Drama · fluff · Friendship · One Shoot · PG · Romance

My Girl.. Ramyun Girl (Fanfiction Oneshort)


Author: SandraDecy ‘Choi Jehyun’

@TriplesSandra

 

Title: My Girl.. Ramyun Girl

 

Cast:  Heo Young Saeng (SS501)

Park Minra

Kim Kyu Jong  (SS501)

Choi Jihyun

 

 

Cameo:

Park Jung Min (SS501)

 

 

Genre:  Romance, Friendship, Family, Musical

 

 

Notes Author: Annyeong!!!! ada yang mau di tag??? Hahahhaa

Sebelumnya author mau bilang maaf dulu ya buat yang terganggu ma FF gaje author selama ini, yang gak mau di tag silahkan hapus sendiri, gak usah RCL juga ya biar nanti author gak tag lagi.. kekekkee

 

Dan Gomawo buat yang masih setia sama FF gajelas saya!!! (tebar ABS bias… -.-v )

ini FF request dari ‘Aira Keybuminhonew’ dia ribut mulu minta FF Young saeng, dari pada berisikin kuping author, jadi author bikinin dah biar kagak ribut lagi.. hahhaha Piisss  eonn -.-v (sekalian buruan selesaikan FF saya sama Key, tag-in juga ya.. saya tunggu secepatnya) XD

 

FF ini idenya muncul saat author lagi makan Ramyun Kimchi di food court nih…

gak tau kenapa tiba-tiba ide ini muncul,

cepet-cepet author ketik biar gak lupa,  hahaha..

mian rada telat ya eonn, soalnya ide yang dulu dikepalaku gatot dan baru muncul ide baru.. -.-v

(Udah kelar minggu lalu sih, tapi baru sempat share.. Mian mian mian…!!)

Buat readers, mian… ini FF benar-benar karangan author, jadi kalau ada peran Biasnya yang gak disuka maklumin aja ini hanya FF.. sama sekali tanpa niat jelek dari author,

 

 

Yang mau di Tag bilang aja nanti author tag..

RCLnya jangan lupa, itu sangat berharga buat author…

 

 

 

~~~~~STORY~~~~~

 

 

*Heo Young Saeng POV*

 

 

‘ya!! aku sudah katakan… Jangan dekat-dekat dengan dengan sembarang orang!!’

 

Suara itu masih saja terdengar jelas ditelingaku…

apa harus begini caranya?? Sebegitukah namja itu memprotect yeodongsaengnya??

siapa yang dekat-dekat ha?? Aku hanya tidak sengaja menabraknya tadi..

apa dia ingin dongsaengnya itu menjadi perawan tua??? Hahhh… baboya!!!

 

“Hyung!! Waeyo???” Tanya sepupuku Kim Kyujong saat melihatku nyerocos tak jelas didepan TV

“apa aku ada tampang orang jahat??” tanyaku dia hanya menggeleng bingung dengan memperhatikan wajahku lekat-lekat “aku terlihat seperti pemain cinta” tanyaku kembali dia hanya menggeleng “seperti playboy?” kembali dia menggeleng “atau aku terlihat seperti Badboy???” tanyaku dengan nada tinggi kini Kyujong mulai menjawab

 

“anniya!! Wae bertanya seperti itu?? Kau itu tidak ada ciri-ciri seperti itu Hyung..!” sahutnya membuatku tersenyum

“Jinjjayo??”

“geurae.. karna kau terlihat seperti yeppeo namja.. kekekkee..” jawabnya sambil terkekeh kecil membuatku ingin menoyor kepalanya itu

 

 

*Park Minra POV*

 

Ahhh akhirnya namja itu pergi juga dalam hidupku!!! Aku benci sekali diprotect habis-habisan olehnya… biar saja dia oppa-ku tapi tidak harus memperlakukanku seperti budak!!

“Minra-ah.. waeyo??” Tanya Jihyun spupuku dengan wajah bingungnya itu saat memperhatikan aku tersenyum sendiri

 

 

“kau tau siapa yang baru saja pergi??” tanyaku membuat tebakan padanya

“nugu??”

“JUNGMIN… PARK JUNGMIN…” kataku dengan puas

“Ah.. pantas saja kau se-bahagia itu, tapi tapi tapi.. bukannya dia baru saja sampai seoul 4hari lalu? Kenapa sudah pergi lagi?? Ahh kau mengusirnya ya?? ahh bgaimana kau itu??? Sekajam apapun itu dia oppa kandungmu!! Tega sekali mengusirnya.. ” oceh Jihyun tidak memberiku kesempatan membela diri

“kau sedang apa??” tanyanya seketika saat aku mengacak isi tasku

“mencari lakban untuk menutup mulutmu!!” jawabku singkat membuatnya tercekat dan menutup mulutnya dengan telapak tangan

 

“tadi pagi-pagi sekali umma menelpon, dia minta Jungmin oppa untuk membantu appa menjalankan bisnis di taipe, dia kan anak lelaki satu-satunya mau tidak mau harus mau.. hahh aku bersyukur sekali sedikit jauh dari makhluk itu!! huhhhhhh” aku menghela nafas panjang, rasanya hidup menyenangkanku akan kembali terulang tanpa banyak aturan dari manusia wortel itu (maap ya istri jungmin oppa.. -.-v hanya FF)

 

Jihyun hanya nyengir singkat melihat tingkahku

 

“Jihyunie… kau kan anak tunggal, bagaimana rasanya tidak ada eonni atau oppa yang mengatur hidupmu selama appa dan umma kita berbisnis di taipe?? Ha??”

“biasa saja…”

“ahhh, jinjja? Aku serius!!”

“percuma aku jelaskan kalau kau belum mencobanya sendiri..”

 

“kau benar, ahh apa ditempat kerjamu masih mau menerima karyawan??”

“mwo?? Kau mau menjual Ramyun kimchi??” sahutnya seketika

“Tentu saja.. Aku ingin menikmati hidup tanpa manusia kuda itu Jihyun-ah..” Jawabku dengan sangat yakin

 

“anni..anni..anni… bisa-bisa Mal oppa akan menghajarku jika terjadi sesuatu padamu.. ahh tidak usah..”

“ahh.. kau itu berlebihan sekali, mana pernah dia menghajarmu?? Dia tidak mungkin menghajar yeoja, kalau mengomel memang keahliannya sih..”

 

“masalahnya aku juga tidak mau terkena omelannya..”

“ahh jebal… kalau Jungmin oppa pulang aku akan meninggalkan pekerjaan itu dan kau rahasikan darinya.. masa kau tidak mau membatu sepupumu sendiri?? Payah..” sahutku lemas

“ahh baiklah, besok ikut aku..”

“jinjja?? Gomawo…!!” aku tersenyum dengan menunjukkan aegyo’ku membuat Jihyun menatapku aneh dan berjalan pergi

 

 

Ahh… akhirnya Jihyun mau memberiku pekerjaan ini, aku ingin mencobanya selama aku bisa..

diluar jam kuliah aku juga ingin merasakan bagaimana berjualan Ramyun kan?? Toh ini restoran ramyun milik Jihyun..

 

 

Aku dan sepupuku itu memang orang yang suka menentang aturan keluarga..

bukan dalam hal buruk sebenarnya…

Keluarga kami memiliki perusahaan cukup besar walau tidak sebesar  bangsawan atau apalah itu, mereka pasti melarang kami melakukan pekerjaan aneh-aneh seperti ini,

beruntungnya Jihyun hanya anak tunggal yang tidak punya oppa monster sepertiku, jadi hidupnya adalah hidupnya yang tanpa banyak aturan selama diluar pengawasan keluarga

 

Dia memiliki restoran ramyun dan orang tuanya hanya tau dia menjadi pemimpin disana bukannya malah ikut melayani tamu pembeli ramyun,

dan sekarang aku ingin mencoba untuk ikut berjualan ramyun.. hahahaha karna ini milik Jihyun dengan mudah aku bisa keluar masuk tempat ini saat oppaku pulang tanpa rasa curiga kan?? Ahhh senangnya hidupku!!!

 

 

 

 

***

 

 

 

“Ya Minra-ah.. inilah tempat kerja yang kau inginkan, kau sudah siap memulai hidup barumu??” Tanyanya dengan pandangan tidak yakin,

Aku tau dalam otaknya itu jelas terpikir ‘mana mungkin yeoja manja seperti Minra bisa melakukan pekerjaan seperti ini?’ hahh.. dia salah, aku tidak semanja itu!!!!

 

“tentu saja aku siap!! Kau ingin aku melakukan apa ha?? Mencuci piring? Mengepel semua lantai disini? Atau apa??” tantangku

“ahh tidak usah seperti itu, biar Jung ahjumma yang melakukannya.. kau hanya bantu aku mengantar ramyun dimeja pengunjung yang pesan..”

“hanya itu??”

“dan memasak ramyun…”

“mwo??”

“kau tidak bisa??”

“siapa bilang?? Aku bisa..”

“syukurlah, nanti ada ahjumma yang membantumu.. kau ikuti saja semua kata-katanya.. dan awas saja kalau sampai kau membuat ramyun tidak benar dan membuat pelangganku kabur!!”

“ne..ne aku tau!!!” jawabku ‘memang aku se-babo itu apa??’ pekikku kesal

 

 

“Jihyun-ah!!” panggil seseorang pada jihyun

“ Kyu oppa?? Kalian sudah datang?? Ahh youngsaeng oppa kau akan menyanyi apa saat ini??” tanya Jihyun pada namja satunya

 

Omo..omoo… tunggu dulu, itu bukannya namja yang beberapa hari menabrakku saat aku pergi belanja dengan Jungmin oppa ya??? aigoo, kenapa dia ada disini?? Dan lagi kenapa Jihyun mengenalnya??

 

“ahh, iya ini Park Minra sepupuku.. dia sekarang bekerja disini bersama ku..” Jihyun tersenyum sambil menatapku seolah memberi isyarat agar aku mau mendekat dan memberi salam pada namja-namja itu

 

“annyeong!! Kim Kyujong imnida…” sapa namja satunya dengan menunduk, ah sopan sekali dia

“annyeong, Park Minra imnida!!” senyumku singkat lalu melihat namja satunya lagi yang beberapa hari lalu bertemu denganku,

Belum sempat memberi salam, dia langsung berdiri diatas panggung kecil didepan meja pengunjung sambil bermain piano..

 

 

“Jihyun-ah, Youngsaeng Hyung hari ini akan mentraktirku makan ramyun disini!!! Kau dapat pelanggan baru!!” Seru namja itu sambil tersenyum senang

“Jinjjayo?? Tapi kenapa Youngsaeng oppa mentraktir? Kalian biasa makan ramyun gratis disini!!”

“Anniya!! ini bisnis, harus profesional!!” Ucap namja bernama Kyujong itu sambil tersenyum dan mencubit pipi Jihyun sekilas lalu berjalan mendekat kearah namja yang setauku bernama Youngsaeng itu

 

 

 

Aku menatap Jihyun menyelidik,

ada apa dengan yeoja itu?? Apa mereka ada hubungan khusus??

“Mwo??” tantang Jihyun saat mengetahui aku mencurigai sesuatu tentangnya

“Kau menyukainya ya?? ” seketika Jihyun membungkamku dan menyeretku kedapur

 

Sesaat Jihyun melepas tanganya dan menatapku gugup

“ya!! Kau ada hubungan apa denga namja itu?? Kau tau ummamu sangat arogan..tamatlah riwayatmu Jihyun jika Choi ahjumma tau kau ada hubungan dengan namja itu…”

“mereka itu teman-temanku, mereka sangat baik padaku walau mereka hanya menyanyi disini, kau tau?? Mereka itu sangat mandiri dan Kyu oppa pernah bilang jika melalui musik mereka bertahan hidup, menurutmu???”

“Ahh aku tidak tau kalau nanti Choi ahjuma pulang dan tau lalu kau dilempar keluar, aku tidak ikut campur!!”

“Ya!! Park Minra, aku hanya berteman dengan mereka.. kau tau kan?? Aku hanya menyukai namja bernama Kim Hyung Jun??” Lagi-lagi yeoja ini menyebut Kim Hyung Jun penyanyi favoritenya, mustahil juga jadi pacarnya

“terserahlah..” aku segera berajak pergi

 

“ya!!” Jihyun menahan tanganku

“apalagi????”

“Bantu aku, jangan sampai umma tau..!! aku juga tidak akan berkata apapun pada Jungmin oppa apa yang kau lakukan diluar pengawasannya…” Jihyun mengeluarkan aegyo-nya

“ahh baiklah baiklah..” jawabku singkat lalu berjalan pergi sambil mengomel tidak jelas

 

 

 

***

 

 

 

“Ya!! Gadis ramyun!!!” panggil seseorang saat aku sedang asik-asiknya bermain ipod-ku, mendengar lagu-lagu baru SHINee di meja kasirku XD

Aku menoleh singkat,

‘omo… namja yg katanya bernama Youngsaeng itu memanggilku gadis ramyun??? Sial..’ pekikku kesal sambil melempar ipodku diatas meja lalu merubah wajah kesalku dengan tersenyum paksa saat akan datang menghampirinya

‘ya!! Minra, ini hari pertamamu kerja.. bersikaplah ramah pada pengunjung..’ teriakku dalam hati

 

“ada yang bisa dibantu??” aku tersenyum singkat

“aku ingin pesan ramyun kimchi, bukankah disini menu istimewanya Ramyun Kimchi?? Ah Kyujongie.. kau juga pesan Ramyun kan??”

“tentu saja.. ah nona minumnya orange Jus saja ya.. dia tidak suka soft drink..” Kata namja bernama Kyujong itu dengan senyum khasnya sambil menunjuk kearah Youngsaeng

“arraseo, tunggulah sebentar..” jawabku desertai anggukan mereka

 

 

 

*Author POV*

 

 

 

Minra melihat semua bahan dimeja dapur,

sesekali dia sibuk membuka beberapa panci berisi ramyun dan beberapa pack kimchi

“ya!! ini harus ku apakan???” gumamnya pelan sambil mengendus-ngendus beberapa bahan makanan itu tidak jelas -.-v *piiss

 

Sesekali dia keluar masuk dapur untuk mencari bantuan tapi tidak ada Jung ahjumma yang biasanya membuat ramyun, hanya ada Jihyun di ruangannya,

“ahh, anniya!! Aku tidak akan meminta bantuan yeoja itu.. kalau aku bertanya dia akan meremehkanku.. ahh baiklah aku bisa melakukannya sendiri, PARK MINRA… Fighting fighting …!!!” ujarnya menyemangati dirinya sendiri sambil kembali kearah dapur

 

 

Beberapa menit akhirnya selesai juga,

penampilan ramyun buatanya juga tidak terlalu buruk sih, hanya saja author gak jamin rasanya.. hahaha

 

“mian, sudah menunggu lama.. aku pegawai baru!!!” ungkapnya penuh penyesalan saat mengantar ramyun itu dimeja Youngsaeng  dan Kyujong

 

“aku hampir menghabiskan 4gelas orange jus hanya untuk menunggu ramyun-mu..” Cletuk Youngsaeng

“Ahh.. gwaenchana.. Gomawoyo!!” Sahut Kyujong seketika sambil menendang kaki Youngsaeng dibawah meja lalu tersenyum

“sekali lagi mianhae, aku akan kembali ke meja ku, jika ada perlu panggil saja..” senyum Minra sekilas lalu berjalan pergi

 

Kyujong menatap tajam Youngsaeng yang sedari tadi terlihat tidak enak hati

 

“ya!! kau kesetanan dimana Hyung?? Kenapa sikapmu aneh sekali? Seperti bukan kau??”

“diamlah, makan saja ramyunmu itu.. kalau kau masih mengoceh aku batal mentraktirmu..” sahutnya seketika membuat Kyujong bungkam

 

Kyu menatap Ramyun dihadapannya sambil tersenyum penuh arti

“ahh, inilah ramyun yang sangat ingin aku makan.. terakhir makan ramyun ini saat 1bulan lalu kan Hyung?? Saat kita baru mulai bekerja disini?? Tapi waktu itu Jihyun yang mentraktir kita, ini adalah ramyun terlezat di korea..” Ocehnya sambil menggenggam erat sumpit dan mengaduk ramyunnya singkat membuat Youngsaeng tersenyum dan menggeleng melihat tingkah Kyujong

 

Kyu mulai melahap ramyun itu singkat saja membuatnya tersedak dan terbatuk batuk tidak jelas

“uhuukkk..uhukk..”

“Kyu… aku tau kau sangat rakus saat makan ramyun disini, tapi bisakah makannya pelan-pelan saja??” teriak Youngsaeng sambil menepuk bahu Kyu dan menyodorkan minum kearahnya

 

Singkat Kyu mulai bernafas lega saat terbebas dari tersedaknya

“Gomawo Hyung…”

“makan pelan-pelan..”

 

“kau sudah makan ramyunmu Hyung??”

Youngsaeng hanya menggeleng singkat

“cepat makan!!” perintah Kyu membuat Youngsaeng menatapnya heran

“mwo?”

“sudah makan saja..”

 

Tanpa berpikir panjang Youngsaeng mulai melahap ramyunnya

Seketika Youngsaeng juga terbatuk-batuk sama seperti yang terjadi pada Kyu tadi

‘’uhuukkk..uhhukkk.. omo, apa ini???” pekik Youngsaeng lalu meneguk orange jus dihadapannya sampai habis

 

“hahahhahahhaaaa…. Makan pelan-pelan!!!” Goda Kyu menirukan ucapan Youngsaeng

 

“ya!! Gadis ramyunnnn!!!” teriak Youngsaeng seketika membuat Minra kesal sambil kembali meletakkan ipod yang dari tadi dia mainkan

 

“Waeyo???” tanya yeoja itu dengan pandangan tidak mengerti

“ramyun apa yang kau buat??” Youngsaeng menatapnya sekilas dengan nada yang mulai merendah dibandingkan teriakkannya tadi yang mencapai sekitar 7oktaf (?) -.-v

 

“Ramyun Kimchi.. memang kau tadi pesan ramyun apa???” Minra masih belum sadar atas letak kesalahannya

“mengapa rasanya seperti ini??”

“waeyo?? Tidak enak ya?? Jung Ahjumma sedang pergi, aku sudah mencarinya tapi tidak ketemu juga.. tapi aku sudah berusaha semampuku untuk membuat ramyun itu..”

 

“anniya!!! Enak sekali.. hehehe, iya kan Hyung enak kan??” Kyu menendang-nendang kembali kaki Youngsaeng dibawah meja

“ne.. enak..” Kata youngsaeng akhirnya

“Jinjjayo?? Ahh padahal ini baru pertama kalinya aku membuat ramyun, biasanya aku hanya bisa membuat ramyun instant..  syukurlah kalau begitu…” senyum yeoja itu terlihat lega

 

“pantas saja..” gumam Youngsaeng yang sempat terdengar Minra

“wae??”

“Gwaenchana…” Youngsaeng tersenyum singkat

 

 

 

 

Minra menatap mereka aneh, perhatiannya sedari tadi tertuju pada mangkuk ramyun mereka

bagaimana mungkin ramyun yang mereka bilang enak tapi mangkuk ramyun mereka masih penuh?

 

Minra tersenyum singkat lalu berjalan kearah dapur melihat semangkuk kecil ramyun sisa yang dia buat tadi, yeoja itu mencium aroma ramyun itu singkat tidak ada masalah apapun tapi saat dia mencicipi ramyun buatannya mulai dia ikut tersedak seperti yang terjadi pada Youngsaeng dan Kyujong tadi

 

“Uhuuukk..uhuukkk omo… omo… Baboya minra!! Kau menambahkan lada dan garam terlalu banyak!!!”

 

 

 

*Park MinraPOV*

 

 

 

Bukankah hari ini album SHINee sudah keluar???

ahh aku harus beli… aku harus beli….

 

 

Aku mengendarai mobilku ke toko DVD langgananku,

maklum saja jika berurusan dengan Boyband SHINee instingku sangat tajam seperti Kucing melihat tikus (maksudnya apa?)

 

Aku memarkirkan mobilku disamping toko itu lalu cepat-cepat turun dari mobil sampai pintu mobilku membentur kaki seseorang ‘Omona… Baboya!!’

 

“mianhae…” ucapku singkat

“ne, Gawanchana… mwo??? Kau?? Gadis ramyun kan???”

“Gadis ramyun???” tanyaku pada seseorang itu, tidak salah lagi hanya satu orang yang memanggilku dengan sebutan seperti itu, yaitu dia… namja yang bernama Heo Young Saeng

 

“tunggu dulu… kau.. kau.. sepertinya bukan orang kekurangan kenapa bekerja sebagai pegawai di restoran ramyun…?? Ahh mian aku salah pertanyaan ya?? tak usah dijawab…” senyumnya singkat

 

“gwaenchana.. Park Minra imnida, aku sepupu Jihyun.. jangan memanggilku Gadis Ramyun..” Aku tersenyum singkat memberi isyarat jika aku tidak suka dipanggil seperti itu

“ne, Heo Young Saeng imnida.. aku sepupu Kyujong, kau sudah mengenalnya kan?”

“ne.. kau teman Jihyun kan??”

“ne aku dan Kyujong adalah temannya, kau seusia dengan Jihyun?? Artinya kau tidak sopan jika tidak memanggilku oppa..”

 

“mwo??”

“wae?? Kau keberata bersikap sopan??”

“anniya!! Ahjussi.. hehehee” Aku terkekeh kecil melihat ekspresi Youngsaeng oppa saat aku menyebutnya Ahjussi

 

 

“ya!! Gadis ramyun, aku tidak setua itu!!!” pekiknya kesal

 

“ya!! aku juga tidak suka disebut seperti itu ahjussi..”

“ahh baiklah minra-ah, berhentilah menyebutku ahjussi..”

“baiklah oppa..” aku tersenyum singkat

 

Percakapan singkat itu sepertinya membuatku dan Youngsaeng oppa sedikit lebih akrab

“kau juga mau mencari DVD disini??” tanya Youngsaeng oppa akhirnya

“ne.. oppa juga??”

“he’em..” Jawabnya singkat lalu menggandeng tanganku masuk dalam toko itu, omo… omo.. apa-apaan ini????

 

 

Aku tersenyum puas saat DVD SHINee sudah ada di genggamanku sesaat aku melihat DVD Kim Hyung Jun??? bukankah ini penyanyi favorit Jihyun????

 

 

Aku mengambil juga DVD itu, aku tau pasti Jihyun menyukainya,

ahh bagaimanapun sepupuku itu sudah mau membantuku..

 

“kau juga menyukai Kim Hyung Jun??” Youngsaeng oppa menatap DVD yang aku bawa

“ahh ini aku beli untuk Jihyun.. aku tau Jihyun sedang tergila-gila pada ini.. hehhee” ungkapku sambil menunjuk tepat pada foto namja di cover DVD itu

“hahhaa.. ini rupanya??” Youngsaeng oppa tersenyum misterius

“waeyo??”

“gwaenchana…”

 

 

aku bersama Youngngsaeng oppa duduk pada bangku sebuah cafe di dekat toko DVD itu,

 

 

“Kau menyukai pekerjaanmu?” tanya Youngsaeng oppa tiba-tiba “aku masih ingat saat ada namja yang mengomel saat kita pertama bertemu di pusat perbelanjaan.. hehhee dia oppamu??” lanjutnya

“ne.. dia oppaku yang paling cerewet sedunia.. aku sangat sayang padanya tapi karna sifat over protectifnya itu aku jadi kesal..”

 

“lalu dia tidak marah kau bekerja direstoran ramyun??”

“tentu saja dia tidak tau.. lagi pula restoran itu juga milik Jihyun… jadi aku dengan mudah bisa keluar masuk tanpa sepengetahuannya..”

“Oppamu sudah tau..” sahut Youngsaeng oppa santai membuatku sedikit bingung

“dari mana oppa tau??”

“Orang se-protectiv dia mana mungkin membiarkanmu tanpa pengawasan sedikitpun??”

 

Aku hanya cengo mendengar perkataan Youngsaeng oppa barusan, aku jadi was-was

 

“jadi.. jadi…”

“aku juga tidak tau,menurutku seperti itu.. hehehe”

“Oppa!! Kau membuatku jantungan saja… tidak mungkin oppaku tau, kalau dia tau mungkin dia sudah belari dari taipe kesini hanya untuk mengunciku dalam rumah..”

“tidak sebegitunya juga.. kau ini berlebihan sekali..”

 

 

Sekilas aku melihat  3 orang namja berbadan kekar mendekat kearah kami,

singkat aku hanya cengo melihatnya..

 

“Tuan muda, mianhae aku harus melakukan ini padamu..” salah seorang mengatakan itu pada Youngsaeng oppa lalu ketiga namja itu menyeret Youngsaeng oppa,

 

“ya!!! apa-apaan ha?? Aku sudah katakan jangan mencampuri urusan pribadiku!!” Protes Youngsaeng oppa padanya

“ya!! oppa, siapa mereka??”

 

 

“anniya… bukan siapa-siapa, ya!!Minra-ah sudah sore cepat pulang.. mianhae aku tidak bisa mengantarmu.. aku ada urusan penting..” katanya sekilas lalu berjalan pergi dengan di kawal 3 namja itu,

atau jangan-jangan Youngsaeng oppa buronan ya???? ahh tidak mungkin..

 

 

 

 

*Heo Young Saeng POV*

 

 

 

Kembali lagi Bodyguard appa menyeretku seperti ini,

kembali mereka mencampuri masalah pribadiku..

aku tidak suka seperti ini..

 

“Youngsaeng, masih bisa kau menurut??? Masih bisa kau mendengar ucapan appamu sendiri ha?? Hanya kau harapan keluarga Heo.. kenapa kau menghentikan kuliahmu ha???? Mau jadi apa kau?? Seniman?? Musisi??penyanyi??? ahh apa hebatnya kemampuanmu itu?? Hanya bernyanyi dari café ke café, di restoran ramyun lalu di bar?? Dengan cara hidupmu seperti itu kau bisa menyombongkan diri dariku ha?? Lebih baik kau menurut apa kataku dan gantikan aku memimpin perusahaan Y.E.S..”

 

Aku biasanya selalu kebal dengan semua perkataan pedas dari appaku, tapi saat ini aku benar-benar tidak suka jika dia merendahkan pekerjaanku..

 

“jangan mencampuri urusan pribadiku.. appa??? Masih bisakah kau kusebut appa?? Aku tau jabatanmu tinggi.. kau seorang presiden direktur di perusahaan Y.E.S tapi tau apa kau tentang kemampuanku?? Seorang appa yang sudah secara perlahan membunuh umma-ku, memaksaku mengikuti kehendakmu, suka bermain perempuan tidak jelas masih bisakah kau memintaku menyebutmu appa?? Aku ingin sekali kuliah… tapi tidak dengan uangmu, aku kuliah saat ini, melalui musik aku bertahan hidup, melalui musik juga aku membiayai kuliahku.. aku harap jangan lagi mencampuri urusan pribadiku, jangan lagi memaksaku..” aku melepaskan  tangan bodyguard appa yang menahanku lalu berjalan pergi meninggalkan tempat ini

 

 

 

Beginilah hidupku,

sejak kecil aku selalu melihatnya bersikap kasar pada ummaku tapi umma selalu memintaku untuk hormat pada appa.

umma meninggal 1thn lalu karna serangan jantung, dan itu semua karna sikap namja yang aku tak ingin lagi menyebutnya dengan pangilan appa.

 

 

Sejak meninggalnya umma,

aku lebih dekat dengan keluarga Kim.. keluarga Kim adalah keluarga sederhana dari ummaku,

Kim ahjussi dan Kim Ahjumma adalah orang tua Kyu, Kim ahjussi itu namdongsaeng dari ummaku..

sampai akhirnya aku dan Kyu memiliki pikiran untuk mencari pekerjaan karna kami adalah namja

aku hanya tinggal berdua di seoul dirumah sederhana hasil tabunganku dan Kyujong sepupuku,

aku banyak belajar tentang arti hidup padanya saat dia hampir memergokiku akan bunuh diri 8bulan lalu..

 

 

 

“Hyung.. kau diseret untuk bertemu dengan presdir Heo lagi?” tanya Kyu saat aku baru saja masuk rumah,

“kau tau dari mana??” tanyaku malas lalu duduk di sofa dan menyalakan TV

“aku tau dari Jihyun dan Minra tadi di restoran ramyun, kau bukannya tadi bertemu Minra di toko DVD?? Dia bilang kau diseret dengan 3namja kekar..”

“Jinjja?? Lalu kau bilang padanya tentang aku??”

 

“anniya!! aku hanya tau kau pasti diseret oleh orang-orang itu..” jawab Kyu santai sambil menuang air minum dalam gelasnya lalu berjalan pelan kearahku dan duduk disampingku

“lalu??”

“lalu apa?? Lalu apa yang kau lakukan bersama Minra cafe ha??? Aiss kau ada rasa ya??” Goda Kyu sambil menatap curiga

 

“kau bicara apa??”

“Minra kan cantik.. kau tidak tertarik padanya Hyung?? Ah masa kau tidak ada rasa ha???” Godanya kembali

 

 

Aku hanya tersenyum misterius padanya,

aku hanya takut melihat oppanya yang lumayan mengerikan itu.. XD

 

“sudahlah.. kau urusi saja urusanmu itu, kau pikir aku tidak tau kau menyimpan foto Jihyun dalam dompetmu??” Aku berbalik menggodanya

“mwo??kau pernah mengacak dompetku??? Jadi waktu itu uangku hilang kau yang mengambilnya Hyung??”

“anniya!! uang apa ha?? Terakhir aku melihat dompetmu saat kau sedang mandi itu saja hanya ada 10rbu won.. mana tega aku mengambilnya.. namja mengenaskan!! ”

Kembali aku menertawakan Kyu membuatnya menunduk menahan tawanya sendiri

 

“Kim Hyung Jun mengeluarkan album lagi.. aku tidak kalah tampan kan dengannya?”

“tampan sih tidak kalah, tapi…..”

“mwo?? Kembali kau mau menyinggung isi dompetku Hyung??”

 

“syukurlah kalau kau sudah sadar!!” sahutku singkat lalu berjalan pergi untuk masuk kamarku

 

“ya!! Hyung.. B2M media megadakan audisi.. kau mau ikut?? Aku ingin sekali ikut..”

Teriakkannya membuatku menghentikan langkah

 

“Jinjja?? Ahh tapi mana bisa?? Kau mengigau??” jawabku sekilas lalu masuk dalam kamarku, aku sempat melihat tadi dia menatapku kesal

 

 

 

 

 

*Author POV*

 

 

 

Minra mengacak isi ponselnya saat dia baru saja keluar dari kelasnya

“Jihyun-ah! Kau dimana?? Apa kelasmu sudah selesai?? Ohh baiklah aku tunggu didepan cepatlah…” kataya sekilas lalu kembali meletakkan ponselnya didalam tas

 

sekilas seorang Yeoja berjalan mendekat kearahnya

“kau menunggu lama??” tanyanya pada Minra yang duduk dalam mobilnya sambil menyetel musik favoritnya (SHINee) keras sekali

 

“anni, baru saja aku keluar kelas.. kita ke restoran ramyun lagi kan hari ini??” tanyanya bersemangat saat Jihyun masuk dalam mobilnya dan duduk disampingnya

 

“aku ingin belanja, hari ini libur dulu ya??” jawaban Jihyun membuat Minra merubah ekspresi wajahnya

“waeyo??” tanyanya malas

 

“kau ini ada apa ha?? kau biasanya selalu bersemangat saat akan pergi belanja..”

“bukan begitu.. kita ke restoran ramyun sebentar saja, aku hanya ingin memastikan Youngsaeng oppa ada disana atau tidak, aku hanya takut kalau dia diculik oleh 3namja kekar kemarin..” sahutnya berapi-api membuat Jihyun  tertawa lepas

 

“hahahahaa… waeyo?? Minra-ah.. ada apa denganmu ha?? kau mengkhawatirkannya?? Kau tau dari kemarin kau yang paling heboh dengan semua ini.. Kyu oppa saja santai mendengar ceritamu padahal jelas-jelas dia sepupunya, kalaupun Youngsaeng oppa diculik tidak mungkin Kyu oppa diam saja.. kau tidak naksir dengannya kan??” Jihyun mempertajam pandangannya kearah Minra membuat yeoja itu salah tingkah

 

“Mwoya?? Kau bicara apa?? Hahhaa.. kau juga tau kan aku hanya menyukai namja ini??” sangkalnya sambil  tepat menunjuk gambar leader SHINee dicover DVD yang dia beli kemarin dan yang saat ini musiknya dia putar keras dalam mobilnya

“oh ya??? chubbynya mirip youngsaeng oppa.. sipitnya juga.. hahaha” Jihyun kembali menertawakan Minra sekilas membuat yeoja itu menambah Volume suara musik di mobilnya agar suara tawa Jihyun kalah dengan suara musik

 

 

 

***

 

 

“Hyung.. kau sedang melamun apa ha??” Bisik Kyu membuat Youngsaeng sadar dari lamunannya

“anni.. bukan apa-apa..”

“Jangan pikirkan ucapan presdir Heo.. kau adalah penyanyi terbaik Hyung!!”

 

Youngsaeng menatap Kyu dengan pandangan ‘apa maksudmu ha??’

 

Kyu tersenyum sekilas lalu memetik senar gitarnya…

 

 

‘Hey.. you never know.. this is my story’

vers one..

 

Youngsaeng tersenyum lalu menyahut dengan suara nyanyian lembutnya sambil memainkan pianonya

 

‘Biga naerideon geu eoneu nal.. nunmureul gamchwosseotji.. haneureun nal biutdeut bireul peobueoseo.. biga naerideon eoneunal.. saenggage jamgyeotji.. geuriun chueoge nal tteoollimyeo..’

‘Saat hujan menyembunyikan air mata.. dari surga hujan ditunjukkan padaku seolah-olah mereka mengejekku.. saat hujan itu hilang dalam pikiranku.. aku merindukan hari yang tak terlupakan’

 

Kyu tersenyum lalu menyahut (Rainy heart)

youngsaeng kembali melanjutkan liriknya

 

‘rainy day jeo bireul bamyeon’

 

(Rainy heart) ‘nado mollae nunmuri heulleo biga  ol ttaemyeon wae nae mameul ullineunji..’

(Rainy haert)

nugungareul geuriwohada..’

(Rainy heart) ‘eoneu nalcheoreom oneul harudo heulleogagetji..’

 

 

(Rainy heart)

‘Hujan, sambil melihat hujan’

 

 

(Rainy heart) ‘air mata yang terjatuh menyadarkanku  mengapa hatiku  menangis setiap kali hujan?’

(Rainy heart) ‘ada yang hilang’

(Rainy heart) ‘setiap kali selalu seperti itu..’

 

‘Biga naerideon geu eoneu nal.. geu oneu nal na hollo gireul geotda.. gaseumeun nal ullideut naege mareul haesseo.. biga naerideon jamgyeotji.. naega dagaon ibyeoreur.. Oh yeah..’

‘Saat Hujan, aku hanya diam berjalan ditempat.. hatiku seolah berkata membuatku menangis saat hujan.. tiba-tiba pikiranku terasa hilang… inikah perpisahan kita.. oh yeah!!’

 

 

(Rainy heart)

‘rainy day jeo bireul bamyeon’

(Rainy heart) ‘nado mollae nunmuri heulleo biga  ol ttaemyeon wae nae mameul ullineunji..’

(Rainy haert)

nugungareul geuriwohada..’

(Rainy heart) ‘eoneu nalcheoreom oneul harudo heulleogagetji..’

 

(Rainy heart) ‘Hujan, sambil melihat hujan’ (Rainy heart) ‘air mata yang terjatuh menyadarkanku  mengapa hatiku  menangis setiap kali hujan?’

(Rainy heart) ‘ada yang hilang’

(Rainy heart) ‘setiap kali selalu seperti itu..’

 

Kyu mengisi bagian Rap-nya

(Rap)

I’ll forget that naemamgipi namainneun love is true.. but gaseum gipi nama like a hurricane

(Rainy day) na hollo drunken again.. eoroun deutneun damyeon.. Baby maybe..I  Cry again…

I’ll forget that hal itu tetap jauh dalam hatiku..  love is true.. But tetap dalam hatiku like a hurricane..

(Rainy day) aku hanya sendiri Drunken again.. kembali lagi melihat hujan jika aku mendengar lagu ini.. Baby Maybe.. I Cry again..

 

 

(Rainy heart)

‘rainy day jeo bireul bamyeon’

(Rainy heart) ‘nado mollae nunmuri heulleo biga  ol ttaemyeon wae nae mameul ullineunji..’

(Rainy haert)

nugungareul geuriwohada..’

(Rainy heart) ‘eoneu nalcheoreom oneul harudo heulleogagetji..’

 

(Rainy heart) ‘Hujan, sambil melihat hujan’ (Rainy heart) ‘air mata yang terjatuh menyadarkanku  mengapa hatiku  menangis setiap kali hujan?’

(Rainy heart) ‘ada yang hilang’

(Rainy heart) ‘setiap kali selalu seperti itu..’

 

‘Huh.. I’s raining.. maybe I’m crying again..’

‘hey.. U hear me? My heart.. rainy heart..’

 

 

Seketika tepuk tangan penonton pengunjung restoran ramyun menyadarkan mereka..

Kyu dan Youngsaeng tersenyum sekilas lalu melihat kearah 2 yeoja yang juga tersenyum dan bertepuk tangan atas lagunya barusan

 

“lagu ini.. aku tujukan untuk seorang yang sangat aku cintai..” Senyum Youngsaeng membuat semua menatap heran

“nuguyo??” Kyu menatapnya sekilas

“Ummaku yang sudah pergi 1thn yang lalu..” senyum Youngsaeng akhirnya membuat semua kembali bertepuk tangan untuknya

 

 

***

 

 

Jihyun berjalan kearah Minra yang mengotak atik ipod di meja kasirnya

“Lagu ini.. aku tujukan untuk seorang yang sangat aku cintai…” Yeoja itu menirukan ucapan Youngsaeng

 

“Nuguyo??” sahut Kyujong dari belakang yang juga berniat menggoda Minra

“Ummaku… hahaha manis sekali…” ledek Jihyun dan Kyu sambil tertawa lepas membuat Minra menatap kesal

 

“ya!! sama sekali tidak lucu!!” sahutnya lalu berjalan pergi

 

 

 

*Heo Young Saeng POV*

 

 

Aku melihat namja paruh baya turun dari mobilnya mendekat kearah aku dan Kyu saat kami akan pulang dari restoran ramyun milik Jihyun tadi

Aku menatap ahjussi itu singkat

 

“Waeyo??”

“kalian yang tadi berduet kan?? Lagu… yang ada kata Rainy heart??”

Pertanyaannya membuatku curiga, ada apa sebenarnya??

 

“ne.. waeyo?? Apa lagu itu bermasalah?” tanya Kyu yang tak kalah curiganya dariku

 

“anniya!! aku tertarik dengan karakter suara dan bermusik kalian, lagu kalian juga sangat bagus.. ahh kalau kalian tidak keberatan besok jam 9pagi kalian datang ketempat ini, dan ini kartu namaku..” senyum ahjussi itu lalu memberi sebuah kartu padaku

 

Kantor management B2M entertaiment????bukakah ini yang Kyu bicarakan??

Aku ingin bertanya lebih detail tapi ahjussi itu sudah pergi, hanya aku dan Kyuyang tercengo melihat sesuatu yang terjadi pada kami

 

“B2M entertaiment??? Hyung apa aku bermimpi?? Palli pukul aku agar aku tau ini nyata atau tidak..” Oceh Kyu saat melotot memandangi kartu itu ditangannya

“Jinjja?? Kau mau aku pukul??” tanyaku dengan tangan yang sudah stand by akan menyentuh pipinya dengan tamparanku(?)

 

“anni..anni.. aku sudah yakin ini bukan mimpi… huaa!!! Hyung.. ini kesempatan emas!!!” teriaknya seketika aku menurunkan tangan dengan menyesal karna tidak jadi menamparnya..

 

 

 

*Park Minra POV*

 

 

 

Aku masih penasaran dengan sesuatu yang ada pada Youngsaeng oppa..

3namja kekar itu siapa?? Ahh aku juga ingat mereka memanggil Youngsaeng oppa dengan panggilan Tuan muda???

ya!! Kyu oppa saja terlihat biasa saja, ada apa sebenarnya???

 

“Minra-ah!! Mengapa melamun sendiri disini?? Kau bisa kesurupan…” perkataan seseorang membuatku tersadar dari lamunanku

 

“Youngsaeng oppa??” aku tersenyum sekilas melihat namja yang menyapaku barusan

“kenapa sendiri??”

 

“tidak ada teman, oppa mau menemaniku disini??” Godaku

“Boleh juga..” sahutnya lalu tersenyum dan duduk pada bangku taman disampingku

 

“lagumu tadi sangat bagus oppa, suaramu juga… ahh boleh aku tau judulnya apa??”

“Rainy heart..” sahutnya pelan

“Rainy heart??? Waeyo judulnya seperti itu??”

 

“ummaku meninggal 1thn lalu, tepat saat itu juga sedang hujan.. setiap hujan aku selalu mengingatnya, aku hanya anak tunggal yang sangat dekat dengan ummaku..”

“lalu appamu??” tanyaku berbisik

 

“aku tidak punya..”

“mwo??”

“hahahaa.. aku tidak punya seseorang yang layak aku sebut appa kecuali ayahnya Kyujong..”

“mian aku terlalu banyak tanya..” sesalku

“gwaenchana.. ehm boleh aku bicara sesuatu??”

“mwo?? Bertanya apa?” Aku tersenyum singkat

 

“aku hanya ingin minta pendapatmu, B2M media menawari aku dan Kyu bekerja bersamanya apa aku harus menolaknya?? Atau menerimanya?? Aigoo aku bingung sekali sedangkan Kyu sudah mendesak terus agar aku menerimanya..”

 

“ mwo?? Jinjjayo?? bukankah itu bagus?? Oppa bisa menjadi Kpop star?? kalian hebat sekali..” aku sedikit kaget mendengar pengakuannya, ternyata Youngsaeng oppa hebat juga..

“Jinjja?? Lalu aku harus menerimanya?? Itu artinya aku harus berhenti menyanyi di restoran ramyun milik Jihyun??” Tanyanya dengan nada malas

 

“ya hidup itu memang pilihan oppa, kalau kau ingin menjadi lebih baik dan menunjukkan kemampuanmu yang sesungguhnya pada semua orang kau harus mengorbankan pekerjaanmu sebelumya, lagi pula keuntungan kau ikut bekerja di restoran Jihyun tidak sebanding dengan keuntungan yang akan kau dapat dari B2M entertaiment kan??”

 

“ne.. tapi…” Youngsaeng oppa hanya menunduk

“Waeyo??”

“tidak bisa bertemu setiap hari..”

“bertemu siapa??”

“kau..”

“Mwo???” aku sedikit kurang paham maksud youngsaeng oppa

“anniya!!! hehehee, arraseo aku besok jam9 pagi akan datang kesana dan mengatakan aku menerimanya, aku yakin Kyu juga pasti senang sekali..”

 

 

 

 

***

 

 

 

‘tiitt..’

 

Aku mendengar sepertinya ada yang membuka pintu rumahku??

mwo?? Siapa yang mengetahui passwordnya dan masuk rumah orang seenaknya sendiri??

hanya aku dan Jungmin oppa yang tau kodenya..

 

“ya!! Yeodongsaengi sarang…… oppa pulang!!!” teriaknya dengan suara super kencangnya itu

 

“Omo…omo…. PARK JUNG MIN……….????? untuk apa dia pulang?? Sial…” aku secepat kilat merapikan kamarku yang lumayan berantakan, aku tau oppaku itu akan mengoceh jika melihatnya apalagi tau aku bangun sedikit kesiangan seperti ini.. siap-siap kupingku panas mendengar ocehannya

 

‘ceklek’

Gawat, Jungmin oppa membuka pintu kamarku… Hana (1)..Dul (2)..Set (3)…

 

“Omo…….. PARK MINRAAAAAA kau kumat ya????” tuh kan aku bilang apa?? Tanpa microphone suaranya selantang itu,

 

Aku menutup rapat telingaku,

 

“kau tidak kuliah?? Jam berapa ini????”

“aku sedang libur oppa.. kenapa kau pulang ha??”

“kau tidak suka aku pulang ha??” tatapnya mengerikan

“anni.. bukan itu  maksudku, aku hanya….”

 

“cepat rapikan itu kamarmu, ahh kau tidak boleh pergi kemanapun tanpa aku.. arraseo???” mulai lagi dia,, ya tuhan dosa apa aku memiliki oppa seperti ini??? -.-

“tapi oppa, aku ada janji bersama Jihyun.. ini urusan wanita kau tidak boleh ikut..” ucapku memelas

 

“janji apa?? Menjaga restoran ramyun?? Kau pikir aku tidak tau kelakuanmu selama aku pergi ha?? ah iya, Jihyun… sepertinya dia juga harus ku omeli, bisa-bisanya kalian membodohiku..!!”

“oppa tau??? Dari mana???”

“kau tak perlu tau, Umma dan Appa sudah tau semua kelakuanmu.. aku sudah bicarakan pada mereka dan lihat saja semua ATMmu sudah di block, hanya aku yang memegang uang saat ini, kau makan ikut aku, belanja ikut aku, dengan catatan kau menurut semua ucapanku..

 

“Mwooo???????????????” aku membuka mataku lebar-lebar dan berteriak heboh

“wae??? Tidak suka??? Aku bilang jangan berulah…!!! Sekarang kau sendiri kan yang merasakan akibatnya, dan lagi… Jauhi namja itu..”

 

Aku kembali melongo mendengar ucapan oppaku ini, dari mana dia tau semua yang aku lakukan?? Kedatangannya singkat saja merubah hidupku seperti di neraka..

Aku ingat, dia adalah Park Jungmin yang punya banyak koneksi sana-sini untuk mengawasiku… sial sial sial… kenapa dia harus menjadi oppaku??? Benar kata Youngsaeng oppa waktu itu..

 

“tapi.. namja siapa maksud oppa?? Dan lagi kenapa aku harus menjahuinya ha?? ini hidupku oppa, kenapa kau selalu mengatur hidupku??”

“namja penyanyi di restoran ramyun Jihyun.. karna namja yang cocok denganmu itu aku akan carikan untukmu..”

 

“hanya aku yang tau mana yang cocok atau tidak..” sahutku kesal lalu masuk dalam kamar mandi dan mengunci pintunya

 

“ya!! Park Minra.. kau dengar ucapanku?? Jauhi…jauhi.. dia hanya penyanyi café tidak jelas..!!!!” Teriaknya dari luar

“Ya!! kau lebih tidak jelas oppa… namja tidak jelas!!!!!” Teriakanku lalu aku segera menutup telingaku dengan headphone dan mendengar lagu dengan volume kencang agar tidak mendengar ocehan oppaku itu,

 

 

 

*Author POV*

 

“Ya!! Jihyun-ah… ehmm Park Minra tidak ada disini??” Tanya Youngsaeng yang baru saja masuk dalam restoran ramyun milik Jihyun

 

“oppa??? Sudah satu Bulan lebih kau berhenti bekerja dari sini, neomu bogoshipo, penampilanmu berubah sekali.. jauh lebih tampan dan… Ya!! Kau membeli mobil baru???” Tunjuk Jihyun pada Mobil sport hitam yang terparkir di luar restoran “hehehe bagaimana kelanjutannya kerirmu dan Kyujong oppa?? Calon kpop star…” Lanjut Jihyun disertai beberapa ledekan-ledekannya seperti biasa pada Youngsaeng

 

“hahahaa.. nado!! Ya Jihyun-ah, jangan berkata seperti itu.. kau selalu saja meledekku, Park Minra mana??” tanyanya lagi membuat Jihyun merubah ekspresi wajahnya

“waeyo Jihyun??” kembali Youngsaeng mengulang tanya

 

“Minra sudah tidak disini oppa, Oppanya sudah kembali dari taipe dan kembali lagi dia harus di protect habis-habisan, bahkan bertemu denganku saja harus bersama oppanya.. beberapa hari lalu saja habis aku juga terkena omelan oppanya karna membantu Minra, dari pada dia juga mengatakan hal yang tidak-tidak pada ummaku aku tidak bisa membantu Minra..”

 

Mendengar jawaban itu Youngsaeng hanya diam

 

“oppa, kau menyukainya ya???” Yeoja itu memperpelan nada suaranya

“……” tidak ada jawaban apapun dari Youngsaeng

 

“kau harus bicara padanya oppa, tidak baik memendam perasaan… tapi susah sekali untuk kau betemu denganya..”

“ya!! Jihyun-ah Gomawoyo…” Senyumnya sekilas lalu berjalan pergi

 

 

 

 

***

 

 

Jungmin menggandeng Minra menuju lokasi dimana dia memarkirkan mobilnya,

Baru saja mereka pulang berbelanja, blm sampai mendekat kearah mobil, mereka melihat seorang misterius dengan menggunakan masker  lalu menarik tangan Minra dari Jungmin,

 

“Jangan mendekat atau dia mati??” Sahut namja itu sambil menempatkan pisau tepat dileher Minra saat Jungmin akan mendekat

 

“Ya!! Kau buatnya lecet sedikit saja aku akan membunuhmu!!” Teriak Jungmin

“Oh ya??”

 

“Oppa!!!!” Tatap Minra earah Jungmin dengan ekspresi ketakutannya

Seketika namja misterius itu menyeret paksa Minra untuk masuk dalam mobilnya dan tancap gas

 

Jungmin berusaha mengejar mereka tapi sialnya ban mobilnya kempes,

Dia yakin ini ulah namja itu

“Sialllll…!!!” Kesalnya sambil menendang Ban mobilnya “Auuu.. Appoyo!!” lanjutnya sambil mengelus kakinya sendiri yang sakit karna menendang Ban mobilnya -.-

 

***

 

“Ya!! Kau siapa ha?? Kau mau membawaku kemana??” Teriak Minra dengan ekspresi takut juga kesal

“Diamlah atau kau kulempar keluar??”

Minra terdiam mendengar ancamannya

 

Namja itu menghentikan mobilnya disebuah tempat,

 

“Turunlah..” Perintahnya

“Mwo?” Minra masih tidak mengerti maksudnya

 

“Turunlah sebelum aku berubah pikiran, aku tidak tega menculikmu”

Tanpa pikir panjang Minra turun dari mobilny dan berlari pergi

Dalam pikirannya dia berkata ‘penculik bodohh’

 

 

“Omoo bagaimana aku bisa pulang?? Ponselku?? Aigooo ponselku dalam tas dan ada dalam mobil Jungmin oppa, bagaimana bisa aku menelpon Jungmin oppa?”

 

 

“Ya!! Park Minra-ah, sedang apa kau disini? Lumayan malam, gelap, kau tidak takut??” Sapa seseorang

“Youngsaeng oppa??” Saat itu Juga Minra menangis dan memeluk namja itu

“Syukurlah aku bertemu kau oppa!!” Tangisnya saat memeluk Youngsaeng

 

Sesaat Minra sadar dan melepas pelukannya

“Mianhae..”

“Gwaenchana.. Apa terjadi sesuatu?” Terlihat jelas wajah khawatir Youngsaeng terutama saat Minra menceritakan semua kejadian penculikannya tadi

 

“Aku antar kau pulang!! Kajja ikut aku!!”

 

Beberapa saat Youngsaeng menghentikan langkahnya

 

 

“Wae oppa?”

“Bagaimana kalau kita kesana sebentar?” Tunjuk Youngsaeng pada sebuah danau

 

“Untuk apa?”

Youngsaeng hanya tersenyum tanpa menjawab apapun

 

“Oppa, maksudnya apa??”

 

Youngsaeng menuntunnya ketepi danau dalam air danau ada banyak lilin dan Mawar  mengapung dan satu perahu

 

“Kau mau naik perahu?? Palli ulurkan tanganmu!!”

 

Sesaat Youngsaeng mendayung perahu sampai ditengah danau mereka berhenti dan melihat di ujung ada pulau kecil yang terlihat bersinar karna lampu lampu kecil

 

“Minra-ah, itu pulau favoritku untuk mencapai ketempat itu butuh banyak usaha terutama untuk membuatnya bersinar seperti itu, kau tidak akan sampai disana tanpa perahu kan?? Untuk bertemu denganmu sama seperti untuk sampai pada pulau itu, tanpa Kyu pasti aku tidak bisa bertemu denganmu..”

 

“Maksud oppa??”

 

Youngsaeng menceritakan semua tentang dirinya pada minra terutama tentang appanya

 

“Jadi namja waktu itu..”

“Ne”

 

“Aku mengerti perasaanmu oppa, tapi kenapa kau menceritakan ini padaku? Bukannya kau tidak ingin orang lain mengetahuinya?”

“Karna aku menyukaimu..”

 

“Mwo?”

“I Love u ramyun girl~!!” Senyum Youngsaeng manis

 

“Apa aku tidak salah dengar??” Minra menepuk-nepuk telinganya

“Kau tidak menyukaiku? Gwaenchana, tak perlu dipaksakan….”

 

“Anniya!! Aku hanya tidak suka disebut gadis ramyun~ itu mengerikan sekali!!” Minra memalingkan muka

 

“Mwoya?? Artinya apa? Kau tidak menolakku?”

“Bagaimana ya??” Godanya sambil tersenyum

 

Saat itu juga Youngsaeng mencium yeoja itu cukup lama (astagaaaa -.- author juga mau)

 

 

***

 

 

“Pemandangan cukup indah dari sini oppa!! Kau lihat mereka diatas perahu?? Bisa-bisanya kissue ditempat seperti ini, aku tidak menyangka Youngsaeng oppa trnyata seromantis itu..mengungkapkan cinta diatas perahu…” tatap Jihyun saat dia dan Kyu berada di pulau yang akan Youngsaeng tuju

 

“ahh semua namja juga begitu.. aku juga bisa lebih romantis dari Youngsaeng Hyung..”

“kau bisa seromantis Hankang tidak??” Tanya Jihyun seketika

“Hankang siapa?? Ahh pacar barumu ya??” Mulai Kyu mengintrogasi

 

“ahh bukan itu, Hankang yang mencintai Jihyun di drama 49days.. aku memiliki nama yang sama dengannya, aku berharap bisa memiliki nasib yang sama..”

 

“omo!! Jihyun-ah.. kau juga ingin koma 49hari lalu mati??”

“aigoo.. kau suka melihat drama juga oppa?? Ahh aku tidak menyangka.. hahaha, Mwo? Anniya!! bukan nasib itu, nasibnya dicintai Hankang oppa!! Dia rela menyakiti perasaannya sendiri demi menjaga perasaan Jihyun, dia juga tulus mencintai Jihyun, nasib itulah yang membuatku iri pada Shin Jihyun.. ada namja yang mencintainya dengan tulus..”

 

“Kau lebih beruntung darinya!!”

“Mwo??”

“ada namja yang mencintaimu dengan tulus tanpa harus kau mengalami koma 49hari lalu mati..”

“Oppa sok tau!!! Jinjjayo??  Memang dia siapa oppa??” Tanya Jihyun antusias membuat Kyu terlihat Gugup

 

“Dia.. Dia itu sebenarnya…”

“Ahh apa Kim Hyung Jun oppa?? Aku senang sekali jika dia yang menjadi Hankang-ku~!!”

 

Perkataan Jihyun kembali membuat Kyu merubah ekspresinya menjadi kesal

 

“Ahh sudahlah sudah!! Terserah kau saja siapapun dia, malas aku bicara denganmu!!”

“Oppa kenapa??”

 

 

“Sudahlah lupakan!! Hahaha kau iri ya pada mereka ha?” Introgasi Kyu sambil menunjuk kearah Minra dan Youngsaeng yang mulai berjalan mendekat

“Anniya!! Jangan mengarang!!”

 

Minra menatap Jihyun tajam saat melihat yeoja itu ada dipulau yang ditunjuk Youngsaeng tadi

 

“Ya!! Jihyun-ah kenapa kau ada disini?? Ya!! Kau?? Kau mau menculik Jihyun juga ya?” Teriaknya saat melihat namja yang tadi menculiknya ada bersama Jihyun

 

Sesaat namja itu membuka maskernya sambil berkata ‘mianhae’ lalu tertawa terpingkal-pingkal

 

“Mwo?? Kyu jong oppa? Kau???” Minra masih tidak percaya melihatnya

 

//Flashback//

 

 

“Hyung~ kau tenang saja aku akan membantu semampuku!!” Bisik Kyu sambil tetap sibuk mempersiapkan kostumnya

 

“Kostum apa ini? City Hunter?? Apa cara itu tidak terlalu berbahaya untuk Minra haa? Anni aku tidak mau ambil resiko apalagi membuat yeoja itu tidak nyaman..” Tolak Youngsaeng habis-habisan

 

“Tenang saja Hyung~ ini ide Jihyun.. dia juga tidak mungkin membuat ide yang menyakiti Minra.. kau datang saja ketempat itu pada saat waktu yang di tentukan, percayalah padaku!! Kau siapkan saja semuanya..” Bujuk Kyu dengan nada sedikit putus asa

 

“Bagaimana aku percaya padamu ha? Kau mengatakan perasaan pada Jihyun saja tak punya keberanian lalu apa gunanya kau membantuku? Bukankah harusnya kau membantu dirimu sendiri”

“setelah aku benar-benar sukses dengan debutku, aku akan pikirkan itu..”

“itu telalu lama..”

“Diamlah Hyung..!!”

 

//Flashback end//

 

 

“Mian, actingku bagus bukan? Aku calon kpop star jadi harus belajar beracting juga” sahut Kyu santai disertai tawa Jihyun yang tertahan

 

“Jihyun-ah apa kau juga ikut andil dalam permainan ini?”

“Aku melakukan semua ini juga bukan tanpa alasan Minra, aku hanya mencari cara bagaimana kau lepas dari oppamu yg hyperprotectiv itu dan bertemu Youngsaeng Hyung!!” Bela Kyu

 

“Oh begitu rupanya? Dan kau oppa!! Kau juga sudah mengetahui semuanya kan??” Tatap Minra tajam kearah namja disebelahnya (Youngsaeng)

“Mianhae, ini semua ide Jihyun!!”

 

Jihyun tersenyum najis

“Mianhae, kau tau kan aku suka melihat drama City Hunter dan menyukai Lee Minho?? aku mendapat ide kostum Kyu oppa dari sana.. Hehehe”

“Kau sudah membuatku Gila, awas saja nanti~!!” Jitakan Minra berhasil mendarat di kepala Jihyun

 

Youngsaeng tersenyum sekilas lalu memberikan sebuah tiket VIP pada Minra

 

“Showcase HYS-KKJ B2M entertaiment?? Mwo?? Ini showcase pertama kalian? Daebakkk!!”

 

Youngsaeng tersenyum lalu menggenggam erat tangan yeoja itu

 

“Ini Showcase pertamaku, aku hanya ingin kau jadi orang pertama yang melihatnya tepat di kursi depan.. Aku ingin kau tersenyum melihatku dan bertepuk tangan untukku menyaksikan kebahagiaanku.. Karna kau yeoja ke 2 yang aku cintai setelah ummaku..”

 

Terlihat jelas Minra terharu mendengarnya

 

“Aku pasti akan datang oppa!! Pasti…” Mendengar jawaban itu seketika Youngsaeng tersenyum dan Mencium keningnya

 

 

 

“Lagi-lagi, kenapa kita harus menjadi lalat disini oppa??” Kesal Jihyun berbisik pada Kyu

“Diamlah..”

 

 

Ya!! PARK MINRAAAAAAA….. Apa yang kalian lakukan ha??”

Teriakkan seorang namja ditengah-tengah danau semakin mendekat dengan perahunya

 

 

“Omooo PARK JUNGMINNNNNN Oppa???????”

 

 

THEEND….

Mian ya kalo ceritanya aneh, gak menarik, author sudah berusaha semampu author (ketauan authornya babo) author lagi buntu sumpah -.-v semoga tidak terlalu mengecewakan ya!!^^

RCL jangan lupa, kritikan pedas sangat author harapkan buat motifasi…

yang belum di tag tapi sempet baca juga wajib RCL… Gomawo!!! :3

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

9 thoughts on “My Girl.. Ramyun Girl (Fanfiction Oneshort)

  1. Eonni~ya
    keke,, appaku [bca : Jungmin] jdi org overprotect 😮 ommo >,< bisa2 aku stress pnya appa kyk gtu..
    Appaku dktain ‘manusia wortel’ muehehehe,,, keren lanjutkn (ank kurng ajar) Unn, dpt idenya pas mkn ramyun gmana bisa?? -_-” knp gk pas mkn gado2 aja #plakk
    Aku suka pas adegn Kyu&Youngie,lucu ^^
    demi langit dn bumi (?) aku mau ini dbikin sequel.. akhirny koq gntung ntr appaku mrh2 gk ama MinRa trus Kyu gk bilang suka ama Jihyun?? Minta sequel *puppy eyes*
    Last, Kpn aq dbikinin FF?? #eeaa u,u

    Like

  2. EH ITU FOTONYA GAK RELA YE GUE. APAAN TUH BIAS GUE MAIN CIUM2 AJA. BUT, I totaly love this story. More story!! Tapi, kok kayaknye kaga ada leader yek-_-“

    Like

  3. Woooaahhhh… keren thor astaga jujur aku baru tau jaman bahula ada ff SS501 sekece ini ketika dulu masi kriris ff bgus ini ff terbagus di jamannya/? kkkk
    eh g thor serius meski dibaca jaman skrg masih bgus dan menarik bget kok>___<
    ampun nyesel g tau wp ini dari dulu…..
    aku tau ini ff lama jd aku g perlu komen soal penulisan cz jaman dulu penulisan ff memang byk yg asal tapi ini walau g sebagus penulisan ff jaman sekarang tapi masih menarik buat di baca jaman sekarang… daebaaak sunggu daebak… g sabar baca squelnya,
    ide ceritamu main terus dari awal hingga akhir, sumpah menarik..
    kadang aku kgn dg fanfic penulisan model gini yg semi semi bikin ngakak agak" komedi santai gitu 😛 lanjut thor…. berasa nostalgia, neomu saranghaeeee :*

    Like

    1. Annyeong ShintaTripleS!!! Hahaha iya fanfiction lama sekali ini, kapan ya? Awal awal mnjfanfiction berdiri, waktu itu aku cuma isi wp ini dengan fanfiction mereka (SS501) dan SHINee bersama temanku yang dulu juga author disini, berhubung setelah mereka solo karir wp ini sempat rest lama sampai akhirnya kembali seperti ini dengan beberapa admin baru, dengan kamu komen di ff ini lumayan buat author nostalgia ke fanfiction lama(?) Hahaha syukurlah kalo ceritanya masih menarik buat di baca XD dan waw penulisan model apa ini? Bahkan saat itu aku baru bisa nulis ff dan blm sempat genap 1thn bisa nulis tapi dengan PD nya aku nulis genre drama(?) Serius?? Hahaha idenya datang gitu aja kok, aku cuma ikuti keinginan dan sedikit khayalan buat selesaikan fanfic, ketika itu aku suka sekali bikin ff yg ngajak intetaksi dengan pembaca walau gak full juga sih, nado saranghae.. terimakasih buat reviewnya ya ^^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s