Drabble · Horor · PG

[FF Project Urban Legend] Jungkook Version Eomma… (Drabble)


Eomma Poster

 

Author: @Sandrachoii (Instagram, Twitter)

Title: Eomma (Mother)

Main Cast: Jeon Jung Kook (Bangtan Boys) as Jungkook

Other Cast: Jungkook mother’s

Genre: Horror

Rating: PG

Lenght: Drabble 973 words

Disclaimer: Idenya berawal dari sebuah urban legend korea yang cukup terkenal yaitu “Eomma” mungkin beberapa readers pernah mendengarnya? Yang belum pernah mengetahui urban legend ini silahkan untuk membaca karena author akan menuliskannya sebagai faniction tentu dengan imajinasi dan jalan cerita milik author serta cast Jeon Jung Kook member of BTS.

Author Notes: Annyeong readers.. author kembali lagi dengan fanfic ber-genre horor, kali ini hanyalah singkat karena ini “Drabble” ini fanfic drabble pertama author jadi maaf sekali jika ceritanya kurang manteb(?) hitung-hitung isi waktu luang di tengah penulisan fanfic lain dan project horor all member BTS selanjutnya..

Story:

 

Jungkook beberapa kali mengedarkan pandangan malas saat memasuki rumah besar cukup mewah di pingiran kota seoul, rumah itu adalah rumah yang baru saja di beli oleh ibunya seorang wanita karir,

Jungkook hanya memandangi beberapa orang berlalu-lalang dengan mengankat beberapa barang-barang miliknya untuk di masukkan dalam rumah, menurutnya dia lebih menyukai tinggal di rumah lamanya di kota Busan karena dekat dengan tempat tinggal teman-teman sekolahnya, sekarang rumah mewah yang sangat besar dan terletak di kompleks strategis kota seoul ini bahkan lebih mirip sebuah neraka untuknya,

Siapa yang mengira bahwa rumah semewah ini di beli karena harganya yang jauh lebih murah dari rumah sebelumnya, hal itu terjadi lantaran krisis keuangan sedang terjadi dalam keluarganya sedangkan rumah itu menurut ibunya adalah investasi yang sangat bagus,

Jeon Jungkook hanyalah anak tunggal dan tinggal bersama ibunya sejak ayahnya memutuskan melanjutkan bisnisnya di taiwan yang juga dalam masa kriris, hal itu membuatnya mau tidak mau menerima keputusan kedua orang tuanya untuk membeli rumah baru dengan harga murah,

“Eomma…” Panggilnya pada ibunya yang sedang sibuk menata beberapa peralatan di rumah baru miliknya, panggilan Jungkook mungkin tidak terdengar oleh yeoja paruhbaya itu mungkin karena yeoja itu sedikit sibuk dan meminta pada beberapa orang untuk meletakkan beberapa barang di lantai atas juga memikirkan dekorasi rumah baru miliknya,

“Eomma..” Panggil Jungkook lebih keras lagi tetapi yeoja itu sepertinya tidak mendengarnya sama sekali,

Jungkook menatap kesal ke arah yeoja itu, bagaimana mungkin ibunya tidak mendengar panggilannya yang sudah dua kali bahkan lebih. Padahal dia sangat yakin jika ibunya mendengarnya,

Jungkook sesungguhnya tidak ingin mengganggu sama sekali, hanya saja dia ingin menanyakan di mana kamarnya nanti, karena dia ingin istirahat sejak perjalanan dari busan menuju seoul yang cukup jauh dan melelahkan.

Dengan wajah kesalnya namja itu melangkahkan kakinya menuju lantai atas tanpa perduli dan tanpa memanggil seorang ibu yang bahkan menurutnya tidak terlalu memperhatikannya.

Sebuah pintu kamar terbuka, kamarnya cukup besar dan nyaman. Dalam benaknya beberapa kali memikirkan hal apa yang membuat pemilik rumah sebelumnya rela menjual rumah semewah ini di tengah ibu kota dengan harga yang sangat murah?

“Mungkinkah pemilik sebelumnya terbelit hutang sehingga mau tidak mau menjualnya dengan harga yang sangat murah?” Gumam namja berusia 18th itu singkat lalu merebahkan badannya di ranjang miliknya.

Namja itu memejamkan matanya sejenak, beberapa saat ponsel dalam sakunya bergetar. Sebuah pesan dari Park Jimin teman dekatnya saat dia masih tinggal di Busan.

‘Bagaimana rumah barumu?’

Jungkook tersenyum singkat dan membalas pesan itu,

‘Cukup nyaman dan sangat luas, aku tidak percaya ibuku dapat membeli rumah semewah ini dengan harga sangat murah bahkan di tengah krisis keuangan keluarga kami.’

Beberapa saat kemudian Jimin membalas kembali pesan Jungkook,

‘Berhati-hatilah dengan rumah semacam itu..’

Jungkook tersenyum singkat, menurutnya hal itu sama sekali tidak akan membuatnya takut, bahkan namja itu menertawakan sesuatu karena pada dasarnya Jimin adalah seorang penakut.

***

Jungkook baru membuka pintu kamarnya sejak siang tadi, menurutnya suasana ramai dan beberapa orang mengangkat barang membuatnya tidak nyaman. Lapar mungkin itu yang namja itu rasakan malam ini bahkan sejak siang dia belum menyantap makan siang miliknya,

Namja itu berjalan ke arah dapur yang cukup jauh karena rumah ini terlalu luas jika hanya ada dirinya dan ibunya, terlihat yeoja itu sedang memasak di dapur miliknya.

“Eomma..” Panggil Jungkook pada ibunya yang sedang sibuk dengan beberapa bahan makanan itu,

Jungkook tersenyum singkat, menurutnya jarang sekali ibunya memasak karena pekerjaan kantor dan meeting, hal itu membuatnya selalu mendapat sticky notes di pintu kulkas agar dia membeli makanan di luar.

“Eomma.. aku senang karena eomma memasak untukku..” Gumamnya senang tapi yeoja itu seolah tidak mendengarnya,

“Eomma.. bisakah setiap hari kau melakukan itu untukku?” Panggilnya sekali lagi tapi yeoja itu tetap tidak merespon,

Jungkook sedikit kesal. Apakah ibunya sedang marah padanya yang beberapa hari ini terlihat sangat tidak suka untuk pindah di rumah barunya.

“Eomma..” Panggil Jungkook lebih keras,

Tak ada jawaban apapun dari yeoja itu, hal itu membuat Jungkook kesal dan bangkit dari tempat duduknya

“Ya! Eomma, aku memanggilmu beribu kali kenapa kau tidak menjawabku?” Teriaknya dengan nada sedikit keras, Jungkook berbalik dari posisinya, sedikit kaget saat namja itu menemukan sebuah sticky notes di sana, ibunya menuliskan

‘Jeon Jungkook, maaf eomma sedang ada rapat penting. Kau bantulah beberapa petugas pengangkut barang untuk menata barang dan malam nanti kau bisa kan membeli makan malam di luar?’

Namja itu sedikit tersentak saat membacanya, bukankah yeoja yang kini sedang memasak adalah ibunya?? Beberapa saat ponsel miliknya bergetar, seseorang menelponnya dengan jelas tertera pada layar ponselnya ‘eomma calling’

Jungkook memberanikan diri untuk kembali menoleh pada yeoja itu, seorang yeoja yang tiba-tiba terlihat mengerikan dengan rambut panjang terurai dan wajah yang sangat pucat tersenyum misterius kearahnya,

“APAKAH AKU MIRIP DENGAN IBUMU??” Tanyanya dengan suara berat miliknya,

Keringat dingin Jungkook membanjiri seluruh tubuhnya,

“Eoommaaaaaa!!!” Teriaknya dengan berlari menjauh dari yeoja itu sebuah ruangan lain dia buka yang menurutnya cocok untuk bersembunyi, ruangan yang bahkan mirip seperti gudang cukup gelap,

~Brakk~

Seketika sebuah kerangka tubuh manusia dari atap terjatuh menimpanya,

“EOMMAAAA” Teriaknya keras dan melemparkan kerangka itu menjauh darinya.

Seseorang menepuk pundak Jungkook dari belakang, yang membuat namja itu menoleh ke arahnya. Bayangan yeoja itu kembali dengan senyum misterius tepat di hadapannya,

“APAKAH KAU MEMANGGILKU???”

THE END

 

Advertisements

31 thoughts on “[FF Project Urban Legend] Jungkook Version Eomma… (Drabble)

  1. Thor horornya sederhana cuma seremnya lumayan dapet..
    coba kl bca tngah mlem di hayati, ga bisa tdur.. drabble lbh byk lgi thor kkkk johayo nan eottokhe jeonjungkook/ kkkk

    Liked by 1 person

  2. horor lagi…. #saltobarengjhope wkwkk thor serius aku suka horormu ga tlalu serem tapi brkesan kyak yg jin jg jungkook itu g serem tp ceritanya buaaaguuss>\< aigoo jinjaa
    yg ini lumayan serem cuma g sadis /?
    ini drabble prtama y? bgus thor suka prbanyak horor… g byangin hantu mirip ibunya..

    Liked by 1 person

    1. Annyeong jhoppie, wkwkwk salto salto dia.. gomawo memang gk bisa nulis terlalu seram nanti author akan banyak belajar nulis yg seram(?) hahaha wah jinjja? Gomawo sudsh baca semuanya.. di tunggu nanti urban legend selanjutnya white string cast suga XD
      Saranghae readera :*

      Like

  3. /tepokjidat/ adeeekkk jungkook maka’nya kalo jimin blg itu dngerin… haha
    kan san hebat drabble pertama? aku suka singkat tp nancep merindingnya,
    tanggungjawab! jd tkut ma eomma/? xD

    Liked by 1 person

    1. Annyeong author Vizkylee maaf baru bisa reply karena koneksi memburuk hahaha.. gomawo sudah baca iya bener drabble memang pendek, ada versi lain lagi nih thor, kalo di perpanjang nanti akan di adakan request untuk ff drabble mana yg paling banyak di minati untuk di perpanjang.. ikuti versi yg lain juga ya thor XD

      Like

      1. ne gwenchana ^^ , drabble sama aja kayak baca komik sebentara doank hehehe ditunggu deh yang full version gak sabar

        Like

  4. Huaaaaaaaaaaa serem….. pantes itu rumah dijual murah…ternyata oh ternyata…ckckck..
    Kerenlah pokoknya chingu >_<
    Ver yg lainnya udh ada blm nih??

    Like

    1. Hahaha iya ini urban legend korea juga, versi lain udah ada kok tinggal publis aja besok mungkin yg V version pake urban legend amerika nah habis itu jimin nyusul pake urban legend spanyol ikuti terus ya chingu >_< hahaha

      Like

  5. Wah daebak! Mianhae Sandra unni, baru bisa komen, pdahal bacanya uda lamaan 😐 kurang serem unni hehe, tp kalo bneran trjadi serem sih -_- keep writing! Aku suka project ini. One of a kind!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s