Family · Romance

You’re “THE ONE”


You’re “THE ONE”

 

 

You’re “THE ONE”

 

 

Author FB: SandraDecy“Choi Jehyun”  Twitter: @TriplesSandra

 

Cast:  Kim Hyung Jun (SS501), Choi Jihyun as you

 

Cameo:

  Kim Kyu Jong (SS501)

 All member SS510

  Kim Kibum (allen kim) *hyungjun’s little brother*

Cha Sun Woo/Baro (B1A4)

All other..

 

Genre: Romantic, family

 

STORY:

“Kau menikah 3hari lagi…” perintah nyonya choi pada putri satu-satunya itu tiba-tiba saat putrinya pulang dari kuliah dengan di antar seorang namja

“mwo??? Umma bercanda..” Choi Jihyun putri dari Choi Eun Soo tersenyum sekilas lalu berjalan masuk dalam kamarnya

Beberapa saat, Jihyun keluar dari kamarnya untuk makan malam seperti biasanya..

Tapi kali ini tatapan umma dan appanya sedikit berbeda dari biasanya

“umma sudah katakan sejak dulu, berhenti berpacaran dengan namja itu..” ummanya membuka percakapan

“tapi kenapa umma? Apa ada yg salah aku berpacaran dengan Baro? Dia baik, dia namja yg menyayangiku, apa lagi yg umma tuntunt dari dia??” Jihyun kesal dan meletakkan lagi piringnya, sepertinya nafsu makannya hilang tiba-tiba saat mendengar ucapan ummanya

“Umma.. jangan bicarakan itu dulu sampai selesai makan..” Kata Choi Jung Won appanya

“aku tidak lapar..” kata Jihyun tiba-tiba lalu segera beranjak pergi

“tetap berada di kursimu..” bentak ummanya

Jihyun tak menghiraukan suara keras itu dan tetap melanjutkan langkahnya

“tetap berada di kursimu atau aku akan menguncimu selama 3 hari di kamar sampai pernikahanmu tiba?” bentakan ummanya seketika membuat Jihyun menghentikan langkahnya

“aku… aku.. belum ingin menikah umma…!!” kata jihyun dengan sedikit terisak

“kau sudah di jodohkan dengan putra pertama dari keluarga kim.. putra  kim ahjussi kakak dari ayahmu.. mau tidak mau kalian harus menikah 3 hari lagi..” lanjut ummanya kini dengan nada datar

“tapi aku tidak mau umma, appa… tolong bicaralah pada umma,jangan menindasku seperti ini.. aku masih 19thn, aku belum ingin menikah appa..terutama dengan seseorang yang sama sekali belum aku kenal dan belum pernah aku temui..” yeoja itu menangis dan memeluk appanya

“Jihyun-ah, kau tau Halmeoni kim sudah merencanakan ini dari dulu saat appa masih kecil.. Halmeoni kim orang yang baik, appa tak punya siapapun selain keluarga kim.. appa di asuh, dibesarkan, di sekolahkan sampai appa berhasil seperti ini oleh mereka ,karena kedua orang tua appa sahabat baik Halabeoji kim meninggal dalam kecelakaan pesawat, sejak itu appa menjadi keluarga kim tapi tetap bermagra choi.. untuk meneruskan keluarga ini menjadi keluarga yang utuh, kau harus menjadi menantu kim ahjuma dan ahjussi dan menjadi nyonya kim, Kim Jihyun.. kau mengerti?” appanya berbicara dengan nada datar

“Wae appa? Hruskah semua itu dilaksanakan? Ini sangat tidak adil untukku.. aku sangat sayang pada Kim Halmeoni dan halabeoji.. aku juga sayang pada Kim ahjuma dan ahjussi.. tapi aku tidak bisa appa..  aku sama sekali tidak kenal dan belum pernah bertemu dengan namja itu.. mengertilah appa..!!” Jihyun memohon

Appanya hanya tersenyum sekilas, lalu menepuk pundak Jihyun

“appa yakin, kau kan menyukainya.. dia tampan, baik, kau memang belum pernah bertemu dengan dia karna dia kuliah di New york, tapi dia saat ini sudah lulus dan mendirikan peusahaan sendiri bersama adik laki-lakinya.. dia namja mandiri, walau Kim ahjussi memiliki perusahaan besar, tapi putranya sangat mandiri dan tidak mau mengambil alih perusahaan milik appanya, dia berusaha sendiri untuk dapat menjadi seperti appanya, appa yakin.. namja seperti itulah yang dapat menjagamu.. sejak kecil dia juga belum pernah bertemu denganmu, halmeoni sengaja tidak mempertemukan kalian karena mereka pikir akan lebih baik jika kau bertemu dengannya saat kalian sudah dewasa..”

“appa.. aku sangat mencintai namjachinguku.. aku tidak bisa meninggalkannya…”

“kalau kau tidak bisa meninggalkan Baro, umma yg akan buat Baromeninggalkanmu..” Ummanya kembali naik darah

Jihyun hanya menatap ummanya sekilas lalu berjalan masukkamarnya dan mengunci pintu

***

Jihyun keluar dari kelasnya saat jam kuliahnya berakhir, dalam pikiranya melayang-layang kaliamat ummanya “kau menikah 3 hari lagi” itu artinya dua hari lagi dari sekarang..

Sekilas dia melihat Baro tersenyum dan melambai tangan kearahnya lalu berjalan mendekat

“ Jagi-ah.. waeyo?? Mukamu pucat sekali? Kau sakit?” Ucapnyasambil menatap tajam dan mengelus pipi yeoja itu lembut

“anni.. aku ingin bicara sesuatu…”

“ne.. bicaralah..” Baro tersenyum

Sesaat Jihyun menuntun tangan Baro menuju taman belakang universitas

“Wae? Bicaralah..” Baro tersenyum teduh

Jihyun menatapnya sekilas lalu memeluk Baro erat sekali dan berkata “saranghae.. Jeongmal saranghae..” membuat Baro sedikit bingung

“wae? Ada apa sebenarnya?? Bicaralah..apa  terjadi sesuatu?? Gwaenchanayo?”

Jihyun melepaskan pelukannya sekilas

“Gwaenchana.. sulit sekali untuk bicara ini denganmu..tapi…”

“tidak akan terjadi apa-apa jika kau berkata jujur padaku..” Baro kembali tersenyum dan mengelus rambut yeoja itu lembut

Jihyun menarik nafas dalam dan berkata

“Umma memintaku untuk menikah 2 hari lagi..”

Mendengar kalimat itu Baro tersenyum dan memeluk yeojachingunya

“wae?kenap buru-buru? Kenapa kita tidak menunggu dulu sampai lulus kuliah?? Ehm ok.. aku akan bicarakan pada umma untuk memintanya melamarmu.. aku sangat mencintamu lalu kenapa kau susah sekali bicara ini? Aku tidak akan marah..” Baro tersenyum dan menyandarkan kepala yeoja itu pada bahunya dan mencium keningnya sekilas

“anni.. bukan itu maksudku.. Halmeoni menjodohkanku dengan putra dari kim ahjussi, kakak angkat appaku.. dan itu sudah menjadi kesepakatan mereka semua ternyata.. aku tidak mau..”

Senyuman Baro seketika luntur saat mendengar kalimat itu..

“wae? Kau hanya diam?? Aku tidak mau itu terjadi.. kita pergi??” Jihyun mendongakkan kepalanya menatap Baro saat dia masih bersandar dibahu namja yang dia cintainya itu

“molla.. pergi? Kemana? Aku mahasiswa jagi-ah.. aku hanya mengandalkan uang dari orang tuaku, aku belum bekerja, kalau aku membawamu pergiaku tidak tau harus menghidupimu dengan cara apa?? Aku memiliki cukup banyak tabungan, tapi appa pasti akan memblockir rekeningku saat mengetahui kita kabur seperti ini.. aku tidak mau membuatmu hidup menderita..”

“aku tidak perduli.. aku tak ingin menikah dengan orang yg belum aku kenal… aku hanya ingin terus bersamamu, kau tau itu?”

Baro tersenyum sekilas, dan kembali mencium kening yeojachingunya

 

“arraseo.. aku akan berusaha agar aku bisa terus bersamamu, aku tak akan biarkan itu terjadi padamu, aku akan mencari kerja.. nanti saat semua orang tidur pukul 12 malam, aku tunggu di taman samping rumahmu, kita pergi..” Baro tersenyum memeluk yeoja itu

“Jinjja??” Jihyun tersenyum bahagia

“ne.. tentu saja” Baro tersenyum dengan mengedipkan sebelahmatanya

“Gomawo..”

***

*Choi Jihyun POV*

Sepulang kuliah tadi aku mengemas barang-barang yang aku perlukan..

Aku sangat sedih kalau sampai harus berpisah dengan appa dan umma dengan cara seperti ini..

Tapi apa boleh buat, mereka yang memaksaku untuk melakukanhal ini..

Aku melihat jam dindingku, wakut tepat menunjukkan pukul 12.00am

Aku membawa tasku dan membuka pintu kamarku pelan, aku memastikan appa dan umma tidak melihatku..

Aku melangkah pelan sampai akhirnya di depan pintu rumahku, aku kembali berjalan pelan ke arah taman samping rumahku, aku sudah melihat mobil sport putih milik Baro sudah terparkir disana

“Jagi-ah.. gwaenchanayo? Tidak ada yg melihatmu? Aku menelponmu tapi ponselmu tidak dapat di hubungi” tanyanya panik

“anni.. aku meninggalkannya di rumah agar appa dan umma tidak bisa melacak keberadaanku..” kataku sekilas lalu masuk dalam mobil

Sekilas Baro tersenyum dan menyalakan mesin mobilnya

“Berhenti…!!” teriak seseorang

Aku menoleh kearah sumber suara “Omoo.. umma.. appa?”

 

Umma mendekat dan membuka pintu mobil Baro lalu menatapku tajam..

“Kau mulai membangkang?? Keluar..” Perintah umma dengan wajah yang menurutku cukup menyeramkan

“shiro umma.. biarkan aku pergi..” aku mencoba melepaskan diri dari umma

“keluar…!!” perintah umma sekali lagi lalu menarik paksa tanganku untuk keluar

“dan kau!! Jauhi putriku… dia akan segera menikah..” Umma menatap Baro dengan tatapan mautnya

“Umma, aku tidak mau menikah dengan namja yang tidak aku kenal..” kataku tiba-tiba

“Jihyun, kali ini menurutlah perintah umma..” appa menatapku dan Baro dengan tatapan datar

“Putriku akan  segera menikah, demi kebahagiaannya aku harap kau mengerti.. menjauhlah darinya jangan biarkan pernikahannya dibayangi oleh dirimu..” kata appa sambil tersenyum singkat pada Baro lalu mengikuti langkah umma untuk menyeterku masuk dalam rumah

Aku menatap Baro dengan tatapan “Bawa aku lari dari tangan appa dan umma”

Tapi Baro menatapku dengan wajah kecewa dan tatapan “Mian, aku tidak bisa melalukan apapun saat ini”

 

 

 

 

 

***

*Author POV*

 

Jihyun mengenakan dress putihnya, baju pengantinya sangat cantik..

Tapi sama sekali tidak ada senyum di wajahnya..

Baru kemarin jihyun bertemu dengan namja yang menikahinya saat ini,

Namja yang tampan, tapi ini menyakitkan.. harus berpisah dengan namja yang sudah menjadi namjachingunya 1th belakangan ini hanya untuk menikah dengan namja yg  baru ditemunya kemarin..

“Neomu yeppo!!” Kim Halmeoni terseyum menatap jihyun

Baro tidak datang untuk menggagalkan acara pernikahannya, padahal Jihyun sangat berharap Baro akan datang untuk membawanya pergi, bahkan Baro juga tidak menelponnya, tidak mengirim pesan sama sekali sampai saat upacarapernikahan selesai

Jihyun mencoba menghubugi ponselnya tidak bisa

Sampai akhirnya ada sebuah pesan masuk

From: Baro

Annyeong Jagi-ah…

Chukkae.. walau aku tau ini bukan kemauanmu, tapi inilah jalan hidupmu..

Aku tidak akan lagi mengganggu hidupmu, tidak akan lagi bertemu denganmu..

Ini sangat berat, tapi ini jalan satu-satunya agar aku dapat mengikhlaskanmu..

Aku harus pergi jagi-ah.. aku tidak akan melupakanmu tapi kau boleh melupakanku jika untuk mengingatku itu sangat menyakitkan..

Umma mengirimku untuk kuliah di belanda.. jaga dirimu baik-baik..

Dan ini terakhir kalinya aku berkata “Saranghae” Gomawo telah mencintaiku.. aku harap kau bahagia..

Jihyun terisak parah saat setelah membaca pesan dari Baro..

“Harusnya seorang pengantin tersenyum bahagia, kalaupun harus menangis itupun harus tangis bahagia..” seorang namja menghampiri jihyun dan memberikan sapu tangan untuk menghapus air matanya

“nuguyo?” tanya Jihyun datar “Ehm kamsahamnida” Lanjutnya lalu mengambil sapu tangan dari namja itu

“Kim Kyu Jong imnida.. aku sepupu dari suamimu Kim HyungJun..” namja itu tersenyum

“ne.. Choi Jihyun imnida..”

“Kim Jihyun… kau nyonya Kim sekarang.. biasakan menyebut namamu Kim Jihyun..” Kyujong tersenyum “Cepat hapus air matamu sebelum ada orang yang melihatnya..” Lanjut Kyu

Jihyun hanya tersenyum mendengar kata-kata kyujong lalu menghapus air matanya

“aku tau kau tidak mengharapkan pernikahan ini, Hyungjun juga dipaksa orang tuanya.. kalian sama sedihnya.. kau juga sepupuku, panggil aku kyu oppa, ne?”

“ne oppa, apa Hyungjun juga sudah memiliki yeojachingu??”

“Hyungjun juga sebenarnya sudah memiliki yeojachingu, aku tidak tau kenapa hidup kalian berantakan seperti ini.. Halmeoni, halabeoji, dan yang lain hanya memikirkan perjanjian tidak penting mereka.. saranku, belajarlah mencintai Hyungjun.. dia namja yang baik..”

“ne oppa.. Gomawo, aku senang ternyata masih ada orang yangmengerti perasaanku.. sebenarnya aku..”

Belum selesai kalimat yang Jihyun ucapkan, tiba-tiba seorang namja berjalan mendekat

“Ikut aku..!!” namja itu menarik tangan jihyun agar mengikuti langkahnya

“kau mau apa?” Jihyun melepaskan tangannya dari namja yang ternyata suaminya sendiri Kim Hyung Jun

“menurut saja.. kau istriku sekarang, Ini perintah!!” ucapnya lalu menarik tangan jihyun kembali mengikuti langkahnya

Jihyun hanya diam dan menurut saja..

“kau harus tetap berdiri disampingku sampai acara selesai, jangan permalukan aku didepan rekan kantorku.. aku berdiri di antara mereka sendiri tapi kau malah asik mendekati sepupuku..” Bisik Hyungjun

“mwo??siapa yg mendekati sepupumu ha?? Dia hanya..”

“Diamlah.. aku tidak perduli kau dekat dengan siapapun asal jangan didepan banyak orang..”

“Ya.. Ini istrimu?? Yeppo..!!jadi ini yeoja yang sudah menjadi yeojachingu mu dari kau SMA?” Ucap Youngsaeng rekan kantor Hyungjun, lalu tersenyum

“Ehm.. ah ne.. tentu saja..  ah iya Jagi-ah.. kenalkan ini teman bisnisku di kantor Dia Heo Youngsaeng, yang mirip kuda(?) itu namanya Park Jungmin, dan namja satunya itu sepupuku Kim Hyun Joong dia kakak dari Kim Kyu jong sepupuku yang tadi bicara denganmu.. dan ini adikku Kim Kibum atau Allen kim..”

“yaaa?? Di depan istrimupun kau masih menyebutku kuda??” Protes jungmin disertai anggukan mantap Hyungjun

“ah.. ne annyeong..” Jihyun tersenyum

“Jeongmal? Dia yeojachingumu dari kau SMA? Hebat sekali kau Jjun..” Tanya Jungmin

“Yeojachingu?” Jihyun menatap Hyungjun dengan sedikit bingung

“Ya, Jagi-ah kau tidak ingat dulu saat SMA kita kan best couple” Hyungjun menatap Jihyun penuh isyarat dan merangkul pundak Jihyun tiba-tiba membuat yeoja itu terpaksa setuju dengan ucapannya

“ohh best couple itu ya?? aku tau aku tau..” Tatapan Hyunjoong tidak percaya, karna dia mengetahui kejadian yang sesungguhnya

“kau ingin mati Hyung?” Bisik Hyungjun disertai tawa keras Hyunjoong

***

Jihyun menatap ruangan disekelilingnya

Ne, dia berada di kamar suaminya saat ini..

Dia terlihat sedikit gelisah menatap Hyungjun sudah mengenakan piama tidurnya

Dalam hatinya terpikir kata-kata “apa yang akan terjadi padaku saat ini?”

“Ya? Waeyo kau menatapku seperti itu?? Mukamu pucat sekali? Kau sakit Ya?? Kenpa kau belum ganti bajumu itu? Cepat ganti baju sana..” kata hyungjun tiba-tiba

Jihyun tidak menjawab apapun, lalu masuk dalam kamar mandinya untuk mengganti bajunya

“aigo… kenap baju tidurnya tipis seperti ini?? Ahh mengerikan sekali..” ucapnya

Sesaat Jihyun keluar dari kamar mandi dan belum mengganti bajunya

Hyungjun menatapnya aneh dan tersenyum

“Ya? Waeyo? Kenapa kau belum mengganti bajumu?”

“Ehm.. itu apa kau tidak punya baju lain? Baju tidurnya tipis sekali aku tidak suka..” Jihyun bertanya dengan polosnya

“hahahaa.. Babo, ini pasti ulah umma.. sudah kenakan saja, kau tak usah khawatir aku tidak akan melakukan apapun..”

Jihyun hanya tersenyum sekilas mendengar ucapan itu, dalam hatinya cukup lega..

“tapi tetap saja aku tidak nyaman mengenakannya.. aku juga tidak membawa baju tidur sama sekali karena ulah umma..” lanjut Jihyun malas

“Ah kau ini menyusahkan saja..” Hyungjun berjalan mengacak lemari pakaiannya lalu memberikan kemeja miliknya pada Jihyun

“Aku tidak punya baju lain, pakai ini saja..”

Jihyun mengambil baju dari Hyungjun dan masuk kamar mandi untuk mengganti pakaiannya, beberapa menit Jihyun keluar lalu Hyungjun tersenyum padanya

“kau tidak usah takut padaku anggap saja aku temanmu.. kita bisa berteman mulai saat ini.. kau tidur di ranjangku dan aku akan tidur disofa itu..” kata hyungjun sambil mengambil bantalnya ke sofa di dekat ranjangnya

“ehm..  ne, mwo??  Anni.. ini kamarmu, aku tidak mau menyusahkanmu, kau tidur saja di ranjangmu dan aku tidur di sofa itu..” kata Jihyun tiba-tiba

“Aku tidak bisa melihat yeoja mengalah pada namja.. kau tidur saja diranjangku, jangan pikirkan aku..”

“Aku tidak bisa setega itu menguasai kamarmu…”

“ahh.. baiklah baiklah.. kau tidur di ranjangku, aku juga tidur di ranjangku.. impas dan jangan protes lagi.. aku tidak akan melakukan apapun, jadi cepat tidurlah..” Kta hyungjun tiba-tiba lalu merebahkan diri diranjangnya di samping jihyun, lalu mematikan lampunya untuk segera tidur

“Hyungjun-ah..” panggil Jihyun

“Oppa.. panggil aku oppa..!! aku lebih tua darimu.. tidak sopan..”protes hyungjun

“ah ne oppa… kau bisa nyalakan lampunya.. aku takut..”

“mwo? Takut apa? Ada aku disini..”

“justru karna ada kau, aku takut saat gelap seperti ini..”

“takut aku macam-macam denganmu?? Aigoo… aku sudah katakan tak akan terjadi apapun, aku tidak bisa tidur dengan lampu menyala.. sudalah kau tidur saja, besok aku harus ke kantor pagi-pagi sekali..”

“kekantor?? Bukannya kau harusnya cuti ya? ah terserahlah Tapi aku tidak bisa tidur nyenyak tanpa lampu dengan seorang namja..”

“ahh namja apa? Walau bagaimanapun aku ini suamimu..” kata Hyungjun tiba-tiba lalu tidur

“menyebalkan.. katanya tidak ingin melihat yeoja mengalah..”

***

 

*Kim Hyung Jun POV*

 

 

“Ya.. Choco!! kau semakin hari semakin akrab saja dengan Ummamu itu..” Candaan Allen kim adikku pada Jihyun, saat choco sedang bermanja-manja di pangkuan Jihyun

Aku memiliki anjing lucu berwarna coklat yg aku beri nama Chocolate dan aku selalu memanggilnya choco

“hahahaa.. karna Jihyun umma selalu baik padaku tidak seperti kau ahjussi..” canda jihyun pada adikku kibum sambil tersenyum pada choco

Yeoja periang itu selalu bisa membuatku tersenyum,

Walau aku masih mencintai mantan yeojachinguku tapi entah perasaan dari mana aku mulai memikirkan yeoja yg telah menjadi istriku 3 bulan belakangan ini..

***

Pagi ini seperti biasa, aku harus pergi ke kantor..

Kali ini aku meminta Jihyun untuk ikut kekantorku, aku ingin dia ikut membantuku di kantor..

“cepat mandi, dan ikut aku ke kantor..” kataku tiba-tiba

“mwo? Untuk apa?” tanyanya

“lakukan saja.. Ini perintah!!” kataku sekali lagi

Aku selalu mengatakan padanya seperti itu, buka karna apa-apa, tapi agar yeoja itu tidak banyak bertanya

“ya! Choco.. kau tau kan.. Jihyun umma yeoja yang cantik,tapi appa juga bingung harus memperlakukan jihyun umma seperti apa? Sebenarnya appa sudah mulai memikirkannya, tapi appa takut kalau dia tidak suka pada appa.. menurutmu bagaimana? Jihyun umma menyukai appa atau tidak?? ” aku menggendong choco dan bertanya.. ahh Baboya..

Setelah siap-siap, aku mengajak Jihyun sarapan bersama appa, umma, halmeoni, halabeoji, dan Kibum

“kau akan mengajak Jihyun membantumu di kantor?” tanya umma

“ne.. tak apa kan?” tanyaku juga

“ne.. tentu saja.. suami-istri memang harus begitu, saling membantu..” jawab halmeoni

“ya!! Kalian sudah menikah lebih dari 3 bulan.. sebelum umma terlihat tua, kapan kau akan memberikan ummamu ini seorang cucu?” tanya umma membuat aku dan Jihyun tersedak karna shock

Cucu? Aku saja tak pernah melakukan apapun dengannya…permintaan umma aku rasa berlebihan sekali, Jihyun hanya tersenyum menatap ummad engan tatapan “Belum cukup kalian menyiksa kami?”

 

“ahhh, umma masih sangat muda.. jangan bicarakan itu dulu..”kataku tiba-tiba membela diri

“ahh ne hyung, aku juga ingin keponakan yang bisa aku ajak bermain bola.. aku ingin keponakan namja.. Baby kim…!!” Kibum ikut angkat bicara

“ne.. Baby Kim, halmeoni juga ingin melihatnya sebelum halmeoni dan halabeoji semakin tua..”

Kibum.. kenapa anak itu juga mengoceh?? Membuat halmeoni ikut mendesakku terus saja..

“appa juga ingin cucu namja..”

“umma ingin yeoja.. umma sudah bosan melihat 2 namja berkeliaran di sekitar umma”

“ah ne.. pasti…” kataku sekilas untuk menghentikan ocehan mereka

***

*Author POV*

 

 

“oppa.. ada apa sebenarnya sampai kau mengajakku kekantor??”

“ini perintah..”

“aigooo.. perintah apalagi??”

“diamlah.. tetap menggandeng tanganku seperti itu, jangan jaga jarak dariku karna itu akan membuat karyawan kantorku curiga arraseo?”

“ne..” Jawab Jihyun malas

***

“Jihyun-ah.. kau sudah tidur??” tanya Hyungjun tiba-tiba saat dia belum bisa tidur

“wae? Aku belum tidur.. kau ada perlu oppa?”

“anni.. sudah pukul 12malam kenapa kau belum tidur?”

“kau juga.. kenapa bertanya padaku?”

“aku tidak bisa tdur..”

“ne.. aku juga..”

“ehmm.. Jihyun-ah, sampai kapan kita seperti ini terus?? Kalau sampai appa, umma, halmeoni, halabeoji, choi ahjuma, dan choi ahjussi tau bisa mati kita..”

“aku…”

belum selesai kalimat jihyun Hyungjun mulai bicara lagi

“ini.. pakai ini.. kau tidak bisa tidur kan?? Kalau aku tidak bisa tidur aku selalu mendengarkan music, ini untukmu..” Hyungjun tersenyum memberikan sebuah Ipod pada Jihyun

“mwo?? Untuku oppa?”

“ne.. aku masih mengisinya dengan 1 lagu, lagu itu aku sendiri yang membuatnya dan aku nyanyikan bersama temanku, tapi asal kau tau part aku menyanyi sedikit lebih banyak dari mereka…”

“Ah Jinjja? Kau bisa bernyayi..?” Jihyun tersenyum seperti meremehkan

“Kau sepertinya tidak yakin sekali?? Dengarkan saja dulu kalau kau tidak terpesona padaku” Lanjut Hyungjun dengan tersenyum lalu mencoba tidur dan memeluk gulingnya

*Choi Jihyun POV*

Aku merasa aneh dengan sikap Hyungjun oppa akhir-akhir ini..

Dia sering tersenyum padaku, benar yang di katakan appa, dia namja yang tampan juga baik

Perasaanku sedikit berubah padanya,

Apa aku mulai menyukainya?? Sudah lama aku juga aku tidak pernah bertemu Baro,

Sudah sejak awal pernikahanku lalu.. aku merindukannya..

Tapi perasaan pada Hyungjun oppa juga tidak bisa aku hindari..

Aku tidak pernah belajar mencintainya tapi dengan sendirinya perasaan ini muncul secara tiba-tiba

Lupakan baro, Jihyun.. lupakan.. Lebih baik aku mendengarkan lagu itu saat ini..

Sesaat aku memutar lagunya, nama file’nya “THE ONE

 

SS501 –THE ONE-  (Kim Hyungjun, Heo Youngsaeng, Kim Kyujong)

Album: Ur Man

 

Jeongmallo nan mollasseo TV Drama cheorom

Chingu isang saenggak hae bon jeok eopdeon..

Aku benar-benar tidak tau, itu hanya seperti sebuah drama di TV

Aku tidak pernah memikirkanmu lebih dari seorang teman

Neoreol saranghage dwedani ige moseun nalbyeorak

Nado moreugesso ireon nae mameul gaseumi tteollyeo shasireunmyeot beon sshik

Ireon nae mam sum giryeo aesseo bwattneunde meomchul sueopseo geureoni badajwo

neoreul wihae junbihan naui sarangeul

jatuh cinta padamu adalah sesuatu yang  dimulai dengan sangat cepat

aku bahkan juga tidak tau kalau aku memiliki perasaan seperti ini

baby, Neoreul saranghae.. baby neoman saranghae

chingu raneun maldae shin nan ni, be the one for you

baby, I love you..Baby I love only you

Katakan bahwa aku lebih dari seorang teman, Be the one for you

Baby,nuga  mworaedo,You’re the only one for me, ojik neo hanaman barabollae..

Baby, whom despite i tall you, You’re the only one for me, hanya ada kau satu yang aku harapkan

Baby.. So lovely.. Surely.. you’re the one…

Baby.. So lovely..Surely.. you’re the one

Maeil maeil sangsanghae naui yeope ittneun neo, Saenggakmaneuo nan imi haengbhokhae

Ijen nun maeri neun gyeouldo nae sonjapgo hamkke hae, neomannae gyeote isseo jundamyeon

Bayangkan setelah aku berada di sampingmu setiap hari, karna itu aku sudah cukup bahagia

Sekarang bagai salju yg turun di musim dingin kita tetap bertahan, aku akan selalu berada disampingmu

Neon algo ittni oneuri ogireul na eolmana sonkkobagidaryeottneunji

Yeonggireul nselkke geuroni deureojwo, naereul wihaejunbihan saranghae norae..

Berapa lama lagi aku harus menunggu untuk dapat memegang tanganmu

Keberanian apalagi yg harus aku miliki agar kau dapat mendengarkannya, aku menciptakan lagu cinta ini untukmu..

Baby.. neoreul saranghae.. Baby neoman saranghae

chingu raneun maldae shin nan ni, be the one for you

baby, I love you..Baby I love only you

Katakan bahwa aku lebih dari seorang teman, Be the one for you

Baby nuga mworaedo.. You’re the only onr for me, ojik neohanaman saranghalke..

Baby, whom despite i tall you, You’re the only one for me, hanya ada kau satu yg aku cintai

Baby.. So lovely.. Surely.. you’re the one…

Baby..  So lovely.. Surely.. you’re the one..

Sarang iran mal cheoeumiya ireon geol, dugeun georineun naemameul arajwo

Badajwo geurigo malhaejwo neo yeokshi naman bolgeorago

Listen to my heart….

Akhir dari cinta dimulai dari perasaanku, ini membuat aku telah mengerti, dan katakanlah bahwa kau juga memiliki perasaan yang sama sepertiku, melihatlah hanya padaku, Listen to my heart..!!!

 

 

 

Apa maksud lagu ini.. kenapa dia memintaku mendengarkannya??

Lagu itu juga dia sendiri yg membuatnya..? jantungku berdetak cepat saat ini.. benarkah lagu ini dia buat untukku?

Suaranya sangat bagus, aku tidak percaya Hyungjun oppa memiliki bakat menyanyi sebagus ini..

Kenpa dia tidak jadi penyanyi saja?? Dia cukup tampan untuk menjadi penyanyi dan memiliki banyak fans..

“Oppa.. kau sudah tidur?? oppa..” kataku sambil menepuk bahunya pelan

Tiba-tiba dia bergerak memelukku dari samping..

“Aigooo.. dia sudah tidur, tapi..tapi.. tangannya ini…”gumamku pelan saat melihat tangan Hyungjun oppa melingkar padaku

Susah payah aku melepaskan tangannya perlahan, tapi semakin lama dia semakin bergerak kesampingku, aku kembali bergeser minggir untuk sedikit menjauh.. tapi tangannya kembali memelukku lagi, kini aku berada tepat dihadapannya,

Untung saja dia sudah tidur, aku belum pernah berada sedekat ini dengannya, walau dia suamiku aku dan dia selalu menjaga jarak dan menggunakan guling di tengah ranjang untuk pembatas, tapi sekarang.. orang ini..

“tampan sekali…” kataku setengah tidak sadar saat melihat wajahnya tepat dihadapanku, walau lampunya dimatikan tapi aku masih bisa melihat wajahnya dengan jelas, ne dia sangat tampan walau sedang tidur..

“babo..apa yg aku pikirkan?” aku menepuk mukaku sendiri

“Oppa.. geserlah kesana.. aku tidak bisa bergerak…”  aku berusaha melepaskan diri

Hyungjun oppa orang yg keras kepala, dalam keadaan tidurpun tidak pernah memperdulikan org lain..

Terpaksa aku yg bergeser sampai tepi ranjang,

“huftt.. baiklah, saatnya tidur..” aku menutup mataku perlahan tapi tiba-tiba namja ini menyusahkan lagi, dia bergeser mendekat lagi kearahku dan memelukku

“ya! oppa, bagaimana aku bisa tidur?? Ya..ya.. kau tidak sadar kau melewati banyak wilayahku, kau melewati guling pembatas..!!” terikkanku kesal tapi sama sekali dia tidak membuka mata..

Dan ‘Brakk’

 

Karna bergeser ketepi ranjang terlalu banyak, aku dan Hyungjun oppa terjatuh dari ranjang

Yang lebih parah namja ini terjatuh menindihku

Tiba-tiba dia membuka matanya menatapku tajam

Jantungku berdetak cepat sekali saat dia menatpku seperti itu

Tanpa aba-aba dia tiba-tiba mencium bibirku lembut sekali,

Antara sadar dan tidak sadar, aku hanya diam dan tidak berontak sama sekali

“saranghae..” katanya tiba-tiba membuatku shock

“mwo?”

Dia tidak menjawab pertanyaanku, dia hanya tersenyum dan bangkit lalu mngangkatku kembali keranjang  dan berbaring disampingku..

“kau sudah dengarkan laguku tadi?? Itu lagu aku buat untukmu..” katanya sekali lagi

“oppa, kau mengigau rupanya?? Sudahlah cepat kau tidur sana..”

“anni, aku sadar.. sejak beberapa bulan bersamamu, aku mulai memikirkanmu, aku mulai menyukaimu, saat pernikahan itu kau dan aku sama sekali belum saling mengenal, kita hanya sekali bertemu saat satu hari sebelum tanggal pernikahan itu, saat ini aku sudah mengenalmu, saat ini aku mulai menyayangimu… terkadang aku juga sedikit envy saat kau berkata kau masih menyukai namjachingumu itu.. aku tidak bisa memaksamu dan aku juga tidak sanggup untuk melepasmu pergi.. tapi saat ini sudah terlambat untuk memintamu meninggalkanku jika kau tidak memiliki perasaan padaku, aku sudah terlanjur memiliki perasaan yang besar padamu..”

Hyungjun  oppa tidakmengigau? Atau jangan-jangan aku yang mimpi??

“wae? Aku sungguh-sungguh Jihyun..” kata Hyungjun oppa sekali lagi meyakinkanku

Ok, aku percaya dengan ucapnnya itu..

“nado saanghae oppa.. aku pernah berpikir kalau hanya aku yang memiliki perasaan ini, aku benar-benar tidak percaya saat kau berkata itu padaku, aku rasa aku sedang mimpi..”

“jinjja? Kau juga menyukaiku??” Hyungjun oppa tersenyum

“ne..”

Hyungjun oppa kembali tersenyum padaku,

Dan dia kembli menciumku lagi…

(Sensor, author gk bisa bikin cerita orang yadongan, soreaders pikirkan sendiri saja lanjutan adegan ranjangnya.. (^_^)v #dilemparTomat)

***

 

 

 

*Author POV*

 

 

“ya.. jagi-ah kau lama sekali di dalam sana? Aku harus kekantor pagi-pagi sekali, kalau kau mandi cepatlah…” teriak hyungjun di balik pintu kamar mandi di kamarnya

“ne oppa, chakkaman..”

Jihyun keluar dari kamar mandinya dengan muka pucat

“Wae? Mukamu pucat sekali? Gawenhanayo..?”

“gwaechana, Cepatlah kau mandi oppa..”

“anni, aku tidak bisa kekantor jika melihatmu seperti ini, tunggulah aku akan telpon dokter Yoon, dokter Yoon itu dokter langganan halmeoni.”

“anni.. oppa aku tidak apa-apa..”

“jinjja?? Ehmm tapi apa yang ada di genggaman tanganmu itu?” tanya Hyungjun menatap lurus pada tangan Jihyun yang seperti menggenggam sesuatu

“anni.. bukan apa-apa, cepatlah mandi oppa..”

“aku tidak percaya.. cepat buka tanganmu itu..”

“Ini sudah siang oppa, cepatlah mandi..”

“buka tanganmu, ini perintah..!!”

“shiro..” Goda Jihyun sambil tersenyum

“cepat berikan padaku..!!” Hyungjun berusaha merebut sesuatu itu dan dapat..

“Mwo?  Testpack??Positif??? Aku… aku akan jadi seorang appa?? Jinjja?” Hyungjun terlihat bahagia sekali dan memeluk Jihyun erat

“ne oppa.. ya..ya.. pelukanmu kencang sekali.. kau bisa membunuhku juga Baby kim..” Jihyun berusaha melepaskan diri

“ah ne.. mian, ah baby kim.. maafkan appa, appa tidak sengaja..” Hyungjun sedikit menyesal  “Oh iya, sudah berapa bulan?.” lanjutnya

Jihyun tersenyum melihat tingkah suaminya lalu menjawab

“Bulan apa? baru 3 minggu..”

“ah iya aku lupa.. bukannya kita melakukan itu baru beberapa minggu ini ya?” Hyungjun tersenyum evil

“Ya.. kenapa kau tersenyum seperti itu? Babo..” Sesaat Jihyun menjitak Hyungjun

“Jagi-ah.. jagalah dia baik-baik, kau tidak boleh ikut kekantor lagi, kau harus istirahat ne?”

“ahh, apa lagi ini? Apakah ini PERINTAH??”

“anni, ini permohonan..” Hyungjun tersenyum dan menciumkening Jihyun (astaga… author merinding ngetiknya..) (>.

“aku harus menunjukkan ini pada semuanya, appa, umma, kibum, choi umma, choi appa, halmeoni, dan halabeoji juga harus tau…!! Mereka pasti akan senang..”

“Hahaha kau ini berlebihan sekali oppa..”

“tentu saja.. kita generasi pertama yang memberikan cucu pada keluarga kim..” Hyungjun membela diri disertai tawa lepas Jihyun

~a years later~

*Kim Hyung Jun POV*

 

Beberapa bulan lalu Baby kim lahir, dia Namja dia sangat tampan, mirip denganku juga dengan ummanya,

Aku memberinya nama Kim Jun Si tapi semua selalu memanggilnya baby Kim..

Saat baby kim lahir orang yang paling heboh adalah halmeoni dan allen kim…

Umma bilang ingin memiliki cucu yeoja, tapi cucunya adalah namja tetap saja umma terlihat bahagia sekali..

“appa.. kau lama sekali, kita jadi pergi tidak?” Jihyun tersenyum dengan menggendong Junsi,

“ah ne.. chakkaman.. sini ikut appa..!!” aku mengambil Junsi dari tangan Jihyun

“oppa, kita mau kemana sebenarnya??”

“karna baby kim sudah lahir, kita harus pergi foto keluarga.. arraseo?”

“bertiga?”

“ne.. memang kau mau mengajak siapa lagi?? Baro?”

“Kau mulai lagi oppa.. Baro itu baik, bagaimanapun dia tidak pernah membuat masalah padamu, jangan mengatainya seperti itu..”

“kau mulai membelanya? Junsi-ah lihatlah ummamu sepertinya masih menyukai namja itu..”

“bukan membelanya, dia masih temanku oppa, dan lagi kau jangan mengajari baby kim tidak benar seperti itu..”

“ne aku tau..” aku menahan tawa melihat ekspresi Jihyun

Sesaat dari arah ruang keluarga terdengar suara ribut sekali

“siapa yang datang? Coba kau lihat..” kataku pada Jihyun

“ini Perintah?” Tanya Jihyun kesal

“anni, aku minta tolong kau melihatnya..”

Belum juga Jihyun melangkah keluar, tiba-tiba seseorang membuka pintu kamar

“Hyung, kau akan foto keluarga ya?? Aku ikut ya?” Kibum tiba-tiba saja datang

“memang kau keluargaku?” aku menatapnya aneh

“Ya.. aku ini namdongsaengmu hyung, aku ingin foto bersama Baby kim, dia keponakanku satu-satunya.. nanti akan aku upload pada account twitterku..” (Narsis) XD

“ahh menyusahkan saja, baiklah.. tapi jangan bilang pada.” Belum selesai kalimatku tiba-tiba semua orang berdiri di depan pintu, mereka semua sudah berdandan rapi

“umma dan appa ikut..”

“halmeonni dan halabeoji juga..”

“umma dan appa juga ikut..” kata choi umma dan choi appa yang baru saja datang

“Ah baiklah ayo kita berangkat..” Jihyun tersenyum sepertinya senang sekali

Aigooo.. kenapa semua orang tiba-tiba datang untuk menyusahkanku..

“baiklah baby kim, lebih ramai lebih seru kan?” Baby kim hanya tersenyum padaku

***

Beberapa saat, sampai juga di lokasi foto

Foto pertama yang di ambil yaitu foto kami bertiga

Aku, Jihyun, dan Kim Jun Si/ Baby Kim,

Beberapa sesi foto sudah selesai, kini giliran foto bersama keluarga besar Kim, plus choco tidak boleh terlewatkan..

Jihyun tersenyum bahagia sekali sepertinya, aku belum pernah melihatnya sebahagia ini…

Allen kim (Kibum) juga meminta beberapa sesi foto bersama Baby Kim dan saat itu juga dia meng-uploadnya di account twitter, weibo, cyworld,me2day, Ufo dan apalah itu account-account miliknya..

Jihyun tersenyum padaku sambil menggendong baby kim..

“appa.. kenapa bengong?? Kau tau appa… kau sangat tampan tapi aku jauh lebih tampan darimu..” goda Jihyun dan disambut tawa keras oleh babykim, sepertinya Jihyun berhasil menTranslate tatapan Baby kim padaku..

Aku segera mengambil Baby kim dari Jihyun dan memeluknya

“anak nakal, kau mulai memihak umma ya? Ahh ne, tapi benar,kau jauh lebih tampan dari appa, appa akan bernyanyi untukmu, kau sudah mewarisi wajah tampan appa dan skrg kau harus mewarisi suara merdu appa ne?”

“Kau narsis sekali oppa..” Sahut Jihyun

“Bukankah kau sudah mendengar suaraku dan terpeson ha?” Aku tersenyum dengan ekspresi cool untuk kesekian kalianya membuat Junsi  tertawa..

Jihyun lalu merebut Junsi dari tanganku

“Junsi-ah jangan warisi sifat narsis appamu.. itu sangat menyebalkan..”

“Ya.. bilang saja kau iri karna Junsi tidak mewarisi apapun darimu..” Ledekku pada Jihyun

Sesaat Jihyun menatapku kesal lalu memberikan Junsi kearahku

“Sepertinya popok Junsi penuh, sebagai appa yang baik harusnya oppa gantikan popoknya..” Jihyun tersenyum menunggu ekspresiku

“Mwo?”
“Cepat gantikan popoknya superdad..”

Sial sekali Jihyun menertawakanku saat aku berusaha menggantikan popok Junsi, dia mulai mengerjaiku.. tapi aku menyukainya.. Jihyun dan Junsi saat ini menjadi orang yang paling berharga dalam hidupku, mereka prioritas utamaku, tidak bisa di percaya mungkin, pernikahan yang  awalnya tidak pernah kita inginkan bisa berakhir sebaik ini..

Ini bukan akhir.. tapi aku yakin semua ini akan terusberjalan dengan baik sampai Kim Jun Si dewasa kelak…

THEEND….

Mian Gaje, hahaha (^_^)v

Yg baca, Comment+Likenyaplease…!! Gomawo.. BOW  (\^_^/)

(Kim Jun Si “Baby Kim”)

Advertisements

5 thoughts on “You’re “THE ONE”

  1. EONNIE…
    aigo trnyata link yg eon kasih blog eon sndiri keke.. promosi tpi gak papalah
    aq @MegaSilfiani ^^
    keke..endingny lucu msa choco ikut2an haha..
    pas bgd lgi castny KIM HYUNG JUN tinggal geser nma choi jehyun jdi kim hyun ah(me) hehe ^^v
    overall aq suka FFny walau rda yadong tdi keke..
    gomawo eonnie 🙂

    Like

    1. Annyeong saeng!! hehehhee.. ne ini link blog eonn sendiri.. wkekekkee, Gomawo udah baca ya saeng..
      wah gak yadong kok, dikit..!!! 😛
      tetep baca FF di blog ini ya saeng, kalau ada yg punya FF buat di share eonn juga nerima, ntar masuk blog ini+nama authornya yg pasti.. XD

      Like

  2. Teretetetetetet~~ *datang” ngerusuh* =3=
    OMONA !!! Baby menikah, punya anak, dan bahagia… xD
    Good ending eon 😀 kekekek~
    Aku suka sifat baby disini yang ke-bapak-an [?]
    kyahah~ eon, itu choco kyaknya girang banget ya, terus baby kim kyak gimana sih??
    gantengnya harus lebih dari bapaknya?? hwaaa~~ ntar aku malah naksir ama baby kim xD
    *di jitak baby* ^^)b
    Eonni! bagus! aku gak mau ada oppa yang yadong >3<
    apalagi bebeh jun, gak ada wajah yadong dikitpun ^0^/
    kekekek~ Pokonya FFny daebak deh… !
    Ntar aku mau menjelajah FF eon yang laen… mwahahahha~~
    Okey, sekian comment dari aq… Annyeong~~ CLINGGG!! *menghilang bak jin* (-__-;)a

    Like

    1. Kkkk ntar eon kirim foto Babykim di twitter aja saeng!!
      Gomawo jeongmal gomawo udah mau ninggalin comment!! XD
      jelajahlah FF FF yg lain, tp FF lama eonn sih kebanyakan Gaje, tp baca sajalah kalau mau baca,
      Biar tau otak stres eonni barumu ini!! XD
      setuju!!!!!!!!!!!!!! Babyjunppa mah gk tega bikin yadong, eonn juga gk bisa bikin cerita extrime gitu #Plak #SokSuci XD

      Like

      1. mwhahahaha 😀
        beneran loh eon xD aq tunggu pict baby kim nya (*O*) #pletaktak
        iya cheonmaneyo eon ~~ heheheu ^^
        kyahahah~ iya deh eon, pasti ntar aku baca lagi sekarang lagi kehilangan perasaan buat baca…
        #alesan ._.v bilang aja males# xD *di tendang ke mars*
        nyahahaha~ emg bener eon, pokonya kgak ada yg cocok buat yadong, I don’t like~~
        >o< *garuk sawah*
        ssip dah eon! selama masih aman [?] aku fine fine aja #apadeehh -__-"v

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s