbi untuk memeluknya singkat sebelum pergi.

“Maafkan aku..”

*Flashback end*

 

Taehyung mematung pada posisinya dan memeluk Eunbi sekali lagi, entahlah perasaan sakit saat melihat Eunbi menangis juga perasaan bahagia karena Baekhyun tidak akan pernah bersama Eunbi bercampur jadi satu dalam pemikirannya.

“Kim Taehyung.. aku beberapa hari menelponmu untuk mengatakan hal ini tapi kau selalu saja tidak menjawab panggilanku. Kau sama saja dengan Baekhyun..”

“Wae? Aku hanya tidak ingin mengganggu ke bahagiaanmu.. saat itu aku mengira jika kau sudah bahagia bersamanya jadi aku menjauh darimu agar kau dan dia tidak terganggu olehku..”

 

Eunbi menatap Taehyung tajam, sebuah ekspresi marah sekiranya dia tunjukkan pada Taehyung kali ini, dengan gerakan cepat pukulan cukup keras di lemparkan pada lengan kiri Taehyung.

 

“Bodoh!! Apakah ini yang kau sebut dengan cinta?? Beginikah caramu untuk menunjukkan perasaanmu pada seseorang yang kau cintai? Kau sangat bodoh jika kau membiarkan seseorang yang kau cintai jatuh pada tangan orang lain..” Teriak Eunbi dengan terisak parah di hadapan Taehyung yang sedikit tidak mengerti maksud dari ucapan Eunbi padanya.

 

“Mwo??”

“Taehyung-ah.. apa artinya semua ini? Kau selalu menghabiskan waktumu dengan macchiato padahal aku tau kau tidak suka kopi bahkan terkadang alergi dan membuatmu mual?”

Taehyung hanya terdiam dalam posisinya, memandangi wajah Song Eunbi yang telah basah dengan tangisannya.

“Apakah kau akan membiarkanku untuk mencari namja lain setelah harapanku bersama Baekhyun telah benar-benar sirna? Apakah kau akan kembali membuang kesempatanmu?”

Sekali lagi Taehyung tidak menjawabnya, Eunbi merebut sebuah ponsel milik Taehyung yang sedari dari berada di genggamannya.

Sebuah kode disana membuatnya penasaran, Eunbi mengetikkan kode tanggal dimana dirinya menyiram muka Taehyung dengan macchiato 051112 dan ponsel terbuka karena kode di terima, Eunbi kembali menghapus air matanya saat beberapa foto dirinya dia temukan dalam galery milik Taehyung juga sebuah kalender pengingat tanggal itu.

 

“Ternyata Jimin tidak main-main mengatakan hal itu padaku..” Gumamnya dengan tersenyum di sela tangisannya

“Apa yang kau lihat?? Apa yang Jimin katakan padamu?” Tanya Taehyung akhirnya dengan merebut ponselnya dari tangan Eunbi.

Tentu Eunbi mengetahui semuanya dari Jimin yang sudah tidak tahan melihat Taehyung selalu menutupi perasaannya pada Eunbi dan membuat Taehyung selalu bersikap menyedihkan. Sebuah password pada ponsel Taehyung, foto-foto Eunbi pada galery ponsel Taehyung bahkan kelender tanggal pengingat tentang macchiato dan Song Eunbi.

“Kenapa kau tidak pernah mengatakan jika kau menyukaiku??”

“Aku?? Aku tidak menyukaimu.. itu hanya akal-akalan Jimin”

“Jinjja??”

Taehyung menatap dua bola mata bening milik Eunbi, sebuah penghalang untuknya borbohong. Taehyung tidak mengatakan apapun, hanya sebuah anggukan kecil dan tundukan kepala yang dia lakukan saat ini.
Eunbi menghapus air matanya beberapa kali dan mencoba tersenyum kesekian kalinya,

“Baiklah.. aku tau aku tidak pantas juga untuk berharap padamu setelah aku gagal bersama Baekhyung, maafkan aku Kim Taehyung..”

 

Eunbi hanya tersenyum singkat saat akan berjalan pergi, saat itu pula Taehyung mulai menangis dan beberapa kali menghapus air matanya. Sekali lagi dia membiarkan Eunbi pergi, sesungguhnya beberapa saat lalu dia ingin meminta pada Eunbi agar dia tidak lagi meninggalkannya dan hanya mencintainya tapi sebuah keegoisan Taehyung lebih menang dari perasaannya sendiri.

 

***

 

11-11-14

“Happy pepero days..”

Taehyung tersenyum memandangi beberapa couple yang sedang merayakan hari pepero kali ini, beberapa pernak-pernik pepero terhias indah di beberapa toko.

“Ahjumma, pepero coklat almond satu..”

“Apakah tidak sekalian dengan setangkai mawar merah?”

“Nde boleh..”

“Ini..”

“Kamshahamnida..”
Beberapa hari ini ponsel Eunbi tidak dapat di hubungi, mungkin yeoja itu masih sangat marah atas sikap Taehyung padanya.

Sebuah senyuman gembira tergambar di wajah tampan Kim Taehyung, bangku taman berwarna putih tempat dirinya dan Eunbi selalu menghabiskan waktu kini seseorang berada disana, dengan langkah pasti Taehyung berjalan ke arah yeoja itu.

“Ini..” Ucapnya dengan memberikan satu cup macchiato pada yeoja yang beberapa waktu lalu sedang melamun,

“Kim Taehyung?” Gumamnya dengan tersenyum dan menerima satu cup macchiato dari tangan Taehyung dan meminumnya,

“Apa yang kau lakukan disini? Semua orang sedang merayakan pepero apa kau tidak ingin bergabung?” Tanya yeoja itu kembali pada Taehyung

 

“Eunbi-ah maafkan aku, tidak seharusya aku mengatakan hal itu padamu.. semua yang Jimin katakan itu..”

“Aku sudah tau..”

“Ya! Bagaimana kau bisa tau? Kau bahkan belum mendengar pengakuan langsung dariku??” Protes Taehyung dengan mencubit hidung Eunbi gemas.
Eunbi menepis tangan Taehyung

“Ya! Sakit.. babo..” Gumam yeoja itu yang membuat Taehyung menertawakan tingkahnya

 

“Kim Taehyung, maafkan aku.. mungkin karena selama ini aku terlalu menaruh harapan pada Baekhyun oppa sehingga tidak dapat melihatmu, padahal seharusnya aku sadar jika kau adalah seseorang yang sangat perduli padaku, aku memang bahagia ketika berada di dekat Baekhyun oppa tapi aku merasa lebih nyaman ketika berada di dekatmu..”

Taehyung tersenyum saat mendengarnya, tangannya dengan leluasa dapat mengelus pucuk kepala Eunbi dan membuat yeoja itu tersenyum ke arahnya,

“Kau tadi menayakan padaku bukan, apa aku tidak ingin bergabung untuk merayakan pepero bersama semua orang yang sedang merayakannya?”
Eunbi hanya terdiam, lalu tersenyum saat Taehyung mengeluarkan satu kotak pepero dan setangkai mawar untuknya.

“Ini.. ayo kita rayakan bersama..” Gumamnya

“Merayakan pepero sebagai seorang teman?” Tanya Eunbi yang seketika mendapat jitakan ringan dari Taehyung,

“Bodoh.. jika kita sudah tau perasaan masing-masing apa itu dapat di sebut dengan teman?” Taehyung tersenyum dengan membuka kotak pepero miliknya,

“Tapi kau tidak mengatakan kau mincintaiku Kim Tae…”

Ucapan Eunbi terhenti saat Taehyung menyuapkan satu stick pepero dalam mulutnya, dengan senyum jahilnya lalu mendekatkan bibirnya pada ujung stick pepero yang sedang Eunbi makan.

Eunbi terdiam sejenak, bahkan mematung pada posisinya. Saat stick pepero mulai pendek dan jarak antara dirinya dan Taehyung mulai menyempit saat itulah Taehyung menyentuhkan bibirnya pada bibir Eunbi untuk menciumnya beberapa saat.

Eunbi memejamkan matanya, jantungnya tengah berpacu dengan jarum jam yang seolah-olah terdengar di telinganya.

“Aku mencintaimu Song Eunbi..” Gumamnya lalu menertawakan wajah Eunbi yang sedikit tersipu,
Eunbi menatapnya kesal,

“Ya! Kim Taehyung kenapa menertawakanku..? apa kau ingin aku menyiramu dengan macchiato lagi?
Taehyun tersenyum lalu memeluk Eunbi erat

“Happy pepero days chagi-ah..”
THE END

Advertisements

43 thoughts on “Pepero Days (One Shoot)

  1. Woohooo serius td ada baekhyun lngsung pngn baca walau bkn main cast..
    cerita awalnya keren thor apalagi ada taetae sm baek…
    kirain sad ending trnyata awal nyesek ending snyum”
    smpet cari mana peperonya kok mlh macchiato/? pepero di endinya sweet ><
    daebak.. johayo :33

    Like

    1. Annyeong baekyu.. hahaha gomawo sudah baca, memang dari sekian banyak member exo author baru coba bikin baekhyun juga kris yg lainny ada project bersama tapi agak gagal sepertinya lbh bisa sih baekhyun padahal author jg gk terlalu paham gimana sifat baekhyun jadi agak beda dari aslinya mungkin ya..
      hahaha karena banyak yg bilang taetae sama baek mirip jadi author pengen gabungin mereka dalam fanfic, awalnya karena mood author sedang buruk jadi agak sad sad gitu hahaha tapi namanya pepero day tetep harus berakhir bahagia dong ya.. gomawo
      tetep baca ff di sini ya ^^
      Saranghae..

      Like

  2. wahh ceritanya bagus
    suka sekali…. taetae buat aku nangis :(( untung berakhir bhagia..
    endingnya maniisss melebihi syugaaar 😀 kereen thor!

    Like

    1. Annyeong leejin hahaha gomawo sudah baca.. hahaha jangan nangin nanti di belikan pepero sama taehyung kok XD
      namanya pepero harus berakhir bahagia dong ya? Tunggu juga nanti pas waktunya author akan buat ff white day, black day dan semacamnya semoga tidak ada halangan.. sekali lagi gomawo ^^
      Saranghae..

      Like

  3. taehyung…. romantis bgt thor endingnya sukaaa >=< awalnya miris bgt liat nasib taehyung apalgi ada mama baekhyun dsana /? wkkkk
    g nyangka eunbi jg suka taehyung pdahal dia ngebet bgt sm baekhyun xD

    Like

  4. kyaaa ini macchiato apa pepero judulnya?? manis skali thor…

    suka skali sm macchiatonya eh ceritanya smanis coklat pepero&machiato

    taetae keliatan miris beud tapi endingnya sukaaaa kkkkkk
    happy pepero day jg thor.. fanfic pepero ini daebak saya suka saya suka /?

    Like

    1. Annyeong mochachino.. hahaha jujulnya pepero di tengah tengan macchiato(?) XD gk macchiato hanya sebagai pendukung cerita kan gk mungkin jelasin peperonya dulu sebelum tgl 11 hahaha
      Gomawoo.. akhirnya suka hahaha
      Saranghae..

      Like

  5. baguuuss
    aku suka ceritanya thor, aku kira bner jadi baekhyun yg sama eunbi.
    tp dr awal aku nebak sama taehyung
    huhu 😦 awalnya taehyung smacam terabaikan tapi part ending sweet ♥

    Like

  6. hhuuwaaaa taetae miriss di awalnya 😦
    pas bca endingnya jd pngen peperoan sama taetae >\< ini sosweet bneran thor

    sukaaa tapi ceritanya kurang panjaaang kekekeee,
    langsung berbunga bayangin makan pepero bareng taetae\(≥▽≤)/

    Like

    1. Annyeong KSJ, gomawo sudah baca.. hahaha iya tae lagi galau hahaha masa gk ngira? Pepero di bikin sadending kan gk enak juga ya? wah kalo peperoannya sama Jin author juga mauu >_< hahaha
      Saranghae..

      Like

  7. Kim taehyung…. knp nyium” smbarangan?? wkekee ini lucu thor endingnya bikin snyum” sndiri..
    pengen rayain pepero.. jujur aku bari tau pepero day itu apaan y dari fanfic ini, johaa.. unik bgt xDD

    Like

    1. Annyeong Kinan, hahaha taehyung kan memang aneh nyium2 anak orang sembarangan(?)
      hahaha jinjja? Akhirnya nambah pengetahuan juga ya? Boleh thn depab rayain pepero sama temen, saudara bisa juga sama couple.. XD
      Saranghae..

      Like

  8. Aku kira berakhir dgn baekhyun trs si tae pth hati/?
    wkwk trnyta happy ending, keren thor ini ngakak pas baca tae disiram macchiato sama eunbi xD gokil tp nyesek awalnya..

    Like

    1. Annyeong Soomin, wah wah kasihan kalo tae di bikin patah hati hahaha iya mungkin eunbi siram macchiatonya pake mantra cinta makanya sampe taehyung tergila gila XD gomawo sudah baca ya..
      Saranghae..

      Like

    1. Annyeong my chingu Lisa Kim hahaha gomawo sudah baca ya chingu.. jinjja?
      Aku nulisnya agak buru juga mood lagi kacau berantakan, mungkin banyak typo juga ya disana?
      Gomawo ya chingu.. Saranghae :*

      Like

    1. Annyeong mina_cho hahaha gomawo ya, yup ceritanya pendek karena ngebut dan mood nulis sedang ambruk(?) hahaha
      gomawo ya sekali lagi karena sudah memberi semangat author.. yup jimin kece kan? XD
      Saranghae..

      Like

  9. ini kuraaaang thorr…
    kurang panjang…
    bnr ini ceritanya bgs cuma trlalu singkat, pngn liat baekhyun sm taehyung ribut” kecil di fanfic /?
    wkkekeke great fanfic

    Like

    1. Annyeong dipta.. hahaha kuraaang apaa? Yup maaf author ngebut banget ngetik ini gk sampe 2 hari serius mood lagi kacau juga, kalau banyak typo juga mohon maaf ya..
      hahaha nanti deh di fanfic lain di coba ada baekhyun juga taehyung ribut(?) gomawo dear..
      Saranghae..

      Like

  10. Eunbi kasihan banget ditinggal baekhyun menikah huhuhuhu . taehyung sakitnya tuh disini hehehe gak enaknya dicurhatin sama orang yang disuka, habis taehyung gak gentle banget seharusnya langsung bilang kalo suka sama eunbi , tapi senneg lihat pasangan ini babo unyu ^^. admin FF mu selalu daebak loh , envy deh hehhe . Aku tunggu karya lainmu

    Like

    1. Annyeong author vizkylee, hahaha iya ini ngetiknya dalam kondisi buruk jadi ffnya gini padahal awalnya mau bikin genre fluff yg manis dari awal sampai akhir cuma gk jadi soalnya pas sadar ngetiknya sudah kayak gini dan waktunya mepet keburu publis XD kasihan eunbi kasihan taehyung juga hahaha iya pasangan babo unyu ini, gk thor ini ff hampir gk publis loh karena menurutku sedikit gagal.. ok, gomawo sudah menyempatkan baca thor ^^

      Like

      1. hahaha i know iknow ,oh awalnya fluff ya ampun jadi sedih gini FFnya iya terlalu singkat memang kamu nulisnya. iya awalnya memang gak akan publish tapi kamu kepikiran dan lanjutin nulis deh hehhe, ne cheonma ^^

        Like

    1. Annyeong xksjk.. hahaha beneran ya ini ff sedihnya parah banget? Yaampun beneran ngetiknya kebawa perasaan XD endingnya memang di buat happy soalnya pepero masa nangis ya? wkwkwk yaampun sampe gk biaa ngomong.. gomawo sudah menyempatkan baca XD

      Like

  11. nyeseeek… thor kl ini bnar terjadi sakiiiit :”(
    jinjjaa..

    eunbi g peka ya tae suka dy? gokil eunbi jg sakit gegara bekyun kawin.. nyeessss thor suka sekali..
    what? persaan author jg gtu pas lg nulis ni ff?!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s