Chaptered · Drama · Family · PG 17+ · Romance

Timeless Chapter 3


Author : Choi Jihyun 

CAST : Kim Jong In or Kai

              Jung Hyo Jin as you or girl

              Jung Soo Jung or Krsytal

              Xi Luhan or Luhan

Genre: Romance, Drama

Lenght : Chaptered, series

Rating : PG 17

Chapter 1 / 2 / 3 /

Krystal melihat percakapan Hyojin dan Kai sedari tadi, terlihat jelas dibalik wajah Kai yang tadinya tempak bahagia dalam hitungan menit saja berubah masam saat kedatangan namja itu (luhan) yang tiba-tiba saja pergi bersama Hyojin

Krystal berlari kecil sebelum Kai meninggalkan tempat itu

“Jongin-ah..” Teriaknya saat Jongin hendak berjalan pergi

Jongin menghentikan langkahnya lalu menatap Krystal dengan tatapan malas dalam hatinya berkata “Yeoja ini lagi”

“Mwo?” Jawabnya tidak bersemangat

“Kau benar mengenal yeoja itu?” Tanya Krystal dengan menekankan kalimat ‘yeoja itu’

Jongin menatap Krystal sekilas lalu tersenyum pahit sebelum menanyakan “Kau Stalker?” Yang langsung membuat Krystal menatap kesel

“Hahaha mwoya??kau berkata aku stalker?? Bukankah kau stalker? Kau mengikuti yeoja itu mengejarnya kau membuatnya terganggu dengan tingkahmu bukan? Bahkan kau terlihat seperti ssaeng”

Jongin yang hampir pergi berbalik menatap Krystal tajam

“Ya!! Tau apa kau tentang hidupku ha?” Teriak Jongin dengan nada tinggi. Sesaat Jongin tersadar Krystal terlihat ketakutan melihatnya

“Jangan mengikutiku lagi..” Lanjut Jongin dengan nada merendah dan berjalan pergi

___________________

*Lee HyoJin POV*

Benar kan itu Krystal?? Bahkan saat Jongin berkata menungguku, memintaku untuk tidak pergi lagi dia masih bersama dengan yeoja menyebalkan itu??

Apa aku salah memperlakukan Jongin seperti kemarin?? Aigoo jinjja!!

Aku kembali melihat Jongin dan Yeoja itu disini, aku berada di Pohon tempatku dan Jongin menghabiskan waktu saat kecil,

“kenapa mereka kesini??” Gumamku pelan aku segera ingin beranjak pergi seperti sebelumnya tapi kali ini nasib sial datang padaku, dari jauh Jongin melihatku dan berlari mendekat

“Hyojin-ah…” Jongin menarik pergelangan tanganku

“tch..” aku berdecak sebal dan menatapnya sinis

“kenapa kau datang kesini? Untuk melihat tulisan itu?? Apa kau tidak merindukanku?” Tanya Jongin begitu bersemangat padaku sambil menunjuk ukiran nama kami di pohon itu

“A…anniaya.. hmm aku.. aku hanya..” Aku menghentikan kalimatku, Begitu bodoh sekali aku saat ini.. semua pertanyaan Jongin benar, aku merindukanya, merindukan masa kecilku dengannya, dengan Jongin kecil yang selalu ada untukku tapi sekarang dia membawa yeoja itu (Krystal) ketempat ini..

Jongin menatapku dengan matanya yang bercahaya, tatapan mata Jongin masih sama seperti saat dia masih kecil, tatapan matanya yang membuatku begitu merindukannya,

“aku merindukanmu.. sangat merindukanmu..” tiba-tiba saja Jongin memelukku

Aku mencoba untuk tidak menangis walau air mataku sedikit keluar, sekilas aku  melupakan satu hal, Yeoja itu.. Krystal menatap kearah kami

“Lepaskan aku..” aku meminta Jongin untuk melepaskan aku tapi dia semakin mempererat pelukanya padaku

“Lepaskan aku” aku sedikit menaikkan nada suaraku, memberontak agar Jongin melepaskanku dan sedikit mendorongnya

“Wae?? Aku tau kau melupakanku.. kau bahkan tidak tau bagaimana…”

Belum selesai kelimat Jongin aku memotong pembicarannya

“Jangan mengingat masa lalu, bukankah aku sudah katakan padamu kau hanya masa laluku??” Aku menatap kearah Krystal sesaat lalu menghapus sedikit air mata di sudut mataku

“aku harap itu bukan isi hatimu yang sesungguhnya” sahut Jongin

Aku mengalihkan pandangan keaarah lain, aku tidak bisa menatap matanya, karna aku tau Jongin pasti akan menatap mataku untuk mencari sebuah kebenaran disana

“Hyojin-ah..”

Luhan berlari kearahku,

“apa kau berada disini untuk menunggu namja itu??” Tanya Jongin saat Luhan datang

“Ne.. aku menunggu dia..” aku berbohong lagi pada Jongin, aku bahkan tidak tau kalau Luhan akan datang kesini mencariku

Luhan menatap Jongin tajam

Tiba-tiba saja Yeoja menyebalkan itu datang mendekat kearah Jongin

“Jongin pergi kesini bukan untuk menemui Yeoja itu, dia datang disini bersamaku..” teriaknya pada Luhan

“bagus sekali.. jangan sampai namja mu itu mendekati Hyojin lagi..”

Luhan menyeretku pergi sebelumnya aku melihat sebuah kertas terjatuh di arah dekat pohon, apa ini milik Jongin?

Aku meraih kertas itu dan Luhan menatapku dan berkata “Kajja” Saat aku berhenti sejenak untuk mengambil kertas itu dan menyelipkannya di antara buku milikku

*Lee Hyojin POV end*

_______________________

*Author POV*

“Aku sedari tadi mencarimu, ternyata kau ada di sini..” Luhan menatap Hyojin dengan tersenyum

Hyojin hanya tersenyum sekilas saat mendengar ucapannya, dan Luhan kembali terfokus menyetir

“Apa kau mengenal namja itu??” Tanya Luhan lagi dengan nada sedikit santai dan tidak menuntut jawaban

“hmm dia.. dia itu..” Antara iya dan tidak, Hyojin berniat menceritakan siapa Kai tapi..

“Tak usah kau jelaskan padaku siapa dia jika masalah ini sangat pribadi untuku, kalau kau merasa tergangu olehnya atau dia mengganggumu kau bilang saja padaku…” Luhan tersenyum dan menghentikan mobilnya di samping jalan

“arraseo..” Hyojin tersenyum padanya “Lu, Gomawoyo..” Lanjut Hyojin

Luhan tersenyum dan mengangguk kecil

“Aku tidak ingin dia mengganggumu lagi, aku sangat mencintaimu..” Luhan tersenyum lalu mendekat kearah Hyojin untuk menciumnya

Hyojin sedikit menjauh dan berteriak “Lu, aku lapar..”

Luhan sedikit kesal lalu tersenyum, “baikalah ayo cari makan..” sambil  menyalakan mobilnya kembali

Sudah 1tahun belakangan ini sebenarnya Luhan menjadi kekasih Hyojin hanya saja Hyojin selalu menghindar saat Luhan akan menciumnya, Luhan berfikir mungkin Hyojin tidak menyukai hal itu

“Kau mau ice cream??” Tanya Luhan saat dia melihat kedai ice cream di samping jalan

Hyojin tersenyum lalu mengangguk cepat “ne”

“Baikah kau tunggu disini sebentar aku akan kembali” Luhan menghentikan mobilnya didepan kedai ice cream di samping jalan lalu berlari keluar

Hyojin segera membuka buku dari dalam tasnya lalu melihat kertas itu, dia menangis saat dia melihat bahwa itu foto lama dia dan jongin tertulis di balik foto itu nama “Hyojin & Jongin”

“Foto ini??”

Toktokk..

Luhan tersenyum dibalik kaca mobil lalu membuka pintu mobilnya, Hyojin seketika menghapus air matanya dan meletakkan buku itu

“Kau sedang apa? Sepertinya serius sekali” Tanya Luhan saat dia memberikan ice cream pada Hyojin

“Tidak ada” Hyojin tersenyum dan meraih ice cream dari tangan luhan

“Benarkan?” Pertanyaan Luhan hanya di jawab dengan anggukan dan senyuman kecil dari Hyojin

___________________________

Kai melihat  Krystal kembali berdoa di makam anjingnya, sama seperti pertama kali mereka bertemu.. Kai berjalalan mendekat

“Kenapa tadi kau berbicara seperti itu pada Namja itu.”

Krystal mendongakkan kepalanya menatap Kai yang berdiri didepannya

Sesaat Krystal bangkit berdiri dan berhadapan dengan Kai

“Aku hanya berbicara sesungguhnya, namja itu mencurigai kau mengikuti Hyojin.. padahal kau baru tau kalau dia juga sedang berada disana.. aku hanya menjelaskan padanya agar dia tidak menuduhmu seenaknya saja..” Jelasnya lalu beranjak pergi

“Ya!! Jung Soo Jung.. kenapa kau memperdulikanku??” teriak Kai

Krystal menghentikan langkahnya dan  berbalik

“aku tidak perduli padamu, aku hanya berbicara sesuai dengan apa yang aku lihat..”

“Dan tadi kau menyebut nama Hyojn?? Kau mengenalnya? Bukankah kau berkata kau tidak tau dengan pemilik rumahmu sebelumnya??” Kai mendekat kearah Krystal

Krystal menatap Kai sekilas “Aku hanya mendengar kau menyebut namanya Hyojin tadi” Lanjutnya lalu berjalan pergi

Kai masih saja mengikuti Krystal dan bergumam “Aku tidak percaya dengan ucapanmu, aku yakin kau tau semuanya”

“Jangan mengikutiku” Krystal berbalik kearah Kai lalu kembali mempercepat langkahnya

“Jangan keras kepala Jung soo jung atau kau tidak akan melihat dance ku lagi? Hahaha” Jongin berlari lalu menjitak tepat pucuk kepala Krystal

“Aku lebih menyukai dance Donghae dari pada dance mu” Krystal menatap sinis

“Benarkah seperti itu? Kalau begitu aku tidak mau berlatih dance lagi” Kai terlihat menyerah

“Wae?”

“Karna dance ku jauh lebih baik dari donghae tapi kau lebih memujinya..” Kai tersenyum tengil

“Siapa yang bilang seperti itu?”

“Tidak ada, aku harap kau orang pertama yang mengatakan dance ku lebih baik dari donghae..” Lanjut Kai malas

“Hanya orang buta yang berkata seperti itu.. Hahaha ” Ledek Krystal disertai tatapan kesal Kai

___________________

Di bangku taman Universitas, Kai melihat seorang ahjussi bersama Hyojin, mereka berbicara cukup serius

“Bukankah ahjussi itu ayah Hyojin??” Gumam Kai lalu bersembunyi di balik pohon dekat dengan bangku untuk mengetahui pembicaraan mereka, Kai penasaran dengan sikap Hyojin akhir-akhir ini, alasan kenapa Hyojin pindah, siapa sebenarnya Jung soo jung pemilik rumah Hyojin sekarang dan apa hubungan mereka..

“Aboji.. aku akan tetap tinggal di Korea, aku tidak akan ikut pergi lagi seperti dulu.. kalau kau ingin pergi sebaiknya kau ajak saja putri mu satunya, Jung soo jung anak dari wanita yang kau cintai bukan??” ucap Hyojin dengan sedikit kesal

Dari balik pohon kai mendengar semuanya, dia tidak percaya bahwa Krystal itu adalah…

“Hentikan ucapanmu itu..” Ahjussi itu menaikkan nada suaranya

Wae?? Bukankah itu benar? Jung soo jung putrimu anak dari wanita yang kau cintai, tapi kenapa kau memperlakukan dia beda? Bukankah dia sama-sama putrimu? Aboji bahkan lebih mencintai wanita itu dari pada eomma?? Bukan begitu?” Hyojin yang kesal ikut menaikkan nada suaranya

Plakkk..

 

“Hentikan ucapanmu itu..” Bentaknya saat sebelumnya menampar pipi Hyojin

Hyojin memegangi pipinya yang memerah dengan air mata yang hampir jatuh

 

“Aboji, hanya karna kau memaksaku untuk ikut, menyembunyikan Krystal disini kau tidak sadar seberapa jauh kau merubah hidupku?? Demi menutupi kesalahanmu sendiri kau mengorbakan orang lain.. kau merusak hubungan baikku dengan Jongin, kau membawa krystal menempati rumahku kau membuatnya dekat dengan Jongin, Krystal merebut kebahagian keluargaku dan sekarang dia merebut Jongin dariku itu semua karna aboji..” Hyojin pergi dengan menangis

__________________________

Kai sedari mengikuti Hyojin sampai Yeoja itu menghentikan langkahnya di Pohon tempat mereka, Hyojin menangis berjongkok dibawah pohon, Baru kali ini Kai melihat Hyojin menangis separah itu..

Hyojin yang sedari dari tidak mengetahui bahwa Kai berada disana tiba-tiba saja kaget saat ada seseorang yang menepuk pundaknya
Hyojin mendongakkan kepala kearah seseorang itu

“Jong…..ehmm kenappa kau ada disini??” Hyojin segera menghapus air matanya saat mengetahui Kai yang menepuk pundaknya

Kai menarik tangan Hyojin untuk bangkit lalu memeluk Hyojin

“Aku tidak akan pernah meninggalkanmu untuk orang lain, tidak akan pernah..” ucap Kai dengan suara lirih

“Apa maksudmu??” Hyojin berusaha melepas pelukan Kai namun gagal

Kai terdengar berbicara dengan menangis, dia memeluk Hyojin seolah tidak ingin Yeoja itu pergi lagi meninggalkannya

“Kau tidak tau berapa lama aku menunggumu untuk kembali, setiap hari aku hanya memikirkamu berharap kau akan kembali datang untuk memelukku dan mengatakan kau merindukankku, tapi saat kau kembali ternyata itu hanya keinginanku yang bertepuk sebelah tangan “

“kau bicara apa? Tolong lepaskan aku..”Kini Hyojin mengucapkan itu dengan nada pelan tanpa menuntut agar Kai melepaskannya tapi Kai melepaskan Hyojin saat ini

“Tak masalah jika kau mencintai namja itu, aku hanya tak ingin kau membenciku, aku hanya ingin kau memperlakukanku sama seperti Hyojin kecil memperlakukan Kai Kecil beberapa tahun yang lalu.. jika memang kau hanya menganggap aku adalah masa lalumu, lalu apa masa lalumu sebegitu buruk sampai kau tak lagi ingin mengenalku??” Kai menghapus air matanya lalu berbalik dan berjalan pergi

Hyojin terdiam sejenak dan kembali menangis, saat dia merasa punggung Kai sedikit demi sedikit menjauh, Hyojin berlari mengejarnya

“Jongin-ah..” Hyojin menangis memeluk punggung Kai  “Mianhae..” Lanjutnya membuat Kai terdiam

_______________

Luhan melihat sebuah buku tergeletak di bawah kursi mobilnya, dia membaca halaman depan ada nama Hyojin disana..

“Bukankah ini buku milik Hyojin?? Mungkin buku ini terjatuh kemarin saat dia buru-buru, aku akan mengembaikannya dan menjemputnya di kampus, sepertinya dia sebentar lagi pulang” Gumamnya lalu menyalakan mesin mobinya untuk menjemput Hyojn

Belum sampai di kampus Hyojin, Luhan melihat kearah Pohon dimana Hyojin sering kesana, dia menghetikan mobilnya saat melihat Hyojin berada disana bernama Kai dan Hyojin memeluk punggung Kai yang mengurungkan niat Luhan untuk turun dari mobil

“Jinjja??” lirihnya sambil tersenyum berusaha menganggap semua itu tidak terjadi

Luhan menatap mereka kesal, sesaat dia meraih buku milik Hyojin dan beranjak turun dari mobil, dia melihat ada sebuah kertas terjatuh, Luhan meraih kertas itu dan melihatnya,
sebuah foto lama, dalam gambar tersebut terlihat cukup jelas walau sedikit tampak buram seperti terkena air, ada foto seorang gadis kecil dengan membawa taddy bear dan seorang namja kecil mencium bibir gadis kecil itu..

Luhan menatap foto itu cukup lama

“apa ini Hyojin? Dan namja kecil ini siapa??”

Luhan membalik foto itu tertulis “Lee Hyojin & Kim Jong In”

Luhan menatap kearah mereka dari dalam mobil dan kembali menatap Foto itu, Luhan tersenyum singkat dengan air mata disudut matanya

“apa namja itu adalah Kim Jong In??” Gumamnya sambil menyalakan mesin mobilnya untuk pergi dari tempat ini.

(To Be Continue) ^^

Previous / Next 

Advertisements

10 thoughts on “Timeless Chapter 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s