Drama · fluff · Friendship · One Shoot · PG · Romance

YOU AND I (oneshort fanfiction special Kyujong’s Birthday)


You And I (special Kyujong’s Birthday)

Author: SandraDecy ‘Choi Jehyun’

 

@TriplesSandra

 

Title: You And I

Cast: Kim Kyu Jong (SS501)

Choi Jihyun as You (Triples/ThanKYU)

Kim Hyun Joong (SS501)

Kim Hyung Jun (SS501)

Park Jung Min (SS501)

Heo Young Saeng (SS501)

 

Genre: Romance, friendship, Musical, (No NC)^-^*

 

Cameo: Lee Sung Won, Moon Jang Mi, etc

 

Notes author: Annyeong!!!!!! *tebar kolor bias* (?) -.-v

Author cameback again!!! Ini FF special ultah Kyu Jong oppa ya!!! jadi author pake cast dia dan member SS501 lain sementara jadi cameo saja -.-v *diigebug-in gak ding.. SS501 ikut main kok dikit-dikit -.-v

FF ini judulnya terinspirasi dari MV IU.. hehehe MV yg judulnya You and I tapi gak bener-bener mirip kok, jauh banget jalan ceritanya, ini versi author!!

Don’forget RCL… yg gak RCL diputusin bias!!! *Ngancam*

Ok, gak banyak bacot lagi langsung saja!!!^^

 

 

You and I, You and I, You and I, You and I, You and I, You and I, You and I, You and I, You and I,

 

 

~~~~~STORY~~~~~

 

 

*Choi Jihyun POV*

14-February-2012

 

Sepertinya hari ini adalah hari yang menggembirakan untuk beberpa pasangan…

ditaman sekolah tadi banyak yeoja yang memberikan coklat untuk namjachingunya, banyak namja yang memberikan bunga untuk yeojachingunya… uhhh!!!

 

“Aigooo!!!aku tidak boleh iri pada mereka!! Aku bukan Jomblo!!!” pekikku kesal sambil memukul kepalaku sendiri

Aku kembali melanjutkan langkahku,

ne!! aku saat ini baru saja pulang dari sekolah lebih tepatnya, sepanjang aku menyusuri jalan banyak sekali pasangan bergandengan mesra, saling tersenyum, berbagi bunga dan coklat…

aku tidak bisa menyembunyikan perasaanku, Jujur aku iri pada mereka…

“Jihyun-ah!!!” panggil seseorang membuatku menghentikan langkahku dan menoleh kearah sumber suara

“Oppa???”

“ini untukmu!!” ucapnya sambil tersenyum dan memberiku kotak berisi coklat sepertinya dan bunga mawar..

“mwo??” tanyaku sambil menatap tajam

Namja itu tersenyum singkat lalu menarik tanganku untuk duduk pada bangku tak jauh dari tempatku berdiri saat ini

Sekilas dia tersenyum dan meletakkan kotak coklat dan bunga itu dipangkuanku sambil berkata “Happy Valentine’s day!!!”

“Jjun oppa!! Gomawoyo!!” kataku sambil tersenyum, dia Kim Hyung Jun Sunbae di sekolahku dari aku di Junior High School sampai di Senior High School, tapi saat ini dia sudah lulus dan berkuliah di Kyonggi university, dia orang yang sangat baik

“aku tau kau sedih!! Tak usah tersenyum.. kalau kau ingin menangis, menangis saja!! Kau perlu meminjam bahuku untuk menangis seperti biasanya??” kata-katanya membuatku kembali tidak bisa menyembunyikan gurat kesedihan diwajahku

“oppa!!” aku menunduk menyembunyikan airmataku

 

 

//Flashback//

 

“Ya!! Jagi-ya!! palli!!!” Kyujong oppa menarik tanganku saat aku dan dia akan masuk pada sebuah permainan ‘Rumah hantu’ Lotte world di taman bermain indoor (entahlah ada kagak rumah hantu disana, anggap aja ada.. sepertinya ada hehee) hari ini tepat tanggal 24february ulang tahunnya,

dia mengajakku ke lotte world dengan T-shirt couple baru kami..

T-shirt warna soft yellow yang bertuliskan inisial nama kami berdua

aku mengenakan T-shirt bertuliskan KKJ dan Kyu oppa mengenakan tulisan CJH, manis sekali kan???^^

“chamkkan!!” kataku singkat dan menahan kakiku

“mwo?? Tunggu apa lagi?? Tinggal masuk!!” katanya sambil menunjukkan tiket masuk tepat dihadapanku

“Oppa! Jebal, tidak ada permainan lain apa selain tempat ini??? Kau tau aku takut??”

“gwaenchana… kau bisa memeluk oppa kan kalau takut??”

‘bukkk’

Aku memukul bahunya pelan

“itu kan mau-mu oppa!! Aku tidak mau!!!! Aku takut, jebal kita pergi dari tempat ini.. oppa tau?? Bulan february ini adalah bulan untukmu dan aku.. tidak boleh hanya oppa saja yang senang!! 14february tepat saat valentine itu adalah hari jadi kita, 5hari setelahnya adalah ulang tahunku 19 february (ini ultah author sebenernya!! *kagaknanya Kekeke -.-v ) kemarin aku juga tidak merayakan ulang tahunku, aku akan merayakannya 5hari setelah ulang tahunku saat 24 february tepat diulang tahun oppa, tidakkah oppa bisa menghargainya dan berterimakasih??”

 

“Ya!! kita kan sudah 2kali bertukar kado?? Saat valentine tepat di anniversary kita dan saat tadi tepat diulangtahunku?? siapa bilang??? Kau pasti senang!! Ini kado bonus dariku.. Kau belum pernah bertemu kan dengan Sadako, Gwishin, Dokkaebi, dan…”

“Jebal!!!” teriakku keras

“ini bukan hantu sungguhan….!!!”

“tetap saja ku tidak mau!!!” ucapku sambil menjulurkan lidah sekilas lalu berlari pergi

 

“Ya!!! Jagi-ya!!!! kau menyebalkan sekali!!!!” teriaknya sambil mengejar langkahku

Aku menghentikan langkahku pada sebuah taman air slide…

“Ini jauh lebih baik dari pada bertemu Gwishin… hahahaa” aku tersenyum senang

“ya!! kau tau kau sudah menyianyiakan tiket Rumah Hantu???” Kyujong oppa terlihat kesal

 

“siapa suruh oppa membeli tiket itu?? Siapa suruh oppa tidak bertanya padaku aku mau atau tidak masuk kesana??”

“Jinjja??? kajja!!!” Kyuppa menyeretku keluar dari lotte world

“Ya!! kemana oppa???”

 

“duduk disitu~~” Kyuppa menunjuk bangku taman lalu menuntunku kearah tempat duduk itu

“Huhh… lelah sekali hari ini!! Tapi aku senang” senyumku saat bersandar pada bahu Kyujong oppa yang duduk tepat disampinku

“ahh.. kau mau Ice cream??”

“he’hemm..”

“kita ke café itu??” Kyuppa menunjuk sebuah café Ice cream yang tidak jauh dari sini, hanya saja café itu tangganya tinggi sekali, padahal kakiku rasanya sudah mau copot..

 

“ahh, lebih enak jika dimakan disini.. pemadangan luar dibangku taman seperti ini lebih romantis kan?? Ahh Nyonya KIM Tunggulah disini, aku akan membelinya dan membawanya kesini..” Kyujong oppa tersenyum lalu berjalan pergi kearah café itu, dia memang namja pengertian sekali… itulah yang aku suka dari dia..

Sesaat Kyu oppa keluar dari café itu sambil membawa 2buah Ice cream dan tersenyum kearahku lalu menuruni beberapa anak tangga dan…

 

“Oppaaaaaa!!!!!!!!!” teriakku keras saat melihat Kyujong oppa tergelincir dan terjatuh

 

 

//Flashback end//

 

 

“aku berharap Kim Kyu Jong segera sadar… sudah hampir 1thn dia seperti ini, aku tau bulan ini adalah bulan yang harusnya membuat kalian bahagia..” Ucap Hyungjun oppa sambil menerawang memandang langit

“Ne oppa!! Bulan ini harusnya dia cepat bangun dan tersenyum padaku.. aku tidak berharap apapun darinya, hanya dia kembali tersenyum padaku itu akan membuatku bahagia”

“aku masih ingat beberapa tahun lalu, banyak sekali perayaan yang kalian rayakan dibulan ini.. Valentine tepat anniversary kalian, lalu ulang tahunmu dan ulang tahun Kyujong.. bulan ini bulan terpenting kalian”

“he’hemm… ehmm, oppa!! Gomawo coklat dan bunganya… payah aku tidak punya apapun untuk aku berikan padamu!! Mian…”

“Gwaenchana..” Jjun oppa tersenyum dan mengacak poniku mebuatku berdecak kesal dan merapikannya kembali

Kim Kyu Jong… dia adalah Sunbae di Senior High School-ku dulu yang juga teman dari Kim Hyung Jun oppa, Kyu oppa adalah namjachinguku, dia satu universitas dengan Hyungjun oppa saat ini..

aku sudah katakan aku bukan jomblo!!

Tapi saat ini aku tidak bisa merayakan Valentine seperti biasanya dengannya,

sudah hampir 1thn Kyujong oppa terbaring koma dirumah sakit… (yg bagian koma ini dari MV IU, beda ma 49days loh ya!! kekekee ^-^v kagak pake malaikat maut ganteng XD )

 

***

Aku tersenyum membuka pintu ruang rawat Kyu oppa, setiap pulang sekolah aku selalu kesini seperti biasanya, dan namja itu masih tetap dalam tidur pulasnya

aku duduk pada kursi disamping ranjangnya dan tersenyum

Aku mengambil spidol tinta pink, lalu menulis sesatu di tangannya

aku menulis Happy Valentine’s Day~!!! Lalu aku menggambar heart disana dan dibawahnya aku tuliskan sweet february!! Happy anniversary…

Aku teringat kejadian 2thn lalu saat aku masih grade 1 di senior high school dan Kyu oppa masih grade 3

 

 

//Flashback//

 

14-february-2010

 

Sepulang sekolah Kyu sunbae menyeretku pergi tanpa berkata apapun

“ya!! Kim Kyu Jong Sunbae-nim..wae??” tanyaku seraya menghentikan langkahnya

“aku sudah kelas 3 Jihyun-ah.. tidak ada waktu untuk bermain-main lagi!!” ucapnya singkat

“mwo?”

Pertanyaankupun tidak dijawab olehnya,

aku baru saja masuk sekolah ini, sudah jalan 1 semester.. aku hanya mengenal Kyujong sunbae sebagai sunbae-ku.. tapi beberapa bulan ini kami cukup akrab walau kadang ada sedikit rasa canggung saat tanpa sengaja kami bertatap mata..

Bagiku Kyu sunbaae adalah namja idealku, baik, lembut, manis, ramah sekali dan satu lagi.. aku rasa dia belum memiliki yeojachingu..

aku sering mencuri pandang saat dia sedang bersama ke 4 temannya, mereka cukup populer di sekolah, banyak yang menyebut mereka dengan sebutan SS501, karna aku ingin melihatnya.. entahlah perasaan apa itu??

Berulang kali aku melihat Kyu sunbae bersikap sedikit aneh..

tapi kali ini dia lebih aneh dari hari sebelumnya..

 

Kyu sunbae menghentikan langkahnya disebuah café didekat sekolah dan menuntunku masuk kedalamnya sambil tersenyum

‘Happy valentine’s day!!’ ucapnya singkat lalu memberiku se-buket bunga mawar dan coklat, dia memintaku duduk pada meja penonton yang kebetulan pengunjungnya hanya kami berdua (ini inspirasi dari MV confession Kyu oppa ^^ )

Kyu sunbae berjalan keatas panggung seni didepan meja pengunjung lalu terdengar suara musik

 

‘Dugeun georyeoyo jakku dugeun georyeoyo, uyeonhi geudaereul cheoum bongeu sunganbutheo,

banhaennabwayo, jeongmal banhaennabwayo, geudae-ui geu du nenul ttokpparo barabol su eomneyo,
Go-un du soneul hayan eolgeureul hanbeon manjyeobol sun eomnayo, tumyeonghan geu ipssure immatjjugo shipeoyo..’

‘Berdetak.. jantungku terus berdenyut, bahkan sejak aku bertemu untuk pertama kalinya secara kebetulan, aku terjatuh, aku benar-benar jatuh padamu, aku bahkan tidak bisa menyentuhnya, aku ingin mencium bibir transparanmu’

‘Saranghandan mal neoreul saranghandaneun geu mal, ni apeseomyeon jakku maemdolda sarajineun mal, su manheun jeo byeoldeulcheoreom, sesange heunhan geumal, ajiktto naman geonneji mothan geumal’

‘mengatakan aku mencintaimu, berkata aku cinta padamu.. ketika aku berada ditengah-tengah bintang banyak kata yang ingin aku ucapkan, hanya saja aku masih sangat sulit untuk mengatakannya’

‘Babocheoreom nan jeongmal babocheoreom nan,amuri yeonseuphaedo eongttungreul hanbeon manjyeobol sun eomnayo, Go-un su soneul hayan eolgeureul, hanbeon manjyeobol suneomnayo
tumyeonghan geu ipssure, immatjjugo shipeoyo. Saranghandan mal neoreul saranghandaneun geu mal, ni apeseomyeon jakku maemdolda sarajineun mal, su manheun jeo byeoldeulcheoreom, sesange heunhan geumal, ajiktto naman geonneji mothan geumal.’

‘Seperti orang bodoh benar-benar seperti orang bodoh, seringkali aku mencoba mengungkapkannya hanya saja kata-kata salah yang keluar, wajah putihmu, bahkan aku tidak dapat menyentuhnya sama sekali, aku ingin mencium bibir transparanmu dan berkata aku mencintaimu.. berkata aku cinta padamu.. ketika aku berada ditengah-tengah bintang banyak kata yang ingin aku ucapkan, hanya saja aku masih sangat sulit untuk mengatakannya’

 

Beberapa saat Kyu sunbae turun dari panggung seni itu sambil tetap bernyanyi dan berjalan pelan kearahku..

 

‘Geudaereul majuchige dwelkkabwa, jaju ganeun gil neurige geotjyo.. saranghaeyo sucheonbeon hoja dwenwe-ideon geumal, seotuljiman oneureun malhalgeyo…

saranghandago naman saranghandago geudae, mareul hae jweyo naege hanbeonman sokssagyeojweoyo…
amudo moreuge uri deul maneul bimilcheoreom.. SARANGEULHAEYO MOLLAE SARANGGEULHAEYO… SARANGEULHAEYO.. URI SARANGEUL HAEYO…’

‘Jika aku bisa bertemu denganmu, aku akan berjalan perlahan ketempatmu.. terus menerus berjalan mengucapkan kata “aku mencintaimu” ribuan waktu untukku berpikir tapi aku masih saja gugup, aku akan mengatakan itu hari ini..

aku mencintaimu.. aku sungguh mencintaimu.. katakanlah sesuatu, hanya rahasia untuk kita berdua MUNGKIN INI CINTA, MUNGKIN INI CINTA YANG TIDAK PERNAH KITA SADARI
AKU MENCINTAIMU.. BIARLAH KITA SALING MENCINTAI…’

 

 

Kyu sunbae berdiri dihadapanku sambil tersenyum, menggenggam tanganku erat, genggaman tangannya aku rasa sangat hangat..

aku tersenyum sekilas, apakah aku bermimpi??

itu artinya cintaku tidak bertepuk sebelah tangan kan??

“Jihyun-ah eotteohge?”

“mwoya??”

“aisss… aku mengungkapkan cinta pada anak kecil, pantas saja dia tidak mengerti..” kesalnya

“ya!!! URI SARANGEULHAEYO…!!” aku tersenyum singkat sambil menyanyikan lirik terakhir lagunya dengan mata berbinar haru

“Jinjjayo??” tanyanya aku hanya tersenyum, Kyu sunbae menatapku dalam dan tersenyum lalu menciumku lembut sekali..

 

 

//Flashback//

 

 

Aku kembali tersenyum lalu mencium keningnya

 

“Oppa!! Kau sudah tidur hampir 1thn, belum juga kau membuka matamu?? Kau tidak lelah berbaring seperi ini??? Kau tidak rindu padaku?? Ahh kau tau??? 2hal yang membuatku bertahan untuk mencintaimu, yang pertama karna aku orang yang sangat setia mencintaimu, yang ke 2 adalah….. ahh aniya.. oppa tidak usah mendengar alasan kedua, huhhh… tapi kau kan sedang tidak sadar jadi kau tidak mungkin menertawaan alasan kedua ku kan?? Baiklah akan aku beritau padamu… alasan kedua adalah karna… dalam keadaan koma seperti ini wajahmu masih terlihat tampan oppa!! Hehehee lucu sekali, tapi jika bertahun-tahun oppa belum sadar juga aku akan menikah dengan Jungmin oppa dia sangat manis sekarang, kalau tidak Youngsaeng.. ya youngsaeng oppa neomu kyeopta..!! atau Hyunjoong oppa.. dia punya ABS yang sangat sexy, tapi tingkah 4D-nya ahh lebih baik Hyungjun oppa.. kau tau?? Dia saat ini sudah punya ABS tak kalah sexy dari Hyunjoong oppa.. aku pernah melihatnya saat mereka berenang diliburan musim panas beberapa bulan lalu.. kalau oppa tidak bangun juga aku akan menikahi mereka ber-4 sekaligus!!!” teriakku kesal diakhir kalimat

 

“ckckckckcc…. Choi Jihyun!! Memang siapa yang mau menikah denganmu???” sahut Hyunjoong oppa saat membuka pintu

Omo… teman-teman Kyujong oppa datang semua?? Hyunjoong, youngsaeng, jungmin, hyungjun oppa??? Aigooooo, aku harap mereka tidak mendengar ucapanku tadi!!

 

“Oppa??? Hehehee.. aku hanya…”

“Jinjjayo?? Kau sudah pernah melihat ABS-ku???” Bisik Hyunjoong oppa sambil tersenyum mesum

“Mwo??? Itu… aku tadi hanya…”

“Bahkan kau juga tau saat ini aku sudah punya ABS???? Jihyun-ah.. aku pikir kau masih kecil ternyata otakmu cukup dewasa..” Goda Hyungjun oppa sambil mengerlingkan sebelah mata

“aigoo.. kenapa jadi seperti ini??? Hehehee, oppa kalian salah sangka.. bukan seperti itu maksudnya..”

“ahhh sudahlah, jangan mengganggunya!! Aku tau maksud Jihyun tadi apa..” Senyum Youngsaeng oppa

 

Ahh syukurlah, masih ada otak normal disini!!!

 

“tapi kau serius aku kyeopta??” pertanyaan terakhir youngsaeng oppa membuat senyumku luntur seketika

“Ya!! Jungmin oppa.. semua sedang ribut melempar introgasi padaku kenapa kau hanya diam?? Tidak mau ikut mengintrogasiku juga??” tanyaku kesal saat Jungmin oppa terlihat asik memandangi ponselnya

“anni.. aku hanya ingin memastikan ucapanmu tadi, aku sedang berkaca.. memang benar saat ini aku jauh lebih manis.. hehehe”

“ahh sudahlah simpan ponselmu itu baik-baik kalau kau terus bercermin disana pasti akan pecah!!”

 

 

*Author POV*

 

 

Hyungjun tersenyum memandangi gambar yeoja dalam ponselnya,

yeoja yang menjadi khayalannya selama ini,

tak ada keberanian ataupun tekat untuk mengungkapkan kekagumannya pada yeoja itu karna Hyungjun suka memendam perasaan dan pemalu walau diantara ke4 temannya dia yang berbakat untuk tebar pesona~

 

“Oppa!! Mwo?? Foto siapa itu dalam ponselmu???” Sapa Jihyun tiba-tiba saat yeoja itu menemui Hyungjun di bangku taman belakang rumah sakit tempat Kyujong dirawat

“Mwo?? Kau melihatnya?? Ehmm itu foto..”

“ahh pacarmu yang mana lagi?? Kemarin Hana, 2 minggu lalu Nari, 1minggu lalu Min jung, 3 hari lalu Nammi.. ” Goda yeoja itu sambil menggelitiki Hyungjun

“Ya!!! tau apa kau?? Anak kecil!!” Hyungjun memalingkan muka dan menyimpan kembali posel dalam saku jas hangatnya

 

“siapa anak kecil?? Aku sudah dewasa!! Buktinya aku sudah bisa mengagumi ABSmu.. upss” seketika Jihyun menutup mulutnya dengan memasang wajah aneh

“Mwo????” namja itu hanya melotot mendengar kalimat terakhirnya

 

Jihyun hanya tersenyum dan diam…

dalam hatinya dia sempat mengutuki dirinya sendiri ‘aigoooo apa yang kau ucapkan?? Baboya!!’

 

“ya!! waeyo kau pasang muka seperti itu?? Aku benci melihatnya!!” keluh Hyungjun saat suasana sedikit canggung lalu menjitak kepala Jihyun

“appo!!! Namja kasar!!” keluhnya sambil mengelus kepalanya yang dijitak Hyungjun

“mianhae..”

“Aku ingin mempercepat waktu, dimana dimasa depan aku bisa kembali bersama Kyu oppa..”

“kau sangat mencintainya?”

“ya!! kau bertanya apa oppa? Tentu saja!!”

“ ah! Kau benar ingin tau yeoja yang ada dalam ponselku tadi??”

“ne~ mana?? Aku mau melihatnya oppa!!” Jihyun mengulurkan tangannya berharap Hyungjun memberikan ponselnya

 

“tak usah!!!” seketika Hyungjun menyingkirkan tangan Jihyun

“wae kau pelit sekali?? Pantas kau singkat saja putus dari pacar-pacarmu itu!!”

“Mwo?? Tau apa?? Aku yang meninggalkan mereka, bukan mereka yang meninggalkanku!!”

“ahh sombong!! Kau tau?? Orang pelit sepertimu, setampan apapun… se-sexy apapun ABSmu itu, mana ada yeoja yang mau jadi istrimu?? 100 yeoja ditanya juga tidak ada satupun yang bersedia menjadi istri namja pelit!”

“Jinjja?? Memang seperti itu?? Termasuk yeoja yang aku sukai juga seperti itu??”

“tentu saja!!”

“tapi masih banyak yeoja yang mengejarku… kau tidak tau kan??”

“diantara yeoja yang mengejarmu ada salah satu diantara mereka yeoja yang kau kagumi itu?”

“anni..”

 

“itu masih bisa kau banggakan oppa?? Menyedihkan!! Dicintai itu tidak sulit oppa, tapi dicintai oleh orang yang kau cintai itulah hal yang sangat sulit.. ckckckckk berusahalah nak!!! Hahahha” Goda Jihyun sambil mengacak rambut Hyungjun dan berjalan pergi

 

 

19-february-2012

 

 

‘Saengil chukkahamnida…. Saengil chukkahamnida…. Uri saranghaneun Jihyunie… saengil chukkahamnida!!!!!!’

 

Suara nyanyian itu membuat Jihyun menetaskan air mata haru..

bagaimana tidak? Ke 4 sunbae di sekolahnya dulu sekaligus teman baik Kyujong itu sangat baik, mereka membawa kue ulangtahun ke ruang rawat Kyujong saat Jihyun berada disana..

Ruang ini seperti rumah ke 2 untuk Jihyun..

“oppadeul!!!” Jihyun tersenyum haru lalu berlari memeluk mereka satu persatu “Gomawo!!” lanjutnya

“ya!! make a wish… dan tiup lilinnya!!” perintah Youngsaeng

Jihyun memejamkan mata sejenak dan membuat harapan dalam doa’nya

‘aku hanya ingin melihat senyumnya lagi, menjahiliku seperti biasa, memaksaku masuk dalam permainan rumah hantu walau aku sempat kabur, my calm boy~ Palli ireona!!! kembali merayakan banyak perayaan dibulan february seperti tahun sebelumnya…’

 

Setelahnya Jihyun meniup lilinnya

Seketika Jihyun menatap layar ponselnya

“ya!! ada apa??” Tanya Hyungjun padanya

“ahh, ramai sekali??” cletuk Jihyun sambil mengotak atik ponselnya singkat

“ramai? Dimana??” Youngsaeng menatap sekelilingnya yang sepertinya tidak ada keramaian apapun selain tingkah mereka

“ya!! teman-teman online-ku oppa!! Mereka semua baik sekali mengucapkan saengilchukkae padaku..”

“Mwo??” Hyunjoong menatap heran

“ne… kau tidak pernah online seperti ini kan oppa?? Ahh lagipula kau sedingin itu mana ada orang yang mau menyapamu??” sahut Jihyun sambil terus mengotak atik ponselnya

“lalu kau sudah membacanya, sekarang kau mau apa lagi?? Tanya Hyungjun kesal

“aku harus berterimakasih..”

“membalas semua teman online-mu satu per satu??”

“geurae!!”

“huhh… kurang kerjaan!!” tatap Hyunjoong sekilas

“manusia batu sepertimu mana tau ucapan terimakasih oppa??” jawaban Jihyun spontan tanpa memperhatikan situasi disekelilingnya

“ahhh… sudah-sudah, bagaimana perayaan selanjutnya kalau kau masih sibuk dengan teman online-mu itu??” seketika Hyunjoong merebut ponsel Jihyun dan menyimpan dalam sakunya

“ya!!! oppa aku belum selesai!!”

“Bisa dilanjutkan besok!! Cepat potongkan kue untukku!!”

“Aigooo!! Dasar alien!!” keluh Jihyun pelan lalu memotong beberapa kue

“Oppa!! Kau sedang apa??” Tatap Jihyun terheran melihat tingkah aneh Jungmin.. saat semua tersenyum dan bertepuk tangan ketika Jihyun meniup lilin ulangtahunnya dia berdiri di samping ranjang Kyujong yang masih dalam kondisi yang sama…

 

 

Saat ini Jungmin terlihat meneteskan airmatanya, karna selama ini dibalik kejailan Jungmin dan sifat keras kepalanya, Kyujong-lah satu-satunya teman yang tidak pernah mengeluh dengan kelakuannya itu, dia juga sering membantu Kyujong dalam banyak hal..

Baginya, Kyujong itu adalah namja Polos yang selalu tersenyum ramah, belum pernah seorangpun dari ke4 temannya bisa membicarakan sifat atau kelakuan buruk yang dimiliki Kyujong, bahkan ketika mereka berusaha sekeras apapun itu mencari keburukan Kyujong tidak ada yang bisa menjawabnya..

 

“Ya!! kau melihat apa?? Kyujong masih bersama dengan kita semua!! Jangan bersikap seolah-olah dia akan pergi!!” bentak Hyunjoong memecah keheningan suasana

 

“Ya!! Kim Kyu Jong-ssi, kau bisa melihat bagaimana beruntungnya dirimu?? Yeojachingumu sangat menyanyagimu juga semua teman-temanmu, tidakkah kau kasihan melihat yeojachingumu itu? Dia harus tinggal menemaimu disini sudah hampir 1thn, kenapa kau belum juga membuka matamu?? Kau tidak merindukanny? Hari ini adalah hari ulangtahunnya, kau tidak ingin bangun dan bernyanyi saengil chukkahamnida untuknya?? Memberinya kado?? Atau kau tidak merindukan teman-temanmu?? Aku tidak tau Jihyun itu terlalu baik, terlalu setia atau terlalu Babo.. dia bisa menunggumu sampai hampir 1thn.. itu bukan sebuah penantian singkat!!” Jungmin berbicara dengan suara pelan tapi terdengar jelas

“aku tau kau menyayangi yeoja ini.. tapi apa kau masih terus tega melihatnya menunggumu seperti ini?? Berusahalah Kyujong, bertahanlah untuk sembuh, semua orang merindukanmu..” Bisik Hyungjun dengan suara pelan

“My Calm Boy~~!! Jebal Palli ireona!!” Jihyun terlihat menahan airmatanya

 

‘titt..titt..tit…’

Tiba-tiba detak jantung Kyujong melemah,

semakin lama semakin pelan, terlihat jelas dia berusaha mengambil oksigen sebanyak-banyaknya membuat beberapa teman panik

“Oppa!!!!” teriakan Jihyun menggema disekeliling ruangan

Jungmin segera berlari memanggil dokter, singkat waktu tim medis memeriksa keadaan Kyujong, Jihyun terihat panik melihat kondisi namja yang dicintainya itu,

dari samping terlihat Hyungjun melingkarkan tangannya pada pundak yeoja itu, berusaha menenangkannya

“oppa..!!!” ucapnya pelan sambil menggenggam kalung berbandul huruf KKJ yang melingkar indah dilehernya

Hyungjun memeluknya singkat

 

Detik itu juga dia melihat tim medis melepas semua peralatan yang melekat pada Kyujong, termasuk alat bantu nafasnya membuat semua menatap shock

“ya!! kenapa dilepaskan?? Dokter.. suster.. jebal pasangkan lagi alat itu, Kyujong oppa akan susah bernafas tanpa itu semua!!” Jihyun berusaha merebut alat itu dan mencoba memasangkannya kembali tapi tangannya dihalangi oleh Youngsaeng yang tiba-tiba memeluknya

“Jihyun-ah! Jgn seperti ini… kau akan membuat Kyujong sedih!!” Youngsaeng berusaha menenangkan yeoja itu

Hyunjoong menatap datar

“dokter.. ada apa sebenarnya??”

“dia sudah pergi… biarkan dia tenang!!” jawab dokter itu singkat

 

Mendengar kalimat itu, Jihyun melepaskan diri dari youngsaeng dan mendekati Kyujong

“oppa!! Aku tau kau tidak akan meninggalkanku.. bagaimana mungkin oppa??jebal Palli ireona!!!!!!” teriakan yeoja itu keras dan tangisnya memenuhi ruangan

Jungmin menatap berusaha menahan tangisnya, Hyunjoong berusaha memasang wajah tegar padahal jauh dalam hatinya dia ingin menjerit saat ini,

Youngsaeng sudah menangis memeluk Kyujong, dan Hyungjun berjalan mendekat, tangannya mencoba menyentuh bahu yeoja itu untuk menenangkan tapi dia urungkan niatnya.. airmata Hyungjun sudah paling banyak keluar

 

“Oppa.. inikah kado ulang tahunku darimu?? Sebuah penantianku untuk melihatmu bangun kembali tapi berakhir seperti ini?? Kau meninggalkanku? Kau membenciku??” Airmata Jihyun menetes tepat dimata Kyujong, sebuah titik kristal terlihat keluar dari mata Kyujong yang tertutup bercampur dengan airmata Jihyun

Sekilas Kyujong terlihat seperti orang sesak nafas, badannya kejang seperti butuh oksigen membuat semua menatapnya shock

 

“Oppa??? Ya!! dokter.. suster.. Kyu oppa masih hidup!!” teriakan Jihyun membuat Tim medis yang sudah diambang pintu akan pergi kembali lagi dengan terheran dan memasang semua peralatan yang sebelumnya telah dilepaskan

“Sungguh keajaiban tuhan… kami jarang menemui khasus semacam ini, padahal kami sudah yakin tadi jantungnya sama sekali tidak berdenyut… sungguh keinginannya untuk sembuh sangat kuat,” Dokter menatap Kyujong kagum

“hahahhaa… oppa kau akan bangun?? Kau akan kembali tersenyum padaku?? Aku tidak perduli lagi harus berapa lama lagi aku menunggu asal kau berjanji padaku akan kembali oppa!!” Jihyun memeluk Kyujong saat ini, mencoba tertawa untuk melupakan kejadian tadi, kejadian yang hampir saja dia kehilangan Kyujong

 

“dalam keadaan seperti ini kau sempat bercanda pada kami Kyu?? Aku sekarang sudah menemukan sikap burukmu!! Kau menyebalkan!! Hahahhaa” Hyunjoong tertawa garing karna sempat shock tadi

“Hyung!! Tadi itu Kyu tidak bercanda!! Dia kembali untuk kita..” Sangkal Jungmin masih dengan wajah sedih dan terharu

“ya!! Mal oppa, kenapa kau seperti anak kecil?? Kau masih mau menangis?? Kau tidak malu dengan sifak kejammu itu mau menangis?? Hahahhaa” Jihyun menepuk bahu Jungmin membuatnya tersenyum tiba-tiba

“ya!! Youngsaeng oppa!! Uljima…!!” Jihyun mengambil Tissue disakunya dan menghapus air mata Youngsaeng

 

Sesaat seluruh pandangan tertuju pada Hyungjun yang masih menangis di pojok ruangan, Jihyun tersenyum untuk segera menghampirinya, tapi tiba-tiba Hyunjoong menahan tangannya dan berkata

“Jihyun-ah.. biarkan saja dia, dia suka Pizza.. kalau ada pizza pasti tidak sedih lagi, toh Kyujong sudah baik-baik saja..” Hyunjoong tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya

“ahh.. arraseo!! Ya.. oppadeul, hari ini adalah hari ulang tahunku dan aku akan menelpon Pizza!! Kalian mau aku traktir pizza???” senyum Jihyun mengembang sambil sesekali mencuri pandang untuk melihat reaksi Hyungjun

Sama sekali tidak ada reaksi apapun dari Hyungjun

“Jihyun-ah, biar aku yang menelponnya… pesan berapa buah?? 4, atau 5??” tanya Youngsaeng

“terserah kau saja oppa.. aku yakin namja dipojok saja akan menghabiskan banyak Pizza, kau bisa memesan sebanyak-banyaknya..” kalimat Jihyun membuat Hyungjun menoleh seketika dengan tatapan datar

“ya!! Jjun~!!! Kau mau tidak?? Kyujong sudah baik-baik saja..kita rayakan ulang tahun Jihyun sekarang, Kyujong juga pasti masih ingin merayakan ulang tahun yeoja ini!! Jebal, kemarilah.. biasanya kau paling semangat saat akan memesan Pizza, kau pasti berkata ‘Biar aku yang menelpon untuk memesan!!!’ sekarang menoleh saja tidak mau!!” keluh Jungmin

“rayakan saja, aku mau pulang!!” jawabnya singkat lalu berjalan pergi

“oppa!! Wae….??” Blm selesai pertanyaan Jihyun, Jjun sudah pergi jauh

“Biarkan saja.. aku tau dia sempat shock saat melihat keadaan Kyujong tadi, dia sangat dekat dengan Kyujong, pasti masih sedikit sedih..” Hyunjoong tersenyum teduh

 

 

***

 

“Waeyo??” tanya Hyunjoong pada Hyungjun yang sedari tadi melamun di kelasnya

“mwoya???” Hyungjun bertanya balik

“kemarin?? Kelakuanmu itu sangat aneh, kenapa kau menolak Pizza??”

“aku sedang tidak ingin makan!!”

“bagaimanapun kau harus menghargai niat baik Jihyun..” sanggah Youngsaeng

“Jihyun??”

 

“ya!! kau itu harusnya menghiburnya, bukan acuh seperti itu.. dia hampir saja kehilangan Kyujong kemarin, saat mood-nya kembali baik saat mengetahui Kyu baik-baik saja.. dia bahagia sekali dan kembali ingin merayakan ulang tahunnya, tapi apa? Kau mengacaukan mood-nya kembali!” Sahut Jungmin seraya melayangkan jitakan tajam dikepala Hyungjun

“ahh… kalian tau?? Jihyun itu…” pekik Hyungjun sesaat lalu menghentikan ucapannya

“wae?? Kenapa dia?” Hyunjoong menatap Hyungjun tajam seperti ingin menghajarnya

“Dia itu membuat kita salah paham.. maksudnya apa dia bersikap seperti itu?? Memang pacar dia itu siapa?? Dia adalah yeojachingu Kyujong, tapi perlakuannya pada kita dan Kyujong tidak ada bedanya.. tidakkah itu aneh?? Itu kan membuat kita salah paham pada perasaanya!!”

 

“kita??” tanya Hyunjoong, Jungmin, dan Youngsaeng bersamaan dengan wajah aneh

“hahh, sepertinya kau saja yang merasa seperti itu, aku sama sekali tidak punya pikiran seperti itu..” Sangkal Jungmin

“aku juga, sepertinya itu adalah sikap Jihyun.. dia selalu bersikap seperti itu pada kita dan menurutku itu hal wajar, dia menyayangi kita semua karna kita adalah teman dari Kyujong..” jelas Hyunjoong

“lagipula dia juga pernah berkata bahwa teman dari Kyujong adalah temannya juga, seseorang yang Kyujong sayangi maka Jihyun juga akan menyayanginya, jadi apa salahnya Jihyun menyayangi kita semua?? Hanya kau yang merasa janggal??” Jelas Youngsaeng sambil tersenyum

“aku merasa tidak nyaman diperlakukan seperti itu!!” jawab Hyungjun sekilas

“jangan-jangan kau…” belum selesai kalimat Jungmin, Hyungjun menatap kesal

“diamlah… tidak usah menebak-nebak perasaan orang lain!!”

 

 

***

 

 

Pulang kuliah Hyungjun segera mengendari mobilnya untuk pergi kesuatu tempat..

dia menemui seorang aboji aneh,

Diperjalanan kalimat Jihyun beberapa minggu lalu masih terdengar jelas ditelinganya

“Aku ingin mempercepat waktu, dimana dimasa depan aku bisa kembali bersama Kyu oppa..”

Hyungjun tersenyum singkat lalu turun dari mobilnya menemui aboji aneh itu

Dandannya terlihat seperti orang misterius, baju serba hitam, dan ikatan kepalanya itu seperti pendekar dengan sebuah tongkatnya yang ujung berbentuk naga.. (wiro sableng -.-v )

“ya!! Kim Hyung Jun.. untuk apa menemuiku??” tanya aboji itu dengan nada misteriusnya

“aboji.. aku…” jawab Hyungjun terpatah-patah, sekilas Hyungjun mengambil nafas dalam lalu menceritakan semua kejadian tentang Kyujong pada aboji itu,

aboji itu ditemui Hyungjun saat dia berusia 8thn disebuah rumah tua saat dia kabur dari sekolah untuk membolos, dan aboji itulah yang selalu menasehatinya, ne.. saat Hyungjun kecil dia terkenal dengan kebandelannya.. tapi di junior high school sampai universitas dia selalu berprestasi.. XD

 

Sedikit penjelasan,

aboji itu bernama Lee Sung Won, Hyungjun selalu menyebutnya Lee aboji..

dia bukan dukun atau tukang santet(-.-‘), dia hanya aboji yang memiliki indera ke6..

Hyungjun mendengar Lee Aboji memiliki benda yang bisa memutar waktu kedepan??

“Lee Aboji, benarkah kau memiliki benda itu? Aku tidak tega melihat kekasih Kyujong menunggunya terus, aku ingin memutar waktu lebih cepat.. agar kyujong cepat tersadar dari koma’nya!!”

“kau sudah tau ini hal rahasia?? Hanya aku dan kau yang mengetahui tentang benda itu, jangan sampai orang lain mengetahuinya, kalau tidak mereka akan menyalahgunakan benda itu!!”

“aku akan bicara pada Jihyun mengenai benda itu, aku yakin dia tidak akan menceritakan pada siapapun..”

Aboji itu menatap Hyungjun dengan tatapan dalam,

setelahnya dia menjelaskan semua cara kerja benda itu, dan juga apapun tentang hal yang tidak boleh dilakukan..

“arraseo??” tanyanya saat setelah memberi penjelasan pada Hyungjun

“Geurae!!”

“saat kau sudah sampai pada masa depan, benda itu akan menghilang dari tanganmu dan itu artinya aku sudah mengambilnya darimu!!”

“ne,,”

“arraseo.. kalau saja bukan kau yang meminta, aku tidak akan berikan.. karna kau, ini..” kata aboji itu lalu memberikan benda itu pada Hyungjun

“Kamshahamanida aboji!!” Hyungjun tersenyum singkat menatap benda itu,

Benda itu berbentuk lingkaran yang mirip seperti jam dinding, tapi benda itu berbeda dari jam dinding.. jika jarum itu diputar menggunakan jari-jari maka waktu akan berputar sesuai dengan perputaran angka yang ditentukan

 

 

*Choi Jihyun POV*

 

 

Hari ini aku pulang sekolah bersama Moon Jangmi

dia teman sekelasku, tapi aku melihat ada mobil putih menjemputku

seperti mobil… Jjun oppa??

Aku mencoba mempertajam pandanganku terlihat dia melambai-lambai dari dalam mobinya yang kacanya sengaja dibuka

“Jihyun-ah, sepertinya itu Hyungjun sunbae lulusan sekolah ini 2thn lalu kan??” tanya Jangmi padaku

“ne.. untuk apa dia kesini??”

“sepertinya dia menjemputmu, dia kan teman Kyu sunbae namjachingumu.. sudahlah Jihyun cepat kau temui dia biar aku pulang bersama Eunji saja, sebentar lagi pasti dia keluar dari kelasnya..” Jangmi tersenyum padaku

“ahh baiklah.. mianhae”

“gwaenchana..palli, sepertinya ada hal penting”

“ne.. aku duluan ya Jangmi!! Annyeong!!”

Aku segera berlari mendekat pada mobil Hyungjun oppa

“oppa?? Wae??”

“masuklah, kita bicara dijalan.. kau akan pulang ke rumah sakit kan??” tanyanya dan aku hanya mengangguk lalu masuk dalam mobilnya

Hyungjun oppa mengendari mobilnya, ditengah jalan dia menatapku sekilas lalu berkata

“kau masih ingin mempercepat waktu?? Kau pernah bilang kan padaku kalau kau ingin mempercepat waktu agar Kyu segera sadar?? Agar kau bisa kembali bersama dengannya??”

“maksud oppa??” tanyaku bingung, bagaimana bisa semua itu terjadi?

“ini..” seketika Jjun oppa menyerahkan sebuh benda aneh padaku, mirip jam dinding tapi ini berbeda.. kenapa jam dinding touchscreen??-.-

“ini apa oppa??”

“itu pemutar waktu..”

“mwo?”

“kita bisa memutar waktu dengan alat itu, hanya kau dan aku yang mengetahui akan benda ini.. kau bisa merahasiakannya kan??”

Mendengar kata itu aku hanya mengangguk saja karna sedikit bingung dan shock

“apa kau gumiho??” tanyaku seketika sambil membelalakkan mata

“jaga ucapanmu itu!!” kesalnya

“cepat temui Kyujong, kita akan mempercepat waktu dan saat kau berada dimasa depan kau akan kembali dengannya..” Hyungjun oppa menarik tanganku untuk turun dari mobil saat sudah sampai didepan rumah sakit untuk segera ke ruang rawat Kyu oppa

“beraapa lama kita mempercepat waktu oppa?”

“terserah..”

 

“2bulan?? Aku tidak ingin lama-lama meninggalkan Kyu oppa sendirian..”

“ya!! Jihyun-ah, 1thn itulah yang paling singkat.. kau tenang saja saat kau sudah memutar waktu tidak akan terasa kau akan memasuki masa depan..” Hyungjun oppa tersenyum singkat

“lalu sekolahku? Thn ini aku akan masuk universitas oppa..”

“kau tenang saja, tidak akan terjadi apapun saat kau kembali.. kau bisa melanjutkan semuanya Jihyun..”

“lalu jika dimasa depan Kyu oppa…”

“terjadi sesuatu yang tidak di-inginkan?? Apa kau yakin dia akan sadar??”

“ne, aku yakin!!”

“nah, lalu apa lagi yang kau ragukan?? Kau yakin dia akan sadar artinya tak lama lagi setelah kau memutar waktu kau akan melihat dia sadar kembali..”

 

“apa jika sudah ada dimasa depan kita tidak bisa kembali kemasa lalu?? Aku ingin pergi kemasa lalu untuk menghalangi Kyujong oppa dari insiden itu, aku akan menjauhkan Kyu oppa dari café itu, aku tidak akan biarkan Kyu oppa membeli Ice cream untukku dan terjatuh dari tangga café itu oppa!!” aku memasang wajah penuh penyesalan

“Jihyun-ah, yang sudah berlalu tidak akan bisa diulang, kecelakaan yang terjadin pada Kyu itu adalah takdir dari tuhan, dan kau tidak bisa menentang takdir Tuhan Jihyun!! Jika masa lalu dapat diulang, banyak hal yang aku ingin lakukan, tapi itu tidak bisa Jihyun.. jika waktu bisa diulang maka manusia akan menjadi ceroboh karna merasa semua bisa diperbaiki.. arraseo??”

“kau benar oppa!!” ucapku sikilas lalu berjalan kearah Kyujong oppa, aku duduk disamping ranjangnya lalu tersenyum

“oppa, Saengil chukkahamnida!! 24february tepat diulang tahunmu oppa..” kataku singkat lalu meletakkan sebuah syal berwarna Brown yang aku rajut sendiri beberapa minggu lalu khusus untuk aku berikan pada Kyu oppa diulang tahunnya, syal itu juga aku rajut inisial namaku dan Kyu oppa ‘KKJ-CJH’

 

 

Sekilas aku bernyanyi pelan

‘Sigyel bomyeo soksagineun bimildeul, ganjeolhan nae mamsok iyagi..

jigeum nae moseubeul haechyeodo joha, nareul jae chokhamyeon halsurok joha..
nae ireum bulleojwo..!!’

‘Rahasia-rahasia dibisikkan saat aku melihat waktu, cerita dalam hatiku yang sesungguhnya

saat ini aku tidak apa-apa meskipun terluka, semakin menekan diriku semakin merasa tidak apa-apa
panggilah namaku..’

 

‘Son teumsaero bichineun nae mam deulkilkka duryeowo, gaseumi mak beokcha seoreowo jageumman kkok chamgo nal gidaryeojwo, neorang narageun jigeun andwaeji, sigyereul deo bochaego shipjiman… naega itdeon mirae-e seo, nae ireumeul bolleojwo..’

‘aku takut hatiku yang bersinar terungkap dengan ujung jari tanganku, kesedihan hatiku tak tertahankan hanya sesaat, kau menungguku sebentar saja, kau dan aku tidak boleh bersama saat ini, aku ingin memajukan waktu dimasa depan ada dirimu, panggillah namaku..’

 

‘naega meonjeo yeotbogo on sigandeul, neowa naega hamkkeyeosseotji..

narang norajuneun geugaega joha, naega mureobomyeon geudaedo joha,,
nae ireumi mwoya…’

‘Aku beberapa kali mencuri pandang padamu saat pertama bertemu, aku bersama denganmu aku menyukaimu, jika aku bertanya kau menyukainya.. apakah itu namaku??’

 

‘nun kkambakhamyeon eoreuni deul geoeyo.. nal ara bogetjo geudaen gieokhangetjo..
Geurae, gimyeohaetdeon ai..’

‘jika aku mengerjapkan mata aku akan menjadi orang dewasa, aku harap kau akan melihat dan mengingatku.. benar, aku adalah anak yang aneh’

 

‘son teumsaero bichineun ne maseub cham jhoda, sonkkeuteuro dollimyeo sigyetbaneura dallyeobwa

jogeumman deo palli narabwa, du neneul kkogamgo mabeobeul geonda,

neorang narangeun jageum namatji, myeok nal myeoksiljin moreugetjiman..

naega isseul mirae-e seo, hoksi naega hemandameyeon, neoreul arabol suitge..
nae ireumeul bulleojwo….’

‘aku suka dengan dirimu yang bersinar ditanganku, aku mencoba memutar dan mempercepat waktu dengan ujung jariku, berputar lebih cepat, sebentar saja aku menutup kedua mata dan mengucapkan mantra, sebentar saja hanya menyisakan kau dan aku…
akupun tak tau hari apa dan kapan, Dimasa depan ada dirimu mungkin jika aku berkeliling, aku dapat melihat dirimu.. Panggillah namaku..’

 

Aku tersenyum menatap Kyu oppa,

aku menuliskan lirik lagu yang baru saja aku nyanyikan itu pada selembar kertas lalu meletakkannya di samping bantal Kyu oppa

 

“oppa, tunggulah aku.. jika kau sudah sadar dan bangun.. kau harus menungguku oppa!! Kau ingat?? Hanya 1thn, jika oppa sadar 6bln setelah ini oppa hanya menungguku 6bln.. oppa janji akan menungguku??” aku menangis mencium keningnya.. aku tidak tega meninggalkannya..

mungkin ini singkat untukku, tapi untuk orang lain ini akan berjalan normal 1thn seperti biasa..

(bagian memutar waktu ini inspirasinya dari MV IU You and I, tapi ini versi author ya!!^^)

 

“kau sudah siap??” Hyungjun oppa menatapku singkat, aku hanya mengangguk lalu Jjun oppa menuntunku dan menekan tombol pada benda itu, seketika muncul sebuah ruangan kecil.. dimana aku akan memutar waktu ditempat itu

“masuklah..” ucapnya sambil membuka pintu

Aku berjalan pelan lalu masuk sesaat Hyungjun oppa mengikuti langkahku masuk dalam ruangan itu dan menutup pintunya

“putar waktunya!!”

“mwo??”

“putar waktunya dengan ujung jarimu palli!!”

“oppa, kau yakin?? Kau dapat semua ini dari mana? Kau bukan Gumiho kan?”

“bicara sekali lagi aku akan putar waktunya 50thn kedepan agar kau menjadi tua..” ancamannya membuatku bergidik “putar waktunya palli!!” lanjutnya

“ahh ne..”

 

Aku memutar waktunya untuk 1thn kedepan, aku merasakan tempat ini berputar cepat..

aku menutup mataku rapat dan menggenggam tangan Jjun oppa erat sekali, aku takut untuk membuka mata.. aku takut kejadian apa yang akan terjadi ditahun kedepan?

Saat aku membuka mata, saat ruangan ini berhenti berputar, aku sudah 1thn lebih dewasa dari saat ini.. aku sudah lulus dari sekolahku dan entahlah aku akan masuk di universitas mana??

“Jihyun-ah!! Buka matamu..” aku melihat Hyungjun oppa melayangkan telapak tangannya dihadapanku agar aku membuka mata

“oppa??? Kau terlihat lebih dewasa?? Aku hanya memutar waktu 1thn kenapa begitu banyak perubahan padamu?? Ahh apa ABSmu masih ada?? hahahaa” Godaku

“Jinjja? Kau juga.. hahaha, kau sudah menjadi yeoja yang lebih dewasa.. ABSku?? Kau mau melihat??” tatapannya dengan menaikkan satu alisnya, sepertinya dia menggodaku

 

‘Brukk’

Aku menojok lengannya keras

“Kyu oppa??? Kajja kita pergi dari sini oppa, aku tidak sabar ingin bertemu dengannya!!” aku menarik tangan Jjun oppa keluar dari ruangan ini

 

 

*Author POV*

 

 

Jihyun memandangi sekelilingnya,

semuanya terlihat ada sedikit perubahan dari sebelum dia memutar waktu..

karna tidak ada perubahan pesat jika hanya dalam waktu 1thn..

“Mwo?? Kenapa ini? Ada apa? Kenapa kita berada dibandara Incheon oppa??”

Hyungjun menatap shock, dia sedikit bingung dengan hal yang terjadi,

tiba-tiba saja dia dan Jihyun sudah ada dibandara Incheon dengan membawa koper besar seperti baru pulang dari luar negri??

Seketika Hyungjun membaca pesan dari Lee aboji jika kejadian tahun lalu seolah-lah dia dan Jihyun pergi dari korea untuk melanjutkan study London,

dan saat ini Jihyun akan kembali melanjutkan kuliahnya disini tentu sudah ada ijazah SMA , dan hasil nilai beberapa smester kuliah ditangannya

“Mwo?? Aku tidak mengrti apa ini maksudnya?? Kenapa aku membawa ijazah ini dan daftar nilai London university??”

“itu ijazahmu dan daftar nilaimu.. kau akan kuliah di universitas Kyonggi saat ini, kau bilang saja kau lulusan London Senior High School..”

“Mwo?? Kau juga bisa membuat ijazah palsu??” tanya Jihyun shock dengan sigap Hyungjun membungkam mulutnya

“ya!! jaga ucapanmu itu!! Ini kenyataannya, kau lulusan London senior high school tanpa kau sadari kenyataannya.. kau dengar ya!! aku tidak mungkin membuat ijazah palsu seperti itu!!”

“lalu??”

“ya sudah kita lanjutkan hidup kita seperti biasa.. kita lakukan semuanya seolah tidak terjadi apapun..”

Jihyun hanya mengangguk mendengarnya,

“Oppa, kita melihat keadaan Kyu oppa dirumah sakit ya.. aku ingin melihat dia sudah sadar atau belum..”

“ne.. aku juga merindukannya, ha?? Kenapa mobilku sudah siap ada disana?? ahh palli..!!”

 

***

 

Jihyun dan Hyungjun berjalan masuk dalam rumah sakit tempat Kyujong dirawat,

Jihyun membuka ruang rawat Kyujong sebelumnya tapi ruangan itu sudah kosong

“anda mencari pasien yang dirawat diruang ini??” tanya seorang suster saat melihat Jihyun membuka pintunya

“ne, apa dia sudah sadar? Sudah sembuh??”

“anni.. pasien itu meningal 1minggu yang lalu, dia koma cukup lama.. sejak seorang yeoja pergi meninggalkannya, semangat sembuhnya menunurun bahkan dokter bilang semangat hidupnya sudah menurun derastis….”

Mendengar kalimat itu Jihyun membelalakkan matanya,

dia terlihat sangat shock dan jatuh terduduk didepan pintu itu sambil menangis..

 

“Kyu oppa… mianhae, jeongmal mianhae!!”

Dari sudut mata Hyungjun, dia juga tidak bisa menyembunyikan gurat kesedihanya

“palli… kita pergi dari sini..”

“aku tidak percaya oppa, Kyu oppa tidak mungkin meninggalkanku!!” tangis Jihyun mulai pecah

Hyungjun menopang yeoja itu masuk dalam mobilnya,

“kita mencari Hyunjoong hyung, youngsaeng hyung dan juga jungmin.. kita akan mencari tau semuanya, Uljima!!”

Jihyun tidak mendengarnya, dia hanya menangis dan memalingkan mukanya dari hadapan Hyungjun..

seketika Hyungjun menghentikan mobilnya didepan universitasnya lalu menarik tangan Jihyun keluar

“mau apa?? Aku ingin mencari dimana Kyu oppa.. ini adalah hari ulang tahunnya oppa!!”

Tanpa menjawab apapun Hyungjun melepaskan genggaman tangannya lalu berjalan masuk dalam universitas itu meninggalkan Jihyun berdiri sendiri didepan mobil Hyungjun yang terparkir di samping taman universitas

 

 

***

 

 

Beberapa langkah Hyungjun melihat ke3 temannya berkumpul diruang musik favorit mereka

“ya!! mana Kyujong??” tanyanya membuat temannya mentap heran

“kau?? Kau sudah pulang? Kenapa tidak menelpon?? Mana Jihyun?? Kyujong menunggunya sangat lama..” Sahut Hyunjoong

“aku ingin bertemu Kyujong.. aku merindukannya Hyung!!” jawab Hyungjun membuat Hyunjoong merubah ekspresi wajahnya

“Kyujong… Dia…” youngsaeng berhenti bicara

“dia?? Waeyo??”

“duduklah dulu, baru kami ceritakan..” Lanjut jungmin

 

 

***

 

Jihyun menatap sekeliling lokasi Kyonggi university, matanya tertuju pada taman kecil disamping universitas..

Jihyun melangkah perlahan kearah bangku taman, dia melihat seseorang duduk dibangku taman dengan mendongakkan pandangannya kearah langit

sesaat namja itu memainkan gitarnya dan bernyanyi pelan saat duduk pada bangku itu dalam posisi membelakangi Jihyun

 

‘Geudaereul majuchige dwelkkabwa, jaju ganeun gil neurige geotjyo.. saranghaeyo sucheonbeon hoja dwenwe-ideon geumal, seotuljiman oneureun malhalgeyo…

saranghandago naman saranghandago geudae, mareul hae jweyo naege hanbeonman sokssagyeojweoyo…
amudo moreuge uri deul maneul bimilcheoreom.. SARANGEULHAEYO MOLLAE SARANGGEULHAEYO… SARANGEULHAEYO.. URI SARANGEUL HAEYO…’

‘Jika aku bisa bertemu denganmu, aku akan berjalan perlahan ketempatmu.. terus menerus berjalan mengucapkan kata “aku mencintaimu” ribuan waktu untukku berpikir tapi aku masih saja gugup, aku akan mengatakan itu hari ini..

aku mencintaimu.. aku sungguh mencintaimu.. katakanlah sesuatu, hanya rahasia untuk kita berdua MUNGKIN INI CINTA, MUNGKIN INI CINTA YANG TIDAK PERNAH KITA SADARI
AKU MENCINTAIMU.. BIARLAH KITA SALING MENCINTAI…’

 

Jihyun mendekatinya lalu mempertajam pandangannya saat berada didekat orang itu

“oppa??”

Kata-kata Jihyun membuat namja itu menoleh kearahnya

“kau kah itu oppa??” seketika Jihyun memeluk namja itu erat sekali sambil menangis

“jagi-ah!! Kau kembali untukku??” tanya namja itu dengan suara lembutnya, ne.. dia adalah Kim Kyu Jong, namja yang sangat ingin Jihyun temui

“kapan oppa sadar? Kenapa suster dirumah sakit berkata orang yang dirawat di ruang rawat oppa sudah meninggal 1minggu yang lalu??” tanya Jihyun masih dalam pelukan Kyujong,

Jihyun sama sekali tidak mau melepaskan pelukannya pada Kyujong saat ini

 

“suster itu tidak berbohong, dia berkata yang sebenarnya.. aku sudah sadar 3bulan lalu jadi ruang itu mungkin ada orang lain yang menempati dan kebetulan orang itu meninggal 1minggu lalu dan itu bukan aku.. ahh, bagaimana studymu di London??” Kyujong tersenyum sambil melepas pelukannya

 

“aku rasanya ingin bunuh diri saja saat mendengar ucapan suster itu, oppa!! Jebal jangan meninggalkan aku lagi.. di London?? tidak semenyenangkan saat aku memeluk oppa!!” Jihyun tersenym sesaat lalu memperhatikan Syal yang Kyujong kenakan, kyu mengenangkan Syal berwarna Brown rajutan Jihyun

“semakin besar ujian kita.. semakin sering dan semakin lama kita dipisahkan oleh takdir, maka semakin kuat cinta kita.. kau tidak menyadari itu? Semua ini membuatku semakin tak ingin kehilanganmu…” Setitik kristal telah menetes dipelupuk mata Kyujong dan jihyun

Kyujong tersenyum sekilas lalu mencium yeoja itu lembut..

 

 

***

 

 

“Dia kenapa?? Kau bicara yang jelas mal..!!” Hyungjun mulai kesal dengan tingkah teman-temannya

“Dia sudah sadar!! Hahhaaa” Teriak Youngsaeng disertai tawa keras yang lainnya

“Jinjjayo?? Aku ingin bertemu dengannya!!” Hyungjun menyungging senyum manisnya, wajahnya terlihat bahagia sekali mendengarnya

“tunggu dulu, Jihyun mana?? Kyu ingin bertemu dengannya..” Hyunjoong menatap serius

“dia tadi disini bersamaku tapi aku tinggalkan disamping taman depan karna dia terlalu banyak mengoceh.. aku pusing mendengar ocehannya..” Keluh Hyungjun

“aku yakin dia sudah bertemu Kyu.. Kyu sedang ada di taman!!” Jungmin lalu menyeret ke3 temannya itu untuk mengikuti langkahnya

 

Ke 4 namja itu berlari kearah taman..

mereka tersenyum melihat pasangan yang baru bertemu itu

 

“ya!! Kyujongie.. jeongmal bogoshipo..!!!” Hyungjun memeluk Kyujong erat

“nado.. kau harusnya minta maaf padaku karna membawa kekasihku pergi..” tatap Kyu singkat lalu tertawa

“mianhae..” Ucap Jjun singkat

“ya!! aku hanya bercanda..” Kyu tersenyum dan menepuk Bahu Jjun membuat ke 3 temannya tersenyum

 

 

Sesaat Youngsaeng pergi sejenak lalu kembali dengan kue ulangtahun ditangannya dan lilin yang menyala

Jihyun menatapnya sekilas,

 

“sudah lama aku ingin menyanyikan ini untuk oppa… oppa dengarkan ya!! kalian juga harus mendengarnya oppa..!!” pintanya

“mwo??” Kyu hanya menatapnya terheran

“ehhemm…” sesaat Jihyun ber-dehem lalu mulai menyanyi dengan suara kacau parau dan berteriak keras

 

‘saranghae dangsneul jeongmallo saranghae.. dangsini naegyeoteul tteonagandwie.. eolmana nunmureul hellyeonneunji moreundao.. ye..ye..ye..ye..ye..ye..’

‘aku mencintaimu, sungguh aku mencintaimu.. setelah kau pergi dari sisiku.. entah seberapa airmata yang mengalir aku tak tau.. ye..ye..ye..ye..ye..ye..ye..’

 

Seketika semua menutup telinganya dan berteriak

“jagi-ah, jebal jangan dilanjutkan ya..!!” Pinta Kyu dengan suara pelan dan tersenyum aneh

“ya!! Jihyun-ah.. kau sudah gila ya? menyanyi macam apa itu??” komentar Hyungjun membuat semuanya menahan tawa

“hahahaa.. hanya pemanasan oppa, kali ini aku serius.. buka tanganmu dari telingamu itu!!” perintahnya pada Kyu sekilas lalu Jihyun mengambil Gitar milik Kyujong, Jihyun mulai memetik senar-senar gitar itu dan menyanyi dengan lembut

‘sarangheneun saramdeul modu moyeseo, dangsinui gippeunnareulchukkhahamnida…

eoropgo seulpeotdeon nal neomu manchiman.. oneulmaneun ireoke noraebulleoyo..’

‘semua orang yang tercinta berkumpul, mengucapkan selamat dihari bahagiamu..
walau sungguh banyak hari yang penuh kesedian dan kesunyian, namum hari ini saja kita nyanyikan lagu seperti ini..’

 

Kini mereka semua mulai tersenyum menikmati lagu dan gitar yang dimainkan Jihyun

 

‘Uri modu hamkke chukhahaeyo, dangsini taeeonan nal chukhahaeyo, sorinopyeo dagachi chukhahaeyo.. jangmibit ipsullo tteoreojineun goun nunmul, saranghaneun saramdeul modu moyeoseo.. dangsini gippeunnareul chukhahamnida..’

‘selamat atas kebersamaan kita semua, selamat atas hari kelahiranmu, lewat bibir yang berwarna merah seperti mawar, kita hapus airmata kesedihan.. semua orang yang tercinta berkumpul, mengucapkan selamat dihari bahagiamu..
walau sungguh banyak hari yang penuh kesedian dan kesunyian, namum hari ini saja kita nyanyikan lagu seperti ini..’

 

Seketika mereka semua bernyanyi bersama untuk Kyujong

 

‘saengil chukhahamnida.. saengil chukhahamnida.. Uri saranghaeneun Kyujongie.. Saengil chukhahamnida..!!!!”

 

Kyu tersenyum sekilas lalu menutup mata untuk make a wish

‘aku harap kebersamaan kita semua akan abadi..’

 

‘aku memiliki waktu yang menyenangkan bersama my family..^^ Kyeopta!! Aku sangat bersyukur atas karunianya yang telah mengirim mereka untukku, begitu banyak memori indah..Terimakasih terimakasih,, Terimakasih banyak atas hadiah kalian.. aku akan memberikan yang terbaik untuk kalian’ (ini author translate langsung dari Tweet kyu oppa saat 2jam sebelum ultahnya)

 

Senyum Kyujong sejenak lalu meniup lilinnya

Beberapa saat, setelah mereka merayakan ulang tahun Kyujong..

Kyu menatap Jihyun tiba-tiba

“Jagi-ah.. kau serius saat berkata akan menikahi Jungmin? Kau bilang dia sangat manis kan??” Jihyun menatap shock belum sempat dia menjawab Kyu melanjutkan kata-katanya “Juga Youngsaeng Hyung? Dia kyeopta!! Kau bilang Hyunjoong Hyung punya ABS yg sexy kan?? Dan lagi.. kau juga bilang skrg Hyungjun punya ABS tak kalah sexy??” Wajah Kyu berubah serius

 

“oppa bicara apa?? Aku waktu itu hanya…”

“mwo??”

“oppa mendengarnya ya?”

“tentusaja..”

“Bohong..”

“hahahaa.. aku mendengarnya dari Hyunjoong Hyung, berani sekali kau mengancamku??” Senyum Kyujong lalu memeluk yeoja itu

“aku bercanda oppa!!”

“Jinjjayo?? Ahh 2bulan ini setelah pemulihan, aku rajin fitnes.. aku sudah punya ABS loh..” Bisik Kyujong membuat yeoja itu menatap shock

“kau mau lihat?” lanjutnya

“anniya!!”

 

“ahh payah!! Jinjja tak mau melihat???” lanjutnya dengan senyum mesum

“ya!! Oppa.. sejak bangun dari koma kau menjadi yadongers seperti ini?? Apa malaikat maut Jung Il woo meracuni otakmu??”

Jung Il woo: woy gak ada dinaskah woy,,!! (maap -.-v )

“ya!! malaikat maut apa?? Itulah terlalu sering menonton drama!!” Jitakan Kyujong tepat mengenai sasaran

 

 

*Kim Hyung Jun POV*

 

 

Aku senang melihat semua kembali seperti semula..

‘ya!! Jihyun-ah mianhae aku sudah menyimpan fotomu tanpa ijin.. hehehee aku akan menghapusnya, ahh anni.. lebih baik aku gunakan untuk menakuti choco jika dia tidak mau makan’

Ucapku dalam hati sambil menahan tawa

“ya!! aku mau Pizza!! Jihyun-ah!! Kau tidak mau mentraktir Pizza?” Teriakku

“memang ini ulang tahun siapa??” Protesnya

“Kyujongie.. Jebal pesan Pizza!!!!!!!” Teriakku kencang sekilas 5jitak-an melayang dikepalaku secara bergilir ‘appo!!!!!!!!!!’ -.-

 

THEEND~~~~~

 

Akhirnya kelar juga FF gaje ini…

bagaimana readers?? Makin Gaje kah??? Author lagi gak ada mood bikin FF sebenernya jadi maksain diri buat apa coba kalo bukan buat perayaan ultah Kyu oppa!! Hasilnya aneh, gaje, cerita gakmasuk akal bercampur jadi satu.. hahahaa.. tapi author minta RCL please!!

hargai author ya!!! Gomawo BOW!!! 🙂

 

Advertisements

3 thoughts on “YOU AND I (oneshort fanfiction special Kyujong’s Birthday)

  1. BIKIN GUE NANGIS WOY..! Suka sama semua FF buatan blog ini BANGET. Mau lagi dommzz.. Tapi cast nya Hyun Joong Oppa<3

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s