Drama · Family · Friendship · One Shoot · PG

Can You Hear Me??


Author:@SandraChoii (Twitter&Instagram)

(mnjfanfiction.wordpress.com)

Cast: Im Siwan (ZE;A) asSiwan

Lee Ji Eun”IU” asJieun

Jung Yong Hwa (CN-Blue) asYonghwa

Cameo: Lee Jong Hyun(CN-Blue) as Jieun’s Oppa

Choi Junhee as Juniel

Kim Hyo Min as Jieun’s friend

Genre: Romance

Title: “Can You HearMe???

Image

 

Story:

Image

*LeeJieun POV*

Hariini pertama kalinya aku masuk universitas, aku hanya sendiri saat ini aku rasa
sedari tadi aku tidak menemui orang yang aku kenal, bukankah Yonghwa oppa jugadi
universitas ini? Kenapa aku tidak melihatnya..

-prak..prak..prak..Brukk-

Dariarah belakang ada seseorang berlari dan menyenggol bahuku cukup keras, aku
harap dia salah satu orang yang aku kenal ternyata bukan saat dia sempatmenolah padakudan berucap”Mianhae”sebelumakhirnya kembali berlari

Takjauh dari seseorang itu menabrakku, aku melihat sebuah benda terjatuh, seperti
liontin dan aku belum sempat melihat jelas bentuk liontinnya tapi namja itusudah
menyambar liontinnya yang terjatuh lalu menatapku sekilas dan berlari pergi

Karnaaku tidak tau mana kelasku dan apa yang harus aku lakukan di tengah universitas seluas ini sendirian, akumengikuti arah seorang namja itu berlari sampai aku
melihatnya berada di luar kelas dengan kesal dan menendang kaleng soda yghampir
saja mendarat di jidatku

“aissbaboya~ mianhamnida.. Aku hampir saja melukaimu agashi~ eh hoobae?”
ucapnya dengansedikit menunduk dan bertanya benar atau tidak jika aku adalah hoobae.

“ahne~ gwaenchanayo, eh sunbae-nim??”

“haha,Im Siwan imnida, aku semester 5..” namja itu tersenyum dan mengulurkan
tangannya

“annyeonghasseo!! Jieun, Lee Jieun Imnida, aku mahasiswa baru..” aku tersenyum dan berjabat tangan dengannya

Sesaataku teringat aku harus bertanya sesuatu padanya dimana kelas teater

“Sunbae-nim,aku ingin bertanya kelas teater semeater 1 disebelah mana? Mian disini
tidak ada orang yang aku kenal, ada namjachinguku tapi aku tidak tau diadimana..”

“mwo?Jinjja?”

“ne,aku tadi ingin bertanya padamu tapi kau malah pergi, mian aku jadi mengikutimu
sampai disini”

“Ahyang tadi itu kau? mianhae tadi aku sedang buru-buru untuk ikut ujian hari ini
ternyata sial sekali aku terlambat datang dan kau tau sendiri ruang sudah dikunci.”

“mwo?”

“anniyeolupakan saja hahaha ayo aku antarkan ke kelasmu” Tawarnya dengan
tersenyum

“hahahaanniyeo sunbae, kau cukup memberi tahuku arahnya saja”

“Gwaenchana..Kajja..” Siwan sunbae langsung menuntun tanganku mengikutinya

“Kenapa tidak datang bersamanamjachingumu? Bukankah kau tidak mengenal lokasi
kampus ini? Harusnya kalian datang bersama untuk saat ini..” Tanya Siwan sunbae
pada aku saat berjalan menuju kelasku

“Ah ne kau bener, tapi akhir-akhir iniaku tidak bisa menghubunginya, bahkan saat aku masuk di universitas yang samadengannya dia tidak mengetahuinya..”Jawabku santai tapisunbae ini malah menghentikan langkahnya dan menatapku sekilas

“Bagaimana bisa? Mungkin dia sibuk,bersikaplah lebih baik lagi pada
namjachingumu..”Siwan sunbae tersenyum singkat “Ahbaiklah itu kelasmu masuklah, aku harap nanti kau bisa bertemu dengannamjachingumu.. goodluck!!”Siwan sunbae tersenyum padakudan mengepalkan tangannya

“Ne sunbae,, gomawoyo..” aku tersenyum dan masuk dalam kelasku

***

Akumenemukan kelasku dan menemukan teman baru hari ini namanya Hyomin., KimHyoMin, dia satu jurusan denganku kami sama-sama mengambil jurusan seni teater

Akucukup senang walau sedari tadiaku belum menemukan sosok Jung Yonghwa
namjachinguku, sejak beberapa bulan ini aku memang jarangbertemu dengannya karna aku sibuk dengan ujian akhir dan ujian masukuniversitas, aku tau akhir-akhir ini aku
sering mengabaikannya jarangmenelpon dan membalas pesannya, bahkan aku juga
selalu menolak saat dia mengajakkupergi hanya karna aku terlalu focus pada ujian
masuk universitas ini, untuk bisasama-sama berada di universitas yang sama
dengannya. Bahkan dia sampai saat ini tidaktau jika aku berada di universitas yang
sama dengannya.

Sebenarnyaaku juga belum banyak kenal dengan teman baru disini tapi aku ingin
mengetahui kampus ini dan mencari Yonghwa oppa untuk meminta maaf..

Sesaatponselku berdering, aku sudah semangat sekali mengambilnya aku harap itu
Yonghwa oppa ternyata “이중현 calling” Lee Jong Hyun??? Untukapa oppa
menelponku?

“Yeoboseo??Oppa wae?”

“kenapakau bertanya seperti itu?” aku tau dia sedang memasang muka malasdisebrang sana

“bertanyaapa?”

“hahahaarraseo, jieunnie.. Kau masih marah?”

“sejakkapan oppa perduli padaku? Sejak kau punya yeojachingu kau banyak
mengabaikan yeodongsaengmu..Menyedihkan, itulah alasanku tidak ingin berada di
universitas yang sama sepertimu..” lanjutku dengan malas

“Ya..Ya.. Ya.. Bagaimana bisa kau berkata seperti itu? Itu kan alasanmu agar dekat
dengan Yonghwa, jadi kau menyalahkan yeojachingu ku?”

“Kapankau pernah membelaku? Selalu kau melindungi Yeojachinggumu, kau tau aku
cemburu!! Jadi saat ini kau menyalahkanku..” kesalku

“Jinjja??Dongsaengku yang manis, oppa tidak bermaksud seperti itu, hahaha.. mianhae, lagipula kenapa kau tidakmencari perhatian pada Yonghwa mu itu? Bukankah dia
sangat memperhatikanmu?”

Seketikaucapan oppa ku membuat moodku hancur

“janganbicarakan dia..”

“wae?”

“diamlahoppa..”

“hahahakalian bertengkar lagi seperti anak kecil saja.. Jieun-ah ingatlah kau sudah
dewasa saat ini jangan seperti anak kecil..”

“diamlahoppa atau aku akan memukul yeojachingu mu”

“wae?Kau sangat membencinya? Kau pulang jam berapa? Nanti aku jemput ok?”

“sepertinyasiang ini, tumben oppa menjemput, takut aku memukul yeojachingumu?”

“anniya~aku hanya tau jika Yonghwa tidak akanmengantarkanmu pulang..Hahaha”
oppa ku sepertinya puas sekali menertawakanku lalu menutup telponnya

“Ya!!!Oppa kauuuuu!!!” umpatku dengan muka kesal

Babo-ya!!!!

Sesaataku melihat Yonghwa oppa keluar dari kelas tak jauh dari aku berdiri saat ini,
aku tersenyum senang. Pantas saja sedari tadi dia tidak ada, ternyata diasedang ujian..

Hampirsaja aku akan berlari menghampirinya, tapi belum sempat aku mendekat
seorang yeoja sudah berlari menghampirinya dan tersenyum dengan menggandeng
tangannya..

Akumencoba positif thinking padanya, aku harap yeoja itu saudara atau sepupunya
mungkin..

Image
.

“Jieun~ah..”seseorang menepuk bahuku yang seketika membuatku menghapus air mata dan menoleh padanya

“Hyomin-ah?”Ternyata Hyomin teman sekelasku

“Sedangapa kau disini?? Ah kau sedang melihat mereka??” Hyomin menunjuk kearahYonghwa oppa dan yeoja itu yang berjalan semakin menjauh

“Mwo?Itu sebenarnya..” belum selesai kalimatku Hyomin kembali melanjutkan
ceritanya

“Diaitu Yonghwa sunbae, dia banyak pengalaman akting.. Saat nanti kita ada kelas
drama dia pasti ikut melatih kita..”

“Jinjja??”aku tersenyum

“Tentusaja, dan yeoja yang tadi bersamanya itu Kang Minah kekasihnya.. dia dancer danactingnya sangat bagus”

“Mwo?”Aku menahan air mataku

“Wae-yo?Mereka baru saja pacaran, sebenarnya Minah sunbae itu mantan yeojachingunyahanya saja setelah 2 tahun putus mereka bersama kembali..”

Kembaliaku memasang senyum singkat untuk menutupi muka sedihku di hadapan Hyomin, semua kata-kataHyomin kembali berputar-putar di otakku, antara tidak ingin percaya dan inginmempercayainya, di satu sisi aku baru saja mengenal Hyomin hari ini dan aku tidak ingin percayadengan seseorang yang baru aku kenal, disisi lain aku sudah mencurigai ini sejak dulu danaku melihatnya hari ini. Sedangkan Hyomin tidak ada alasan menceritakan halbohong padaku.

“Jieun-ahgwaenchana??” Hyomin menatapku

“Gwaenchana..”aku mencoba tersenyum “ehm Hyomin-ah aku harus pergi duluya..”pamitkupadanya lalu berlari pergi

“Wae..Jieun-ah kau mau pergi kemana??” teriak Hyomin tapi aku abaikan

***

*AuthorPov*

Jieunberlari ke arah mereka (Yonghwa+Minah) pergi, dan menghentikan langkahnya saat tepat berada di belakangmereka..

“Oppa!!”Panggil Jieun, sesaat Yonghwa berbalik menatap Jieun heran

“Jieun-ah..Kau..” Yonghwa menarik tangan jieun sedikit menjauh dari Minah

Jieunmencoba tersenyum walau sangat jelas dia sedang menangis

“Akutidak suka padanya, bukankahkau berkata jika kau tidak memiliki perasaan apapun pada mantan yeojachingumu? Kau tidak lagiingin perduli padanya?”

Yonghwameraih tangan Jieun,

“Jieun-ahdengarkan aku dulu..”

“Mwo??”Jieun melepaskan tangannya dari Yonghwa

Yonghwaseperti menahan nafas sesaat lalu berkata

“Mianhae,aku..” Yonghwa kembali meraih tangan Jieun

Belumselesai kaliamat yang Yonghwa ucapkan, Jieun sudah tidak bisa menahan airmatanya

“Akuingin bicara denganmu.. Ikut aku..” Seseorang tiba-tiba melepaskan tangan Jieundari Yonghwa

“Mwo??Siwan sunbae..”

Siwanmenatap Yonghwa kesal lalu menarik tangan Jieun pergi

Sampaidi suatu tempat, Siwan itu melepaskan tangan Jieun yang sedari tadi meronta agar namja itu melepaskantangannya

“Sunbae-nim!!!Apa yang kau lakukan?? Kau sudah menggagalkan rencanaku!! Kau tidak tau berapa lama akumenunggu untuk bertemu dengannya?” teriak Jieun kesal dan menangis

Siwanhanya terdiam melihat Jieun menangis

“Mianhae,aku hanya tidak ingin kau semakin sakit saat mendengar penjelasannya.. apakahdia namjachingu yang kau ceritakan itu? Jadi Yonghwa??”

“…”Jieun hanya diam tak menjawan apapun, yeoja itu hanya menatap Siwan dengantanda tanya dan menghapus airmatanya

“Mianhae,harusnya aku tidak mencampuri urusan pribadimu..” Siwan tersenyum lalu berjalan pergi

***

Jieunduduk di bangku cafe samping universitasnya dengan pandangan kosong, dia hanya mengaduk-aduk minumandihadapannya tanpa alasan

“Jieun-ah!!”panggil seseorang yang baru saja keluar dari dalam mobilnya

“Oppa!!”Jawab Jieun yang baru saja tersadar dari lamunannya dan mendapati Oppanya(Lee Jonghyun)menjemputnya, segera saja yeoja itu menangis memeluk Jonghyun

Jonghyunheran melihat Jieun menangis memeluknya

“Ya!!Gwaenchanayo? Kau kenapa? Sedang apa kau disini? Kau sudah selesai kuliah? Mananamjachingumu?” pertanyaan Jonghyun ternyata membuat Jieun semakin kesal

“Janganmenanyakan dia..” Sahutnya singkat

“Wae??Kau menangis karena dia? Mana dia? Aku harus menemuinya..” Jonghyun terlihat kesal dan beranjakuntuk mencari Yonghwa tapi Jieun menghentikannya

“Oppa!!Aku bilang jangan tanyakan dia lagi padaku.. Jangan membuat masalah di hari pertamaku masukkuliah!!” Jieun terlihat serius saat ini

“Tap..tapi..”

Jieunmenatap Jonghyun singkat lalu tersenyum memeluk Jonghyun

“Ayopulang oppa! Aku tidak ingin berada disini lebih lama lagi..”

SesaatJieun tersenyum lalu menuntun Jonghyun masuk dalam mobil

***

*ImSiwan POV*

Akumelihat Jieun menggandeng seorang namja masuk dalam mobil, tak lama setelahnya mobil itu telahmeluncur pergi

“Apanamja itu yang membuat Yonghwa bersikap seperti itu padanya?” Pikirku

Tapiaku rasa Jieun tidak akan melakukan hal semacam itu..

Dariarah sedikit jauh aku melihat Yonghwa berjalan sepertinya ke arahku, Dan benar saja dia berjalan mendekatdan menatapku.

“Apahubunganmu dengan Jieun?” Tanyanya yang cukup menggertakku, entahlah apa yang ada dalam pikirannya, sebenarnya sama sekali tidak adaniat buruk yang akan aku lakukanpadanya juga pada Jieun

“Mwoya?”Tanyaku dengan nada datar

Akurasa dia salah sangka padaku, aku tidak ada niat apapun pada Jieun. Aku hanya tidak suka melihat dia memperlakukan yeoja seperti itu..

Yonghwamenatapku singkat

“Janganganggu yeojachinguku..” ucapnya datar lalu berbalik untuk beranjak pergi

Jujursaja aku ingin tertawa saat ini, bukankah dia sudah memiliki Minah lalu apaperdulinya dia pada Jieun??

“Yeojachingukau bilang?” Tanyaku dengan nada menertawakan yang seketika membuatnya berbalik arahmenatapku dan kembali mendekat

“Kauberkata apa?” Dia kembali padaku dengan tatapan kesal

“Ya!!Setelah apa yang kau lakukan padanya, dan hubunganmu dengan Minah kau masihsanggup menyebutnya sebagai Yeojachingu??” Aku tersenyum sinis saat ini

Akuhanya melihat Yonghwa terdiam mendengar kalimat itu, langsung saja aku pergi meninggalkannya

*LeeJi Eun POV*

Hariini aku keluar kelas sedikit lebih cepat dari sebelumnya, bukan tanpa alasantapi hariini aku harus mulai berlatih acting untuk drama musical 3 bulan kedepan..

Akusedikit malas dengan acara ini padahal dari dulu sebenarnya acara seperti iniyang akutunggu-tunggu, aku hanya tidak ingin bertemu dengan Yonghwa, aku ingat bukankah Hyomin waktu ituberkata bahwa Yonghwa sebagai sunbae yang lebih pengalaman dalam hal actingdan pasti dia akan ikut membantu latihan acting disini..

“Apakau siap untuk berlatih?” Siwan sunbae tiba-tiba saja ada di belakangkulalu menepukbahuku dan tersenyum

“Sunbaenim!!Tentu saja,” aku hanya tersenyum menjawab pertanyaannya

“Fighting!!”Lanjutnya dengan ekspresi muka lucu dan mengepalkan telapak tanganya membuatku tertawa

“HahahaGomawo sunbae.. apa kau juga menjadi cast drama ini?”

“Anni..aku hanya membantu melatih saja..”

Akuberjalan beriringan dengan Siwan sunbae ke arah aula untuk berlatih drama,seharusnya aku senang karna aku salah satu dari beberapa mahasiswa tingkat 1yang ditunjuk sebagai perwakilan kelas drama..

“Kaudatang?” tiba-tiba saja Yonghwa sudah dihadapanku dan Siwan sunbae saatini, aku hanya menatapnya singkat

“nde..”jawabku sekenanya

“haruskahbersama dia?” Tatapannya pada Siwan sunbae sekilas

Akuhanya menatapnya tanpa berkomentar apapun karna aku malas berbicara dengannya

“pallikajja!” Yonghwa melepaskan tangan Siwan sunbae dari tanganku dan menuntunku masuk dalam aula

Sampaipada pintu aula aku menghentikan langkahku

“Waeyo?Jebalhaeyo” Tanya Yonghwa dengan tetap menarik tanganku untuk masuk

“anni”aku melapaskan tangannya membuatnya menatap arah tangan kami sekilas

“Wae?”

“Akuhanya tidak ingin yeojachingumu melihatnya” jelasku lalu masuk kedalamaula terlebihdahulu darinya

“Ya!!Jieun-ah..” teriaknya mengikutiku dari belakang alhasil semua orang diruangan memperhatikanke arah kami tak terkecuali Minah (itu)membuat Yonghwa tersenyum sekilasdan mengalihkan pandangannya pada script

“Jieun-ah!!”panggil seseorang lalu menghampiriku

“Hyomin!!”Aku menghampiri Hyomin, “Kau keren sekali akhirnya tulisanmu menjadi jalancerita dalam drama musical ini.. daebak!!” Aku mengacungkan jempol padanya danHyomin tersenyum

“HahahaGomawoyo.. kau keren, mainkan jalan cerita ini dengan baik ya, awas saja kalaukau merusaknya..” Goda Hyomin padaku

“Jinjja..kau mulai sombong sekarang??” aku melirik Hyomin dengan tatapan tajammenggodanya

“Hahaha..sungguh pandanganmu menakutkan Jieun..” Hyomin menertawakanku saat ini

“Hahaha kau tenang saja akutidak merusak jalan ceritamu, aku hanya akan menyanyikan soundtrack dan actingdi beberapa scane saja..” Sahutku

“Jinjja? Waeyo??”

“Karna itu yang diperintahkan oleh Kim Seonsaengnim, sepertinya suara nyanyinku sudahmenghipnotisnya hahaha..”

“Jinjja Jieun… kau lebihsombong dariku saat ini..”

“Hahahaha mianhae..”

***

*AuthorPOV*

“Eolmanajohaetkillae irae.. Eolmana saranghaetkillae irae… Geu sarameodi-ga,geureokhe johanni, neo jeongmal wae ireoni..”

‘howmuch you like her tobe like this, how much did you love her tobe likethis?Whatwas so great about her? Why’re you like this’

Jieunterlihat berlatih menyanyi beberapa bait lagunya untuk mengisi soundtrack dalam drama musicalnya lalutiba-tiba saja dia melihat Yonghwamenghampirinya

“Iniscript yang harus kau pelajari, kau pemeran utamanya”

“Mwo?”Jieun melebarkan pandangannya ke arah Yonghwa

“Hyominyang merekomendasikan kau sebagai pemeran utamanya, kalau kau tak suka protes saja padanya”Lanjutnya lalu berjalan pergi

“Ya!!Aku tidak ada pengalaman dalam drama musical.. Bagaimana mungkin aku akan menjadi pemeran utama!!”Teriak Jieun kesal yang sama sekali tidak digubris oleh Yonghwa

***

*ImSiwan POV*

Akumelihat Jieun mengikuti langkah Yonghwa dengan berteriak-teriak, mulai lagi yeoja itu..

Akumenghampiri Jieun yang terduduk di sebuah bangku depan ruang latihan, yeoja itu terlihat kesal dan menghelanafas panjang

“Huff..Terkutuk kau Jung Yonghwa!!!” kesalnya dengan mengepalkan telapak tangannya

Akutersenyum lalu duduk di sampingnya,

“Omoosunbae-nim?? Kenapa kau ada disini??” Jieun menatapku terkejut dengan membulatkan kelopak matanya

Akuhanya tersenyum sekilas

“Sunbae-nim..”panggil jieun sekilas

“waeyo?”

“Ehmaku mohon bimbingan untuk drama musical pertamaku ini” jawabnya semangat dan tiba-tiba saja bangkitdari duduknya dan menunduk padaku

“Hahahaitu sudah pasti, kau tak usah khawatir..” aku hanya tersenyummemperhatikannya

SeketikaJieun mengubah ekspresi wajahnya

“Tapi..apasunbae sudah tau jika aku mendapat kesempatan menjadi pemeran utamamya?”

“Jinjja???Artinya kau hebat!! Kajja, aku akan membantumu latihan, mulai saat ini akumentormu..” aku terlalusemangat sambil menarik Jieun menuju ruang latihan

“Sunbae-nim,untuk apa kita disini?”

“Latihan,arra??” jawabku singkat sambil sesekali membaca script, “kau cobamulai dari ini”aku menunjuk dialog yang harus Jieun mainkan

Jieunmemperhatikan script yg harus dia baca sesaat dengan ekspresi terkejutnya

“Waeyo?”tanyaku

“anniya..”Jieun tersenyum sekilas lalu mempethatikan script

Jieunterlihat focus dan ekspresi wajahnya berubah

“kaumenyakitiku sebegitu banyak tapi aku masih sangat menyukaimu, aku meminta maaf padamu permohonan maafyang seharusnya tidak aku ucapkan karena semua ini bukan salahku tapi salahmu, bukankan ini tidak adil??Bagaimana bisa kau mengikat hatikuterlalu banyak sehingga aku tidak dapat melihat orang lain?” Aku melihat Jieun menangis saat ini, aku hanyabisa terdiam entahlah itu semua karena kualitas actingnya yang bagus atau dia merasakanperannya sama dengan apa yang dia rasakan

-prok..prok..prok..-

“kausudah berapa lama belajar acting? Ini mengagumkan Jieun kau layak menjadi pemeran utama” lanjutku

“Jinjja?”Jieun terlihat semangat ” aku berlatih sejak 2 tahun lalu bersama Yong..Ehm lupakan..sudah lama sekali aku tidak berlatih acting sejak persiapan kelulusan sekolahdan masukuniversitas ini baru aku mulai sedikit berlatih kembali”

“Ayoberlatih lagi..” aku mengalihkan pembicaraan

“Anniyo,sunbae-nim aku sebenarnya berpikir jika dalam drama musical ini aku hanya bernyanyi mengisi soundtrackbukan ikut bermain, aku lebih menyukai mempelajari lagu dalam soundtrack inidari pada memainkan jalan ceritanya..”

“inipengalaman pertamamu bermain menjadi peran utama bukan? Harusnya kau mencoba hal baru mengisisoundtrack sekaligus peran utama itu adalah prestasi yang tidak semua orang bisamendapatkannya, kau harus yakin bukankah ini menyenangkan? Ini sebuah tantangan?”

“Inisemua karna ulah Hyomin, dia yang merekomendasikanku menjadi pemeran utamanya padaKim Seonsaengnim..”

“Apalagiseperti itu, kau mau mengecewakan temanmu? Dia mempercayakan jalan cerita yangdia buat untuk kau perankan..” Aku tersenyum melihat ekspresinya

Jieunhanya tersenyum dan menggelengkan kepala

“Anni,aku tidak ingin mengecewakan Hyomin..”

“Nahmulai sekranag berlatihlah.. kau juga mengisi soundtrack? Nyanyikan 1bait sajaaku ingin mendengar?”

Jieuntersenyum dan mengatur nafasnya

“Ajikdo keu ae-gakeureohke daedanhani

Keukkas jeonhwahhan tongedo gaseumi deol-keokhani

Hadeon yaegijochaitko dareun saenggakhaneun neo

Sunkan gudeunpyojeonge nae mami deo nollae

Manna bon jeokeoptjiman geu ae cham shirhda”

“Is she still sogreat?

Does your heartdrop just by a single phone call?

You even forgotwhat you were saying and think about something else

My heart is moresurprised at your quickly hardened face

I’ve never met herbut I really don’t like her”

Jieun terlihatmenikmati tiap bait nada dan lagunya, saat dia akan mulai menyanyikan bagian reff, aku melihat Yonghwa dibalik pintu tapisaat Jieun mengetahui dia disana, Yonghwa menatapkusekilas lalu masuk kedalam dan menarik tangan Jieun keluar dari tempat ini.

“Ya!! Kau mau apa?”Jieun mencoba melepaskan tangannya dari Yonghwa

Tanpa menjawabapapun Yonghwa tetap menarik tangan Jieun mengikutinya, kali ini aku diamkan saja mereka, aku tau ini bukan urusankuaku juga ingat saat Jieun marah padaku karnamenariknya pergi dari Yonghwa, Jieun pernah berkata jika dia ingin bicara pada Yonghwa dan mungkin ini kesempatannya..

***

*Author POV*

Yonghwa menghentikan langkah mereka diluar ruangan takjauh dari tempat latihan, dia menatap Jieunsekilas sebelum mengatakan sesuatu pada Jieun sedangkan Jieun terlihat masih sangat kesal padanya.

“Mianhae.. aku tau aku bersalah padamu, tapi samasekali aku tidak bermaksud menyakitimu..” Kata itu terucap dari bibirnyasedikit hati-hati, kali ini mata Yonghwa tidak berani sedikitpun berhadapan dengan Jieun karna diatidak ingin melihat ketulusan dari mata yeoja itu yang membuatnya semakin bersalah.

“Jangan muncul dihadapanku saat ini, karna saat iniaku sedang membencimu..” Hanya itu yang Jieunucapkan

Yonghwa melihat air mata lagi saat ini, berapa kalidia membuat Jieun menangis berapa kali dia juga tidakingin melakukan ini pada Jieun, sesekali Yonghwa ingin menghapus air matanya tapi niat itu di urungkannya karna dia tausemua kesalahan ada pada dirinya..

Jieun melihat Yonghwa sekilas lalu berbalik danberjalan pergi

“Hanya karena kau pernah disakiti tak berarti kauharus membenci, jangan karena luka kaumenjadi sosok seseorang yang bukan dirimu..” Perkataan Yonghwa seketika membuat Jieun menghentikan langkahnya

“Akan ada saatnya dimana kau mulai mencintaiku danmenghargaiku tetapi aku sudah lelahmencintaimu dan merindukanmu..” Lanjut Jieun sebelum dia kembali berjalan pergi

***

Siwan merogoh saku celananya, seketika diamemperhatikan sebuah liontin dan tersenyum teringatyeoja masalalunya saat dia masih duduk di bangku sekolah dasar, namja itu memejamkan mata kala teringat flashbackucapan yeoja kecil yang sangat menarikperhatiannya itu berkata “Bada Oppa.. suatusaat ketika kita sudah dewasa aku ingin bertemudenganmu lagi.. aku berjanji tidak akan melupakanmu..”Yeoja itu tersenyum dan memberikan liontin padaSiwan saat dia akan pindah, lalu Siwan menghapus air mata yeoja itu danmencium keningnya

Siwan tersenyum mengingatnya “Aku rasa mungkinsaat ini kau sudah melupakanku perikecil..” Siwan tersenyum itulah alasannya mengapa sampai saat ini dia tidakinginjatuh cinta pada Yeoja, karenadia sangat mencintai gadis kecil masa lalunyayangmungkin saat ini tidak diaingat bagaimana wajahnya..

“Ah bukankah Jieun tadi bersama Yonghwa? Apa diatidak kembali kesini untuk latihan? Ataujangan-jangan..” Siwan yang baru sadar dari flashbacknya tiba-tiba keluar dariruang latihan dan mencari Jieun

Hampir sekitar universitas dia mencari tapiJieun tidak ada, di kelasnya juga tidak ada hanya ada Hyomin keluar kelasnya lalu Siwanbertanya padanya dimana Jieun, sedangkan Hyomin berkata seharian ini Jieun tidak masukdalam kelas dia hanya tau Jieun datang hanya untuk latihan acting jugabernyanyi, bahkan ponselnya juga tidak bisa dihubungi..

Siwan keluar kearah halte dia melihat Jieunduduk di halte, tak lama setelahnya Bus datang dan Jieun masuk kedalamnya, tanpa buangwaktu Siwan mengikutinya masuk dalambus dengan hati-hati agar Jieun tidak mengetahui jika dia mengikuti Jieun.

Siwan duduk tepat dibelakang Jieun lengkapdengan kacamata hitam, topi, syal yang cocokuntuk penyamaran di musim dingin.

Jieun tidak terdengar bicara apapun hanya sajadia sedari tadi bermain dengan ponselnya, Siwan sempat melihat saat Jieunmenangis memperhatikan fotonya bersama Yonghwa dan tak lama ada pesan masuk dalam ponselnya

From: Yong’s

11-12-2013- 02.00pm

“Kau ada dimana?? Jangan membuatkumengkhawatirkanmu!!”

Jieun hanya melihat tanpa membalas pesantersebut, dia menutup ponselnya sesaat ada pesan masuk untuk kedua kalinya

From: Yong’s

11-12-2013- 02.05pm

“I Love You”

Jieun menghapus air matanya sekilas lalu menekantombol “REPLY”

To: Yong’s

11-12-2013- 02.10pm

“when ‘I Love You’ doesn’t mean anything to meanymore. That’s how much you’ve brokenme..”

Setelah mengirim pesan tersebut Jieun kembalimematikan ponselnya dan menyimpannyadalam tas, Siwan yang sempat melihat pesan yang Jieun kirim untuk Yonghwa mulai memikirkan perasaan Yeoja itu..

Jieun turun di halte depan, didekat KyonggiUniversity, Siwan juga turun mengikutinya..

Jieun menghentikan langkahnya saat melihatsebuah mading bertuliskan“RomanticJ” Juga ada posterterpampang cukup besar seorang namja dan yeoja

Image

“Babo.. masih bisa dia melakukan halini padaku saat keadaanku seperti ini?? Awas saja Kau Lee Jonghyun!!” Umpatnya kesal lalu menoleh kearahruang latihan dimana oppanya beradadisana bersama yeoja itu,

Image

Jonghyun juga akan membuat single lagu barubersama yeojachingunya yang membuat Jieunmerasa tersishkan, Jieun melihat diruang latihan hanya ada Jonghyun dan Yeoja itu yang membuat Jieun kesal karena Jonghyunlupa jika saat ini dia sudah berjanji menjemputJieun di kampusnya..

“Ini yang membuatnya lupa jika akanmenjemputku??” Gerutunya

Siwan yang sedari tadi mengikuti Jieun mulaiberani mendekat dan melihat apa yang Jieunlihat

“Apa kau cemburu pada Yeoja itu?” Tanya Siwantanpa sadar saat melihat apa yang Jieunlihat, tanpa curiga Jieun mengangguk dan berkata “Tentu saja..”

Baru saat itu Jieun mulai sadar jika adaseseorang yang mengikutinya

“Mwo?? Sunbae??” Jieun terlihat kaget bagaimanabisa Siwan ada disini

“Sssttt…” Siwan membungkam Jieun “Janganberisik nanti mereka mendengar”

Tanpa menjawab apapun Jieun hanya mengangguk danmelihat namja itu dengan pandanganbingung

“Bagaimana bisa kau mencintai namja yang sudahmemiliki kekasih?? Lalu bagaimana perasaanmupada Yonghwa?”

“Aku tidak akan biarkan Jonghyun oppa dekatdengan dia, dia merebut Jonghyun oppa dariku..”Jieun terlihat kesal pandangannya tetap tertuju pada mereka

“Aku pernah melihat namja itu menjemputmu, apadia namjachingumu? Lalu Yonghwa??” Siwan bertanya dikalimat akhirnya dengannada suara yang cukup keras yang seketikamembuat Jonghyun menoleh kearah luar ruangan melihat apa yang terjadi..

Jieun yang mendengar suara keras itu singkatsaja menutup mulut Siwan, tak lama Jonghyundan Yeojachingunya keluar melihat mereka

“Oppa..” Jieun melepaskan Siwan dan mendorongoppanya “Kau lupa jika sekarang kau berjanjimenjemputku??” Kesalnya

Jonghyun tidak terlalu memperdulikan pertanyaanJieun kali ini karena dia memperhatikanSiwan lalu tersenyum

“Ya.. cepat sekali kau move on dari Yonghwa?Hahaha kajja.. adikku ini..” Jonghyun tersenyumlalu mengacak rambut Jieun membuat Siwan dan Yeojachingu Jonghyun tersenyum melihatnya

“Apa maksudmu?” Jieun menepis tangan Jonghyunseketika Jonghyun melirik kearah Siwan

“Ya!! Babo.. dia sunbae ku..” Sangkal Jieun

“Oh arraseo..” Jonghyun hanya mengangguk

“Aku Lee Jonghyun, dan Lee Jieun itu adikku yangsangat manja dan cerewet.. hahaha danini Choi Juniel yeojachinguku” Jonghyun memperkenalkan dirinya Jugayeojachingunya pada Siwan

“Annyeong.. aku Im Siwan, Sunbae Jieun dikampus.. adikmu cukup mengkhawatirkan sejakada masalah dengan Yonghwa terpaksa aku harus mengikutinya sampai sini, aku hanya takut jika dia depresi dan bunuh diri..”Siwan tersenyum

“Choi Juniel??” Jieun memperhatikan Junielseperti mengingat sesuatu, lalu Juniel tersenyum padanya

“Lee Jieun?? Kau IU kan? Aku temanmu saat kaubaru pindah dari busan ke seoul kita satukelas saat kita kelas 3 sekolah dasar kau ingat??” Juniel terlihat semangat

“Choi Junhee?? Jinjja??” Jieun langsung sajamemeluk Juniel saat itu, Juniel sempat pindahsekolah ke jepang saat mereka akan masuk junior high school karena ayahnya bekerja disana, saat ini mereka bertemu lagi danJuniel adalah Yeojachingu oppanya

“IU, I miss you.. Bogoshipoyo..” Juniel menangismemeluk Jieun

“Kalian saling kenal??” Jonghyun bertanya padamereka

“Ne oppa.. saat kecil aku dan Juniel belajarbermain gitar bersama, dia teman terbaikkusaat aku baru masuk sekolah setelah kita pindah..”

“Jinjja?? Apa sekarang kau akan memukulyeojachinguku karna aku lupa tidak menjemputmu?”Jonghyun menggoda Jieun

“Anni aku akan memukulmu..”

Siwan hanya diam beberapa saat mendengarpercakapan mereka, dia memperhatikan wajahJieun sekilas dan kembali mengeluarkan Liontin dengan inisial “IU” darisakunya, namaitu…

“Sunbae-nim.. waeyo??” Siwan tersadar dankembali menyimpan liontin itu dalam sakunya

“Anniyo.. ehm apa kau akan pulang bersama denganoppamu?? Aku harus kembali kekampus, aku ada beberapa matakuliah lanjutan hariini..” Siwan tersenyum

“Oh ne, mianhae sudah merepotkanmu sunbae..”

“Gwaenchana.. ah aku pergi dulu ya” Siwanterseyum dan berjalan pergi

“Kenapa bisa dia yang bukan siapa-siapamu lebihmemperhatikanmu dari pada Yonghwa?”Jonghyun bertanya dengan suara lirih

“Kau tidak dengar dia hanya takut aku depresidan bunuh diri?” Sahut Jieun kesal lalu menuntun Juniel pergi

“Ya!! Kalian mau kemana?” Teriak Jonghyun

***

Juniel menemui Jieun di kampusnya saat baru sajaselesai latihan drama dan vocal, kali iniJuniel hanya menunggu di taman dekat ruang latihan dan mengirim pesan pada Jieun jika dia sudah datang, beberapa saatkemudian Jieun datang dan menemuinya

“Junhee-ya.. apa kau sudah lama disini?? Mianhaekelas drama baru saja selesai..”sesalnya

“Anni.. gwaenchana hahaha aku harap kau bisadatang saat showcase pertamaku bersamaJonghyun oppa ternyata kau juga sibuk sekali sepertinya..” Juniel menyenggol bahu Jieun dengan bahunya sambil memangsangekspresi malu

“Ya!! Kau pasti sangat bahagia hahaha mianhaesaat showcase dimulai drama musical pertamakujuga dimulai, sebenarnya aku ingin tau apa itu ‘Romantic J’ pasti akan membuat semua couple envy, jinjja?” Goda Jieun dengan mengedipkan mata

Juniel mengangguk dan tersenyum sekilas

“Jonghyun oppa sangat menyayangimu aku bahkaniri bagaimana bisa oppaku begitu menyayangimutetapi namjachinguku tidak seperti oppaku.. aku merindukan namja masa kecilku, sebelum aku pindah ke seoul diaadalah orang yang membuatku tetap ingintinggal di busan, karena dia menyayangiku melebihi Jonghyun oppa..”

“IU.. aku sudah mendengar semua dari Jonghyunoppa, aku tau kau yeoja yang kuat. Bahkansaat pertama kali kau datang dan kita bertemu, aku masih ingat kau selalu menangis saat jam makan siang berkata padakujika kau merindukan Bada oppa, beberapaminggu setelahnya kau sudah bisa melupakan semuanya dan rajin bermain gitar bersamaku, apakah kau tidak bisa melupakanYonghwa dengan cara mengalihkan perhatianmupada gitar?” Juniel tersenyum lalu memberikan Jieun sebuah gitar

Jieun mengambil gitar dari Juniel lalu menangismemeluk chingunya itu

“Junhee.. gomowoyo..mungkin kau benar aku sudahlama tidak bermain gitar aku harap jari-jarikutidak kaku memegang senar-senarnya..” Jieun tersenyum dan mulai memetik senar-senar gitar

‘geu-daelbo-myeo eol-gil- bbal-gae-ji-go..

Geu-dael bo-myeon ga-seum-i du-geun-du-geun

a-i-cheoreom su-jub-ge mal-ha-go..’

‘when i look at you my face gets red

when i see you my heart goes thump thump

i talk with shyness like a kid..’

‘geu-dael bo-myeon gwae-shi-ri u-seum-i-na

Babo cheoreom ja-ggu-man geu-re

a-ma nae-ge sa-rang-i un geot gat-a’

‘when i look at you i just smile out of nowhere

Like a fool I keep doing that

I think love came to me’

‘Geu-dae-neun Darling..

Bam ha-neul byeol-bit-bo-da a-reum da-weo-yo

Nae mam-sok gip-eun do-sae-seoban-jjak-geo-ri-neun

Na man-eui sa-rang-bit’

‘you’re Darling..

You’re more beautiful than the stars above in the night sky

The shining thing deep inside my heart

My own love light’

‘Geu-dae-reul sa-rag-hae-yo Darling

Eon-je-na nae gyeol-e-seobit-eul nae-jweo-yo

Maeil bam ba-ra-bo-go

Ba-ra bwa-do a-reum da-weo-yo

Geu-dae na-eui sa-rang-bit’

‘I love you Darling

Give me light next to me whenever

Every night i look at you

And more beautiful even when i look at you

You’re my love light’

Jieun menangis saat menyanyikan lagu itu, karenamenurutnya lagu itu sangat berarti untuknya

“IU, wae? Uljimaa..” Juniel memberikan saputangannya pada Jieun

Jieun tersenyum “Ya kau masih saja sama sepertianak kecil Junhee.. Gomawo..”

“Kau tau Junhee, lagu itu yang dulu pernahYonghwa nyanyikan untukku aku merasa jika dia sangat mencintaiku ternyata akusalah..” Lanjut Jieun

#Flashback#

Di ruang latihan musik Danggo Senior High Schoolsiang ini terlihat cukup ramai, beberapasiswa danggo sedang mempersiapkan musik serta lagu untuk acara kelulusan para sunbae mereka, Jieun yang baru sajabergabung banyak disambut baik oleh sunbae dan chingunya karena mereka mengenal Jieunsebagai sosok seseorang yang periang dansuka mencairkan suasana..

Jieun tersenyum singkat saat membaca pesandidalam ponselnya

From: Yong sunbae

Jieun-ah kau telat 10menit artinya sepulangsekolah nanti, kau harus mentraktirku makanice cream~ ;)p

“Mana ada sunbae sepertinya..” Gumamnya sambilberlari ke ruang latihan, sebelum Jieunmembuka pintu ruang latihan, terdengar suara beberapa orang disana yang membicarakannya

‘jadi yonghwa sunbae ada perasaan pada Jieun?Sebelum kelulusan besok kau harus katakan sunbae..’

‘aku jauh lebih cantik dari jieun..’seseorang menggoda Yonghwa dan tertawa

Yonghwa tersenyum malu melihat mereka semua

‘ya.. jieun jauh lebih cantik dari kalian semuayg ada disini…’sahutYonghwa malu-malu

‘bagaimana denganku? Aku lebih sexy.. hahaha’ Sahut salah satu teman kelas Yonghwa dengan tertawa mencoba mengganggunya

‘ya.. sudah latihan latihan kalian ini..’Protes Yonghwa lalu focus pada Gitarnya

Jieun yang sempat mendengar semuanya tiba-tibaberhenti didepan pintu, antara iya dan tidakdia untuk membuka pintu

Jieun mengambil nafas sejenak lalu membuka gagangpintu dengan ekspresi biasa saja seolahtidak mendengar apapun

“Annyeong haseo..” Ucapnya dengan menunduk dantersenyum lalu masuk ruangan

“Yah Jieun kau telat sih.. baru saja ada gosipmenarik” Celetuk seseorang di sana

“Diamlah..” Sahut Yonghwa

“Wae? Mianhae tadi kelasku belum selesai..”Jieun tersenyum

“Gwaenchana.. kau sudah makan siang?” TanyaYonghwa

“Ehemm.. kau sudah makan siang?” ledek temanYonghwa

“Waeyo?? Ada apa sunbae??” Jieun memasang wajahaneh

“Hahaha jangan peduikan mereka.. kau belummemperoleh lagu kan? Aku tidak boleh ikut serta dalam acara ini karena ini upacara kelulusankujadi laguku aku ingin kau yang menyanyikan, otte??”

“Mwo?”

“Ya duduklah sini aku akan mengajarkanmulagunya..” Yonghwa menuntun tangan Jieununtuk duduk di sampingnya

“Kau dengarkan lagunya baik baik..” PerintahYonghwa lalu dia mulai memetik senar-senar gitar diikuti oleh gitar dari Jieun

***

#Graduation Day

Jieun mulai memasuki panggung dengan membawagitarnya, dia tersenyum..

Yonghwa sedari tadi menyemangatinya saat dia kanmenyayikan lagu yang Yonghwa ajarkanpadanya, dia ingat beberapa minggu lalu saat Yonghwa melatihnya menyanyi Yonghwa berkata‘Nyanyikan lagu ini dengan suara manismuuntukku’

Jieun memejamkan mata saat mengingat permintaanYonghwa padanya, sesaat Jieun memetiksenar gitarnya, pandangan Yonghwa tak pernah terlepas darinya

*CN-Blue – Love Light*

‘geu-daelbo-myeo eol-gil- bbal-gae-ji-go..

Geu-dael bo-myeon ga-seum-i du-geun-du-geun

a-i-cheoreom su-jub-ge mal-ha-go..’

‘when i look at you my face gets red

when i see you my heart goes thump thump

i talk with shyness like a kid..’

‘geu-dael bo-myeon gwae-shi-ri u-seum-i-na

Babo cheoreom ja-ggu-man geu-re

a-ma nae-ge sa-rang-i un geot gat-a’

‘when i look at you i just smile out of nowhere

Like a fool I keep doing that

I think love came to me’

‘Geu-dae-neun Darling..

Bam ha-neul byeol-bit-bo-da a-reum da-weo-yo

Nae mam-sok gip-eun do-sae-seoban-jjak-geo-ri-neun

Na man-eui sa-rang-bit’

‘you’re Darling..

You’re more beautiful than the stars above inthe night sky

The shining thing deep inside my heart

My own love light’

‘Geu-dae-reul sa-rag-hae-yo Darling

Eon-je-na nae gyeol-e-seobit-eul nae-jweo-yo

Maeil bam ba-ra-bo-go

Ba-ra bwa-do a-reum da-weo-yo

Geu-dae na-eui sa-rang-bit’

‘I love you Darling

Give me light next to me whenever

Every night i look at you

And more beautiful even when i look at you

You’re my love light’

Geu-dael bo-myeon gu-reum-eul na-neun gi-bum

Yu-chi-hae-do ja-ggu-man geu-rae

A-ma nae-ge sa-rang-i on geon ga-bwa

When i see you i feel like im up on the clouds

It may be immature but i keep doing this

I think love come to me

‘Geu-dae-neun Darling..

Bam ha-neul byeol-bit-bo-da a-reum da-weo-yo

Nae mam-sok gip-eun do-sae-seoban-jjak-geo-ri-neun

Na man-eui sa-rang-bit’

‘you’re Darling..

You’re more beautiful than the stars above inthe night sky

The shining thing deep inside my heart

My own love light’

‘Geu-dae-reul sa-rag-hae-yo Darling

Eon-je-na nae gyeol-e-seobit-eul nae-jweo-yo

Maeil bam ba-ra-bo-go

Ba-ra bwa-do a-reum da-weo-yo

Geu-dae na-eui sa-rang-bit’

‘I love you Darling

Give me light next to me whenever

Every night i look at you

And more beautiful even when i look at you

You’re my love light’

Geu-dae-neun Lovely

Jeo ha-neul haet-sal-bo-da nun-i bu-syeo-yo

Nae mam sok eon-dun got-gga-ji balk-gebi-chu-neun

Na-man-eui sa-rang-bit

You’re Lovely

You’re more blinding than the sunlight up in thesky

You shine the dark places inside my heart

My own love light..

Geu-dae-reul sa-rang-hae-yo Lovely

Du nun-eul gam-a-bwa-do geu-dae-bo-yeo-yo

i-reoh-ge ba-ra-bo-go ba-ra bwa-do nun-ibu-syeo-yo

Geu-dae na-eui sa-rang-bit’

i love you Lovely

even if i close my eyes i see you looking at youlike this

you’re still blinding even when i see you

you’re my love light..

-Prok..prok..prokk- Semua orang bertepuk tangansaat Jieun selesai menyanyikan lagu itudengan suaranya yang manis, pandangannya saat ini tertuju pada Yonghwa yang sedaritadi tersenyum melihatnya

“Gomawoyo.. lagu itu menjadi benar-benar indahsaat kau nyanyikan..” Yonghwa menemuiJieun di ruang make up saat Jieun membereskan tasnya untuk pulang

Jieun tersenyum dan menahan air matanya

“Sunbae Chukkae, kau sudah lulus saat ini, akuakan merasa kehilangan seseorang yang mengajarikudi sini..”

Yonghwa menghapus air matanya

“Babo.. aku lulus bukan berarti kita tidakbertemu lagi, aku masih akan sering kesini dan sering mengajakmu pergi jalan-jalan danbermain gitar.. hahaha”

“Hahaha kau benar, lalu untuk apa akumenangis..” Jieun tersenyum

“Hahaha ayo ikut aku..” Yonghwa tersenyum lalu membawakantas gitar milikJieun dan menuntunya pergi

Yonghwa mengajak Jieun ke taman di sampingsungai han, suasana sore seperti ini membuatsungai han terlihat lebih romantis karena lampu-lampunya yang mulai menyala

Yonghwa memetik gitarnya dan bernyanyi lagu LoveLight yang dia ajarkan pada Jieun,

‘geu-daelbo-myeo eol-gil- bbal-gae-ji-go..

Geu-dael bo-myeon ga-seum-i du-geun-du-geun

a-i-cheoreom su-jub-ge mal-ha-go..’

‘when i look at you my face gets red

when i see you my heart goes thump thump

i talk with shyness like a kid..’

‘geu-dael bo-myeon gwae-shi-ri u-seum-i-na

Babo cheoreom ja-ggu-man geu-re

a-ma nae-ge sa-rang-i un geot gat-a’

‘when i look at you i just smile out of nowhere

Like a fool I keep doing that

I think love came to me’

You’re the president of my heart

You’re my chests star embroider

I’m Genie for you girl

You make me stop breathing because I LOVE YOU

There’s no reason for my love you know..

Jieun tersenyum mendengar lagu itu, menurutnyalagu itu sangat manis..

“Kenapa kau mintaku menyanyikan lagu itu? Laguitu sangat manis, aku rasa siapapun yangmenyanyikannya pasti lagu itu tetap indah untuk didengar karena liriknya sangat indah..”

“Jinjja?? Itu sebuah ucapan lebih tepatnya..”

“Arraseo, itu lagu menggambarkan seseorang yangsedang jatuh cinta” Jieun tersenyum, pandangannya tidak lepas dari sungai han..

“Ucapan yang secara tidak langsung ingin akukatakan padamu, aku ingin menyanyikan ituuntukmu saat upacara kelulusan tetapi sekolah melarang peserta kelulusan untuk mengisi acara, itulah alasanku mengapa aku inginkau menyanyikan lagu ini untukku agar kau mulai memahami apa yang aku rasakan..”

“Mwo?” Jieun menoleh padanya

‘Geu-dae-neun Darling..

Bam ha-neul byeol-bit-bo-da a-reum da-weo-yo

Nae mam-sok gip-eun do-sae-seo ban-jjak-geo-ri-neun

Na man-eui sa-rang-bit’

‘you’re Darling..

You’re more beautiful than the stars above inthe night sky

The shining thing deep inside my heart

My own love light’

‘Geu-dae-reul sa-rag-hae-yo Darling

Eon-je-na nae gyeol-e-seobit-eul nae-jweo-yo

Maeil bam ba-ra-bo-go

Ba-ra bwa-do a-reum da-weo-yo

Geu-dae na-eui sa-rang-bit’

‘I love you Darling

Give me light next to me whenever

Every night i look at you

And more beautiful even when i look at you

You’re my love light’

Yonghwa mengulng bagian reffnya

Jieun tersenyum melihatnya, air mata harunyatertahan

“Geudaereul saranghaeyo darling..” lanjutYonghwa dengan tersenyum padanya yang seketikamembuat Jieun memeluknya

#Flashback end#

Jieun sedari tadi hanya bermain gitar di tamanbelakang kampus, saat udara semakin dingindan salju mulai turun tak membuatnya pergi beranjak dari sini, air mata Yeojaitutak berhenti keluar saat diaberulang kali memainkan lagu ‘Love Light’ yang hanya menjadi kenangan manis untuknya..

“Baboya.. kau ingin mati disini??” Siwanmenghampiri Jieun untuk menyeretnya pergi tapi Jieun menepis tangannya

Siwan menahan air matanya, Jieun bahkan tidakmengingat dia.. Siwan tersenyum lalu melepasmantel hangatnya dan ia kenakan pada Jieun

“Berhentilah membuatku mengkhawatirkanmu..” Lanjutnyalalu berjalan pergi

Jieun melihat langkah Siwan yang mulai menjauh..

***

*Im Siwan POV*

‘aboji calling’

Dari tadi hanya itu yang menghiasi layarponselku, kalau aku mengangkatnya pasti aboji lagi-lagi memintaku kembali ke Busan

Image

“Ne aboji..” Aku mau tidak mau mengangkattelponnya

“Ya Im Wongjae dari mana saja kau baru sempatmengangat telponku?” Suara aboji disanaseperti ingin menelanku

“Eh mianhae aboji, aku tadi..”

“Kapan kau kembali ke Busan? Bukankah aku sudahmemintamu untuk melanjutkan kuliahdi Amerika mengapa kau pergi ke seoul?? Kalau hanya di seoul ada banyak universitas lebih bagus di busan..” Sahut abojisaat aku belum selesai menjelaskan ucapanku

Aku berpikir sejenak, awalnya aku ingin ke seoulkarna aku ingin bertemu kembali denganIU, yeoja masa kecilku yang pindah ke seoul karena kita berjanji ingin bertemu lagi suatu saat, ternyata saat aku bertemudengannya bahkan dia melupakanku dan dia bersama Yonghwa walau aku tau saat inihubungannya dengan Yonghwa sedang tidak baik, tapi mungkin perasaanya sudah sangat dalampada namja itu..

“Wongjae..” Panggil aboji

“Ne aboji, aku akan kembali ke busan setelahmeneylesaikan semester ini jika nilaiku menurun tapi jika nilaiku meningkat aku akantetap melanjutkannya, aku tau aboji pasti menginginkan hal terbaik untukku aku tidak akanmengecewakan aboji dan eomma..”

“Baiklah, kau harus mengirimkan daftar nilaimudi semester kemarin dan aku akan menunggukau mengirim daftar nilai semester ini..”

“Ne aboji.. siap segera!!” Jawabku denganbersemangat dan tersenyum

“Jaga diri baik-baik..” Lanjut aboji sebelummenutup telponnya

Sebenarnya aku merindukan Busan, merindukan eomma dan aboji, aku merasa bersalah karena aku anak satu-satunya tapi malahmeninggalkan mereka..
tapi suasana rumah yang sepi eomma dan aboji sering keluar negri dan sibukdenganbisnis mereka aku merasa disinijauh lebih baik..

#Flashback#

Saat jam makan siang aku melihat gadis kecilbermain ayunan bawah pohon di sekolah, akubaru melihatnya sepertinya anak kelas satu..

“Annyeong..” aku tersenyum dan mengulurkantangan pada yeoja itu, dia hanya menatapsekilas lalu kembali menunduk

“Kau kenapa disini sendiri? Kau masih kelas satukan? Kenapa belum pulang? Harusnya kelassatu kan sudah harus pulang?”

Yeoja itu hanya diam dan tidak menjawab apapun

“Kau sudah makan siang? Aku Im Wongjae siswakelas 3, kebetulan aku membawa bekalbanyak, kau mau menemaniku makan?” Aku tersenyum saat dia mulai berani menatap kearahku

Yeoja itu hanya menggeleng

“oh baiklah, aku boleh makan disini ya..”

Yeoja itu hanya tersenyum padaku, tak lamasetelah itu ponselnya berdering

“Oppa.. kau dimana? Eomma tidak menjemputku,semua temanku sudah pulang tapi eomma belum menjemput.. oppa menjemput?Baiklah.. ne aku tetap menunggu disini..”Yeoja itu menangis lalu menutuptelponnya

“Kau menunggu oppamu?? Jangan takut aku temanikau sampai oppamu datang ya..”

“Gomawo sunbae..” Pertama kalinya yeoja itubicara padaku dan tersenyum

“Ne, namamu siapa?”

“IU.. Ai-yu..” Yeoja itu tersenyum

“Aku Im Wongjae..”

“Namamu aneh, lebih baik namamu jadi Bada sajaotte??”

“Bada? Hahaha wae?”

“Karena aku pernah menonton sebuah film,seseorang yang berperan menjadi Bada itu orang yang sangat baik dan tampan” Jawab yeojaitu lalu tersenyum

“Jinjja?? Baiklah panggil aku Bada oppa okey??Deal!!” Aku mengulurkan tangan

“Arraseo.. Deal!!”

#Flashback end#

Aku tersenyum sekilas “IU.. Lee Jieun? Jadi IUitu hanya sebuah nama panggilan masa kecil??Hanya karena banyak yang bernama Wongjae di kelas aku mengganti nama panggilan menjadi Im Siwan yang harusnya akumenggunakan nama Bada saja agar IU lebihmudah mengingatku..”

Aku merogoh saku celanaku, liontin itu??Bagaimana bisa liontin itu tidak ada di saku celanaku?? Aku mengacak isi tas ku tapi liontinitu tidak bisa aku temukan, hanya itu barangdari IU yang aku punya. Sebelum dia pindah ke seoul hanya itu yang dia berikan padaku tapi sekarang aku menghilangkannya??

***

*Author POV*

Jieun berpikir sejenak sebelum bertemu dengan Kim Seonsaengnim untuk drama musical,kali ini Jieun benar-benar tidak ingin bertemu dengan Yonghwa ditambah drama musical itu dia memerankan sebagai kekasihYonghwa..

Jieun melihat Kim Seonsaengnim keluar dari ruanglatihan, Jieun berlari mendekat

“Kim Seonsaengnim..” Panggilnya

“Ya? Lee Jieun, kau kenapa tidak datang latihan?Drama musical sudah tinggal beberapabulan lagi..”

“Mianhae seonsaengnim, aku ingin mengundurkandiri dari drama musical.. aku tidak terlalutertarik didunia acting aku akan tetap mempersiapkan lagu untuk soundtracknya,aku akan tetap menyanyikan lagunya tapi tidak memainkan perannya..”

“Wae Jieun? Kau meragukan kemampuan actingmu?Kau cukup bagus untuk pemula.. harusnyakau bisa berlatih lagi..”

“Anniyo seonsangnim, bukankah ada Minah? Diayeojachingu Yonghwa sunbae mungkindrama ini semakin bagus jika ada real couple disana..” Jieun tersenyum sekilas

“Tapi Jieun..”

“Aku akan fokus pada lagunya..”

***

Jieun masuk ruang latihan setelah beberapaminggu ini absen latihan drama musical, kali ini dia membawa gitar miliknya membuatYonghwa mengingat saat mereka masih sekolahJieun selalu membawa gitar saat latihan

“Jieun-ah kau mengacaukan acara saja, cepatberlatih kau sudah hafal dialog yang akan kau mainkan” Hyomin menyeret Jieun masuk

“Anniyo.. bukankah Kim seonsaengnim sudahmemberi tau jika aku mundur di drama musical ini? Aku hanya akan menyanyikansoundtracknya saja..” Jawab Jieun dengan ekspresi tidak semangat

“Mwo?? Michyeoso….” Sahut Hyomin

“Mianhae.. Hyomin-ah..” Jieun menahan airmatanya

“Jinjja…” Hyomin menatap Jieun kesal sedangkanJieun berusaha menyembunyikan wajahsedihnya

“Waeyo Jieun? Apa kau ada masalah??”

Saat itu Jieun memeluk Hyomin dan meneritakantentang hubungannya dan Yonghwa

“Jinjja??? Mianhae Jieun.. aku tidak tau jikakau..”

“Gwaenchana.. aku tidak ingin berada dalam satudrama dengannya aku hanya akan menyanyikasoundtrack saja padahal aku sangat menyukai jalan cerita yang kau buat,mianhae..”

Sesaat Jieun melihat sekeliling ruang latihan

“Hyomin-ah, apa kau melihat Siwan sunbae??”

“Mwo? Siwan sunbae? Bukankah kau lebih seringbersamanya? Hampir satu minggu ini sunbaetidak datang melatih dan tidak datang kuliah entahlah mungkin dia ada kegiatan lain.. wae??”

“Jinjja?? Ehm aku hanya akan mengembalikanmantel ini..” Jieun menunjuk mantel yangia bawa

“Dia meminjamkanmu mantel itu? Sepertinya Siwansunbae sangat memperhatikanmu Jieun,waktu kau menghilang dia sampai mencarimu keliling universitas ini dan menemuiku di kelas untuk menanyakanmu..” Hyomintersenyum dan menyenggol bahu Jieundengan bahunya

Jieun tersenyum wajahnya memerah sesaat lalumenyangkal

“Ya.. dia saat itu bilang pada oppaku kalau diahanya takut aku depresi dan bunuh diri karnaYonghwa ..”

“Jinjja? Lalu hanya karna itu wajahmu sampaimemerah seperti udang tomyum??Hahaha”

“Berhentilah menggodaku aku akan latihan..”Jieun mengubah ekspresi lalu mulai memainkangitarnya

Jieun memetik gitarnya sebentar, sebelum diamenyanyi dia kembali memikirkan Siwan, Jieunberusaha menghubunginya tapi ponselnya sedang tidak aktif..
Jieun keluar ruang latihan yeoja itu duduk di bangku taman depan universitas

“Siwan sunbae.. kenapa tiba-tiba akumerindukannya sama seperti aku merindukan Bada oppa saat aku masih sekolah dasar? Kenapa akukembali mengingat Bada oppa? Semua yang Siwan sunbae lakukan padakumengingatkanku pada Bada oppa.. Bagaimanakabarnya saat ini, bagaimana keadaannya saat ini, apa dia masih mengingatku?” Jieun tidak sengaja menjatuhkanmantel itu dan sebuah liontin terjatuh denganhuruf ‘IU’

“Liontin ini bukankah liontinku? Seharusnya adapada Bada oppa kenapa liontion ini adapada Siwan sunbae??”

Saat itu Jieun membuka blog universitas danmencari daftar mahasiswa teater semester 5, ada banyak mahasiswa yangmenggunamakan nama Wongjae, ada 3 nama Kim Wongjae, Park Wongjae, dan ImWongjae (Siwan) juga terlampir foto Siwan disana.. Jieun tersenyum lalumenghapus air matanya

“Bada oppa?? Jadi Siwan sunbae adalah Badaoppa??”

Beberapa detik kemudian ponsel Jieun bergetar,ada sebuah pesan masuk yang juga menunjukkandenah lokasi di kampus ini

Image

From: Siwan Sunbae

10-01-2014 03.00pm

Jieun, kau bisa menemuiku disini??~^^

Tanpa banyak berpikir Jieun menghapus airmatanya dan berlari menemui Siwan di aula kampus, saat sampai di lokasi Jieun tersenyum

“Bada oppa?? Jinjja Siwan sunbae adalah Badaoppa?”

Siwan hanya tersenyum lalu mematikan lampu auladan menuntun Jieun ke depan layar yangcukup lebar, Siwan sudah mempersiapkan semuanya, terdapat banyak foto dalam video yang berdurasi 8menit-an itu foto saatJieun masih sekolah dasar, foto saat Jieun dan Siwan akan berpisah karena Jieun pindah,foto saat Jieun didalam kelas, foto saat Jieun bermain ayuan dan pada 3 menit terakhirfoto saat Jieun mulai berada di universitasini, saat latihan, saat menangis dan bermain gitar seminggu lalu

“Mianhae, sejak kecil aku suka mengambil gambarmu secaradiam-diam, dan saat akubertemu lagi denganmu aku kembali mengulang kebiasaan lamaku, hanya itu satu-satunya kenangan yang aku miliki sejak kaupergi dan liontin itu..”

“Jadi kau adalah Bada oppa?? Kenapa kau tidakmemberi tau jika kau adalah Bada oppa?” Jieun menangis saat itu

“Aku hanya ingin kau mengingatku terlebihdahulu..” Siwan tersenyum menghapus airmata Jieun, saat itu Juga Jieun memelukSiwan

“Aku senang bisa bertemu lagi denganmu oppa,bogoshipoyo..”

Image

Siwan tersenyum dan membalas pelukan Jieun

“Aku senang ternyata kau tidak melupakanku, nadobogoshipoyo IU.. ehm IU gwaenchana??”Tanya Siwan saat mendengar Jieun sesengukan saat ini

“Gwaenchana, sepertinya aku tidak ingin melepaspelukanku hanya karna aku takut kau pergilagi oppa..” Jieun semakin mempererat pelukannya

“Mianhae IU..” Suara lirih Siwan seketika Jieunmelepas pelukannya

“Wae?”

“Aku menyesal sekali, aku sudah mencarinyakemana-mana tapi liontin itu aku lupa menyimpannyadimana..” Wajah Siwan berubah serius

“Hahahaha kau teledor sekali oppa, kau lupa jikaliontin itu ada didalam saku mantel yangkau pakaikan padaku? Saat aku akan mengembalikan mantel itu aku melihat liontin itu dalam sakunya..”

“Jinjja? Mana mantelnya??”

“Aigoo, babo-ya.. aku meninggalkannya di bangkutaman tadi bersama gitarku saat aku menerimapesanmu..”

“Jinjja??” Siwan lalu menarik tangan Jieun kearah taman untuk mengambil liontin itu, liontin itu masih ada di atas mantel dibangku taman, Siwan meraih liontin itu dan mengenakannya pada Jieun

“Karena aku sudah bertemu denganmu, aku inginkau kembali memakainya karena setiapkali aku merindukanmu aku selalu bermimpi bertemu denganmu dan kau mengenakan liontin ini..”

Jieun tersenyum mendengarnya

“Oppa..” Dalam hati Jieun berteriak‘Geudaereul saranghae’

“Ne?”

“CanYou Hear Me?”

Siwan menatap mata Jieun lekat-lekat lalutersenyum dan mengangguk, Siwan menyentuhpipi Jieun dan mencium bibir yeoja itu dengan sangat lembut, sedangkan Jieun yang sempat kaget membalas ciuman Siwandan memeluknya

“Gwaenchana, aku tidak akan biarkan kau menangislagi.. tidak akan pernah..” Siwan membalaspelukan Jieun dan mencium pucuk kepalanya

***

Drama Musical

Saat ini drama musical di tayangkan, Saat Jieunmemasuki panggung musik tepat disebelah kiri panggung Drama, Siwan mengepalkantangannya dan mengisyaratkan kata‘Fighting!!’untuknya Jieun tersenyum dan mengedipkan sebelahmatanyakearah Siwan

Yonghwa memperhatikan mereka sekilas dan kembalifocus untuk memulai actingnya dalamdrama musical, scane demi scane sudah dimainkan.. kali ini saat Jieun menyanyikan soundtrack dramanya, Jieun sengajamengganti soundtrack yang awalnya lagu “I Don’t like her” menjadi “Love Light” menurutnyalagu “Love Light” lebih cocok untuk dramaini karena jalan cerita awal sudah Hyomin ganti dengan jalan cerita baru, menurutnya jalan cerita lama akan mengingatkanJieun pada masa lalunya..

Yonghwa yang tidak tau menau mengenai soundtrackdrama musical ini tiba-tiba sedikit terdiam saat dia tau Jieun menyanyikan lagu “Love Light”dalam drama ini.
Jieun menyanyikannya kali ini dengan suara yang manis dan ceria sesuai denganliriklagu yang menunjukan seseorangsedang jatuh cinta..

Jieun sesekali tersenyum saat memetik senargitarnya dan menatap lurus pada Siwan

“Jieun-ah mianhae..” Yonghwa menemui Jieun saatdrama musical berakhir

Jieun tersenyum dan mengangguk

“Ne.. gwaenchana.. aku sudah melupakan semuanyaaku tau seberapapun kau telah menjadimilikku tapi aku sadar selama ini hatimu tidak semuanya milikku, aku tidak menyalahkan kau karena kau meninggalkanku danlebih memilih Minah, karena aku tau posisimusaat itu kau mencintai Minah jauh sebelum kau mencintaiku.. aku rasa kau namja terbaik, karena kau dapat mempertahankancintamu pada Minah.. aku harap kau tidakakan menyakitinya dan kau bahagia bersamanya, bersama dengan seseorang yang benar-benar kau cintai.. ehm mianhae sunbae akuharus pergi dulu.. annyeong..” Jieun tersenyumlalu berlari pergi saat Siwan menunggunya di luar

Siwan tersenyum dan merangkul pundak Jieun

“Mau kemana kita sekarang??”

“Ke kampus oppaku, Junhee memintaku datang saatshowcasenya bersama Jonghyun oppasaat ini, aku sempat menolak karena aku kira waktunya tidak memungkinkan tapi aku rasa 10 menit lagi kita berada disana bisakan?” Jieun mengedipkan matanya

“Tentu saja..” Siwan lalu menarik tangan Jieunke tempat dimana dia memarkirkan mobilsportnya

“Kajja..” Siwan membuka pintu untuk Jieun lalumenjalankan mobilnya dengan kecepatantinggi

Saat sampai didepan universitas suasana cukupramai, Jieun ingat oppanya pernah memberinya2 tiket showcase di bangku depan, saat showcast sudah dimulai Junhee melihat arah bangku mereka dan Jieun tersenyummelambaikan tangan untuknya, Jonghyuntersenyum melihat Jieun yang kembali periang seperti biasanya..

“Dulu aku sempat iri pada yeojachingu oppakuyang ternyata adalah Junhee atau Juniel sahabatku sendiri dari saat aku pindah ke seoul,karena oppaku sangat mencintai Yeojachingunyasedangkan Yonghwa tidak bisa mencintaiku seperti itu.. tapi saat ini aku tidak iri melihat mereka karena…” Jieuntidak melanjutkan kalimatnya

“Karena??” Siwan dengan tatapan menyelidik

“Hahaha.. lupakan..” Jieun memalingkan wajahnya

“Karena kita tidak kalah dengan‘Romantic J’?” Siwan tersenyum dan menyenggol bahu Jieun dengan Bahunya

“Aku rasa tidak..” Jieun lalu menunjuk diataspanggung bagaimana romantisnya Jonghyundan Juniel

Juniel menuliskan sebuah diary tentang Jonghyundalam bukunya yang ber-cover merah, semua tentang Jonghyun juga tantang isi hatinya,bagaimana cara Jonghyun mencintainya,dan cara mereka kencan yang terlihat sangat manis..

Siwan tersenyum melihat Jieun yang sangatmenikmati MV“RomanticJ”

Setelah Showcase selesai Siwan mengelurakansebuah buku dalam tasnya dan buku itu jugaber-cover merah, di halaman utama ada foto Siwan dan Jieun saat mereka masih kecil, di halaman selanjutnya banyak foto Jieunyang Siwan ambil secara diam-diam samaseperti video yang ia tunjukkan pada Jieun waktu lalu dan beberapa isi hatinya untuk Jieun termasuk saat dia benar-benarmerindukan Jieun, sedangkan di halaman terakhirada foto Jieun sedang bermain gitar waktu itu, Siwan menuliskan sesuatu dalam fotonya

Image

Saat Jieun membuka halaman demi halaman sesekalidia menghapus air matanya, Jieun membukaisi tasnya, ternyata dia juga menyimpan foto yang ingin dia berikan pada Siwan

Image

Siwan mengambil foto itu dari Jieun danmenempelkannya dalam buku miliknya

“Suatu saat nanti, buku ini yang menjadi buktiseberapa berartinya kau untukku..”Lanjutnya lalu mengacak rambut Jieun danmencium keningnya

THEEND!

Annyeong, ada beberapa cerita ygterispirasi dari mini drama samsung galaxy wave (IU-

Siwan) tapi cerita dan isinya sangat berbeda dari mini drama tersebut,

Bagi readers yang membaca,

Tolong tinggalkan like serta Kritik atau Saran, no PLAGIAT.. Gomawo!!

By Author : @SandraChoii ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s