One Shoot · PG · Romance

Oppa!! Saranghaeyo~ 오빠!! 급여해일요~ (Fanfiction Oneshort)


Author FB

SandraDecy ‘Choi Jehyun’

 

Twitter: @TriplesSandra

 

Title : Oppa!! Saranghaeyo~ 오빠!! 급여해일요~

 

Cast:  

Kim Hyung Jun (Maknae of SS501)

Allen Kim (Kim Kibum) Hyungjun’s little brother

Cho Hye Mi aka you (Triples-Junus)

 

Genre : Romantic-musical

 

Notes author:  Annyeong readers-deul(?)!!!!!

Author comeback again!!! Ini author bikin FF baru,  FF ini cukup singkat sekedar iseng karna author udah beberapa minggu ini gak ngepost FF jadi buat sela-sela ngepost!! Jujur ini gak layak share soalnya lagi penat dan amburadul, tapi dari pada sepi ya!!!^^

FF ini terinspirasi dari MV+Lagu IU ‘Good Day’ author suka banget ma lagu, MV, penyanyinya juga.. hehheehe, tapi ini versi author sendiri kok, kalau yang udah tau Lagu+MVnya baca aja FF author, beda kok,Tapi tetep ya dapat inspirasiya dari sono!!^^

Seperti biasa readers bisa request cast yg readers mau!! Untuk sementara ini request cast HyungJun oppa masih banyak, ayo cast member lain ada gak??? Hehehee

So readers yang sudah baca, jgn lupa Comment ma like ya di note ini!!

Don’t Be Silent Readers!! thanKYU!!!^-^

 

 

 

 

 

~~~~~STORY~~~~~

 

 

*Cho Hye Mi POV*

 

 

 

Akhirnya pengumuman kelulusan sudah didepan mata, aku berusaha mati-matian untuk mencapainya dan ini adalah hari penentuan….

Tidak sia-sia memang usahaku mencapai semua ini, aku mendapat nilai memuaskan dari hasil belajarku mati-matian…

Aku menatap layar ponselku dengan tersenyum, aku memperhatikan foto dan berkata

 

“Oppa!! Kau lihat?? Aku bukan anak kecil lagi, aku sudah dewasa saat ini?? Apa kau masih menganggap aku anak-anak?? aku bukan lagi siswi Senior High School.. aku bisa masuk di Seoul International university, univesitas terbaik dan tidak mudah untuk masuk disana, kau tidak boleh meremehkan aku saat ini! Berkatalah aku hebat oppa!!”

 

Namja itu adalah Kim hyung jun oppa,namja yang aku sukai..
dia tidak pernah menganggap aku yeoja dewasa, dia hanya menganggap aku anak-anak dan itu adalah alasan satu-satunya dia tidak bisa mencintaiku, hanya karna jarak usiaku dan dia yang terpaut tidak terlalu jauh sebanarnya sekitar 5thn, untukku itu tidak masalah, tapi untuknya………

 

 

“Hyemi  Kau mau pulang bersamaku??” Tanya Jinyeon teman baikku

“anni, aku pulang sendiri saja aku masih harus ke…”

“ke???”

“ke salon!! Hehehee” jawabku akhirnya dengan muka sok angel(?) padahal sebenarnya aku akan masuk kelas Balet hari ini, agar seperti Lee Eunri eonni dia yeoja yang disukai Hyungjun oppa

“mwo??? Untuk apa? Sudahlah, kita pulang saja!!” bujuk Jinyeon

“anni!!  Kau pulang sendiri ya!! aku harus pergi.. saranghaeyo chingu!!!” kataku padanya sambil melampaikan tangan pergi dan tersenyum

 

 

 

//FlashBack//

 

 

 

Aku melihat kim Hyung Jun oppa saat aku dan beberapa orang teman pergi kesebuah toko boneka saat jam pulang sekolah, ehmm boneka itu Piro-piro namanya,

Aku siswa grade 1 senior high school, dan saat itulah aku menyukai namja tampan itu, aku tau namanya saat mendengar namdongsaengnya berteriak “Kim Hyung Jun hyung!!” saat pulang sekolah, aku mengenal namdongsaengnya, dia Kim Kibum sunbae di sekolahku dia sudah grade 3,

Toko boneka piro-piro ini memang cukup terkenal karna ini hasil ciptaan pemiliknya sendiri (Hyungjun-Kibum/ HnB Company) dan penjualannya juga bisa melalui online shop, tapi aku tidak pernah membeli dengan cara online shop karna aku ingin datang langsung di toko untuk melihat pemiliknya dan sekedar beralasan membeli piro-piro atau siro-siro

 

 

 

 

Aku membuka pelan pintu toko itu, karna saat ini aku melihat hyungjun oppa ada disana,

 

“apa aku membeli piro-piro atau siro-siro lagi?? Tapi dirumah sudah menumpuk !!(>.<)”

 

Hyungjun oppa melihatku sekilas lalu kembali dengan aktifitasnya merapikan beberapa piro-piro

 

Aku mengambil asal saat itu, dan segera berjalan kearah Hyungjun oppa untuk membayarnya, seketika……..
‘Saranghaeyo, oppa!!’ suara seseorang tepat dibelakangku membuatku membelalakkan mata dan menatapnya aneh

Ternyata dia Kim kibum sunbae disekolahku yang biasa dipanggil Allen kim

‘Upppss, salah.. maksudnya Saranghaeyo Hyung!!‘ ralatnya tanpa dosa -.- aku rasa dia sudah tau kalau aku mengincar Hyungnya, dia sering menguping saat aku curhat dengan beberapa chinguku!! Pasti dia menyindirku!! Dasar!!!

 

Hyungjun oppa hanya menatap Namdongsaengnya dengan tersenyum singkat

“wae?? Kenapa bicara seperti itu?? Memanggilku oppa, menggelikan!!” Tanya Hyungjun oppa pada allen oppa akhirnya

“aku hanya ingat pada seorang yeoja disekolahku Hyung, dia sebenarnya ingin bicara seperti itu tapi tidak berani, hehehhee”

“yeoja??? Nugu?? Ingin bicara padamu??”

“hemmm.. anni, padamu hyung!!” jawab allen oppa akhirnya sambil menunjuk Hyungjun oppa lalu berjalan masuk dalam ruangan di toko itu membiarkan hyungnya berpikir heran.

 

Sesaat hyungjun oppa menatapku sekilas sambil memperhatikan piro-piro yang aku bawa,

 

“kau ingin membeli itu??” tanyanya dengan senyum manisnya itu

“ne..” aku tersenyum

 

sesaat, setelah aku membayar piro-piro itu.. aku melihat seorang namja masuk dalam toko milik Hyungjun oppa,

sepertinya itu teman baik hyungjun oppa, namja itu masuk dengan senyumnya yang sepertinya senang sekali!!

“Mal??”

“Turtle, Lee Eun Ri noona besok akan datang ke universitas kita!!”

“Jinjja?? Untuk apa?? Dia kan dari seoul international university, untuk apa datang ke universitas kita??”

“kau ini bagaimana?? Dia kan penari balet?? Besok kan ada kompetisi apalah itu.. yang jelas dia ada, dan kesempatanmu untuk mendekatinya kan?? Kau kan menyukainya dari dulu!!” ucap namja itu sambil menyenggol-nyenggol bahu Jjun oppa untuk menggodanya

“ne, kau benar!! Aku harus melihatnya besok!! Pasti noona itu terlihat sangat cantik besok!” Jjun oppa tersenyum dan memejamkan mata seolah membayangkan wajah yeoja yang mereka bicarakan

 

Aku mendengar jelas kata-kata itu,
ternyata Hyungjun oppa mencintai yeoja lain, dia menyebutnya noona yang artinya yeoja itu mungkin lebih dewasa darinya..
dan gambar penari balet di dinding sebelah kanan itu??? Ada nama Lee Eun Ri pada gambar itu?? Apa dia Lee Eun Ri yang mereka maksud??

 

Aku menahan airmataku, aku ingin menangis, perasaan campur aduk…
boneka piro-piro yang aku pegang terjatuh karna aku shock dengan apa yang aku dengar, tapi aku rasa Hyungjun oppa tidak tau, bahkan tidak menyadari perasaanku saat ini, dia hanya sedang mengobrol dengan temannya itu sambil tertawa membicarakan yeoja yang dia suka..

Tanpa memperdulikan suasana disekitarku, aku berjalan keluar toko dan berlari pulang..

 

 

***

 

Aku mencoba melupakan perasaan sedihku,
walau aku susah untuk melupakan kata-kata mereka, aku berusaha untuk tidak menangis walau aku juga tidak bisa menahanya,

Aku menatap Jendela luar kamarku, turun salju..
aku menatap Gambar Jjun oppa yang aku aku lukis pada sebuah buku

 

(Ini author ambil dari beberapa lirik lagu ‘Good Day’ yang sudah author translate ke Indonesia translate)

 

Aku menulis..

 

 

Kepalaku tertunduk karna air mata berlinang,

Agar airmata ini tak mengalir, aku tersenyum tipis…

Kenapa begini padaku?? Apa yang kau katakan??

Semua pembicaraan itu melayang-layang..

 

 

Sesaat, aku mendengar suara ketukan pintu..
aku menutup buku itu dan berjalan untuk membuka pintu..
belum sempat aku membuka pintu, seseorang telah membuka pintunya dan masuk dalam rumahku

 

‘Hyungjun oppa?’ pikirku saat melihatnya masuk dalam rumahku dan menatapku tanpa ekspesi
Aku hanya diam dan tidak bicara apapun, aku cukup shock saat ini..

 

Hyungjun oppa menatapku dengan tatapan yang tidak bisa aku artikan, dia membawa boneka piro-piro dan meletakkannya pada etalase koleksi piro-piro dan siro-siro milikku,

Aku rasa itu piro-piro yang sudah aku bayar tapi aku meninggalkannya di toko ketika aku buru-buru pulang saat mendengar percakapannya dengan temannya tadi..

Sesaat setelah meletakkan boneka itu Hyungjun oppa berjalan pergi,
belum sampai pintu rumahku tiba-tba keberanian apa yang muncul aku menahannya untuk tidak pergi,aku memeluknya dari belakang dan menahan air mataku

“Saranghaeyo oppa, neomu saranghae!!” kataku dengan semakin mempererat pelukanku dan berusaha menahan tangisku membuatnya terdiam

Sesaat Hyungjun oppa mencoba melepaskan pelukanku, dan berbalik badan menghadapku
namja itu tersenyum singkat, dan menglus rambuku sambil berkata

“Yeodongsaeng, kau terlalu muda untukku!! Masih banyak namja yang sebaya denganmu dan cocok denganmu!!” katanya dengan tersenyum tipis sambil berjalan pergi

 

“ kalau hanya oppa yang aku suka?? Eotteokhae??” ucapku tiba-tiba saat hyungjun oppa akan membuka pintu

Hyungjun oppa menghentikan langkahnya sejenak dan menoleh kearahku saat mendengar perkataanku, tanpa bicara apapun Hyungjun oppa akhirnya membuka pintu rumahku dan berjalan pergi

 

semua ini berbalik jauh dari mimpiku, dalam mimpiku aku melihat senyum Jjun oppa yang ditujukan hanya untukku, dia tersenyum padaku dan berkata Saranghae My girl..
dalam mimpiku terlihat jelas Jjun oppa sangat menyayangiku sebagai Gadis dewasa, bukan menganggapku adik kecil seperti ini…
Mimpi indah itu, seolah membuatku tak ingin terbangun pada kenyataan!!

 

 

 

***

Aku kembali menulis pada buku itu.

 

Kata-kata yang tidak bisa aku ucapkan,

Kata-kata yang tidak aku mengerti terucap sambil menangis,

Aku… Oppalah yang aku suka!! Eotteokhae??                

 

Walau air mata mengalir, aku tersenyum

Berdiri di depanmu, aku tersenyum lebar

Kenapa aku begini?? Apa aku tidak malu??

Ku lipat gandakan kepercayaan diriku sampai langit..

 

Kata-kata yang tidak bisa aku ucapkan

Kata-kata yang tidak akan bisa aku ucapkan lagi

Aku… oppalah yang aku suka!!

Aigoo..

Aku dalam mimpiku, hari yang begitu indah!!

 

 

***

Aku memasukkan beberapa buku dalam tasku saat jam sekolah sudah usai, dengan muka sedikit lemas karna kejadian semalam!!

“Ahhh babo, yeoja macam apa kau Hyemi??? Mengaku cinta pada Hyungjun oppa, tidak tau malu!! Di tolak pula!! Aigoooo rasanya aku ingin loncat dan terjun bebas saja!!” gerutuku pelan

“kau benar berkata cinta ada Hyungjun oppa?? Kau gila Hyemi?? Jadi kemarin dia kerumahmu hanya untuk mengantar  boneka piro-piro mu yang tertinggal??” Tanya Jinyeon

“ne!! aku malu sekali Jinyeon!!” aku menangis memeluk teman baikku itu

“sudahlah Hyemi!! Lagipula apa yang namja itu pikirkan?? Yeoja secantikkau ditolak?? Hanya karna penari balet Lee Eun Ri itu?? Aku tau yeoja itu hebat, tapi tidak secantikkau Hyemi,kau itu jauh lebih cantik dari yeoja itu!! Percayalah.. aku sudah pernah melihat yeoja itu disuatu acara balet..” Hibur Jinyeon

Ah aku tau dia hanya menghiburku, aku tau eonni itu pasti cantik walau aku hanya melihat fotonya yang besar menghiasi dinding toko milik Hyungjun oppa.. kalau tidak kenapa bisa Hyungjun oppa tergila-gila seperti itu??-.-

 

 

Sesaat seorang namja masuk dalam kelasku

 

“wae?? Kenapa tangis menangis disini ha?? Kau ikut aku!!” katanya sambil menyeret tanganku, namja itu Allen Kim oppa, sunbae ku dan Namdongsaeng Jun oppa

 

“ya ya ya!!! kemana oppa???” aku berusaha menghentikan langkahnya

“ke universitas Hyungku”

“Mwo?? Untuk apa??”

“kau yakin tidak ingin melihat penari balet berbakat itu?? Asal kau tau saja Lee Eun Ri noona itu penari balet internasional, dia itu sangat hebat.. dia pernah meraih juara 1 di Belanda, Austalia, Amerika juga..”

 

“tak perlu kau bicarakan itu padaku oppa, aku cukup mengerti dan aku tau aku tidak..”

“Kau lebih cantik darinya!!” Allen oppa tersenyum

“Mwo??? Kau bercanda… aku sudah melihat foto penari balet yang besar di dinding tokomu itu.. dia orangnya kan?? Dia sangat cantik.. tak usah bohong padaku oppa!!”

“anni, aku serius.. tapi sayangnya Hyungku mencintai yeoja itu bukan kau!”

Aigooo,perkataannya itu terdengar sadis sekali untuk diucapkan

 

“lalu kenapa kau mengajakku kesana??”

“biar kau lihat langsung agar kau tau bagaimana yeoja yang menjadi tipe Hyungku..”

 

 

***

 

 

Aku melihat tarian baletnya tadi, semua bertepuk tangan saat eonni itu selesai menari…
tak heran Jjun oppa menyukainya, yeoja itu hebat, smart, terlihat dewasa, berbalik jauh dariku, mereka bilang aku lebih cantik?? Bohong!! Yeoja itu sangat cantik!! Aku tau tipe Hyungjun oppa saat ini,

Dia menyukai yeoja yang tidak kekanakan, hebat, smart, dan aku harus bisa masuk Seoul  International University agar bisa seperti Eunri eonni.. yah walau tidak sehebat dia sih!!

 

 

Aku berjalan menjauh untuk menghindar dari Allen oppa,
aku malas jika dia menggangguku dan mengataiku lagi, pasti dia nanti akan berkata

‘hebat kan Eunri noona?? Kau akan susah untuk melebihinya, jangankan lebih.. mengimbanginya saja aku tak yakin’ jadi  dari pada sakit hati lebih baik aku menyingkir saja..

 

Aku sampai pada sebuah taman, dari arah bangku taman sekitar 5 meter dari tempatku berdiri sekarang, aku melihat seperti Hyungjun oppa dan Eunri eonni,

‘omoo!! Apa Jjun oppa akan….’ Gumamku pelan lalu berjalan sedikit mendekat dan bersembunyi di balik pohon tepat dibelakang bangku mereka sekarang untuk menguping(?)

 

 

 

“Saranghaeyo noona!!!” ucapan Hyungjun oppa sambil tertunduk pada yeoja itu, aku hanya mendengarnya, berharap ucapan saranghaeyo dari Jjun oppa hanya untuku, tapi itu mustahil.. aku kembali menahan tangisku walau aku tau airmataku tidak mampu untuk aku tahan lagi

 

Yeoja itu menatap Hyungjun oppa sambil tersenyum,
yeoja itu mengelus rambut Jjun oppa sambil berkata

“Namdongsaeng, kau terlalu muda untukku.. aku yeoja.. aku membutuhkan namja yang lebih dewasa dariku, aku tau kau juga dewasa tapi… aku yakin masih banyak yeoja yang sebaya atau lebih muda darimu yang cocok denganmu!! Mianhae..” Eunri eonni tersenyum singkat lalu berjalan pergi

 

Air mataku tiba-tiba saja surut saat ini juga, aku berubah menjadi ingin tertawa mendengarnya..
bagaimana tidak?? Namja itu mendapat perlakuan sama persis seperti apa yang dia lakukan padaku kemarin…

 

Aku cekikikan(?) pelan dari balik pohon, aku membayangkan muka Babo Jjun oppa saat diperlakukan seperti namdongsaeng, “ckckck… kasihan!!” gumamku pelan sambil menahan Tawa

 

“sedang apa kau disini?? Kau menguping ya??” suara itu tepat ditelingaku, Jjun oppa tau kalau aku bersembunyi disini??? Ah pasti suara tertawaku terdengar olehnya aigooo matilah aku!!!

 

“oppa???”

“Mwo?? Sedang apa ha??”

“anni, aku…”

“ahh.. dasar manusia Barbie!!” ucapnya lalu berjalan pergi

 

“Ya ya ya!! kau bilang apa oppa??” Aku mengikutinya dan berteriak

Jjun oppa menghentikan langkahnya dan menoleh kepadaku sambil berkata

“Manusia Barbie, kau itu cantik.. tapi kau terlalu adik kecil untukku, fashion mu cute seperti Barbie dan terlihat kekanakan… ahh anni, bukan kekanakan tapi sesuai dengan usiamu dan aku tidak suka!!” katanya lalu kembali berjalan pergi

 

“lalu apa yang membuatmu suka oppa??? Aku harus masuk Seoul International University, belajar menari balet, berusaha menjadi dewasa dan merubah penampilanku yang kekanakan??”

“Itu kalau kau mampu!” katanya sekilas lalu berjalan pergi dan kali ini aku tidak mengikutnya dan tidak menghalanginya untuk pergi,

 

 

 

***

*Author POV*

 

 

 

*Aku tau semalu apa rasanya berbicara cinta tapi ditolak… ahhh aku tau bagaimana perasaan yeodongsaeng itu!!

Ya, biarkan saja dia berusaha mengejarku, semampu apa gadis Barbie itu merubah penampilannya agar lebih dewasa dan aku sukai??

Dia cantik, tapi kesan cute itu yang membuatku tidak suka, terlihat kekanakan karna dia memang masih anak kecil, dan itu sama sekali bukan tipeku!!* pikir Hyungjun sambil tersenyum singkat

 

*Hyungjun oppa, aku sedikit kecewa mendengar pengakuanmu pada Eunri eonni tadi, tapi jawabannya iu membuatku ingin menertawakanmu.. hahhaaa, Huftt Tuhan masih berpihak padaku sepetinya,  ini adalah sebuah tantangan untukku, ini memotivasiku, aku tidak akan menyerah oppa, aku akan buktikan kalau aku bisa menjadi yeoja yang kau cintai, aku bisa menjadi yeoja yang kau sukai…* Ucap Hyemi dalam hatinya

 

 

 

//Flashback End//

 

 

 

*Kim Hyung Jun POV*

 

 

“Penari balet internasional Lee Eun Ri menjadi kekasih pengusaha muda tampan Kim Hyun Joong????” aku membaca berita pada sebuah internet, dan berita ini baru diterbitkan pagi ini???

 

Kim Hyun Joong Hyung sepupuku?? Ahh, Hyunjoong Hyung pasti tidak tau kalau aku juga menyukai Eunri noona, aku sudah lama tidak bertemu dengan Hyunjoong Hyung sejak beberapa tahun lalu karna kesibukan kami masing-masing, dia sedang sibuk mengelolah perusaan milik appanya, sedangkan aku sedang sibuk mengelolah perusaan Piro-piro dan siro-siro ku bersama namdongsaengku yang semakin banyak permintaan juga ekspor luar negri semakin meningkat, aku sibuk saat ini..
kesibukan ini mungkin yang membuatku sedikit melupakan masalahku, tapi……..

Wae??? Harus Hyunjoong hyung???
gwaenchana, sejak Eunri noona menolakku 2thn lalu perasaanku padanya berkurang sedikit-demi sedikit, mengetahui ini juga perasaanku tidak terlalu sakit, dan…. Yeoja Barbie itu???? Sejak aku berkata sedikt keterlaluan agar dia menjadi lebih dewasa, aku sama sekali tidak melihatnya datang ke toko?? Bukannya dia setiap 2hari sekali selalu membeli piro-piro atau siro-siro ya??

Tapi akhir-akhir ini aku sering berada di kantor dan menyerahkan toko ini pada karyawanku, pantas saja aku tidak melihatnya, aku kan jarang berada di toko?? Tapi setiap pulang kantor aku selalu mampir ke toko ini sebentar, aku bertanya pada karyawanku mereka bilang tak ada yeoja itu datang, dan aku juga tak melihatnya..

 

 

“Wae??? Kenapa aku akhir-akhir ini memikirkannya?? Apa karna perkataanku itu dia mulai membenciku?? Dan perasaannya padaku menghilang???” ucapku pelan

 

Yeoja itu sangat polos, cantik, kyeopta seperti Barbie memang.. tapi keberaniannya itu, dia yeoja yang luarbiasa.. Jujur pada perasaanya sendiri, walau terkesan kekanakan dan manja tapi aku tau dia banyak memiliki sisi baik, dia yeoja yang tulus… aku sampai detik ini masih bisa merasakan saat dia memelukku dan berkata ‘Saranghaeyo Oppa’ sambil menangis, aku merasakan betapa tulusnya yeoja itu…
baru kali ini aku merasakan ada seseorang yang mencintaiku setulus itu tapi aku malah menyianyiakannya!!! Ahhhh tak salah Eunri tak menyukaiku, disamping karna dia lebih dewasa juga karna aku Babo??

 

 

“Oppa, ada siro-siro keluaran terbaru??” Tanya seorang yeoja saat memasuki toko milikku saat aku ada disini pulang dari kantor tadi

 

Tunggu dulu, sepertinya aku mengenalnya??? Dia??? ‘Cho Hye Mi’ mwo??? Yeoja itu datang saat ini?? Dia terlihat lebih dewasa walau masih terkesan kyeopta tapi itulah ciri khas yeoja itu, ahhh tumben sekali aku menyukai kesan kyeoptanya ha?? Apa aku merindukannya?? Ahhh Hyungjun!! Apa yang kau piikirkan??

 

“Oppa??? Ada tidak??” tanyanya sekali lagi saat aku terlihat shock saat memperhatikannya

“ne, ada.. kau ambil saja di etalase paling atas di sebelah kiri itu”

“paling atas itu??”

“ne….” kataku akhirnya dengan suara sedikit cuek agar yeoja itu tidak curiga padaku

 

“ne, arraseo!!” katanya singkat lalu berjalan pada etalase itu, sikapnya sedikit berubah padaku.. apa karna dia sudah lebih dewasa?? Dia tidak seperti dulu, saat ini dia terkesan sedikit cuek dan tidak terlihat mendekatiku lagi… Eotteokhae??

 

Aku melihat yeoja itu seperti kesulitan mengambil siro-siro di etalase paling atas, tapi dia juga tidak meminta bantuanku, biar saja!! Hehehee

 

“aigo!! Kenapa tinggi sekali meletakkan siro-sironya??” gerutunya sambil mengambil kursi kecil untuk memanjat

 

Yeoja keras kepala, kenapa tidak minta tolong diambilkan?? Malah memanjat seperti itu!!

 

“Sudah dapat siro-sironya??” tanyaku saat menghampirinya

“ne, ini!!” katanya sambil tersenyum menunjukkan siro-siro di tangannya

“cepat turun!!” perintahku saat dia masih berdiri diatas kursi

“ne..” katanya sekilas dan…

‘huaaaaa…..’

 

Hampir saja yeoja itu terjatuh, reflex aku menghalanginya agar tidak jatuh tapi…. *Brakkkk*
aku ikut terjatuh saat menghalanginya dan yeoja ini terjatuh menimpaku yang tanpa sadar membuatku memeluknya..

Yeoja itu menatapku shock dan membelalakkan matanya menatapku dan segera bangkit

“Mianhae..” ucapnya sekilas lalu berjalan pergi

“Hyemi!!” ucapku sekilas menahan tangannya

Yeoja itu menatapku dengan tatapan aneh tanpa menjawab dan berkata apapun

 

 

“Hyung!!!” suara Allen sepertinya dia datang

 

“Hyemi??? Kau ada di sini?? Sudah lama tidak melihatmu, kemana saja??”

“Allen oppa?? Ne, aku tetap disini, dirumahku..” jawabnya sambil tersenyum

“ahh ne, Chukkae atas kelulusanmu beberapa minggu ini.. dan aku dengar disekolah kita hanya ada 10 siswa yang diterima di Seoul International University salah satunya kau?? Jinjja??”

“ne.. tidak mudah oppa, aku berusaha terlalu keras beberapa tahun belakangan ini.. tapi hasilnya tidak sia-sia, ne Gomawo oppa!!”

“Daebak!!! Kau banyak kemajuan Hyemi”

 

Seoul International University???
universitas Eunri noona dulu??? Ternyata kemampuan Hyemi.. dia bisa membuktikan padaku kalau dia mampu, dia membuktikan kesanggupannya 2thn  lalu,

 

 

 

***

*Author POV*

 

 

“Hyemi, mianhae…. Sepertinya sulit untuk melatihmu balet karna menari balet paling bagus di mulai sejak kecil, aku sudah berulang kali berkata sejak kau akan masik kelas ini tapi kau tetap memaksakan kehendakmu, kemauanmu sangat keras Hyemi aku bisa melihatnya, tapi kau juga tak bisa berbohong kalau kau tidak benar-benar mencintai Balet?? Kau hanya terpaksa melakukan  hal ini??” Tanya Shin Jung Ri pelatih balet

 

“Shin Ahjumma, aku sungguh ingin  bisa menari balet ini.. aku akan berusaha semampuku, Jebal ahjumma jangan lelah melatihku!!”

 

“tapi.. kau tidak mencintai balet jadi untuk apa??”

“anni, aku mencintai balet…. Ahjumma salah berkata aku tidak mencintai balet!!” ucapnya sekilas lalu mulai kembali latihan

 

Hyemi mencoba beberapa gerakan pada balet sampai beberapa Jam membuatnya sedikit kelelahan dan jari-jari kakinya lecet, tapi yeoja keras kepala itu tetap terus berlatih sambil menahan rasa sakit dan perih pada jari kakinya yang mulai terlihat berdarah disepatu baletnya itu
Yeoja itu terlihat meneteskan air mata walau bibirnya tersenyum,

 

Shin Jung Ri menatap kagum juga tidak tega melihatnya

 

“Stop!!!” ucap JungRi seketika tapi tidak ada tanda-tanda Hyemi menghentikan gerakan baletnya itu

“Hyemi!! Stop!! Cukup Hyemi.. Cukup!!” ucapnya dengan nada tinggi membuat Hyemi menghentikan aktivitasnya seketika

 

“Kau banyak kemajuan Hyemi, tapi.. tak perlu memaksakan diri seperti ini, kau bilang kau mencintai balet, mencintai artinya tidak memaksakan kehendak, tidak menyakiti dirimu sendiri seperti ini, kau harus menikmati balet, kau harus tersenyum bahagia menikmatinya, bukan tersenyum pura-pura dan menahan sakit.. untuk kali ini latihan cukup, jaga kondisimu.. hari ini kau terlalu banyak berlatih”

“Tapi ajhumma…!!”

“pulanglah… latihan sudah selesai!!” Ucap JungRi sekilas membuat Hyemi terpaksa setuju

 

 

 

***

 

*Cho Hye Mi POV*

 

 

Aku tau, tidak semua kemampuan Eunri eonni bisa aku miliki, aku tidak mampu menjadi penari balet sebaik dia, aku tidak bisa merubah penampilanku menjadi lebih dewasa,
aku…. Aku adalah Cho Hyemi yeoja kecil yang selalu menjadi adik kecil dimata Hyungjun oppa, sama sekali tidak ada perubahanku untuk membuatnya menganggap aku yeoja dewasa seperti tipe idealnya… jujur, aku sudah melakukan semuanya, berusaha mati-matian untuk menjadi orang lain (Lee Eun Ri) agar Jjun oppa menyukaiku, akan sangat susah menjadi orang lain…

Aku mempunyai karakter berbeda dari Eunri eonni, jati diriku bahkan sudah aku kubur dalam untuk terlahir menjadi orang lain.. tapi aku tidak mampu menjadi orang lain itu oppa!! Wae????? Kenapa susah sekali untukku mendengar kata kau mencintai diriku yang sesungguhnya??? Wae aku harus menjadi orang lain untuk mencoba mendapatkan hatimu oppa???

Jari kakiku terluka …
aku tidak menyesal atas semua ini, aku tidak akan menangis karna sakit ini.. hanya saja hatiku jauh lebih sakit menghadapi kenyataan ini, Real or Destiny???
Wae hanya oppa yang aku suka??? Wae??? Tak ada seorang namjapun yang bisa membuatku melakukan semua hal seperti perlakuanku padamu??? Kenapa hanya oppa yang aku suka?? Kenapa oppa tidak bisa mengerti?? Apa aku harus pergi mencari seseorang yang memang cocok untukku?? Tapi sayangnya aku tidak bisa melakukan itu oppa,

Aku malu melihatmu lagi, aku malu mendekatimu lagi, aku malu mencintaimu lagi, karna aku belum berhasil menjadi yeoja yang kau harapkan…
aku sudah berhasil masuk di Seoul International University tapi aku belum berhasil menari balet dengan baik, aku belum bisa merubah penampilan dan karakterku menjadi lebih dewasa seperti yang oppa suka.. aku malu untuk menemuimu lagi oppa… Mianhae!!!

 

 

Aku mencoba melepaskan semua penatku, aku menuangkan seluruh air mataku saat ini, aku ingin pergi menjauh darimu oppa… aku ingin belajar menerima kenyataan bahwa Hyungjun oppa  sama sekali tidak memiliki perasaan apapun, sebesar apapun usahaku untuk mendapatkannya.. sebesar apapun rasa cinta yang aku tanam untuknya.. sebesar itulah aku harus melupakannya dan menjauh darinya…

3thn ini aku menyukainya, 3 thn aku berusaha, tapi ini sia-sia karna aku sadar aku bukanlah yeoja yang dia harapkan..

 

Aku menundukkan kepalaku, melepaskan semua tangisku saat ini…

 

Seseorang mendekat padaku

“Jjun oppa??” aku menatap namja itu sekilas lalu bangkit dari tempat dudukku untuk berjalan pergi sesaat aku sedikit mengeluh sakit saat akan melangkahkan kakiku karna jari-jariku kakiku yang terluka,

Jjun oppa yang melihatku seperti menahan sakit pada kakiku tiba-tiba semakin mendekat

 

“Gwaenchanayo???

“ne..”  jawabku sekilas lalu kembali berusaha melangkahkan kakiku tapi aku malah terjatuh

 

Jjun oppa kembali mendekat, membantuku untuk bangkit dan menopangku untuk kembali duduk pada bangku taman

 

“Wae kau seperti menghindar dariku?? Mianhae, jika aku bersikap sedikit keterlaluan beberapa thn lalu.. aku..”

“Gwaenchana oppa, aku hanya masih banyak urusan.. aku harus pergi, aku tidak bisa lama disini..” aku kembali berusaha bangkit tapi rasanya kakiku semakin sakit

 

Jjun oppa semakin menatapku curiga dan membuka sepatu yang aku kenakan

 

“Omo.. kenapa jari kakimu terluka seperti ini?? Apa yang kau lakukan??”

“aku…. Aku tidak sengaja menginjak pecahan kaca, nanti juga akan sembuh..”

“Jinjja???  Bagaimana bisa kedua kakimu menginjak pecahan kaca?? Kau harus segera mengobatinya, Aku antar kau kedokter..”

“anni, aku bisa sendiri oppa” jawabku lalu berusaha untuk berjalan pergi tapi Jjun oppa tiba-tiba mengangkatku sambil berkata

Kalau kau belum mampu, jangan memaksakan diri.. Babo!!

“Mwo??” aku membelalakkan mata menatapnya, saat ini dia mengangkatku tanpa memandang kearahku sama sekali, aku tidak mengerti maksud ucapannya itu

“diamlah, akan aku antar kau kedokter..”

 

 

Oppa, tak perlu bersikap baik padaku..
itu hanya akan menjadi harapan palsu untukku, semakin kau bersikap baik semakin aku mengharapkan sesuatau yang tak akan pernah kau berikan untukku..

 

 

 

***

 

*Kim Hyung Jun POV*

 

 

2 weeks later

 

 

 

Beberapa hari ini aku melihat penamplan Hyemi semakin berubah,
dia terlihat sedikit lebih dewasa,
rambut panjangnya saat ini dibiarkan tergerai Tanpa hiasan jepit rambut, atau apapun, dan poninya juga dibiarkan panjang, dia tidak memakai poni saat ini..
tidak hanya itu, bajunya juga sudah tidak kekanakan lagi, terlihat seperti yeoja dewasa atau memang dia sudah dewasa??

Tapi… wae?? Aku lebih suka dia seperti biasanya,
tampil dengan gaya cutenya itu, dengan hiasan rambut, tataan rambutnya yang cute, baju-bajunya yang mirip Barbie dan kekanakan itu??

Dia terlihat lebih menampilkan kesan karakternya sendiri dibanding saat ini, memang aku dulu tidak suka dengan penampilannya yang kekanakan itu, tapi saat ini……..

 

 

“Annyeong oppa!!” sapanya padaku saat dia kembali datang ke toko milikku

Aku hanya tersenyum menanggapi sapaannya itu tanpa bicara apapun,
dia menatapku seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi tetap tak ada pembicaraan apapun..
aku masih bingung dengan penampilan barunya itu, apa ini karna ucapanku beberapa tahun lalu?? Ahh molla!!

 

 

“Pstt..psttt Hyung!!”  panggil Allen kim namdongsaengku

Sesaat aku berjalan mendekat kearahnya

“Mwo??”

“ini..” katanya memberiku sebuah tiket kompetisi balet??

“Balet??? Kompetisi Eunri noona lagi?? Huhh, aku sudah tidak tertarik saeng..”

“Mwo?? Sejak??? Dia menjadi kekasih Hyunjoong hyung?? Atau… sejak…..”

“anniyo!! Sejak… sejak… ahh kau tak perlu tau!!”

“ahh, terserah hyung saja.. tapi ini penting hyung!! Kau harus datang acara ini, kalau kau tidak datang.. ahh sudahlah datang saja..”

“alasannya?? Kau tidak memberi tau alasannya aku tidak akan datang..” Godaku agar dongsaengku ini mengaku

“terserah, aku sudah meminta hyung datang!!”

 

Aigooo… kata-kata namdongsaengku ini semakin membuatku penasaran

 

“sudahlah, datang saja hyung.. nanti juga tau!!” katanya sekali lagi sambil mengedipkan sebelah matanya padaku

 

 

 

***

Hari ini aku datang pada acara ini,
kompetisi balet?? Acara Eunri noona?? Aku tidak terlalu tertarik,

 

Tapi…. Penari balet itu??? Sepertinya bukan Eunri noona tapi…..

“Hyemi???” aku membelalakkan mataku dan mencoba memperjelas pendanganku, semakin jelas aku lihat tidak salah lagi itu adalah Cho Hye Mi

Sejak kapan dia bisa menari balet?? Sejak kapan dia menguasai balet?? Dia menari dengan sangat indah.. dia menari balet dengan indah seperti angsa putih…
aku mulai menemukan karakternya saat ini, dia kembali pada penampilannya yang dulu.. cute seperti Barbie, bahkan ka n khas itu menjadi warna baru pada balet..

Dia seperti Barbie yang sedang menari balet.. hehheee tapi dia sepertinya tidak melihatku dan tidak tau kalau aku ada disini.. baguslah!!

“kenapa aku jadi memikirkan yeoja itu???” aku menepuk pipiku sendiri

 

Beberapa saat namdongsaengku allen mengirim pesan padaku isinya

 

‘Hyung~  lihatlah betapa besar usaha yeoja itu untuk bisa kau cintai!!
usaha kerasnya, semua yang dia lakukan itu untukmu hyung^^’

 

 

selesai menari balet, seorang MC bertanya di atas panggung itu

 

“Cho Hyemi?? Sejak kapan kau belajar menari balet?? Aku lihat tarianmu sangat indah.. kau terlihat seperti angsa putih yang cantik..”

“Jinjja?? Hehheee, aku baru memulainya hampir stngah tahun.. aku berlatih keras untuk semua ini, tapi yang paling keras adalah seseorang yang melatihku yaitu Shin Jung Ri ahjumma!! Kamshahamnida..!!”

“mwo?? Bukannya butuh latihan bertahun-tahun?? Kau bercanda??”

“anni, karna cinta sesuatu sesulit apapun itu bisa dicapai dalam waktu yang cukup singkat asal ada kemauan, usaha keras, dan pantang menyerah.. bukan hal mudah untukku masuk dalam dunia balet ini, shin ahjumma juga sering mengeluh karna aku selalu banyak kesalahan tapi aku berusaha terus sampai jari-jari kakiku berdarah untuk mencapai semua ini, tapi ini belum terbaik untukku.. aku harus banyak berlatih” katanya sambil terseyum, jadi kakinya waktu itu bukan karna pecahan kaca?

“Cinta???”

“hehehee.. aku tidak bisa menjelaskannya, ini perkara yang sangat rumit, yang jelas aku mencintai dunia balet saat ini, shin ahjumma selalu berkata padaku saat aku mengalami banyak kesalahan dan kesulitan saat menari balet, beliau berkata  ‘untuk apa kau berusaha kalau kau tidak mencintai balet??’ Sejak saat itu aku mulai mencintai balet dan aku mulai sadar, bagaimana aku bisa menari balet dengn bagus kalau aku tidak mencintainya?? Dan aku akan buktikan pada shin ahjumma bahwa ucapannya saat itu kalau aku tidak mencintai balet itu adalah salah besar.. ^^ ”

“penari balet favoritemu??”

“Lee Eun Ri eonni, dia penari balet terbaik yang pernah aku lihat.. dia sangat hebat, siapapun pasti tau kemampuannya, akan sangat sulit untuk melebihinya, bahkan mengimbanginya saja hanya sebuah impian..”

Eunri noona??? Tak salah lagi, Hyemi melakukan semua ini karna aku??

“ahh, aku tau.. tapi saat ini, di panggung ini.. menurutku dari beberapa penari balet hanya kau yang terbaik dan sulit untuk disaingi..”

 

***

 

 

 

Beberapa minggu setelah acara kompetisi balet itu aku sama sekali tidak melihat Hyemi, dia tidak pernah datang ke toko untuk membeli piro-piro seperti biasanya,

Apa aku membuatnya sedih atas perlakuanku?? Aku namja yang buruk..??

 

“wae??? Aku baru sadar kalau aku menyukainya?? Aku menyukai segala sesuatu tentang dia?? Aku menyukai sifat kekanakannya, aku menyukai gaya barbienya… aku menyukai semua hal yang ada padanya yang sebenarnya aku benci?? Bahkan saat ini aku menyukai segala sesuatu itu.. sangat suka.. aku menyukai usaha kerasnya, aku menyukai ketulusannya, aku menyukai sikap pantang menyerahnya… aigooooooo!!!”

 

 

 

 

***

 

 

 

 

*Cho Hye Mi POV*

 

 

 

Keputusanku untuk berhenti mencintai Jjun oppa saat ini sesuatu yang benar???
molla…..
untuk apa mencintai jika setiap hari harus ada air mata??
untuk apa berusaha kalau sudah diketahui hasilnya akan sia-sia??
usahaku untuk mendapatkan hati  Jjun oppa sama seperti usaha seorang dokter yang mengobati pasiennya yang sudah mati… sekeras apapun tidak ada hasilnya..

Oppa.. sebesar cintaku padamu, sebesar itu pula aku harus berusaha melupakanmu…
aku bukanlah Eunri eonni, walau aku menari balet saat ini.. itu bukan berarti aku sama sepertinya… wae?? Sangat sulit melupakan oppa????

 

Aku membereskan semua barang yang aku miliki yang mengingatkanku pada Jjun oppa,
foto-foto Jjun oppa, bukuku, lukisan wajah Jjun oppa, dan… piro-piro

Aku menyimpan semuanya pada sebuah kotak, aku akan menguburnya saat ini.. tapi piro-piro tidak bisa aku bereskan, jumlah piro-piro dan siro-siro sudah memenuhi etalase..
tapi aku akan membuang piro-piro ini, ini piro-piro yang jjun oppa antar waktu itu…
saat aku pertama kali berkata saranghaeyo oppa..

 

Aku membawa kotak itu keluar rumah, aku berhenti pada pohon besar di tepi danau..

 

“aku akan menguburnya disini?? Aku akan membuang semua kenangan ini saat ini?? Apa aku mampu?? Kau pasti bisa Hyemi!!”

 

Aku seperti orang gila saat ini, menangis tersedu dan mengais-ngais tanah untuk mengubur semua ini… aku tidak mampu melakukan semuanya tapi aku harus bisa..

Aku terdiam sejenak, duduk di pohon besar dibelakangku..

 

 

***

 

 

*Kim Hyung Jun POV*

 

 

Hyemi???

Aku melihatnya duduk dibawah pohon samping danau sambil menangis memandangi kotak dihadapannya??
apa isi kotak itu??

Aku berjalan mendekat kearahnya, belum sampai aku memanggilnya aku mendengar yeoja itu bersenandung kecil, dia menyanyi sebuah lagu dengan suara cukup pelan tapi aku bisa dengan jelas mendengarnya

 

aku tau lagu ini, ini adalah lagu dari penyanyi IU (Lee Ji Eun) itu kan?? Judulnya Good Day..

 

 

GOOD DAY (IU)

어쩜 이렇게 하늘은 더 파 란 건지

오늘따라 왜 바람은 또 완벽한지

그냥 모르는 척 하나 못 들은 척

지워버린 척 딴 얘길 시 작할까

아무 말 못하게 입맞출까

눈물이 차올라서 고갤 들 어??

 

Eonjjeom ireoke haneureun paran geonji

Oneulttara wae baramaeun tto wanbyeokhanji

Geunyang moreaneun cheok, hana motadeun cheok

Jiwobeorin cheok ttan yaegil sijakhalkka

Amu mal motage immatchulkka??

 

 

 

Kenapa langit jadi lebih biru begini??

Kenapa hari ini angin jadi lebih sempurna?

Hanya berpura-pura tidak tau, Pura-pura tidak dengar

Seakan semua terhapus. Apa bicara hal lain saja??

Apa ciuman saja supaya tidak bisa bicara??

 

*pada saat ini, Hyemi mulai sedikit memperkeras volume suaranya… yeoja itu bernyanyi tanpa menyadari aku juga duduk dibawah pohon, berbalik arah darinya*

 

 

흐르지 못하게 또 살짝 웃어

흐르지 못하게 또 살짝 웃어

내게 왜 이러는지? 무슨 말을 하는지?

오늘 했던 모든 말 저 하 늘 위로

한번도 못했던 말 울면서

할 줄은 나 몰랐던 말

나는요.. 오빠가 좋은걸 어떡해??

Nunmuri choollaseo gogael deureo

Heureuji motage tto saljjak useo

Naega wae ireoneunji? Museum mareul haneunji??

Oneul haetdeon modeun maljeo haneul wiro

Hanbeondo motaetdeon mal

Ulmyeonseo hal jareun na mollatdeon mal

Naneunyo.. oppaga joheungeol eotteokhae??

 

Kepalaku tertunduk karna air mata berlinang

Agar tidak mengalir aku tersenyum tipis

Kenapa begini padaku? Apa yang kau katakana??

Semua yang kita bicarakan melayang kelangit

Kata-kata yang tidak bisa aku ucapkan

Kata-kata yang tidak ku mengerti terucap sambil menangis

Aku, oppa-lah yang aku suka..  eotteokhae?

 

*hyemi menyanyikan lagu ini seolah mengisyaratkan kata padaku ‘inilah perasaanku untuk oppa!!’ aku melihat cairan seperti crystal  menetes pada matanya saat aku sedikit  menengoknya dari samping, aku terasa seperti ter-flashback pada saat aku datang kerumahnya untuk mengantar piro-pironya waktu itu dan mendengar untuk pertama kalinya dia berani berkata ‘Saranghaeyo.. oppa, neomu saranghae!!’ sambil memelukku.. sampai saat ini aku masih merasakan pelukannya itu.. yeoja itu begitu polos..*

새로 바뀐 내 머리가 별 로였는지??

입고 나왔던 옷이 실수였 던 건지??

아직 모르는 척, 기억 안 나는 척?

아무 일없던 것처럼 굴어 볼까??

그냥 나가자고 얘기할까??

 

Saero bakkwin nae meoriga byeolloyeonneunji??

Ipgo nawat deon osi silsuyeotdeon geonji??

Ajik moreuneun cheok, gieok an naneun cheok?

Amu ireopdeon geotcheoreom gurebolkka??

Geunyang nagajago yaegihalkka??

 

Apa gaya rambutku yang baru ini jelek??

Apa baju yang ku kenakan tidak disukainya??

Masih pura-pura tidak tau, pura-pura tidak ingat?

Apa aku bersikap seperti tidak terjadi apa-apa saja??

Apa aku harus mengajakknya kencan??

 

 

흐르지 못하게 또 살짝 웃어

흐르지 못하게 또 살짝 웃어

내게 왜 이러는지? 무슨 말을 하는지?

오늘 했던 모든 말 저 하 늘 위로

한번도 못했던 말 울면서

할 줄은 나 몰랐던 말

나는요.. 오빠가 좋은걸 (휴~) 어떡해??

 

 

Nunmuri choollaseo gogael deureo

Heureuji motage tto saljjak useo

Naega wae ireoneunji? Museum mareul haneunji??

Oneul haetdeon modeun maljeo haneul wiro

Hanbeondo motaetdeon mal

Ulmyeonseo hal jareun na mollatdeon mal

Naneunyo.. oppaga joheungeol.. (Hyu) eotteokhae??

 

Kepalaku tertunduk karna air mata berlinang

Agar tidak mengalir aku tersenyum tipis

Kenapa begini padaku? Apa yang kau katakana??

Semua yang kita bicarakan melayang kelangit

Kata-kata yang tidak bisa aku ucapkan

Kata-kata yang tidak ku mengerti terucap sambil menangis

Aku, oppa-lah yang aku suka..  (Hyu)  eotteokhae?

 

이런 나를 보고..

그런 슬 픈 말은 하지 말아요

철없는 건지?

조금 둔한 건지?

믿을 수가 없는걸 요?

 

Ireon nareul bogo..

Geureon seulpeun mareun haji marayo

Cheoreomneun geonji?

Jogeum dunhan geonji?

Mideul suga eomneungeollyo?

 

Menatapku begini..

jangan katakan hal menyedihkan itu

apa aku kekanak-kanakan?

Apa aku lamban?

Aku tidak bisa dipercaya?

 

*isi lagu ini… semuanya… aku mengerti mengapa Hyemi menyanyikan lagu ini. Saat ini Hyemi membuka kotak yang aku rasa akan ia pendam dalam kubangan tanah yang cukup dalam dihadapannya itu, dia membuka sebuah lembaran kertas yang ternyata itu lukisan wajahku.. . Hyemi melihatnya sekilas lalu melipatnya kembali dan memasukannya dalam kotak..*

 

눈물은 나오는데 활짝 웃 어

네 앞을 막고서 막 크게 웃어

내가 왜 이러는지?? 부끄럼 도 없는지?

자존심은 곱게 접어 하늘 위로

한 번도 못했던 말 어쩌

면 다신 못할 바로 그 말

나는..요 오빠가 좋은걸  (아이쿠, 하나 둘)

I’m In My Dream………

(it’s too beautifull, beautiful day make it a good day just don’t make me cry)

이렇게 좋은 날…

 

 

Nunmureun naneunde hwaljjak useo

Ne apeul makgoseo mak keuge useo

Naega wae ireoneunji?? Bukkaeureomdo eomneunji?

Jajonsimeun gopge jeobeo haneurwiro..

Hanbeondo motaetdeon mal

Eojjeomyeon dasin motal baro geu mal

Naneunyo.. oppaga joheungeol (aigo, hana, dul)

I’m In My Dream……….

(it’s too beautifull, beautiful day make it a good day just don’t make me cry)

Ireoke joheun nal…

 

Walau air mata mengalir, aku tersenyum

Berdiri di depanmu, aku tersenyum lebar

Kenapa aku begini?? Apa aku tidak malu??

Ku lipat gandakan kepercayaan diriku sampai langit..

Kata-kata yang tidak bisa aku ucapkan

Kata-kata yang tidak akan bisa aku ucapkan lagi

Aku… oppalah yang aku suka!! (Aigoo.. 1..2..)

Aku dalam mimpiku……

(it’s too beautifull, beautiful day make it a good day just don’t make me cry)

hari yang begitu indah!!

 

 

 

***

*Cho Hyemi POV*

 

 

Aku membulatkan tekat untuk memendam kenangan ini…
aku harus melupakanmu oppa, sesulit apapun itu aku harus bisa, karna rasa sulit melupakanmu itu tidak lebih sulit dari saat aku mencoba dan berusaha mendapatkan hatimu yang nyatanya sia-sia..

 

“Saat aku mencintaimu, saat aku tau cintamu bukan untukku… itulah hal terperih dalam hidupku..”

 

“Andwae!!!” seketika ucapan pelan namun cukup dekat itu menghentikan aktivitasku saat aku akan memasukkan kotak itu dalam kubangan tanah yang aku buat tadi

Jjun oppa????

“apa yang akan kau lakukan ha??” tanyanya dengan nada tingga tapi aku hanya diam dan menatapnya aneh, aku tidak mengerti maksudnya

 

“saat aku acuh padamu kau membuatku menyukaimu, sekarang saat aku benar-benar sangat menyukaimu kau mau pergi meninggalkanku?? Kau mau melupakan semuanya?? Semudah itu?? Mau mempermainkan perasaanku ha??”

 

“oppa, kau bicara apa?”

Jjun oppa hanya menatpku sekilas tanpa menjawab apapun,
dia mendekat padaku dan menciumku..

 

“Saranghaeyo yeodongsaeng!! Jeongmal saranghae…” ucapnya saat ini saat kembali membuatku shock atas semua perlakuannya itu

 

Apa aku mimpi??? Apa aku kembali sedang bermimpi Jjun oppa berkata saranghae padaku?? Aku?? aku kembali berkhayal??? Apa aku kembali pada duniaku sendiri??

 

“Wae?? Kau sudah tak mencintaiku? Kau sudah kecewa dengan sikapku??”

“oppa, mianhae…  aku gagal oppa, aku tidak bisa menjadi seperti Eunri eonni, aku berbeda jauh darinya.. aku sangat berbeda darinya.. mianhae..” aku kembali menangis dan mencoba menjauh dari tempat ini

 

 

kau tidak perlu menjadi orang lain untuk dicintai!!  Aku jauh lebih menyukai dirimu sendiri.. saat kau mencoba berdandan dewasa aku tidak suka, aku lebih suka pada yeodongsaeng Barbie yang kyeopta, aku suka segala sesuatu tentangmu bahkan sampai sesuatu yang tidak aku suka saat ini aku sangat menyukainya..”

“tapi oppa..”

“Babo…  kau benar tak ingin memberiku kesempatan sekali saja untuk mencintaimu?? Saat ini tidak tau kenapa perasaanku padamu jauh lebih besar dari perasaan pada Eunri noona.. kau tak perlu menjadi penari balet international, tak perlu menjadi lebih dewasa, tak perlu menjadi Eunri noona.. aku..”

 

“sejak kapan oppa disini??” tanyaku tiba-tiba, jangan-jangan dia mendengar aku bernyanyi tadi?? Aigoooo…

“sejak aku mencintaimu..”

“oppa, aku bertanya serius..”

 

“sudahlah, ayo pulang…” Jjun oppa menyeretku pergi dari tempat ini

“ kau tidak perlu menjadi seperti Eunri noona, aku menyukaimu.. segala sesuatu tentangmu, jangan lagi melakukan hal bodoh demi aku, aku cukup menyesal melihatmu menderita selama ini… berhenti melukai dirimu sendiri karna aku, berhenti menari balet sampai jari-jari kakimu terluka, berhenti berusaha menjadi yeoja dewasa.. dan berhenti menangis… aku mencintaimu adik kecil… Saranghaeyo Yeodongsaeng!!” Jjun oppa tersenyum memelukku, ini bukan mimpi?? Ini kenyataan??

 

I’m In My Dream….. Good Day…. Ireoke joheun nal (이렇게 좋은 날)  …

 

 

THEEND….

 

 

 

Huhhhh… akhirnya kelar juga, mian rada semrawut ya… author buru-buru mau capcuz tahun baruan sama Jjun oppa, jadi main kebut mengebut ketiknya…
so.. readers hargain author ya…

Comment+Like…..
author sempat-sempatin bikin ni FF ditengah kesibukan author yang padat.. #Plokplok  XD

Gomawo yang udah baca!! BOW BOW

Yang belum di tag, bilang aja ntar author tag… hehehee
OK…. Happy new years reader!!! Ini FF terakhir author di tahun 2011 ini…. Walau rada amburadul semoga tidak mengecewakan ya!!! :3 :3 :3 :3 :3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s