fluff · Romance

Just One Day (Rapmon Version)


JUST ONE DAY - Rapmon-numbered

  • Title: Just One Day (Feat Rapmon)
  • Author: minariFini
  • Main Cast: RapMonster , Go In Jung (OC)
  • Support Cast: Rest of BTS member
  • Genre: Romance,  fluff
  • Duration (Length): 9158 word / OneShoot

AN : hollaa, author minariFini here. Aku author baru di sini -Terimakasih untuk admin Sandra dan author Vizkylee yang udah ngajak aku gabung jadi author di sini dan salam kenal buat para pembaca ^^- baiklah aku akan bercerita sedikit aku bukan seorang fans BTS tapi wait… don’t worry karena aku menulis ff ini aku mulai perhatiin BTS dan pantengin apa kebiasaan para member BTS yang lain hahaha thanks for  Admin Sandra dan Author Vizkylee mereka berhasil menularkan virus BTS dan aku mulai suka BTS >///< dan ah karena  ini FF BTS yang perna aku buat dan ini juga FF Rapmonster pertama yang aku buat aku berharap kalian suka. Selain itu author minariFini minta maaf ya kalau ada karakter yang rada out of character atau kurang dalam cerita dan plotnya author minariFini minta maaf ya >///<  /Bows/

______________________

“Baiklah tolong jelaskan mengenai lagu kalian yang berjudul just one day? Sepertinya lagu ini sangat bagus sekali.” Kata seorang mc kepada seluruh member BTS.  “V-ssi apakah kau ingin menjelaskannya lagi ?” tanya mc itu.

“Ah tidak kurasa suga hyung lebih cocok menjelaskannya kali ini hehehe…” kata V sambil tersenyum canggung dan berhasil membuat seluruh studio tertawa karena ulahnya.

Suga terkekeh mendengar ucapan polos dari salah satu member di grupnya. Kemudian suga mengangkat mic-nya dan bersiap untuk menjawab pertanyaan dari Mc “hmm baiklah, lagu ini menceritakan bagaimana kita melewati waktu bersama dengan orang yang kita  kasihi, meski dalam waktu yang singkat yaitu satu hari dan….”

“Dalam satu hari?” potong mc itu dengan menunjukkan mimic wajah polos.  “Mana mungkin cukup menghabiskan waktu satu hari dengan orang yang kita kasihi?” lanjutnya mc itu.

Tapi untuk kali ini bukan suga yang menjawab pertanyaan itu  melainkan Leader dari grup BTS yaitu Kim Namjoon a.k.a Rapmonster atau yang lebih muda disapa dengan sebutan rapmon.  Sebelum menjawab pertanyaan itu ia sedikit mengeluarkan tawa kecil dan bersiap membuka mulutnya “Ya, satu hari. Itu karena kita sibuk dan jika kita diberi satu hari dengan orang yang kita kasihi , kita tidak akan menyia-nyiakannya, begitulah arti dari lagu itu.”  rapmon mengakhiri kalimatnya dengan anggukan kecil dan menatap mc itu.

“Ah begitu, tunggu sebentar  apa maksud dari kata ‘kita’? Apa kalian yang membuat lagu itu? bukan perusahaan yang membuatnya?” tanyanya sekali lagi.

“Bukan, kami membuatnya bersama dan ada beberapa lirik yang aku tulis secara pribadi.” Jawab rapmon dengan nada santai dan diikuti anggukan kecil dari seluruh membernya.

“Ahh begitu , jika lagu itu kalian tulis sendiri pasti memiliki arti tersendiri, bukan?” untuk kali ini tidak ada satupun member bts yang berkomentar mereka semua tertawa dan mengangguk setuju dengan ucapan mc itu. “Jika dilihat dari keseluruhan lirik, lagu ini menunjukkan kalian ingin menghabiskan waktu dengan seorang kekasih, benarkah begitu? “ kata mc itu dan sekali lagi mc itu berhasil membuat seluruh member bts tertawa- oh bukan hanya member bts saja namun beberapa fans yang menyaksikannya mulai ikut tertawa dan ada juga yang berteriak andweee uri oppa tidak mempunyai kekasih….  “Ah jika benar begitu adakah dari kalian ada yang memiliki kekasih?” ah entahlah mc itu berniat untuk memancing emosi fans atau hanya untuk meramaikan acara ini dengan memberikan pertanyaan seperti itu. Yang jelas pernyataanya itu berhasil mebuat seluruh ruangan panas karena ada beberapa fans yang tidak terima dengan pertanyaan aneh mc itu. Dan tentu dengan refleks seluruh member bts menggelengkan kepalanya kecuali rapmoster. “Ah rapmon- ssi kau tidak menggelengkan kepalamu, apa kau memilki kekasih?”

“Huh?” rapmon sedikit terkejut mendengar perkataan itu dan dengan cepat ia membuat jawaban “Tentu saja tidak ha..ha….” Ucapnya sambil tertwa yang terlihat tidak natural, ia juga sadar bahwa ucapannya itu berhasil membuat seluruh membernya memberikan tatapan yang susah untuk didiskripsikan. Dan secara mental rapmon telah mengutuk dirinya sendiri karena mengucapkan kata-kata itu, tapi hey sekarang memang dia tidak memiliki kekasih. Dia baru saja putus, tapi entah mengapa perasaan bersalah itu masih ada. Ia menyesal telah mengakhiri hubungannya dengan kekasihnya beberapa hari yang lalu. Jika mengingat kejadian waktu itu, ia merasa sangat-sangat bodoh sekali, ia terlalu emosi sehingga ia membuat keputusan yang salah yaitu mengakhiri hubungan dengan kekasihnya. It was such fool decision erang rapmon dalam hati. “Guys.. be profesional…” desisnya kepada member BTS yang lain dan membuat membernya menuruti kata-katanya.

__________

Rapmon sedang mengubrak-abrik lacinya, ia sedang mencari sesuatu. Ia lupa dimana ia menaruh headset kepunyaan V, ia ingin mengembalikannya tapi ia lupa dimana ia menyimpannya. Ia mengutuk dirinya karena ia memiliki sifat pelupa.  Ia harus menemukan headset itu. dia sudah berjanji akan mengembalikan headset itu kepada pemiliki aslinya.

“Akhhhhh..” Erang rapmon kesal, ia tidak sanggup menemukan headset itu. ia menghentikan kegiatannya dan memijat dahinya, ia berencana untuk menyerah. Apakah aku harus menggantinya dengan yang baru? Pikir rapmon.  Sejenak rapmon berusaha untuk mengingat tempat terakhir ia menaruh headset itu.  sayang sekali seberapa kuat rapmon mengingat hal itu tetap saja ia tidak tahu dimana ia menaruh benda itu dan pada akhirnya “well, aku akan menggantinya.” Gumam rapmon, akhirnya ia benar-benar menyerah untuk mencari headset itu.

Rapmon menghela nafas berat dan mendudukkan dirinya di kasurnya. Ia merasa sangat lelah, padahal hari ini ia tidak melakukan banyak kegiatan. Dan ketika ia duduk ada sebuah suara Krak!! Rapmon merasa ia telah menduduki sesuatu. Perlahan ia berdiri dan melihat apa yang telah ia dudukki. Sejenak rapmon tertegun dengan apa yang ia telah liat, itu adalah sebuah kaca mata dan parahnya itu adalah kaca mata miliki suga. Ia telah merusaknya lagi? Damn it!!

Rapmon segera mengambil kaca mata itu dan ia berencana untuk membuangnya. Jadi aku harus mengganti  headset milik V dan satu kaca mata untuk hyung, great rapmon!! Teriaknya dalam hati. Ia ingin sekali mengubur dirinya hidup-hidup karena kecerobohanya dan sifat pelupanya , ah satu lagi sifat perusaknya itu – ia sangat benci dengan sifat perusaknya itu tapi hey itu tidak sengaja bukan? Tapi tetap saja karena sifatnya yang satu itu ia mempunyai julukan perusak( yang artinya segala sesuatu yang ia pegang akan menjadi rusak) – itu adalah julukan terburuk yang pernah ia dapatkan.

Rapmon berjalan keluar dari kamarnya untuk membuang kaca mata suga, namun langkahnya terhenti ketika seorang suga berdiri di depan kamarnya.

“Oh namjoon-ah apa kau melihat kaca mata hitamku?” tanyanya dengan nada santai sedangkan rapmon hanya sanggup menggelengkan kepalanya sambil menyembunyikan kaca mata itu di balik pungunggnya. “benarkah?” kata suga sambil melihat rapmon.

“Jika kau tidak percaya kau bisa mencarinya sendiri.” jawab rapmon berusaha untuk tetap tenang. Suga tidak memberikan jawaban, ia hanya diam dan mengamati rapmon “Baiklah aku akan pergi hehe…” imbuhnya sambil berjalan miring seperti kepiting.

“Yah… apa yang kau sembunyikan di balik punggungmu?”  tanya suga dengan nada penuh kecurigaan dan dengan gerakan cepat suga berusaha merebut sesuatu yang ada di balik punggung rapmon.

“Eih… tidak ada..” jawab rapmon sambil berusaha untuk menghindar namun ia kalah cepat oleh suga. Suga berhasil merebut sesuatu itu dan suga tiba-tiba terdiam, ia menamati kaca mata kesayangannya telah hancur. “Ehng aku bisa menjelaskannya, tapi kau tidak perlu khwatir aku akan menggantinya dengan yang baru hehe mian.” Sambung rapmon sambil memberi tanda peace di depan suga.

Suga menghela nafasnya dan menepuk bahu rapmon “Tidak usah.”

“Mwo?”

“Aku bilang tidak perlu, ada apa denganmu? Kau nampak aneh akhir-akhir ini.” kata suga sambil masuk ke dalam kamar rapmon dan mendudukkan dirinya di atas kasur.

“Tidak ada yang aneh dariku.” Jawab rapmon dan perlahan ia duduk di ambang pintu.

“Kau aneh, kau menjadi kurang fokus akhir-akhir ini dan aha yang lebih parahnya kau semakin sering merusak barang-barang kami. “

“Benarkah? Ya aku tidak seburuk itu, aku tidak sengaja.”  Elak rapmon.

Suga hanya mengangguk-anggukan kepalanya dan terus menatap rapmon. Ia melihat temannya itu terdiam di ambang pintu dan ia tahu bahwa temannya itu sedang memikirkan sesuatu. “Kau bisa menceritakannya padaku , jika kau memilki masalah.” Ucap suga dan berhasil membuat temannya itu melihatnya.

“Tidak ada.” Kata rapmon sambil menyeringai, ia hanya bisa berharap semoga suga tidak menanyainya lagi. Ia berusaha untuk menutupi masalahnya, ia tahu masalahnya bukanlah sesuatu yang besar dan tidak perlu dibahas karena semuanya telah berakhir.

“Kau yakin? Apa ini karena In Junggiee?” seketika seringai rapmon menghilang ketika suga menyebut nama seorang gadis. Suga tidak perlu menunggu jawaban dari temannya itu, ia tahu bahwa tebakannya benar. “Oh come on ada apa? Apa kalian bertengkar ?” tanya suga sekali lagi dan bangkit dari kasur. Ia berjalan mendekati temannya itu dan duduk di sampingnya. “Ceritakanlah mungkin aku bisa membantumu.”

“Kau tidak akan bisa membantuku kali ini hyung, semuanya sudah berakhir.”

“Mwo?”

“Ya, semuanya telah berakhir. Tidak akan ada lagi cerita kita berdua. Aku mengakhiri hubungan ini, dan kurasa ini yang terbaik untuk kita berdua.”  kali ini suara rapmon terdengar lebih parau dan ekspresi mukanya mulai terlihat sedih.

“Tapi kenapa? Ada masalah apa?” tanya suga hati-hati. “ Setahuku in jung sangat mengerti keadaanmu,  Dan dia juga bukan gadis yang cerewet. Selain itu dia sangat mendukungmu mimpimu hmmm, wae? Kenapa kau memutuskannya, apa yang salah darinya?” sambung suga.

Tidak ada jawaban dari rapmon, ia mengunci mulutnya. Ia bingung apa yang harus ia katakan, ia juga bingung bagaimana untuk menjelaskan keadaan waktu itu. ia benar-benar merasa seperti seorang pengecut dan pecundang. Selain itu ia malu untuk menceritakan hal ini pada suga, ia malu karena waktu itu ia memutuskan Go In Jung kekasihnya secara sepihak dan jelas-jelas sekali semuanya bukan salah in jung, semua kesalahan terletak padanya. Iya pada dirinya, ia dengan sengaja melupakan janjinya untuk merayakan 4th Anniversary mereka – okay mungkin terdengar sepele ia melupakan hal itu, tapi setidaknya ia meminta maaf karena melupakan hal itu, bukan? Dan selain itu In Jung tidak pernah meminta banyak hal darinya karena kekasihnya itu cukup mengerti bagaimana kegiatan dan kesibukan rapmon, kekasihnya itu hanya ingin rapmon meluangkan waktu sedikit saja untuknya atau paling tidak mengucapkan kata ‘Happy Anniversary’ yah hanya sesederhana itu, tapi sayang sekali rapmon tidak bisa melakukan itu. Dia berdali aku lupa,aku tidak ada waktu- album kami akan keluar bulan ini. yup sama sekali tidak ada kata maaf dan parahnya rapmon sama sekali tidak ingin disalahkan dalam kasus itu. sempat terjadi pertengkaran diantara mereka dan karena rapmon mudah tersulut emosi dia mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hubungan itu. satu kata yang ia ingat dari mulut kekasihnya waktu itu “Pergi kau- pergilah dengan mimpimu dan duniamu… aku membencimu oppa…” itu adalah kata-kata terpahit yang pernah ia dengar selain itu ia tidak akan pernah lupa bagaimana ekspresi kekasihnya waktu itu, rapmon masih ingat bagaimana kekasihnya itu menangis di depannya dan mengucapkan kata-kata pahit itu. dan sekarang ia sadar betapa pengecut dirinya karena tidak sanggup mengakui kesalahannya atau meminta maaf.    Laki-laki macam  apa dia? Pengecut? mungkin.

“Yah..” suga menggoyangkan tubuh rapmon. “Are you okay?”

“Hyung, aku sudah bilang ini adalah jalan terbaik bagi kita. Aku rasa ini tidak akan bisa diteruskan. She is like fragile glass, aku tidak ingin merusaknya atau menyakitinya lagi. Dia pantas mendapatkan seseorang yang lebih baik dariku.” Gumamnya sambil berusaha menahan segala emosinya. Ia benar-benar tidak ingin menyakiti atau merusak kekasihnya itu lagi. “Dia membenciku, dan itu bagus untukku karena itu mempermudah dirinya untuk melupakan d….”

“Cukup, apa yang kau bicarakan?” Potong suga dan berhasil membuat rapmon menghentikan kata-katanya. ” Okay baiklah aku mungkin tidak tahu apa masalah kalian, mengapa kalian putus atau sebagainya. Tapi satu hal namjoon she isn’t that fragile as what you think, jika dia memang rapuh sudah dari awal dia meninggalkanmu hmm sudah dari dulu ia menyerah karena kau hampir tidak ada waktu dengannya, tapi apa yang dia dilakukannya selama ini? dia tetap berada di sisimu bukan? Dia tetap mendukungmu dan ia sangat mengerti keadaanmu hmm dan kau sangat bodoh jika kau melepaskannya begitu saja. Pergi dan perbaiki semuanya.”

“Dia membenciku hyung.”

“Oh come on dimana rapmon yang sangat percaya diri itu pergi. Kau masih mencintainya, bukan?”  tidak ada jawaban yang keluar dari mulut rapmon. Suga menarik nafasnya, entah mengapa ia merasa sedikit kesal dengan sikap rapmon kali ini, tidak biasanya ia merendahkan dirinya seperti itu dan tidak biasanya ia tidak percaya dengan dirinya sendiri- ini seperti bukan rapmon yang ia kenal. “Namjoon-ah jika kau masih mencintainya pergi dan perbaiki semuanya, jangan sampai kau menyesal nantinya.”

“Kau yakin, aku bisa memperbaiki ini semua?” ucapnya lirih.

“Kau lupa? kau tidak sendirian. Kau masih memiliki kami, kami siap membantumu kapanpun.”  Suga menyeringai ketika mengatakan hal itu dan kemudian menepuk bahu temannya itu.  “Yah, apa kau benar-benar ingin menganti kaca mataku ?”

“Mwo?”

_____________

Rapmon sedang berdiri  di depan rumah seseorang, ia sedang berfikir sekarang. Apakah aku melakukan hal yang tepat? Apakah aku bisa memperbaiki semuanya? Bagaimana bisa aku mengubah hatinya lagi? Dia mulai ragu pada dirinya. rapmon menarik nafas dan mulai untuk mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan seseorang itu. yup orang itu adalah Go In Jung, mantan kekasihnya.

Namun tiba-tiba jantung rapmon berhenti  berdetak, ia terkejut dengan penampilan seorang gadis yang keluar dari rumah itu. Tentu dengan gerakan cepat rapmon berlari mencari tempat sembunyi, beruntung ia menemukan sebuah tiang dan tanpa pikir panjang lagi ia bersembunyi di sana  dan menamati gadis itu.  ia menghela nafas dan memegangi jantungnya, jantungnya berdetak lebih cepat dan ia hampir saja mati berdiri kerena tidak siap untuk bertemu dengan gadis itu, Go In Jung. Rapmon mengeluarkan nafasnya sekali lagi dan terus menamati gadis itu, dia mirip seorang penguntit sekarang. Kkk

Rapmon melihat in jung keluar dengan menyeret karung plastik yang cukup besar. Jika dalam keadaan normal rapmon pasti sudah membantunya untuk membawa karung plastik itu. tapi sayang keadaan tidak mendukungnya untuk melakukan hal itu, jadi rapmon masih tetap bersembunyi dan menjaga jarak. Ia masih butuh waktu untuk mempersiapkan dirinya. Rapmon kembali memfokuskan perhatiannya pada  in jung lagi,  Tidak ada yang berubah darinya hanya saja rambutnya terlihat lebih pendek apa dia memotong rambutnya? Kata rapmon dalam hati. In jung masih suka menggunakan baju yang berukuran lebih besar dari  tubuhnya dan  ia juga masih suka menggunakan sandal pororonya itu. In jung terlihat sangat lucu dengan kaos besar itu , Jujur saja menurut rapmon in jung tidak terlihat seperti gadis berusia 19 tahun, ia lebih terlihat seperti anak smp. Yup in jung memilki postur tubuh yang kecil dan tingginya tidak sampai 1,50 cm, tinggi in jung hanya sekita 1,47 cm- dia pendek sekali. Rapmon sempat mengeluarkan tawa kecilnya  karena penampilan in jung dan sekarang in jung semakin terlihat seperti anak kecil dengan rambut pendeknya itu. tidak hanya karena rambut pendeknya itu, yang membuat in jung mirip anak kecil ialah in jung memilki wajah yang polos dan orang manapun tidak akan tega menyakiti gadis seperti in jung. Namun apa yang telah dilakukan oleh rapmon beberapa minggu yang lalu? Ia membuat gadis itu menangis dan itu adalah pertama kalinya ia melihat in jung menangis karena dirinya.  she is so fragile, namjoon-ah. Are you serious gonna fix it? Can you? what if you hurt her again …. sekali lagi rapmon berusaha untuk melawan keraguannya, ia memejamkan matanya dan mengingat apa yang dikatakan suga ‘jangan sampai kau menyesal nantinya’ benar jangan sampai menyesal dan inilah kesempatanmu.

Perlahan rapmon keluar dari persembunyiannya, ia melihat in jung sudah menyelesaikan tugasnya yaitu membuang sampah. Ia melihat in jung membalikkan badannya dan bersiap untuk masuk ke dalam rumahnya lagi, namun rapmon menutupi langkah kecil in jung.

“In junggie…”  suara dalam rapmon telah berhasil membuat in jung berdiri membeku di tempatnya. Tidak ada kata yang keluar dari mulut kecil in jung. “H-hai.. mengapa kau memtong rambutmu?” ucap rapmon sekali lagi, ia mulai canggung.

“B-bukan urusanmu.” Gumam in jung memberanikan diri untuk menatap rapmon.”Apa yang kau lakukan di sini?” tanya in jung dengan suara yang bergetar.

“Aku ingin menemuimu dan ….” rapmon memotong kalimatnya, ia sengaja melakukan hal itu karena in jung mulai terlihat sedikit takut dengannya. Rapmon sangat tahu sekali bagaimana jika in jung sedang takut atau sedang gugup, ia melihat in jung sedang memainkan ujung bajunya sambil menundukkan kepalanya.  “ In junggiee, maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk…”

“A-aku sudah memaafkanmu. Pulanglah ..” potong in jung dan berusaha untuk berjalan melewati rapmon, namun langkah kecilnya tertahan oleh rapmon. Rapmon menarik lengan in jung dan berhasil membuat mata mereka bertemu. Rapmon melihat in jung sedang mengigit bibirnya, itu berarti dia sedang menahan segala emosinya, rapmon hanya bisa berharap semoga ia tidak membuat in jung menangis lagi kali ini.

“In junggiee, aku ingin mengatakan sesuatu.”  Kata rapmon sambil menatap in jung.

“Tidak ada yang perlu dibicarakan oppa.”

“Aku mohon, in jung beri aku kesempatan.”  Pinta rapmon sambil menarik tubuh in jung mendekat, ia terlihat tidak sedang meminta kesempatan , justru rapmon malah terlihat sedang memakasa in jung untuk memberinya kesempatan.

“Lepaskan aku oppa.”  Gumam in jung sambil berusaha untuk menghindari tatapan mata rapmon.

“Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau memberiku kesempatan untuk mengatakan sesuatu.” Dan sekarang rapmon terdengar sedang mengancam in jung- oh come seseorang cepat tolong rapmon sekarang, ia benar-benar tidak tahu cara untuk mengatur emosinya. God i’m the worse man….

“Aku mohon lepaskan aku, ini sakit oppa.”Pinta in jung dengan suara yang pelan.  Rapmon menutup matanya , sekali lagi ia membuat in jung sakit dan dengan berat hati rapmon melepaskan lengan in jung.

“M-maafkan aku.”  Kata rapmon dengan penuh penyesalan.

Masih tidak ada kalimat yang keluar dari mulut in jung, ia masih terus mengunci mulutnya. Tanpa pikir panjang lagi in jung berjalan melewati rapmon.

Kali ini, rapmon tidak tinggal diam ia akan melakukan apapun agar in jung tidak pergi meninggalkannya. Ia baru menyadari betapa berartinya in jung baginya. I won’t let you go twice in jung…

“In jung.” Panggil rapmon dan berhasil membuat in jung menghentikan langkahnya.” Apa kau sudah tidak mencintaku lagi?” Rapmon melihat in jung sedang mengepalkan tangannya, ia tahu in jung sedang sangat berusaha menutupi segala emosinya. “Baiklah, tolong dengarkan aku sekali saja.” Pinta rapmon sekali lagi. “ Maafkan aku karena aku terlalu mementingkan diriku sendiri dan melupakan bagaimana perasaanmu. Aku tahu aku hanya bisa menciptakan kenangan buruk untukmu, aku bukanlah sosok kekasih yang baik aku tahu itu, tidak seharusnya aku mengatakan i love you jika pada akhirnya aku menyakitimu. “Rapmon menghentikan kalimatnya, ia berjalan mendekati in jung yang masih tidak membalikkan badannya. Rapmon hanya bisa menatap punggung kecil in jung yang mulai bergetar, ia  tahu in jung sedang berusaha untuk menahan air matanya. “ Seharusnya aku bisa meluangkan waktu untukmu atau mengajakmu pergi kencan dan mengatarkanmu pulang namun apa yang aku lakukan selama dua tahun terakhir ini i always gave you a hard time because of my ego and my stupid pride. “   sekali lagi rapmon menghentikan kalimatnya , ia berjalan mendekati in jung dan kali ini rapmon tidak ragu dengan apa yang ia lakukan. Ia berjalan mendekati in jung dan memeluknya dari belakang.  Perlahan ia menarik tubuh in jung mendekat dan mempererat pelukannya “ Aku sangat menyesal, aku baru menyadari betapa berharganya dirmu bagiku don’t you know that you are standing in the  center of my life and i hope its not too late to bring you back to me again. Beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya in jungiee, aku mohon…”

__________________

“Pagi in jung..” sapa rapmon begitu sampai di sebuah persimpangan jalan. Rapmon berusaha untuk mengatur nafasnya akibat berlari sangat kencang tadi dan ia berusaha untuk tetap tersenyum di depan in jung. “Maaf, aku sedikit terlambat, tadi masih ada…”

“Tidak apa-apa, bukankah terlambat sudah menjadi kebiasaanmu, oppa.”

“Ha..ha…” rapmon tertawa dengan nada yang sangat sumbang. Dan ah rapmon baru mengingat satu fakta dari in jung, in jung memang terlihat sangat lemah dan rapuh namun terkadang perkataannya cukup pedas juga- seperti yang baru saja in jung katakan, tentu hal itu membuat rapmon merasa canggung. Ia merasa baru mendapatkan bogem mentah di wajahnya , tentu rasanya sangat sakit. Kemudian Ia menggaruk kepalanya untuk menutupi rasa malunya. Bagaimana ia tidak malu? baru kemarin malam ia meminta in jung untuk datang di tempat biasa mereka bertemu, namun ia terlambat  dan jika dihitung rapmon terlambat hampir satu jam lamanya.  “maafkan aku.”

“Tidak apa-apa.”  Jawab in jung pendek.

“Oh okay…apa kau sudah makan?” tanya rapmon sambil memperhatikan penampilan in jung. Hari ini in jung memakai mini dress bermotif bunga-bunga dikuti dengan sweeter putih dan rambut in jung hanya dikuncir ke belakang- meski rambut in jung tidak sepanjang dulu tapi tetap saja rapmon menyukainya-  Dan rapmon sempat terpana dengan penampilan in jung kali ini ada yang berbeda lagi dari in jung , in jung memakai high heels- itu jarang sekali terjadi- apa ia sengaja memakai itu untukku? Pikir rapmon. Rampon tidak sanggup menahan senyum kecilnya itu, ‘she is so cute’.

“Mengapa kau menatapku seperti itu?” tanya in jung dengan nada curiga dan tentu membuyarkan fantasi rapmon.

“Ah tidak.” Kata rapmon sambil menggelengkan kepalanya. “Apa kau sudah makan?” tanyanya sekali lagi.

“Sudah tapi aku yakin kau belum makan pagi, oppa.”

“Kau benar, mau menemaniku makan?”  seketika in jung menganggukan kepalanya dan hal itu membuat rapmon senang sekali. “Kajja.” Sambung rapmon sambil menarik tangan in jung, namun dengan cepat in jung menepis tangan rapmon. Rapmon hanya bisa terdiam dengan sikap in jung tadi. “Apakah ada yang salah?”

“Kita bisa berjalan sendiri-sendiri.” jawabnya.

Rapmon tidak bisa menutupi rasa kecewanya namun ia berusaha untuk menerima sikap in jung.

___________

“Aigoo kalian masih terus bersama…”

“Huk…huk…” Rapmon tersedak wajahnya terlihat aneh sekali dan seketika in jung memberikan air putih untuknya.  “Ahjumma, apa yang kau bicarakan!!” kata rapmon setelah meminum habis air putih itu.

Sedangkan in jung hanya memilih untuk diam dan melihat wajah ahjumma itu, ahjumma itu terus tersenyum melihatnya dan rapmon.

“Aigoo, jangan malu-malu seperti itu namjoon. Kalian selalu terlihat serasi dan ah sudah lama sekali aku tidak melihat kalian berdua. apa karena kau sangat sibuk huh namjoon?” ahjumma itu terus berkomentar dan tentu saja membuat rapmon susah untuk bernafas, ia ingin menghentikan ahjumma itu. ahjumma itu benar-benar tidak tahu bagaimana keadaan keduanya sekarang. “Tapi apapun itu, aku tetap senang melihat kalian berdua bersama.”Sambungnya lagi sambil tersenyum. “Ini untukmu namjon extra kimchi, apa kau tidak sekalian makan in junggie?” katanya sambil meletakkan mangkuk kimchi untuk rapmon kemudian ia menatap in jung.

“Tidak, aku sudah makan ahjumma.” Jawab in jung lembut.

“Aigoo kau manis sekali in junggie, pantas saja namjoon sangat menyukaimu.”

“Huk…Huk…” kali ini rapmon pura-pura tersedak- segera ia mengambil segelas air dan meminumnya. Ia sengaja melakukan itu untuk membuat ahjumma itu berhenti berbicara. bukannya rapmon tidak suka dengan ahjumma itu, tapi kali ini keadaannya berbeda. Ia dan in jung bukanlah sepasang kekasih lagi dan ketika mendengar candaan ahjumma itu rapmon merasa tidak nyaman saja- ia menghawatirkan perasaan in jung- bagaimana jika ia terganggu? “Ahjumma bisakah kau diam sebentar, aku masih ingin menikmati  ektra kimchimu ini hmm?” Kata rapmon sambil tersenyum imut.

“Aishh kau sangat kasar padaku namjoon, apa kau tidak ingat kau selalu berhutang makanan padaku waktu SMA dulu?” goda ahjumma itu sambil terkekeh.

“Ahjumma jangan katakan itu.”  jawab rapmon malu dan tanpa sengaja ia melihat in jung tersenyum kecil karena hal itu. Dan ah betapa ia rindu sekali dengan senyum in jung itu.

“Araseo.” Kata ahjumma itu masih sambil terkekeh. “Baiklah aku akan meninggalkan kalian berdua, aku tahu kalian masih ingin terus bedua, bukan? Kalian mengingatkanku ketika aku muda dulu.” godanya lagi sambil mengedipkan satu matanya dan kemudian ahjumma itu pergi meninggalkan rapmon dan in jung.

“Aku harap kau tidak terganggu in jung.” Kata rapmon setelah ahjumma itu pergi.

“Tidak apa, bukankah ahjumma memang begitu.” Rapmon hanya sanggup mengangguk setuju atas ucapan in jung. “Lanjutkan makanmu oppa.”

“Iya.”

Rapmon berusaha untuk terlihat normal, ia berusaha untuk mengunyah makanannya dengan baik. Ini akan sedikit sulit baginya, karena in jung terus melihatnya makan. ia tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh in jung, tapi satu hal ia akan berusaha untuk membuatnya kembali lagi padanya. Ia tidak akan menyianyikan kesempata yang diberikan in jung malam itu. meski dalam waktu yang singkat, yaitu sehari. Rapmon akan berusaha memperbaiki semuanya.

_________

Rapmon dan in jung sedang berdiri di persimpangan jalan. pandangan mereka berdua tampak kosong. mereka hanya terdiam melihat kerumunan orang-orang di seberang persimpangan itu. nampaknya ada sebuah acara di sana- suara musikpun mulai terdengar.

“well euhmm!” rapmon berdeham untuk menarik perhatian in jung. perlahan in jung menatapnya. “apa kau ingin melihat ke sana?” tanya rapmon.

“is that okay for you?” jawab in jung yang lebih mirip dengan sebuah pertanyaan untuk rapmon.

rapmon menganggukan kepalanya dan berkata “kajja..” sambil tersenyum.

“T-tunggu..” kata in jung cepat sambil menarik jaket denim rapmon, rapmon berhenti berjalan dan melihat in jung dengan wajah penuh tanda tanya. “euhmm kau seharusnya menggunakan sesuatu, bagaimana kalau ada yang melihatmu?”

“huh?” rapmon tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan in jung, sebenarnya rapmon masih ingin bertanya untuk memperjelas apa maksud in jung tadi namun ia memilih diam dan melihat apa yang akan dilakukan in jung. rapmon melihat in jung mengeluarkan sesuatu dari tas punggung kecil miliknya, rapmon melihat in jung mengeluarkan sebuah topi bean rajutan berwarna merah. “untukku?” in jung mengangguk dan ah rapmon baru menyadari apa maksud in jung.

perlahan in jung medekatkan dirinya , ia ingin memakaikan topi itu. tapi sayang in jung mengalami kesulitan meski ia sudah memakai high heels dan menjijitkan dirinya tetap saja ia tidak bisa memakaikan topi itu di kepala rapmon.  He is way too high for her.

rapmon hanya tersenyum geli mengetahui hal itu, perlahan rapmon menundukkan dirinya. kali ini ia bisa melihat wajah in jung dengan jelas, in jung terlihat sedikit malu namun ia tetap menutupinya dan memakaikan topi itu. rapmon terus menatap in jung ia berhasil membuat in jung menatap balik dirinya, sejenak terjadi kontak mata namun hal itu tidak bertahan lama karena in jung segera mendorong tubuh rapmon menjauh.

“k-kau juga harus memakai kaca mata.” dengan gerakan cepat in jung mengambil kaca mata di tasnya lalu memberikannya pada rapmon.

“terimakasih.” ucapa rapmon sambil mengambil kaca mata itu.

in jung masih tidak sanggup mengendalikan dirinya karena peristiwa tatap mata itu, tanpa memperdiulikan rapmon ia berjalan sendiri dan ia lupa bahwa lampu lalulintas sudah berubah warna menjadi hijau kembali.               Dari arah berlawanan terdapat sebuah mobil sedan berjalan cukup kencang dan suara klakson terdengar nyaring, in jung hanya terpaku tidak bisa menggerakkan dirinya.

Beruntung rapmon sangat reflek, begitu ia tahu ada mobil sedan melaju kencang ia segera menarik in jung yang membeku di sana.

seketika mobil sedan itu berhenti dan berkata “Stupid girl!!” teriak pemiliki mobil sedan itu kepada in jung.

rapmon dan in jung tidak memperdulikan komentar pedas dari pengendara mobil itu. Rapmon tahu in jung sangat takut karena hal itu, sehingga rapmon terus memeluknya dan membuatnya aman di dalam pelukannya, ia merasakan sekujur tubuh in jung bergetar.

Perlahan in jung melepaskan pelukan rapmon.

“aku tidak apa-apa terimakasih.” katanya dengan suara bergetar.

“kau yakin?” in jung mengangguk atas pertanyaan rapmon tadi. “lain kali hati-hati hmmm.” imbuh rapmon sambil menatap in jung lembut.

untuk beberapa saat suasana kembali diam, rapmon sengaja untuk memberikan waktu pada in jung untuk menenangkan dirinya.

“apa kita jadi ke sana oppa?”

“tentu, apa kau sudah cukup tenang sekarang?” sekali lagi in jung hanya bisa mengangguk .”okay kajja.” kata rapmon sambil mulai berjalan namun langkahnya terhenti ketika melihat in jung yang masih beridiri di tepi jalan. rapmon mendengus geli  dia bilang dia tidak apa-apa? dasar in jung. gumamnya dan berjalan mendekati in jung. “kau masih takut?” tidak ada jawaban  yang keluar dari mulut in jung, baiklah rapmon tahu apa yang harus ia lakukan kali ini. “kau tidak perlu takut aku akan menjagamu. ” katanya sambil mengulurkan tangan ke arah in jung.

_______________

Rapmon sangat menikmati waktunya kali ini, jika ia bisa menghentikan waktu ia akan menghentikan waktu sekarang juga. Ia tidak sanggup menyembunyikan perasaan bahagianya, ketika ia  mengengam jemari in jung. Ini sudah sangat lama sekali-sejak terakhir rapmon menggenggam tangan in jung- ia bahkan sudah lupa kapan ia terakhir menggenggam tangan in jung- namun satu hal yang masih ia ingat jemari in jung tidak pernah berubah, kecil dan halus-your hand fits in mine  In Junggie

Rapmon terus menggandeng tangan in jung sampai di seberang jalan itu dan ah ini adalah acara musik band inde. Banyak anak muda yang berkumpul di sana dan terdapat beberapa pasangan. Pendek kata suasanya sangat meriah dan ramai.

“Apa kau ingin melihat lebih dekat?” bisik rapmon di telinga in jung, ia terpaksa melakukan itu karena suara musik sangat keras sekali.

“Euhm.” Jawab in jung sambil mengangguk. Tentu dengan senang hati rapmon menuntun in jung mendekati kerumunan orang-orang itu.

Baiklah sebelum acara utama dimulai, kami menyiapkan sebuah acara pembukaan…..”

Suara-suara Mc-pun terdengar , sementara itu rapmon berhasil membawa in jung berada di depan panggung. Terlihat di sana beberapa anak muda seusia in jung berteriak karena acara itu sedang di buka.

Rapmon berusaha untuk melindungi in jung agar ia tidak tergilas oleh anak-anak mudah yang berteriak-teriak atau meloncat-loncat dan masih banyak tingkahnya, yang jelas rapmon akan selalu berusaha melindungi in jung.

“Terimakasih atas sambutan hangat kalian.”Kata Mc itu dan perlahan Mc itu mengeluarkan tiket bioskop dari sakunya .”Well, kalian tahu ini apa bukan?untuk acara pembukaan pertama  aku akan memberikan hadiah Cuma-Cuma jika ada yang mau ikut dance contest.”   Ucapan mc itu membuat acara semakin bersemangat dan yeah ini pasti akan mengundang minat dari para penonton. “ Tapi i wont make it easy guys, syaratnya kalian harus menampilkan dance yang unik sehingga bisa menarik perhatian penonton, otte? Ada yang mau ikut?”  ada beberapa penonton yang mengajukan tangannya sebagai tanggapan atas ajakan mc itu. “Wao kalian sangat antusias sekali,Tapi lebih baik aku yang memilih hahahah…”

Rapmon melihat in jung  sedang mendengus geli mendengar perkataan mc itu, tanpa disadari rapmon tersenyum karena melihat in jung menikmati acara tersebut.

“Kau ingin ikut?” Tanya rapmon.

“Tentu tidak, tapi ini akan terlihat menyenangkan.” Jawabnya sambil tersenyum dengan manis.

“Bilang saja kau ingin ikut huh?” imbuh rapmon sambil mencubit pipi in jung gemas.

“Oppa, dont do that.” In jung menyingkirkan tangan rapmon sambil mengerutkan bibirnya. “Sakit..” Gumam in jung.

“Mian.” Sambung rapmon tapi tetap ia masih mencubit pipi in jung.

“Oppa….” Protes in jung sambil memukul dada rapmon pelan. Rapmon hanya bisa terkekeh dengan perlawan kecil dari in jung.

Tanpa mereka(Rapmon dan In jung) sadari, seorang lelaki dengan postur tubuh yang sedikit tambun sedang berlari ke arah panggung. Lelaki itu nampak senang dan bersemangat karena ia dipilih oleh si mc untuk mengikuti kontes dance itu. Entah sengaja atau tidak lelaki itu mendorong rapmon yang menghalangi jalan menuju panggung. Tentu rapmon hampir terjatuh, tapi bukan itu masalahnya. Kaca mata rapmon terjatuh dan ketika ia ingin menggambilnya,ada seorang A.R.M.Y (Nama Fans BTS) menyadari hal itu.

“MY GOD RAPMON OPPA KYAAAAAA…… GUYS RAPMOOOONNNN.” Teriak gadis itu histeris. Ia bersiap untuk menerkam rapmon dan sialnya lagi rapmon sedang bersama in jung. Ia tidak boleh kena scandal karena hal ini. “OPPA JANGAN LARI.” Teriak fans itu.

“Oh no.” Gumam rapmon mulai meraih jemari in jung. “In jung maafkan aku.”  Hanya ada satu cara yang bisa di lakukan rapmon.  “In jung lariiiii.”  Kata rapmon sambil menarik in jung keluar dari kerumunan penonton.

“WHAT THE HELL IS THAT? IS HE DATTING WITH RANDOM GIRL. INI TIDAK BISA DIBIRKAN.” Kata salah satu fans yang lain. “Ayooo tangkap mereka.”

_

Rapmon terus berusaha untuk berlari, namun ia agak sedikit lambat karena in jung. Iya ini agak susah karena in jung berlari menggunakan high heels . Selain itu fans-fans itu sangat gigih sekali, ia tidak menyerah untuk mengejar mereka.

“Oppa, leave me.” Kata in jung. “Larilah aku tidak—-“

“NO.”  Jawab rapmon tegas, ia berhenti mendadak dan kemudian ia menggendong in jung dengan bridal style. Rapmon tidak memperdulikan reaski terkejut in jung, hanya satu dalam pikiran rapmon sekarang, ia harus kabur secepat mungkin.

“WHAT THE HELL ARE U DOING OPPA!!!!” rapmon sanggup memdengar teriakan fansnya, ia tahu fansnya tidak terima dengan apa yang ia lakukan. Tapi hey, dia harus menyelamatkan dirinya dan in jung.

Rapmon tahu in jung sangat takut dengan kejadian konyol ini, in jung menggelangkan lengannya di leher rapmon dan membenamkan wajahnya di leher rapmon. Oh tapi entahlah meski ini konyol rapmon bisa bersyukur dengan kejadian iini, ia merasa senang ketika in jung melakukan hal itu.

“Oppa… apakah kita bisa kabur dari mereka?” Gumam in jung.

“Tenang saja.” Kata rapmon sambil mengatur nafas yang tersenggal-senggal.

“Oppa.. maafkan aku. Aku merepotkanmu.”

“Tidaaaaaaak samaa sekali.” Rapmon berusaha untuk terus berlari dan ia patut berskyukur in jung memang tidak terlalu berat- sehingga ia masih bisa berlari cukup kencang. Rapmon berusaha untuk mengeco fansnya, ia berlari memasuki beberapa blok di salah satu district perumahan. Ia juga tidak tahu sudah berapa lama ia berlari, ia berharap semoga mememukan tempat persembunyian. Dan ah ia melihat sebuah gang sempit, ia harus berlari lebih cepat.

Tanpa babibu lagi rapmon berlari ke gang kecil itu, detak jantungnya terus berpacu dengan cepat meski sekarang ia sudah tidak berlari dan ia bisa dikatakn aman sekarang. Fansnya cukup tertinggal jauh, dan ia selamat.

“Kau tidak apa, in junggii?” sejenak tidak ada jawaban dari in jung, in jung masih memeluk lehernya. Rapmon sanggup merasakan nafas pelan in jung menyentuh lehernya dan hal itu tidak sanggup ia pungkiri, ia sangat menyukai hal itu. “In junggie?”

Perlahan in jung membuka matanya dan menatap rapmon. Ia mengigit bibirnya dan rapmon tahu ada sebuah emosi yang tertahan didiri in jung. Bukan emosi marah atau apa tapi ini berbeda. Kemudian sebuah senyum terbentuk di bibirnya. Dan tidak lama kemudian..

“Ha….ha…. itu sangat seru sekali, oppa aku tidak menyangka akan seperti ini. kau terus berlari dan hahahahahahah.” Yayaya in jung tertawa lepas dan hal itu membuat rapmon ikut tertawa meski ia tidak tahu dimana letak hal menarik atau lucu yang in jung maksudkan, tapi tetap saja hal itu cukup menyenangkan dan membuat keduanya tertawa lepas. Sebelum kedua sadar posisi macam apa yang mereka lakukan. “Euhmm.” In jung berdeham, ia baru sadar dengan posisinya. Wajah keduanya sangat dekat sekali dan hal itu membuat in jung canggung.

“M-maaf.” Gumam rapmon dan perlahan menurunkan in jung.

“Aku yang seharusnya minta maaf.” Ucap in jung dengan suara lembut.

“Tidak apa-apa, tenang saja.” In jung melihat rapmon sedang melemaskan lengannya dan memberikan senyum hangat ke arahnya. “Yang penting kita selamat.”

“Ya.” Kata in jung dengan mengeluarkan nafas lega, in jung menyelipkan rambutnya ke telinganya. Ia mulai gugup. “Apa yang akan kita lakukan?” tanya in jung memberanikan diri.

“Nonton, apa kau ingin menonton film?”

“Tentu, jika itu memungkinkan. Tapi bagaimana? Kaca matamu sudah terjatuh di sana dan bagaimana jika mereka masih ada di sini.” Kata in jung khwatir. Hal sekecil itu membuat rapmon senang karena, in jung mulai banyak bicara dan hal itu bertanda baik.Apakah Es di dalam hati in jung mulai meleleh?

“Tenang saja, kita bisa naik subway,  mereka tidak akan mengejar kita. ” Kata rapmon pelan sambil tersenyum. “selain itu subway station tidak jauh dari sini.”

“Benarkah? Kau tahu daerah ini?”

“Begitulah. Kajja.” Ucap rapmon sambil menggenggam jemari in jung.

________

Jika ini sebuah kencan, ini akan menjadi hal yang paling tidak akan bisa dilupakan. Rapmon tidak sanggup menyembunyikan perasaannya kali ini, ia terus tersenyum mendengarkan in jung berbicara mengenai film yang mereka lihat barusan. Sekarang keduanya sedang duduk di salah satu foodcourt-menghabiskan waktu bersama dengan bercanda dan makan siang. Semuanya terlihat sempurna di mata rapmon, in jung sudah tidak sedingin tadi. Jika situasi mendukung ia ingin berteriak YAIIIIIIII I MADE HER SMILEEEEEEEEEE……

“Sudah tidak kuat?”  in jung hanya memamerkan rentetan giginya kepada rapmon. “ Huh, kau bilang kau bisa menghabiskan seluruhnya.” Komentar rapmon kepada in jung.

“Aku kira aku bisa memakan semuanya, ini terlalu banyak oppa.” In jung memberinya alasan dan perlahan berusaha untuk menghabiskan sisa ramenya, tapi ia tidak sanggup menghabiskan semuanya.

“Sudahlah, kalau tidak habis tidak usah dipaksa, dasar lambung kecil.” kata rapmon sambil terkekeh.

“Mwo?” pekik in jung tidak terima. “Aku akan membuktikan padamu aku bisa menghabiskan semuanya.” Tambah in jung sambil mengerutkan bibirnya, ia menyumpit ramennya lagi lalu memakannya lagi.

“Aku berani bertaruh kau tidak akan bisa, in junggie.” Goda rapmon sambil mencubit pipi in jung. “Sudahlah, kalau memang tidak habis hmm.” In jung menghentikan kegiatannya dan kemudian ia mengunyah sisa ramen yang ada di mulutnya.

“Jangan mengejekku lagi, okay?” kata in jung setelah menelan ramenya sedangkan rapmon hanya bisa mengangguk menuruti ucapan in jung. “Yagsog?”

“Yagsog.” Ulang rapmon sambil mencubit pipi in jung lembut. “Mau melakukan sesuatu?”

“Euhmm.” Jawab in jung sambil menganggukkan kepalanya. “Tunggu sebentar…” imbuh in jung sambil mengambil segelas ice tea-nya. Kemudia ia menyeruput ice tea-nya sambil menunjuk ke area permainan yang tidak jauh dari footcourt.  Rapmon hanya bisa tertawa geli melihat kelakuan in jung dan tentu saja tanpa pikir panjang lagi rapmon menyetujui ide in jung.

“Okay.” Kata rapmon sigap sambil merapikan kaca mata hitam yang baru ia beli beberapa jam yang lalu.

Suasana menjadi tidak canggung lagi, mereka berdua tampak seperti sepasang kekasih. Mereka menikmati waktu bersama, tertawa bersama dan saling melempar ejekkan ke masing-masing. Waktu seakan bergulir dengan cepat dan sekali lagi rapmon berharap waktu berhenti sejenak, ia tidak ingin ini berakhir dan ia ingin selalu bersama in jung, rapmon tahu bahwa dengan bersama in jung semuanya akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Rapmon baru menyadari bahwa dirinya telah jatuh terlalu dalam oleh cinta in jung, ia berharap semoga ia bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk bersamanya lagi.

“Kyaaa oppa, kau mendapatkannya. Aku boleh membawa boneka pororo itu kan? Kyaaaaa.” Oh come rapmon sudah tidak sanggup menahan dirinya, ia ingin sekali memeluk in jung yang terlihat sangat senang karena ia berhasil memberinya boneka pororo dari mesin permainan itu. Namun ia hanya bisa mengelus rambut in jung, rapmon merasa dirinya sangat hidup melihat in jung yang tersenyum membawa boneka pororo itu. “Gomawo.” In jung terkikik senang sambil menusuk-nusuk bahu rapmon. “Gomawo oppa.” Ucapnya sekali lagi, dan apa kalian tahu bagaimana perasaan rapmon, ia merasa terbang menembus awan dan ia yakin ia tidak akan pernah bisa kembali ke bumi karena ia merasa sangat senang. Ia tidak akan pernah melupakan sensasi itu, ia merasa sangat-sangat merasa hidup. Hanya in jung yang mampu membuatnya seperti itu. “Oh oppa, liat di sebelah sana.” Perintah in jung sambil menunjuk ke sebuah mesin photo box.

Rapmon terkekeh sejenak sebelum memberi jawaban “Kau ingin mencobanya?” tanya rapmon sambil menundukkan kepalanya agar sejajar dengan wajah in jung. Ia sanggup melihat barisan gigi rapi in jung, perlahan in jung menganggukkan kepalanya. “Kajja.” Kata rapmon sambil meraih jemari in jung.

Mereka berdua berjalan menuju mesin photo box itu, in jung menggumamkan beberapa nada lagu aneh sambil mengayunkan gandengan tangan mereka. Rapmon menikmati gumaman lagu aneh in jung, dan perlahan ia membukan pintu untuk in jung.

Kemudian mereka berdua masuk dalam kotak itu, rapmon membiarkan in jung untuk memilih segala tema atau background untuk foto mereka.

“Aku memilih 4 pose, jadi ini tidak akan lama.” Ucap in jung diikuti dengan anggukan kecil dari rapmon.

Kemudian In jung merapikan rambutnya dan rapmonpun melepas kaca matanya. Setelah semuanya selesai, mereka berdua bersiap untuk berpose.

Pose 1 : In jung dan rapmon tersenyum sambil membentuk tanda V.

Pose 2 : In jung  mendekatkan wajahnya di kamera sambil tersenyum memerkan boneka pororonya sedangkan rampon hanya terlihat hidung dan mulutnya saja .  kkk

Pose 3 : in jung kembali duduk normal di samping rapmon sambil mengerutkan bibirnya sedangkan rapmon tidak menunjukkan pose apapun, ia hanya menatap in jung sambil tersenyum kecil.

“Oh oppa, kau tidak berpose, kau hanya melihatku. Apa kau belum siap tadi?” protes in jung. “Apa perlu kita mengulangnya?”

“Tidak perlu, lihatlah waktunya akan segera habis.” Elak rapmon sambil memerkan senyum tololnya.

Pose 4 : rapmon sengaja mencium pipi in jung.

PLAK’

In jung menampar pipi rapmon dan tanpa banyak bicara lagi ia keluar dari kotak itu- meninggalkan rapmon.

______________

“In Jung, aku mohon jangan tutup telponnya.” Pinta rapmon kesekian kalinya namun, tidak ada kata yang terdengar dari seberang sana. “Kau dimana?” tanya rapmon.

 “Bukan urusanmu, Aku ingin pulang.”  ‘tidak’ pekik rapmon dalam hati, ia tahu ia baru saja bertindak ceroboh. Ia merusak suasanya tadi, ini akan menjadi sedikit sulit jika in jung marah padanya kali ini, kesempatan untuk mendapatkan in jung kembali lagi  akan terancam gagal, ia tidak mau hal itu terjadi.

Jika ia tahu, in jung akan marah karena ia mencium pipinya ia pasti tidak akan melakukan itu. meski rapmon tahu, itu bukanlah ciuman pertama bagi mereka, tapi tetap saja. Hal itu tidak seharusnya ia lakukan. Stupid namjon!!!

“Baiklah jika kau ingin pulang izinkan aku mengantarkanmu, kau dimana?” tanya rapmon berusaha untuk tetap tenang. Sejujurnya rapmon tidak ingin hari ini berakhir begitu saja, apalagi berakhir dengan cara seperti ini. bertengkar dengan in jung adalah mimpi buruk bagi rapmon.

“Aku bisa pulang sendiri.”

“Aku mohon in jung, aku menghawatirkanmu.” Tidak ada jawaban yang terdengar dari sana lalu rapmon memtuskan untuk berbicara lagi. “Baiklah, aku berjanji aku tidak akan menyentuhmu atau melakukan apapun padamu. Aku hanya ingin mengantarmu pulang dengan selamat, itu saja. Aku mohon in jung. “

Rapmon menghembuskan nafas leganya ketika in jung mengatakan dimana ia berada.  Sebenarnya rapmon tidak sepenuhnya lega, ia tahu bahwa ia harus memulai dari awal kembali. In jung sedang membangun dinding es di hatinya lagi dan untuk melelehkan es itu bukanlah perkara yang mudah bagi rapmon, rapmon hanya bisa berharap semoga ia dapat melelehkannya kembali.

Sent 5:46 p.m :‘Guys, i need your help now. Ini akan berakhir lebih cepat dari dugaanku.

______________

Saat ini mereka berdua sedang berada di dalam taxi. Suasan terasa sangat dingin dan rapmon mengumpat dirinya beberapa kali karena tindakan bodohnya tadi. Ia benar-benar menyesal melakukan hal itu.

“Kau akan membawaku kemana?” itu adalah pertanyaan yang paling sulit bagi rapmon saat ini. ia memilih untuk diam dan berdoa semoga mereka cepat sampai di tujuan. Ia merasa sebagai seorang penculik sekarang. “Ini bukan jalan rumahku, oppa kemana kau akan membawaku.” Kata in jung dengan nada marahnya.

Sejenak rapmon hanya diam, ia sedang mencari alasan yang cocok untuk ia katakan.

Rapmon menghembuskan nafas beratnya sebelum ia membuka mulutnya “In jung aku tahu kau sangat marah padaku, tapi aku ingin menunjukkan sesuatu  padamu. Setelah itu akan membawamu pulang hmm.”  In jung tidak memberikan komentar apapun.  Rapmon menarik nafas berat sekali lagi ketika in jung melemparkan pandangan darinya. Rapmon tahu in jung sangat kesal pada dirinya. tapi mau bagaimana lagi, ia terpaksa melakukan ini.  ini adalah usaha terkahirnya untuk membuat in jung kembali padanya.

______

Waktu menunjukkan pukul 6:37 p.m ketika taxi yang mereka tumpangi berhenti di dekat sungai han. In jung mengernyitkan dahinya, ia tidak tahu mengapa rapmon mengajaknya kemari. Setelah mengeluarkan nafas beratnya in jung keluar dari taxi itu.

In jung menatap rapmon yang sekarang sudah berada di sampingnya dengan jarak yang sedikit jauh-sekitar setengah meter. Rapmon memberi aba-aba untuk jalan. Rapmonpun berjalan mendahuli in jung, sebenarnya ia sangat ingin sekali menggandeng tangan in jung tapi ia mengurungkan niatnya.

Mereka berdua berjalan menyusuri sungai han, masih tidak ada yang angkat bicara. Lagi lagi suasana kembali canggung.

Sesekali rapmon menoleh ke arah in jung, ia melihat in jung mendukkan kepalanya sambil memeluk boneka pororonya dan berjalan mengikutinya. Rapmon tidak tahu apa yang sedang dipikirkan in jung, rapmon menghembuskan nafas pelannya. God let she be mine for once again, please

Brrt’ brrt’ ponsel rapmon bergetar, ia segera mengambil ponselnya di sakunya. Sebuah pesan rupanya, ia segera membukanya. Sebuah senyum tersungging di bibir rapmon, semoga ini berhasil.  Segera rapmon membalas pesan dari temannya.

Sent 6:55 p.m : ‘Thanks guys’

Namun tiba-tiba..

“Akh…” segera rapmon menoleh ke arah belakang, rapmon sangat terkejut ketika ia melihat in jung terjatuh. Dengan gerakan cepat rapmon membantu in jung berdiri, ia mendengar in jung merintih kesakitan.

“Kau tak apa?” in jung menganggukkan kepalanya dan ia terlihat menahan sakitnya. “Kau sangat ceroboh sekali.” Komentar rapmon, “Apa kau bisa beridiri?”

in jung tidak menjawab pertanyaaan rapmon tetapi ia berusaha untuk berdiri namun ia gagal, in jungpun merintih kesakitan lagi.

Sejenak rapmon bingung dengan apa yang harus ia lakukan, ia melihat in jung kesakitan di sana. Nampaknya kakinya terkilir dan rapmon melihat salah satu heels in jung patah.

“Naiklah!” kata rapmon sambil menjongkokkan dirinya di depan in jung. Sekali lagi, in jung hanya terdiam dan tidak melakukan apa yang diperintahkan rapmon. “Ayolah in jung, aku tidak akan melakukan apapun padamu. Naiklah, aku ingin menunjukkan sesuatu padamu.”

_____

Rapmon merasakan detak jantung in jung berpacu dengan cepat seraya ia menggendongnya. Sejenak rapmon merasa senang karena ia tahu in jung sedang gugup karena dirinya.

“apa kau gugup in jung?”  kata rapmon memecahkan suasana canggung diantara mereka berdua.

“tidak.” jawab in jung tegas, rapmon hanya bisa tersenyum kecil ia tahu in jung sedang bebohong.

“apa kau masih marah padaku?” tanya rapmon.

“tidak.” jawabnya lagi.

“benarkah? jika aku menciummu lagi apa kau akan marah seperti tadi?”

“oppa hentikan.”  pekik in jung  sambil memukul punggung rapmon.

“araseo, jadi kau tidak marah padaku hmmm.”

“sudah kubilang aku tidak marah padamu.’

” am i forgiven?”

“untuk apa? aku sudah memaafkanmu dan aku tidak marah padamu oppa.”

“jadi apakah kau akan kembali padaku in jung?”

In jung terdiam terdiam. Untuk saat ini jantung rapmon mulai berdetak lebih cepat ia sedang menunggu jawaban dari ini jung.

“oppa.” Kata in jung.

“Iya.”

“Apakah kau tahu mengapa aku bertingkah berlebihan hari ini? sejujurnya aku berusaha untuk tidak jatuh lagi padamu, aku sangat mencintaimu. Maafkan aku tadi menamparmu karena hal sepele, aku sangat terkejut ketika kau menciumku tadi oppa. kau tahu kau  sangat mudah sekali mengambil hatiku, aku jatuh terlalu dalam oleh cintamu oppa, aku hanya ingin mempertahankan diriku agar tidak jatuh lagi di dalam cintamu karena aku tahu aku hanya bisa menjadi penghambat mimpimu.” tidak in jung jawab rapmon dalam hati. ” kuarasa inilah jalan terbaik untuk kita, meski aku bukan kekasihmu lagi  aku akan selalu mendukungmu, oppa.” imbuh in jung sambil menusukkan jarinya di pipi rapmon ” dan kau juga harus sering tersenyum kau tahu aku sangat suka melihat lesung pipimu oppa.” kata in jung sambil tersenyum lembut. “Apa yang kau tunjukkan padaku oppa?” Gumam in jung sambil membenamkan kepalanya di leher rapmon

_______________

“Huh? Untuk apa mereka ada di sini semua oppa?”  tanya in jung terkejut ketika rapmon berhasil sampai di tempat yang ia rencanakan.  Rapmon sengaja mengajak in jung ke sisi sungai han yang jarang dilewati oleh orang-orang. Ia sedang menyiapkan sesuatu dengan bantuan teman-temannya.

“Kau akan tahu nanti.” Jawab rapmon pendek sambil terus berjalan menuju tempat yang di sediakan oleh teman-temannya.

Terlihat di sana beberapa kursi dan satu sound sistem berukuran mini. In jung tersenyum melihat seluruh member BTS melambaikan tangan ke arahnya. Setelah sampai di sana, rapmon mendudukkan in jung di sebuah kursi yang sudah di sediakan.

Seluruh member BTS berjalan menghampiri in jung.

“In junggieeeeee…..” suara jin terdengar paling nyaring ia berjalan cepat mendahului member bts yang lain dengan membuka kedua tangannya- ia siap untuk memeluk in jung.

“Guys tolong jauhkan jin dari in jung.” Pinta rapmon  tentu dengan sigap suga dan jhope menahan jin untuk mendekati in jung.

“Andweee…andweee in jung tolong oppa-mu ini.”

In jung terkekeh melihat tingkah konyol dari jin, lalu V, jungkook dan jimin datang menghampirinya. Mereka bertiga memeluk in jung.

Ya begitulah in jung memang sangat dekat dengan member bts yang lain. In jung sudah seperti saudara perempuan bagi member bts yang lain. Dan rapmon senang mengetahui hal itu, seluruh membernya menyukai in jung.

“Noona, ada apa dengan kakimu?”

“Terpelest kookiee.”  Rapmon mendengar in jung berbicara pada jongkook.

“Apa terpeleset?  kau pasti tidak bisa memperlakukan in jung dengan baik namjoon. ” Semprot jin yang terus berusaha melepaskan diri dari suga dan jhope.

“Oh diamlah hyung.” Timpal jhope yang terus berusaha menjauhkan jin dari in jung.

“Guys bisakah kita mulai sekarang?” Tanya rapmon berusha untuk mengendalikan keadaan. Dengan cepat seluruh membernya merespon apa yang ia katakan. Kemudian seluruh member beridiri di depan in jung kecuali jin- ia berjalan menuju ke arah in jung dan untuk kali ini member bts yang lain hanya bisa membiarkannya.

Kemudian jin memeluk in jung sejenak dan kemudian melepaskan pelukannya “ Kau tidak apa in jungiee?” tanyanya khawatir.

“Iya, aku hanya terpeleset oppa. “ jawab in jung lembut “Apa yang akan kalian lakukan?”

“Ah lihat saja nanti.” Jawab jin sambil menggerlingkan matanya kepada in jung. rapmon yang melihat hal itu mulai naik pitam dan segera ia berjalan ke arah jin. Kemudian ia menarik kra baju jin dari belakang. “Ya… ya…. kau tidak sopan sekali namjoon.”  Protes jin dan rapmon tidak memperdulikan hal itu, ia terus menyeret jin ke posisinya. In jung kembali terkekeh karena ulah jin yang aneh sedangkan beberapa member bts yang lain merasa malu memiliki hyung seperti jin itu.

Kemudian suara nada lembut keluar dari sound system itu dan in jung melihat member bts mulai menggerakkan badannya sesuai lagu itu. in jung tersenyum ketika ia tahu lagu apa yang mereka mainkan, itu adalah single terbaru mereka yaitu ‘Haruman’ .

Rapmon melihat in jung sedang menikmati lagunya dan ia melihat in jung tersenyum.  Satu persatu member bts menyanyikan partnya dan tibalah saat bagian rapmon. Awalnya rapmon merasa sedikit gugup karena pandangan mata in jung tidak pernah lepas menatapnya. Rapmon berusaha menahan dirinya agar tidak salah dan baru pertama kali ini rapmon merasa sangat gugup menampilkan kemampuannya.

Untuk pertama kalinya rapmon  benar-benar menyayikan bagiannya penuh dengan perasaan, ia berharap in jung mengerti dan semoga perasaan yang ia sampaikan melalui lirik rapnya itu sampai ke hati in jung. Rapmon benar-benar ingin in jung kembali lagi padanya, meski beberapa menit yang lalu in jung mengatakan bahwa ‘kuarasa inilah jalan terbaik untuk kita, meski aku bukan kekasihmu lagi  aku akan selalu mendukungmu, oppa’ ia masih terus berharap semoga hati in jung berubah, jujur saja in jung bukanlah penghambat mimpinya, in jung adalah alasan dari rapmon untuk mencapai mimpinya.

Setelah rapmon menyanyikan bagaiannya, rapmon melihat in jung mendukkan dirinya dan bermain dengan ujung switernya, rapmon tahu in jung sedang menghindari kontak mata dengannya. In jung sedang menutupi perasaannya, rapmon tahu itu. Apakah sudah tidak ada kesempatan lagi untukku in jung?

Dan tibalah pada bagian akhir, ini sedikit berbeda. Jika biasanya jin akan membawa bunga pada saat partnya, kali ini ia membawa lolipop strowberry- tentu hal itu membuat seluruh member bts terkejut dengan apa yang jin bawa- suga melihat jin dan berkata Babo sokjin….- Selain itu ia tidak menyanyikan partnya, ia memberikan lolipop itu kepada rapmon dan menyuruhnya untuk menyanyikan partnya- tentu rapmon terkejut dengan hal spontan jin (sebenarnya jin akan marah jika partnya dilewati begitu saja namun untuk kali ini ia mengalah-karena jin tahu rapmon sangat mencintai in jung, jadi dia tidak ingin hubungan rapmon dan in jung berakhir begitu saja). “Go get her…”  bisik jin pada rapmon.

Seluruh member bts agak sedikit gugup karena baru pertama kali ini rapmon- Leader- mereka- terlihat aneh dan seakan tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Rapmon hanya terdiam sambil membawa lolipop itu, setelah ia yakin rapmon berjalan mendekati in jung.  seharusnya ia berlutut di depan in jung dan memberikan lolipop itu namun, ia sedikit malu melakukan itu. jadi ia hanya berdiri kikuk di depan in jung dan memberikan lolipop itu. rapmon tahu ia terlihat sangat bodoh berbuat seperti itu, ia juga mendengar beberapa temannya mengumamkan kata babo untuknya, iya dia tahu itu. tapi hey jika mereka berada di posisinya pasti mereka paham dengan apa yang ia rasakan- perasaan gugup yang membuatnya menjadi salah tingkah dan menghilangkan kemampuan untuk berbicara this is suck!!

“Apakah lolipop itu untukku?” tanya in jung pelan diikuti dengan anggukan kecil dari rapmon. perlahan rapmon memberikan lolipop itu untuk in jung. dan rapmon sanggup mendengar desahan ungkapan menyesal dari membernya, ia tahu membernya kecewa dengan apa yang ia perbuat tadi.

Kemudian rapmon menoleh ke arah teman-temannya, rapmon sanggup melihat bahwa temannya memberinya aba-aba namjon lakukanlah, ungkapkan perasaanmu!! . rapmon hanya bisa menghela nafas, ia tahu ini sedikit berat karena tadi in jung sudah nampak menyerah dengan hubungan ini .

Untuk beberapa saat tidak ada satupun yang angkat bicara baik itu rapmon, in jung ataupun member bts yang lain. Suasanya sangat canggung. Mengetahui keadaan semakin canggung, member bts yang lain memutuskan untuk meninggalkan in jung dan rapmon berdua.

Rapmon menghela nafas berat lagi, ketika teman-temannya meninggalkannya. Dan hanya dirinya dan in jung sekarang. Ia menatap in jung yang masih terdiam di tempat duduknya sambil memegangi lolipop itu. in jung terus menundukkan kepalanya- in jung benar-benar menghindari kontak mata dengan rapmon.

“In junggie.” Rapmon memberanikan dirinya. perlahan in jung menatap rapmon yang masih berdiri di depannya. “Apakah kau ingin mendengarkan apa yang kurasa saat ini?” tanya rapmon yang sekarang  berjalan mendekati in jung dan berlutut di depan in jung.

In jung mengangguk sambil mengigit bibir bawahnya. Ia terlihat gugup seperti rapmon.

“In jung aku ingin kau kembali lagi padaku, aku membutuhkanmu. “  rapmon menghentikan kata-katanya , ia melihat in jung sedang menahan nafasnya seakan terkejut dengan apa yang baru ia katakan.

“Oppa, aku tidak bisa, aku tidak ingin menjadi penghambat mimpimu. “ Kata in jung sambil meremas ujung sweeternya, tangannya terlihat bergetar. “ Karena aku tahu, aku hanya merepotkanmu. Apakah kau tahu seberapa egoisnya diriku oppa? Aku ingin selalu bersamamu, aku ingin kau selalu ada untukku dan aku ingin kita pergi berkencan setiap akhir minggu tapi aku tahu itu tidak mungkin terjadi sekarang, kau sangat sibuk dan hampir tidak ada waktu untukku dan  dengan bodohnya aku selalu berkata aku tidak apa-apa. Seorang kekasihnya yang baik seharunya tidak membohongi pasangannya.” Rapmon hanya bisa terdiam mendengar pengakuan in jung dan sekarang in jung mulai menteskan air matanya. In jung mulai menangis “Lalu ketika anniv kita yang ke 4 aku memintamu untuk mengucapkan happy anniversery di tengah jadwalmu yang sibuk dan ketika kau melupakannya aku benar-benar marah padamu oppa, aku tidak seharusnya seperti itu. seharusnya aku tidak memintamu untuk melakukan itu, aku tahu kau sangat sibuk saat itu. aku bukan seorang kekasih yang baik, aku seharusnya mendukungmu dan aku s…..” Entah darimana rapmon mendapatkan tenaga untuk mencium bibir in jung, rapmon juga tidak peduli jika nanti in jung akan memukul atau menamparnya lagi karena ia telah menciumnya lagi. Ia terus mencium bibir in jung , ia rindu dengan bibir manis in jung. Bibir in jung sedikit lebih basah karena saat ini in jung sedang menangis perlahan rapmon melepaskan ciumannya. In jung sedang menangis dan kemudian rapmon menghapus air mata in jung.

“Jangan menangis hmmm.”

“Tidak bisa, aku adalah kekasih yang buruk untukmu oppa.”

“kau adalah kekasih yang terbaik yang pernah kumiliki, maafkan aku aku melupakan anniv kita yang ke 4 dengan alasan aku tidak ada waktu, maafkan aku. Aku menyesal membiarkanmu pergi in jung,  aku membutuhkanmu in jung. Kau adalah alasan dari semua mimpiku. Kau orang yang mengajarkanku bermimpi, apa kau masih ingat ketika waktu SMA dulu?” In jung menganggukkan kepalanya dan ia masih terisak. “ Kau adalah orang pertama yang mengatakan bahwa aku berbakat, di tengah keadaanku yang sedikit kacau waktu itu. kau datang padaku dan kau berkata bahwa kemampuan rapku cukup bagus, kau juga mengatakan bahwa aku berbakat menulis sebuah lirik dan kau juga mengantarkanku audisi waktu itu. kau mendukungku mulai dari awal sampai saat ini- sampai semua orang tahu bahwa aku adalah rapmonster seorang leader boyband rokiees yang nanti akan bersinar ,itu semua terjadi  karena dirimu in jung. kau yang mendukungku.”

“Tapi…”

“Aku membutuhkanmu in jung, baiklah aku memang egois memintamu terus bersamaku. Tapi kau adalah seseorang yang berdiri di tengah kehidupanku, aku tidak yakin aku bisa melewati hari tanpa dirimu. I-i love you and i need you in jung. Can you please stay with me?”

Perlahan rapmon membelai pipi in jung dan menghapus sisa air mata in jung. Ia melihat In jung masih terisak dan masih belum memberinya jawaban. Rapmon terus besabar menunggu in jung memberinya jawaban, namun jika kali  ini in jung menolaknya ia (rapmon) akan berlapang hati untuk menerimanya. Rapmon tersenyum lembut pada in jung dan berkata “Can you in junggie?”

Tidak lama kemudian in jung membungkukkan dirinya pada rapmon dan memeluk rapmon. in jung membenamkan kepalanya di leher in jung “Saranghae oppa.”

Tidak ada yang sanggup mendiskripsikan bagaimana perasaan rapmon saat ini ia merasa senang, haru dan bahagia ketika in jung memeluknya dan membisikkan kata saranghae oppa– itulah kata terindah dan ia sukai dari in jung. Rapmon memeluk in jung erat thanks God you bring me back  my angel.

 

 

“HORAIIIIIIIII GLORY FOR RAPMONSTER HORAIIIIIIII…..” teriak para member BTS yang lain. Mereka tiba-tiba muncul dari balik semak-semak dekat sungai han. eitsss  jangan ditanya kenapa mereka bisa bersembunyi di balik semak-semak atau kenapa mereka bisa muncul yang jelas, para member bts yang lain sangat senang akhirnya rapmon dan in jung kembali bersama kembali. Mereka semua berjalan menghampiri in jung dan rapmon dan berteriak “HIPHIP MONSTER HIP HIP MONSTER!!!!”    dan hal itu membuat in jung dan rapmon tersenyum.

AN:

kkkkkk gimana guys ceritanya hehhe, aku tahu ini masih kurang kkkk. Aku punya rencana mau buat special moment-nya rapmon sama in jung kkkk ada yang mau hahaha XD ? kalau ada boleh deh tapi sabar hehehe dan ah aku tunggu komentar dan kritiknya juga ^^ terimakasih sudah membaca ffku ini –

S A R A N G H E  ❤ ❤

Bonus picture :

1412052651867ya kira-kira kyk gini baju yang di pakai rapmon pas sama in jung seharian ^^ pakai jeket denim dan topi bean merah /grins/

tumblr_mz51tbn7iN1qcntwzo2_250 ini foto ulzaang sapa gitu aku lupa hehehe rambut in jung pendek segitu pokoknya hahaha ini sengaja aku buat tokoh utama ceweknya rambunya pendek kkkk ini gegera efek terlalu banya dengerin lagunya AOA yang Short hair XD udah pada denger belum? kalau belum buruan denger /plaaak /promosi kkkkk

okay lah bye bye hehheeheh see you ma another fanfict dan tetep dukung wp ini ya ^^

Advertisements

21 thoughts on “Just One Day (Rapmon Version)

  1. Wkwkwk asik sudah pinter bawain karakter namjoon memang dia pelupa(?) tentang haerset V itu real kan? Hahaha, Huaaaa minarifini kau dendam pada unniemu yg sexy dan unyu ini?? Gk sopan sama kakak ipar (Seokjin) Wkwkwk Baguus beneran aku sempet ngakak tadi walau biasku dibodoh-bodohin(?) /Salah fokus/
    terharu nih pas tau kalau injung ternyata yg muji rapmon sama yg anter audisi so sweet >_< ceritanya bener seru.. keep writing author XD

    Like

    1. 😁😁😁 terimakasih uni, setiap mau nulis aku liat mv bts dulu kkk namatin rapmon masa kkkk liatin lesung pipinya 😘 gaya rapnya ekspresi mukanya kkkk banyak deh /sampai2 si kai sama minhwan cemburu / hahaah /plakkk
      Oh untuk soal jin, aku g dendam uni hanya saja si jin cocok bngt jd komedian gayanya aneh untung dia ganteng jd ya aku maklumi klo sifatnya aneh /dicekik uni sandra 😁😁😁
      Syukur deh uni suka heheeeh maksih sudah membacanya

      Like

      1. Hahaha benar-benar ff mu ink berhasil.. aku suka kok suka apalgai rapmon bisa gitu sesuatu sekali >_<
        Jangan salah malah karena Jin kayak gitu aku jadi suka dia(?) XD
        Iya bener rapmon punya lesung pipi wkwkwk sip sip beneran suka loh gk bohong.. pembawaannya itu loh.. sesuatu rapmon!!! rapmon!!! XD

        Like

      2. Hhahhaha iya q cuma bayangin klo rapmon punya pacar itu gmana kkkkk jadilah sperti itu eheheh…
        Jin kkkkk aneh kkkk
        😁😁😁Terimaksih uniiiiii ♡♡♡

        Like

  2. bagus thor, lama bget yg versi rapmon?kkkk g bs byangin rapmon romantis hahahaahaa jin agak tdk b’wibawa/? xD
    well suka ff nya sweet, blh dlanjut thor bonusx aq tunggu, hwaiting author!!

    Liked by 1 person

    1. Huwaaa terimakash pujiannya ya ^^ syukur klo kmu suka heeheh iya lama soalnya bnyk kegiatan dan agak susah juga nulis ff yg bukan biasnya >< maaf nunggunya lama
      Untuk spesial moment mungkin ntr abis project ini kelar xD
      Sekali lagi terimaksh sudah meluangkn waktu untuk membaca ff ini

      Like

  3. Ini bener-bener Just one day I think , karena bener-bener nyeritain isi dari lagu itu sendiri. Alur ceritanya bagus real sama fiction hehehe , pembawaan karakternya namjoon hampir mirip kayak aslinya. Suga berwibawa banget ya suka suka my bias , wlopun author minariFini bukan fansnya BTS tapi bisa gambarin masing-masing membernya. Great job , setuju kalo ada special moment mereka , ditunggu ya

    Like

    1. Wohoooo terimakash pujiannya heheheh jadi terhura kkkk iya suganya agak berwibwah hehehe soalnya ia agak cocok sama peran itu heheh.😂😂😂 iya syukur klo member bts d sini bisa mirip realnya sekali lagi terimaksh ya vizkylee ^^ iya aku berencana buat special momen in jung sama rapmon xD

      Liked by 1 person

      1. Hehehe memang bagus kok authornim , yeay itulah suga yang sebenarnya #bangga-banggainBias kekeke. Iya sama- sama ditunggu karyamu yang lain dan yg special cepetan ya pasti lovely banget

        Like

  4. Anyeong author minarifini~~~ weh, another fanfiction eoh? . Astaga i adore your cheerful Hahaha and bright fanfiction. Disini, namjoon bener2 keren. Dan akhirnya jungi mau balikan hahaha. Si Jin pedopil ya dstu :’) hahaha overall aku suka jalan crtanya. Happy ending dan sweet romance nya dapat 😀 fighting! Haha, dtunggu next fanficnya ya :3

    Like

    1. 😝😝😝Makasiiiih heheheh iya dasarnya si namjon emang keren kok kkkk aku baru sadar hahaah /dilirikin kai sama minhwan/ kkkkk /tampar/
      Jin g pedopil dia syng in jung kyk adeknya sendiri hehehe
      Iya terimaksh atas dukungannya jd memotivasi buat nulis ff lagi ^^

      Like

  5. aigooo authotnim, ada kedua biasku jin ma suga/? hehee ini keren thor bacanya dr awal sampe akhir ada yg bikin ngakak ada yg bkin sdih,
    g nyangka rapmon romantis, leader kita mmang jjang kkkk, goodjob bwt authornya wlau bkn army tp bs buat bcaan jjang untk ank army,
    slm knal author dtnggu krya lain =))

    Like

    1. waoooo makasih armyswag sudah meluangkan waktu untuk membaca ff ini heheh, oh jadi kamu suka suga sama jin hahaah XD itu g sengaja masukin suga sama jin soalnya aku liat2 mereka cocok jd cast /peran pendamping di situ heheh.
      kyaaaa senengnya kamu bisa nikamti ff ini hehehe, iya aku aja yang nulis juga g percya rapmon bisa romantis juga :v hahah
      hahah karyaku yang lain ada si XD tapi Exo hahah /ngakak/ sekali lagi makasih dukungannya armyswag ^^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s