Comedy · fluff · One Shoot · PG · Romance

Ya!! Trust me!! (Sekuel of Ya!! You!!)


Annyeong… Admin @TriplesSandra in here..

Ada FF baru nih…
ini FF bukan karya saya.. tapi ini karya ‘Aira Keybuminhonew’ untuk saya.. XD
FF ini Sekuel dari FF sebelumnya yang judulnya ‘Ya!!You!!’ karya Aira Keybuminhonew juga… ceritanya yang menurut saya seru, kocak, romantis ini.. pasti banyak yang suka deh, yang Ya!!You!! dulu juga mendapat respon sangat baik.. saya yakin ini juga akan mendapat respon sangat baik dari pada readers sekalian..
FF ini masih menceritakan tentang perjalanan cinta anak yang baru beranjak remaja dengan konsep yang menurut saya sangat fresh.. perjalanan cinta pemuda tampan anak-anak SHINee bagi para SHAWOL atau KPOPERS… hehehe (Soalnya ini authornya Shawol) XD

langsungsaja….^^
don’t be silent readers!! Kamshahamnida…

Author: FB “Aira Keybuminhonew” Twitter: @Aira_pink
Tittle : Ya!Trust Me!!

Cast :
• Choi Jihyun
• Kim Ki Bum SHINee as Key
• Park Jung Soo/ Leeteuk SUJU as Leeteuk

Other Cast :
• Lee hyuk Jae Suju as eunhyuk
• other SHINee members
• Park Minra (ngeksis)

Genre : Romance,Comedy

Lenght :

Rating : PG 13

enjoy~~

CHOI JIHYUN POV

Aku menghela nafasku berulang kali sebelum masuk dalam lingkup Seoul International University #ngasal# ini..
Jantungku serasa hampir copot,karena ini hari pertamaku masuk kuliah dan hari pertama menjadi seorang mahasiswi..Ya Tuhan,aku merasa waktu berjalan cepat,sepertinya baru kemarin aku datang ke Seoul menjadi seorang siswi SMA..
“ya!!nona yg berbaju biru,tolong minggir sedikit..mobil ku tidak bisa lewat”
di saat aku sedang terkagum kagum dng keindahan kampus ini,aku mendengar seorang namja yg berteriak..halah mengganggu saja..tapi tunggu dulu,baju biru itu kan aku??
Aku pun langsung menoleh dan benar saja sebuah mobil berwarna silver tepat berada di belakangku dan hanya berjarak sekitar 30cm saja,mungkin maju sedikit saja tu mobil udah berhasil mencium pantat ku #apadah
Dengan gerakan cepat aku meminggirkan tubuhku kesamping dan menunduk berulang kali sebagai permohonan maaf karena telah menghalangi jalan..
Orang yg naik mobil tadi menurunkan kaca mobilnya..
“mianhae~” ujarku penuh rasa malu
“gwenchana..lain kali jangan berdiri di tengah jalan ya..kau bisa tertabrak” ujar namja itu sambil tersenyum..dan senyuman nya sangat manis,lebih manis dari key..tentu saja,key kan jarang tersenyum -.-

“Ne” aku turut tersenyum,lalu namja itu pergi melanjutkan perjalanan nya lagi..
ya Tuhan,senyuman nya sangat manis,aku ingin melihatnya lagi,haha
“ya!sedang apa kau berdiri di sini??pabo!! cepat ke aula!!” tiba2 ada orang yg bersuara dari sampingku,tanpa menoleh pun aku sudah sangat hafal suara macam seperti ini..Key oppa..
“iya..iya..aku hampir berjalan,tidak perlu mengomel seperti itu..” ujarku
“ya sudah..kajja!” key oppa menggandeng tanganku pergi..
Ya,sudah lebih 2 tahun aku berpacaran dng namja aneh ini..Dia juga berkuliah di sini,dan sudah masuk semester 4..Walaupun terkadang dia sangat2 menyebalkan,namun entah kenapa aku tidak bisa melepaskan diri dari namja ini..
“Kau tunggu di sini..” kata key datar dan meninggalkan ku di aula ini..
Suasananya sangat ramai disini..di penuhi mahasiswa mahasiswi baru..mungkin jumlahnya 2x lebih bnyak di banding saat SMA dulu,aku sampai tidak tau harus berkenalan dari mana dulu..
“Jihyun!!” panggil seorang namja yg sudah sangat ku kenal
“taemin,,kau juga masuk di sini?ku fikir kau jadi kuliah ke jepang”
“aku berubah fikiran..terasa berat meninggalkan negara ini,hehe” cengirnya
“aish..kau ini..kajja kita kesana kurasa acara akan di mulai..”
“ne..”

————————-

Tak henti-hentinya aku menatap kalender di hp ku,ya tidak salah lagi,3 hari kedepan adalah 2nd anniversary ku dng key..Aku sudah tidak sabar lagi..
“ya!kenapa kau senyam senyum sendiri seperti orang sinting..” sindir key oppa sambil sesekali melirik ku,saat ini kami dalam perjalanan pulang dan seperti biasa aku selalu nebeng mobilnya key..
“ish..enak saja kau mengataiku sinting,.bukankah kau lebih sinting dari ku?”
“kenapa bisa begitu..?”
“karena kau sudah memacari orang sinting #ngaku#,berarti kau lebih sinting kan?hahaha” ujarku sambil tertawa lepas,key hanya nyengir sebentar lalu kembali fokus menyetir..ya ampun,kenapa sih manusia ini susah sekali tertawa lepas?apa jangan2 ada lem castol ya di bibirnya,jadi dia sulit tersenyum??lain kali akan ku periksa..
“kau tidak pulang ke rumahku lagi,jihyun?”
“anni..oppa..”
ya,sejak lulus SMA,aku memutuskan untuk tidak tinggal lagi di rumah key..aku merasa tidak enak jadi benalu terus,.sudah saatnya aku berusaha sendiri,dan kalian tau,aku juga bekerja part time di coffee shop loh untuk biaya sewa rumah..
“wae??”
“aku merasa tidak enak saja..nanti di kira tetanggamu kita kumpul kebo(?)”
“kumpul kebo apa??buktinya kau masih baik2 saja kan?kau tidak hamil kan?”
PLAK
“ya!kenapa kau memukul kepalaku..bagaimana kalau aku bodoh nanti” protes key sambil tangan kanan nya mengelus kepalanya
“biar saja bodoh..” jawabku cuek
PLAK
“YA!!kenapa kau memukul kepalaku oppa” marahku
“pukulan di balas dng pukulan..kau fikir tidak sakit apa?”
“ya!!tapi kenapa kau sampai hati memukul seorang wanita..kau ini tidak pernah berubah,selalu kasar” ujarku sambil mengatainya..ya,aku memang paling benci sifatnya yg satu ini..tidak mau mengalah,bahkan dng wanita sekalipun.

Untuk beberapa saat kami terdiam..bahkan saat sudah sampai di tempat kost ku kami masih saling tak bicara..
“gomawo” kataku singkat sambil membuka pintu mobil,namun key menahan tanganku..
“wae?” tanyaku malas
“mianhae..kalau aku bersikap kasar terhadapmu..” aku terdiam ketika key mengucapkan kalimat itu,dari suaranya dia terlihat tulus,aku tidak tega marah padanya..
“aku baru pertama pacaran dan menghadapi seorang yeoja..terkadang aku lupa,menganggapmu seperti teman2 namjaku..seharusnya kan aku menjagamu” katanya kemudian membuatku tersenyum tipis
“gwenchana oppa..aku mengerti..”
“jadi kau tidak marah kan padaku??” aku menggeleng sambil tersenyum
“gomawo” key memeluk ku lalu mencium keningku..sifat inilah yg membuatku betah berada disisinya..pernah aku berulang kali berniat putus,namun ketika sorot matanya mulai teduh,aku mengurungkan niatku..
“setelah ini kau mau bekerja?” tanya key
“ne..aku harus bersiap siap oppa..”
“ya sudah..aku pulang dulu..kalau ada apa2 cepat telpon aku,araseo?”
“ne..bye”

*******

Sore ini coffee shop ini begitu ramai..kakiku terasa pegal2 harus berjalan kesana kemari mencatat dan mengantar pesanan..Mungkin setelah ini aku akan pergi ke tukang pijet..
“aww..aduh!” saking repotnya aku sampai tidak sengaja menabrak seorang namja dan otomatis kopi yg ku bawa sebagian tumpah di t shirt namja itu..
“mianhae..jeongmal mi-” aku tertegun melihat namja yg berada di depanku.dia namja yg tadi pagi..yg mobilnya hampir menabrak ku..aku yakin dia pasti sunbae ku,karena kelihatan dari mukanya yg lebih tua dariku #maksudloe?#,tapi kenapa namja manis ini berada di sini ya??

“Maafkan aku aku tidak sengaja” ucapku kemudian lalu mengelap T-shirt nya
“gwenchana..tapi tunggu dulu..bukan nya kau yg tadi berdiri di tengah2 jalan tadi ya..ya ampun” namja itu bersuara tidak kira2,dia pikir dia sedang di hutan apa..membuat malu saja..
“em..hehehe..ne,sekali lagi maaf”
“tidak apa2..oh iya,aku pesan 2 hot capucino ya..choi ji-hyun” katanya seraya membaca nametag ku
“ne..tunggu sebentar..”
ya Tuhan ada apa jantungku?jantungku kenapa berdebar debar seperti ini tiap kali ‘namjayangbelumkutaunamanya’ itu tersenyum?aigo~~

“ini pesanan anda” ujarku sambil meletakkan 2 cangkir hot capucino pada namja itu dan seorang teman nya.
“gomawo jihyun-ssi” katanya sambil tersenyum lagi
“ne..” kataku sambil beralih menuju meja lain untuk mengelapnya.
“leeteuk hyung..kau mengenal pelayan tadi?”samar2 aku mendengar suara ke 2 orang tadi,jadi nama namja itu leeteuk..
“tidak juga hyukie..”
“kenapa kau bisa tau namanya..?”
“tentu saja dari nametag nya..tapi dia manis kan?”
perkataan leeteuk barusan membuat ku melayang kelangit ke7 (fly high~so fly high go to the sky #SHINeeSing )
“manis apa?kau tidak lihat wajahnya seperti orang dongo saat melihat kita berdua”
GUBRAK
Perkataan teman leeteuk tadi membuatku hampir terjatuh dari tempatku berdiri..baru saja aku terbang sudah jatuh lagi,sialan..

****

‘yeoboseo..chagiya.,wae?’ aku menjauhkan ponsel ku..chagiya~ sejak kapan dia belajar kata itu?
“eum..oppa,malam ini kau tidak perlu menjemputku,ya”
‘wae?’
“aku ada janji dng minra eonie hari ini”
‘mau kemana lagi?’
“ah..biasa urusan wanita”
‘ya sudah..hati2..kalau ada apa2 telpon’
“ne oppa..bye”

Aku pun menghampiri minra eonie yg sejak dari tadi menguap tidak jelas di mejanya..padahal sudah ku beri kopi 2 gelas,kenapa dia masih menguap saja?aneh..
“kajja eonie”
“oh sudah..ayo”
Kami berdua pergi ke tempat perbelanjaan dng berjalan kaki,ya karena tempatnya tidak jauh dari tempatku bekerja..
Aku kemari untuk membeli sebuah kado yg akan kuberikan pada key oppa saat anniversary nanti..
“kau mau membelikan namja itu apa?” tanya minra eonie
“em..aku juga bingung,.bagusnya apa ya?”
“bagaimana kalau hoodie..hoodie couple kan sedang tren sekarang..”
“ah..benar juga ya..ayo kita kesana eonie”

Kami berdua sibuk memilah dan memilih hoodie yg terbaik..Saat sudah selesai aku langsung membungkus hoodie milik key oppa dan tidak lupa dng kartu ucapan nya..
“memang kalian sudah memesan tempat?”
“belum..”
“mwo?”
“saat 1st anniversary dulu kami merayakan di bukit di belakang sekolah..kami berjanji akan kembali ke sana lagi di tahun kedua tanpa harus memberitahu 1 sama lain”
“ah..manis sekali..”
“lalu eonie sendiri dng jinki oppa bagaimana?kalian sudah bersama 5 tahun kan?apa rahasianya agar tetap awet seperti itu?kalian nampak tidak pernah bertengkar selama ini..”
“ya!!kau ini bertanya atau menawar gorengan sih..haha”
“hehe..kebanyakan yah..”
“kami merayakan anniversary tidak seromantis kau dan key..hanya ada sebuah kue kecil,terkadang merayakan di rumahku,kadang di rumah jinki..yg terpenting adalah perenungan dari 1 tahun yg lalu,sifat mana yg harus di hilangkan dan mana yg harus di pertahankan..karena dengan itu,aku yakin hubungan mu akan awet,bahkan sampai kepernikahan..simple kan”

“Hanya seperti itu?”
“tentu saja..kau lihat kan aku dan jinki oppa tetap awet sampai sekarang?”
“iya juga ya..hehe”
“chagiya~ jihyun” seorang namja bertopi berlari menghampiri kami..dia jinki oppa..
“oppa?bagaimana bisa kau kemari?”
“aku hanya khawatir dng kalian..inikan sudah malam,tidak baik yeoja2 cantik ini pulang sendirian..jadi aku menyusul”
“oow~ kau manis sekali chagiya” puji minra eonie sambil mencubit pipi jinki oppa mesra.
Sementara aku hanya cengo saja melihat kelakuan mereka berdua..sungguh membuat iri..
“ah iya jihyun,kau sudah mencari kado untuk key?” tanya jinki oppa padaku
“sudah..ini” aku menunjukkan bungkusan yg ku bawa
“kalian mau mencari apa lagi?”
“tidak ada..ayo kita pulang ini sudah jam 9” ajak minra eonie

AUTHOR POV

Sepanjang perjalanan tak henti2nya jihyun mendengus kesal melihat kemesraan antara minra dan jinki..
“sayang..kau tau kau sangat cantik hari ini..”
“ah..oppa kau jangan membuatku malu seperti itu..kau juga terlihat semakin tampan,,hihi”
berulang kali juga jihyun berlagak hampir muntah mendengar kata demi kata yg mereka ucapkan..terdengar berlebihan
“nah jihyun..sudah sampai..selamat malam” ujar jinki saat memberhentikan mobilnya di depan kost jihyun
“selamat malam jihyun” timpal minra
“ne gomawo oppa,eonie” jihyun turun dari mobil jinki dan membungkuk..
Setelah jihyun turun,suasana di mobil berubah 180 derajat..tidak ada seorang pun yg berbicara baik minra atau jinki..sampai tiba di rumah minra pun mereka tampak diam..
“mianhae” kata jinki akhirnya
“kuharap kau jangan sering2 muncul lagi di hadapanku..terima kasih” ujar minra datar lalu turun dari mobil..
Jinki turut turun dan menahan tangan minra yg hendak membuka kenop pintu rumahnya

“Kau marah?”
“anni..pulanglah oppa”
“chagi~”
“jangan panggil aku seperti itu lagi..mianhae” minra masuk dalam rumah dan meninggalkan onew sendirian..

————————-

KEY POV

“Key..2 minggu lagi kau harus segera berangkat ke Indonesia..kau harus cepat2 mengurus pasport mu” ujar yo seob teman sekelasnya..ya,2 minggu lagi aku akan mengikuti perlombaan olimpiade bahasa di negara favorit ku #ceileh itu..namun aku belum bilang apapun pada jihyun,aku belum siap..bagaimana kalau dia nanti menangis selama 2 minggu atau paling parahnya dia pingsan saat aku pergi #lebe XD
“key..haah,kurasa benar..kau harus ke THT..kau tidak dengar ya?” ulang yo seob
“mwo?!enak saja aku harus ke THT..kupingku masih normal tau..huft~ ne hyung,aku akan urus 2 hari lagi..akhir2 ini aku selalu sibuk belajar bahasa indonesia(?),jadi lupa mengurus surat2nya..hehe” kataku di akhiri dng cengiran
“ya sudah,.aku doa kan kau berhasil dan memboyong piala dari sana..haha..”

***

“key..”
“ne umma??”
“bagaimana hubungan mu dng jihyun?”
“biasa saja..wae?”
“kau ingat ya..jaga gadis itu baik2..kau tidak boleh seperti appa mu,ara?”
“ne umma..aku ke kamar dulu”

Aku duduk di depan meja belajarku sambil membuka buku lagi..sesekali aku melirik bingkai foto yg terletak di sudut meja..sampai akhirnya aku menutup buku ku dan mengambil bingkai foto itu..
Fotoku dan jihyun yg di ambil saat kami ke lotte world..
Tapi akhir2 ini aku sering mengabaikan nya..aku sering membiarkan nya pergi sendirian tanpa aku..ada apa aku ini?
‘drrt drrt drrt’
‘my jihyun ^^ calling’
‘klik’
“ada apa?” tanyaku lewat ponsel
‘oppa..aku sudah pulang kerja..kau bisa menjemputku?’
“emm..aku sedang sibuk..bukan nya biasanya ada teman mu yg naik bis?kau bisa pulang bersamanya kan”

‘Err..ada sih..ya sudah,anyeong oppa..’
‘klik’
ya Tuhan,ada apa denganku ini?kenapa aku terkesan menghindar?namun terkadang aku menghawatirkan nya?
apa aku sudah mulai bosan padanya?
Ah tidak2!!key kau tidak boleh seperti appa yg menyakiti umma mu..
ya,di saat umma ke jepang dulu sebenarnya beliau berusaha mempertahankan rumah tangga nya dng appa yg kini telah memiliki wanita idaman lain..namun semua itu tidak berhasil,tidak ada gunanya..umma dan appa akhirnya bercerai.
Hal ini membuatku drop,tapi jihyun selalu menghiburku dng tingkah2 konyolnya itu..Dia yeoja polos yg baik.Dia cinta pertamaku..Aku mencintainya dan aku tidak boleh menyakitinya..

Aku menyambar jaket sekaligus kunci mobil ku..Tidak benar membiarkan nya pulang sendirian..Semoga dia belum pulang..

AUTHOR POV

Jihyun duduk melamun di halte sendirian..Teman2nya sudah pulang terlebih dahulu..
Ia sibuk memikirkan apa yg dilakukan key sampai namja itu tidak bisa menjemputnya..
“pasti key sedang menyiapkan kado untuk ku..kira2 apa ya kadonya?” jihyun berusaha berfikir positif..
‘tiin tiin’
suara klakson motor membuyarkan lamunan jihyun..yeoja itu berusaha menerka wajah di balik helm itu..bisa saja kan helm mahal tapi wajah di bawah garis ketampanan XD
“siapa ya?”
namja itu membuka kaca helm nya..
“anyeong nona jihyun”
“ah..kau..” jihyun tidak berani menyebut leeteuk,karena kan mereka belum berkenalan secara langsung,nanti kalau dia di sebut stalker bagaimana?walau terkadang benar juga sih,ia sering nguntit member SS501 sampai WC..haha (peace jihyun ^^v)
“kau baru pulang?sendirian?” tanya leeteuk
“ne..teman2ku sudah pulang semua,hehe”
“bagaimana kalau ku antar pulang?tidak baik yeoja pulang sendirian..”
“em..tapi..”
“kau tidak takut sendiri di sini..”

Jihyun menoleh ke kanan dan kiri..jalanan begitu gelap,jarang ada kendaraan lewat..bagaimana nanti kalau ada preman atau setan?
“kau tidak perlu takut..aku orang baik kok..” ujar leeteuk meyakinkan jihyun
“sepertinya begitu..” jawab jihyun dng wajah ragu2
“haha..kau ini lucu sekali..cepat naik”
Jihyun pun akhirnya menerima tawaran leeteuk..
“ah iya..kenalkan namaku Park Jung Su tapi kau bisa memanggilku Leeteuk(gak ada hubungan nya yah)..Aku sengaja mengganti namaku karena nama jung su di kampus ada 10 orang(nama pasaran ni ye XD)” ujar leeteuk saat berada di perjalanan..ia mengendarai motornya dng kecepatan 20km/h #buseet -,-
“ah iya..salam kenal leeteuk ssi..ngomong2 kau kuliah jurusan apa dan semester berapa?”
“aku jurusan manajement..err..semester akhir,hehe”
“oh..berarti kau sunbae ku dong..aku mahasiswi semester awal jurusan design..”
“Ah..begitu rupanya”
**

Key tidak menemukan jihyun di manapun..tidak mungkin,bis terakhir seharusnya tiba 5 menit lagi..apa jihyun naik taksi?itu juga tidak mungkin,dia tau betul jihyun..dia lebih memilih jalan kaki ketimbang menghabiskan uangnya untuk naik taksi..
Key ingin sekali menelpon jihyun,tapi hp nya tertinggal di rumah..
“Bagaimana kalau terjadi sesuatu dengan jihyun??ah tidak2!!”

Key menjalankan mobilnya pelan2 menyusuri jalanan menuju rumah jihyun..
Sampai akhirnya ia melihat sebuah motor matic yg berjalan mirip keong di depan nya..
tapi setelah di lihat lagi ia merasa yeoja yg di bonceng itu adalah jihyun..dari rambut dan jaketnya..
lalu siapa yg memboncengnya?seperti seorang namja?
tapi apa benar itu jihyun??
Key pun bergerak mensejajarkan mobilnya dng motor itu,.ya tidak salah lagi itu kekasihnya bersama seorang namja yg tidak ia ketahui siapa.

“YA!!CHOI JIHYUN!!” teriak key dari mobilnya,membuat jihyun dan leeteuk menoleh
“key oppa?” ujar jihyun terkejut
“berhentikan motornya dan kau ikut aku..” kata key
akhirnya leeteuk menepikan motornya,key turun lalu menarik tangan jihyun..
“ayo pulang!!” kata key sambil menyeret jihyun pergi..
“aduh oppa pelan2..sakit..ah iya leeteuk sunbae gomawo ya..”
Leeteuk hanya bisa cengo melihat mobil key yg perlahan menghilang dari pandangan nya..
“siapa namja tadi?kasar sekali..apa kakaknya?” gumam leeteuk

**

“siapa namja itu?” tanya key terkesan sewot
“oh..dia leeteuk,sunbae kita..” jawab jihyun santai
“ya!!memang kau sudah kenal baik dengan nya?!!”
“eum..belum sih..tapi kurasa dia baik..”
“baik?Itu menurutmu kan?!bagaimana kalau dia hanya berpura pura baik padamu?bagaimana kalau dia nanti menculikmu lalu menyekapmu beberapa hari..apa kau tidak memikirkan hal itu,hah?” ujar key dng intonasi suara yg menaik.
“maafkan aku” kata jihyun dng kepala menunduk..
“jangan ulangi lagi..”
“ne oppa..gomawo” jihyun hendak turun dari mobil namun key menahan tangan nya
“ada apa?”
“jangan membuat ku khawatir lagi..aku..aku mencintaimu” kata key malu malu
Jihyun tersenyum mendengar ucapan key..
Perlahan key mendekatkan wajahnya pada jihyun dan mencium bibir kekasihnya itu..
“em..masuk dan istirahatlah” ujar key setelah melepaskan ciuman nya
“hm..selamat malam” kata jihyun sedikit salah tingkah..

————————-

Jihyun berulang kali mematut dirinya dicermin..ia harus memastikan bahwa penampilan nya hari ini sempurna..karena ini perayaan 2nd anniversary nya bersama key..
Setelah cukup bosan berdandan,yeoja itu pun memutuskan langsung cap cus saja ke tempat tujuan..ia juga tidak lupa membawa kado untuk key..

##

Jihyun duduk sendiri sambil terus memainkan kotak kado di depan nya..
30 menit berlalu dari jam yang di tetapkan..sejak tadi tidak ada tanda tanda kekasihnya muncul.
“mungkin key oppa terjebak macet” kata jihyun pada dirinya sendiri..
yeoja itu menatap ke atas,awan mendung perlahan menyelimuti langit..lalu ia pun segera saja mengambil hp nya hendak menelpon key..
“ah..tidak2!!perjanjian nya kan tidak boleh telpon satu sama lain..semoga saja key cepat datang..”

**

“Astaga..kenapa mau membuat pasport saja selama ini?aku sudah antri selama 2 jam” gerutu key saat ia tengah mengantri untuk pembuatan pasport..
“maaf ini tanggal berapa ya?” tanya seorang ibu2 yg duduk di sebelah key.
“em..28 februari” jawab key sambil menatap layar ponselnya
“oh..kamsahamnida”
“ne..”
key hendak memasukkan hp nya kembali,namun ia teringat akan sesuatu..
“28 februari?28 februari?omona!!mati aku!!” key bergegas merapikan barang2nya dan berniat pergi,namun
“tuan kim ki bum” seorang petugas memanggil namanya
“eh..ne”

**

Sebagian kota Seoul kini telah di guyur hujan ringan..
Jihyun masih setia menunggu key di tengah guyuran hujan..
3 jam ia duduk di situ..dan 1 jam yg lalu air hujan perlahan membasahi tubuhnya dari atas sampai bawah..
Jihyun menundukkan kepalanya,ia merasa sangat kecewa karena key tidak datang..perlahan air matanya mulai turun..air mata yg tidak dapat terlihat karena telah bercampur air hujan..

Tak lama kemudian seorang namja berdiri di depan jihyun..Jihyun tersenyum kembali,karena ia merasa namja itu adalah key..yeoja itu mendongakkan kepalanya..
“jihyun~”
“leeteuk sunbae..?”

**

Setelah selesai mengurus pasportnya,key segera tancap gas ke bukit belakang sekolah..
Namun dia tidak menemukan jihyun di sana..
Key pun memutuskan untuk menelpon jihyun,namun hp yeojanya tidak aktif.
“bagaimana ini?pasti jihyun marah padaku..hah,jihyun mianhae..”
Key kembali melajukan mobilnya ke rumah jihyun..

**

“lain kali jangan hujan-hujanan lagi..kau bisa sakit” nasehat leeteuk pada jihyun
“kamsahamnida leeteuk sunbae..kau sudah mengantarku pulang”
“ne..tapi kau jangan memanggilku sunbae seperti itu,panggil aku oppa..ya?”
“oppa?”
“ne..agar terlihat akrab,hehehe..”
“baiklah leeteuk oppa..oh ya,ini jaketmu” jihyun melepas jaket milik leeteuk yg ia kenakan tadi
“simpan saja dulu..sekalian dicuci ya,hehe”
“ah baiklah..besok ku kembalikan”
“iya..aku pulang dulu jihyun..anyeong”
“ne”
Jihyun masuk ke dalam rumahnya sambil tersenyum senyum tidak jelas,tapi beberapa detik kemudian raut wajahnya berubah..
“key!!terkutuk kau!!awas saja kau besok!!key..aku membencimu..arrgh!!” jihyun berteriak sendiri mirip orang yg kurang kewarasannya..

‘tok tok tok’
“jihyun kau di dalam??hello~ jihyun~” teriak seseorang di luar rumah jihyun..
Jihyun mendengus mendengar suara yg tidak asing lagi di telinganya..
“dasar key..biar saja dia berteriak sampai pita suaranya putus..aku tidak perduli,huh!!” ujar jihyun pelan lalu menutupi kupingnya dng guling agar suara teriakan key tidak terdengar jelas lagi.

————————-

Jihyun berjalan mengendap endap untuk menuju kelasnya..Karena kelasnya harus melewati kelas key,dia harus berhati hati agar tidak bertemu namja itu..
Hari ini ia juga berangkat lebih awal dari biasanya,agar key yg menjemputnya setiap hari tidak bertemu dngan nya..
“JIHYUN!!YA!!”
Jihyun menghentikan langkahnya saat seseorang berteriak memanggil..yeoja itu berkomat kamit sebal sebelum dia menoleh ke belakang..
“apa??!!” tanya jihyun ketus pada key yg berada di depan nya.
“kau mencoba menghindariku ya??”
“kenapa tidak?!!sudah..aku malas bicara dngan mu!”
Key menahan tangan jihyun yg hendak pergi meninggalkan nya,
“jihyun~ dengarkan aku..kemarin itu -”
“apa?!kau mau beralasan apa?! tega sekali kau ya membiarkan ku menunggu berjam jam,membuatku kehujanan dan membuat hp ku mati karena air hujan!!sudahlah key!!aku tidak mau mendengarmu..”
Jihyun pergi meninggalkan key yg terpaku sendirian di tempatnya..
“kasihan sekali dia sampai kehujanan..ah pabo key!!apa yg kau lakukan!!kejar dia” Ujar yo seob sambil menepuk nepuk bahu key
“aku tidak bisa begitu saja mengejar dan meminta maaf padanya..kalau aku jadi dia mungkin aku akan membenci namja bernama key yg sudah melalaikan janjinya” kata key lemas lalu masuk dalam kelas.

————————-

Sudah 1 jam lebih jihyun melamun sendirian di kantin kampus..
Lalu sesuatu di dalam tas nya membuat ia tersadar kembali.
“ah iya..jaket leeteuk oppa harus ku kembalikan”
Jihyun berlari kencang menuju kampus jurusan manajement..ia mencari-cari kelas leeteuk,namun malah bertemu dng eunhyuk..
“eh..kau yeoja yg bekerja di coffe shop itu kan?” cegat eunhyuk
“ne..choi jihyun imnida” kata jihyun datar..sebenarnya dia masih dendam pada eunhyuk yg mengatainya seperti orang dongo tempo hari -,-

“Kau mencari siapa disini?” tanya eunhyuk
“aku..em..itu..”
“bukankah itu jaket leeteuk hyung ya?” ujar eunhyuk sambil menunjuk jaket yg di bawa jihyun
“eh?bagaimana kau -”
“bisa tau?leeteuk hyung sering memakai jaket putih itu karna memang favoritnya..” terang eunhyuk
Jihyun mengangguk sambil bibirnya membentuk huruf o .
“tapi ngomong2 leeteuk oppa mana ya?” tanya jihyun kemudian
“oppa?seberapa akrab kau mengenalnya?”
eunhyuk heran
“itu..karena kami sering bertemu dan kemarin dia meminjamkan jaketnya padaku saat hujan”
Eunhyuk menaikkan 1 alisnya setelah mendengar ucapan jihyun,dia mencoba memikirkan apa yg sahabatnya lakukan sampai2 meminjamkan jaketnya pada yeoja itu..
“eteuk hyung tidak masuk hari ini”
“ah..begitu rupanya..tapi,bisakah aku menitipkan jaket ini padamu,sunbae?”
“tentu..nanti akan ku antar kerumahnya”
Eunhyuk mengambil jaket leeteuk dari tangan Jihyun.
“rumahnya?ku pikir kau ini adiknya Leeteuk oppa,karena sedari tadi kau memanggilnya hyung.”
“tidak juga..aku teman sekelasnya..sudah ya,aku masuk dulu”
“aneh sekali..teman sekelas memanggil hyung?” gumam Jihyun heran.

————————-

LEETEUK POV

“Kau menyukainya ya hyung?” berondong Eunhyuk sesampainya dia di rumahku
“Siapa?” tanyaku heran
“Yeoja ini”
Eunhyuk melempar jaket putih ku tepat dimukaku. Kurang ajar sekali dia.
“Jihyun?Kau..hachim! bertemu di mana?” tanya ku sambil sesekali mengelap ingusku dng tissue.
“Dia mencarimu saat berada di kampus,lalu menitipkan itu padaku”
“Oh..”
“Kau menyukainya kan?” tanya Eunhyuk sekali lagi.
“Tidak juga” kataku ragu ragu
“Pembohong!!kalau tidak untuk apa kau pinjamkan jaket mu itu..Kau pernah bilang kan jaket itu ajaib(?),jika kau kehujanan ratusan kali kau tidak akan sakit.Tapi nyatanya sekarang,kau rela sakit demi yeoja itu..”
“Ah..bukan begitu. Aku hanya tidak bisa membiarkan seorang yeoja kehujanan begitu saja” jawabku sedikit gugup.

Eunhyuk terdiam sambil menatapku dng tatapan tidak percaya nya. Hal ini membuatku jadi salah tingkah.
“Baik-baik! aku rasa aku menyukainya. Dia menarik” akuku kemudian
“Akhirnya kau mengakui juga,hyung..haha. Tapi dia sudah punya pacar,bodoh!” Ujar Eunhyuk sambil menoyor kepalaku
“Aduh! Kau ini kurang ajar sekali dng hyung mu!!aish!! Tapi ngomong2 kenapa kau bisa tau Hyukie? Apa dia terkenal di kampus?”
“Bukan Jihyun yang terkenal di kampus,tapi kekasihnya. Key”
“Key? namja pintar yang akan di kirim ikut Olimpiade itu? Aku belum pernah tau rupanya,hanya namanya saja yg sering ku dengar!” ungkap ku

Sekilas aku berfikir,apa key namja yang berteriak pada Jihyun dulu?Apa dia yang membuat Jihyun menunggu di tengah hujan?
“Hyung! Apa yang kau pikirkan” kata Eunhyuk yg melihat ku melamun
“ah..anni”
“Jauhi dia hyung,kalau kau tidak mau sakit hati”
“shireo!”
“mwo?”
“Aku ingin berteman dengan nya,aku tidak memaksa dia membalas perasaanku. Kalau dia mau dnganku itu bagus,kalau dia memilih Key juga tidak apa” Ujarku (sok) bijak
“Hei!! Jangan bermimpi,dia menyukai namja pintar,bukan namja yang sangat mencintai kampusnya,sehingga dia tidak lulus2” ujar nya dng kata kata terakhir yang jelas menyindirku
“YA!! Aku juga bisa pandai seperti Kunci ato siapalah namanya.Aku akan lulus tahun ini” Kataku (tidak) yakin

JIHYUN POV

“Hi!!eonie~” sapaku pada minra eonie sambil cengengesan
“Jihyun. Tumben kau ke rumahku,masuklah..” ujarnya sambil tersenyum

Aku masuk menuju ruang tamu rumah Minra eonie,ku lihat sebuah kardus bekas mie instan yg berisi foto-foto Jinki oppa dan Minra eonie.
“Maaf ya berantakan” katanya sambil menyingkirkan kardus itu dari hadapanku.
“eh..Eonie~” aku berniat menanyakan soal foto2 yg terkesan ‘ingin dibuang’ itu.
“apa?”
“ah..tidak..hehe” tidak baik rasanya mencampuri urusan orang.
“kau jarang kemari Jihyun. Saat kau tiba-tiba ke rumahku,aku merasa ada sesuatu yang ingin kau bicarakan,apa benar?”
“mwo?bagaimana eonie bisa tau?” tanyaku terkejut
“tertulis di jidat mu!” ujarnya datar
“mwo?” aku meraba raba jidatku,masa iya?
“hahaha..kau ini masih polos seperti dulu..ceritakan saja” kekeh Minra eonie

Aku pun menceritakan masalahku dng Key. Aku sendiri bingung,apa aku harus memaafkan nya secara cuma-cuma atau melakukan hal lain..

“seharusnya kau dengarkan penjelasan key dulu..siapa tau dia punya alasan logis kenapa dia tidak datang..” usulnya
“begitu ya.. tapi waktu itu dia tidak menelponku sama sekali”
“mungkin waktu itu key sedang tidak bawa ponsel. Sebenarnya ini bukan masalah yang gawat,kalian hanya salah paham saja”
“baiklah~ gomawo eonie” ujarku sambil memeluk Minra eonie erat.

Dia benar,harusnya aku bertanya dulu kenapa Key tidak datang waktu itu..haah,paboya Jihyun..

“tapi eonie..itu..” pikiranku kembali tertuju pada kardus di bawah meja.
“itu apa?”
“anniyo~ hanya saja aku haus,hehe..boleh aku minta minum” kataku akhirnya,tidak..aku tidak boleh berkata tidak2
“astaga!!aku sampai lupa.. aku buat dulu ya”

KEY POV

“kenapa kau tidak minta maaf padanya?” ujar minho
“aku sudah berusaha. tapi dia selalu kabur dariku” ujarku putus asa
“itu salahmu. kenapa kau tak datang..hoaem” kata jonghyun hyung sambil menguap tidak jelas. ya,ini karena aku menyuruh mereka ke rumahku jam 10 malam dng embel2 emergency.
“aku kan bukan nya secara sengaja melupakan nya!! taemin-ah,kau kan teman sekelasnya bisa kan bujuk dia” kataku kemudian menatap taemin
“sorry hyung. Jihyun sedang sensitif sekarang,bagaimana kalau dia tidak mau meminjami tugasnya lagi padaku?” ujarnya santai

Hah,sialan sekali. Aku pun lantas menatap seseorang yg diam melamun dari tadi.
“Jinki oppa~” panggil ku lembut menirukan suara Minra noona
“ne chagi!!” jawabnya sedikit gelagapan.
“mwo?”
Kami berempat menatap Jinki hyung aneh. Dia sering kali melamun akhir2 ini,padahal dulu dia paling cerewet menasehatiku dng jihyun. apa terjadi sesuatu padanya?
“em..mian. apa yg kalian bicarakan tadi?” ralatnya kemudian
“minta maaf pada jihyun” ulangku
“oh..ahaha.. kau harus tulus meminta maaf padanya key. bawa dia ke tempat yg indah dan katakan maaf padanya. ingat,jangan berkata kasar,ara?”
“eum.. harus begitu ya?” ujarku sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal
“tentu saja. dalam hubungan itu,jika ada yg bersalah harus meminta maaf. bukan seperti mu,tidak pernah mengucapkan kata ‘mianhae’ ” cibir minho
“ah..baiklah. aku coba besok” kataku akhirnya

Aku melihat Jinki hyung melamun lagi sambil mengamati hp nya..
“dia kenapa?” tanya ku pada minho,taemin dan jjong hyung dengan bahasa isyarat
Ketiga orang itu mengangkat bahunya tanda tidak tau.
Aku rasa terjadi sesuatu dng nya dan Minra noona

AUTHOR POV

Jihyun berjalan memasuki gerbang kampus dng malas. Pikiran nya masih melayang layang mengenai namjanya,Key.
“Seharusnya aku mendengarkan key dulu” sesal Jihyun pada dirinya sendiri.
‘braak’
Karena melamun,tanpa sengaja Jihyun menabrak seorang namja..

“ouch!”

“mianhae” kata Jihyun sambil membungkukkan badan nya.
“gwenchana.”
Jihyun mendongakkan kepalanya karena merasa mengenal suara barusan.
“Leeteuk oppa”
“Anyeong Jihyun” sapa Leeteuk sambil tersenyum
“Oppa.. Kemarin kau tidak masuk ya? wae?”
“Aku sedikit tidak enak badan..hehe”
“Ah.. Ini pasti gara-gara aku”
“Anniya~ hanya saja sebelum kehujanan badan ku memang sedikit tidak enak” aku namja itu
“Oh ya.. Jaketmu sudah ku titipkan teman mu.. Gomawo oppa~”
“Ne.. Aku tau.. Jihyun,aku harus masuk dulu.. Anyeong”
“Ne oppa~”

Senyuman Jihyun mengiringi kepergian Leeteuk yg perlahan menghilang dari pandangan nya.
Entah kenapa setiap kali berbicara dng namja itu,Jihyun selalu tersenyum.
‘senyuman Leeteuk oppa manis sekali.. dia seperti malaikat’ batin Jihyun

Jihyun berbalik arah hendak ke kamar kecil namun seorang namja membuatnya terkejut.
“omona!!amit-amit jabang bayi(?) ” kaget Jihyun melihat Key yg sudah nangkring di depan nya.
“K..Key oppa”
“bisa kita bicara?” tanya Key datar
“ne..”
Key menggandeng tangan Jihyun menuju tempat yg jauh dari keramaian.
Mereka terdiam cukup lama. Jihyun bergerak gerak tidak jelas saking lamanya dia menunggu Key membuka mulutnya.
Sementara Key sendiri tidak tau harus mulai dari mana. Ia masih berfikir dan berfikir. #cepetanbang
‘aduh..ini namja mau bilang apa sih.. aku kebelet pipis nih.. apa aku tanya aja ya’ batin Jihyun

“K..kau mau bicara oppa?” tanya Jihyun akhirnya
“Itu..em..A..Aku…”
“….” Jihyun mulai keluar keringat dingin nya *ini yg mau ngmng key,knpa yg kringetan Jihyun??*
“M..em..Ma..Ma..”
“Makan?” tebak Jihyun
Key menggeleng.
“Mi..Mi..”
“Minum?” tebak Jihyun tampang menyerah
#sumpe author jadi gregetan sendiri ini#
“Bukan!!”
“Lalu apa dong?buruan..” Jihyun mulai naik darah
“YA!!MAAFKAN AKU JIHYUN!!” teriak Key akhirnya.
Jihyun melongo,readers melongo,author megap2 #plak #abaikan# mendengar teriakan Key barusan. Namja ini sangat jarang meminta maaf secara langsung pada Jihyun ataupun teman-teman nya,dan sekarang ia berteriak mengucapkan permintaan maaf.
“Oppa.. Kau..” kaget Jihyun
“Jihyun.. huft~~ maafkan aku,karena aku tidak datang saat anniversary kita.. Dan aku sudah membuat mu kehujanan.. Mianhae” ujar Key tulus.
Jihyun (lagi-lagi) melongo (0,0) mendengar ucapan Key. Ini pertama kalinya namja itu mengucapkan kata-kata (yang menurut Jihyun) sangat manis.
“Ya! Kenapa kau diam eoh?” tanya Key heran melihat Jihyun yg tengah senyum-senyum sendiri.
“Ehm.. Aku memaafkan mu,oppa~” ujar Jihyun di iringi senyuman manisnya.
Dalam hitungan detik Key menarik Jihyun ke dalam pelukan nya.
“Gomawo~” ujar Key
“hm.. Tapi kau punya alasan kan mengapa kau tidak datang waktu itu??” tanya Jihyun.
Key melepaskan pelukan nya lalu mengangguk pelan.
“Itu karena aku terlalu sibuk belajar,jadi aku lupa. Dan waktu itu aku juga mencari pasport” aku Key
“Pasport?”
“Ne.. Aku di tunjuk untuk ikut Olimpiade ke Indonesia kurang lebih 1 minggu lagi” terang Key
“Mwo?”
“Jihyun.. Kau tidak apa-apa kan?” tanya Key was-was,kali aja Jihyun bakal pingsan bentar lagi ._.

“Op..pa..Kau..SUNGGUH KEREN!!Aku benar-benar bangga memiliki namja pintar sepertimu.” ujar Jihyun penuh rasa bangga
“Jinja?” Key tersenyum malu sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
“Oppa.. Aku juga minta maaf padamu,karena tidak mendengarkan mu dulu.”
“Gwenchana~ Tapi kita bisa kan mengulang 2nd anniversary kita.”
“Tentu..hehe”

Disaat Jihyun dan Key tengah ngobrol,terlihat seorang namja yg berdiri tak jauh dari mereka dan menyaksikan dengan jelas adegan-adegan(?) romantis yg terjadi sambil sesekali meneguk minuman sodanya.
“Kurasa hyukie benar.. Yeoja itu menyukai namja yg pintar bukan bodoh seperti aku” gumam namja yg tak lain Leeteuk,lalu ia pergi meninggalkan tempat itu.

~~

Hari ini Key tidak terlalu fokus dng dosen yg bercuap-cuap di depan karena ia terlalu sibuk memikirkan dinner anniversary dng Jihyun sekaligus malam perpisahan karena besok dia sudah harus bertolak ke Indonesia #haha

Sesekali namja itu nyengir-nyengir tidak jelas,entah apa yg di pikirkan nya,membuat namja yg duduk di sebelahnya -yoseob- menatap heran.

“psst.. Obatmu habis ya Key” bisik Yoseob
“Mwo? Kau pikir aku ini orang sinting?dasar” dengus Key
“Kau memang mirip orang gila. Sedari tadi tersenyum sendiri.. Memikirkan Jihyun ya..?”
“Tidak!! Untuk apa memikirkan dia?” Key berusaha mengelak,namun pipinya merona merah
“ah~ Kau tak perlu berpura-pura” goda Yoseob
“Ya!! Diamlah!!” bentak Key
“Kau ini berani sekali membentak ku!gini-gini aku hyung mu tau” Yoseob menjitak kepala Key membuat namja itu meringis.
“YA!!JANGAN JITAK KEPALAKU” teriak Key dng suara tidak kira-kira.
Semua penghuni kelas menoleh ke arah Key,termasuk sang dosen yg tengah mengajar.
“YA!!Kim Ki Bum! kalau kau tidak niat ikut mata kuliah.. Lebih baik kau keluar” seru sang dosen

“Ehm..tidak akan ku ulangi lagi seosaengnim” ujar Key penuh penyesalan.
“Awas nanti kau hyung!” gerutu Key
Sementara Yoseob cekakak cekikik tidak jelas.
Key memang sangat sensi kalau di jitak atau di toyor kepalanya. Katanya sih takut kepinteran nya rontok.
#kutukali?

~~~

JIHYUN POV

Aku berlari tergesa-gesa menuju Cafe tempat berkencan ku dengan Key oppa.
Gawat!aku telat 2 menit,otoke??

Sesampainya di dalam ku edarkan pandanganku di setiap sudut cafe,namun aku tidak menemukan sosok nya di manapun. Apa dia belum datang?
Sampai seorang pelayan menghampiriku.
“Maaf,anda nona Choi Jihyun?” tanyanya ramah
“Ne..”
“Anda sudah di tunggu di taman belakang. Mari saya antar”

Aku pun mengekor pelayan tsb menuju taman belakang cafe.
Sesampainya di sana,aku benar2 tercengang.
Lampu-lampu kecil menghiasi pepohonan yg ada di situ. Tak hanya itu,ada puluhan lilin yg mengapung di kolam renang. Dan tak jauh dari kolam renang ada sebuah meja dan 2 kursi yang saling berhadapan. Di meja itu ada sebuah kue tart besar yang tingginya err mungkin 1 meter *ga bawa meteran soalnya* . Benar2 indah..
“Kau begitu terpesona ya,sampai-sampai mangap seperti itu?” sela seorang namja yg tidak lain si Key
“Oppa.. Kau yg membuat semuanya?” tanyaku takjub
“Kalau iya kenapa?”
“So beautiful~” kagumku

“Oppa.. Ini kado untukmu” ujarku memberikan kadoku padanya.
“Gomawo~ ini untukmu” Key juga memberikan bungkusan untukku.
Kami berdua membuka kado masing,daan..
“Sebuah hoodie bertuliskan namamu?” ujar Key
“Ne.. Aku membeli 2 hoodie,aku memakai tulisan namamu dan kau namaku..hehe,mian kalau terkesan murahan”
“Gwenchana~ ini bagus” ujarnya lalu memakai hoodie miliknya.
“Sebuah handphone dan kalung berbandul kunci?” kaget ku.. kado ini sangat mahal

“Wae? kau tidak suka? Aku membelikan mu hp karena kau butuh? Hp mu mati kan karena aku? Lagipula hp mu sudah butut”  “Tapi.. Ini semua mahal oppa.. Sedangkan kado ku….”

“Murahan? Ya! Aku membelikan mu semua itu karena aku ingin,bukan bersaing siapa yg lebih mahal. Sudah kemarikan kalungmu”  Key merebut kalung yg ku pegang lalu dia memakaikan nya di leherku. Sangat indah..

“Aku sengaja membeli bandul Kunci(key),agar kau selalu ingat padaku.. 2 minggu kedepan kita tidak bertemu,ku harap kau tetap menjaga hubungan kita”  Hatiku mencelos mendengar perkataan Key. Memang,mulai besok ia sudah berangkat ke Indonesia. Jujur,aku sangat sedih waktu mengetahui dia akan pergi.. Namun aku ini kekasihnya,aku harus mendukung apapun yg terbaik untuknya.

“Jihyun?”

“Ne~” ujarku dng suara gemetaran. Saat ini aku tengah berusaha mati-matian menahan air mataku agar tidak keluar.

“Kau mau menangis ya?” tebaknya

“Tidak kok” sangkalku

“Bohong!”  Key oppa menarik ku dalam pelukan nya,seketika itu tangisan ku pecah.

“Aku kan tidak pergi selamanya,kau ini bagaimana?”

“Tapi.. Aku akan sangat merindukan mu oppa..”

“Kita bisa berkomunikasi lewat Skype kan?” seru Key lalu melepaskan pelukan nya.

“Doa kan aku ya?” ujarnya lalu menghapus air mataku.  Aku mengangguk pasti.

“Saranghae~” Ujar key pelan lalu dia mencium bibirku lembut.

 

~~~

 

Pesawat Key lepas landas 1 jam yang lalu. Entah kenapa aku tidak ingin pulang dan masih bertahan di bandara ini,mungkin karena aku suka melihat orang berlalu lalang sambil menyeret kopernya #gila XD

“Jihyun~” seseorang memanggil namaku  “Leeteuk oppa.. Bagaimana kau bisa ada di sini?” tanyaku heran

“Aku mengantar appa ku.. Kau mengantar hoobae Key ya?”

“Bagaimana kau bisa tau?” tanyaku heran

“Aku melihatmu dan Key tadi.”
“oh..”
“Kau pulang naik apa?”
“Naik taksi mungkin” jawabku
“Daripada uangnya terbuang untuk naik taksi,lebih baik pulang denganku.. Gratis” ujarnya sambil memamerkan senyuman nya yang menawan. Astaga! berlama-lama dia senyum,aku bisa pingsan,wk
“Apa tidak merepotkan?” tanyaku berbasa-basi
“Tidak.. Kajja~”

~~~

AUTHOR POV

Beberapa hari ini Jihyun merasa sangat kesepian. Ia merindukan Key. Sosok namja yg terkadang menyebalkan,namun terkadang sangat manis dan romantis melebihi namja teromantis di dunia ini.
Key beberapa hari tidak berkomunikasi dengan nya. Hanya sekali sesaat setelah pesawatnya mendarat di Solo(??) dng selamat..

Namun terkadang kesedihan nya terobati karena Leeteuk. Namja itu sering mengajaknya jalan-jalan membuat Jihyun tersenyum sesaat.. Ya,hanya sebentar..
Karena yg bisa membuatnya tersenyum lebih lama jika dia melihat senyuman Key..
“Ya!!” Taemin menyenggol lengan Jihyun membuat yeoja itu menoleh ke arah namja imut tsb.
“Ne?” tanya Jihyun tanpa selera
“Kau merindukan Key hyung ya?”
“hem.. Sangat..”
“Ada yg bilang pasangan kekasih punya ikatan batin yang kuat.. Jika salah satu merasa sedih,maka pasangan nya juga akan merasakan hal itu. Kau tidak boleh seperti ini lagi,lebih baik doa kan Key hyung agar dia bisa pulang dng membawa piala”
Jihyun menaikkan sebelah alisnya.
“Darimana kau belajar kata-kata itu,Taemin?” tanya Jihyun heran
“Ya!memang tidak boleh?” Taemin bersungut-sungut
“Ah.. aku tau pasti kau sudah punya pacar ya?” goda Jihyun
“mwo??tidak kok” sangkal Taemin
“Yang bener?”
“Aish!!Kau ini!! Oh ya,ku lihat kau dan Leeteuk sunbae dekat akhir-akhir ini. Kalian tidak punya hubungan khusus kan?” tanya Taemin penuh selidik

“Apa maksudmu Taem? Kami hanya berteman saja..” ujar Jihyun
“Habis kalian seperti orang pacaran saja sih..” kata Taemin dng tangan membentuk huruf V.
“Kau ini.. Aku hanya menyukai 1 orang saja” Jihyun menyentuh bandul kalung Key yg melingkar manis di lehernya.
“Araso.. Tapi kurasa ada sesuatu yg tidak kau ketahui soal Leeteuk sunbae”
“Apa?”
“Dia itu seharusnya lulus 2 tahun yg lalu”
“mwo?”
Jihyun tidak mengerti apa yg dibicarakan Taemin tentang Leeteuk
“Ya~ kata lain nya dia itu tidak lulus2 selama 2 tahun ini. Dan ini tahun ketiga dia berkuliah di semester akhir”
“Kau yakin dng ucapan mu itu,Taemin?”
“Wae? Apa wajahnya yg tampan dan sikapnya yg baik membuatmu tidak percaya berita ini? Tanya saja pada dia” kata Taemin lalu ngeloyor keluar kelas.

Jihyun masih memikirkan perkataan Taemin barusan. Apa benar Leeteuk itu tidak lulus-lulus? Kalau benar itu berarti ‘tidak lulus = bodoh’ dong??
Haah~ penampilan seseorang memang bisa menipu.

LEETEUK POV

“Jihyun! Kau mau tidak nanti malam kita nonton?” tanyaku pada yeoja yg berada di depanku ini.
Jihyun menyedot jus alpukatnya lalu membuang nafas..
Jihyun lantas menatapku dng tatapan yang aish benar-benar mencurigakan.
“Benarkah semua itu,oppa?” tanyanya yg membuatku bingung,ya tidak nyambung sekali dng pertanyaanku tadi.
“Apa?”
“2 tahun..”
eh?dia ini kenapa sih?perkataan nya terkesan melantur seperti itu????
“Kau bicara apa Jihyun?bicaralah dng jelas”
“Kau tidak lulus selama 2 tahun ini?” tanyanya terkesan hati-hati.
Jadi,dia sudah tau?? haah~ tidak perlu kaget seperti itu eteuk.. Semua mahasiswa di sini tau betapa bodohnya kau. Mungkin Jihyun saja yg baru mengetahui hal ini..
“Kau tau ya Jihyun?”
“Kenapa kau tidak memberitahuku dulu,oppa..”
“Mian~ ku fikir kau tau sejak dulu.. Apa kau akan menghindariku setelah ini? Semua gadis seperti itu ketika mereka tau aku ini bodoh..”
“huft~ anniya.. berteman itu tidak memilih-milih” ujarnya sambil tersenyum.
Aku jadi lega mendengarnya. Tapi tunggu?dia bilang tadi ‘berteman’ ?
Jadi aku hanya di anggap teman saja,padahal aku ingin ….
Ya!!Ya!!Park Jungsoo.. Wajar saja dia hanya ingin berteman dngan mu,dia kan sudah punya kekasih..huh,paboya!!
“Kau tidak sebodoh yg di pikirkan orang-orang kan? pasti ada alasan mengapa kau selalu gagal?” tanyanya kemudian.
“huft~~ waktu itu sebelum ujian,kekasihku memutuskan ku.. Padahal kami sudah berjanji kalau aku lulus,kami akan segera bertunangan. Dengan mudahnya dia mengatakan bahwa dia mencintai pria lain. Keadaan waktu itu membuatku drop dan aku kehilangan konsentrasi dalam mengerjakan ujian.”
“dan di semester berikutnya,aku teringat kejadian lalu yg membuatku merasa aku akan gagal lagi lulus kali ini”
Jihyun menatapku yg hampir menangis ini. Pabo eteuk!! Kenapa kau jadi banci seperti ini??
Jihyun menyentuh bahuku. Astaga! Kenapa jantungku berdebar kencang seperti ini.
“Aku mengerti keadaan mu oppa.. Tapi jangan terus terpuruk seperti ini.. Kalau mantan mu tau kau seperti ini,pasti dia menertawaimu.. Aku akan membantumu belajar,walau aku tidak yakin apa bisa..hehe” ujarnya di akhiri senyuman yg sangat manis. Aku menyukainya.
“Kau yakin mau membantuku?”
“Tentu..tapi bayar aku ya” katanya sambil terkekeh.
“mwo? kau matre sekali..haha”
“wkwk(?)”

————————-

JIHYUN POV

Sudah beberapa hari ini, Sepulang bekerja aku ke rumah Leeteuk oppa untuk membantunya memberikan semangat belajar.
Aku tidak menyangka di balik senyuman nya yg menawan itu terselip kesedihan yg begitu mendalam.#halah
“Terima kasih ya kau tengah menemaniku belajar. Aku jadi bersemangat” ujarnya tulus di iringi senyuman nya yg manis.
“Cheonmaneyo.. Aku senang bisa membantu,hehe”
“Oh ya.. Aku buat minum dan mengambil cemilan dulu ya” ujarnya.
Aku mengangguk mengiyakan lalu dia beranjak dari duduknya dan berjalan menuju dapur.

Aku melihat-lihat beberapa foto Leeteuk oppa yg terpajang di sebuah meja. Lucu-lucu sekali foto nya,dia benar-benar tidak kelihatan kalau sudah berumur banyak #maksudloe

‘Ya!!Choi Jihyun angkat telpon mu!!Jihyun!!Cepat angkat atau aku teriak’

Eh?Kenapa aku seolah mendengar suara Key oppa ya? Apa cuma halusinasi? Tapi kenapa terkesan nyata?
Tadi dia bilang apa? Angkat telepon?telepon???

Dengan cepat aku merogoh saku celana ku untuk mengambil hp ku..
Benar ada panggilan masuk
‘My Yeobo calling~’
Key telepon?? Aku baru tau kalau ringtone untuknya seaneh ini. Ngrekam suara sendiri lagi -,-

“Yeoboseo.. Oppa” sapaku bahagia
‘Ya!!Kau kemana saja? Aku menelpon mu berkali-kali,kenapa lama sekali mengangkatnya,apa sudah tidur?? Kau sudah mengerjakan tugas belum??’ omel Key dari seberang sana membuatku harus menjauhkan hp dari telingaku..
“Mianhae oppa.. Kenapa kau baru telepon sekarang?”
‘huft~ kali ini ku maafkan,. Aku sibuk mempersiapkan segala sesuatu di sini.. Kau baik-baik saja kan?’
“Ne~ kau sendiri bagaimana? Aku merindukan mu”
‘Di sini lebih panas dari korea.. Kau bilang apa tadi?’
“Aku.. Merindukan mu” ujarku lirih
‘Apa?Sekali lagi?Aku tidak dengar”

“Aku..Ya!!Kau ini budek ya oppa. Tidak ada siaran ulang lagi” ketusku
‘mwo?mwo?berani sekali kau membentak ku!’
“Jihyun~ kau mau es krim tidak??” teriak Leeteuk oppa yg keluar dari dapur.
‘Suara siapa Jihyun? Apa kau masih di tempat bekerja?’ tanya Key curiga.
“mwo? ne oppa,aku masih di tempat kerja..hehe” bohongku.
Bisa gawat kan kalau aku bilang di rumah Leeteuk oppa,dia bisa berpikir macam-macam.
Ku lirik Leeteuk oppa terlihat bingung,aku mengisyaratkan agar dia tidak bicara dulu.
‘oh~ ya! besok lomba di mulai.. Doakan aku ya agar bisa mendapat juara’ kata Key mulai serius
“ne oppa.. Akan selalu ku doakan”
‘Kalau begitu aku tutup dulu.. Aku harus tidur.. Saranghae’
“na do”
‘klik’

Aku tersenyum tidak jelas seusai menutup hp ku.
Aku serasa mendapatkan obat yg sudah lama ku inginkan. Suara key oppa~
“Jihyun~ siapa yg menelpon tadi?” tanya Leeteuk oppa
“em.. Namjachinguku” ujarku sambil tersenyum
“hoobae Key?”
“ne”
“Suaramu nampak bahagia tadi.. Kau menyukainya ya” ujarnya sambil duduk di sebelahku.
“Tentu.. Walau dia sedikit aneh,aku tetap menyukainya”
“Jihyun.. Taukah kau?”
“apa?”
“Aku menyukaimu”
“mwo?” aku terkejut sambil menatapnya. kenapa dia tiba-tiba bilang seperti itu?
“Aku sudah menyukaimu sejak pertama kita bertemu Jihyun.. Bagaimana kalau kita berpacaran di belakang Key?”
“mwo? Aku hanya mencintai Key.. Kau hanya ku anggap teman sekaligus oppaku saja” kataku hati-hati,aku takut menyakitinya.
“Jebal~” dia mencondongkan badan nya ke arahku,membuatku mundur-mundur takut.
“y..ya!! Kau mau apa oppa?” ujarku gemetaran
“AHAHAHA”
Kenapa dia tertawa buas kaya gitu..

“Ya ampun.. Kau ini polos sekali. Aku hanya bercanda kali” ujar Leeteuk oppa sambil mengelap air matanya yg mengalir gara-gara (mungkin) tertawa terpingkal-pingkal.
“Jahat~ :(” ujarku sambil berpura-pura akan mewek.
Aku lega karena dia hanya bercanda tadi. Habis kaya sungguhan sih.
“Mianhae ya.. Karena wajahmu itu polos sekali,jadi ku kerjai saja..”
“Oppa.. Kau ini membuatku jantungan saja” keluhku
“Sorry sorry sorry sorry naega naega”
Eh,dia malah nyanyi sorry2 nya suju. Jadi inget Kyuhyun pas dance tangan nya,ya ampun keren bgt *gk salah muji ni orang*
Mendengar kata maaf dari Leeteuk oppa aku jadi ingat Key. Dia paling susah yg namanya meminta maaf. Mungkin kepalanya harus di getok dulu agar dia bisa mengucapkan nya. Key bogoshipo 😦
“Waeyo?wajahmu berubah aneh Jihyun?”
“Anniya..”
“Kau merindukan Ki bum ya?”
Aku hanya mengangguk pelan. Rasanya ingin menangis.
Kenapa sih key itu mirip drama korea(?),sehari saja tidak menonton aku serasa hampir mati #lebai

————————-

AUTHOR POV

Leeteuk berjalan lemas menuju tempat duduknya. Eunhyuk yang mengetahui hal itu,menghentikan kegiatan Tebar Pesona nya lalu menuju tempat duduk kawan nya itu.
“Pagi-pagi wajahmu sudah merusak pemandangan. Ada apa hyung?” tanya Eunhyuk dng tatapan khawatir.
“Dia menolakku” katanya miris
“Jihyun?Bagaimana kau mengatakan nya?”
“Aku memancingnya kemarin.. Terlihat jelas dia hanya menyukai Key”
“Kau sih bodoh.. Menyukai yeoja yg sudah punya pacar”
“Iya juga ya..” kata Leeteuk yg baru sadar.
“Kau ini fokus saja dulu dng kuliahmu.. Setelah lulus kau bisa bekerja kan di perusahaan appa mu.. Setelah kau punya penghasilan sendiri,aku yakin gadis-gadis akan mengantri dng sendirinya. Kau kan tampan,walau tak setampan aku sih”

Leeteuk sedikit melengos mendengar Eunhyuk yg memuji dirinya sendiri.
Ya ampun,gak ada yg muji ya sampai2 harus muji diri sendiri #plakk
Berhubung ia malas berdebat,namja itu pun hanya mengangguk.
Lagipula yg di ucapkan Eunhyuk ada benarnya juga.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

“Kau tau,kemarin malam Key sudah mendarat di korea..”
“Jinja?Lalu bagaimana hasilnya?”
“Dia kalah..”

Berbagai pembicaraan tentang Key terdengar disetiap sudut kampus. Berita Kepulangan Key yg tidak membuahkan hasil langsung menyebar cepat..

“uhuk uhuk!!”
Bakso seukuran bola bekel meluncur cepat ke tenggorokan Jihyun,membuat yeoja itu hampir muntah.
Ia berulang kali menepuk nepuk dadanya berharap bakso nya dapat keluar kembali,namun sia-sia saja.
Berita tentang Key membuatnya terkejut dan membuat bakso yg ia makan tertelan begitu saja tanpa dikunyah dulu.
“Kau yakin Key pulang kemarin?” tanyanya pada Taemin.
“Aku dngar begitu,dan dia kalah”
“Kalah? Ini bukan gosip kan?”
“Molla.. Cek saja ke rumahnya”

JIHYUN POV

“Molla.. Cek saja ke rumahnya..” ujar Taemin
“Ne.. Kau benar.. Aku pulang dulu ya Taemin” pamitku lalu berlari keluar gerbang kampus.

Key pulang?
Kenapa dia tidak menelpon ku?
Apa yg terjadi padanya??

“Jihyun.. Apa kabar?” sapa umma Key ramah saat aku tiba di rumah kediaman Kim.
“Baik ahjumma.. err ku dengar Key sudah pulang kemarin?”
“Iya..”
“Apa aku bisa bertemu dengan nya?”
“Maaf Jihyun.. Karena kalah dia jadi sedikit drop dan belum mau bertemu siapapun”
“ah.. Begitu rupanya.. Tidak apa-apa” ujarku,walau sdikit kecewa.
~~

‘no yg anda tuju sedang tidak aktif silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi biip’
“Ya Oppa! Kau ini kenapa? Aku tau kau ini tidak berhasil menang,tapi setidaknya angkat telepon ku, kau membuatku khawatir tau!!”
‘klik’

Aku membanting hp ku diatas meja dng kesalnya.. Dia itu kenapa sih? Kalau sudah kalah ya sudah,gak usah mutung(?) donk!!

“Kasihan sekali.. Kalau hp mu hidup,dia pasti menangis karna sudah kau banting..” tegur seseorang
“mwo?Minho oppa?Sedang apa kau di sini?” kagetku
“Apalagi?aku mau pesan kopi.. Memang tidak boleh?” ujarnya
“ahaha.. Iya juga.. Kau mau pesan apa?” ujarku salah tingkah. bodohnya.. aku kan masih bekerja.
“2 Ice coffe latte ya” ujarnya sambil tersenyum
“dua?? Kau dngan siapa?”
“Temani aku ya” pintanya
“Baik. Duduklah dulu”

.

“Kau kenapa Jihyun?” tanya minho oppa sambil menyedot minuman nya.
“Kenapa apanya?? Aku baik-baik saja.. hehe” ujarku sambil memamerkan gigiku.
“Ekspresimu tidak bisa disembunyikan Jihyun.. Apa karena Key?”
“huft~ Sebenarnya iya.. dia tidak mengangkat telpon semenjak pulang dari Indonesia. Aku khawatir jika dia kenapa-kenapa” kataku lirih
“Kau sudah kerumahnya?”
“Ne.. tapi dia tidak ingin bertemu siapapun.. dia kalah olimpiade”
“oh.. mungkin dia malu karena merasa gagal.. Dia memang seperti itu jika kalah.. Selalu menyendiri. tapi kau tidak perlu khawatir,key akan baik dng sendirinya..”
“Benarkah seperti itu?”
“Tentu saja.. nanti dia pasti juga akan menghubungimu” Katanya sambil tersenyum manis.
“Aku jadi lega mendengarnya..hahaha”
“Jihyun?”
“hm?”
“Jadilah Jihyun seperti yg kukenal saat SMA”
“mwo?”
“Dulu kau sangat ceria seperti anak TK yg tidak memikirkan apapun.. Tapi sekarang kau terlihat banyak pikiran”

Hei.. kau ini menghina atau apa sih oppa.. pakai ngatain aku ini anak TK” ujarku sambil mengerucutkan bibir.
Sementara Minho oppa hanya terdiam sambil tersenyum tipis seolah menunggu jawabanku..
“Baiklah.. Aku memang sedang banyak pikiran.. Mungkin karena mulai saat ini aku harus menghidupi diri sendiri,selain itu aku juga masih kuliah dan mencuri-curi waktu untuk belajar..” ungkapku akhirnya.
“Bagian bawah matamu juga menghitam,pasti kau lelah”
Minho oppa menyentuh bagian bawah mataku. Dia memang selalu perhatian padaku.
Aku jadi teringat masa-masa dulu. Ada sedikit sesal sudah menolaknya dulu.. haha,bicara apa aku ini..
“Aku mengerti.. Hidup itu harus di awali dng perjuangan,tapi sekali kau sukses hidupmu pasti juga akan lebih indah #ngaco# ..Jangan menyerah..ara?” nasehatnya sambil mengacak rambutku.
“Satu lagi.. keep smiling ya kapanpun itu” tambahnya
“ara oppa.. hehe”
Minho oppa memang namja yg benar-benar sempurna di mataku.
Dia tampan,tinggi,dan baik hati.
Pasti sangat beruntung yeoja yg menjadi kekasihnya kelak. Tapi ngomong2 dia sudah punya pacar belum ya?
“Minho oppa,adakah yeoja yg kau taksir di kampusmu?” tanyaku penasaran.
“Jinki hyung..”
“apa?”
Aku tau dia dan Jinki oppa satu universitas. tapi,ya ampun yg benar saja dia naksir namja..jangan-jangan …
“Ya! Aku bukan suka dng Jinki hyung,Jihyun.. Kau berfikir apa?”
“Lalu?”
“Sebenarnya aku kemari karena ingin membicarakan soal Jinki hyung..”
“oh.. bilang dong dari tadi,hahaha” huft~ kukira dia gay beneran #plak
“dia akan segera pergi ke China untuk meneruskan kuliahnya”
“mwo?sampai sana? Lalu Minra eonnie?”
“Mereka putus!”
“mwo?”

“Itu di karenakan Jinki hyung kan kuliah di kedokteran,jadi dia akan di sana lama.. Minra noona tidak mau berpacaran jarak jauh,dia tidak mau Jinki hyung hilang konsentrasi belajar karena dirinya. Itu yg menyebabkan mereka putus sejak 3 bulan lalu” terang Minho oppa
“Ah..jadi begitu ceritanya.. Kasihan,padahal mereka sudah lama bersama namun harus terpisah karena jauhnya jarak yg memisahkan..”
buset..bicara apa sih aku? gaje deh..
“Tapi tunggu.. Mereka putus 3 bulan lalu?” ralatku.
Minho oppa mengangguk
“Tapi beberapa minggu lalu aku bertemu,mereka kelihatan baik. Lebay malahan”
“hm.. beberapa hari lalu juga mereka seperti itu.. baru kemarin Jinki hyung ke rumah dan menceritakan semuanya.. sebenarnya dia juga tidak ingin pergi ke China”
“Lalu?”
“Ini karena orang tua jinki hyung yg mengajukan beasiswa disana dan di terima. Dulu Jinki hyung memang ingin ke sana,tapi sekarang tidak lagi”
“haah~ kenapa bukan aku saja sih yg ke China? aku kan ingin minta tanda tangan Tao Ming Tse” jelasku *ngasal ni orang XD*
“Kau kan sesama jenis(?) dng Minra noona.. hibur dia ya”
“Ne..aku akan bicara dengan nya besok”

.

.

AUTHOR POV

Hari Sabtu Jihyun pulang lebih awal ini di karenakan mata kuliahnya sedikit.. Ia berniat untuk ke rumah Minra yg tidak kuliah hari ini.
Tapi dia pulang dulu dong. Saat akan membuka kenop pintu,seseorang menarik tangan Jihyun dan memeluknya erat..
“Eh siapa ini?” bingung Jihyun karena dia tidak di beri kesempatan untuk melihat orang yg memeluknya.

**

Key tersenyum geli mendengar pesan suara Jihyun dari hp nya.
“Jadi yeoja itu khawatir padaku.. Lucu sekali” ujarnya pada diri sendiri sambil terkekeh.
“Aku juga sangat merindukan nya. Dia sudah pulang belum ya? atau ku jemput saja di kampus?” pikirnya lagi

Akhirnya setelah menimbang-nimbang,Key pun menyambar kunci mobilnya dan keluar kamar.
“Key,mau kemana?” tanya umma nya
“Kampus..” ujarnya sambil memakai hoodie yg di berikan Jihyun
“Bukankah ini terlalu siang untuk kuliah?”
“em.. Anniya umma,aku hanya ingin menjemput Jihyun saja..” jelas Key
“oh begitu rupanya.. hati-hati di jalan”
“Ne..”

Key melajukan mobilnya dng kecepatan tinggi. Karena waktu menunjukkan pukul 11,Jihyun sudah keluar dari kelasnya.

Benar dugaan Key sebelum nya,ia sudah berkeliling mirip tukang syomay#hah# namun tak menemukan sosok kekasihnya itu di manapun juga.
Mau menelpon tapi hp nya ketinggalan.
Key hendak meninggalkan lokasi,namun suara-suara itu membuatnya untuk tinggal sejenak. Percakapan 2 orang yg sama sekali tidak di kenalnya.
“Menurutmu lebih cocok Jihyun-key atau Jihyun-eteuk?”
“Tidak keduanya,mereka terlalu tampan..”
“haha.. Kau benar,. Aku benar-benar heran dng yeoja itu.. Bagaimana bisa dia menggaet namja-namja itu?”
“Iya juga.. tapi katanya Jihyun sudah berpacaran dng Key sejak SMA..”
“Begitu ya.. Dia cukup berani juga ya berselingkuh dng eteuk saat Key pergi?”

Key menggenggam tangannya sendiri saat telinganya menangkap kata ‘selingkuh’ ..
Benarkah seperti itu?
Cukup! tak perlu mendengar lebih lama lagi. Hatinya sudah cukup terluka.
Ia membutuhkan Jihyun sekarang.. Membutuhkan penjelasan dari yeoja itu..
Key segera berlari ke parkiran dan mencari mobilnya. Firasat key mengatakan bahwa Jihyun sudah berada di rumahnya.
**

“Dongsaeng,ini aku..” sela orang itu di tengah memeluk Jihyun.
“Leeteuk oppa?sejak kapan kau memanggilku dongsaeng?”
Leeteuk melepaskan pelukan nya lantas menatap Jihyun.
“hei.. kau ini sudah ku anggap adik ku sendiri,bagaimana sih”
“ahaha.. iya ya.. ngomong-ngomong kenapa kau kemari?” tanya Jihyun
“Aku punya kabar gembira..” ujarnya sambil senyum-senyum gaje
“apa?”
“Kau tau, test harianku mendapatkan nilai B Jihyun!B!! AHAHA” terang Leeteuk di akhiri dng tertawanya yg mirip mak lampir
“Jinja?? chukae oppa..” Jihyun pun ikut tersenyum bahagia.
“Gomawo Jihyun kau sudah membantuku belajar”
Leeteuk menarik Jihyun ke dalam pelukan nya lagi.
Ini tidak sehangat pelukan Key,pikir Jihyun.

**

Key sampai di tujuan,namun ia memakirkan mobilnya sedikit lebih jauh dari rumah Jihyun karena ia melihat ada yg tidak beres di depan rumah itu.
Pemandangan yg tidak pernah ingin dia lihat kini terlihat jelas di depan matanya.
Kekasihnya tengah di peluk oleh seseorang,dan yeoja itu terlihat tidak berontak sama sekali dng pelukan yg di berikan namja itu..
Key tidak dapat mendengar percakapan mereka,namun tindakan Jihyun dan Leeteuk disalah artikan oleh Key dan membuat emosi namja itu memuncak.

Key keluar dari mobilnya dan menghampiri kedua orang itu.
‘Buug!!’
Dengan sekali pukulan keras, Leeteuk langsung tersungkur ke tanah.
“Key oppa!!” Jihyun terkejut melihat Key yg datang dan langsung memukul Leeteuk tanpa babibu lagi.
Merasa belum puas Key kembali melayangkan tinjuan nya kearah Leeteuk.
“Oppa hentikan!!” pinta Jihyun sambil menangis
“Apa?!! Setelah kalian berpelukan seperti itu kau menyuruhku berhenti?” ujar Key setengah berteriak dng tatapan dingin nya..tatapan mata yg paling di takuti Jihyun.
“Anni.. dengarkan aku dulu oppa..” Jihyun berusaha menjelaskan
“Tidak perlu!! Aku sudah cukup mendengar dan melihat nya!!” ketus Key
“Tapi aku hanya mencintaimu oppa..”
“DIAM!! Jangan mengatakan kata-kata menjijikkan itu lagi!! aku muak mendengarnya!!”
Key beralih menatap Leeteuk yg masih tersungkur sambil menyeka darah yg keluar dari hidung nya.
“Dan KAU..” tunjuk Key
“Jangan merasa karena kau sunbae,aku takut dengan mu!! Sekali lagi kau buat masalah denganku.. kau akan mati!!”
Key membuang nafas berat.
“Kalian.. Jangan pernah muncul lagi di hadapan ku” ujar namja itu ketus lalu pergi.

Jihyun membantu Leeteuk berdiri,namun air matanya tak kunjung berhenti mengalir.
Rasanya sangat sakit ketika Key berkata sekasar tadi.
Dadanya serasa sesak dan kepalanya mendadak berputar-putar.
“Ayo oppa.. aku obati lukamu” kata Jihyun di iringi suara sesenggukan akibat tangisnya.
“Tidak perlu,ini tidak parah..” tolak Leeteuk
“Maafkan aku Jihyun.. karena kau,kau dan Key …”
“Gwenchana.. Ini bukan salahmu oppa.. Key hanya salah paham.. dia memang egois seperti itu.. mewakili dia,aku minta maaf sudah membuatmu terluka..”
“Aku akan bicara dengan Key..”
“Jangan!! Dia masih di liputi emosi.. Dia tidak akan mendengarkan apapun dari kita..”
“huft~ apa yg harus aku lakukan?” ujar Leeteuk penuh rasa bersalah.
“Biar saja dulu.. sekarang pulanglah,aku mau istirahat dulu..”
“kau tidak apa-apa?”
Jihyun mengangguk..
“aku pulang dulu.. anyeong!!”

~~~
Beberapa hari ini Key dan Jihyun jarang bertemu apalagi berbicara.
Kalaupun tanpa sengaja mereka berpapasan di kampus,Key selalu mengalihkan pandangan nya ke arah lain..
Sementara Leeteuk,namja itu semakin merasa bersalah dng Jihyun. Ia tidak tega melihat Jihyun yg hampir setiap hari menangis dan melamun.
Tiap kali ia ingin bicara dng Key,selalu saja di cegah Jihyun..

Hari ini Jihyun ada janji dengan Minra di sebuah Restoran ice cream ternama di kota Seoul.
Tanpa sepengetahuan Jihyun,Leeteuk mengikuti yeoja itu dari belakang,karena eteuk begitu khawatir dng keadaan gadis itu.

“Jihyun.. apa ada masalah lagi dengan key?” tanya Minra sambil menyendokkan ice cream ke dalam mulutnya.
“Key?? ahaha.. anniya.. kami baik-baik saja” bohong Jihyun
“Lalu?”
“Jinki oppa..”
“Jinki?” Minra mengerutkan keningnya
“Jahat sekali kau tidak memberitahuku,eonnie..” Jihyun berpura pura marah
“Memberitahu apa?” Minra semakin bingung
“Jinki oppa.. akan segera pergi ke China? dan kalian berdua.. em putus”
Minra meletakkan sendoknya lantas menggigit bibir bawahnya sendiri. Sedikit sakit memang,namun ia menahan air matanya agar tidak keluar.
“Dari mana kau..”
“Eonnie jawab saja.. benar kan?”
Minra menunduk lalu menghela nafasnya berulang kali.
“Ne..” ujar Minra lirih
“Kenapa seperti itu.. Kalian masih bisa kan menjaga hubungan?”
“Aku tidak bisa Jihyun.. aku ingin dia bebas di sana,tanpa memikirkan aku di sini..” perlahan air mata Minra tumpah juga,ia tidak bisa menyembunyikan segala rasa sakit di dalam hatinya.
“Tapi bukankah Jinki oppa sendiri tidak mau kesana?”
“Aku yg memaksanya.. Dia harus membahagiakan orang tuanya.. Dengan belajar di sana,aku yakin dia akan sukses.. Akan kulakukan apapun yg terbaik demi orang yg ku cintai”

“Tapi..bukankah itu hanya akan menyakiti kalian berdua?”
“Mungkin awalnya memang.. Tapi,i’m ok! kau lihat kan?” ujar Minra sambil memamerkan senyuman nya,namun gagal
“Kau menyedihkan”

.

Minra dan Jihyun berpisah di depan Restoran. Jihyun harus segera kembali bekerja,sementara Minra menunggu taksi untuk pulang kerumah.
Saat Minra masuk ke dalam taksi,seseorang lagi juga turut masuk,membuat Minra sedikit bingung.
“Maaf.. bisa aku bicara sebentar dengan mu nona?” ujar namja yg duduk di sebelah Minra dng ramah.
“Ne.. kau siapa?” tanya yeoja itu.
“Leeteuk imnida.. aku sunbae Key dan Jihyun”
“Oh.. Park Minra.. Kau mau bicara apa?”
“Kau teman nya Jihyun?”
“Ne.. aku sunbae Jihyun dan teman Key saat SMA” aku Minra
“Aku..em,ada sedikit masalah dng mereka berdua. Mungkin kau bisa membantuku”
“Apa?”

Leeteuk pun menceritakan semuanya secara lengkap. Minra pun mengerutkan dahinya serius.
“Kau benar-benar tidak menyukai Jihyun kan?” tanya Minra memastikan
“Mungkin dulu memang.. Tapi setelah mendengar sendiri kalau dia menyukai Key. Aku melepasnya dan menganggap dia sebagai adik ku saja”
“Apa aku bisa mempercayaimu,Leeteuk-ssi?”
“Tentu.. Aku merasa bersalah dengan Jihyun,kulihat dia banyak sekali murung dan menangis”
“haah~ Key memang orangnya seperti itu.. Dia baru pertama kali berpacaran,belum terlalu mengerti arti mencintai dan menjaga gadis dng benar.. Tapi aku yakin dia tidak sungguh-sungguh membenci Jihyun”
“Tapi..bisakah kau memberitahuku alamat rumah Key?”
“Jangan kerumahnya dulu.. dia pasti masih ngambek.. Aku akan mencoba membujuknya dulu..otte?”
“Baiklah jika begitu.. Gomawo Minra ssi kau sudah membantuku” ujar Leeteuk bahagia
“Ne..” Minra tersenyum

Minra mengetuk pintu rumah Key begitu kerasnya. Ia tau umma Key sedang bekerja,jadi tidak masalah kan kalo tidak sopan sedikit.ahaha..

Tak berapa lama,munculah Key di balik pintu dng wajah kumal tidak jelas sambil menguap-nguap dan mengucek matanya.
“Kau ini mau merampok ya noona? mengganggu tidurku saja” keluh Key

PLAK

Minra menimpuk kepala Key dng buku tebal yg ia bawa,membuat namja itu meringis kesakitan.
“Kau ini kenapa sih?Sikapmu selalu aneh” protes Key
“Kau yg aneh..minggir,aku mau masuk!”

Minra duduk di sofa milik key di ikuti sang empunya rumah. Key menatapnya aneh.
“Kenapa kemari?” tanya Key ketus
“Harusnya kau dengarkan dulu dia bicara..” ujar Minra terkesan tidak nyambung dari pertanyaan Key
“Siapa?”
“Jihyun.. Kalian bertengkar kan? karena seorang namja..”
“huh! Jadi dia mengadu kepadamu? dasar kekanakan!” cibir Key

PLAK
Kembali Minra menimpuk kepala Key.
“KAU INI KENAPA SUKA SEKALI MEMUKUL KEPALAKU” Teriak Key kesal. sudah di bilang dia sedikit sensi jika ada yg memukul kepalanya -,-
“Agar otakmu yg pintar itu bisa bertambah jernih!! Apa kau tidak sadar kalau kau kekanakan..harusnya kau bertanya baik-baik,jangan langsung emosi!!” Minra ikut naik darah
“Ya!! Aku melihatnya sendiri dia sangat suka di peluk namja itu.. Dan saat aku pergi dia selalu mengatakan kata-kata manis di telepon,apa itu bukan sebuah alibi agar aku mempercayai nya?? Perasaan sakit saat aku kalah perlombaan,dan bertambah sakit lagi saat melihat dia.. Apa Jihyun tau hal itu?!!”
“Dan apa kau tau Jihyun membuang air matanya sia-sia untuk mu Key.. Mungkin kalian berdua memang sama-sama sakit.. Kau sakit karena kesalahpahaman mu sendiri,dan Jihyun sakit karena Kau! ”

“Cih.. omong kosong!” cibir Key
“Harusnya kau memberi Jihyun kepercayaan.. Aku mengenalnya,dia tulus mencintaimu.. Bagaimana bisa kau orang yg paling dekat dengan nya,tidak mengetahui sifatnya padahal kalian juga sudah bersama selama 2 tahun”
“Noona bisakah kau diam?!!” kesal Key
“Tidak bisa! Sebelum kau mengatakan kau akan minta maaf padanya..”
“Aish!!”
Key mengambil hp nya yg berada di meja,mengutak atiknya sebentar sebelum mengembalikan nya kembali.
“Kau sms siapa?” tanya Minra penasaran
“Jinki hyung..”
“mwo? Untuk apa?”
“Untuk menyeretmu pergi dari sini.. Aku pusing mendengarmu berceloteh”
“Ya!! kau ini!! Jadi bagaimana?”
“Apanya?”
“Minta maaf..”
“Anni.. Kau puas?!!”

Tak berapa lama kemudian terdengar suara mobil di depan rumah Key. Lalu masuklah seorang namja bermata sipit,lucu,tampan,chubby,cute *alay ni author* ke dalam rumah tsb,tanpa ketuk pintu terlebih dahulu.
“Ada apa Key?” tanya Jinki yg lalu duduk di sebelah Minra
“Itu.. cepat bawa pergi orang yg ada di sebelahmu.. dia buat masalah saja” kata Key sewot
Jinki menatap Minra.
“Key kenapa?” tanyanya pada yeoja itu.
“huh!! Kita tinggalkan saja namja keras kepala ini..” Kata Minra lalu keluar dari rumah Key.
“Kalian kenapa sih?” tanya Jinki penasaran
“Tanya saja pada yeoja mu itu..”

Jinki melihat Minra berdiri di depan rumah Key,ia menghampirinya.
“em.. Hari sudah larut,aku antar pulang” tawarnya
“hm,baiklah..”
Minra masuk ke dalam mobil di ikuti Jinki.
“Key kenapa?” tanya Jinki sambil serius menyetir.
Minra menghela nafas panjang lalu menceritakan semuanya secara rinci.
“ahaha.. Jadi Key cemburu buta dng sunbae Jihyun” Jinki terkekeh kekeh
“Ne.. dia itu bodoh” Minra ikut tertawa

Tak berapa lama suasana berubah menjadi sunyi. Tak ada yg membuka suaranya satu sama lain.
Sampai akhirnya Jinki membuka mulutnya lagi.
“Aku..em, akan berangkat 1 minggu lagi..” ujar Jinki hati-hati
“hm,Jinja? Bersiap-siaplah,bawa barang yg penting saja..”
“Aku akan membawamu..” ujar Jinki
“mwo?”
‘ckiit’
Jinki memberhentikan mobilnya di tepi jalan.
“Aku sudah memikirkan nya matang-matang.. Aku akan membawamu ikut denganku..”
“Kau bicara apa oppa?”
“Aku tidak bisa hidup dengan mu.. Sungguh.. Sebelum ke rumah Key,aku sudah bicara dengan orang tuamu,dan mereka menyetujui rencana ku ini”
“Oppa.. ini sangat mengejutkan.. aku..”
Jinki meletakkan telunjuknya di bibir Minra agar yeoja itu tidak bersuara lagi.
*kenapa author jadi deg-degan?*
“Aku tidak mau kau beralasan lagi.. yg kubutuhkan adalah jawaban mu.. kau mau ikut kan?”
Minra terdiam. ini begitu cepat dan mengejutkan..
“aku takut kalau aku turut kau akan susah belajar,oppa..”
“Apa saat aku bersamamu,aku merasa sulit belajar? justru sebaliknya,aku akan kehilangan semangat belajar jika kau tidak ada di sisiku.. jebal,ikutlah” pinta jinki dng aegyo nya
“Baiklah.. tapi ada syaratnya..”
“mwo?”
“Kita tinggal di tempat yg berbeda saat di sana..”
“mwo?memangnya kenapa kalau kita tinggal bersama?? kau takut aku melakukan ‘sesuatu’ ?”
Jinki merapatkan tubuhnya ke arah Minra,membuat yeoja itu tersudut.
“Ya!!Dasar Mesum!!”

LEETEUK POV

Jihyun.. Yeoja itu dari hari ke hari semakin menyedihkan.. Setiap kali bertemu,expresinya seperti mayat hidup saja..
“Jihyun-na?”
“hm.?”
“Bagaimana kalau ku traktir ice cream nanti sepulang kuliah?” tawarku
“ice cream??key~”
“mwo?!”
“Key.. dia tidak suka dng ice cream.. tiap kali membeli ice cream,aku selalu teringat padanya” ujarnya lirih
“oops!” aku menutup mulutku sendiri. pabo ya!!aku salah bicara

drrt drrt drrt

Aku merogoh sakuku untuk mengambil ponsel ku. ada 1 sms.

from : Park Minra

Bisakah kita bertemu??

mwo?ada apa??

.

“Key itu lebih keras kepala dari yg ku kira!” Ujar Minra sambil mendengus
“Lalu? harus bagaimana?”
“Tidak ada jalan lain.. kau yg harus maju..”
“Aku?”
“Tentu.. aku akan memberimu alamatnya”
“Tapi,bagaimana kalau dia mengusirku?” tanyaku takut-takut
“Ya! Kau kan namja,bagaimana sih.. hadapi saja.. ancam saja dia..”
“Ancam bagaimana?”
Minra tersenyum penuh arti sambil melihatku.. issh~ apa coba maksudnya? mengerikan -,-

————————-

Aku menghela nafas berulang kali sebelum mengetuk pintu.. Kau harus bisa,teuki-ya!!fighting!!

‘tok tok tok’
Tak berapa lama pintu pun terbuka,seorang ahjuma muncul dari balik pintu.
“em.. Apa Key ada di rumah?”
“Oh.. Tuan muda ada di kamarnya,silahkan masuk,akan saya panggilkan”
“Ne.. kamsahamnida”

Setelah menunggu sekitar 5 menit,key pun turun dari kamarnya..
Ia mengerutkan keningnya saat melihatku.
“hm.. Kau!! Siapa yg memberitahumu alamat rumahku?apa choi jihyun??” tanyanya ketus
“anni.. bukan Jihyun.. aku ingin bicara dng mu,key”
“Untuk apa? Semua sudah jelas!!”
“Tapi…”
“Pintu keluarnya ada di sana..”
Key berbalik dan perlahan berjalan meninggalkan ku,namun aku mencegahnya.

“Kalau kau sudah membencinya,kenapa kau tidak memutuskan hubungan kalian saja!” lantangku.
Ku lihat Key menghentikan langkahnya,namun ia masih tetap memunggungiku.
“Bukankah kau tidak ingin melihatnya lagi?? Lepaskan dia!! Jangan gantungkan hubungan kalian seperti ini! Biarkan dia terbebas darimu!!”
Key berbalik menatapku dng mata kecilnya yg tajam.
“Siapa kau berani sekali mencampuri urusanku dan Jihyun!!” ujarnya dng nada rendah namun terkesan menusuk.
“Aku?? aku seseorang yg perduli dengan Jihyun! Aku hanya tidak ingin melihatnya menangis lagi karena kau!!” ujarku lantang
“cih!! Jadi sekarang kau mau jadi pahlawan nya,huh?! menggelikan sekali~” kekehnya dng tatapan menghina.
“Karena aku menyukainya, aku tidak ingin dia terluka.. Namun sayang,dia lebih menyukaimu ketimbang aku.. Namun jika kau masih seperti ini,aku bersumpah akan terus mendekati Jihyun dan membuatnya perlahan melupakan mu!” ancamku.
“Ya!! Kau mau mati,hah?!” ujarnya sambil mencengkram kerah bajuku.
“Kau marah Key?? Kau masih mencintainya kan?! Kejar dia..bicaralah secara baik2 dng nya!” kataku seraya melepaskan tangan nya dari pakaianku.
“Ingat!! Aku tidak main-main dng ucapanku.. anyeong!” ujarku terakhir sebelum meninggalkan rumah Key.

Aku menghela nafas lega. Akhirnya aku bisa mengungkapkan semuanya. Sakit memang ketika menyadari Jihyun tidak menyukaiku,namun perasaanku akan semakin sakit jika orang yg kucintai menderita. Aku harus mulai melupakan Jihyun dan fokus pada kuliahku. Fighting eteuk!!

AUTHOR POV

Jihyun duduk sendiri di halte dekat tempatnya bekerja. Ia pulang lebih malam hari ini di karenakan harus lembur terlebih dahulu.
Jalanan sudah cukup sepi malam ini,membuat bulu kuduk yeoja itu sedikit merinding..
Sudah lebih dari 30 menit Jihyun duduk di situ,namun belum ada satu pun bus yg menampakan diri.
Apa sudah tak ada bus lagi? batin gadis itu.

Jihyun menyentuh kalung yg masih melingkar di lehernya,menatap liontin berbentuk kunci itu.
Sudah hampir 1 bulan namja yg memberikan kalung ini belum berubah sifatnya. Membuat yeoja ini bingung apa harus melupakan nya atau tetap menunggunya bicara..

Disaat sedang sibuk memikirkan nasib nya,seorang namja yg tidak di kenal Jihyun duduk di sebelahnya.
Gadis itu merasa was-was kalau-kalau namja itu mempunyai niat buruk padanya.
“Kau sendiri nona?” tanya namja itu di iringi senyuman aneh.
“em.. sedang menunggu kekasihku” bohong Jihyun
“Aku melihatmu sendirian sejak tadi,bagaimana kalau kita bersenang-senang malam ini.. Aku akan memberimu uang” ujarnya lalu menarik pergelangan tangan Jihyun.
“mwo?anniya!! Lepaskan aku!! hyaaaa!!” Jihyun berusaha melepaskan tangan nya,namun sia-sia,cengkraman namja itu terlalu kuat membuat tangan nya sakit.
“Key~” desis Jihyun lirih sambil terisak..
Ia sangat mengharapkan Key menolongnya saat ini.. namun,apa Key tau keadaan nya sekarang?!
habislah dia!!
“JANGAN SENTUH DIA!!”
‘buug’
Seseorang menyelamatkan Jihyun..
Seorang namja berwajah tirus,mempunyai tatapan mata yg tajam dan tegas.Key.

Setelah memastikan lawan nya tidak bergerak lagi,Key menghampiri Jihyun yg terisak di salah sudut halte.
“Ya!! Kenapa kau tidak naik taksi saja.. bagaimana kalau aku tidak datang tadi,hah” omel Key
“aku takut oppa” ujar Jihyun sambil menangis.

Key menarik Jihyun ke dalam pelukan nya.Gadis itu terisak.Parah..
“Gwenchana.. ada aku di sini” key mengusap punggung gadis itu dng lembut.
“Apa kau terluka?” tanya Key setelah melepaskan pelukan nya.
“Tanganku.. Sepertinya terkilir”
Key menatap pergelangan tangan Jihyun yg sedikit lebam. Ia teringat saat pertama menarik Jihyun.
Dulu,ia sangat kasar pada gadis itu,tapi sekarang ia sudah berjanji pada dirinya sendiri tak akan melukai gadis yg di cintainya ini..
“Kajja..aku antar kau pulang..”

~~

Key mengobati pergelangan tangan Jihyun yg sedikit membiru.
“Gomawo~” desis Jihyun
“hm.. Lain kali kalau seperti itu kau harus melawan!tendang kakinya atau apanya lah.. apa perlu ku les kan taekwondo.!” celoteh Key membuat yeoja yg berada di depan nya tersenyum kecil.
“Kenapa kau bisa berada di sana tadi?” tanya Jihyun
“Aku.. perasaan ku tidak enak tentang mu.. makanya aku ke sana tadi,dan ternyata firasatku benar”
Jihyun terdiam mendengar penjelasan Key. Jadi namja itu masih mengkhawatirkan nya? itu artinya …
“Mianhae..” ujar key pelan namun terdengar tegas.
“mwo?!”
“Ya!! tidak ada siaran ulang!” kata Key
“Kenapa kau yg minta maaf.. harusnya kan aku.. aku yg membuatmu terluka”
“Anniya.. harusnya aku mendengarkan mu dulu,harusnya aku percaya dengan mu” jelas Key.
Jihyun kembali menangis.
“Ya!! Apa ada kata-kataku yg menyakitimu?!” tanya Key khawatir
Jihyun menggeleng lantas memeluk Key erat membuat namja itu sedikit terkejut.
“Gomawo oppa,kau percaya denganku.. gomawo!!” isak Jihyun
“Ne.. tapi jangan sembarangan memelukku dong” ujar Key sambil mendorong tubuh Jihyun.
“mwo?!”
“bercanda chagiya~” Key menunjukkan senyuman termanisnya di hadapan Jihyun
#authorngiler

.

.

JIHYUN POV

Hubunganku dan Key kembali seperti semula. Namun sekarang Key lebih romantis dari dulu.Aku semakin mencintainya 🙂
Seperti hari ini,kami sempat bermain di taman hiburan dan terakhir kami berada di bukit belakang SMA dulu..

“Kau senang hari ini?”
“heem.. tapi aku juga lelah” aku menyandarkan kepalaku di bahu key.
“All i want is you~ Only one is you~ in my Life~~”
#SHINee-Life#
Key mendengungkan sebuah lagu,suaranya bagus..
“Setelah ini kau mau kemana lagi?” tanyanya
“Aku ingin ke China seperti Jinki oppa dan Minra eonnie” ujarku
“Boleh saja.. tapi ada syaratnya..”
“Apa?”
“Kau harus bertunangan denganku seperti yg 2 orang itu sudah lakukan”
“Kau ini!!” aku mencubit pinggangnya
“Ya!!Appo~”

Saat kami tengah bercanda,seseorang berteriak dari belakang..
“YA!!KALIAN!!”
Aku melihat Leeteuk oppa berlari ke arah kami dng pakaian wisudanya.. Memang hari ini hari wisudanya. Akhirnya dia bisa lulus juga dng nilai yg cukup..
“Jihyun saeng~”
Leeteuk oppa hendak memelukku namun pakaian nya keburu di tarik Key oppa..
“Kau mau mati ya?” ujar key pura-pura marah
‘buug’
Leeteuk oppa meninju perut Key oppa cukup keras,membuatku terkejut.
“heh..anak ingusan,,aku ini lebih tua darimu..harusnya kau memanggil ku hyung!!”
“mwo?! aku lebih suka memanggilmu eteuk noona~” sindir Key membuatku terkekeh..

.

.

Malamnya,Key dan aku nonton dvd di rumahku..
Di saat ada adegan kisseu,mendadak keluar keringat dingin dari pelipis ku.. Astaga,aku dan key kan hanya berdua saja..bagaimana kalau dia …
“Chagiya~” ujarnya sambil menatap ku dalam-dalam
“Ne?” ujarku gugup
“Saranghae~”
“Na do~”
Perlahan Key mendekatkan wajahnya ke arahku..semakin dekat,semakin aku bisa merasakan hembusan nafasnya di pipiku.. dan…
‘klik’
Lampu tiba-tiba mati..
“Ya!! Kenapa lampunya harus mati!!” keluh Key
“Mianhae oppa.. Aku lupa belum membayar listrik,,hehehe”

THEND!!

Aira Keybuminhonew >> “Otte??ceritanya gak mutu?jelek??gatot??
emang author ni kagak terlalu ahli bkin ff..haha,.
Buat Jihyun saeng,mian ya ff nya jelek bgt gak sebagus buatan mu 😦
Ok.. RCL ya,kalo bisa di kritik juga mana yg kurang bgus..hehe,.
kamsahamnida ^^”

Kalo menurut saya,, waw… ini cerita bisa mengurangi stres… romance dapat, alurnya juga dapat, kocaknya juga… hahaha suka sekali,,, XD bagaimana pendapat readers lainnya??^^

Advertisements

2 thoughts on “Ya!! Trust me!! (Sekuel of Ya!! You!!)

  1. hahahaha xD bagian akhirnya lawaaaaakk xD hahahahahaha… smpe ngakak sndiri bacanya xD hahahahahahaha…. so sweet ya :’3 bgus” xD ^.^b

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s