Chaptered · Comedy · Fantasy · Freelance · Genre · Horor · Length

[FF Freelance] Eye Patch Girl Chapter 1


 

C360_2014-11-07-13-43-05-2391

Author : xksjk||Rating : PG-15||Length : Chaptered||Genre : Fantasy,Horror,a bit Comedy,bisa berubah kapanpun||Main Character : Eunyoung(OC),Suga/Min Yoongi (BTS)||Additional Character : other BTS member, Jaeri (OC/BTS’s Manager)||Disclaimer : BTS milik Bighit,milik tuhan,milik orang tuanya. FF ini terinsirasi dari drama korea “Master Sun” dan beberapa cerita horror yang pernah autor baca. Namun, ff ini murni karya author||A/N : sorry if you still got some typo in this ff.

 Chapter 1 / 2 / 3

“Jika diberikan kesempatan lagi. Aku berharap aku tidak memiliki mata ini.”

 

“HIATTT!!”

“AKHH!!”

“Andwae! Hyung! Bangun! Jangan tinggakan aku!”

“mianhae…Jungkook~ahh..akhh!!”

“HOSEOK HYUNG!!”

“apa yang kalian lakukan ?” tanya lelaki berrambut merah yang menatap heran tiga lelaki di depannya.

“ah. Yoongi hyung. Kami sedang main perang-perangan” jawab lelaki bernama Jungkook tadi dengan wajah polosnya.

“perang? Dengan tangisan?” tanya yoongi –lelaki berambut merah- semakin heran.

“tentu saja!! Dengan begitu akan terasa drama nya hyung.” Jawab Hoseok yang bangun dari acting mati nya.

“kalian aneh” kata Yoongi lalu berlalu menuju kamarnya.

“ah. Yoongi hyung selalu saja membosankan” gerutu lelaki yang sedang asik memakan lollipopnya.

“Taehyung~ahh. Kau seperti tidak tau Yoongi Hyung saja” sahut Hoseok dan mendapat anggukan dari Jungkook.

“tapi Yoongi hyung menjadi lebih membosankan sejak kejadian itu” ucap Taehyung lagi.

“hyung. Aku rasa sebaiknya kita tidak usah membahas itu” kata Jungkook memperingatkan dan disetujui oleh Taehyung dan Hoseok.

“Hujan” gumam Yoongi yang berdiri di balkon kamarnya. Yoongi menatap hujan yang saat itu turun dengan derasnya. Namun, dibalik hujan itu ada yang lebih menarik perhatiaan Yoongi.

“bodoh” gumam Yoongi yang melipat tangannya di depan dadanya. Matanya terus memperhatikan sesuatu yang baru saja menarik perhatiannya itu. Seorang perempuan. Yang meletakkan seekor anak anjing di sebuah rumah pohon dan membiarkan dirinya basah kuyup.

Yoongi terus memperhatikan perempuan itu hingga perempuan menghilang dari pandangannya. Yoongi menghela nafasnya dan mulai mengacak rambutnya frustasi.

“ini bukan kesalahanku!!”

“astaga. Eunyoung apa yang kau lakukan? Mana payungmu? Lihat kau basah kuyupkan?” omel seorang lelaki yang lebih tua dari perempuan bernama Eunyoung itu.

“mian oppa. Payungku hilang” jawab Eunyoung tanpa menatap lelaki didepannya itu.

“sudahlah kalau begitu. Cepat mandi lalu makan dengan kami” kata lelaki itu lagi dan lalu Eunyoung berjalan melewati lelaki itu.

“Eunyoung~ah” panggil lelaki itu lagi dan membuat Eunyoung memberhentikan langkahnya.

“matamu….sudah tidak apa-apa?” tanya lelaki itu lagi namun tidak di jawab oleh Eunyoung. Eunyoung hanya berlalu tanpa menghiraukan oppa nya yang bertanya.

“Jungkook~ahh”

“hmm? Wae Jaeri hyung?” tanya Jungkook yang saat itu tengah makan dengan penghuni rumah lainnya.

“bagaimana keadaan Eunyoung di sekolah? Tanya Jaeri yang membuat Jungkook terdiam.

“jawab dengan jujur. Tidak apa-apa” tanya Jaeri lagi ketika tidak mendapat jawaban dari Jungkook.

“masih….tidak berubah. Tidak ada yang ingin…berteman dengannya hyung.” Jawab jungkook dengan nada pelan namun Jaeri mendengarnya dan membuatnya menghela nafas panjang.

“itu karena salahnya sendiri yang tidak bisa berinteraksi” celetuk Yoongi dan membuat semua yang ada di meja makan pada saat itu menatap Yoongi.

“Min Yoongi. Sebagai oppa Eunyoung dan managermu, aku memaafkan tindakanmu itu. Jadi tolong jangan membuatku berubah pikiran” kata Jaeri dengan nada tidak bersahabat.

“tindakanku? Itu bukan salahku. Itu salahnya sendiri yang pada saat itu berdiri di depanku. Aku selesai” kata Yoongi yang mengakhiri makannya dan dengan cepat masuk kekamarnya.

“bocah itu” kata Jaeri yang lalu ditahan oleh Seokjin.

“hyung. Sudahlah” ucap Seokjin dan membuat Jaeri sedikit tenang.

Eunyoung menghela nafasnya dan mendudukan tubuh nya dikasurnya. Dengan tangan gemetar Eunyoung membuka penutup mata kanannya. Matanya masih tertutup. Perlahan Eunyoung membuka matanya. Eunyoung memperhatikan keadaan kamarnya lalu mengeluarkan nafasnya yang tadi tertahan. Eunyoung melihat pantulan bayangannya d cermin. Nampak lah dirinya. Dengan mata kirinya yang berwarna coklat. Dan mata kanannya yang berwarna merah. Eunyoung membulatkan matanya ketika hal yang paling ditakutkannya mulai datang.

Terlihat dari bawah cermin sebuah sosok yang sedang merayap mendekati Eunyoung. Eunyoung terdiam dengan wajah kakunya. Sosok itu berhenti tepat didepan kaki Eunyoung. Eunyoung menutup mulutnya yang hendak berteriak dikala sosok itu mendongakkan kepalanya dan memperlihatkan wajahnya. Sosok itu mengeluarkan tawanya dan dari matanya keluar darah. Bahkan hidung dan telinganya juga. Tawa sosok itu makin keras.

“a..ahjumma..jebal tinggalkan aku” rintih Eunyoung yang ketakutan.

BRAK!!

Eunyoung dikejutkan dengan seseorang yang membuka pintu kamarnya paksa dan mencengkram pundaknya sampai pundak nya terasa ngilu karena sakit.

‘hilang….lagi?’

“kau!! Berhentilah muncul di kehidupanku! Pergilah. Berhenti membuat hidupku sengsara.” Ucap seseorang tadi yang tidak bukan adalah Yoongi.

“ini semua karena kau datang kesini. Ini semua karena saat itu kau berdiri didepanku…” kata Yoongi yang kali ini dengan nada gemetarnya.

Eunyoung hanya terdiam menatap Yoongi dengan kedua matanya yang pada saat itu tidak tertutup oleh penutup mata yang biasa dipakainya.

“….ini bukan kesalahanku!!” teriak Yoongi yang mendorong Eunyoung hingga jatuh lalu berlari kekamarnya.

Eunyoung memakai penutup matanya dan memijit dahinya. Menghilangkan rasa pening dikepalanya.

“aku bahkan lebih menderita darimu,Min Yoongi”

“namanya Eunyoung. Umurnya sama dengan Jungkook. Dia sementara akan tinggal disini sampai dia lulus sekolah dan bisa tinggal sendiri. Aku tidak bisa meninggalkannya sendirian karena dia masih sekolah dan belum mengerti lingkungan disini karena dia lama di jepang. Aku harap kalian tidak keberatan” kata Jaeri panjang lebar pada tujuh lelaki didepannya.

“nah Eunyoung. Seperti yang sudah aku ceritakan padamu, aku manager mereka. BTS. Mereka idol. Aku harap kalian bisa berteman dengan baik”

“ah. Aku sangat ingin mngobrol banyak dengannya. Kemarin aku melihat dia membaca manga one piece edisi terbaru. Dia pasti penggila manga sepertiku juga” keluh Taehyung yang mengacak-ngacak rambutnya depresi.

“dia susah didekati. Padahal sudah dua bulan dia disini. Bicara denganku saja hanya beberapa kali saja” ucap Hoseok yang juga ikut-ikutan mengeluh.

“di sekolah pun dia tidak menghiraukanku hyung. Seolah-olah dia tidak mengenalku” kali ini ujar Jungkook yang ikut mengeluh.

“mungkin ia phobia laki-laki” celetuk Jimin asal dan langsung di jambak oleh Namjoon.

“manager hyung oppanya kan ? mana mungkin dia phobia laki-laki. Baboya” runtuk Namjoon dan membuat Jimin megeluarkan senyum malunya.

“mungkin phobia Idol” kata Jin yang ikut menebak.

“apa mungkin phobia idol? Bukankah aneh jika ada orang yang phobia Idol. Terlebih phobia terhadap kita yang tampan dan keren ini” kata Taehyung lagi.

“entah kenapa aku setuju” kata Namjoon yang setuju dengan perkataan Taehyung.

“bisakah kalian diam? Kalian berisik” kata Yoongi yang akhirnya mengeluarkan suaranya.

“hyung kau sedang apa?” tanya Jungkook yang mendekati Yoongi.

“bukan apa-apa. Menjauhlah. aku butuh konsentrasi” omel Yoongi dan membuat Jungkook memanyunkan bibirnya.

“hyung. Kenapa tidak dikamarmu saja. Wajar saja kan kami berisik disini karena ini ruang TV hyung” ucap Taehyung yang tidak terima dengan perlakuan Yoongi.

Yoongi diam dan lalu mendekati Taehyung lalu memukul kepala Taehyung dengan pensil mekaniknya. Terdengar teriakan. Namun, anehnya bukan Taehyung yang berteriak. Tetapi, seseorang di belakang Taehyung yang pada saat itu baru tiba.

“Eunyoung kau kenapa?” tanya member BTS –selain Yoongi- panic ketika Eunyoung terus berteriak sambil memegang mata sebelah kanannya.

“Eunyoung!! Matamu berdarah!” ucap Taehyung kali ini ikut histeris.

Eunyoung melepaskan tangannya. Dan terlihat apa yang membuat Eunyoung kesakitan dan matanya berdarah. Sebuah isi pensil mekanik.

“operasi berjalan lancar. Setelah mendapat donor mata. Pasien akan bisa melihat dengan dua matanya lagi. Bersyukurlah kalian pada tuhan pasien cepat mendapatkan donor mata. Jika terlambat sedikit saja. Tidak diragukan lagi pasien hanya memiliki satu mata” ucap dokter yang mengoperasi Eunyoung.

“terima kasih banyak,dokter” kata Jaeri yang membungkukkan tubuhnya.

“setelah pasien sadar baru boleh di jenguk. Sementara ini pengunjung Cuma boleh melihat dari jendela” kata dokter itu lagi lalu berjalan melewati Jaeri dan member BTS.

“hyung mau minum? Sejak tadi kau tidak minum. Makan juga tidak” ucap Seokjin yang khawatir pada manager nya itu.

“aku tidak apa-apa Seokjin”kata Jaeri yang tidak membuat Seokjin ataupun member BTS yang lain khawatir.

“tapi…bagaimana bisa isi pensil mekanik menusuk mata Eunyoung?” tanya Jaeri kesekian kalinya.

Tidak ada yang menjawab. Sesekali Taehyung melirik Yoongi yang diam di tempat duduknya. Yoongi diam dengan wajah pucatnya dan keringat dingin yang terus keluar dari keningnya.

“ini kecelakaan hyung” kata Namjoon mulai bicara.

“Yoongi hyung…memukulkan pensil mekaniknya kekepala Taehyung dan…tidak tau bagaimana isi pensil mekanik itu keluar dan mengenai mata Eunyoung yang saat itu berdiri di belakang Taehyung”

“begitu..jangan muram. Inikan kecelakaan saja” kata Jaeri yang menatap Yoongi.

“Yoongi..tidak apa-apa. Jangan takut” kata Jaeri lagi yang sedikit menenangkan Yoongi saat itu.

“sekarang saya akan buka perbannya” kata perawat yang lalu membuka perban mata kanan Eunyoung.

Eunyoung mengedip-ngedipkan mata kanannya dan dia sedikit tersenyum dapat melihat dengan normal kembali. Tiba-tiba senyum diwajah Eunyoung menghilang digantikan dengan wajah terkejut dengan mata yang membulat sempurna. Jaeri menatap Eunyoung heran. Begitu pula member BTS dan perawat yang ada di samping Eunyoung.

“Eunyoung kau tidak apa-apa?” tanya Jaeri yang khawatir melihat keadaan Eunyoung yang mendadak aneh.

Eunyoung tiba-tiba mencekik lehernya sendiri. Semua terkejut melihat Eunyoung yang mencekik lehernya sendiri.

“Eunyoung!! Apa yang kau lakukan ??” ucap Jaeri yang memegangi tangan Eunyoung dan berusaha melepaskan dari leher perempuan itu. Namun, nihil. Eunyoung terus memperkuat cekikan nya hingga wajah perempuan itu mulai membiru. Seokjin dan Namjoon juga membantu Jaeri namun tetap tak berhasil.

“ma…matanya” kata Jungkook yang gemetar sambil menunjuk mata kanan Eunyoung. Mata kanannya mengeluarkan darah. Tidak dalam waktu lama mata coklatnya itu berubah jadi merah. Mata merah terang yang membuat semua orang disitu gemetar.

“YAA! Kalian bantu aku” teriak Jaeri yang lalu Jimin,Taehyung,Jungkook membantu Jaeri. Tak lupa dengan Yoongi.

“ada apa denganmu?” teriak Yoongi yang menarik tangan Eunyoung. Aneh. Dengan sekali tarikan tangan Eunyoung terlepas dari lehernya dan perempuan itu tergeletak tak sadarkan diri.

“a…apa yang sebenarnya terjadi”

Yoongi menghela nafasnya ketika kenangan yang tidak ingin diingatnya itu kembali terulang. Tak terhitung sudah berapa kali Yoongi menghela nafas. Yoongi menatap hujan yang masih turun dari balkon nya itu.

“apa itu kesalahanku?” kata Yoongi seraya menghela nafas kembali.

“merah”

“Yoongi hyung” teriak Hoseok dari luar kamar Yoongi sambil menggedor-gedor pintu kamar Yoongi.

“YAA! Kau ini membuatku kaget saja” omel Yoongi ketika membukakan pintu.

“Taehyung…Taehyung mendadak demam tinggi hyung. Jaeri hyung,Seokjin hyung dan Namjoon tidak ada. Kita harus bagaimana hyung” kata Hoseok yang membuat Yoongi terkejut.

“dimana dia?” tanya Yoongi lagi dan Nampak dari wajahnya dia khawatir.

“di depan dengan Jungkook dan Jimin” kata Hoseok lalu dengan cepat menuju Taehyung bersama Yoongi.

“Eunyoung air hangatnya ?” tanya Jimin pada Eunyoung yang terdiam kaku di depan Taehyung.

“Eunyoung. Kau kenapa?” tanya Jungkook yang bingung dan menghampiri Eunyoung.

“a…ahjumma…berhenti. Jangan dekati Taehyung” ucap Eunyoung gemetar.

“ahjumma? apa maksudmu?” tanya Hoseok yang baru tiba.

“Eunyoung. Apa maksudmu?” kali ini Yoongi yang bertanya dan menatap dingin Eunyoung yang saat itu gemetar dan keringat dingin keluar dari keningnya.

“ahjumma itu…menempel…pada Taehyung”

 

-To Be Continue-

 

Aloo readers -^^- ini ff pertamaku lho disini. Gimana ffku? Mian jika banyak typo nya T-T itu suatu hal yang aku susah hilangin. Mohon kritik sarannya ya ^3^)/ kasih komennya. Makasih udah baca ya all -^^- *bow

Next>

Advertisements

23 thoughts on “[FF Freelance] Eye Patch Girl Chapter 1

  1. kkyyaaaa lanjut thor lanjuut !!
    keren beneran ini, ahjumma itu?? itu hantu yg cuma bisa di liat eunyoung krn mata donor itu kan???
    kereenn buruan lanjutanya ya thor !!!

    Like

    1. Aloo jhoppie…mksih udh bca ff ini ya. Hoho tambah genre lg aja kli ya biar ga mainstream wkwk /g. Trus ikutin ff nya ya. Love ya-^^-

      Like

    1. Aloo rira. Mksih ya udh bca ff ini. Merinding? Hoho…hati2 ya kalo ad yg mndadak muncul :3 /dihajar rira. Trus ikutin ff nya ya. Love ya -^^-

      Like

  2. Waah wah… daebak sekali ini cerita wkwkwk kepo banget sebenarnya Eunyoung dapat donor mata dari siapa? Jangan2 mata ahjumma itu atau mata ank indigo(?) lanjutkan!! Super seru ini fanfic karena saya juga sedang sangat tergila-gila dengan sesuatu yang berbau horor.. perbanyak fanfic horor di wp ini!! #Demo hahaha
    Buruan di lanjutkan ya thor…

    Like

    1. Aloo emak sandra 😀 ah kasih tau nggak ya..ijinin ngedate sama seokjin dlu bru tak ksih tau moahahahha. Emak demo? Demo mssak? Wkwk xD. Mksih mak udah baca ff nya . Trus ikutin ya. Love ya-^^-

      Like

  3. Kereeeeennn…
    Aku jdi kepo dngn ahjuma’nya… Yg pasti ahjuma’nya hantu tpi tujuannya mengganggu OC… *Kepo..
    Di tunggu kelanjutannya…
    Keep writing 😁

    Like

  4. Daebakk!! ><
    Horrorr sukaa bangetttt!!
    Itu eunyong dpet donor dr mata ahjumma itu, bkn? Atau dr pndonor yg dulu wktu hidup jg dingangguin sma ahjumma itu?
    Aaak! Penasarannn…
    Nextt!

    Like

  5. suka suka suka :v wkwk.
    genre horror — /brbbacadoa/
    sebenernya sering sih liat kaya gini. Another, Master’s Sun, sama Lucid Dream. tp inspirasinya keren :v daebak.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s