One Shoot · PG · Romance · sad

Never Again


“Never Again”

Author FB:  SandraDecy ‘Choi Jehyun’

Twitter: @TriplesSandra (Follow ya!!) XD #Ngeksis

Cast:

Kim hyung jun (SS501)

All member SS501

Choi Jihyun  aka your self ya.. J

Cha sun woo/Baro (B1A4) “baro ikutan lagi ya” (Banyak yg hubungi author permintaan cast Baro cukup banyak soalnya) (^_^)v

Choi Min Yoon (Jihyun’s little sister)

Mian, castnya masih seputar manusia-manusia ini mulu, author kebetulan ispirasinya ada di cast ini, dan readers di blog ini banyak yg minta cast Kim Hyung Jun juga Baro lewat twitter author ^^

Genre: Romantic. Sad

Note: Ini terinspirasi dari lagu SS501 Never Again… so readers yang udah tau arti lagunya bisa sedikit nebak-nebak lah jalan ceritanya gimana… Oke tetep jangan lupa tinggalin Like+Comment ya yang baca… ini FF lumanyan ancur karna kejar share di blog author.

bikinnya gk sampe 2 hari, dari jumat kemaren ngebut sampe sekarang+langsung share, jadi mian kalo banyak kesalahannya ya.. hahaha (sok penting) Oke story….

STORY……

 

 

 

 

‘Baby.. neoreul saranghae.. Baby neoman saranghae chingu raneun maldae shin nan ni, be the one for you’ #SS501theOne

Suara ponsel terdengar ckup keras,

Seorang yeoja buru-buru keluar dari kamar mandinya dan melihat diranjangnya ponselnya berdering kencang, tak menunggu lama yeoja itu mengambil ponselnya yg tertera

‘My Prince Charming calling’

“mwo? Hyungjun oppa?? Dia menelponku??” pikirnya sekilas lalu menjawab telpon itu

“yeoboseo!!” kata yeoja itu dengan suara pelan karna tidak yakin akan seseorang yg menelponnya itu

“jagi-ah.. lama sekali mengangkat telponku, kau masih menungguku kan?? Aku sudah sampai di seoul jagi.. neomu bogoshipda!! Aku ingin kita bertemu, kau mau kan?”

Suara itu trdengar bersemangat sekali membuat yeoja ini sedikit bingung untuk menjawab

“oppa?? Kau kah itu?” yeoja itu masih belum yakin jika namjachingunya 3thn lalu yang pergi ke jepang untuk debutnya sebagai penyayi dan  yg 3thn ini tidak pernah menghubunginya sama sekali tiba-tiba muncul pada saat yang tidak tepat

“ne, kau lupa padaku? Kau menghapus nomer ponselku? Mian jagi, aku… ah tidak enak bicara disini lebih baik aku jelaskan nanti saja saat kita bertemu, aku tunggu di café biasa 1jam lagi..”

“tap..tapi…”

“aku tunggu 1jam lagi, kau harus datang.. annyeong!!” kata namja itu singkat saat sebelum menutup  telponnya

*Choi Jihyun POV*

omoo… bagaimana aku ini?? Apa yg harus aku lakukan??

3thn belakangan ini dia tidak pernah mengangkat telponku, 3thn ini dia  sangat jarang menghubungiku, 3thn juga dia mengabaikanku, dan janjinya dia akan datang di setiap hari ulang tahunku tapi dia tidak datang,  yg aku rasa dia sudah tidak lagi menganggapku yeojachingunya, sekarang tiba-tiba dia datang.. susah payah aku melupakannya, susah payah aku menghapus air mataku karna aku rasa dia sudah tidak perduli padaku, sekarang dia datang dan memintaku menemuinya??

Lalu bagaimana dengan Baro? namjachinguku yg sekarang?? Apa yg harus aku katakana padanya?? Aku janji akan menemaninya ke acara ultah temannya hari ini… aigoooo…aku bingung!!!

***

Sesaat sampai juga aku di Greenpeas café,

Café yg sering aku datangi bersama Hyungjun oppa saat sebelum dia pergi ke jepang, sudah lama aku tidak datang ke tempat ini sejak Hyungjun oppa pergi, sejak aku sakit hati padanya, sejak aku beruasaha untuk melupakannya,

Tapi sekarang aku datang ketempat ini untuk menemuinya dan membatalkan kencanku dengan Baro namjachinguku saat ini…

Di meja nomer 5 dekat dengan arah jendela luar yg pemandangannya cukup indah, ne itu meja favoritku dan hyungjun oppa, aku melihat seorang namja yg aku rasa terlihat lebih dewasa tersenyum padaku dan melambaikan tangan agar aku mendekat, aku rasa itu hyungjun oppa..

“jagi-ah.. kau lupa padaku? Kau tidak senang aku datang?” tanyanya saat melihatku menatapnya dingin

Jujur aku kesal dengan namja ini, dia tidak menganggapku sama sekali 3thn belakangan ini, dia terlalu banyak mengecewakanku.. dia terlalu banyak berkata akan menemuiku di setiap hari ulang tahunku, 3x aku menunggunya di taman di hari ulang tahunku dari malam sampai pagi dan kehujanan tapi dia tidak pernah datang malah Baro yg datang membawakanku payung dan mantel, apa dia tau aku semenderita itu 3thn belakangan ini?

Lalu apa masih bisa kau bermanis-manis dan tersenyum padanya??? Aku rasa tidak!!

“kau mau bicara apa oppa?” tanyaku dengan nada sedikit tidak enak dan tanpa menatapnya sama sekali

Sesaat namja ini bangkit dari tempat duduknya dan memelukku erat

“neomu bogoshipda jagi-ah… jeongmal mianhae, aku tau kau marah padaku.. aku tidak bermaksud untuk mengabaikanmu, aku tidak bermaksud untuk tidak menghubungimu sama sekali.. persiapan debutku menjadi seorang penyanyi itu sangat tdak mudah, sejujurnya aku sangat butuh kau ada di sampingku untuk memberikanku semangat dan tersenyum padaku saat aku bernyanyi diatas panggung, tapi kegiatanku sangat padat sekali, aku hrus latihan, harus berkeliling mengadakan konser, foto majalah, dan mian… aku jadi jarang menghubungimu untuk memberikan kabar, saat ulang tahunmu aku janji akan pergi, aku berusaha membatalkan semua kegiatanku tapi agensiku tetap memaksa untuk tinggal, aku tak punya piliahan.. saat jadwalku sdikit longgar aku sedikit lega karna aku pikir aku bisa bertemu denganmu lagi, beberapa kontrak untuk mengadakan konser di beberapa daerah di jepang sudah aku batalkan, aku akan tetap tinggal disini bersamamu, aku sudah memutuskan untuk debut disini saja, ada kau yg jadi penyemangatku, ada kau yg selalu mendukungku, dan yg aku harapkan ada kau yg tersenyum saat aku bernyanyi di atas panggung..” Hyungjun oppa terseyum padaku

Kata-kata hyungjun oppa membuatku shock, bagaimana mungkin dia datang pada saat yg tidak tepat seperti ini, apa yg harus aku katakana pada Baro?? Bgaimanapun aku tidak bisa mengabaikan namja yg selalu ada bersamaku saat ini.. namja yg menyemangatiku saat aku sedih, namja yg selalu ada untuku saat aku sedang berusaha melupakan kesedihanku…

“oppa, sebenarnya..” kata-kataku terhenti saat ini juga, aku tidak bisa berkata pada hyungjun oppa kalau saat ini aku sudah memiliki namja lain yg itu justru membuatnya kecewa padaku, disamping itu aku juga masih sangat mencintai namja ini,

“mwo? Sebenarnya apa?”

“sebenarnya, aku kecewa padamu oppa.. tapi aku mengerti ini adalah pekerjaanmu, mian selama ini aku terlalu bnyak menuntut tanpa menyadari posisimu.. mianhae..” kataku akhirnya

“gwaenchana, mian aku meninggalkanmu sangat lama jagi.. aku tau kau sangat marah padaku, kau boleh memarahiku saat ini, kau boleh memukuliku sampai sepuas hatimu, tapi aku harap kau tdak lagi membenciku..  aku janji, aku janji tidak akan lagi meninggalkanmu..”

***

 

“Mianhae jagi.. aku kemarin tdak bisa menemanimu ke acara ulangtahun temanmu, aku…”

“gwaenchana, jgn dipikirkan.. ah, kau sudah makan siang? Aku lapar sekali, temani aku makan ya..!!” Baro tersenyum

“ne..” kataku sekilas

*Cha Sun Woo POV*

Tatapan yeoja ini kembali berbeda padaku,

Aku tau ada sesuatu yg dia pikirkan, molla… aku juga tidak tau apa yg dia pikirkan sebenarnya, aku tidak ingin bertanya karna aku pikir dia juga tidak mungkin menceritakan sesuatu jika belum siap untuk cerita, tapi aku yakin dia pasti akan bicara padaku saat waktunya tepat.. semoga saja tidak terjadi apa-apa..

“pulang kuliah nanti kita jalan-jalan ya!! Otakku cukup stress dengan tugas kuliah tadi.. dan jgn lupa pakai baju couple kita, ne?” aku membuka percakapan

“mwo?”

“wae?? Tugasmu bnyk yg belum kau kerjakan  ya? Kau tak bisa pergi?? Ehmm, baiklah kalau begitu besok atau kapan-kapan saja saat kau bisa pergi..” kataku akhirnya

“anni.. siapa bilang? Aku bisa pergi, aku juga ingin pergi.. ehm sekalian nanti aku ingin kau membelikanku sesuatu, kalau kau tidak mau aku jadi malas pergi denganmu..” yeoja itu mulai menggodaku, aku rasa dia sudah bisa sedikit melupakan masalahnya, syukurlah

“kalau aku masih tetap tidak mau bagaimana??”

“yasudah kau pergi saja dengan In eun eonnie…” katanya memalingkan muka, dia menyebut nama Lee In eun.. In eun itu noona-noona yg selau mengejarku saat sebelum Jihyun menjadi yeojaku,dia sunbae di universitas ini.. lagi pula In eun noona juga 4thn lebih tua dariku, mana mungkin aku mau… (sok jual mahal)

“ahh.. baiklah..baiklah.. kau minta aku membelikan apa?”

“molla, saat ada sesuatu yg aku suka aku pasti bilang padamu agar kau belikan ne?”

“huhh… lebih baik aku pergi dengan In eun noona saja kalau begitu..” Godaku sambil memalingkan muka

“yasudah.. kau pergi saja dengan In eun eonnie..” Jihyun ikut memalingkan muka

“Mwo? Jeongmal? Jeongmal??? Kau mau pergi denganku yeobo??? Ahh aku tau kau lebih menyukaiku daripada yeojachingumu itu…” seketika terdengar suara kencang mendekat

“Omonaaa…. Jagi-ah kau dengar suara sesuatu? Seperti suara Ufo dari planet mars? Kau yg bicara?” tanyaku shock

“anni.. bukan aku, sungguh..”

Seketika aku menoleh pada makhluk itu tepat di samping jihyun dan…. Aigooo itu Lee In eun noona….!!

Cepat-cepat aku berlari sambil menyeret tangan Jihyun  pergi menuju tepat parkir mobilku, untung saja jam kuliah sudah berakhir, jadi aku bisa cepat-cepat menghindar dari In eun noona..

Sesaat sampai juga di tempat parkir mobilku, aku berhenti dan mengatur nafasku yg tersenggal-senggal karna berlari tadi..

“huhhh… baikalah, aku antar kau pulang dulu, kita ganti baju kita dengan baju couple setelah itu kita pergi jalan-jalan, dan aku akan belikan apapun yg kau minta jagi, dari pada aku harus pergi dengan yeoja aneh itu..” kataku sekilas sambil masih tetap mengatur nafasku

“jeongmal?? Ahh jagi-ah, aku tau kau dari dulu menyukaiku.. pasti yeoja itu memaksa untuk menjadi yeojamu padahal kau kan menyukaiku, dasar yeoja tak tau diri..”

‘Dienggg’

Sepertinya itu bukan suara Jihyun????? Lalu makhluk apa yg aku seret pergi ini tadi…?? Aku menoleh perlahan pada sumber suara dan……..

Lee In Eun noona??????? Omooo, bagaimana mungkin aku salah menyeret orang?????

Secepat kilat aku lari pergi sebelum yeoja ini berpikiran aneh-aneh padaku

“Ya!! Jagi kau mau pergi kemana?? Bukannya kau mau mengajakku pergi??” teriaknya keras, aku sudah tdak perduli, yg aku pikirkan hanya bagaimana caranya menghindar..

***

*Choi Jihyun POV*

“Namja babo!! Bagaimana bisa dia meninggalkanku begitu saja, sambil menyeret yeoja lain pula di hadapanku, dia tidak pikirkan perasaanku apa??” aku mengoceh sendiri

“Jagi-ah, ayo pulang..” tiba-tiba terdengar suara namja

“kau itu dari mana saja??” kataku sambil menoleh pada namja itu yg ternyata Hyungjun oppa

“mwo? Dari mana? Kau tau kalau aku akan menjemputmu?” Tanya Hyungjun oppa bingung

“oppa?? Aku kira… ah aku tau kau pasti menjemputku oppa, aku sudah selesai kuliah 2jam lalu knapa kau baru menjemput ha??” tanyaku akhirnya

Huhhh, aku bisa gila… bagaimana mungkin aku menyembunyikan semuanya seperti ini? Mau sampai kapan aku mempermainkan hati namja??

“kau tau aku akan menjemput? “

“ne, aku tau karna aku yakin jika kau ada disini kau selalu memperhatikanku kan oppa?? Jadi aku sangat yakin jika kau menjemputku..”

“oh.. ne, kalau begitu aku setiap hari akan menjemputmu 1jam sebelum kuliahmu berakhir.. ne?”

“anni… anni oppa…” teriakku tiba-tiba

Bisa gila aku, aku satu kelas dengan Baro, saat aku keluar kelas bersama Baro, lalu tiba-tiba Hyungjun oppa datang, apa yg harus aku katakan???

“wae?”

“ahh bukan karna apa-apa oppa, kau kan janji debut disini, artinya kau juga harus focus pada pekerjaanmu, jgn meninggalkan pekerjaanmu seperti ini oppa, aku sudah cukup senang saat tau kau kembali untukku, aku tidak lagi menuntutmu oppa, aku bisa mengerti.. saat pekerjaanmu sedikit lebih longgar aku tau kau pasti akan datang menemuiku..” aku tersenyum singkat sambil membuat alasan

“ehm baiklah kalau begitu.. ayo pulang..” Hyungjun oppa tersenyum sambil menggandeng tanganku pergi

Ada perasaan senang karna Hyungjun oppa berada didekatku,

Sudah lama aku menunggunya kembali, sudah lama aku merindukannya, tapi apa ini adil untuk Baro?? Apa ini baik untuk 2 namja yg aku cintai?

Aku sangat mencintai Hyungjun oppa, jauh sebelum Baro muncul dalam hidupku, tapi disisi lain aku juga mencintai Baro saat aku mulai kecewa pada Hyungjun oppa..

Sampai kapan aku berada pada cinta di dua pilihan seperti ini?? Sampai kapan aku terus berpura-pura menjadikan mereka satu-satunya untukku?? Sampai kapan aku akan menjadi yeoja yg menyakiti hati namja yg aku cintai dengan cara seperti ini?? Ini bukan kemauanku tapi aku tidak bisa menghentikan semua ini… aku tidak bisa memilih.. aku tidak bisa meninggalkan  salah satu dari mereka..

***

*Author POV*

 

 

 

Baro datang menjemput Jihyun,

Dia tersenyum pada kaca sepion mobilnya dan berkata

“aigooo… kau tampan sekali Mr.Cha!! pantas saja Jihyun tergila-gila padamu… hehehee” katanya narsis sambil membenarkan topinya “mwo??? Memang Jihyun tergila-gila padaku??  Ahh sudahlah..” katanya lagi sambil trsenyum dan berjalan mengetuk pintu rumah Jihyun

Belum juga Baro mengetuk pintu, Jihyun sudah membuka pintunya..

Yeoja itu mengenakan Baju yg sama seperti yg dikenakan Baro.. ne T-shirt Couple berwarna Pink.. XD Jihyun yg memilih warna, niatnya sih untuk mengerjai Baro agar dia mengenakan T-shirt pink, tapi malah Baro suka+cocok dngan T-shirt warna yeoja itu.. XD

“Annyeong my Beautifull princess…” Goda Baro sambil melepas topinya dan bergaya seperti putra mahkota(?) saat bertemu seorang putri(?)

“kau gila ya?” ‘Dieng’ Jihyun menatap Baro aneh dan berjalan mendahului membuat senyum Baro seketika luntur

“ya!ya!yaa…..!!!!! kau berkata apa tadi?” teriak Baro sambil mengejar langkah Jihyun dari belakang

“mwo?? Apa kau?? Seenakmu saja pergi dari hadapanku sambil menyeret yeoja lain?? Kau mau mempermainkan perasaanku ya??” Kata Jihyun saat sebelumnya menoleh kearah Baro dan berkali-kali memukulinya dengan tas yg dibawanya

“ya..ya…!!! stop stop!!!” Baro sedikit menghindar

“masih bisa kau menyuruhku berhenti memukulmu? Kau itu… “ jihyun mulai memukulinya lagi

“Ya!! Kau cemburu ya??” Tanya Baro tiba-tiba membuat Jihyun berhenti memukulnya

“anni… siapa bilang..”

“sudah mengaku saja kau cemburu… ya wajar saja kau cemburu, aku kan namjachingumu.. sudah mengaku saja… apa susahnya sih mengaku..” Goda Baro sambil menahan tawanya

“aku sudah katakan, aku tidak cemburu… untuk apa cemburu pada yeoja itu?? Tidak berkelas sekali…” Jihyun memalingkan muka

“jinjja?? Huhhh… aku tidak yakin.. hahahaa..” Baro tertawa lepas

***

Baro memarkir mobilnya dan berjalan dengan bergandengan tangan bersama Jihyun dipusat perbelanjaan..

“Kau mau foto??” Tanya Baro sambil tersenyum menunjuk foto box

“tidak modal sekali…” Jihyun menatapnya dingin, sepertinya yeoja itu masih kesal padanya

“ahh kau itu.. masih marah soal In eun noona??? Aku itu salah menyeret org, sebenarnya tadi aku buru-buru menghindar dari In eun noona dan menyeretmu pergi, saat aku sampai di samping mobilku, aku melihat yeoja itu bukan kau malah dia.. kau pikir aku tidak shock apa? Seenakmu sendiri saja marah-marah seperti itu..” Wajah Baro berubah kesal, kini giliran Jihyun yg menahan tawanya..

“Ya!! Kau mau menertawakanku?” Tanya Baro kesal

“Anni…” Jihyun kembali memasang wajah dingin dan berjalan mendahului

“Ya!! Jagi.. kau itu sebenarnya kenapa?? Aku sudah jelaskan masalah In eun noona kan? Wae kau masih marah-marah?”

“siapa yg marah? Aku hanya brcanda.. kau itu tdak bisa ya membedakan aku benar-benar marah padamu dan bercanda?” Jihyun tersenyum menghampiri Baro lalu menggandeng tangannya

“tapi kau tadi memukulku seperti itu? Itu bercanda??”

“yg itu aku benar marah, mian.. aku kan belum tau ceritanya kalau kau salah menyeret orang.. hehehee”

“Huhh.. yg benar saja!! Badanku sakit semua karna kau pukuli hanya meminta maaf?? Yeoja macam apa itu??” kata Baro kesal

“lalu?? Aku harus apa? Mengulang waktu? Yg benar saja..”

“setidaknya permintaan maafmu itu lebih special atau apa…”

“mwo?” Jihyun menatap aneh karna tak tau ,maksud Baro

Baro tersenyum dan menunjuk Pipinya(?)

“Yg benar saja? Ditempat ramai seperti ini?? Kau gila???” katanya kesal, lalu berjalan mendahului

“Ya…ya!!! Aku bercanda..!!”

***

*Kim Hyung Jun POV*

Sudah lama aku tidak mengajak Jihyun pergi, Jadwalku hari ini sedikit longgar.. apa aku mengajaknya pergi saja ya hari ini??
Aku sudah mencoba menelpon, tapi ponselnya tdak aktif.. ahh lebih baik aku jemput saja di rumahnya..

Aku menuju rumah Jihyun, sepertinya sepi tak ada orang??
pada kemana???

Aku mengetuk pintu

“Oppa? Hyungjun oppa?” tnya seorang yeoja kecil membuka pintu, dia Choi Min yoon yeodongsaengnya Jihyun yg masih berumur 12thn

“Minyoon ya?? Minyoon masih ingat oppa?? Kau sudah besar ya? Makin cantik, mirip sekali dengan Jihyun eonnie..” kataku sambil terseyum,

Sudah lama aku tdak bertemu Minyoon, sebelum aku pergi ke jepang Minyoon masih sangat kecil, masih sekitar umur 9thn..

Minyoon tersenyum mempersilahkan aku masuk dan duduk di ruang depan

“kenapa sepi sekali?? Pada kemana?”

“Umma dan appa ke Busan 1 minggu karna ada bisnis disana..dan Jihyun eonnie sedang pergi bersama Baro oppa, oppa bukannya sudah bukan namjachingu eonnie lagi ya??” Tanya yeoja ini polos membuatku membelalakkan mata

“mwo??”

“sejak oppa pergi, eonnie sedih sekali… eonnie bilang oppa sudah tidak ingat pada eonnie, sudah 3x ini setiap eonnie ulang  tahun eonnie selalu menunggu oppa datang sampai eonnie kehujanan di taman dari malam sampai pagi tapi oppa jg tidak datang, malah Baro oppa yg datang membawa payung dan mantel untuk eonnie, oppa jg tdak pernah menelpon eonnie sejak pergi”

Kata-kata yeoja ini membuatku marah pada diriku sendiri, aku kejam sekali memperlakukan Jihyun seperti ini, ternyata selama ini dia sangat menderita saat menungguku,

Tapi Baro oppa?? Siapa yg di maksud Minyoon Baro oppa??

“Mian, oppa tidak bermaksud seperti itu Minyoon, oppa sangat sayang pada jihyun eonnie.. tdak mungkin oppa lupa pada eonnie… ehmm Minyoon, Baro oppa?? Siapa Baro oppa?”

“Baro oppa itu teman kuliah eonni, dia selalu datang kesini saat eonnie sedih, bahkan saat semalaman menunggu oppa di taman dan kehujanan, eonnie sempat masuk rumah sakit dan Baro oppa yg menjaganya karna pada saat itu appa dan umma sedang pergi ke Taiwan.. Baro oppa itu sangat baik pada eonnie, sejak oppa pergi, eonnie jarang tersenyum tapi sejak dekat dengan Baro oppa eonnie terlihat sedikit lebih gembira.. tapi sekarang Baro oppa itu sudah menjadi namjachingu eonnie sejak 8bulan lalu, apa eonnie blm cerita pada oppa??”

“Mwo? Namjachingu?” tanyak shock

8bulan lalu?? Artinya saat aku kembali kesin sebenarnya Jihyun sudah memiliki namja lain?? Kenapa dia tdak bilang padaku???

“oppa, wae?”

“anni… Minyooon, oppa pulang dulu ya!! Minyoon tidak apa sendiri?? Oppa masih ada perlu sebentar, nanti oppa main kesini lagi!!^^ ” kataku pada Minyoon dan berusaha tersenyum dan yeoja itu hnya mengangguk

***

Aku masih tdak percaya dengan ucapan Minyoon, tapi yeoja sepolos dia tidak mungkin berbohong…
aku rasa benar, sikap Jihyun sedikit berubah padaku, dia sperti menyembunyikan sesuatu, mataku pedih sekali, aku berusaha menahan air mataku tapi tdak bisa..

Aku menyesal meninggalkannya demi karirku, andai saja waktu itu aku menolak kejepang dan tetap menjalankan debutku disini, semua pasti tdak akan seperti ini..

Didekat tempat perbelanjaan, aku melihat sepertinya Jihyun dan seorang namja, apa itu Baro?? Aku mengarahkan mobilku mendekat dan memarkirnya lalu berjalan kearah mereka, sepertinya mereka berjalan kearah toko hewan?? Mereka juga mengenakan T-shirt couple? Tak salah lagi kalau namja itu pasti namjachingu Jihyun..

“Aku ingin beli ini…” Kata Jihyun sambil menunjuk Hamster kecil

“Hamster??”

“Ne..  akan aku beri nama Baro… hehehee” Jihyun tersenyum, sudah lama aku tidak melihatnya tersenyum seperti ini, walau aku melihatnya pada jarak yg cukup jauh aku bisa melihat wajahnya terlihat bhagia bersama namja itu

Tak bisa di pungkiri, ada rasa sakit… aku ingin Jihyun tersenyum seperti itu saat dia bersamaku, bukannya bersama namja lain..

Sesaat jihyun berbalik arah dan melihatku
Mataku menahan air mata dan masih mencoba tersenyum padanya

“oppa??” dia sepeti kaget saat melihatku dihadapannya

“mwo? Siapa dia jagi? Bukannya dia penyanyi Kim Hyung Jun itu ya?” Tanya namja itu yg aku yakin dia namja yg bernama Baro

“dia….” Jihyun mencoba menjelaskan

“annyeong!! Ne aku Kim Hyung Jun,aku sepupuya Jihyun..” kataku akhirnya membuat Jihyun tdak bisa lagi menahan air matanya

“mwo? Sepupu?? Knapa kau tdak bilang punya sepupu artis ha?? Annyeong Hyung!! Cha sun woo imnida, tapi kau bisa memanggilku Baro..” Namja itu tersenyum

“ne, annyeong!! Kau pasti namjachingu jihyun kan?” kataku pada Baro dan berusaha menahan air mataku dan tersenyum

“ne.. Bangashipada!!”

“Ya!! Jagi? Wae? Kau menangis?? Wae..??”

“anni, gwaenchana..” kata jihyun pada Baro sekilas

“oppa, aku… sebenarnya…”

“gwaenchana… aku sudah tau, aku baru saja kerumahmu tapi sepi sekali hnya ada Minyoon.. ah mian aku menggangu kalian, aku harus pergi 20mnit lagi aku ada Jadwal.. annyeong!!” kataku sambil menahan air mataku lalu berjalan pergi

“oppa, aku ingn bicara sesuatu..” Teriak Jihyun mengejarku

“pergilah, mian aku selama ini terlalu bnyk membuatmu menderita.. aku tdak pantas menjadi namjachingumu, aku tidak bisa menjagamu seperti Baro menjagamu, jangan biarkan dia tau tentang kita, aku hnya ingin menebus kesalahanku walau salahku terlalu bnyk padamu, aku hnya ingin melihatmu bahagia, kau bahagia jika bersama Baro bukan aku..” kataku sekilas lalu berjalan pergi

“Oppa…….!!!!!” Teriak Jihyun tapi aku menahan air mataku dan berlari dan mengendarai mobilku pergi menjauh dari sini

***

*Choi Jihyun POV*

 

 

 

Ketakutanku selama ini benar terjadi, aku tidk bisa berlama-lama menyembunyikan hal ini pada salah satu dari mereka,

Aku belum siap mendengar kata-kata itu dari Hyungjun oppa, dia memintaku meninggalkannya agar aku bisa bersama Baro, dia mengatakan dia adalah sepupuku, tapi untuk apa dia melindungiku dari kebohonganku sendiri?? Kenapa dia tidak marah padaku dan tidak bilang saja pada Baro kalau dia juga namjachinguku?? Kenapa kau terlalu baik padaku saat ini oppa???

Kau mau membuatku merasa bersalah karna tdak bisa menunggumu lebih lama sampai kau kembali?? Kau ingin membunuhku dengan rasa bersalahku? Kau ingin aku membenci diriku sendiri???

Aku memandangi foto Hyungjun oppa.. aku tdak bisa kehilangan dia, sejak kepergiaannya aku susah payah melupakannya, saat aku mulai berhasil sedikit melupakannya dia muncul lagi dalam hidupku, itu membuatku merasa aku tidak perlu lagi melupakannya.. tapi apa yg terjadi sekarang??? Kau ingin aku pergi meninggalkanmu??? Kau mau menyiksa perasaanku lagi??

‘tok..tok..tok…’

 

Terdengar suara ketukan pintu dari arah luar kamarku, pasti minyoon

“eonnie, gawenchana?” tanyanya sedikit khawatir, sepertinya suara tangisanku terdengar sampai luar kamar

“masuklah..”

“eonnie, mian… aku tidak tau kalau..”

“gwaenchana saeng, eonnie tau cepat atau lambat pasti slah satu dari mereka akan tau..”

“eonnie masih mencintai Hyungjun oppa?”

Pertanyaan Minyoon hanya aku jawab dengan anggukan

“lalu Baro oppa?”

“Molla….. eonnie juga sangat sayang pada Baro oppa, Minyoon.. saat kau dewasa kelak, kau jgn pernah menjadi yeoja seperti eonnie, yeoja yg mempermainkan perasaan namja, yeoja yg tidak bisa setia pada namjachingunya dan malah mempermainkan perasaan 2 namja sekaligus..”

“anni… eonnie bukan yeoja seperti itu, eonnie yeoja yg baik.. Minyoon ingin seperti eonnie, ini bukan salah eonnie tapi keadaan yg membuat eonnie sepeti ini, aku harap eonnie bisa menentukan pilihan eonnie tanpa harus menyakiti salah satu dari mereka.. eonnie pasti bisa, lebih baik eonnie pikirkan baik-baik siapa namja yg akan eonnie jadikan namjachingu dan namja yg akan eonnie jadikan teman..”

Aku tercengo mendengar ucapan anak ini, bagaimana mungkin anak berusia 12thn bisa berpikir lebih dewasa dibanding aku?? Tapi aku belum bisa menentukan pilihan dalam waktu dekat ini… apa yg harus aku lakukan???

***

Hari ini kampusku terlihat ramai sekali?? Ada apa ini??

Mana baro???

“aigo…. Sedang apa namja itu memanjat pohon setinggi itu??? Ahh memalukanku sebagai yeojachingunya saja..” Langkah cepatku mengarah pada namja yg bernama Baro itu,

“Ya!!! Sedang apa kau disitu?? Cepat turun…!!” teriakku dari bawah pohon

Baro menatapku seperti memberi isyarat kalau dia sedang ketakutan

“Mwo?? Kau itu cepat turun!! Tidak dengar ya??” kataku sekali lagi

Baro menutup mukanya dengan tangan dan menutup matanya rapat-rapat sambil menunjuk arah belakangku

Sesaat aku menoleh kearah belakang… Aigoooo pantas saja, ada In eun eonnie…  kenapasih yeoja ini mengejar Baro terus?? Tidak tau ya aku yeojachingunya?? Dasar yeoja tak tau malu…!!

Tatapanku kesal pada yeoja ini..

“Ya!! Sedang apa eonnie disini??” tanyaku kesal

“kau yg sedang apa?? Kau tidak tau ya? Aku sedang main kejar-kejaran dengan Baro?? Dia kan namjachinguku, kemarin saat dia menyeretku pergi dia bilang dia sangat mencintaiku, dia itu pura-pura mencintaimu.. dasar kau yeoja tak tau diri!!”

Mwo??? Siapa ini yang gila?? Aku atau yeoja ini???

Aku menatap kearah Baro dengan tatapan mematikan, tapi Baro menggelengkan kepala cepat sambil berteriak dari atas pohon “Ya!! Jgn percaya dia jagi.. dia bohong!!”

“kau menuduhku bohong??” teriak In eun eonnie

“kau atau dia yg bohong ha??” tatapku kesal

“Ya!! In eun noona… kau itu salah sangka!! Kemarin saat aku menyeretmu itu, aku tidak sengaja.. aku mengira kalau aku menyeret Jihyun… Jebal kau jgn salah sangka padaku!!”

“wae? Kau mengelak??”

“anni.. aku benar tidak tau kalau kau yg aku seret… mianhae!!”

“Kau itu…!! Kau mempermainkan perasaanku ya?? Kau itu namja kejam!!” teriak In eun eonnie setelah itu berlari pergi

“Ya!! Noona.. mianhae.. aku benar-benar tidak bermaksud… ya!! Noona….!!” Teriak Baro saat In eun eonnie pergi dan turun dari pohon(?)

“Ya!! Kau mau mengejarnya? Cepat kejar!!” kataku sambil melipat tanganku

“kau itu!! Aku itu tidak mau ada yeoja menangis gara-gara aku!!”

“aku kan sudah bilang, cepat kejar dia dan minta maaf..”

“anni… lagipula aku juga tidak pernah merasa memperainkan perasaannya, dia selalu mengejarku tapi aku juga tidak pernah mendekatinya..”

“Mwo?? Apa kau bilang?? Kau itu sudah membuat In eun eonnie menangis!! Lagipula untuk apa kau menghindar dari In eun eonnie dengan memanjat pohon? Kau pikir dia anjing apa sampai kau hindari seperti itu.. cepat cari dia dan minta maaf!!” kataku kesal sambil memukuli dia dengan buku yg aku bawa

“Aku tidak mau…!! Kau tidak dengar ya?? Lagipula apa kau sendiri juga meminta maaf saat menyakiti hati seseorang?” pertanyaan itu membuatku berhenti memukulinya, aku tau aku tidak terlalu keras memukulnya, tapi aku sudah berbuat salah pada dia juga Hyungjun oppa,tapi aku belum berani mengakui salahku dan meminta maaf padanya

“Mwo?? Jagi-ah… kenapa diam? Aku salah bicara ya?? Mianhae.. jeongmal mianhae!!”

“anni.. mian aku salah..” kataku singkat

“salah?? Salah apa?”

Aku hanya tersenyum tanpa berani menjawab pertanyaan itu

‘Ya!! Artis Kim Hyung Jun hari ini mulai debut dengan Boyband barunya, aku dengar namanya SS501.. dan membernya adalah 5 namja tampan dan mereka artis semua!!’

 

Suara itu membuatku tercekat..

Beberapa teman kuliahku sedang membicarakan debut baru Hyungjun oppa sebagai member salah satu boyband?? Dan SS501???

“Hyungjun?? Kim Hyung Jun??? bukannya dia hyung tampan yg bertemu kita waktu itu? Dia sepupumu itu kan jagi??” Tanya Baro membuatku kembali gelagapan untuk menjawab

“sepupu?? Jihyun? Kau sepupunya hyungjun oppa ya?” Tanya beberapa teman saat mendengar ucapan Baro

“Mwo?  Anni.. aku saja tidak prnah bertemu dengannya, namja ini bohong, jgn percaya!!” kataku sambil menunjuk muka Baro

“oh.. aku kira kau benar sepupunya atau kenal dengan Hyungjun oppa.. tapi namja yg menemuimu di sini dulu mirip sekali dengan Hyungjun oppa, aku pikir itu bukan dia jadi aku diam saja, lagi pula aku melihat kalian dengan jarak cukup jauh..”

“mwo?”

“1mingu lalu saat ada namja menjemputmu, aku tidak sengaja melihat kalian..”

“Psstt…psstt… kau juga di jemput namja ya? Diam diam kau dekat dengan namja lain??” kata Baro memukul bahuku sdikit keras

“Mwo?? Anni…. Ah yg itu dia sepupuku, dia bukan hyungjun oppa, mana mungkin artis setampan dia mengenalku sampai seperduli itu padaku menjemput kesini..?”

“oh begitu ya?” kata salah satu dari mereka kemudian pergi satu per satu

“sepupumu? Jdi Hyungjun hyung pernah menjemputmu?”

“Ne, tapi kau jgn bilang pada mereka kalau aku kenal dengan Hyungjun oppa.. kau mau aku mati di introgasi mereka ya?” kataku kesal

“mian aku tadi cekeplosan.. aku juga tdak sengaja berkata itu..”

***

~a mount later~

Saat ini Hyungjun oppa sudah memulai debutnya dengan Boyband SS501

Sudah 1 bulan yang lalu mereka debut, tapi sejak tau ada Baro disampingku, sejak itu juga Hyungjun oppa tak pernah lagi menelponku atau bahkan bertemu denganku, aku tau pasti dia sangat sibuk…

Apa dia sungguh-sungguh berkata itu padaku? Apa dia sunguh-sungguh ingin aku pergi dari dia??

Apa yg aku pikirkan?? Bukanya aku saat ini sedang pergi dengan Baro? Kenapa aku masih memikirkan namja lain?? *batinku sebal*

“Jagi, SS501 semakin terkenal saja.. sepupumu daebak!!” katanya sambil tesenyum saat menonton Music Bank di TV yg ada di dalam mobilnya itu tapi aku hanya tersenyum singkat

Hampir di beberapa chanel TV ada dia juga SS501

Ada actor Kim hyun joong oppa sebagai leadernya dan membernya ada Heo Young saeng oppa, Kim Kyu Jong oppa, Park Jung Min oppa, juga Kim Hyung Jun oppa..

Aku mengikuti sekali perkembangan Boyband itu, penampilan mereka sangat bagus.. disamping itu karna Hyungjun oppa…  aku harap dia sudah tak lagi menyukaiku agar aku tidak terlalu menyakiti perasanya… tapi aku tidak yakin akan merasa baik-baik saja jika tau namja yg aku cintai sudah tak lagi menyukaiku..

‘Ini lagu terbaru dari SS501, bisa kalian sebutkan judulnya?’ suara MC itu dari layar TV ini

‘Never again…’ jawab kyujong oppa dengan seyum khasnya

‘kalian ingin membawakan lagu ini’ MC kembali bertanya

‘kalau itu lebih baik Baby saja yg menjawabnya,,’ kata Jungmin oppa sambil menunjuk pada Hyungjun oppa yg setauku dia di panggil member SS501 dngan sebutan Baby..

‘Lagu ini aku tujukan untuk seorang yeoja yang selalu menjadi inspirasiku, satu-satunya yeoja yg aku cintai, yeoja yang aku sia-siakan selama ini, dan sekarang dia yg menyia-nyiakanku saat ini.. aku harap dia mendengar lagu ini. Jagi-ah mianhae… Jeongmal mianhae..’ Kata Hyungjun oppa dengan menahan air mata tapi aku disini sudah  tidak bisa menahan air mataku

‘Ciee….. manis sekali…’ goda jungmin oppa disertai terawa keras member yg lain tapi hyungjun oppa sama sekali tidak tersenyum brsama mereka

‘Ok, SS501… NEVER AGAIN..!!’ Kata MC itu lalu mereka mulai bernyanyi

SS501- Never Again

(Translate Indonesia By Author : SandraDecy “Choi Jehyun” ) ^^

 

HJB: Naega marul haji gureni ne gyote darum saram senggyondarun sashi, modun gol badaurigein naega juggo shipul mankhum aphun iri doegejiman

Mengapa kau tidak memberi tahuku bahwa ada orang lain disampingmu, meskipun itu akan menyakitiku sehingga aku ingin mati..

HJL: Nowa hamke ineun gwe aphe na honja momudgorimyo soidon gute…

Aku adalah seseorang yang berdiri di antara kau dan dia

HYS: Gure norul gunyang bonege jarhangora senggaghejiman, ne mam nomu apa onungol…

Jujur, aku pikir aku melakukan hal yang benar membiarkanmu pergi,  tapi itu masih sangat menyakitkan

SS501: I don’t wanna love again…

Aku tak ingin jatuh cinta lagi…

HYS: Baby I don’t wanna love again.. dashin nal chadji anhgirul..

Baby, aku tak ingin jatuh cinta lagi, aku tak ingin lagi menemukan cinta..

SS501: I don’t wanna love again…

Aku tak ingin jatuh cinta lagi…

HYS: baby I know noui yogshm mankhum neul cheuji mothan na…

Baby, aku tau aku adalah seseorang yang egois untukmu..

KKJ: Majimag neoge hago shipunmal gakkumun irohge ne tudgwa darun naui salm

Kata-kata terakhir yang ingin ku ucapkan padamu selalu keluar berbeda dari kata yang telah aku rencanakan

HJL: Naege.. nega jonbuyssonunde nomu janinhan ne nunbid nal munoturyoji

Kau adalah segalanya untukku, tapi kekejamanmu menghancurkan segalanya, mata dinginmu telah mencabikku.

PJM: Nowa.. hamke ineun gwe ape no honja momudgorimyo soidon gute

Aku adalah seseorang yang berdiri di antara kau dan dia

HYS: Gure norul gunyang bonege jarhangora senggaghejiman, ne mam nomu apa onungol…

Jujur, aku pikir aku melakukan hal yang benar membiarkanmu pergi,  tapi itu masih sangat menyakitkan

SS501: I don’t wanna love again…

Aku tak ingin jatuh cinta lagi…

HYS: Baby I don’t wanna love again.. dashin nal chadji anhgirul..

Baby, aku tak ingin jatuh cinta lagi, aku tak ingin lagi menemukan cinta..

SS501: I don’t wanna love again…

Aku tak ingin jatuh cinta lagi…

HYS: baby I know noui yogshm mankhum neul cheuji mothan na…

Baby, aku tau aku adalah seseorang yang egois untukmu..

HJB: Imi ordjo na ol tenassoya henunde nega baboyosso yeah!! Noui goig hankobone da modu da yeah… Jiulle…

Aku adalah orang yang bodoh, aku tidak pergi sebelumnya.. aku akan menghapus semua kenangan tentangmu, yeah… Sekaligus

SS501: I don’t wanna love again…

Aku tak ingin jatuh cinta lagi…

HJB: Oh.. I don’t wanna love again… I don’t..I don’t.. I don’t baby… I don’t wanna love you can’t you see  my darling..?

Oh… aku tak ingin jatuh cinta lagi… aku tak ingin..tak ingin tak ingin, baby.. aku tak ingin cintamu, kau tidak bisa melihatnya sayangku?

SS501: I don’t wanna love again…

Aku tak ingin jatuh cinta lagi…

HJB: Oh I don’t wanna love again neul cheuji mothan na…

Oh aku tak ingin jatuh cinta lagi tanpamu…

PJM: baby I but say that is now I don’t need you anymore…

Baby… Tetapi aku mengatakan bahwa sekarang aku tidak membutuhkanmu lagi..

 

 

‘Jlebb’ rasanya jantungku berhenti berdetak saat mendengarnya..

Setelah lagu itu selesai aku langsung matikan TVnya, aku tak ingin mendengarnya lagi.. aku tak ingin mendengar lagi kata-kata Hyungjun oppa dengan lagu-lagunya yg lain,

Lagu ini sudah cukup menyakitkanku, aku rasa Hyungjun oppa sudah benar-benar membenciu saat ini.. aku sadar, aku memang tidak pantas untuk namja seperti dia..

“Jagi-ah.. wae?? Music bank’nya belum selesai, kenapa kau matikan??” Tanya Baro lalu sesaat dia menatapku

“Ya!! Kau menangis?? Wae?? Akhir-akhir ini aku rasa kau sedikit berubah?? Selama ini aku tidak berani bertanya karna aku pikir kau masih bisa menyelesaikannya tapi aku tidak bisa melihatmu seperti ini terus, ceritalah padaku ada apa sebenarnya? Apa kau ingat lagi dengan namjamu itu??”

Aku tidak bisa lagi menyembunyikannya, saat ini harus aku akhri.. Baro harus tau..

Aku tak ingin menyakitinya lebih lama lagi, jika saat ini dia meninggalkanku aku rela, aku siap, dan itu resiko atas sikapku sendiri walau semua ini bukan kemauanku.

Walau bagaimanapun ini salahku, Baro terlalu baik untuk aku sakiti seperti ini..

Sesaat aku meminta Baro menghentikan mobilnya di taman, aku akan menceritakan padanya disana

“Mwo?? Jadi lagu itu untukmu? Dan Hyungjun hyung itu namja yg kau tnggu selama ini? Dia bukan sepupumu?” Baro terlihat shock mendengar semua pengakuanku padanya

“ne… mian, aku tidak cerita sebelumnya.. kau tau  kan berapa lama dia pergi dan bagaimana menderitanya aku saat dia pergi? Dan saat kau sdah menjadi namjaku dia tiba-tiba saja datang memintaku menemuinya.. aku belum bisa menjelaskan padanya juga padamu sampai akhirnya jadi seperti ini, aku sadar aku salah.. kalau kau ingin pergi kau pergi saja, aku tau aku terlalu banyak mengecewakanmu, kalau kau ingin meninggalkanku kau tnggalkan saja aku, aku bukan yeoja yg baik untukmu, bahkan aku juga tidak bisa setia pada namjachinguku sendiri…” kataku sambil menahan airmataku

Sesaat Baro tersenyum dan memelukku

“anniyo… kau bukan yeoja sekejam itu aku tau, mian gara-gara aku kau tidak bisa lagi dekat dengan namja yg kau tunggu selama ini.. aku adalah penghalang antara kau dan dia aku sadar, tapi jujur… beberapa tahun lalu saat aku melihatmu menangis karna memikirkannya, aku tidak bisa diam begitu saja, aku ingin sekali berlari dan memelukmu, aku ingin bisa menghapus air matamu, menghiburmu, melihat kau trsenyum lagi, aku ingin bisa menjagamu tapi aku malah menjadi beban dalam hidupmu dan menjadi peghalang utama bersatunya cintamu dan Hyungjun hyung.. aku akan jelaskan padanya, aku ingin kau bisa bahagia bersama namja yg kau cintai, dan aku rasa cintamu pada Hyungjun hyung sama sekali tidak bisa digantikan dengan apapun, bahkan denga cintaku sekalipun..” aku melihat Baro menahan air matanya, aku tidak pernah sekalipun melihatnya menangis tapi saat ini aku melihat dia menahan air mata

“anni. Kau bicara apa?? Saranghae.. jeongmal saranghae… kau tidak dengar tadi lagunya?? ‘Oh.. I don’t wanna love again… I don’t..I don’t.. I don’t baby… I don’t wanna love you can’t you see  my darling..?’
dan kata terakhirnya ‘baby I but say that is now I don’t need you anymore…’ dia sudah tidak menginginkan cintaku juga tdak butuh aku lagi, jadi untuk apa kau jelaskan padanya?”

“anni.. dia salah paham, kau tenang saja.. ini tidak akan lama, aku janji akan membawanya kembali padamu.. dan aku janji aku akan mengembalikalikan cintanya untukmu, jika dia sudah mengetahui hal yg sebenarnya aku yakin, betapa beruntungnya dia memiliki yeoja sepertimu..” Baro terenyum teduh dan menuntun tanganku pergi

“Andwae…. Jebal jgn lakukan itu untukku, kau ingin membuatku mati dengan rasa bersalahku itu apa?? Jebal.. jgn berbuat terlalu baik untukku, Saranghae… aku sudah sangat cukup bahagia dengan mencintaimu, aku tak ingin lagi mengecewakan hati namja, bagiku kenangan bersama Hyungjun oppa itu sudah berlalu dan dia juga sudah tidak berharap aku mencintainya, saat ini aku hanya ingin melakukan hal yg terbaik untukmu.. aku tak ingin membuatmu kecewa..”

Baro hanya tersenyum mendengar ucapanku, lalu berkata

“Kau jangan mencintaiku, tetaplah mencintai Hyungjun Hyung… kau tidak boleh mencintaiku, hanya aku yang boleh mencintaimu.. kau mengerti??” (kata itu terispirasi dari kata-kata ethan ruan gege) #Plak XD

aku tidak tau apa yg dia pikirkan.
aku tidak tau jalan pikirannya.. apa yg akan dia lakukan untukku juga Hyungjun oppa??

***

*Author POV*

 

 

 

 

‘Drapp..drap..drapp..’

Suara langkah kaki terdengar pelan tapi semakin lama semakin mendekat kearah pintu Dorm SS501

Tak lama suara ketukan pintu membuat kelima namja tampan didalam dorm saling berpandangan

“nugu??? Siapa yg datang malam-malam sepeti ini?? Jangan-jangan sett…an…” Kata Youngsaeng merapatkan badannya pada member yg lain

“kau takut ya? Sini kupeluk(?)” kata Hyun joong ada Young saeng membuat semua member menatapnya tanda Tanya.. XD (author di gampar) (^_^)v

“mana mungkin? Baru jam 10 malam.. kau terlalu penakut hyung..” kata Jungmin seketika lalu bangkit untuk membuka pintu (sok berani banget?) XD

“Annyeong Hyung.. Jungmin hyung kan?!!” sapa seorang namja sambil tersenyum saat Jungmin membuka pintu

“ne..annyeong!! Nuguyo?”

“cha sun woo Imnida, apa hyungjun hyung ada?”

“ahh.. ne masuklah..” Jungmin tersenyum menyuruhnya masuk

“Baby… ada yg mencarimu keluarlah..!!” kata Jungmin saat berjalan masuk ruang tengah

“nugu?”

“molla, namanya su.. su.. ah iya  Sun Woo.. ne Cha Sun Woo..”

“Mwo? Baro??” seketika Hyungjun membelalakkan matanya kearah jungmin

“Kau tuli ya?? Cha sun woo bukan Baro.. dasar Babo!!” (lo yg babo bang..bang..) XD

Tanpa mendengar kata-kata Jungmin, Hyungjun berjalan kearah ruang depan dan benar, ternyata Baro sudah duduk di sofa ruang tamu dorm..

“Baro? Wae? Kau sendiri?” tanyanya sambil celingukan, siapa tau Baro jg mengajak Jihyun kesini..

“ne.. mian aku menganggumu malam-malam hyung, aku takut saat aku menemuimu besok pagi atau sore kau malah tidak ada, kau kan sangat sibuk..”

“gwaenchana.. wae?? Ada perlu denganku?”

“Jihyun sangat mencintaimu hyung.. mian aku baru tau kalau kau itu adalah..”

“mwo? Kau sudah tau??”

“ne.. Hyung, apa kau sudah tak mencintainya? Jebal.. kembalilah padanya, dia adalah orang yg paling menderita saat kau pergi, jujur.. aku juga sangat sayang pada yeoja itu, tapi aku tau tatapan mata Jihyun padaku sangat berbeda dibanding tatapannya padamu..”

“anni.. kau tau dari mana?? Aku yakin yeoja itu sangat menyayangimu, aku memang marah saat mengetahui yeoja itu memeiliki namja lain, tapi aku juga sadar aku sudah lama pergi dari dia tanpa menghubunginya sama sekali, mungkin dia memang pantas meninggalkanku seperti ini walau aku sangat kecewa padanya, dan aku menyesal pada diriku sendiri.. aku tau kau sangat mencintainya sampai kau rela seperti ini, mengorbankan perasaanmu sendiri demi kebahagiaannya, mungkin aku sendiri belum tentu bisa melakukan hal yg sama sepertimu..”

“terserah padamu Hyung, aku memberimu waktu untuk berpikir… beberapa minggu lagi dia akan ulang tahun, janjimu kau akan datang saat ulang tahunnya, aku harap kau bisa menepati janjimu untuk tahun kali ini, kalau kau tidak datang aku anggap kau memang sudah tidak lagi mengharapan yeoja itu, maka aku yg akan datang untuk memeluknya saat dia mulai kecewa lagi padamu seperti tahun-tahun sebelumnya.. dan aku harap kau tidak lagi membuatnyamerasa bersalah dengan lagumu itu.. mian aku sudah menganggu malam-malam.. annyeong!!”

***

“Jihyun-ah…. Saengil chukka!! Kau ingin nanti malam pergi kencan??” Baro terseyum memeluk Jihyun

“gomawo!! Ne..  candle light dinner??? Makam malam romantis di atas bukit sambil melihat lampu-lampu kota yg bersinar seperti bintang?”

“itu belum seberapa..”

“maksudmu?”

“Itu belum seberapa di banding dengan merayakan ulang tahun dengan namja yg kau cintai kan?”

“lalu?”

“kau ini bagaimana??? Kita rayakan ulang tahunmu..”

“Jinjja?? Tapi… kenapa kau berkata saengil chukka sekarang? Kenapa tidak nanti saja?”

“ahh itu terlalu lama.. sekarang kan juga tidak ada larangan??”

***

*Choi Jihyun POV*

Aku bingung dengan sikap Baro padaku, sebenarnya apa yg dia pikirkan??

Apa maksud dari ucapannya itu?? Akhir-akhir ini dia selalu melarangku untuk berkata aku mencintainya, dia selalu bilang hanya dia yg boleh mencintaku, tapi aku tidak boleh mncintaiya? yg benar saja?

“eonnie.. kau cantik sekali, saengil chukkahamnida eonnie.. kau akan merayakan ulang tahunmu bersama Baro oppa?? Eonnie, kau terlihat gembira saat ini.. aku tak ingin melihatmu menangis karna menunggu dan kehujanan lagi lalu masuk rumah sakit, aku tak ingin melihatmu menderita seperti di tahun sebelumnya..” Minyoon memelukku

Aku tidak bisa menahan airmataku, ternyata yeodongsaengku ini sangat mengkhawatirkanku

“Anni saeng.. eonnie tidak akan menunggu lagi, eonnie tidak perlu lagi menunggu saat ini… kau menatapku seperti itu, eonnie mu ini sangat gembira, kau bisa lihat kan?”

“ne..” minyoon tersenyum padaku

Sesaat ada suara mobil berhenti didepan rumahku
Sepertinya Baro sudah menjemputku..

“Mwo? Bukan Baro? Goo ahjussi? Sopir Baro?? Namja itu aneh-aneh saja menjemputku dengan sopir seperti ini??”

“Nona, kau sudah di tunggu..”

“ne… kenapa ahjussi yg menjemput?”

“saya hanya menjalankan tugas..”

“oh.. ne baiklah..” kataku sekilas lalu menatap Choi Min Yoon dan tersenyum

“saeng, eonnie pergi dulu ya!! Eonnie tidak akan pulang malam..”

“ne..”

***

Aku berada di bukit…

Malam ini indah sekali, Baro sudah menyiapkan semunya, seperti impianku
makan malam romatis juga melihat lampu kota dari atas bukit..
tapi aku tidak melihat Baro?? Kemana namja itu?

“sepi sekali? Tidak ada orang, tidak ada Baro juga… ahhh namja itu mulai sepertinya mengerjaiku..!!” gumamku kesal sambil duduk di meja yg sudah disiapkan

Aku melihat ada beberapa amplop kecil berisi kata ucapan mungkin,
aku membukanya dari amplop yg bertuliskan angka 1 terlebih dahulu..

Isinya:

Saengil chukkahamnida….!! ~Saengilchukkahamnida!!^^

Aku harap kau menyukai suasananya.. ^_^ aku yg mendesainnya untukmu..!!

Aku tersenyum singkat lalu membuka amplop yg bertuliskan angka 2

Isinya:

Seperti Impianmu, aku tidak akan lagi pergi darimu..
aku tidak akan lagi membuatmu kecewa.. pernyataan seseorang telah membuatku sadar bahwa aku belum rela melepasmu pergi.. aku belum rela membiarkanmu pergi..

Mulai detik ini, akan aku cabut kata-kataku… aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi.

 

 

Apa ini pernyataanya?? Dia tidak rela jika aku brsama Hyungjun oppa?? Ahh molla..

Aku melihat amplop yg bertuliskan angka 3

Isinya:

Jagi-ah…
mianhae.. aku terlalu banyak mengecewakanmu..
aku akan memulai dari awal, aku akan mulai menghargai setiap waktuku besamamu
dan aku tidak akan pernah membiarkanmu menunggu.. tidak akan pernah.. walau sedetikpun!^^

 

 

Isi surat ini mulai menyimpang…
sbenarnya maksud Baro apa?? Ini saja ia sudah membuatku menunggu..
ok, amplop terakhir yg bertuliskan angka 4

Baby…
I need you…. I need you to love me again!!!^^
aku benar tidak sanggup menjalani beberapa waktu ini tanpamu..
aku sama sekali tidak bisa membuktikan kata-kataku jika aku tidak lagi butuh kau cintai,
aku juga tidak bisa menjalaninya… Jebal mianhae!!

 

Setelah aku membaca isi amplop ke 4, tiba-tiba namja mendekaat padaku

“mwo? Hyungjun oppa?”

“kau mengira kau akan pergi bersama Baro?? Apa kau kecewa aku yg datang?” tanyanya membuatku bingung mau menjawab apa

Aku bukannya kecewa dia yg datang, tapi aku memikirkan perasaan Baro

“Sebenanya apa yg terjadi oppa?? Dan ini?? Ini apa?” tanyaku sambil membawa kartu-kartu ucapan itu..

“itu aku yg menulisnya..”

“mwo? Jadi tempat ini…”

“ne aku yg mendesainya.. dan ini dari Baro untukmu, dia menitipkan ini padaku..” hyungjun oppa memberkan 1 kartu ucapan lagi tapi kali ini dari Baro??

Isinya:

Jangan kecewakan aku, aku susah payah melakukan hal ini untukmu..
ini semua Hyungjun Hyung yg membuatnya untukmu, kau tau kan sekarang kalau dia masih sangat mencintaimu??
Jihyun-ah.. jangan sia-siakan cintamu yg telah kembali… aku hanyalah orang yang ingin melihatmu bahagia, tapi aku yakin cinta Hyungjun Hyung jauh lebih besar dariku..
kau ingat kata-kataku??
Kau jangan mencintaku, hanya aku yang boleh mncintaimu..!! 😛

Ahh iya satu lagi, T-shit couple itu jgn kau buang ya!! Awas kalau kau buang hanya karna kau sudah menemukan cintamu kembali, anggap saja itu sebagai T-shirt persahabatan kita.. kau ingat?? Kita tetap teman dan kau masih Bisa memanggilku yeobo kalau kau mau.. XD

Dan sampaikan pada Hyungjun Hyung, kalau dia meninggalkanmu lagi dalam waktu singkat saja, aku tidak akan lagi merelakan kau untuknya!! (^_^)v

Arraseo.. ini waktu yg kau tunggu-tunggu dari beberapa tahun lalu… rayakanlah ulang tahunmu dengan namja yg kau cintai… jgn pikirkan aku, kau tau kan kalau Lee In Eun noona masih suka mengejarku?? Kau tenang saja, aku tidak akan pernah merasa kesepian ..!! Lol

 

 

Aku terharu sekali membacanya..
bagaimana bisa Baro bersikap sebaik itu padaku??
dia ingin menjadi seorang teman?? Baiklah.. awas saja kalau dia menyesal… XD

“Baro itu namja yg baik, sebenarnya aku ingin dia bisa menjagamu.. tapi aku tidak rela!!” Hyungjun oppa menahan air matanya

Aku menatapnya sekilas dan memeluknya

“kau masih mencintaku oppa?? Kau melakukan semua ini untukku?”

“ne… bertahun-tahun aku ingin merayakan ulang tahunmu, tapi baru bisa terwujud saat ini.. mianhae, aku terlalu lama membuatmu menunggu..”

“Anni… aku tidak lagi mau mengingat semua itu.. aku hanya ingin selamanya seperti ini..”

“Saranghae… My girl…!!” hyungjun oppa tersenyum dan menciumku #Plak XD

************

(Ost KIM HYUNG JUN –Long Night)

 

(Notes Author)

Baro dan Jihyun masih sering bersama walau saat ini mereka tidak lebih dari seorang sahabat,
SS501 semakin hari semakin meroket tapi  Hyungjun tidak lagi meninggalkan Jihyun dalam waktu yang lama, karna Baro menakutinya dengan kata akan merebut Jihyun jika Hyungjun meninggalkanya lagi.. XD

Ok… selanjutnya Lee In Eun… yeoja itu sampai detik ini tidak tau kalau Baro sudah Jomblo…(?)
walau dia sudah lulus kuliah dan bekerja disebuah perusahaan milik keluarganya, dia masih setia mengejar-ngejar Baro sampai dia belajar memanjat pohon untuk bisa mengajar Baro yg menyelamtkan diri darinya keatas pohon (ceita apa ini?)
Jihyun dan Baro merahasiankan putusnya hubungn mereka pada In eun agar dia tidak semakin mengejar Baro… wkekekkeee.. ini atas pemintaan Baro sendiri loh.. 😛

Dan Choi Min Yoon… (4 years later) saat ini sudah berusia  16thn.. dia tumbuh menjadi yeoja yg cantik juga periang seperti eonnienya (Hehehee) (^_^)v #DilemparSapu

Dan Baro saat ini sedang giat-giatnya mulai mendekati Minyoon, walau jarak usianya dan Minyoon selisih 7thn(?)  #Plak (gabisa liat yeoja nganggur),

dan akhirnya tiba juga hari pernikahan Jihyun dengan namjachingu tercintanya KIM HYUNG JUN (?) tepat dihari itulah Minyoon dan Baro confirm to be dating(?) dan saat itu juga T-shirt couple milik Jihyun di wariskan pada yeodongsaeng tercintanya Choi Minyoon (astaga kayak Jihyun mati saja pake warisan..) XD

THEEND…..

 

Mian Gaje… Please comment+like ya!!!

Gomawo!! BOW…..!! :*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s