Bromance · Chaptered · Comedy · Family · PG 18+ · Romance

My Chilhood Love Life (Neottemune ) Chapter 2


FFSUJINnew

Author : Phiypind(VizkyLee)

CAST :

Kim Seok Jin / Jin BTS

Choi Ji Hyun as you or girl

Im Woong Jae /  Si Wan ZE:A

Min Yoon Gi / Suga BTS

Choi Eun Kyung as you or girl

BTS Member

Kim Heoseok / Jhope BTS

Kim Namjoon / Rap Mon BTS

Park Jimin BTS

Malam Readersnim , mian membuat kalian menunggu lama FF ini dan sepertinya kalian akan dibuat menunggu lagi karena ada chapter selanjutnya dan the last story dari FF ini. Mungkin kalian akan bosan karena ceritanya terlalu panjang . Happy Read ALL

Pernyataan jin pada jihyun tidak hanya diucapannya saja seminggu setelah pernyataan itu jin dan jihyun mempertemukan keluarga mereka dan membicarakan tentang pernikahan mereka . 1 bulan sudah mereka mempersiapkan pernikahan mereka dan 2 hari lagi mereka akan mengikat janji suci .

“unnie ya …. “ teriak eunkyung membuat jihyun kaget mendengarnya

”bogoshipo , apa unnie merindukanku juga ?” tanya eunkyung langsung memeluk jihyun

”nado eunkyung ah , bagaimana apakah sudah beres tugas akhir kamu ?”

”aku tinggal sidang saja unnie , aku senang akhirnya sebentar lagi kau menikah ” ucap eunkyung bahagia

”gomawo kamu akan segera menyusul kita juga bukan ” ucap jihyun yang membuat eunkyung kaget

”bagaimana unnie bisa tau yang tau masih aku dan suga saja , apa jangan-jangan suga sudah menceritakan pada jin oppa ?” balas eunkyung bingung

”sudahlah kabar gembira tidak perlu dirahasiakan eunkyung ah ” ucap jihyun senang melihat eunkyung yang bersemu malu akan kabar pernikahannya itu .

Sementara itu jin dan suga sedang berada di sebuah cafe setelah jin melihat persiapan di hotel untuk acara pernikahannya

”aku senang hyung kau berani menikahi noonim ” ucap suga tertawa melihat ekspresi jin yang tidak percaya bercampur marah

”hya kenapa aku harus tidak berani ? mungkin kau iri suga,  karena aku mendahuluimu menikah ” ucap jin sebal pada suga yang bertanya tidak jelas

”hahaha hyung 1 minggu setelah kau menikah aku akan menikah juga kenapa aku harus iri , ya aku berfikir jika aku waktu itu tidak melamar eunkyung mungkin kau juga tidak akan melamar noonim hyung” jelas suga membuat jin mengerti maksud suga bertanya seperti itu

”benar juga kau itu pintar sekali membalas ucapan orang ,  pantas saja eunkyung waktu itu meragukanmu suga ” ucap jin membalas suga . Namun suga hanya tersenyum tidak tersulut dengan perkataan jin tadi setelah menerima pesanan dari waiters mereka langsung pergi menuju rumah jihyun.

Jihyun sedang mencoba gaun pengantinya lagi entah sudah beberap kali dia mencobanya setelah fitting gaun dengan jin waktu itu.

”unnie kau sedang melakukan apa ?” tanya eunkyung penasaran dengan apa yang dilakukan saudaranya itu . jihyun keluar dari ruang penyimpanan baju dan membuat eunkyung kaget melihat unnienya memakai gaun untuk pernikahannya

”bagaimana ? aku tidak bertambah gemuk bukan ? ” tanya jihyun pada eunkyung membuat tersenyum dan mengajak jihyun berdiri didepan cermin

”lihatlah gaunnya sangat pas ditubuhmu unnie kau tidak perlu khawatir jin oppa tidak akan melihat dari fisikmu saja,   bukan ?” ucap eunkyung menenangkan jihyun yang terlihat stress terhadap berat badannya .

”tapi sepertinya sedikit terlihat gemuk gara-gara jin selalu menyuruhku mencicipi masakannya jadi naik berat badanku , bagaimana ini ” jihyun berbicara pada dirinya yang membuat eunkyung hanya tersenyum melihat unnienya seperti itu .

Eunkyung mendengar suara 2 orang namja masuk kedalam rumah jihyun dia meninggalkan jihyun yang masih melihat tubuhnya didepan cermin. Kedua namja itu tersenyum saat melihat eunkyung turun dari tangga . suga berjalan terlebih dahulu menghampiri eunkyung dan mencium puncak kepalanya,  jin yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya

”aku tidak tergoda min yoongi ” ucap jin menepuk bahu suga yang dibalas dengan tatapan tidak percaya suga

”ah oppa,  unnie dia mencoba gaun pengantinnya lagi aku harap oppa bisa menenangkannya agar tidak stres ” pinta eunkyung pada jin sebelum jin membuka mulutnya untuk membalasnya eunkyung berbicara lagi ”dan jangan pernah menyuruh unnie untuk mencicipi masakanmu lagi ingat kalian kurang 2 hari lagi menikah biarkan dia memakai gaun itu dengan senyum merekah seperti bunga yang baru mekar ” ucap eunkyung memohon pada jin .

”baiklah nyonya yoon ” ucap jin pada eunkyung dengan mengacak rambutnya lalu meninggalkan eunkyung dan suga .

”kajja nyonya yoon  ” suga memanggil eunkyung dengan marganya dia merasa bahagia mendengarkan hal itu .

Suga mengajak eunkyung duduk dibalkon dekat kamar jihyun dan mengeluarkan pesanan eunkyung

“Tuna toast dan matcha frape untuk kamu,  beef toast dan americano untuk aku ” ucap suga lalu tersenyum dan langsung memakannya

“Kamu bisa tidak pelan-pelan makannya nanti bisa tersedak ” pinta eunkyung pada suga yang memakan toast dengan rakus tetapi suga hanya menangapinya dengan anggukan dan senyuman.

Saat jin masuk kedalam kamar jihyun dia melihatnya masih menggunakan gaun penggantin

“Apa kamu tidak lelah mencoba gaun itu terus chagi  ” ucap jin membuyarkan lamunan jihyun

“Tidak aku akan terus mencobanya untuk memastikan berat badanku tidak akan bertambah sampai pernikahan ” penjelasan jihyun membuat jin berdecak tidak percaya bahwa jihyun ingin terlihat sempurna saat pernikahan mereka nanti

“Ayolah kamu tidak akan terlihat buruk jika berat badanmu bertambah sedikit saja ” ucap jin menghampiri jihyun memeluknya dari belakang memberikan ketenangan

“Tapi …” ucapan jihyun terpotong karena jin tiba-tiba membalikkan tubuh jihyun dan menciumnya agar dia berhenti berbicara. Mereka tetap pada posisi itu jihyun merasakan kebahagiaan karena untuk pertama kalinya jin menciumnya dibibir . Tiba-tiba pintu terbuka memperlihatkan suga yang merasa canggung dan tidak enak melihat momen jin dan jihyun sekarang .

“Ehemm… ” dengan deheman suga mereka melepaskan kontak bibir mereka dan merasa canggun setelahnya

“Hya kenapa kau tidak ketuk pintu terlebih dahulu oeh?” Bentak jin pada suga yang seenaknya masuk kedalam kamar jihyun

“Mianhae noonim hyung , eunkyung menyuruhku memanggil kalian berdua” ucap suga langsung keluar dari dalam kamar jihyun . Saat kembali kebalkon eunkyung mendengar jika jin tadi membentak suga

“Kenapa jin oppa membentakmu ?” Tanya eunkyung pada suga

“Aku menggangu mereka tadi ” suga memotong pembicaraanya dan meneruskan perkataannya dengan berbisik di telinga eunkyung .

“Pantas saja kau dibentak jadi kenapa mereka belum keluar juga ” tanya eunkyung yang menyadari jika jin dan jihyun tidak keluar-keluar suga hanya mengangkat bahunya tanda tidak tau. Jin sedang membantu jihyun meletakkan gaun penganti di manequin setelah jihyun melepasnya , mereka langsung keluar dari kamar dan melihat suga dan eunkyung sedang menertawakan sesuatu.

“Apa yang kalian tertawakan ” ucap jihyun menyadarkan mereka akan kehadirannya dan jin

“Suga menceritakan jhope yang mengejar seorang yeoja tapi yeoja itu menolaknya mentah-mentah dan jhope sampai sekarang tetap mengejarnya ” ucap eunkyung yang jelas-jelas berbohong padahal suga sedang menceritakan tentang raut wajah jin saat suga memergoki dia berciuman dengan jihyun. Jihyun hanya mengangguk tanda mengerti dia dan jin lalu ikut duduk bersama eunkyung dan suga .

“Ini noonim,  hyung membelikanmu toast dan minuman kesukaanmu” ucap suga memberikan kantong kertas berisikan makanan yang dibelinya dan jin .

“Gomawo , kau tadi memanggilku ada apa eunkyung ah? ”

Eunkyung mengeluarkan sebuah kotak yang tidam terlalu besar dan memberikannya pada jihyun .

“Ini apa ?” Tanya jihyun bingung saat menerima kotak itu

“Hadiah pernikahan dariku dan suga , bukalah ” jelas eunkyung menyuruh jihyun membuka kotak itu. Terlihat 2 gelang yang terlihat sederhana hanya ada sedikit hiasan yang menghiasi gelang itu. Jihyun dan jin bingung mereka saling bertatapan ‘apa gelang ini mahal’ ‘kenapa mereka memberi kita gelang ini’ setelah itu jin dan jihyun memandangi suga dan eunkyung bersamaan.

10603347_699672030120653_3967835080446782553_n

“Apa maksudnya kalian memberikan ini pada kami ? , aku rasa gelang ini banyak dijual dipasar ” ucap jin membuat eunkyung tidak percaya mendengarnya

“Asal kalian tau gelang itu limited edition kita mendapatkannya susah sekali , dan oppa bilang beli dipasar , omona keterlaluan sekali  ” ucap eunkyung membuat jin tidak enak hati sudah menghina hadiah dari mereka.

“Gomawo eunkyung suga kalian tidak mungkin memberi kami hadiah pernikahan yang murah ” ucap jihyun tersenyum dengan memakaikan gelang itu ditangan jin dan sebaliknya jin memakaikan gelang itu ditangan jihyun. Suga dan eunkyung hanya menggelengkan kepala tak percaya melihat tingkah laku jin dan jihyun.

Hari itu pun datang jihyun sudah bersiap sejak pagi buta untuk terlihat sempurna di hari pernikahannya ini .Tiba-tiba pintu ruangan jihyun terbuka terlihat seorang yeoja masuk kedalam ruangannya

”aigoo ne unnie yeppoda … ” ucap eunkyung saat melihat unnienya sudah siap dan terlihat sempurna . Jihyun menyuruh orang-orang yang membantunya bermakeup utnuk keluar lalu jihyun berjalan mendekat kearah eunkyung

Tiba-tiba jihyun memeluk eunkyung dan terdengar isakan jihyun
“Oh unnie kenapa kau menangis?” Ucap eunkyung kaget ketika tiba-tiba jihyun menangis
“Aku senang sekali eunkyung ah rasanya aku ingin menangis terus” balas jihyun yang masih terisak lalu eunkyung melepaskan pelukan jihyun
“Aku tau bagaimana perasaan unnie sekarang tapi jangan menangis nanti makeup unnie jadi jelek , menangisnya nanti saja saat pengikraran sudah selesai” ucap eunkyung sambil menghapus sisa airmata jihyun.
Suga melihat jin sedang berjalan menuju ruangan dimana jihyun berada
“Hyung kau mau kemana” tanya suga dari kejauhan dan segera berlari menghampiri jin
“Kau ini selalu membuat shock jantungku saja , aku ingin bertemu calon istriku kenapa ?” Ucap jin sebal pada kelakuan suga yang selalu mengagetkannya
“Oho hyung kau tidak sabaran setelah ini kau bisa puas melihatnya setiap hari pagi siang dan malam tidak bertemu beberapa jam saja kau sudah merindukan noonim” ucap suga membuat jin menghela nafas panjang. Jin pun tidak menggubris perkataan suga melanjutkan berjalan menuju ruangan dimana jihyun berada.

Namun jin melihat seorang namja yang dia kenal dan segera menghampiri namja itu. Suga yang melihat jin berjalan cepat langsung menyusulnya.
“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya jin pada siwan dengan tatapan curiga dan siwan hanya menanggapinya dengan senyuman. Suga yang sejak tadi mengikuti jin lalu berbisik

“Hyung bukannya kau tau kalo jihyun noona memang mengundang namja itu” bisik suga membuat siwan bingung melihatnya.
“Aku tau itu tetapi tidak seharusnya dia disini tamu dilarang masuk kesini bukan” balas jin sengaja mengeraskan suaranya agar siwan mengetahui maksud pertanyaannya.
“Aku hanya ingin memberikan adik iparku hadiah , apa aku tidak boleh menemuinya jin ah”ucap siwan memelas pada adiknya itu jin hanya menanggapinya dengan diam sementara itu suga bingung harus melakukan apa.
“Bagaimana kalau siwan ssi menitipkan hadiah itu kesaya saja ?” Tanya suga memecahkan kesunyian diantara mereka bertiga , terlihat raut wajah siwan yang tidak setuju atas penawaran suga.
“Tidak perlu memasang wajah seperti itu siwan ssi , kalau kau menolak ya sudah berarti hadiah itu kau titipkan di trima tamu beres bukan” ucap jin yang sebal melihat kelakuan siwan.
“Jin ah aku tidak akan merebut jihyun darimu , ayolah izinkan aku bertemu dengannya untuk terakhir kalinya aku janji ini yang terakhir” balas siwan mengeluarkan aegyonya jin bernafas panjang dan berfikir apakah dia akan mengizinkan siwan untuk menemui jihyun. Terdengar pintu terbuka terlihat eunkyung keluar untuk mencari seseorang dan dia melihat ketiga namja berdiri didekat ruangan jihyun.
“Apa yang kalian lakukan disini?” Tanya eunkyung pada ketiga namja itu suga mendekatinya lalu berbisik
“Mereka berdua sama-sama ingin menemui noonim” ucap suga yang membuat matanya melotot karena heran.
“Kalian berdua tidak boleh bertemu dengan jihyun unnie untuk sementara mengerti , dan kau suga tolong ambilkan air mineral !” Ucapan eunkyung membuat jin dan siwan kaget terlebih jin , dan suga langsung melaksanakan tugas yang diperintahkan eunkyung.
“Kenapa kenapa aku tidak boleh bertemu dengan jihyun sepertinya tidak ada larangan untuk menemuinya , siapa yang membuat larangan itu” balas jin menolak apa yang dikatakan oleh eunkyung sementara siwan hanya tersenyum mendengar omongan adiknya.
“Oppa kau ini tidak bertemu unnie beberapa jam saja sudah tidak tahan , tenang jihyun unnie tidak akan kabur kemana-mana , kalau oppa melanggar larangan yang aku buat nanti malam oppa tidak boleh tidur dengan jihyun unnie mau seperti itu!” Lagi-lagi jin dibuat tidak bisa berkutik oleh kata-kata eunkyung dan membuat jin hanya menuruti perkataannya .

Bagaimana bisa nanti malam jin tidur sendirian saat malam pertama itu tidak bisa. Lalu setelah membuat jin tidak berkutik , hadiah yang dibawa siwan sudah berpindah tangan dengan cepat eunkyung mengambilnya dari tangan siwan.
“Kau ini berbakat mencuri ya , seenaknya mengambil barang orang lain”ucap siwan sebal dengan kelakuan eunkyung . Suga mendekati mereka dengan segelas air mineral ditangannya.
“Iya aku berbakat mencuri , mencuri hatinya suga” suga yang baru datang langsung tersenyum malu mendengar perkataan eunkyung sementara jin dan siwan rasanya ingin muntah mendengarkannya.
“Awalnya memang barang oppa tetapi sekarang milik jihyun unnie karena kau memberikannya sebagai hadiah pernikahan dan jika kau ingin bicara dengan unnie nanti saja setelah pernikahan selesai arraseo” ucap eunkyung dengan jelas . Eunkyung meminta gelas yang berisi air mineral yang dibawa suga ‘gomawo’ ucap eunkyung tanpa bersuara lalu eunkyung segera meninggalkan ketiga namja itu.
“Suga apa kau akan kuat hidup dengan eunkyung kelakuannya benar-benar tidak bisa diduga” tanya jin prihatin.
“Terserah hyung dan orang lain berbicara apa tentang eunkyung aku akan tetap mencintainya” balas suga bijak siwan menyetujui perkataan suga.
“Kau tidak usah menjelekkan pasangan orang lain , apa mau pasanganmu dijelekkan orang lain” ucap siwan menengahi debat suga dan jin .
“Ya tidak dan kau tidak perlu menasehatiku!”balas jin dengan nada tinggi
“Kajja suga aku tidak mau hari ini moodku buruk” ajak jin pada suga meninggalkan siwan sendiri ditempat itu. Siwan tau jin masih marah padanya tetapi dia merasa senang jin sudah mau membalas perkataannya saat bicara.
Saat eunkyung membuka pintu jihyun langsung mundur karena kaget tiba-tiba pintu terbuka
“Apa unnie menguping pembicaranku?” Tanya eunkyung mencurigai jihyun yang mempunyai rasa keingin tahuan yang tinggi.
“Sedikit ,karena terdengar seru jadi aku sedikit menguping pembicaraan kalian” ucap jihyun lalu tersenyum menatap eunkyung.

“Ini segera minum sebentar lagi kita akan keluar dan ini hadiah dari siwan oppa” ucap eunkyung memberikan perintah pada jihyun dan meletakkan hadiah dari siwan diatas meja. Jihyun memeluk eunkyung untuk kedua kalinya

“Beruntung sekali aku mempunyai sepupu sepertimu . Suga sangat beruntung , gomawo” ucap jihyun dan mengeratkan pelukannya takut kehilangan.
Jihyun dan eunkyung sangat dekat diantara saudaranya yang lain mulai kecil mereka sering bermain makan tidur bersama dan saat jihyun memutuskan untuk tinggal sendiri satu orang yang ada dipikirannya untuk menemani adalah eunkyung. Itulah yang membuat jihyun dan eunkyung tidak bisa dipisahkan walaupun jihyun sedikit terlihat kekanak-kanakan tetapi eunkyung tidak pernah mendewasainya dan jihyun sering dijahili tetapi jihyun sangat sayang pada eunkyung . Bertengkar ? Pertama kali mereka bertengkar adalah saat jihyun merasa dilemma antara siwan dan jin tetapi pertengkaran mereka tidak lama mereka tidak bisa melewatkan sehari tanpa berbicara satu sama lain . Seperti saat jihyun membantu membereskan baju eunkyung.
#Flashback
“Apa kau akan benar-benar tidak mau tinggal disini saat aku sudah menikah . Kamu tau bukan kamu itu guling tidurku, kalau aku tidak bisa tidur bagaimana?” Tanya jihyun dengan nada manja eunkyung memutar matanya tidak percaya dengan sifat kekanak-kanakan jihyun.
“Unnie aku tidak mau mendengarkan suara kalian berdua saat bercinta jadi aku harus keluar dari rumah ini. Setelah kau menikah , jin oppalah yang  akan menjadi guling tidurmu jadi jangan khawatir jika tidak bisa tidur ” ucap eunkyung menjelaskan alasan yang membuatnya pergi dari rumah jihyun . Tiba-tiba tanpa sepengetahuan eunkyung jihyun memukulnya
“Kamu itu apa bercinta akan mengeluarkan suara? Kau ini mencari alasan saja ,lagian kamu akan tinggal dimana ? dirumah orangtua kamu?” Ucapan jihyun membuat eunkyung tertawa sebenarnya jihyun itu tidak tau?pura-pura tidak tau?atauapa?
“Aigoo unnie nanti saja kau cari tau apakah bercinta akan mengeluarkan suara. Aku akan tinggal bersama suga diapartemen yang baru dia beli” lagi-lagi eunkyung tertawa melihat raut wajah kaget jihyun.
“Kalian belum menikah mana boleh tinggal bersama . Suga byeontae awas saja dia menyentuhmu sedikit saja sebelum menikah” balas jihyun mengkhawatirkan sepupunya ini
“Unnie tidak perlu khawatir , suga terlalu sibuk jadi dia biasanya akan tidur distudio jadi aku aman” jelas eunkyung menenangkan jihyun yang terlalu khawatir padanya.
“Tapi tetap saja eunkyung ah ” pinta jihyun pada eunkyung membuatnya tidak tega meninggalkan jihyun tetapi akhirnya jihyun melepaskan eunkyung . Jihyun berfikir bahwa eunkyung keluar dari rumahnya untuk memberikan kempatan untuk jin dan dirinya membangun rumah tangga mereka.
#FlashbackEnd

Eunkyung menggandeng tangan jihyun sampai didepan pintu ballroom lalu tangan jihyun digandeng oleh abojienya. Terlihat dari sorot mata namja tua itu beliau sedih sekaligus senang karena putri kecilnya kini tumbuh menjadi dewasa dan akan menikah menempuh hidup baru bukan bersama kedua orang tuanya lagi.
“Kamu sangat cantik my princess” ucap aboeji jihyun dengan meneteskan air matanya . Jihyun menghapus air mata itu dan memeluknya suga dan eunkyung yang menyaksikan kejadian tadi menjadi terharu.
Terdengar piano memainkan lagu saatnya jihyun dan aboejinya masuk . Semua orang yang berada didalam ballroom kagum melihat kecantikan mempelai perempuan disudut lain eomma jihyun menangis senang melihat putrinya menikah. Jin tidak bisa melepaskan pandangannya pada jihyun dia tau sekarang alasan eunkyung tidak memperbolehkannya menemui jihyun agar aku terpana pada jihyun pada parasnya yang cantik seperti bidadari.

Aboeji jihyun menyerahkan tangan jihyun pada jin
“Aku menyerahkannya padamu nak” ucap aboeji jin menjawabnya dengan anggukan. Jihyun dan jin saling berpandangan dan tersenyum , pengikraran janji sucipun berjalan dengan lancar saat yang ditunggu memasangkan cincin pernikahan. Suga memberikan kotak bludru berwarna merah pada jihyun dan jin.
“Silahkan pasangkan kejari pasangan kalian” perintah simbunim pada jihyun dan jin . Setelah cincin terpasang dengan sempurna dijari masing-masing tiba-tiba terdengar riuh menyuruh mereka berdua untuk berciuman ‘popohe’ ‘popohe’ .

Jin meminta persetujuan pada simbunim .

“Mempelai lelaki silahkan mencium mempelai perempuan” setelah simbunim memperbolehkan jin meminta izin pada jihyun dan dijawab dengan anggukan. Jin mendekatkan wajahnya pada jihyun saat wajah mereka sudah sangat dekat jihyun menutup matanya dan jin langsung menyentuhkan bibirnya dengan bibir milik jihyun.

Semua orang bersorak tidak ketinggalan jhopelah yang menyerukan mereka untuk segera berciuman dia bersorak sangat senang melihat hyungnya berciuman. Setelah pengikraran mereka berdua berjalan menemui tamu undangan , saat merek berdua sampai dimeja yang diduduki suga eunkyung jhope rapmon. Jhope langsung memeluk jin

“Hyung akhirnya kau menikah , aku tau kau namja sejati yang menyukai yeoja” ucap jhope dengan nada terisak

“Hya maksud kamu apa? Kau kira aku tidak normal dasar pecinta wanita” balas jin langsung memukul jhope yang kurang ajar terhadapnya. Sementara itu jihyun memeluk eunkyung dengan erat , eunkyung merasakan badan jihyun bergetar .

“Unnie jangan menangis , aku senang akhirnya kau menikah dengan jin oppa” ucap eunkyung yang terlihat senang melihat unnienya merasa bahagia. Jin yang melihat jihyun menangis langsung menghapus air matanya .

“Hyungsoonim chukkae , aku harap kau bisa merubah jin hyung kekeke” ucap jhope dan mendapatkan pukulan lagi karena ingin memeluk jihyun semua tersenyum melihat tingkah laku jhope . Mereka tidak mengetahui bahwa siwan sudah ada dibelakang meja mereka

“Jihyun ah” panggil siwan membuyarkan kesenangan mereka , siwan mendekat ke meja mereka.

“Chukkae aku senang melihatmu bahagia , jaga adikku kalau dia macam-macam laporkan saja padaku” ucapan siwan membuat jin terbakar amarah tetapi dia menahannya . Saat siwan akan memeluknya jihyun terlihat menolaknya dan menatap jin untuk meminta izin . Jin mengizinkannya untuk terakhir kalinya mereka berpelukan.

“Jin ah gomawo jaga jihyun jangan pernah menyakitinya” nasehat siwan pada jin yang dibalas dengan anggukan mengerti.

Waktu yang ditunggu para pasangan kekasih yaitu pelemparan bunga dari kedua mempelai . Banyak yeoja yang berpartisipasi tidak terkecuali untuk jhope dan rapmon mereka berdua ikut berdiri bersama dengan para yeoja . Sementara eunkyung tidak ingin berpartisipasi untuk memberikan kesempatan pada yang lain agar segera menikah . Namun saat bunga dilempar bunga itu terlempar jauh dan mendarat tepat ditangan suga. Semua yeoja yang berpartisipasi mendengus kesal karena tidak mendapatkannya begitupun jhope dan rapmon jin dan jihyun hanya tersenyum melihat kejadian tersebut. Lalu suga memberikan bunga itu pada eunkyung dengan berlutut didepannya

“Terimalah ini sebagai hadiah awal pernikahan kita , semoga pernikahan kita akan abadi selamanya” ucapan suga membuat suasana diballroom itu menjadi riuh kembali semua orang merasakan ketulusan ucapan suga pada eunkyung.

“Berdirilah ” perintah eunkyung dan menerima bunga itu.lalu eunkyung memberikan tangannya untuk membantu suga .

”sudah cukup kalian membuat para jomblo merasa iri” ucap jhope menginterupsi eunkyung dan suga dan membuat orang yang melihat tertawa .

Acarapun selesai jihyun dan jin sama-sama berbaring diatas bed king size di hotel tempat mereka mengadakan pernikahan

”aku sangat lelah jin ah ” ucap jihyun sambil melirik suaminya

”aku juga lelah tetapi kenapa kamu tiba-tiba berbicara seperti itu ?” balas jin menyelidik dia berfikir ada yang aneh

”mwo apa aku tidak boleh mengatakan bahwa aku lelah , kamu tau kan banyak sekali tamu yang datang tadi aku sangat lelah” ucap jihyun langsung beranjak dari tempat tidurnya , jin hanya melihatnya dia tidak mau merusak mood jihyun .

Jihyun berdiri didepan lemari dan mengambil pakaian dalamnya dan pakaian tidur , jihyun sangat kesusahan saat akan masuk kedalam kamar mandi dan dia tidak menyadari bahwa branya jatuh . Setelah jihyun masuk kedalam kamar mandi jin beranjak dari tempat tidur dan mondar mandir tidak jelas .

Kenapa aku jadi seperti ini apa karena pertama kalinya aku berada dikamar bersama seorang yeoja . Setelah ini apa yang harus aku lakukan,  apa aku harus mandi juga lalu melakukan apa yang dilakukan sepasang suami istri . kenapa aku gugup , andai suga ada disini aku bisa bertanya padanya .

 

Sementara itu diluar pintu suga jhope dan rapmon sedang mendekatkan telingan mereka ke pintu

”hyung kenapa tidak terdengar sesuatu ” ucap jhope

”diamlah mereka nanti mendengar kita ” ucap suga pelan

Apa aku mencari suga saja mungkin dia belum pulang

 

Mereka bertiga kaget saat knop pintu bergerak tetapi mereka tidak beranjak tetap pada posisi menguping . Jin tidak jadi membuka pintu kamarnya saat kakinya menginjak sesuatu

Bra , Apa ini bra jihyun kenapa dia bisa lupa membawanya

 

Jin tidak bertanya pada jihyun dia hanya menunggu sampai jihyun yang memintanya untuk memberikan branya yang tertinggal . Jihyun yang selesai mandi menyadari bahwa branya tidak ada dia bingung harus bagaimana , akhirnya jihyun memutuskan untuk menelfon eunkyung.

“unnie kenapa kau menelfonku “ ucap eunkyung heran mengapa jihyun menelfonnya disaat jihyun dan jin seharusnya melakukan malam pertama

“bisa kau menggambilkan braku “ balas jihyun tenang

”mwo! Unnie, di dalam kamar ada jin oppa bukan?  kenapa tidak menyuruhnya saja ?” bentak eunkyung marah

”hya jangan teriak aku tidak tuli , aku malu eunkyung ah ppalli apa kau mau unniemu yang cantik mati kedinginan ” rajuk jihyun

”aisshhh dia suamimu unnie kenapa harus malu ? kau kan bisa memakai bajumu tanpa memakai bra lagian siapa yang akan melihatnya hanya jin oppa yang melihatnya ” ucap eunkyung marah

”tapi aku aku…. pokoknya kamu harus kesini sekarang ” bentak jihyun menyuruh eunkyung cepat dan segera mematikannya

Dia berbicara dengan siapa di dalam kamar mandi

 

Jin kaget saat mendengar jihyun membentak seseorang , mereka bertiga juga kaget mendengar bentakan jihyun

”eh kenapa hyungsoonim membentak jin hyung” tanya jhope pada suga

”sepertinya bukan membentak jin hyung ” ucap rapmon yang ikut mempertajam suaranya saat mendengar jihyun berteriak

Eunkyung yang disuruh jihyun untuk mengambilkan branya langsung melakukannya sesampainnya didepan kamar jin dan jihyun dia kaget melihat 3 namja sedang menguping .

Eunkyung menyentuh pundak suga tetapi dia menghempaskan tangan eunkyung , mereka bertiga sama sekali tidak menyadari kehadiran eunkyung . Akhirnya eunkyung menelfon suga

“Oh chagi wae ?” Ucap suga tidak meninggalkan tempatnya

“Lihat kebelakang” perintah eunkyung suga menurutinya dan berbalik menemukan eunkyung yang berkaca pinggang . Suga menepuk jhope dan rapmon mereka juga kaget sama seperti suga

“Sejak kapan kamu disini?” Tanya suga pelan

“Sejak tadi dan apa yang kalian lakukan didepan kamar jihyun unnie dan jin oppa?” Selidik eunkyung

“Aku hanya mengikuti suga hyung noonim” ucap jhope mencoba menjelaskan dan mendapatkan tatapan tajam dari suga

“kalian itu ya penasaran sekali lebih baik kalian pulang bukannya besok kalian recording” ucap eunkyung mengingatkan mereka

“Siap manajer ” ucap jhope dan memberi hormat pada eunkyung lalu mengajak rapmon pergi

“Apa kamu tidak ikut aku kembali ke apartemen? Gomawo sudah mengingatkanku” ucap suga sambil memegang tangan eunkyung

“Aku harus disini menemani ahjuma dan eomma kasihan mereka disini sendiri . Itu kewajibanku sekarang jadi kau tidak perlu berterimakasih” balas eunkyung dengan tersenyum

“Tetapi apa kamu tidak kasihan denganku juga harus tidur sendiri oeh” ucap suga memelas lalu mendekatkan wajahnya dan mencium bibir lembut eunkyung . Saat suga akan memperdalam ciumannya handphone eunkyung berdering, suga kesal pada orang yang menelfon disaat dirinya berciuman

“Hya kenapa lama sekali?”teriak jihyun

“Aku sudah didepan” balas eunkyung langsung memutuskan sambungan

“Siapa ?” Tanya suga

“Jihyun unnie , mianhae aku tidak bisa menemanimu ” balas eunkyung langsung menuji depan pintu dan menekan bel

“Oh apa yang kamu lakukan kyungie ?” Tanya suga heran melihat eunkyung yang ingin masuk kedalam kamar jinhyung dan jihyun noona

“Jihyun unnie memanggilku jadi aku harus masuk kedalam bukan” balas eunkyung berusaha menjelaskan . Pintupun terbuka terlihat jin kaget melihat eunkyung dan suga berada didepan kamarnya

“Kenapa kalian berdua ada didepan kamarku?” Tanya jin pada mereka

“Mian oppa menganggumu tapi jihyun unnie memanggilku ” jelas eunkyung

“Begitu baiklah kalau begitu aku pinjam suga sebentar” ucap jin meminta ijin pada eunkyung dan mengajak suga pergi ke lobby . Saat eunkyung akan masuk kedalam kamar jin menahan tangan eunkyung dia  teringat bahwa bra jihyun mash dia bawa

“Ini berikan pada jihyun” pinta jin ,eunkyung hanya menganggu tanda mengerti .

“Huft … untung kau datang suga , aku ingin meminta saran darimu” ucap jin mengajak suga ke lobby .

Sementara itu jihyun yang tidak tau kejadian diluar menganggap bahwa jin masih ada di dalam kamar . Eunkyung pun berinisiat untuk mengerjai sepupunya ini dengan suara yang sedikit dibesarkan agar sama dengan suara seorang namja .

“Kenapa kamu lama sekali didalam jihyun ah ” ucap eunkyung dengan mengetuk pintu kamar mandi , jihyun kaget saat mendengar ketekukan pintu . Namun jihyun tidak membalasnya dia takut

“Bukalah, kau meninggalkan sesuatu dilantai ” perintah eunkyung pada jihyun

Apa dia melihat braku ? Astaga dia menemukannya bagaimana ini ? Apa aku buka saja pintunya setengah toh tidak akan terlihat .

Pintu terbuka dan jihyun langsung mengeluarkan tangannya , sementara itu eunkyung menggelengkan kepalanya tak percaya . Eunkyung memasukkan tangannya kebalik pintu dan mengayun-ayunkan barang milik jihyun , saat jihyun akan mengambilnya eunkyung menariknya dan saat tangan eunkyung masuk kembali jihyun menutup pintu kamar mandi yang membuat eunkyung kesakitan

“Hya unnie buka pintunya” ucap eunkyung memohon , jihyun langsung menarik eunkyung masuk kedalam kamar mandi .

“Salah sendiri kau mengerjaiku , kalau kau langsung memberikannya tidak mungkin tanganmu akan mengalami kecelakaan” ucap jihyun sambil memakai underwarenya dengan lengkap

“Habisnya kau lucu sekali unnie,  kaliankan sudah menikah kenapa harus malu” ucap eunkyung yang mendapatkan jitakan dari jihyun .

Sementara itu sang namja sedang mengobrol dengan serius

“Hyung kau salah memintaiku pendapat , aku juga belum pernah melakukannya” ucap suga yang tidak percaya dengan fikiran jin padanya .

“Tapi kamu dan eunkyung sudah pernah tidur bersama sedangkan aku bersama dengannya hanya pada saat didapur itu saja ” ucap jin menjelaskan keiriannya pada suga

“Astaga hyung apa kau mengira aku namja yang tidak baik , iya aku pernah tidur dengan eunkyung tetapi hanya.sebatas tidur tidak melakukan apapun puas” ucap suga sebal sekali lagi jin menganggapnya sebagai namja yang tidak baik menurut pemikiran suga

“Aku tidak menganggap kau seorang napeun namja , aku kira kau sudah melakukan itu dengan eunkyung ” jelas jin tetapi tetap menunjukkan bahwa suga sudah pernah melakukannya

“Asal kau tau hyung aku sangat menghormati wanitaku, aku tidak mungkin melakukannya sebelum kami menikah , kalaupun aku melakukannya bisa-bisa sebelum aku menikah eunkyung akan membunuhku” balas suga terang-terangan namja mana yang tidak bergairah saat yeojanya berada disampingnya walaupun menggunakan baju lengkap tetapi dia tidak mungkin menodai cinta mereka.

“Kau benar aku salah meminta pendapat padamu suga” ucap jin dengan nada lemah

“Hyung kau lakukan saja dengan instingmu lagipula kita berduakan pernah tidak sengaja menonton blue film” ucap suga yang membuatnya terkekeh mengingat saat dirinya dan jin menonton blue film

“Hya kau gila , itu sesuatu yang buruk dalam memperlakukan wanita saat berhubungan intim , dan film itu hanya untuk ditonton bukan dipraktekan nanti bisa-bisa jika kamu melakukan itu pada eunkyung dia akan membunuhmu” balas jin yang diikuti anggukan suga

“Ah hyung lebih baik kau kembali kekamarmu , terserah kau mau melakukan malam pertama sekarang atau kau mau menungguku sampai menikah nanti ” ucap suga membuat tangan jin melayang menjitak kepala suga

“Apa kau mau membunuhku huh? Aku namja bagaimana aku menahannya selama itu suga! , benar benar saran yang buruk ck ck ck ck ” balas jin tidak percaya

“Aku hanya memberi saran bukan berarti kau harus melakukannya bukan , lebih baik kau segera kembali ke kamar hyung” ucap suga dan menggiring jin pergi kekamarnya .

Eunkyung sedang mengolesi obat pada tangannya yang memar akibat terjepit pintu

“Apa aku terlalu lama menjepit tanganmu?” Ucap jihyun yang  merasa tidak enak

“Molla sudahlah ini juga salahku karena mengerjaimu unnie” balas eunkyung yang menyadari kesalahannya

“Suga tidak akan marah bukan? Calon istrinya aku celakai ”

“Kau ini ada saja unnie tidak mungkin dia marah gara-gara hal sekecil ini , oh ya kenapa jin oppa diam saja jika bramu tertinggal diluar” balas eunkyung membuat jihyun terkekeh sekaligus kaget

“Mwo!jin? Jadi bukan kamu yang menemukan bra ini terlebih dahulu ” ucap jihyun kaget dan mendapatkan anggukan dari eunkyung

“Aku juga tidak tau sedari awal masuk kamar dia tidak bisa melepaskan matanya dari aku , kemanapun aku bergerak matanya selalu mengikutiku” ucap jihyun polos dan eunkyung menertawainya

“Apa ada yang lucu? Aku serius apa dia menginginkan sesuatu?” Tanya jihyun pada eunkyung

“Kau benar-benar polos unnie , jin oppa namja dan suamimu kalian baru menikah dia menatapmu intens karena melihat kecantikanmu dan malam ini malam pertama kalian so jin oppa menginginkanmu unnie” jelas eunkyung pada jihyun yang ditanggapi dengan anggukan

“Jadi yang harus aku lakukan apa?” Tanya jihyun pada eunkyung

“Ya memenuhi keinginan jin oppa , sudahlah unnie ikuti saja apa yang akan dilakukan jin oppa ok , aku keluar dulu” ucap eunkyung memberikan saran pada jihyun .

Saat eunkyung membuka pintu kamar terlihat jin dan suga berjalan menuju kamar

“Apa jihyun sudah keluar dari kamar mandi?” Tanya jin pada eunkyung penasaran

“Sudah oppa , masuklah jihyun unnie sudah siap” ucap eunkyung membawa serta suga pergi menjauhi kamar jihyun dan jin.

Jihyun tersadar dari lamunannya melihat jin masuk kedalam kamar mereka

“Aku mau mandi dulu ” ucap jin untuk pertama kalinya setelah acara pernikahan mereka

“Baiklah ” balas jihyun gugup. Sementara jin mandi jihyun mengambil handphonenya dan mengirim pesan padanya

#jin sedang mandi

##kenapa unnie melaporkannya ke aku

Suga melirik eunkyung yang asik memegang handphonenya

#aku bingung harus melakukan apa?

##tenangkan saja dirimu

“Siapa ? Apa noonim?” Tanya suga yang penasaran

“Iya dia bingung karena jin oppa sedang mandi”

“Hahahha mereka pasangan yang aneh, dua duanya meminta saran kita padahal kita juga belum berpengalaman” ucap suga lalu tertawa lagi dan eunkyung hanya menanggapi dengan senyuman.

#jin akan segera keluar dari kamar mandi, apa aku harus pura-pura tidur aku harus bagaimana ? Eunkyung ah , tolong aku

##kau itu seperti mau diperkosa saja unnie dia suamimu ingat , tenangkan saja dirimu mungkin saja sebentar lagi dia akan menyerangmu diatas ranjang kekekeke

Suga yang menatap layar handphone milik eunkyung tidak percaya akan perkataan calon istrinya ini .

#ucapanmu semakin membuatku gelisah…

Pesan singkat mereka berdua berhenti karena jin keluar dari kamar mandi , jihyun untuk pertama kalinya melihat tubuh bagian namja . Walapun tidak nampak sixpack diperut jin tetapi badannya yang bagus membuat jihyun tidak berkedip menatapnya . jin yang berpura-pura tidak melihat jihyun tetapi dia bisa merasakan bahwa jihyun sedang menatapnya .

Eunkyung menatap suga yang seenaknya membaca pesannya pada jihyun

”mianhae seharusnya aku tidak ikut membaca pesanmu tadi ” ucap suga yang mengerti bahwa dia tidak seharusnya ikut campur

”gwenchana lagipula bukan suatu yang tabuh bukan hal yang aku bicarakan dengan jihyun unnie” balas eunkyung yang menarik tangan suga membawanya keluar hotel suga tidak sadar jika eunkyung mengajaknya keluar hotel

”pulanglah ingat besok kau ada jadwal recording , langsung tidur dan besok pagi aku akan membangunkanmu ” ucap eunkyung dan memberikan kecupan dibibir suga lalu pergi meninggalkannya. Suga tida mengucapkan apa-apa dia hanya menatap eunkyung yang berjalan memasuki lobby hotel dengan senyum dibibirnya.

Eunkyung melenggang masuk kedalam lobby saat berada di depan kamar unnienya dia berhenti dan berdoa

’aku harap malam pertama kalian berhasil , ayolah kalian sudah sama-sama dewasa jangan menutup diri kalian . Aku ingin mempunyai keponakan , segera! Amin ’

Itulah doa eunkyung untuk jihyun dan jin lalu dia pergi dari depan kamar itu dan memasuki kamar yang tidak jauh dari kamar jihyun dan jin . Eunkyung memasuki kamarnya disambut senyum hangat eommanya

”apa suga sudah pulang ?” tanya eomma eunkyung padanya

”iya dia sudah pulang , kenapa eomma belum tidur ” ucap eunkyung dan membawa eommanya menuju balkon agar eomma jihyun tidak terganggu (cerintanya aboeji mereka berdua itu sibuk banget jadi setelah acara mereka pergi keluar negeri lagi untuk urusan bisnis) .

”eomma sangat merindukanmu jadi eomma memutuskan untuk menunggumu agar bisa mengobrol”balas eomma eunkyung dan memeluk anakya dengan erat

”tapi besok pagikan bisa mengobrol , apa eomma tidak lelah ? tanya eunkyung

”capek eomma hilang saat melihatmu eunkyung ah , eomma ingin menanyakan sesuatu ” ucap eomma eunkyung

”apa suga benar-benar mencintaimu ? aku tau kalian sudah berteman sejak kecil , tetapi seseorang akan berubah saat dewasa apa dia tidak bosan melihatmu terus? Ucap eomma eunkyung membuatnya kaget

”eomma … tanyakan itu pada suga bukan ke aku , apa aku terlihat tidak mencintai suga begitu  ? balas eunkyung

”eomma hanya tanya saja anakku pasti kalian saling mencintai , eomma bertanya seperti itu karena eomma takut suga akan menyakitimu nanti ” ucap eomma eunkyung hanya ditanggapi dengan senyuman

”aku mengerti eomma,  sekarang lebih baik kita tidur dan aku akan membuktikan pada eomma bahwa suga itu namja yang baik dan tidak akan menyakitiku ” balas eunkyung kepada eommanya dan mengantarkan eommanya ke tempat tidur lalu eunkyung ikut merebahkan dirinya.

Sementara itu jihyun masih tidak bisa melepaskan matanya dari jin yang sedang mengganti bajunya , jihyun mengalihkan pandangannya segera saat jin berjalan menuju tempat tidur mereka .

”ah nyaman dan hangat sekali , kenapa kamu belum tidur ? apa kamu tidak lelah? Aku sangat lelah sekali hari ini ” ucap jin berusaha mencairkan suasana

Jihyun hanya terdiam dia bingung harus menjawab apa , dia menatap jin yang memejamkan matanya

Apa harus aku yang menanyakannya ? tidak tidak nanti jin akan menganggapku seperti apa . Tetapi seharusnya dia bilang sesuatu jika seperti ini aku tidak tau apa yang sedang jin pikirkan .

 

Jin yang merasa jihyun menatapnya langsung membuka matanya hal itu membuat jihyun kaget

”mianhae jihyun ah ” ucap jin yang merasa bersalah karena mengagetkan jihyun

”gwenchana  jin ah , aku mau tanya sesuatu apa kamu tidak menginginkannya jin ah ? tanya jihyun pada jin .

”maksud kamu menginginkan apa? ” ucap jin yang pura-pura tidak tau ,  jihyun menatap jin tidak percaya apa dia berpura-pura , aisshh iya dia berpura-pura pastinya.

”molla sudahlah kita tidur saja , kamu lelah buka aku juga lelah !” balas jihyun kesal , saat akan merebahkan tubuhnya jin langsung menahan tubuh jihyun agar tetap menghadapnya .

Jin menatap wajah jihyun yang berubah seperti udang rebus karena jin menatapnya dengan intens , lalu jin mendekati jihyun perlahan-lahan sementara jihyun menahan nafas agar tidak ketahuan kalau dirinya sedang gugup dengan apa yang akan dilakukan jin. Jarak diantara mereka hanya 1 cm saja , jihyun bisa merasakan nafas berat jin

“jagiya bernafaslah nanti kau bisa mati jika menahannya” ucap jin yang merasakan bahwa jihyun menahan nafasnya lalu tersenyum dan satu tangan jin menarik tali gaun tidur jihyun, lebih mendekatkan wajahnya pada wajah jihyun .

Tangan jin semakin menarik tali itu hingga bagian atas tubuh jihyun terlihat , saat bibir jin akan menyentuh bibir jihyun tiba-tiba listrik hotel mereka mati . jin dan jihyun terdiam tidak bisa berkata apapun , detik ke 3 listrikpun menyala kembali . mereka berdua saling menatap mata dalam saat jin bergerak jihyun menutup matanya

Chu….

“kita lebih baik tidur ” ucap jin setelah mencium kening jihyun dan tersenyum saat jihyun sudah membuka matanya .jin langsung membaringkan tubuhnya dan membelakangi jihyun lalu dia mengambil handphonenya dan mengirimkan sebuah sms

To : Min Suga (ceritanya salah kirim ke eunkyung)

Sial kau suga … , ucapanmu seperti doa saja aku menyesal meminta pendapatmu tadi

Send~~~

Jihyun pun mengikuti jin sama-sama membelakangi dan dia langsung tertidur , sementara itu eunkyung kaget saat mendengar handphonenya bunyi

From : Jin Oppa

Sial kau suga  … , ucapanmu seperti doa saja aku menyesal meminta pendapatmu tadi

Eh jin oppa salah kirim sepertinya , masih belum tidur saja mereka 

Eunkyung membiarkan pesan itu dia akan mengklarifikasi besok pagi

Pukul 06.00 KST tiga orang namja sudah di dalam studio untuk recording , rapmon sedang sibuk mendengarkan jhope recording sementara itu suga sedang menulis lirik di notenya . Saat suga akan menulis tiba-tiba handphonenya berdering

From : KyungieAnae

Jam berapa kamu selesai recording ? eomma ingin pergi berdua denganmu

Suga membaca pesan dari eunkyung wajahnya berubah tegang saat mengetahui jika eomma eunkyung mengajaknya pergi , jhope yang selesai recording langsung menghampiri suga

“hyung ada apa ? kenapa wajahmu pucat ? apa kau sakit? ” tanya jhope bertubi-tubi karena merasa khawatir melihat wajah suga yang tiba-tiba saja pucat

“aku tidak sakit hanya saja … ” balas suga bingung dan memberikan handphonenya agar jhope paham akan perubahan suga beberapa detik yang lalu

“apa kamu takut hyung ? apa hyung mau menolak ajakan noonim eomma , aku rasa jika hyung menolaknya kalian akan batal menikah ” ucapan jhope sontak membuat suga marah dan rapmon langsung melempar pen yang dia pegang .

“Jaga bicaramu jhope ” ucap suga marah lalu dia menelfon eunkyung .

Eunkyung yang sedang memakai makeup sedikit terganggu akan handphonenya

“good morning , apa kau sudah membaca pesanku?” Tanya eunkyung senang

“good morning do kyungie , aku sudah membacanya . Eommoni akan mengajakku pergi kemana ? Kau ikutkan kyungie? ” tanya suga bertubi-tubi membuat eunkyung tertawa disebrang telfon .

“Kenapa kau tertawa kyungie?” Ucap suga kesal

“Yoon gi ah apa kamu takut ? Aku tidak mungkin ikut apa kamu lupa hari ini aku harus menemani eommoni membuat kimchi” jelas eunkyung pada suga

“Aku takut salah dalam bertingkah laku didepan eommoni kyungie ah , jadi hanya aku dan eommoni saja . Apakah kau harus bersama eomma membuat kimchi , tidak bisakah kau bersamaku kyungie” ucap suga merajuk dan lagi-lagieunkyung tertawa tidak percaya calon ayah dari anaknya nanti pintar sekali merajuk.

“Berhenti merajuk yoon gi , eomma tidak akan memecat kau menjadi menantunya hanya gara-gara kau berbuat salah . Eomma hanya ingin mengenal calon menantunya itu saja dan sepertinya kau nanti akan bertemu dengan imo dan keponakanku” jelas eunkyung menjelaskan perihal eommanya mengajak suga keluar berdua

“Dan satu lagi kau nanti menjemput imo dan sepupuku dibandara kedatangannya jam 1 siang , kau sudah selesai dengan pekerjaanmu bukan?”

“Baiklah nyonya min , jam 11 aku sudah selesai nanti aku akan menjeput eommoni arraseo”

“Ok kalo begitu kamu lanjutkan pekerjaanmu yoongie ”

“Ok nyonya min sampai ketemu nanti malam” ucap suga langsung memutuskan sambungan telfon

“Akhirnya kau bisa juga membuat keputusan dengan benar hyung” ucap jhope dengan tertawa

“Apa aku selama ini tidak pernah membuat keputusan dengan benar oeh” balas suga kesal

“Kau diamlah jangan membuat mood suga hyung turun , kita harus selesai hari ini juga kau mengerti jhope” ucap rapmon dengan nada tinggi , jhope menggerakkan tangannya untuk mengunci mulutnya .

@restauranthotel

Eunkyung,  eomma dan jihyun eomma sedang menikmati sarapan pagi mereka dengan santai sambil menunggu pasangan pengantin baru , sementara jindan jihyun sedang berciuman jin menyudutkan jihyun pada dinding kamar hotel dengan memeluk tubuh jihyun. Jin melumat lembut bibir jihyun yang merah , jin semakin memperdalam ciumannya sesekali jihyun membalas ciuman jin saat jin akan membuka kancing baju jihyun handphone jin bunyi .

Dilayar handphone tertera nama Choi Eunkyung , jin bernafas panjang dan mengehtikan kegiatannya

“siapa yang menelfonmu ?” tanya jihyun sambil membenahi pakaiannya

“siapa lagi kalo bukan sepupumu , aku angkat telfon dulu” ucap jin sebal

‘ada apa ? kau menggangu saja ‘

‘mianhae kalo aku menggangu , kalian berdua sudah ditunggu ahjumoni cepatlah kerestaurant ‘ ucap eunkyung langsung memutuskan sambungan

“ayo kita turun eommoni sudah menunggu kita “ ucap jin pada jihyun langsung menggandeng tangan jihyun

Eunkyung melihat pasangan pengantin itu berjalan menuju meja tempat eomma jihyun duduk ,

“selamat pagi eommoni ahjumoni dan juga eunkyung , bagaimana tidur kalian ?” ucap jin sesaat setelah sampai direstauran

“pagi jin , eomma tidur sangat nyenyak sekali . bagaimana dengan kalian berdua ? malam pertama kalian berhasil bukan ?” pertanyaan terakhir eomma jihyun membuat jin dan jihyun kaget mereka tidak tau harus membalas apa , eunkyung yang tau kenyataan bahwa mereka tidak melakukan malam pertama hanya diam .

Namun jin tiba-tiba langsung menatap eunkyung membuat semua orang menatapnya juga

“kenapa kau menatapku oppa ?” ucap eunkyung kesal

“apa eunkyung menggangu kalian tadi malam?” tanya eomma eunkyung khawatir

“eomma mana mungkin aku menggangu mereka “ jelas eunkyung

“sudah seharusnya eomma tidak ikut campur urusan kalian , tidak penting kapan kalian melakukan malam pertama yang penting kalian harus cepat memberikanku seorang cucu araseo” ucap eomma jihyun mencairkan suasana yang menegang

“baik eomma kita berdua akan berusaha dengan cepat memberikanmu seorang cucu “ ucap jihyun mengakhiri percakapan mereka dan melanjutkan sarapan pagi.

Eomma jihyun dan eunkyung meninggalkan restauran terlebih dahulu sedangkan jihyun dan jin masih menyantap sarapan mereka dengan saling memberikan komen pada makanan mereka

“hya ini bukan kontes memasak kenapa kalian mengomentari makanan yang kalian makan , apa kalian ingin membuat eomma dan ahjumoni menunggu seperti tadi oeh !” ucap eunkyung kesal pada pengantin baru ini

“kamu pasti iri karena suga tidak ada disini , iyakan mengaku saja tidak perlu membawa eomma seperti itu “ balas jihyun

“tidak juga , aku tadi pagi sudah mendengarkan suara suga jadi sudah terobati kangenku kekekeke “ ucap eunkyung yang membuat jihyun kesal karena gagal membuat eunkyung kesal.

“oh ya oppa kau pasti tidak tau kalau kau salah mengirimkan pesan ini padaku” ucap eunkyung pada jin dan memperlihatkan handphonenya dengan menunjukkan sms yang seharusnya dikirim pada suga tetapi salah mengirimnya pada eunkyung.

“jadi sms ini masuk ke kamu mianhae aku tidak tau jika aku mengirimnya padamu pantas saja suga tidak membalasnya “ balas jin dan bernafas panjang karena merasa malu pada eunkyung

“oh ya oppa ucapan apa yang membuatmu harus mengumpat pada suga ? apa kau tau unnie?”tanya eunkyung membuat jin kaget dan jihyun bingung karena tidak tau topik apa yang sedang dibicarakn jin dan eunkyung .

“tanyakan saja pada suga calon suami itu “ ucap jin pura-pura kesal agar jihyun tidak ikut menanyainya seperti eunkyung .

“baiklah jika kau tidak ingin menggaku didepan unnie “ ucap eunkyung singkat lalu berjalan pergi meninggalkan penganti baru

Pukul menunjukkan 11.00 KST

Suga sudah bersiap-siap untuk menjemput jungsoonim(mother in law) dia memasukan barang-barang kedalam tasnya

”hyung kau sudah mau pergi ? tidak mau makan bersama dulu ?” tanya jhope pada suga dengan membantunya memberikan barang-barang milik suga

”kau tidak lihat apa , aku tidak bisa aku tidak mau membuat jungsoonim menunggu nanti eunkyung pasti akan marah padaku ” jelas suga membuat jhope mengerucutkan bibirnya (menunjukkan aegyonya ) sebuah lemparan mendarat lagi tepat diatas kepala jhope .

”hya kenapa kau suka sekali melempariku !” ucap jhope kesal terhadap kelakuan teman yang hanya berbeda beberapa bulan saja

”karena kau selalu menggangu suga hyung , biarkan dia pergi dan kata siapa kau boleh makan selesaikan dulu lirikmu baru makan ” jelas rapmon , jhope hanya mendengus kesal .

”sudah kalian berdua jangan bertengkar , jhope lain kali ya makan bersamanya aku harus buru-buru pergi Ok , annyeong ” pamit suga pada jhope dan rapmon langsung menuju tempat dimana mobilnya terparkir .

@jihyun House

”oh ahjumoni mau kemana ? eunkyung keluar dan ahjumoni juga akan keluar ?” tanya jihyun yang penasaran melihat eomma eunkyung berpakaian rapi dengan riasan sederhana yang membuatnya tetap terlihat cantik

”ahjumoni akan berkencan dengan suga jihyun ah ” jelas eomma eunkyung pada jihyun

”apa ahjumoni ingin menguji suga ? aku harap tidak , sudah cukup suga merasa tertekan karena eunkyung sulit ditaklukan dan sekarang ahjumoni ingin mengujinya lagi ” ucap jihyun panjang lebar , tiba-tiba punggung jihyun dipukul oleh eommanya

”jaga mulutmu itu , berani sekali kamu berbicara seperti itu ” ucap eomma jihyun

”tidak apa-apa unnie aku dan eunkyung memang mempunyai sifat sama tak heran jika jihyun bicara seperti itu , dan kau tenang saja jihyun ahjumoni tidak akan menguji suga aku hanya ingin mengetahui suga itu seperti apa ” jelas eomma eunkyung membuat jihyun lega

Bel rumah jihyun bunyi dan jihyun segera membuka pintu rumahnya

”masuklah ahjumoni sudah menunggumu ” ucap jihyun pada suga

Suga memberi salam pada eomma eunkyung dan jihyun

”aigoo mianhae suga ya  memintamu untuk menemani eomma padahal kamu sibuk sekali ”

”gwenchana eommoni aku tidak sibuk sama sekali , aku sudah menyelesaikan semua pekerjaanku ” ucap suga

”baiklah kalau begitu kita langsung berangkat saja , bagaimana ?” balas eomma eunkyung yang dijawab dengan anggukan oleh suga

suga membukakan pintu untuk eomma eunkyung

“gomawo “ ucap eomma eunkyung pada suga

Perjalanan sudah berjalan 15 menit yang lalu tetapi baik suga maupun eomma eunkyung tidak ada yang membuka suara . Suga ingin sekali berbicara pada calon ibu mertuanya ini , tetapi dia takut karena merasa diperhatikan oleh suga eomma eunkyung menatap suga dan hal itu membuat suga semakin gugup .

“kamu jangan gugup seperti itu suga , kalau kamu ingin berbicara sesuatu bicaralah !” perintah eomma eunkyung

“mianhae eommoni “ ucap suga singkat

“apa kamu sudah makan suga , kalau belum kita berhenti dulu di minimarket untuk membeli makanan ringan “ ucap eomma eunkyung

“baiklah eommoni “ ucap suga setuju dengan ide eomma eunkyung

Eomma eunkyung mengambil beberapa roti , snack dan minuman untuk suga , dan suga hanya mengikuti dari belakang dengan membawa keranjang . saat didalam mobil eomma eunkyung langsung mengambil roti dan memberikannya pada suga

“khamsahamnida eommoni , apa eunkyung memberi tau kalo saya menyukai roti ini ?” Tanya suga

“Omo … eomma ketahuan kekeke , iya eomma memang tanya pada eunkyung makanan apa saja yang disuka suga dan makanan apa yang tidak kau suka . Kalian berdua sangat berbeda ya , eunkyung tidak menyukai Daging “ jelas eomma eunkyung panjang lebar

“kenapa eunkyung tidak menyukai daging eommoni ?, setiap aku tanya dia tidak pernah menjelaskannya” tanya suga

“eomma juga tidak tau apa alasan eunkyung tetapi dia bukannya tidak suka hanya saja dia jarang makan daging “ jelas eomma eunkyung

“begitu ya eommoni  aku pernah membuatnya untuk memakan daging dia langsung marah dan meninggalkan aku sendirian “ ucap suga memulai menceritakan kosahnya pada eomma eunkyung

Mereka berdua terus mengobrol sampai tidak menyadari jika mereka sudah berada di Incheon Airpot.waktu menunjukkan pukul 12.30 KST tinggal setengah jam lagi .

“eommoni lebih baik kita menunggu di DUNKIN’DONUTS saja masih kurang setengah jam lagi mereka datang” ucap suga dan langsung menggandeng tangan eomma eunkyung menuju tempat duduk

“oh iya eommoni apa imo menikahi pria berkewarganegaraan bukan korea ?” suga menanyakan sesuatu yang bodoh agar tidak canggung

“tidak , suaminya diminta untuk bekerja diluar jadi sebagai seorang istri yang baik dia harus mengikuti dimana suaminya berada “ jelas eomma eunkyung , suga hanya menggangukkan kepalanya tanda mengerti .

Suga membayangkan bahwa eunkyung akan sama seperti itu dia akan mengikuti kemana dirinya akan pergi nanti saat grupnya akan melakukan tour nanti . handphone eomma eunkyung bunyi dia langsung berdiri melihat dipintu keluar para penumpang terlihat seorang yeoja berumur kira-kira 28 tahun dengan membawa koper berwarna pink .

“suga mereka sudah datang “ ucap eomma eunkyung , suga langsung berdiri dan mengikuti dari belakang

Yeoja itu langsung memeluk eomma eunkyung erat  melepaskan rasa kangennya , suga hanya melihatnya dengan tersenyum dan dia melihat seorang namja berjalan keluar dengan menggunakan headphone . namja itu berdiri tepat disamping imo dan eomma eunkyung dia terlihat bingung

“oh noona tidak ada “ ucap namja imut itu

“oh jimin kau sudah besar sekali dan sangat tampan , maafkan noonamu dia tidak bisa menjemputmu “ jelas eomma eunkyung dan memeluk namja imut yang bernama jimin itu

“kau pasti suga calon suami eunkyung tampan sekali , eunkyung sangat pandai memilih namja unnie ” ucap imo eunkyung dan tersenyum .

Sekarang giliran jimin memperhatikan suga dari atas sampai bawah dengan menunjukkan wajah tidak sukanya

“eomma bilang dia tampan , ah selera noona memang buruk sekali ” ucap jimin menghina .

Suga bingung harus menunjukkan raut seperti apa karena baru pertama kali mereka bertemu dengan imo dan sepupu eunkyung .

“hya anak nakal diamlah , jangan dimasukkan kehati ya suga jimin memang seperti itu“  jelas imo eunkyung  lagi-lagi suga hanya tersenyum , suga langsung mengambil ahli tas imo dan jimin yang melihat itu langsung memberikan tasnya pada suga dan berjalan mendahului.

Diparkiran jimin bingung karena dia tidak tau mobil yang akan dinaikinya

”kamu bingung bukan , ini bawa tas kamu sendiri ” ucap eomma jimin yang berada tepat disamping suga

”eomma … biarkan saja namja itu yang membawanya ” balas jimin merengek pada eommanya , imo eunkyung tidak memperdulikan anaknya yang tahun ini berumur 20tahun tetapi sifatnya masih seperti anak kecil saja .

Jimin memasukkan tasnya seperti melempar bola basket , suga yang masih ada di depan bagasi terkena tas yang dilemparkan oleh jimin

”oh mian aku sengaja ” ucap jimin berjalan meninggalkan suga dengan tertawa menang

”sial , kalau saja dia bukan sepupu eunkyung sudah aku pukul sampai babak belur dia , sabar sabar suga ” suga mengucapkan kata-kata itu untuk menenangkan dirinya

Handphone suga bunyi dan dia langsung tersenyum saat membaca siapa yang menelfonnya

’apa kau merindukanku sampai menelfonku ?’ tanya suga pada eunkyung dari balik telfon terdengar suara tertawa dan itu suara namja

’kau siapa ? ini handphone eunkyung dan kenapa kau …’ suga menggantungkan suaranya dia seperti mengenal suara itu

’hyung kenapa kau menelfonku ?’ tanya suga pada jin yang menelfonnya dengan menggunakan handphone eunkyung

’aku merindukanmu suga cepatlah pulang ! kau ada dimana sekarang?’ ucap jin dengan mengubah suaranya menjadi yeoja , sementara itu jihyun dan eunkyung tertawa melihat kelakuan jin .

’jangan bercanda ! cepat berikan handphonenya pada eunkyung!’ ucap suga meninggikan suaranya jin langsung memberikan handphone itu pada pemilik aslinya.

Didalam mobil mereka bertiga bisa mendengarkan suara suga yang sedang memarahi seseorang

”ahjumoni lihatlah kelakuan namja itu bagaiaman kalau noona nanti dimarahi terus ? jangan nikahkan namja itu dengan noona” ucap jimin bersemangat

”hya panggil dia hyung , kamu seperti tidak pernah eomma ajarin sopan santun saja jangan samakan budaya korea dengan amerika kau mengerti jimin” balas imo eunkyung

Jimin membuka pintu mobil  berjalan menuju bagasi mobil karena dia kesal setelah dimarahi eommanya , handphone suga yang menjadi sasaran . Jimin mengambil handphone suga

”hyung cepatlah tutup bagasinya ”ucap jimin yang awalnya membuat suga kesal tetapi mendengar kata ’hyung’ keluar dari mulut jimin dia tidak jadi kesal dan segera menutup bagasi mobilnya , jimin yang melihat nama yang tertera di handphone suga langsung mengambil ahli .

’noona I miss you ’ ucap jimin membuat eunkyung kaget

’eh jimin ’ balas eunkyung kaget mengetahui jiminlah yang berbicara padanya

’apakah seperti itu cara noona menyambut kedatanganku , noona berubah apa gara-gara namja itu’ tanya jimin menunjukkan ketidaksukaannya pada suga .

Suga yang berada disamping jimin meliriknya sebentar dan langsung menjalankan mobilnya .

’ingat jimin kita sedang berada ditempat yang berbeda nanti saja aku menyambutmu arraseo , tolong berikan handphonenya pada suga’ ucap eunkyung baik-baik pada jimin

’shireo! Dia sedang menyetir dan sangat tidak baik jika menyetir sambil menelfon , kalau ada sesuatu yang noona ingin katakan katakan saja padaku aku akan menyampaikannya ’ jelas jimin membuat suga naik pitam .

’baiklah sampaikan pada suga hati-hati menyetirnya , dan jimin sampai bertemu dirumah ’ ucap eunkyung singkat langsung mematikan sambungan . Jimin tidak percaya dengan apa yang dilakukan noonanya itu , handphone suga menjadi sasaran kekesalan jimin.

Hari yang ditunggu-tunggu suga dan eunkyung akhirnya datang , tampak tempat yang mereka sewa untuk pernikahan  beberapa orang sibuk menata peralatan ritual pernikahan (tradisi pernikahan korea pernikahan dilakukan dirumah mempelai wanita , di FF ini aku buat ceritanya sewa rumah tradisional korea ).

13797326852127546769

Terlihat altar pernikahan yang sudah siap menunggu kedua calon penggantin

Di dalam sebuah kamar eunkyung sudah siap menunggu ritual pernikahannya ditemani dengan jihyun , sementara itu suga jin jhope dan rapmon sedang bersiap-siap untuk melakukan proses pemberian angsa kepada calon ibu mertua sebagai simbol bahwa mempelai pria akan menjaga serata bertanggung jawab pada kehidupan mempelai wanita.

AksesorisPernikahan-Korea

Selesai memberikan angsa tersebut saatnya mempelai wanita dan mempelai pria bertemu , didepan altar dengan didampingin oleh dua orang dan saling berhadapan . Kedua mempelai saling mencuci tangannya masing-masing , lalu mempelai wanita bersujud memberi hormat pada mempelai pria .

(Untuk penjelasan lebih dalam tentang pernikahan tradisional korea bisa masuk ke web inihttp://lifestyle.kompasiana.com/urban/2013/09/21/inilah-pernikahan-orang-korea-594582.html)

Eunkyung dan Suga memberikan hormat pada semua tamu undangan yang datang , lalu mereka berdua saling menatap tersenyum bahagia.

”mereka terlihat bahagia sekali” ucap jihyun sedikit terisak

”apa kita tidak terlihat bahagia waktu itu ?” tanya jin yang merasakan jika jihyun terlalu berlebihan

”kita juga bahagia , tetapi mereka terlihat lebih bahagia apa karena suga terlalu sulit mendapatkan eunkyung” ucap jihyun yang masih membicarakan orang lain sampai tidak mengetahui jika jin pergi meninggalkannya .

Selesai memberikan hormat kepada kedua orang tua eunkyung dan suga , mereka menghampiri jihyun yang sendiri

”chukkae , aku sangat senang sekali melihat kalian berdua sudah menjadi suami istri” ucap jihyun langsung memeluk eunkyung dengan erat

”gomawo unnie ya , tapi jin hyung kemana?” tanya eunkyung penasaran kenapa unnienya sendiri

”eh dia tadi ada disini bersamaku , akan aku cari dulu oh suga jaga eunkyung baik-baik jangan pernah menyakitinya” ucap jihyun pada suga dan langsung pergi mencari jin .

Sementara jin sedang berada di sebuah kolam ikan di area tempat pernikahan eunkyung dan suga , entah apa yang dia pikirkan sehingga membuatnya melamun . Jimin yang ingin melepaskan kekesalannya menemukan sasaran empuk untuk dia kerjain , jin merasakan sesuatu mengenai tubuhnya dia melihat kebelakang tetapi tidak menemukan siapapun . Lalu jimin menemukan sebuah kaleng softdrink dan melemparkan tepat di kepala jin membuat jin berdiri terlihat jelas diwajahnya bahwa dia marah

”keluar sebelum aku benar-benar marah” teriak jin

Jimin langsung keluar dari balik semak-semak dengan menundukkan kepalanya

”mianhae hyung , aku tidak bermaksud melemparimu ” bohong jimin

”kau mengganguku saja , sudah sana pergi aku ingin sendiri” ucap jin mengusir tetapi jimin tidak bergerak sama sekali dia tetap berada ditempat dimana dia berdiri

”kau !” tunjuk jin

”hyung aku ingin disini , aku ingin melepaskan kecemburuanku ” ucap jimin jujur

Jin kembali duduk dan tidak berkata apa-apa , jimin yang melihat jin tidak berkata-kata langsung ikut duduk dipinggir kolam ikan.

”hyung kenapa kau sedih , bukannya kau seharusnya senang melihat suga menikah” tanya jimin yang melihat wajah jin sedih buruk marah .

“Urusan orang dewasa kau tidak perlu tau dan kau panggil suga dengan hyung, apa kau tidak pernah diajari sopan santun oeh” ujar jin tegas

“Hyung tidak kasih taupun aku tau kenapa kau menyendiri disini , aku tidak mau dia sudah merebut noonaku” jelas jimin

“Eunkyung itu kakak sepupu kamu , cinta kamu hanya sebatas adik dan kakak dengannya . Apa kamu tidak tau” perkataan jin membuat jimin geram .

Dia tau kenyataan tentang itu , tetapi dia tidak bisa menerima hal itu.Eunkyung merubahnya menjadi seorang namja yang benar-benar kuat , bukan jimin tidak banyak yeoja yang mendekat. Namun, hati jimin sudah terisi oleh eunkyung yang sudah menjaganya dan membesarkannya dari kecil hingga besar menggantikan eommanya yang bekerja. Jimin bukannya tidak ingin melihat eunkyung menikah dengan orang lain tetapi disaat dia akan menunjukkan bahwa dirinya sudah bisa melindungi dirinya dan orang lain hal itu tidak bisa terwujud karena sudah ada suga yang bisa melindungi eunkyung. Kenyataan itulah yang membuat jimin merasa marah pada eunkyung , sampai saat ini jimin dan eunkyung tidak berbicara satu sama lain karena jiminlah yang tidak ingin diajak berbicara. Kedua namja itu memandang ikan dengan pandangan kosong , tiba-tiba terdengar suara memanggil seseorang

“Kalian berdua kenapa ada disini?” Tanya jihyun yang akhirnya menemukan jin . Jin langsung berjalan mendekati jihyun dan membawanya pergi menyisakan jimin yang masih duduk di pinggir kolam ikan.

@Ruang Makan

Semua keluarga berkumpul menjadi satu untuk makan malam tak terkecuali teman-teman sugapun juga ikut untuk makan bersama . Terdengar senda gurau kedua orang tua eunkyung dan suga yang saling membicarakan tentang masa kecil mereka berdua. Suga melirik jin dia terlihat tidak dalam keadaan mood yang baik , dan jihyun juga menampakkan hal yang sama . Suga membisikan sesuatu pada eunkyung dan mengajak pergi dari ruang makan , tetapi semua keluarga dan teman suga yang masih diruang itu mempunyai fikiran yang berbeda .

“Kalian sudah tidak sabar ya , cepat sana pergi kekamar kalian ” ucap eomma suga

“cepat buatkan kita seorang cucu ya eunkyung” teriak eommanya yang diikuti suara tertawa semua orang

“Hyung semoga berhasil” ucap jhope memberikan semangat pada suga . Suga dan eunkyung segera keluar karena merasa malu

“Gara-gara kamu mereka mengira kita ingin segera melakukan malam pertama”ucap eunkyung kesal

“Mian mian , aku hanya ingin membicarakan jin hyung dan noonim” jelas suga yang menyusul eunkyung kedalam kamar mereka

“Ada apa dengan mereka?” Tanya eunkyung bingung

“Aku tidak tau apa masalah mereka , tetapi ekspresi mereka seperti orang yang saling marah” jelas suga , eunkyung merecall memorynya untuk mengingat kejadian apa yang membuat jin dan jihyun seperti sekarang.

“Kau tau suga , malam pertama jin oppa dan jihyun unnie tidak berhasil . Apa kau menyumpai jin hyung?” Ucapan eunkyung menyadarkan suga akan omongannya dimalam setelah pernikahan jin hyung.

“Kyungie , apa benar malam pertama jin hyung gagal?” tanya suga tidak percaya mendengar penjelasan eunkyung.

“Iya , sebenarnya kamu berbicara apa dengan jin hyung ?” Tanya eunkyung ingin mendengarkan alasan dari sms yang jin kirim waktu itu.

“Aku bilang pada jin hyung , terserah kau mau melakukan malam pertama sekarang atau kau mau menungguku sampai menikah nanti. Hanya itu yang aku ucapkan dan berdampak seperti sekarang?” Tanya suga pada eunkyung

“Jaga bicaramu mulai sekarang ne , itu sama saja kau menyumpainya . Kita harus membuat mereka melakukan malam pertama malam ini” ucap eunkyung bersemangat

“Bagaimana dengan malam pertama kita?” Tanya suga yang tidak setuju dengan pendapat eunkyung “Setelah kita berhasil membuat mereka melakukan malam pertama , baru kita akan melakukannya arraseo” jelas eunkyung . Suga menunjukkan aegyonya dihadapan istrinya , dia masih menimbang perkataan eunkyung tadi.

“Baiklah tapi apa yang harus kita lakukan?” Tanya suga , eunkyung membisikan sesuatu pada suga dan dia hanya mengganguk mengerti.

”jika benar apa yang aku duga , sebentar lagi jihyun unnie pasti akan masuk kemar kita”

Terdengar derap kaki orang berjalan mendekat kearah kamar suga dan eunkyung , seperti dugaan eunkyung jihyun sekarang sudah berada di depan kamar mereka .

”apa kalian belum tidur?” tanya jihyun pada suga dan eunkyung

”belum unnie , masuklah ” perintah eunkyung

Saat jihyun membuka pintu kamar suga dan eunkyung dia merasa tidak enak karena suga sedang berada dipangkuan eunkyung .

”ah mianhae aku pasti menggangu kalian , apa aku boleh berbicara dengan eunkyung ?” tanya jihyun takut .

”boleh noonim , silahkan . oh cam jin hyung ada dimana?” tanya suga

”dia ada dikamar sepertinya ” jelas jihyun singkat

Setelah suga keluar dari kamarnya jihyun langsung memeluk eunkyung dengan erat dan terdengar isakan jihyun , dia menceritakan semuanya kenapa jin marah padanya dan pertengkaran kecil yang membuat mereka tidak saling berbicara satu sama lain. Seperti biasanya eunkyung tidak akan berbicara panjang lebar dia hanya perlu memeluk jihyun untuk menenangkannya.

Sementara itu suga sedang berusaha melakukan apa yang disuruh oleh eunkyung

”hyung , kau sedang apa?”tanya suga saat memasuki kamar jin

”kenapa kau kemari?” jin balik bertanya pada suga

” oh hyung mianhae , kau marah padaku bukan ?” tanya suga memasang wajah sedih

”sudahlah tidak perlu kau pikirkan , aku bingung apa yang harus aku lakukan suga ? masih seminggu pernikahan aku dan jihyun sudah bertengkar seperti ini” curhat jin mengeluarkan semua masalah yang dia pendam sendiri.

”hyung apa kau membutuhkan pendapatku ?” ujar suga membuat jin berfikir keras

”entahlah aku takut kau malah memperburuk keadaanku suga , kau tida bisa dipercaya ” ucap jin

”hyung untuk kali ini kau tidak perlu khawatir ” balas suga dan langsung membisikannya pada jin .

”hyung yang terpenting adalah kau tidak ragu-ragu jika ingin lakukan jangan ditunda , jika ada yang menghalangi tidak perlu kau pikirkan ” tegas suga diikuti anggukan jin tanda mengerti

”jadi aku harus melakukan dengan lembut , kenapa kau pintar sekali suga ? kau cepat kembali ke kamarmu sana jangan sampai kau memberikanku nasehat seperti ini tapi kau tidak , sudah sana pergi” ucap jin mengusir suga .

Suga merasakan jika hal-hal yang dikatakan suga pada jin akan berhasil membuat mereka melakukan malam pertama , saat suga akan menuju kamarnya dia berpapasan dengan jihyun

”oh suga gomawo sudah mau meminjamkan eunkyung sebentar” ucap jihyun

”ne noonim , selamat malam” balas suga langsung pergi

”apa unnie sudah masuk kemarnya ?” tanya eunkyung saat suga masuk kedalam kamar

”aku langsung pergi saat berpapasan dengan noonim , apa kau mau melihat mereka berhasil atau tidak?” eunkyung menggangukkan kepalanya

Suga dan eunkyung mengendap saat berjalan menuju kamar jin dan jihyun agar mereka berdua tidak curiga . Bayangan mereka terlihat karena pintu dari rumah tradisional korea berbeda dengan pintu rumah modern , jihyun dan jin terlihat saling berhadapan entah apa yang mereka bicarakan suga dan eunkyung tidak bisa mendengarkan mereka . Jin lebih mendekatkan tubuhnya tangannya perlahan membuka bagian atas baju jihyun , jin semakin mendekatkan wajahnya . Wajah mereka sekarang tidak berjarak bahkan bibir jin sudah menempel , jin menuntun jihyun untuk berbaring dan memperdalam ciuman mereka .

”ayo kita kembali eunkyung” ucap suga mulai panas melihat adegan didepannya

”kau itu bagaimana , mereka belum ke intinya ” balas eunkyung tidak melepaskan matanya

Tangan jihyun terlihat membuka pakaian yang digunakan jin tanpa melepaskan ciuman mereka

”kyungie …” rajuk suga , eunkyung akhirnya melihat suga yang berada dibelakangnya . suga memasang wajah meminta seperti anak kecil .

”arraseo kita kembali kekamar” ucapan eunkyung membuat senyum suga mengembang.

Suga berjalan melingkarkan tangannya pada pingang eunkyung dan mencium pipi eunkyung berkali-kali hingga mereka sampai di depan kamar.

”kenapa nasibku harus bersama dengan namjoon? , aku tidak suka dengan namja aku lebih menyukai yeoja tuhan!” ucap jhope yang sedang duduk ditaman bersama dengan rapmon

”apa kau mabuk ? kau mulai berbicara aneh”balas rapmon dengan meminum soju

”ya aku memang mabuk benar benar mabuk , suga dan jin hyung sudah menikah . aku aku sampai sekarang belum mempunyai yeoja namjoon!” geram jhope pada dirinya sendiri membuat gelas yang rapmon pegang jatuh ketanah karena jhope mengguncang tubuh rapmon.

”seperti anak kecil saja , yeojakan banyak tinggal bagaimana cara kita mendekatinya pasti akan dapat dengan mudah ” ucap jimin yang tiba-tiba ikut dalam pembicaraan . Rapmon hanya diam tidak memberikan respon sedangkan jhope memejamkan matanya .

”apa aku boleh ikut minum dengan kalian?” tanya jimin yang bersiap untuk menungkan soju kedalam gelas

”hya hya kau itu masih dibawah umur tidak boleh , kau minum jus ini saja ” ucap rapmon yang langsung mengambil botol soju dan menggantinya dengan jus yang kebetulan dia beli.

”ck kau itu seperti eomma saja aku bulan depan akan berumur 20(korean age) . hyung apa kau mau aku kenalkan dengan seorang yeoja” ucap jimin yang lebih tertarik berbicara dengan jhope dari pada rapmon.

”yeoja! kau punya teman yeoja banyak , kenalkan padaku ” energi jhope kembali saat mendengarkan kata yeoja keluar dari mulut jimin.

Mereka berdua terlihat sangat asyik saat jimin memperlihatakan beberapa foto yeoja pada jhope , rapmon hanya menggelengkan kepala melihat tingkah mereka berdua. Tetapi rapmon bersyukur sekaligus bahagia bisa melihat jhope kembali seperti jhope biasanya gara-gara jimin , hanya melihat teman-temannya senang rapmon ikut merasa senang .

Preview Chapter 3

Suga yang sedang buru-buru terpaksa menjawab telfonnya karena sudah berdering beberapa kali

’suga kau ada dimana ? bisakah kau membantuku ?’ tanya jin yang terdengar terburu-buru

’oh mian hyung aku tidak bisa membantumu , eunkyung akan melahirkan dan aku sedang buru-buru mengantarnya kerumah sakit’ balas suga yang berlari menuju parkiran

’apa? Eunkyung juga akan melahirkan , kenapa eunkyung dan jihyun melahirkan diwaktu yang bersamaan’ jin kaget mendengarkan penjelasan dari suga

’oh hyung aku harus menyetir aku akan menyuruh rapmon untuk membantu arraseo’ suga langsung memutuskan sambungan

”kenapa kau lama sekali , aku sudah tidak tahan ”

”rapmon kau pergi kerumah jin hyung bantu dia , jihyun noona juga akan melahirkan” rapmon lansung berlari mengambil sepeda motornya

”hyung cepat , bisa-bisa rambutku akan botak ” ucap jhope yang sedari tadi menjadi pelampiasan kesakitan eunkyung yang akan melahirkan.

Advertisements

21 thoughts on “My Chilhood Love Life (Neottemune ) Chapter 2

  1. Kyaaaaaaaaa kereeen banget ffnya author phin.. aku sampe senyum senyum sendiri bacanya…chapter 3 jangan lama-lama ya hahahaha.. gk nyangka ternyata Jin sama Jihyun bisa sebodoh itu XD
    comedynya sukaaa apalagi pas jhope sama rapmon aduh ngakak wkwkwk..
    keren acara pernihahannya >_< aduhh jimin kenapa kamu datang-datang jahat sama sugaaa? Beneran kepoooo sama chapter 3 nih.. daebaakk pokoknya ff ini XD gomawo author phin yg sudah buat saya senyum2 sama ngakak ini baguuuuuuuussss banget!!!

    Like

    1. gomawo udah meluangkan waktu untuk baca sandra unnie , kalo mood nulisnya tinggi pasti bisa cepat kok . mianhae membuat biasmu seperti itu , beneran comedynya dapet oh thanks god aku kira bakal garing banget. gak seberapa pernikahannya itu agak kaku sepertinya pembawaanku , iya tuh aduh aku berdosa sama yang suka jimin , aku buat jahat disini . Tunggu ya tapi kamu udah sedikit taukan , aku seneng banget kalo unnie suka sama ffnya . GOMAWO

      Like

  2. Authooorr demi demi… ff nie bikin aku ngakak liat kelakuan jin, suga, rapmon ma jhope.. keren sngat thor, aq luuuaaammaa nunggu chp ini di post akhirx post jg..
    wkekekee thor buruuuaan chp 3 yaa g sabar! kget tiba” jimin muncul mlh kejem ma syuggaaa duuu syugaa suami idaman tp jin kyeoooptaa >\\< keep writing thor anak mreka gmn yaa??? kkkkk =))

    Liked by 1 person

    1. Gomawo Armyswag udah mau nunggu FF ini dan mianhae membuat menunggu lama . kyaaa syug syug memang suami idaman banget iya jin memang begitu . ne wait for the next chap ne . nanti baca chapter 3 baru tau

      Like

  3. thooorrr omoooo keren, g nyangka bakal ada scane gtu/? hahahhhaha bagus thoor aq suka mreka sweet skali,
    thor aq jd bingung comen apa nie kburu panas dingin bc ff mu ini xDD
    abang jhopeee ma aq ajaa kekekekee aigooo jhope makin makin aja nie..
    chp 3 dtunggu thor.. greatjob!! neomu johaa

    Liked by 1 person

    1. hehehe iya waduh yang dibawah umur mianhae . terserah mau komen apa yang penting komen author udah seneng kok , maaf ya jhopenya dibikin galau gitu . oke wait ne , Gomawo jhoppie sudah meluangkan waktu membaca ff saya.

      Like

  4. thor ceritax seru amat hahaahaha g hbis pikir jin minta pndapat suga soal itu,, ini keren sngat thorr g sabar chpter 3
    sukaa bgt ma jln ceritax ngakaaaaak.. ada jimin omoo omoo biassss *-*

    Liked by 1 person

    1. Gomawo sudah meluangkan waktu membaca FF ini Baek yubin , tunggu chapter selanjutnya ya . Syukur deh kalo suka sama jalan ceritanya , mianhae jimin aku buat jadi jahat disini.

      Like

  5. Authoooorr buru next chap yaaaakkk sdah g sabar pgn baca..
    keren thor byangin gmn klo jd jihyun kyaaaaa di rebutin jin sma siwan jd eunkyung d rebutin suga sm jimin wkkkekk pgn liat ank mreka..

    Liked by 1 person

  6. Kyaaaaa…. Nie lucu bgt sumpah…
    Aigoo ff nie agk ehm ya… Hhhh.. Jin ma jihyun polos bgt…
    Lq soal mati lampu wktu dihotel q jd ingat wktu qt dibandung dlu… Hehehe….
    Omooo jihyun n eunkyung mau mlahirkan… Jd gk sabar nunggu klnjutanx vin… Hhhhh…
    Keep writing vin… Fighting!!!!!

    Liked by 1 person

    1. beneran lucu? gak garingkan ? . hehehe ada adegan panasnya dikit lah biar gak polosan nih ff . hahaha iya ya aku baru nyadar loh , tapi beda ya aku juga gak kepikiran pakai scene pas dibandung itu . Pasti penasarankan ? tunggu ya chapter 3 , Gomawo udah baca FFku

      Like

  7. Wuhuuuuuuu hahahah ini ffnya lucu dari awal xD hahahaa q udh lama g baca ff nc *eh kkkk ini lucu beneran hahah apa lagi si suga kkkk cinta bngt sama eunkyung mau di suruh ini iti kyaaaa jd enak punya namja kyk suga hahahh jin astagaaaaaa masa polos gitu xD dan jhope kkkkk pea dia xD hahahah ini lucu thor ^^ keep writing /skrng nunggu chapter 3 deh heheheh 😁😁😁

    Like

    1. Ah gomawo udah bilang lucu FFnya ^^ , eh suka baca nc hehehe. Iya donk dia calon suami idaman banget , kan jin memang gitu hehehe #peace. Jhope disini sesuai banget karakternya sama aslinya hehehe . Oke wait for the next chapter ne , gomawo udah ngeluangin baca

      Like

  8. ternyata uda publish….thoor aigooo lucuuu amat ffx johaa, gregetan bc si jin ma jihyun polos amat tp kyeoooptaa suka banget lihat kelucuan mreka apalagi rapmon ma jhope, jjang dehh, sugaaaaa (♥-♥) sweet skali hehe thor aq nunggu dr dlu loh chp 3 jgn lama” yaaa thor agak di nc dikit bgus ni/? =Dv

    Like

    1. Gomawo *bow , syukur deh kalo suka sama jalan cerita di chapter 2 ini. Ne aku usahain lebih cepat dari chapter 2 ini , nanti aku akan mencoba dichapter 3 ada nc lagi ^^

      Like

  9. Daebaakk dibikin ngakak mlm” sama fanfic mu thor likeee.. kkekeke lama syekali thor publishnyaa?
    chp 3 buruan ya #maksa kkekeke thor agak tambahin nc biar seru ._.v greatjob keepwriting bwt authornyaa.

    Like

    1. Gomawo ne udah baca *bow , mianhae idenya kadang buntu jadi agak lama . Ok aku usahain chapter 3 gak lama kayak chapter 2 . Nc ya ? Ya nanti dilihat kondisinya hehehe , ok oke

      Like

  10. Huuwwwaaaa 18+ hehe seruu thor baru baca fanfic semi nc d wp ini, crita mreka lucu banget thor sweet gmn gtu, polosx jin oppa ma cwex kterlaluan bget >< tmbahin nc nya thor haahahaha chapter 3 segera y thor..

    Like

    1. Iya ini yang pertama semi nc disini , hehehe itu jin cuma gak mau memaksa jihyun aja . Dikondisikan ya , tapi gak bisa nc banget gitu . Ok tunggu next chapter ya

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s