AU · Darkfic & Crime · Genre · Length · Mystery · Rating · Teen · Three Shoot

[FF Freelance] Dark & Wild (Three Shoot)


BTS - Dark _ Wild

Title: Dark & Wild (1/3)

Author: Haruko

Main Cast: Member BTS

Genre: Mystery, Darkfic & Crime, AU

Length:Three Shoot

Rating: Teenager

Disclaimer

Annyeong. Kali ini author mencoba membawakan ff Thriller(Sok-sok’an) mudah-mudahan sukses. Dan maaf masih banyak typo… Happy Reading…

Summary

Kenapa kau lakukan ini?…….

Karna kalian melupakan Ku!

=>Terror

-23.10

Seorang pemuda berlarian menembus Pekat dan sunyi’nya malam. Ia bukan berolahraga atau hanya iseng lari di tengah malam. Tapi ia berlari sekuat tenaga menghindari bahaya yang mengejar dibelakangnya. Walaupun letih dan haus ia rasakan, tak ada waktu untuk memikirkan itu. Ia harus cepat, berpacu dengan waktu kalau tidak akan berakibat fatal. Ia terus berlari menuju tempat yang dianggapnya aman.

Tokk… Tokk… Tokk… Tokk…

“Buka pintunya!”

“Buka!” Pemuda itu berteriak dan menggedor-gedor sebuah pintu rumah bercat coklat, meminta seseorang yang berada didalam membukakan’nya. Namun sudah lebih 15 menit belum juga ada respon dari dalam.

“Buka! Ku mohon buka!” sekujur tubuhnya sudah dibasahi keringat. Ketakutan! Itu yang menghantui dirinya sekarang.

Krek!

Pintu bercat coklat itu akhirnya terbuka juga. Dengan cepat ia masuk dan kembali menutup rapat pintu itu.

Huhfff! Huhfff!

Ia mencoba mengisi kembali paru-parunya yang terasa kosong dengan udara.

“Kenapa lama membuka pintunya!” bentaknya pada orang yang membukakan pintu untuknya.

“Maaf. Aku ketiduran ” jawab orang itu.

“Dia mengejar ku lagi! Apa yang harus aku lakukan?! Aku tak mau hidup seperti ini terus!” ujarnya kembali setelah merasa paru-parunya sudah terisi dengan udara.

“Ini, minum dulu” ujar orang itu memberikan air minum pada pemuda yang baru masuk itu.

“Terima kasih Jungkook” katanya pada orang yang memberinya minum sekaligus yang membukakan pintu untuknya.

“Tenanglah hyung, hyung sudah aman sekarang” ujar pemuda yang bernama Jung Kook menenangkan orang yang dipanggilnya hyung.

“Bagaimana aku bisa tenang?! Kalau aku selalu dikejar-kejar dia!” bentaknya.

“Aku tau hyung! Aku juga mengalami hal yang sama. Tapi sekarang hyung lebih baik tidur, tenangin diri hyung” ujar Jungkook pada pemuda itu.

“Besok pagi kita bicarakan ini” lanjut Jungkook. Pemuda itu memilih menuruti perkataan Jungkook dan berjalan ketempat tidurnya. Mungkin Jungkook benar ia sekarang harus tidur, memenangkan dirinya. Lagian ini sudah pukul 24.00, terlalu malam membahas masalah ini.

Jam masih menujukan pukul 05.30 pagi, tapi 5 pemuda penghuni rumah kontrakan itu sudah dilanda ketegangan. Mereka membicarakan masalah tadi malam yang menimpa salah satu teman mereka.

“Apa?! Kau dikejarnya lagi V?” ujar pemuda yang biasa dipanggil Namjoon itu pada pemuda yang semalam ketakutan.

“Hmmmm.” jawab pemuda bernama V itu.

“Kenapa bisa? Bukankah kita sudah sepakat, tidak ada yang boleh diantara kita diluar rumah lewat dari jam 9 malam?! Dan apa yang kau lakukan jam segitu masih diluar?!” ujar Hoseok marah pada V yang melanggar kesepakatan.

“Kau pikir aku main! Aku pulang les vokal jam 10 malam, itu pun aku lansung pulang!” V membela diri, menurutnya ia tak salah. Ia korban disini tapi kenapa Hosoek malah memarahinya.

“Sudahlah Hoseok, kenapa kau memarahi V? V korban disini, dia hampir dibunuh. Dan benar, kemarin jadwal V les Vokal” Namjoon mencoba menenangkan suasana yang mulai memanas.

“Sudahlah, kenapa kita malah saling menyalahkan?” ujar Jungkook mulai bosan melihat pertengkaran ini.

“Benar. Sekarang yang terpenting mencari tau siapa yang ingin membunuh kita? 2 bulan lalu Jin hyung yang tewas dibunuh, tubuhnya ditemukan hangus didalam mobilnya. Dan 3 minggu lalu Yoongi hyung juga tewas dibunuh, dia ditemukan menggantung diring basket dengan 20 tusukan ditubuhnya, ditempat dia biasa latihan.” ujar Jimin mengingat kembali kejadian yang sebenarnya ingin dia lupakan.

“Lalu siapa berikutnya diantara kita?” lanjut Jimin menatap satu persatu teman-temannya.

“Entahlah, tapi orang itu meneror kita semua” ujar V yang membalas tatapan Jimin

“Tapi kalian merasa aneh tidak sih?” ujar Jungkook yang menarik perhatian teman-temannya.

“Maksudmu?” tanya Hoseok tak mengerti dan dianggukan oleh temannya yang lain.

“Begini, Pertama Jin hyung yang tewas dibunuh, lalu Yoongi hyung. Apa mungkin orang itu membunuh berurutan?” ujar Jungkook menatang serius 4 temannya.

“Maksud mu, dia membunuh dari yang paling besar diantara kita?” tanya V memperjelas maksud dari Jungkook.

“Mungkin. Dan kalau benar, mungkin berikutnya Hoseok hyung” ujar Jungkook dan menatap pada Hoseok yang terdiam mendengar pernyataan Jungkook itu.

“Lalu bagaimana dengan huruf yang dia digoreskan ditubuh mayat? Huruf G dikening Jin hyung dan Y dipipi Yoongi hyung” tanya Namjoon tak mengerti maksud dari huruf-huruf itu.

“Apa mungkin itu nama orang yang akan dia bunuh berikutnya?” lanjut Namjoon.

“Ahhhh… Aku pusing! Kenapa polisi lambat sekali menangkap pelakunya? Apa perlu kita tewas semua dulu, baru polisi menemukan pelakunya?” teriak V frustasi.

“Bagaimana kalau kita selidiki ini sendiri? Siapa pelakunya dan apa tujuannya?” ujar Jungkook memberi saran yang cukup gila pada 4 temannya.

“Kau gila! Kita bisa mati kalau ketahuan! Dan aku tak mau bermain-main dengan masalah ini!” jawab Hoseok menolak saran Jungkook, walaupun ia penasaran siapa pelakunya. Tapi ketakutan’nya jauh lebih besar, apalagi kemungkinan besar sasaran berikutnya dirinya.

“Tapi aku tak mau mati tanpa mengetahui apapun!” ujar Jimin menyetujui usul Jungkook, V dan Namjoon juga menyetujui usul Jungkook itu.

“Terserah kalian” ujar Hoseok pasrah.

*

Hahhhh!!! Hahhhh!!!

“Si..siapa kau?! Mau apa kau?”

“Kau tak kenal aku? Tapi tak apa-apa, itu tak masalah lagi sekarang. Dan aku mau nyawamu!”

“Ka….”

Srekkk..!! Akhhhh…!!!

*

-18.30

Kringgg…. Kringgg….

“Halo”

“Apa benar ini tempat tinggal saudara bernama Jeon Jung Kook?” tanya seseorang yang diseberang sana.

“Benar. Ini siapa? Dan mana Jungkook?” tanya Namjoon yang mengangkat telpon itu.

“Kami dari pihak kepolisian. Kami ingin memberitahukan bahwa saudara Jungkook ditemukan tewas mengambang disungai Han. Bisa anda datang kerumah sakit?” ujar polisi itu menjelaskan.

“Apa?! Baik saya akan datang” Namjoon lansung membanting teleponnya dan bergegas menuju rumah sakit.

-17.00

“Sekarang Jungkook. Berikutnya siapa lagi?” tanya V ditengah isakan’nya, ia sangat terpukul atas kepergian teman baiknya.

“Aku akan membalaskan’nya, Jungkook! ” ujar Jimin menggenggam tanah kuburan Jungkook.

“Apa yang dikatakan polisi?” tanya Hoseok pada Namjoon.

“Polisi mengatakan, mereka menemukan Jungkook mengambang di sungai Han dalam keadaan lehernya hampir putus pukul 18.00. Diperkirakan Jungkook sudah tewas 1 jam sebelum dibuang kesungai. Dan didadanya ditemukan goresan huruf U!” jelas Namjoon yang masih menatap tajam kuburan Jungkook.

“Ayo kita pulang, jangan sampai kita kemalaman disini” lanjut Namjoon mengajak teman-temannya pulang. Terlalu bahaya bagi mereka masih berkeliaran diluar malam-malam.

-22.00

Satu minggu sudah berlalu sejak kematian Jungkook. Dan selama itu pula keempat pemuda itu masih sering diteror.

“Hyung, menurut mu apa maksud dari huruf yang digoreskan pembunuh itu pada tubuh mayat teman kita?” tanya Jimin memulai membuka pembicaraan tentang pembunuhan yang menimpa teman mereka.

“Entahlah, aku juga tak mengerti! Sudahlah jangan bahasa itu lagi” jawab Hoseok yang sedang asik main ponsel.

“Oh ya hyung, V sama Namjoon hyung kemana? Inikan sudah jam 10 malam” tanya Jimin kembali pada Hosoek di sela-sela mengerjakan PR’nya.

“Oh mereka, katanya sih mau membeli makanan. Tapi entahlah, kenapa jam segini belum pulang, padahal mereka pergi tadi jam 8. Jangan-jangan?” ujar Hoseok yang tadinya asik dengan ponselnya, tiba-tiba panik membayangkan kemungkinan yang terjadi.

“Jangan-jangan apa hyung?! Jangan buat aku takut” ujar Jimin yang ikut panik.

“Kami pulang” ujar V masuk yang diikuti Namjoon dibelakangnya.

“Kalian tidak apa-apakan?” tanya Hosoek khawatir. Dan memeriksa keadaan dua temannya itu dari ujung rambut sampai ujung kaki.
“Kami tak apa-apa. Sudahlah, ayo kita makan ” ujar Namjoon menenangkan Hoseok dan Jimin. Mereka pun makan dengan lahap, melupakan sejenak masalah yang mereka hadapi.

“Ah… Kenyang. Uwaaah…. Kenapa aku mengatuk siap makan?” ujar Jimin yang berusaha menahan kantuknya.

“PR ku belum siap lagi… Uwaaah…” lanjutnya.

“Dasar babi! Selesai makan pasti tidur” ledek V.

“Yak! Berani menyebut ku babi” bentak Jimin yang tak terima dikatai babi oleh V. Namjoon dan Hoseok yang melihat akan terjadi perkelahian Jimin dengan V mencoba memisahkan mereka. Sebelum perkelahian itu benar-benar terjadi.

“Sudah pergi tidur sana” perintah Namjoon pada dua orang itu.

“Aku juga mau tidur ” lanjutannya. Jimin dan V hanya bisa menuruti perkataan Namjoon, mereka pergi ke kamar dan tidur. Hoseok juga ikut pergi ke kamar untuk tidur dan memastikan kedua orang itu benar-benar tidur.

*

Huk! Huk! Huk! Akhh! Akhh!

“Tidurlah yang nyenyak!”

Srekkkk…..

“Selamat tidur”

*

-06.00

“Aaaaa….”

Rumah tempat tinggal 4 sekawan itu sekarang didatangi beberapa polisi. Dan disalah satu kamar yang ada di rumah itu dipasangi garis polisi. Didalamnya tergeletak seorang namja yang tak bernyawa lagi, dari mulutnya keluar buih bercampur darah yang menyebabkan ruangan itu berbau amis. Dan ditelapak tangannya digoreskan sebuah huruf.

****** Bersambung******

Next Chapter 2 

Advertisements

14 thoughts on “[FF Freelance] Dark & Wild (Three Shoot)

  1. the next story cepetan ya , gak sabar nih pengen tau siapa yang bunuh mereka berempat ? G – Y – U penasaran juga itu apa ? sayang banget jin sama suga harus mati terlebih dulu 😦
    jalan ceritanya bagus buat penasaran aja nih author

    Like

  2. Annyeong author haruko.. wah ini cerita tentang psikopat?? Seru ffnya tapi bukannya ini alurnya terlalu cepat?
    Pembuhuhannya juga hahaha jin juga suga malah blm sempet hidup di ff ini, pembuhuhannya kurang sadis penyampaiannya thor /Digampar authornya/ wkwkwk ampun thor..
    tapi ceritanya keren aku suka, huruf itu gk nyambung sama inesial orang yg akan di bunuh selanjutnya makanya itu jadi penasaran banget.. lanjut lanjut!!! XD

    Like

  3. lanjut lanjut lanjut.. itu yg mati sapa lgi?
    Ini keren thor…buru ya
    yaaahhh tapi syg bgt jin oppa udah matii duluan ;(
    pmbunuhannya di ceritain pelan” lbh keren ni thor xD

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s